Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Perencanaan Aktivitas Distribusi Bahan Baku Untuk Minimasi Biaya di UD Berkah Mandiri Makmur Rayhan Fadhlur Rohman; Paramaditya Arismawati; Silvi Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Distribusi merupakan komponen krusial dalam bauran pemasaran yang merujuk pada aktivitas penyaluran produk dari produsen ke konsumen dengan prinsip efektivitas biaya dan kecepatan layanan. UD Berkah Mandiri Makmur, perusahaan distribusi bahan baku kuliner, menghadapi inefisiensi biaya logistik akibat perencanaan rute distribusi yang belum optimal. Permasalahan ini berdampak pada meningkatnya biaya operasional dan menurunnya profitabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan rute distribusi harian menggunakan metode Saving Matrix. Fokus kajian diarahkan pada upaya penyusunan rute yang meminimalkan jarak tempuh dan biaya dengan mempertimbangkan lokasi pelanggan dan depot. Prosedur penelitian meliputi: (1) pengumpulan data geografis pelanggan dan depot, (2) kalkulasi jarak antar titik menggunakan Google Maps, (3) penyusunan saving matrix, (4) verifikasi data jarak, dan (5) validasi simulasi rute. Analisis komparatif dilakukan dengan membandingkan performa rute eksisting dan rute hasil optimasi. Hasilnya, metode Saving Matrix mampu menurunkan jarak tempuh mingguan dari 431 km menjadi 354 km (efisiensi 17,9%) serta menghemat biaya bahan bakar dari Rp2.760.000 menjadi Rp2.375.000 (efisiensi 14%). Dengan demikian, metode ini terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi logistik dan layak dijadikan strategi pengambilan keputusan dalam manajemen distribusi. Kata kunci—Distribusi, Perencanaan Rute, Efisiensi Biaya, Saving Matrix
Usulan Bundel Produk Layanan IndiBiz Menggunakan Analisis Konjoin Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Witel Sidoarjo Adelia Rachma Istighfarah; Silvi Istiqomah; Rizqa Amelia Zunaidi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Perkembangan digital di Indonesia semakin pesat, sehingga mendorong pelaku UMKM untuk membutuhkan layanan internet yang handal. PT. Telekomunikasi Indonesia menghadirkan IndiBiz sebagai layanan internet untuk kebutuhan bisnis, namun tingkat penerimaannya masih belum maksimal. Penelitian ini bertujuan merancang bundel layanan IndiBiz yang sesuai dengan preferensi pelanggan melalui pendekatan analisis konjoin. Beberapa atribut utama yang dianalisis meliputi kecepatan dan kestabilan internet, pilihan produk tambahan (IPTV), harga, metode pembelian, serta jenis promosi. Dari 123 responden UMKM, ditemukan bahwa harga merupakan faktor yang paling menentukan. Bundel baru yang diusulkan mencakup koneksi stabil, IPTV, kisaran harga Rp359.000–Rp462.000, pembelian secara online, serta promo berupa potongan biaya langganan, terbukti lebih unggul dibandingkan bundel yang saat ini tersedia, berdasarkan hasil simulasi pasar. Kata kunci— Analisis Konjoin, Preferensi Konsumen, IndiBiz, Bundel Produk, Market Simulator.
