Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

KAJIAN IMPLEMENTASI SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI (SMKK) PADA KONTRAKTOR DI KOTA BANDAR LAMPUNG Zhafira, Elian; Yuliyanto, Andry; Sitepu, Arif Rahman Hakim; Simanjuntak, Indi Rezki Uli; Sihombing, Tera Melya Patrice; P., Kirtinanda; S., Andi
FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil) Vol 11 No 1 (2023): FROPIL (Forum Profesional Teknik Sipil)
Publisher : Jurusan Teknik Sipil Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/fropil.v11i1.4365

Abstract

The Construction Safety Management System (SMKK) reduces work accident rates in the construction industry. Data grouping on construction companies implementing SMKK can provide information regarding its implementation to small and medium contractors in Bandar Lampung. This research uses a quantitative method through a questionnaire. It is statistically processed to obtain the percentage of SMKK implementation and a qualitative method by reviewing based on the Ministerial Regulation of Public Works and Housing Number 10 of 2021, other regulations, and previous research. SMKK contains several indicators: leadership and labor participation, construction safety planning, construction safety support, construction safety operations, and performance evaluation. Evaluation of the implementation of SMKK for small and medium contractors in Bandar Lampung shows that, on average, 49.1% of all indicators still need to be adequately implemented for small contractors. Meanwhile, an average of 61.7% for medium-sized contractors indicates that all indicators have been appropriately implemented. The outcome of this study was concluded with the recommendation that small and medium contractors should conduct SMKK training socialization to increase workers's knowledge, skills, and competencies in implementing SMKK in the construction field.
Implementasi Sosialisasi Bangunan Tahan Gempa dan Sumur Resapan dalam Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Sitepu, Arif Rahman Hakim; Sihombing, Tera Melya Patrice; Yuliyanto, Andry; Zhafira, Elian; P, Kirtinanda; Maini, Miskar; Novalina, Winny; Rahma, Siti; Marina, Bernaditha Catur; Susanti, Junita Eka; Apriwelni, Siska; Kiranaratri, Ayudia Hardiyani; Perwitasari, Dian; Utami, Erdina Tyagita; Tambunan, Hermon Frederik
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 1 (2025): Bulan September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i1.462

Abstract

Kegiatan sosialisasi bangunan tahan gempa dan sumur resapan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa di Desa Gedung Harapan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat terkait mitigasi bencana dan konservasi air. Metode pelaksanaan terdiri atas tiga tahapan, yaitu persiapan, pengumpulan materi, dan pelaksanaan kegiatan. Tahap persiapan meliputi survei kondisi lingkungan serta kebutuhan informasi warga. Selanjutnya, tahap pengumpulan materi menghasilkan media edukasi yang disusun dari literatur akademik dan pengalaman praktisi. Pada tahap pelaksanaan, digunakan metode interaktif berupa presentasi, diskusi kelompok, simulasi sederhana, dan demonstrasi pembuatan sumur resapan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penerapan bangunan tahan gempa dan pemanfaatan sumur resapan. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan nilai kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat sinergi antara dosen, mahasiswa, dan warga desa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berperan dalam transfer pengetahuan, tetapi juga dalam membangun ketahanan lingkungan berbasis partisipasi masyarakat.
ANALISIS RISIKO KECELAKAAN KERJA PADA PROYEK GEDUNG BERTINGKAT MENGGUNAKAN METODE SEVERITY INDEX DAN CONSTRUCTION SAFETY ANALYSIS Azzakiyah, Narindha Nasywa; Zhafira, Elian; Rajiman; Dwiyana, Putri Ayu
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34577

Abstract

The dominance of the construction sector presents its own challenges, one of which is the risk of occupational accidents. This fact is evidenced by cases of work-related accidents in structural work at the Crystal Boulevard Shop House development project in Summarecon Bekasi. This situation is driven by the occurrence of unsafe actions and unsafe conditions during the implementation of work activities. This study aims to identify potential occupational accident risks, analyze the level of these risks, and assess risk control measures in structural work, including rebar installation, formwork, and concreting activities. The methods employed in this study are the Severity Index and Construction Safety Analysis. The results are 27 risk variables related to occupational accidents were identified in structural work, with 27% categorized as low risk and 73% as medium risk. The risk control analysis conducted refers to the hierarchy of controls based on ISO 45001:2018 standards. This approach provides systematic results by organizing controls according to priority order, include substitution, engineering controls, administrative controls, and the use of personal protective equipment (PPE). Abstrak Dominasi sektor konstruksi memunculkan tantangan tersendiri, salah satunya adalah risiko kecelakaan kerja. Fakta ini diperkuat oleh adanya kasus kecelakaan kerja pada pekerjaan struktur di proyek pembangunan Ruko Crystal Boulevard Summarecon Bekasi. Hal tersebut dipicu oleh adanya tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman selama pelaksanaan pekerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi risiko kecelakaan kerja, menganalisis tingkat risiko dan menganalisis pengendalian risiko pada pekerjaan struktur yaitu pembesian, perancah, bekisting dan pengecoran. Metode yang digunakan yaitu Severity Index dan Construction Safety Analysis (CSA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 27 variabel risiko kecelakaan yang teridentifikasi pada pekerjaan struktur, diantaranya 27% risiko rendah (low) dan 73% risiko sedang (medium). Analisis pengendalian risiko yang dilakukan mengacu pada hierarki pengendalian berdasarkan standar ISO 45001:2018. Pendekatan ini memberikan hasil yang sistematis dengan menyusun pengendalian berdasarkan urutan prioritas, yaitu subtitusi, engineering control, administratif dan Alat Pelindung Diri (APD).