Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Analisis Pemilihan Supplier Pengadaan Mesin Masak Produksi Kecap Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Dan Taguchi Loss Function (Studi Kasus: PT X) Nurdiana, Ines Mulia; Prihadianto, Rahaditya Dimas; Istiqomah, Silvi
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 7 No. 2 (2024): April
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v7i2.26623

Abstract

Procurement is a company activity in obtaining goods according to the specifications they need and meeting the criteria in the form of qualifications, requirements and regulatory rules related to the procurement of goods and services. PT X is a company affiliated with a state-owned enterprise operating in the sugar cane agro-industry sector that produces sweet soy sauce as their downstream product. In this object, researchers found a problem that the production of sweet soy sauce at PT X could not meet the needs of consumer demand due to the limited capacity of the sweet soy sauce cooking machine. Therefore, PT X procures a sweet soy sauce cooking machine with a limited tender auction system. The selection of supplier I (PT KM) and supplier II PT (TSE) which is a soy sauce production cooking machine supplier was selected using the Analytical Hierarchy Process (AHP) and Taguchi Loss Function methods. The results obtained from this study obtained that supplier II (PT TSE) is the best supplier with synthesis results weight of 0.747 or has a percentage of 74.7 as well as the results of Taguchi Loss Function calculations where supplier II fulfills all types of quality loss functions on each price subcriteria, namely on the price of the smaller better machine with a weight of 0.1228, the cost of insurance for the larger better machine with a weight of -0.0920, and the shipping cost of the smaller better with a weight value of 0.0294.
Improving The User Interface of a Dealer Management System (DMS) via Design Thinking: A Case Study at Wuling Motors Indonesia Putra, Perdana Suteja; Brilianti, Grahita Prisca; Istiqomah, Silvi; Aqidawati, Era Febriana; Afraah, Sayyidah Maulidatul
Teknoin Vol. 30 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Industrial Technology Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/teknoin.vol30.iss2.art3

Abstract

PT SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors) has used a Dealer Management System (DMS) for over five years; however, users report a cumbersome interface, non‑functional menus, and suboptimal task efficiency. This study applies a Design Thinking approach (empathize, define, ideate, prototype, test) to redesign the DMS user interface and improve user experience. We conducted interviews in the empathize stage (n=20) to build personas and journey maps, and performed formative usability testing with three user roles—dealer administrators, sales staff, and IT support—(n=9; 3 per role). Usability was evaluated using the System Usability Scale (SUS) and cognitive walkthroughs. Results show a quantitative improvement in usability (SUS: existing = XX.X, prototype = YY.Y; Δ = YY.Y − XX.X), alongside reduced steps for key tasks and clearer navigation. The study contributes a sector‑specific DMS redesign for the Indonesian automotive context and a transparent DT‑based process that other enterprise systems can replicate.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Purchase Intention pada Mobil Hybrid di Indonesia Menggunakan Metode Partial Least Squares Sructural Equation Modelling (PLS-SEM) Aditya Ayu Cahyaning Wigati; Silvi Istiqomah; Rizqa Amelia Zunaidi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Mobil hybrid hadir sebagai solusi kendaraan masa depan yang ramah lingkungan, efisien dan menjadi alternatif transisi mobil berbahan bakar fosil menuju kendaraan listrik penuh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi Green purchase intention terhadap mobil hybrid di Indonesia. Model konseptual dalam penelitian ini dibangun dengan memadukan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB) dan Norm Activation Model (NAM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Data di kumpulkan melali survey daring terhadap 512 responden yang memiliki keterkaitan pada kendaraan ramah lingkungan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Green purchase attitude β = 0,302 dan p-value = <0,001, dan Perceived behavioral control β = 0,289 dan p-value = <0,001 berpengaruh signifikan terhadap minat beli mobil hybrid. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keputusan konsumen untuk membeli mobil hybrid tidak hanya dipengaruhi oleh pertimbangan rasional, tetapi juga oleh faktor sikap, norma sosial, serta nilai-nilai lingkungan. Oleh karena itu, pendekatan promosi yang menekankan keberlanjutan, kepedulian terhadap lingkungan, dan insentif penggunaan kendaraan hijau perlu menjadi strategi utama dalam mendorong adopsi mobil hybrid di Indonesia. Kata kunci— Lingkungan, Mobil hybrid, Minat beli, PLS-SEM.
Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pembelian Sepeda Motor Listrik Di Jawa Timur Dengan Menggunakan Metode Structural Equation Modelling Gary Christ Enrique Hendrik; Silvi Istiqomah; Rizqa Amelia Zunaidi
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— Peningkatan emisi karbon yang berasal dari sektor transportasi telah menimbulkan kekhawatiran di tingkat global, sehingga mendorong pergeseran menuju kendaraan ramah lingkungan seperti sepeda motor listrik. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis berbagai faktor yang memengaruhi minat masyarakat di Jawa Timur untuk membeli sepeda motor listrik dengan menerapkan metode Structural Equation Modelling (SEM). Variabel-variabel utama yang diteliti meliputi kebijakan insentif finansial, kebijakan penyediaan informasi, kebijakan kemudahan, nilai psikologis, sikap, norma subjektif, persepsi produk, status kognitif, dan persepsi kontrol perilaku. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 250 responden yang memiliki minat terhadap sepeda motor listrik. Hasil penelitian ini mengungkap bahwa kebijakan insentif finansial serta kebijakan penyediaan informasi memiliki pengaruh signifikan terhadap nilai psikologis (p < 0,05), sedangkan kebijakan kemudahan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Selain itu, nilai psikologis, norma subjektif, persepsi produk, status kognitif, dan persepsi kontrol perilaku terbukti berpengaruh signifikan terhadap minat pembelian (p < 0,05). Sebaliknya, variabel sikap, kebijakan kemudahan, kebijakan penyediaan informasi, dan kebijakan insentif finansial tidak memiliki pengaruh langsung terhadap minat pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan minat masyarakat untuk membeli sepeda motor listrik tidak hanya bergantung pada pemberian insentif ekonomi, tetapi juga perlu didukung oleh upaya edukasi dan peningkatan persepsi terhadap produk. Keywords— Sepeda motor listrik, minat beli, SEM, faktor psikologis, insentif.
Analisis Pengaruh Konten Media Sosial Terhadap Niat Memilih Presiden 2024 Pada Generasi Z Di Indonesia Menggunakan Metode Partial Least Square Tasya Virginia Nur Illahi; Rizqa Amelia Zunaidi; Silvi Istiqomah
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konten media sosial terhadap niat memilih Presiden 2024 pada generasi z di Indonesia, dengan mempertimbangkan peran opini pemilih, kepercayaan pemilih, citra kandidat, dan citra partai sebagai variabel mediasi. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode .survei, dan analisis data dilakukan menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (PLS-SEM). Jumlah responden dalam penelitian ini sebanyak 501 orang dari kalangan Generasi z yang aktif menggunakan media sosial. Hasil pengujian menunjukkan bahwa konten media sosial berpengaruh signifikan terhadap opini pemilih (β = 0.435; p = 0.000), kepercayaan pemilih (β = 0.432; p = 0.000), citra kandidat (β = 0.450; p = 0.000), dan citra partai (β = 0.449; p = 0.000). Selanjutnya, opini pemilih (β = 0.229; p = 0.000), kepercayaan pemilih (β = 0.173; p = 0.012), citra kandidat (β = 0.305; p = 0.000), dan citra partai (β = 0.260; p = 0.000) terbukti berpengaruh positif terhadap niat memilih. Hasilnya ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi politik digital yang autentik, konsisten, dan sesuai dengan karakteristik generasi z untuk membentuk opini, meningkatkan kepercayaan, memperkuat citra, dan mendorong niat memilih dalam pemilu. Kata kunci— Generasi Z, Konten Media Sosial, Niat Memilih, Partial Least Square
Analisis Pengendalian Persediaan Cokelat Compound Menggunakan Metode Continuous Review dan Periodic Review (Studi Kasus CV. Aneka Pangan Indonesia) Iansyah Tegar Samudra; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— CV. Aneka Pangan lndonesia merupakan perusahaan pengolah makanan yang memproduksi cokelat compound dan masih mengelola persediaan secara manual, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara stok dan permintaan, serta tingginya biaya persediaan.aPeneitian ini bertujuan untuk mengevaluasi metode pengendalian persediaan yang lebih optimal dengan membandingkan Continuous Review Systemg(CRS) dan Periodic Review