Value Chain Analysis Layanan Indibiz di PT Telkom Indonesia Witel Bali-Sanur Untuk Meningkatkan Keunggulan Bersaing M. Shahrul Rohman; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Indibiz merupakan layanan digital bisnis milik PT Telkom Indonesia yang menyasar segmen UKM dan korporasi, namun masih berada di posisi kedua di wilayah Sanur tahun 2024, di bawah IndiHome by Telkomsel. Tantangan muncul akibat strategi harga dan fleksibilitas layanan kompetitor yang dinilai lebih menguntungkan, serta persepsi pelanggan bahwa layanan pesaing sudah mencukupi kebutuhan operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis aktivitas-aktivitas dalam value chain Indibiz untuk mengidentifikasi kontribusinya terhadap penciptaan nilai dari perspektif pelanggan. Metode yang digunakan adalah Value Chain Analysis Porter dan Value Added Analysis, dengan klasifikasi aktivitas ke dalam kategori Value Added (VA), Non-Value Added (NVA), dan Necesarry but Non-Value Added (NNVA). Hasil menunjukkan bahwa 26 dari 34 total aktivitas (76,47%) masuk dalam Value Added, sementara 8 dari 34 total aktivitas (23,53%) tergolong Necesarry but Non-Value Added. Aktivitas pada kategori Services, Outbound Logistics, dan Operations menjadi sumber utama keunggulan bersaing karena memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap kepuasan dan loyalitas pelanggan. Kata kunci — Indibiz, Keunggulan Bersaing, Telkom Indonesia, Value Added, Value Chain
Kekuatan Tarik dan Biodegradabilitas Biokomposit PVA berpengisi Serbuk Kulit Kacang Tanah sebagai Separator Baterai Revvan Rifada Pradiza; Juniar Maulana Soliwi Putra; Silvi Istiqomah; Dwi Heru Siswantoro; Alfi Hasan; Mochamad Asrofi; Yayang Permadi; Deny Tomy Andrianto; Ananda Yuman Hardiansyah
Virtual of Mechanical Engineering Article Vol 11 No 1 (2026): V-MAC
Publisher : Prodi Teknik Mesin Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/v-mac.v11i1.7628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penambahan serbuk kulit kacang tanah terhadap sifat mekanik dan biodegradabilitas biokomposit berbasis Polyvinyl Alcohol (PVA) yang memiliki potensi aplikasi sebagai separator baterai. Biokomposit dibuat dengan penambahan pengisi serbuk kulit kacang tanah sebesar 0%, 2%, 4%, dan 6%, yang dicampurkan dengan matriks PVA menggunakan metode solution casting. Pengujian kekuatan tarik dilakukan sesuai dengan standar ASTM D882, sementara pengujian biodegradabilitas menggunakan ASTM D6003-96. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serbuk kulit kacang tanah meningkatkan kekuatan tarik biokomposit seiring bertambahnya fraksi pengisi. Biokomposit dengan 6% serbuk kulit kacang tanah menghasilkan kekuatan tarik maksimum sebesar 5,67 MPa. Hasil ini dibuktikan dengan hasil penyerapan kelembaban pada penambahan 6% serbuk kulit kacang tanah yang memiliki hasil terendah, sehingga gugus O-H yang terbebas berkurang. Selain itu, hasil uji biodegradasi menunjukkan bahwa semakin tinggi serbuk kulit kacang tanah, semakin besar pula laju degradasi biokomposit, dengan penurunan berat tertinggi sebesar 62,70% pada sampel dengan 6% pengisi setelah 15 hari penguburan. Temuan ini menunjukkan bahwa serbuk kulit kacang tanah berpotensi meningkatkan sifat mekanik dan biodegradabilitas biokomposit, menjadikannya alternatif ramah lingkungan untuk bahan separator baterai
Analisis Pola Kecacatan dan Kinerja Proses Perakitan Produk Kursi Kuliah Menggunakan Metode Statistical Process Control Aqidawati, Era Febriana; Nugraha, Isna; Khofiyah, Nida An; Istiqomah, Silvi; Putra, Perdana Suteja
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 9 No. 2 (2026): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v9i2.56387

