Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Efektivitas Metode Role Playing untuk Meningkatkan Kemampuan Penggunaan Uang Pada Siswa Disabilitas Intelektual Maireni, Gusra; Rahmahtrisilvia, Rahmahtrisilvia; Efrina, Elsa; Nasri, Yosa Yulia
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan penggunaan uang pada siswa disabilitas intelektual kelas VII SMPLB melalui penerapan metode Role Playing. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan siswa dalam mengenal nilai nominal uang, melakukan penghitungan sederhana, serta melaksanakan transaksi jual beli secara mandiri dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan Peneltian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri atas dua orang siswa disabilitas intelektual kelas VII di SLB Aisyiyah Sijunjung. Tekhnik pengumpulan data meliputi tes, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa soal pre-test dan post-test serta lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Proses pembelajaran dirancang secara fungsional, konkret, dan berulang sesuai dengan karakteristik siswa disabilitas intelektual. Pembelajaran dilaksanakan melaui simulasi jual beli sederhana menggunakan metode Role Playing dengan media uang nyata dan barang kebutuhan sehari-hari yang diberi label harga. Setiap siklus pembelajaran terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Pada tahap perencanaan, guru menyusun modul ajar, skenario bermain peran, media pembelajaran, serta instrument evaluasi. Pada tahap pelaksanaan tindakan, guru memberikan apersepsi, menjelaskan tujuan pembelajaran, memperkenalkan nilai nominal uang, serta mendemonstrasikan cara melakukan transaksi jual beli secara sederhana. Selanjutnya, siswa dilibatkan secara aktif dalam kegiatan bermain peran dengan bergantian memerankan peran sebagai pembeli dan penjual. Dalam kegiatan tersebut, siswa dilatih untuk memilih barang sesuai daftar belanja, menentukan jumlah uang yang harus dibayarkan, melakukan pembayaran, serta menerima uang kembalian secara langsung. Guru memberikan bimbingan secara terus menerus, penguatan verbal, serta pengulangan instruksi untuk membantu siswa memahami setiap tahapan transaksi. Observasi dilakukan untuk mencatat keterlibatan siswa, kemampuan mengenali uang, ketepatan pembayaran, dan kemandirian selama proses pembelajaran. Hasil observasi kemudian dianalisis dan direfleksikan sebagai dasar perbaikan pada siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing tidak hanya meningkatkan hasil belajar secara kuantitatif, tetapi juga meningkatkan keaktifan kepercayaan diri, dan kemandirian siswa dalam melakukan transaksi sederhana. Kemampuan penggunaan uang siswa mengalami peningkatan dari kondisi awal dengan rata-rata persentase 58,3%, meningkat menjadi 75% pada Siklus I, dan meningkat lagi menjadi 86,5% pada Siklus II. Dengan demikian, metode Role Playing terbukti efektif digunakan sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan penggunaan uang padneccea siswa disabilitas intelektual.
PROGRAM PELATIHAN PENINGKATAN KEMAMPUAN PUBLIC SPEAKING DAN PRESENTATION SKILLS BAGI MAHASISWA DISABILITAS DI PERGURUAN TINGGI Damri, Damri; Arnez, Gaby; Jumiati, Jumiati; Mahyuddin, Nenny; Zulpiani, Mardhatillah; Nasri, Yosa Yulia; Budi, Setia; Pratiwi, Rara Ajeng; Azhar, Fauziah Salsabila; Virlinia, Gisela
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v10i1.7211

Abstract

Students with disabilities in higher education face serious challenges in public communication skills, which impact academic participation and workplace readiness. Limited access to inclusive public speaking training exacerbates these barriers. This article aims to describe the implementation and impact of an adaptively designed public speaking and presentation skills training program for students with disabilities at Padang State University. This study involving 20 students with various disabilities. Data were collected through observation, in-depth interviews, documentation, and pretest and posttest instruments. Data were then analyzed using triangulation and the Wilcoxon test. The results showed a significant improvement in participants' presentation skills after the training, with significant contributions in building confidence, structuring message content, and using more effective expressions. These findings contribute to inclusive education practices by providing a training model that can be replicated at other universities. The conclusions emphasize the importance of experiential training programs and assistive technology in empowering students with disabilities and recommend the development of sustainable training with a multimodal approach.