Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL KOULUTUS

THE INFLUENCE OF TSTS LEARNING MODEL ON MATHEMATIC PROBLEM SOLVING OF CLASS VII SMP BUKIT ZAITUN STUDENTS’ KOTA SORONG Zakiyah Anwar; Trian Pandegawati
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Koulutus
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.423 KB)

Abstract

The aim of this research was to see the influence of TSTS model on problem solving at mathematic students’ class VII of SMP Bukti Zaitun Sorong. This research used pre-experiment research with One Group Pretest-Posttest Design. Population of this research were all students of class VII SMP Bukit Zaitun sorong. The data were counted using one-sample test with the result were thitung= 10,254 > ttabel= 2, 074. Therefore, H0was rejected and Hawas accepted, it meant that there was influence of TSTS models in solving mathematic problem in SMP Bukit Zaitun Sorong. Besides, to see the effect of TSTS in solving mathematic problem, it can be seen from the average score of pre-test and post-test with the KKM score. The average score of before the treatment was 51,46 and was lower than KKM score. The average score of post-test was 76,04 and higher than KKM score. The students respond on the method was 50% positive and and 12,5% was negative. In student observation sheet it found 4,00. This meant that the students were happy and seriously to attend the class. The percentage score of the practical was 84,5%. It can be concluded that TSTS model was successfully used in learning activity Keywords: Problem solving, Learning
ANALISIS SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI Supriadi Supriadi; Zakiyah Anwar; Hidayani Hidayani; Irna Rusani
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i1.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru matematika dalam menggunakan sumber belajar pada pembelajaran geometri di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Pasarwajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Penelitian didesain menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan kualitatif dalam penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang status permasalahan saat penelitian dan tertuju pada pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah guru matematika kelas VIII. Data yang valid diperoleh melalui instrumen: 1) observasi; 2) wawancara, dan 3) dokumen. Hasil yang diperoleh oleh peneliti menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menggunakan sumber belajar pada pembelajaran geometri belum menunjukkan kreativitas guru dalam mendesain sumber belajar dan ini menjadikan belum maksimalnya proses pembelajaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi tersebut adalah fasilitas yang belum memadai dan kurangnya pelatihan-pelatihan guru baik yang dilakukan sekolah maupun pemerintah daerah bagaimana cara menggembangkan sumber belajar, ini mengakibatkan kurangnya pembaharuan berbagai jenis sumber belajar yang dapat di manfaatkan, keterbatasan kreativitas yang dimiliki guru dalam pemanfaatan sumber belajar dari lingkungan sekolah maupun dari alam sekitar yang sesuai dengan kompetensi dasar
ANALISIS BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA Irna Rusani; Supriadi Supriadi; Hidayani Hidayani; Zakiyah Anwar
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu enam siswa kelas VIII SMPK Marsudi Siwi Malang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Tes tertulis berisi soal dengan materi persegi dan persegi panjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika langkah Polya adalah sebagai berikut: 1) memahami masalah, ST dan SS mampu menginterpretasi, SR tidak mampu menginterpretasi; 2) menyusun rencana, ST dan SS mampu menganalisis, SR tidak mampu menganalisis; 3) melaksanakan rencana, ST mampu mengevaluasi, menginferensi dan mengeksplanasi, SS mampu mengevaluasi dan menginferensi tetapi belum mapu mengeksplanasi, SR tidak mampu mengevaluasi, menginferensi dan eksplanasi; 4) memeriksa kembali, ST melakukan regulasi diri, SS dan SR tidak melakukan regulasi diri
THE INFLUENCE OF TSTS LEARNING MODEL ON MATHEMATIC PROBLEM SOLVING OF CLASS VII SMP BUKIT ZAITUN STUDENTS’ KOTA SORONG Anwar, Zakiyah; Pandegawati, Trian
JURNAL KOULUTUS Vol. 1 No. 2 (2018): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this research was to see the influence of TSTS model on problem solving at mathematic students’ class VII of SMP Bukti Zaitun Sorong. This research used pre-experiment research with One Group Pretest-Posttest Design. Population of this research were all students of class VII SMP Bukit Zaitun sorong. The data were counted using one-sample test with the result were thitung= 10,254 > ttabel= 2, 074. Therefore, H0was rejected and Hawas accepted, it meant that there was influence of TSTS models in solving mathematic problem in SMP Bukit Zaitun Sorong. Besides, to see the effect of TSTS in solving mathematic problem, it can be seen from the average score of pre-test and post-test with the KKM score. The average score of before the treatment was 51,46 and was lower than KKM score. The average score of post-test was 76,04 and higher than KKM score. The students respond on the method was 50% positive and and 12,5% was negative. In student observation sheet it found 4,00. This meant that the students were happy and seriously to attend the class. The percentage score of the practical was 84,5%. It can be concluded that TSTS model was successfully used in learning activity Keywords: Problem solving, Learning
ANALISIS SUMBER BELAJAR PADA PEMBELAJARAN GEOMETRI Supriadi, Supriadi; Anwar, Zakiyah; Hidayani, Hidayani; Rusani, Irna
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 1 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i1.565