Systemg(PRS) menggunakan pendekatan Hadley-Within. Data yang digunakan meliputi permintaan tahunan, biaya pemesanan,sbiaya simpan, danabiaya kekurangan, yang dianalisis secara kuantitatif untukgmenghitung total biaya persediaan dari masing-masing metode. Hasil analisisgmenunjukkantbahwa metode CRSzmenghasilkan total biaya sebesar Rp13.699.974,00, lebih rendah dibandingkan PRS sebesar Rp23.280.613,00 dan sistem aktual perusahaan sebesar Rp57.195.271,00. Selain lebih hemat biaya, metode CRS juga mampu merespons fluktuasi permintaan dengan lebih baik melalui penetapan titik pemesanan kembaliy(reorder point) dan persediaan pengamant(safety stock) yang optimal, serta memiliki tingkat pelayanan hingga 99,98%. Oleh karena itu, metode CRS dinilai lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan persediaan, terutama apabila didukung oleh sistem digital untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— aPengendalian persediaan, cokelat compound, aContinuous review system,sPeriodic review system
Analisis Pengendalian Persedian Perangkat ONT Menggunakan Metode Continous Review Di PT Telkom Witel Surabaya Selatan Muhammad Naufal Arief; Silvi Istiqomah; Paramaditya Arismawati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— PT Telkom Witel Surabaya Selatan menghadapi permasalahan dalam pengendalian persediaan perangkat Optical Network Terminal (ONT), di mana stok yang tersedia sering kali melebihi permintaan aktual. Kondisi ini menyebabkan overstock, meningkatnya biaya penyimpanan, dan menurunnya efisiensi operasional. Untuk mengatasi hal tersebut, penelitian ini dilakukan pengendalian persediaan dengan metode Continuous Review System (CRS), menggunakan parameter Reorder Point sebesar 116 unit, Safety Stock 10 unit, dan Order Quantity 464 unit, dengan tingkat layanan sebesar 99,7%. Untuk mendukung efektivitas metode, dilakukan analisis sensitivitas terhadap empat variabel: biaya pemesanan, biaya simpan, biaya kekurangan, dan jumlah permintaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa permintaan dan biaya kekurangan merupakan faktor yang paling sensitif terhadap total biaya persediaan, sedangkan biaya pemesanan memiliki dampak paling kecil. Selanjutnya, penerapan metode CRS menghasilkan penurunan total biaya persediaan dari Rp408.129.062 (biaya aktual) menjadi Rp69.830.864,10 (biaya usulan). Artinya, terjadi efisiensi biaya sebesar Rp338.298.197,90 atau penghematan sebesar 82,91%. Dengan demikian, penerapan pengendalian persediaan yang efisien terbukti mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Kata kunci— Continuous Review System, Overstock, Safety Stock, Optimal Network Terminal
Analisis Perbandingan Konsumsi Energi Gedung Delta Plaza Dengan Metode (LCOE) Levelized Cost Of Energy Emanoell Dave Keshan Sinanu; Silvi Istiqomah; Dwi Heru Siswantoro
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Kebutuhan energi listrik yang tinggi pada bangunan komersial seperti pusat perbelanjaan menyebabkan biaya operasional yang besar dan ketergantungan penuh pada sumber energi konvensional. Gedung Delta Plaza Surabaya, sebagai salah satu pusat perbelanjaan besar hingga saat ini masih sepenuhnya bergantung pada pasokan listrik dari PLN. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penghematan energi dan biaya melalui penerapan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), serta mengevaluasi kelayakannya dengan pendekatan Levelized Cost of Energy (LCOE). Metode yang digunakan melibatkan konversi konsumsi energi tahunan menjadi kapasitas PLTS, perhitungan investasi, produksi energi, hingga proyeksi ekonomi jangka panjang. Hasil menunjukkan bahwa sistem PLTS dengan kapasitas 4.622,102 kWp mampu menghasilkan 7 juta kWh per tahun dengan LCOE sebesar Rp 425,82/kWh, lebih rendah dibandingkan tarif PLN Rp 1.035,78/kWh. Potensi penghematan mencapai 58,9% atau sekitar Rp 4,69 miliar per tahun dengan waktu pengembalian modal sekitar 11 tahun 7 bulan. Kesimpulan pada penelitian ini sistem PLTS dinilai layak secara teknis dan ekonomis untuk diterapkan sebagai strategi efisiensi energi jangka panjang. Kata kunci— Delta Plaza, Energi terbarukan, Efisiensi energi, Levelized Cost of Energy (LCOE), PLTS.