Abstract

The furniture manufacturing industry is required to consistently produce products that meet dimensional and functional specifications to minimize rework, scrap, and resource waste. This study applies Statistical Process Control (SPC) to assess the quality performance of lecture chair production in a furniture company. Pareto analysis identified the seat and table board as the main sources of defects. The -R control chart and p and np charts indicate a stable process, and the Cp value (1.01–2.07) indicates that the process is capable. However, the average defect proportion of 0.46 per lot indicates that the defect rate is still operationally high. The data suggests that most quality problems are caused by general process variations related to people, methods, and machines. Therefore, improvements should focus on making work more consistent and better controlling processes. 
Penerapan Rumah Botol untuk Pengelolaan Limbah Botol Plastik Berbasis Ekonomi Sirkular Berkelanjutan Laila Putri Faradilah; Silvi Istiqomah; Desita Nur Rachmaniar; Rafika Damayanti Sururin Nufus; Ivon Nadhia Aisyah; Inez Rexana; Nafa Naysilla Hilda Amru; Nicho Ali Nasrudin; Kaka Satriya Yudhantara
Abdimas Awang Long Vol. 9 No. 2 (2026): Juni, Abdimas Awang Long
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Awang Long

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56301/awal.v9i2.2257

Abstract

Limbah botol plastik menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang terus meningkat akibat tingginya penggunaan produk sekali pakai dan rendahnya pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya penerapan konsep ekonomi sirkular melalui sistem pengelolaan limbah yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknologi tepat guna berupa Rumah Botol sebagai sarana pengumpulan limbah botol plastik berbasis masyarakat di Desa Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Metode pelaksanaan dilakukan melalui enam tahapan, yaitu survei awal dan identifikasi permasalahan, perancangan Rumah Botol, sosialisasi konsep ekonomi sirkular dan closed-loop supply chain, implementasi dan operasional Rumah Botol, pendampingan dan monitoring berkelanjutan, serta evaluasi dampak program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Rumah Botol mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan pengumpulan botol plastik rumah tangga. Selain itu, program ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular dan menjaga kualitas material plastik sejak tahap pengumpulan. Rumah Botol tidak hanya berfungsi sebagai sarana pengumpulan limbah, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pengelolaan material yang lebih terstruktur untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan pengurangan timbulan sampah plastik di masyarakat.
Improving Stock Availability Accuracy Using Min-Max Method for Material Requirement Planning (MRP) Item Bolt Set at PT Lion Metal Works Silvi Istiqomah; Fatnika Fauziyah; Ade Fathur Noviandre Majid; Kamelia Salsabilla; Perdana Suteja
Journal of Industrial Engineering and Technology Vol. 6 No. 2 (2026): 30 Juni 2026
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/jointech.v6i2.17042

Abstract

PT Lion Metal Works faces frequent raw material shortages and surpluses, disrupting production and emphasizing the need for better inventory management. This study aims to improve stock accuracy for bolt set items using the Min-Max method. The research involved analyzing historical data and forecasting demand to establish reorder points and optimal inventory levels. Data collection techniques included historical data analysis and statistical demand forecasting. The implementation of the Min-Max method increased stock accuracy from 87% to 90%. Prior to this method, inventory management experienced frequent discrepancies and inefficiencies. Post-implementation, these issues were significantly reduced, resulting in more stable inventory levels. Key factors in this improvement included precise demand forecasting, efficient procurement lead time, and effective safety stock management. The study confirms the Min-Max method's effectiveness in optimizing inventory management, cutting costs, and ensuring smoother production. Benefits of the study include enhanced stock accuracy and minimized production disruptions. Recommendations for further improvement involve developing advanced information systems, regular employee training, and better supplier relationships.
Dashboard for Electric Vehicles Using Design Thinking Methods with Human Machine Interface (HMI) Integration in the Battery Management System (BMS) Perdana Suteja Putra; Siti Yuki Lestari; Silvi Istiqomah
JUMANTARA: Jurnal Manajemen dan Teknologi Rekayasa Vol 5, No 2 (2026): Juli
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/jumantara.v5i2.3537

Abstract

Transportation technology continues to evolve to support environmentally friendly energy use, with battery-powered electric vehicles (EVs) becoming one of the most widely adopted innovations. The Battery Management System (BMS) plays a crucial role in monitoring battery conditions. The design of an informative and user-centered dashboard becomes essential. This study presents the development of an informative EV dashboard by integrating HMI with BMS using the Design Thinking methodology. User needs were identified through Focus Group Discussion (FGD) and mapped using an empathy map, revealing essential information requirements such as State of Charge (SoC), State of Health (SoH), estimated range, navigation, and a simple, intuitive visual display. The ideation stage with the innovation canvas produced relevant feature concepts. The prototype was evaluated using the System Usability Scale (SUS) involving 20 respondents, resulting in an average score of 76.25, categorized as “Good” and acceptable. The findings indicate that the dashboard is easy to use and helps drivers better understand vehicle conditions. Overall, this research demonstrates that Design Thinking is effective in developing user-friendly dashboards that integrate HMI with BMS, thereby enhancing EV usability and supporting the acceleration of EV adoption in Indonesia.
Environmental footprint assessment of lithium-ion (Li-ion) batteries in electric scooters: a case study of PT Motor Listrik Indonesia Rafi Juniar Saputra; Aufar Fikri Dimyati; Silvi Istiqomah; Dwi Heru Siswantoro
International Journal of Applied Power Engineering (IJAPE) Vol 15, No 3: September 2026
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijape.v15.i3.pp955-964

