Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Perencanaan Aktivitas Distribusi Bahan Baku Untuk Minimasi Biaya di UD Berkah Mandiri Makmur Rayhan Fadhlur Rohman; Paramaditya Arismawati; Silvi Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Distribusi merupakan komponen krusial dalam bauran pemasaran yang merujuk pada aktivitas penyaluran produk dari produsen ke konsumen dengan prinsip efektivitas biaya dan kecepatan layanan. UD Berkah Mandiri Makmur, perusahaan distribusi bahan baku kuliner, menghadapi inefisiensi biaya logistik akibat perencanaan rute distribusi yang belum optimal. Permasalahan ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi harian menggunakan metode Saving Matrix. Fokus kajian diarahkan pada upaya penyusunan rute yang meminimalkan jarak tempuh dan biaya dengan mempertimbangkan lokasi pelanggan dan depot. Prosedur penelitian meliputi: (1) pengumpulan data geografis pelanggan dan depot, (2) kalkulasi jarak antar titik menggunakan Google Maps, (3) penyusunan saving matrix, (4) verifikasi data jarak, dan (5) validasi simulasi rute. Analisis komparatif dilakukan dengan membandingkan performa rute eksisting dan rute hasil optimasi. Hasilnya, metode Saving Matrix mampu menurunkan jarak tempuh mingguan dari 431 km menjadi 354 km (efisiensi 17,9%) serta menghemat biaya bahan bakar dari Rp2.760.000 menjadi Rp2.375.000 (efisiensi 14%). Dengan demikian, metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi logistik dan layak dijadikan strategi pengambilan keputusan dalam manajemen distribusi. Kata kunci—Distribusi, Perencanaan Rute, Efisiensi Biaya, Saving Matrix
Usulan Bundel Produk Layanan IndiBiz Menggunakan Analisis Konjoin Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Sidoarjo Adelia Rachma Istighfarah; Silvi Istiqomah; Rizqa Amelia Zunaidi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan digital di Indonesia semakin pesat, sehingga mendorong pelaku UMKM untuk membutuhkan layanan internet yang handal. PT. Telekomunikasi Indonesia menghadirkan IndiBiz sebagai layanan internet untuk kebutuhan bisnis, namun tingkat penerimaannya masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan merancang bundel layanan IndiBiz yang sesuai dengan preferensi pelanggan melalui pendekatan analisis konjoin. Beberapa atribut utama yang dianalisis meliputi kecepatan dan kestabilan internet, pilihan produk tambahan (IPTV), harga, metode pembelian, serta jenis promosi. Dari 123 responden UMKM, ditemukan bahwa harga merupakan faktor yang paling menentukan. Bundel baru yang diusulkan mencakup koneksi stabil, IPTV, kisaran harga Rp359.000–Rp462.000, pembelian secara online, serta promo berupa potongan biaya langganan, terbukti lebih unggul dibandingkan bundel yang saat ini tersedia, berdasarkan hasil simulasi pasar. Kata kunci— Analisis Konjoin, Preferensi Konsumen, IndiBiz, Bundel Produk, Market Simulator.
Value Chain Analysis Layanan Indibiz di PT Telkom Indonesia Witel Bali-Sanur Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing M. Shahrul Rohman; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Indibiz merupakan layanan digital bisnis milik PT Telkom Indonesia yang menyasar segmen UKM dan korporasi, namun masih berada di posisi kedua di wilayah Sanur tahun 2024, di bawah IndiHome by Telkomsel. Tantangan muncul akibat strategi harga dan fleksibilitas layanan kompetitor yang dinilai lebih menguntungkan, serta persepsi pelanggan bahwa layanan pesaing sudah mencukupi kebutuhan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas-aktivitas dalam value chain Indibiz untuk mengidentifikasi kontribusinya terhadap penciptaan nilai dari perspektif pelanggan. Metode yang digunakan adalah Value Chain Analysis Porter dan Value Added Analysis, dengan klasifikasi aktivitas ke dalam kategori Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necesarry but Non-Value Added (NNVA). Hasil menunjukkan bahwa 26 dari 34 total aktivitas (76,47%) masuk dalam Value Added, sementara 8 dari 34 total aktivitas (23,53%) tergolong Necesarry but Non-Value Added. Aktivitas pada kategori Services, Outbound Logistics, dan Operations menjadi sumber utama keunggulan bersaing karena memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Kata kunci — Indibiz, Keunggulan Bersaing, Telkom Indonesia, Value Added, Value Chain