Articles
Meningkatkan Minat Belajar Siswa Melalui Metode Problem Based Learning pada Materi Gerak Manusia
Salsabila Nanda Az Zahra;
Meirza Nanda Faradita;
Dwi Lukitasari Sudjani
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 2 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menaikkan standar hasil belajar siswa kelas XI MIA 3 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya. Jumlah siswa sebanyak 14 siswa dan 12 siswa, sehingga total siswa yang dijadikan sebagai subjek penelitian adalah 26 siswa. Dalam penelitian sub materi sistem gerak pada mata pelajaran PBL (Problem Base Learning) digunakan dua kali pertemuan digunakan untuk melaksanakan pembelajaran PBL ini dalam setiap siklusnya. Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes observasi, dan lembar observasi kegiatan instruktur dengan menggunakan metodologi PBL. Teknik analisis data pilihan ganda digunakan dalam penelitian ini untuk mengevaluasi seberapa baik konten biologi dipelajari. penerapan metode deskriptif analitik, baik kualitatif maupun kuantitatif. Berdasarkan penguasaan hasil belajar pada siklus II dengan persentase 80% dan nilai rata- rata 80,6, hasil penelitian dengan menggunakan model pembelajaran PBL diketahui bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe PBL
Penggunaan Pembelajaran Berbasis Masalah untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Biologi Kelas XI
Putri Yulia Sari;
Meirza Nanda Faradita;
Dwi Lukitasari Sudjani
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.18944
Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia. Penelitian ini dilakukan di SMA Muhammadiyah 1 Surabaya dengan subjek penelitian kelas XI MIA. Kelas XI MIA 1 semester I tahun pelajaran 2022/2023 dilaksanakan dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Data penelitian yang dikumpulkan berupa hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia. Alat pengumpul data adalah daftar nilai siswa. Teknik analisis data yang digunakan yakni teknik deskriptif komparatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus I masih belum mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Rata-rata hasil belajar siklus I adalah 32,64%. Namun setelah dilakukan tes siklus II terlihat bahwa hasil belajar mengalami peningkatan dan pembelajaran telah mencapai tujuan yang diharapkan. Rata-rata hasil belajar siklus II adalah 81,8%. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi sistem gerak manusia.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Dwi Suci Rahmawati;
Meirza Nanda Faradita;
Dwi Lukitasari Sudjani
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 2 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini ialah penelitian tindakan kelas (Classroom Action Research) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XII MIA 3 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya pada pembelajaran Biologi semester 1 pada materi sintesis protein melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek dalam penelitian ini ialah peserta didik kelas XII MIA 3 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya yang berjumlah 25 peserta didik dengan 17 peserta didik perempuan dan 8 peserta didik laki-laki. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus dimana setiap siklusnya dilaksanakan sebanyak dua kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini ialah observasi, angket serta tes sedangkan instrumen penelitian yang digunakan berupa sebuah lembar observasi untuk mengamati tindakan guru dan keterlaksanaan sintaks model STAD dan lembar tes berupa pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar biologi kemudian teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD berdasarkan ketuntasan hasil belajar pada siklus II dengan persentase sebesar 92% dan rata-rata nilai 82.
Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw sebagai Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Dian Rama Dhani;
Meirza Nanda Faradita;
Dwi Lukitasari Sudjani
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 3 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 3
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jses.v2i3.19259
Penelitian ini dilakukan dengan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Biologi pada materi Substansi Genetik terhadap siswa kelas XII SMA. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) di SMA Muhammadiyah 1 Surabaya tahun pelajaran 2021/2022 semester ganjil. Sasaran penelitian yaitu siswa kelas XII MIA 2 sebanyak 26 orang. Tahapan penelitian dilakukan 2 siklus yang dimana disetiap penutup siklus dibagikan tes untuk mengidentifikasi hasil belajar siswa. Hasil penelitian membuktikan pelaksanaan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi materi Subtansi Genetik. Hal ini dapat ditunjukkan oleh hasil rata-rata tes pada siklus 1 yaitu 69 dan hasil presentase kentutasan siswa 27% sedangkan hasil rata-rata tes pada siklus 2 yaitu 82 dan hasil presentase ketuntasan siswa 81%. Dari data yang didapatkan dari siswa pada siklus 1 dan 2 dapat menunjukkan peningkatan signifikan dalam menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw
Penggunaan Metode Group Investigation untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa
Nofia Aprilia Amanu;
Meirza Nanda Faradita;
Dwi Lukitasari
J-SES : Journal of Science, Education and Studies Vol 2 No 2 (2023): Jurnal J-SES Vol 2 No 2
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas XI-MIA 2 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya mengunakan metode pembelajaran kooperatif Group Investigation (GI) pada materi Sistem Gerak Pada Manusia. Jenis penelitian ini menggunakan metode Penelitiam Tindakan Kelas (Classroom Action Research) dengan desain metode pembelajaran Group Investigation yang dilakukan selama 2 siklus. Teknik pengumpulan data menggunakan tes tertulis yang diberikan kepada siswa berupa soal pilihan ganda sejumlah 20 soal. Subyek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI MIA-2 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berjumlah 23 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada pembelajaran Biologi dengan metode pembelajaran kooperatif Group Investigation terjadi peningkatan pada nilai rata-rata dari sikuls I sebesar 49,34 dengan presentase ketuntasan klaksikal 52,17% menjadi 66,52 dengan presentase ketuntasan klaksikal sebesar 78,26% di siklus II. Jadi terjadi peningkatan ketuntasan belajar siswa pada pembelajaran Biologi sebesar 26,09%Â
Analisis Aktifitas Siswa dalam Pembelajaran IPAS dari Perspektif Model Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Kurikulum Merdeka
Billa, Anissa Salsa;
Faradita, Meirza Nanda;
Naila, Ishmatun
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Edcation (Agustus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i3.5329
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas siswa dalam Pembelajaran IPAS dari Perspektif Kooperatif Tipe Jigsaw pada kurikulum merdeka. Berdasarkan kegiatan awal mengamati aktivitas siswa dalam pembelajaran. Siswa cenderung merasa bosan suka berbidcara sendiri di luar materi. Hal ini disebabkan karena media pembelajaran masih mengguanakan ilustrasi menggambar dipapan tulis secara konvensiaonal.Metode penelitian yang digunakan adalah metode pendekatan kualitatif. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik Analisis data menggunakan analisis dari huberman yang mana ada 3 tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan.Hasil wawancara pengamatan terhadap siswa yang aktif, kreatif dan merasa senang dalam belajar. Kegiatan murid selama pembelajaran menggunakan metode kooperatif Tipe Jigsaw berjalan dengan baik, sehingga pembelajaran IPAS menjadi pilihan favorit bagi siswa. Dapat disimpulkan dari peneliti bahwa Aktivitas Pembelajaran IPAS Perspektif Model Kooperatif Tipe Jigsaw Pada Kurikulum Merdeka dapat berjalan dengan baik. Dibuktikan dengan hasil wawancara dan observasi kegiatan belajar siswa yang aktif, kreatif dan menyenangkan, guru juga melaksakan pembelajaran IPAS sesua dengan sintaks model kooperatif Tipe Jigsaw.
Penerapan Pembelajaran Kurikulum Darurat Berbantu Sarana Google Meet pada Masa Pandemi Covid-19
Camalia, Wadak Wahyuning;
Faradita, Meirza Nanda;
Ayu Afiani, Kunti Dian
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2547
Dengan adanya wabah Coronavirus disease 2019 (COVID-19) mengakibatkan semua rencana dan tatanan yang sudah disiapkan oleh lembaga pendidikan mengalami banyak perubahan. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk: (1) mendeskripsikan penerapan pembelajaran kurikulum darurat berbantu sarana google meet pada masa pandemi covid-19 (2) mengetahui hambatan dalam penerapan pembelajaran kurikulum darurat berbantu sarana google meet pada masa pandemi covid-19. dalam penelitian kualitatif peneliti menggunakan metode wawancara, obervasi, dan survey (Gardner 1960). Hasil penelitian yang dilakukan peneliti menunjukkan bahwa persepsi guru dan peserta didik terhadap penerapan kurikulum darurat berbasis sarana google meet pada pandemi covid-19 yaitu berjalan dengan optimal hanya saja terdapat beberapa kendala.