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan guru matematika dalam menggunakan sumber belajar pada pembelajaran geometri di Sekolah Menengah Pertama Negeri 9 Pasarwajo Kabupaten Buton Sulawesi Tenggara. Penelitian didesain menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pendekatan kualitatif dalam penelitian adalah untuk memperoleh informasi tentang status permasalahan saat penelitian dan tertuju pada pemecahan masalah. Subjek penelitian adalah guru matematika kelas VIII. Data yang valid diperoleh melalui instrumen: 1) observasi; 2) wawancara, dan 3) dokumen. Hasil yang diperoleh oleh peneliti menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam menggunakan sumber belajar pada pembelajaran geometri belum menunjukkan kreativitas guru dalam mendesain sumber belajar dan ini menjadikan belum maksimalnya proses pembelajaran. Salah satu faktor yang mempengaruhi tersebut adalah fasilitas yang belum memadai dan kurangnya pelatihan-pelatihan guru baik yang dilakukan sekolah maupun pemerintah daerah bagaimana cara menggembangkan sumber belajar, ini mengakibatkan kurangnya pembaharuan berbagai jenis sumber belajar yang dapat di manfaatkan, keterbatasan kreativitas yang dimiliki guru dalam pemanfaatan sumber belajar dari lingkungan sekolah maupun dari alam sekitar yang sesuai dengan kompetensi dasar
ANALISIS BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN LANGKAH POLYA Rusani, Irna; Supriadi, Supriadi; Hidayani, Hidayani; Anwar, Zakiyah
JURNAL KOULUTUS Vol. 4 No. 2 (2021): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v4i2.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah polya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu enam siswa kelas VIII SMPK Marsudi Siwi Malang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes dan wawancara. Tes tertulis berisi soal dengan materi persegi dan persegi panjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses berpikir kritis matematik siswa dalam pemecahan masalah matematika langkah Polya adalah sebagai berikut: 1) memahami masalah, ST dan SS mampu menginterpretasi, SR tidak mampu menginterpretasi; 2) menyusun rencana, ST dan SS mampu menganalisis, SR tidak mampu menganalisis; 3) melaksanakan rencana, ST mampu mengevaluasi, menginferensi dan mengeksplanasi, SS mampu mengevaluasi dan menginferensi tetapi belum mapu mengeksplanasi, SR tidak mampu mengevaluasi, menginferensi dan eksplanasi; 4) memeriksa kembali, ST melakukan regulasi diri, SS dan SR tidak melakukan regulasi diri
ANALISIS KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIKA SISWA MUHAMMADIYAH 2 BATU BERDASARKAN GAYA KOGNITIF Hidayani, Hidayani; Anwar, Zakiyah; Supriyadi, Supriyadi; Eka Mahendar, Faisal; Rusani, Irna
JURNAL KOULUTUS Vol. 6 No. 2 (2023): JURNAL KOULUTUS
Publisher : LPPM Universitas Kahuripan Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51158/koulutus.v6i2.1068

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis siswa berdasarkan gaya kognitif. Pendekatan dalam penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis deskritif. Subjek dalam penelitian adalah empat siswa. Dua siswa Field Independent dan dua siswa Field Dependent dari jumlah keseluruhan 24 siswa di kelas VII-B SMP Muhammadiyah 2 Batu. Pemilihan subjek ini dipilih berdasarkan GEFT dan pertimbangan guru yang diklasifikasikan berdasarkan kemampun tinggi dan rendah. Metode pengumpulan data yaitu berdasarkan GEFT, tes dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam berpikir kritis berdasarkan gaya kognitif dalam menyelesaikan masalah berdasarkan indikator berpikir kritis menunjukkan bahwa siswa dengan gaya kognitif Field Independent tinggi mampu menyelesaikan masalah dengan baik sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Independent rendah hanya beberapa indikator yang memenuhi indikator berpikir kritis. Selanjutnya untuk siswa dengan gaya kogintif Field Dependent tinggi dalam menyelesaikan masalah berdasarkan indikator berpikir kritis masih keliru dalam mengoperasikan masalah dan hanya beberapa indikator berpikir kritis yang memenuhi sedangkan siswa dengan gaya kognitif Field Dependent rendah belum mampu menyelesaikan masalah. Hal ini karena siswa dengan gaya kognitif Field Dependent rendah belum memahami masalah dengan baik sehingga dalam menyelesaikan masalah subjek Field Dependent masih keliru.