Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Pembelajaran Berbasis Proyek (Project-Based Learning) bagi Guru-Guru SMPN 1 Sukamulia Lombok Timur: Learning Session on Developing Project-Based Learning Teaching Module for Teachers of SMPN 1 Sukamulia East Lombok Indonesia Soepriyanti, Henny; Waluyo, Untung; Suryaningsih, Hartati; Munandar , La Ode Alfin Haris
DARMADIKSANI Vol 5 No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i1.7085

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam mengembangkan modul pembelajaran berbasis proyek di SMPN 1 Sukamulia, Lombok Timur. Pelatihan ini dirancang untuk membekali guru dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui pendekatan pembelajaran yang interaktif dan partisipatif. Kurikulum Merdeka menekankan pembelajaran yang berpusat pada siswa, di mana siswa didorong untuk terlibat secara aktif dalam proses pembelajaran melalui proyek-proyek yang relevan dengan kehidupan sehari-hari mereka. Metode pelatihan yang digunakan meliputi andragogi, demonstrasi, Lesson Study, dan analisis kasus. Pendekatan andragogi memastikan bahwa pelatihan tersebut relevan dan dapat diterapkan oleh guru dewasa yang memiliki pengalaman mengajar. Demonstrasi memberikan contoh konkret penerapan teori ke dalam praktik mengajar. Lesson Study memungkinkan guru untuk berkolaborasi dalam merencanakan, mengamati, dan mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran. Sementara itu, analisis kasus membantu guru mengidentifikasi dan memecahkan masalah yang dihadapi di kelas. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kemampuan guru untuk merancang dan mengimplementasikan modul pembelajaran berbasis proyek, yang berdampak positif pada kualitas pembelajaran di kelas. Guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam mengembangkan materi pengajaran yang kreatif dan relevan, sehingga menghasilkan siswa yang lebih termotivasi dan terlibat. Oleh karena itu, kegiatan ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Sukamulia yang pada akhirnya meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan kegiatan pembelajaran yang menarik. Disarankan agar pelatihan serupa dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke sekolah-sekolah lain dengan dukungan penuh dari manajemen sekolah dan pemerintah daerah, guna memastikan keberlanjutan, pemerataan manfaat, dan peningkatan kualitas pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pendampingan Adaptasi dan Adopsi Common European Framework For Languages (CEFR) ke Kurikulum Bahasa Inggris di SDN Model Mataram Farmasari, Santi; Susanti, Ni Wayan Mira; Wardana, Lalu Ali; Suryaningsih, Hartati; Herayana, Desi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 2 (2024): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i2.8220

Abstract

This community service was conducted to assist the English teachers at Sekolah Dasar Negeri Model Mataram (SDNMM) adapt and adopt the Common European Framework (CEFR) for Languages into the English Curriculum of the school. The activity involved all English teachers at the school (11 teachers) and the assistance was conducted for one week. The adaptation and adoption processes were completed in four stages: (1) mapping out the core competencies of the CEFR for English primary and the core competences of the SDNMM English curriculum, (2) aligning the core competences of English in the school curriculum, (3) modifying the SDNMM English Curriculum. Some factors which inform the reducement and addition of the competences include (1) the students’ existing competencies, (2) teachers’ teaching competencies, (3) the available reseources at the school, and (4) the school vision and mission.
Workshop Penulisan Esai Beasiswa Fulbright Indonesia: Langkah Awal Menjadi Warga Negara Dunia Adibah, Adibah; Suryaningsih, Hartati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.729

Abstract

Workshop persiapan program Fulbright Master’s dan Doctoral Degree di Mataram bertujuan untuk memberikan pemahaman komprehensif tentang program beasiswa Fulbright, persyaratan dan proses aplikasinya, serta membekali peserta dengan strategi dan tips praktis untuk meningkatkan peluang keberhasilan aplikasi, terutama dalam penulisan dua esai syarat beasiswa ini yaitu Personal Statement dan Study Objective. Pelaksanaan Kegiatan Workshop Fulbright Master’s dan Doctoral Degree dilakukan dalam bentuk pemaparan materi, diskusi, dan tanya jawab yang bertujuan untuk membahas strategi dan tips penulisan Personal Statement dan Study Objective di bawah bimbingan dua alumni beasiswa Fulbright. Dalam kegiatan ini, para pemateri menyampaikan informasi dan peserta dapat berinteraksi melalui tanya jawab. Selain itu, terdapat survei evaluasi dalam bentuk Google Form yang diisi oleh seluruh peserta. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas dari peserta merasa puas dengan format workshop yang berlangsung interaktif dan efektif. Selain itu, antusiasme peserta juga terlihat pada sesi tanya jawab di akhir workshop tersebut.
An Error Analysis in Using Past Tense in Writing Recount Text at the Tenth-Grade Students of MA Nurussalam Tetebatu in Academic Year 2024/2025 Ernawati, Ernawati; Wardana, Lalu Ali; Suryaningsih, Hartati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4b (2025): Edisi Khusus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4b.4290