Penerapan Model Colaborative Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Matematika Kelas 6 Mim 1 Ujungpangkah Gresik
Rosidah, Millatur;
Putra, Deni Adi;
Faradita, Meirza Nanda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2728
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana proses penerapan model Collaborative Learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam matematika kelas 6 MIM 1 Ujungpangkah Gresik dan, untuk mengetahui bagimana peningkatan berpikir kritis siswa dalam matematika kelas6 MIM 1 Ujungpangkah Gresik. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian yaitu siswa kelas 6 MIM 1 Ujungpangkah Gresik Tahun pelajaran 2021 sebanyak 30 orang dengan rincian 14 siswa laki-laki dan 16 siswa perempuan. Penelitian ini dilakukan sebanyak dua siklus. Nilai rata-rata berpikir kritis siswa pada tahap prasiklus yaitu 61,5. Setelah dilaksanakan tindakan pada siklus I nilai berpikir kritis siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata 74,8. Peningkatan ini masih belum mencapai ketuntasan secara klasikal sehingga dilakukan siklus II. Pada siklus II nilai rata-rata berpikir kritis siswa mencapai 80. Peningkatan pada siklus II ini sudah mencapai ketuntasan secala klasikal sehingga tidak perlu dilakukan siklus selanjutnya, sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan model Collaborative Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Problem-Based Learning (PBL) Instructional Materials for Enhancing Mathematics Learning Outcomes of Elementary School Students
Putra, Deni Adi;
Meirza Nanda Faradita;
Dewi Masyita Faradillah
JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGEMBANGAN MANUSIA Vol 8 No 2 (2023): Education and Human Development Journal
Publisher : Universitas Nahdatul Ulama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33086/ehdj.v8i2.5018
This study aims to 1) describe the application of Problem Based Learning (PBL)-based powerpoint teaching materials which can improve mathematics learning outcomes for elementary students, and2) describe the increase in mathematics learning outcomes after applying learning using Problem BasedLearning power point teaching materials (PBL). This type of research is Classroom Action Research(CAR). The subjects of this research were fifth grade students at MI AL Mustofa Surabaya, totaling 23students consisting of 11 male students and 12 female students. The results showed that 1) the applicationof Problem Based Learning-based power point teaching materials was carried out for two cycles accordingto the stages of the PBL model and 2) power point teaching materials could improve student learningoutcomes, namely in the first cycle the percentage of completeness 69.56% entered good category and incycle II the percentage of completeness 89.95% is in the very good category. Suggestions from this studyare PBL-based power point teaching materials so that they can be applied to other subjects and materials.
Application of Problem-Based Learning Models to Improve Ability to Understand Geometry Materials in SD Muhammadiyah 11 Surabaya
Rahmawati, Irma Dwi;
Afiani, Kunti Dian Ayu;
Faradita, Meirza Nanda
Widyagogik Vol 10, No 2 (2023): Widyagogik
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21107/widyagogik.v10i2.18571
One of the successes of student learning is influenced by the quality or ability of the teacher in managing the learning process. This study aims to (1) describe the application of the problem based learning model to improve student learning outcomes in geometry material (2) to determine the increase in student learning outcomes using the problem based learning model. This research is a class action research (CAR). The research subjects were 3rd grade students of Adh Dhuha SD Muhammadiyah 11 Surabaya. The results of this study are (1). The research was conducted in two cycles, where each cycle had four stages, namely planning, implementing, observing and reflecting. (2). The increase in learning outcomes starting from the pre-cycle was 68.62, cycle 1 was 83.1, cycle 2 was 94.14 and the percentage of classical completeness in the pre-cycle was 65.51%, cycle 1 was 79.31% then experienced an increase of 13, 79% cycle 2 to 93.10% included in the good category. The development of student learning outcomes in affective and cognitive aspects has also increased. The affective aspect of students increased by 11.37% from cycle I of 68.97% to 80.34% in cycle II. While the psychomotor aspects of students experienced an increase of 18.11%, namely from cycle I of 72.84% to 90.95% in cycle II. Student learning outcomes in all aspects have achieved success. From the research results obtained, it was concluded that the problem based learning model could improve the learning outcomes of 3rd graders of Adh Dhuha SD Muhammadiyah 11 Surabaya. This research can be used by elementary school teachers as a reference to improve grade 3 student learning outcomes in geometry material.