Abstract

Indonesia ranks as the world's sixth-largest contributor to CO2 emissions, with motorcycles alone responsible for 56,788 tons of CO2 in 2020. While electric motorbikes are considered a cleaner alternative due to their lack of exhaust emissions, their overall environmental impact must be evaluated throughout the entire battery life cycle. This study conducts a gate-to-grave life cycle assessment (LCA) on the lithium-ion (Li-ion) batteries used in MOLINDO electric motorbikes, covering the supplier, production, usage, and disposal stages. The total environmental impact was found to be 920 points (pt), with the usage phase being the largest contributor at 550 pt, followed by production at 185.5 pt, supplier at 179 pt, and disposal at 5.54 pt. Two improvement strategies were explored: reusing external battery cases, which slightly reduced the impact to 918.86 pt, and repurposing second-life batteries, which extended battery use but increased the impact to 998.04 pt due to additional energy requirements. Compared to conventional motorbikes, electric motorbikes still offer a major environmental advantage in the usage phase (550 pt vs. 3,397 pt). These findings suggest that, alongside the shift to electric mobility, targeted actions such as better battery reuse, more efficient recycling, and cleaner electricity sources are essential to fully unlock the environmental benefits of electric motorbikes.
Co-Authors Abduh Sayid Albana Ade Fathur Noviandre Majid Adelia Rachma Istighfarah Aditya Ayu Cahyaning Wigati Afraah, Sayyidah Maulidatul Alfi Hasan Amelia Zunaidi, Rizka Ananda Yuman Hardiansyah Antika Adzary Sekar Fadlilah Anuarita, Betsyeda Frea Aqidawati, Era Febriana Aufar Fikri Dimyati Aufar Fikri Dimyati Az-Zahra Nayak, Rifka Dahayu Benazir Imam Arif Muttaqin Betsyeda Frea Anuarita Brilianti, Grahita Prisca Deny Tomy Andrianto Desita Nur Rachmaniar Dewi, Asri Kartika Divazanna Illaritzqi Dominggo Bayu Baskara Dwi Heru Siswantoro Emanoell Dave Keshan Sinanu Fadlilah, Antika Adzary Sekar Fatnika Fauziyah Gary Christ Enrique Hendrik Huki Chandra I Wayan Suletra I Wayan Suletra Iansyah Tegar Samudra Ilma Mufidah Ines Mulia Nurdiana Inez Rexana Ivon Nadhia Aisyah Juniar Maulana Soliwi Putra Kaka Satriya Yudhantara Kamelia Salsabilla Krisnayanti Aditasari Kurniasari, Yosiana Eka Putri Laila Putri Faradilah Luthfiansyah, Said Aziz M. Shahrul Rohman Mochamad Asrofi Muhammad Naufal Arief Nabila Putri Sayekti Nafa Naysilla Hilda Amru Nafie, Harun Stephen Nicho Ali Nasrudin Nida An Khofiyah Nidya Yutie Pramesti Nugraha, Isna Nurdiana, Ines Mulia Nurhalissa, Rahmalia Paramaditya Arismawati Perdana Suteja Perdana Suteja Putra Perdana Suteja Putra Permadi, Yayang Pradiza, Revvan Rifada Pramesti, Nidya Yutie Purnama, Adhitya Rinda Wahyu Putra, Reinardus Andoni Nasera Rafi Juniar Saputra Rafika Damayanti Sururin Nufus Rafsanjana, Sasotya Rigan Rahaditya Dimas Prihadianto Rahmalia Nurhalissa Rahmalia Nurhalissa Rayhan Fadhlur Rohman Reinardus Andoni Nasera Putra Rossy, Daseiya Auriello Rosyid, Ahmad Nur Said Aziz Luthfiansyah Siswantoro, Dwi Heru Siti Yuki Lestari Siti Yuki Lestari Tasya Virginia Nur Illahi Terresa Indrajani Kusuma Wahyudi Sutopo Wahyudi Sutopo Wanda Vidya Nandita Yuniaristanto Yuniaristanto Zunaidi, Rizqa Amelia