Abstract

This thesis investigates the types and dominant errors made by tenth-grade students of MA Nurussalam Tetebatu in the academic year 2024/2025 when writing recount texts, specifically focusing on their use of the past tense. Writing is identified as a challenging skill for English as a Foreign Language (EFL) students in Indonesia, often leading to grammatical errors, particularly in recount texts which necessitate the use of past tense to retell events. The study categorized errors into four main types: omission, addition, misformation (selection), and misordering. Employing a descriptive quantitative research design, the research involved a sample of 62 students from classes X.2 and X.4, selected using cluster sampling from a total population of 130 tenth-grade students. Data was collected through a writing test where students composed a recount text titled "My Past Holiday". The analysis involved identifying, describing, and explaining the observed errors to understand their underlying causes, such as first language interference or a lack of conceptual understanding. The findings revealed that misformation was the most dominant error type, accounting for 53.85% of all errors. This research provides valuable insights into the persistent challenges students face in mastering English grammar, particularly past tense forms, and aims to serve as a foundation for improving teaching strategies for writing recount texts.
Strategi Peningkatan Kemampuan Mengajar Guru Bahasa Inggris Menggunakan Visual Literacy pada Pembelajaran Reading: Strategies for Developing the Teaching Skills of English Teachers through Visual Literacy in Reading Instruction Elmiana, Dewi Satria; Sahrul, Sahrul; Suryaningsih, Hartati; Udin, Udin
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8126

Abstract

Gambar dapat menjadi alat yang berguna untuk pengembangan bahasa, karena pembelajar mengeksplorasi bahasa dari pengetahuan dan pengalaman mereka sendiri dan dapat membantu pembelajar mengembangkan strategi untuk menyusun pengetahuan mereka ke dalam kelompok asosiatif atau semantik  Selain itu, gambar dapat mempunyai peranan penting dalam mendukung efektivitas bahan ajar dan lazim dimasukkan ke dalam bahan ajar pengajaran bahasa Inggris. Dikarenakan pentingnya peranan gambar dalam media ajar untuk meningkatkan kemampuan bahasa khususnya bahasa Inggris, maka kegiatan pengabdian ini berfokus pada strategi meningkatkan kemampuan membaca yang terkait dengan penggunaan gambar dalam pembelajaran bahasa Inggris dan  bagaimana para pendidik dapat memanfaatkan elemen visual untuk memperkaya metodologi pengajaran mereka. Kegiatan ini akan memberikan pelatihan tentang Visual Literacy kepada  guru Bahasa Inggris sehingga ketika menjadi guru bisa mengimplementasikan bahan ajar yang menarik untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar khususnya pembelajaran membaca (reading). Adapun kontribusi kegiatan ini adalah untuk memberikan strategi peningkatan kemampuan mengajar membaca dalam matapelajaran Bahasa Inggris menggunakan pemahaman Visual Literacy.
Dampak Stigmatisasi “Janda Malaysia” Terhadap Keluarga Pekerja Migran : Implikasi Terharap Dimanika Perilaku Anak di Sekolah Mardiatun, Rifany; Artika, Baiq Lilik; Suryaningsih, Hartati; Muliadi, Irman; Rahmawati, Aliya
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4696

Abstract

Migrasi internasional pekerja laki-laki di Nusa Tenggara Barat menciptakan fenomena sosial "Janda Malaysia" (JAMAL) yang berdampak signifikan pada keluarga yang ditinggalkan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dampak fenomena JAMAL terhadap perkembangan sosial dan emosional anak di Kabupaten Lombok Tengah. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap istri pekerja migran, anak-anak, serta guru di Desa Pemepek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunikasi digital terjaga, ketiadaan fisik ayah tetap menyebabkan distorsi relasi emosional. Sebanyak 80% anak mengalami perubahan perilaku seperti menarik diri atau menjadi agresif akibat internalisasi stigma negatif masyarakat yang melabeli mereka sebagai anak tidak terurus atau "yatim pasif". Beban ganda yang dipikul ibu serta pola asuh alternatif dari keluarga besar turut memengaruhi stabilitas emosi anak. Di lingkungan sekolah, stigmatisasi ini memicu perundungan dan penurunan konsentrasi belajar. Penilitian ini menyimpulkan bahwa fenomena JAMAL adalah konstruksi sosial yang memperburuk kerentanan anak migran. Diperlukan pendekatan pendidikan yang sensitif serta kebijakan pemerintah yang inklusif untuk melindungi kesejahteraan psikososial keluarga migran demi mendukung agenda Indonesia Emas 2045. Integrasi dukungan antara sekolah, komunitas, dan keluarga menjadi kunci untuk memutus rantai stigmatisasi dan memastikan tumbuh kembang anak yang optimal di tengah tantangan migrasi global.
Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Sebagai Media Pengembangan Literasi Digital Guru Bahasa Inggris di SMP di Kabupaten Lombok Barat Soepriyanti, Henny; Untung Waluyo; Eka Fitriana; Hartati Suryaningsih; Nurul Fitriah; Wisnu Ardiansyah
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14894

Abstract

The goal of this community service program was to assist teachers to learn more about technology and get better at using AI tools like ChatGPT, QuillBot, and Canva AI to make engaging learning materials. The program used a model of workshops where everyone could participate, followed by continuing mentoring and self-evaluation. Twenty English teachers from the Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) network went to SMPN 4 Gunung Sari for mixed-type training. Surveys, observations, and conversations were used to gather information. The results show that teachers' trust and ability to use AI in English Language Teaching (ELT) has grown significantly. Participants made lesson plans and teaching tools that used AI and shared the best ways to do things through digital communities. Teachers liked the practical method and were ready to keep using AI tools, even though there were some problems, like not enough infrastructures and not enough time for practice. This program shows that learning how to use AI can change the way teachers do their jobs and help schools build a culture of digital innovation that lasts. It is suggested that a training of trainers’ model be used to make the program more impactful to facilitate the MGMP community. Thus, it will create a chain effect that helps teachers become more independent and keeps the training going in their local areas.