Minimasi Jarak Untuk Mendukung Pengembalian Baterai Bekas NMC Pada Sepeda Motor Listrik PT.XYZ Rahmalia Nurhalissa; Silvi Istiqomah; Aufar Fikri Dimyati
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Logistik balik (reverse logistics) baterai bekas Nickel Manganese Cobalt (NMC) sangat penting untuk keberlanjutan di Indonesia. PT XYZ menghadapi tantangan dalam menentukan titik pengumpulan yang optimal guna meminimalkan biaya transportasi. Studi ini mengembangkan model Mixed Integer Linear Programming (MILP) dengan menggunakan data primer dan sekunder, berfokus pada wilayah Jawa Barat. Model ini mempertimbangkan volume permintaan, kapasitas dealer, dan jarak, dengan tujuan meminimalkan total biaya transportasi. Model diimplementasikan menggunakan Google Colab dengan pustaka PuLP, dan divalidasi melalui proses debugging serta analisis sensitivitas. Hasilnya menunjukkan bahwa 18 dealer optimal mampu menangani 23.772 permintaan secara efisien, mendukung logistik balik, dan menawarkan solusi yang dapat diperluas untuk pengelolaan limbah baterai yang berkelanjutan. Kata kunci— Reverse Logistics, Baterai NMC, MILP,CFLP, Pengembalian Baterai
Pengembangan Dashboard Informatif Pada Mobil Listrik Berbasis Kano Model dan Integrasi Human Machine Interface (HMI) untuk Battery Management System (BMS) Siti Yuki Lestari; Silvi Istiqomah; Huki Chandra
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Seiring meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan dan efisiensi energi, kendaraan listrik berbasis baterai menjadi alternatif transportasi yang inovatif dan ramah lingkungan. Salah satu komponen penting dalam kendaraan ini adalah Battery Management System (BMS), yang membutuhkan antarmuka pengguna untuk menyampaikan informasi teknis secara real-time dan mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta mengklasifikasikan fitur-fitur dashboard informatif yang memengaruhi kepuasan pengguna dengan pendekatan Kano Model, serta mengembangkan fitur pemantauan kondisi baterai guna mendukung efisiensi dan keselamatan berkendara. Sebanyak 17 fitur dashboard dianalisis dan diklasifikasikan ke dalam beberapa kategori Kano. Hasil analisis menunjukkan tidak ada fitur yang termasuk kategori Must-be. Sekitar 29% fitur seperti speedometer dan SOC gauge tergolong One-Dimensional, yang berdampak pada kepuasan pengguna. Sebanyak 47% dikategorikan Attractive, seperti estimasi jarak tempuh dan peta interaktif, sedangkan 18% termasuk Indifferent, yaitu fitur yang tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap kepuasan. Selain itu, dikembangkan prototipe fitur BMS balancing yang terintegrasi dengan Human Machine Interface (HMI). Fitur ini memungkinkan pengguna memantau kondisi sel baterai secara real-time agar dapat dikelola lebih efektif. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan dashboard kendaraan listrik yang informatif, adaptif terhadap kebutuhan pengguna, serta mendukung transportasi berkelanjutan. Kata Kunci—Battery Management System (BMS), Dashboard, Human Machine Interface (HMI), Kano Model, Kendaraan Listrik.