Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IbM Siswa Binaan Bimbingan Konseling Nengah Dwi Handayani; Dewa Gede Agung Gana Kumara
Paradharma (Jurnal Aplikasi IPTEK) Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Paradharma
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Dhyana Pura – Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.627 KB) | DOI: 10.36002/jpd.v1i1.217

Abstract

ABSTRAKProgram IbM Siswa Binaan Bimbingan Konseling (BK) dilaksanaan di dua sekolah mitra yakni SMP Budi Utama Kerobokan dan SMP Pancasila Canggu. Pelaksanaan program IbM ini melibatkan guru dan siswa yang berasal dari dua sekolah mitra tersebut. Metode pelaksanaan berupa penyuluhan, difusi, pelatihan, dan simulasi ditujukan kepada guru BK dan guru Pembina Pengembangan Diri. Sementara peserta didik binaan BK diberikan program ketrampilan. Penyuluhan ini disajikan oleh pengawas bidang pendidikan kabupaten Badung dan konsultan pendidikan. Adapun program ini memfokuskan pada peningkatan kualitas pengetahuan, ketrampilan dan sikap sementara kegiatan pelatihan bagi guru-guru BK dipusatkan pada program yang tidak hanya bersifat membina tetapi juga memberdayakan peserta didik. Luaran dari kegiatan ini adalah Program KBKT (Kelompok Belajar dan Kreatifitas Terpadu) dan ruang baca khusus. Pada akhir pelaksanaan program pengabdian ini menghasilkan produk perangkat belajar berupa modul perkembangan perilaku anak dan modul tips belajar cerdas.Kata kunci : Perilaku Cerdas, Ketrampilan Terpadu, dan Difusi IPTEKSABSTRACT The Students Counseling Community Development Program (IbM) has been implemented in two partner, schools namely SMP Budi Utama Kerobokan SMP and SMP Pancasila Canggu. The iimplementation of the IbM program involved teachers and students from the two partner schools. The methods of execution were in the form of counseling, diffusion, training, and simulation addressed to counseling teachers and extracurricular teachers. Meanwhile, students were given a guided skills program. This program was presented by the Badung Regency education supervisors and educational consultant. The program has been focusing on improving the quality of knowledge, skills and attitudes while training activities for teachers of Counseling focused on programs that did not only build but also empower learners. Outcomes of these activities include the GILC Program (Group of Integrated Learning and Creativity) and a special reading room. Additionally, at the end of the implementation of this service program, a learning tool in the form module for development of children's behavior and tips on intelligent learning were developed.Key words : Intelligent Behavior, Integrated Skills, Arts, Science and Technology Diffusion
Implementation of Three-Step Interview in Speaking Class Sari, Rai Dewi Riana; Krismayani, Ni Wayan; Gana Kumara, Dewa Gede Agung
Journal on Studies in English Language Teaching (JOSELT) Vol. 5 No. 1 (2024): JOSELT (Journal on Studies in English Language Teaching)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of the current study was to determine how to use a Three-Step Interview as a teaching method to help the eighth-grade students at SMPN 5 Mengwi in the academic year 2023/2024 enhance their speaking abilities. The Three-Step Interview helped the students improve their speaking skills while gaining insight from their peers' thoughts and viewpoints. This study focused on 32 students, 14 of whom were male and 18 of whom were female. Action research in the classroom was used to design this study. The researchers completed two cycles to carry out the investigation. The test and questionnaire that the individuals were given served as the source of the study's data, which was qualitatively examined. The study's findings demonstrated a noteworthy enhancement in the participants' ability to carry out a brief conversation. Furthermore, the pre-cycle mean score was 56.88, the cycle I mean score was 73.28, and the cycle II mean score was 83.16. Additionally, the questionnaire demonstrated that the participants responded favourably to the Three-Step Interview during the learning process.
PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI CANVA DALAM MEMBUAT MEDIA PROMOSI POSTER Ida Ayu Made Sri Widiastuti; Ni Wayan Krismayani; Dewa Gede Agung Gana Kumara; Nengah Dwi Handayani; Putu Ayu Paramita Dharmayanti
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 3 No. 9: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jpm.v3i9.8645

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan melalui program pelatihan penggunaan Canva untuk membuat poster promosi di SMKS Pariwisata Kertayasa, Singakerta, Ubud. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan desain grafis siswa dengan menggunakan Canva, sebuah alat desain online yang ramah pengguna. Program ini mencakup instruksi komprehensif tentang fitur dasar dan lanjutan Canva, pemilihan template, manipulasi teks dan gambar, pengaturan tata letak, dan kolaborasi proyek. Siswa berpartisipasi aktif dan menunjukkan tingkat keterlibatan yang tinggi, yang menghasilkan pemahaman materi yang baik. Pelatihan ini berhasil, dengan siswa mampu membuat poster promosi yang efektif. Rekomendasi untuk siswa meliputi praktik berkelanjutan, eksplorasi fitur Canva, tetap mengikuti tren desain, dan mencari umpan balik konstruktif. Bagi guru, disarankan untuk mengintegrasikan Canva ke dalam kurikulum yang relevan, memberikan bimbingan berkelanjutan, dan menciptakan lingkungan belajar yang mendukung kreativitas. Pelatihan ini menyoroti efektivitas Canva sebagai alat edukatif, memberikan siswa keterampilan berharga untuk kegiatan promosi dan usaha kreatif di masa depan.
TELL AND SHOW: STRATEGIES FOR IMPROVING STUDENTS' WRITING Ni Kadek Rovida; Ni Wayan Krismayani; Dewa Gede Agung Gana Kumara
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 14 No. 1 (2024): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v14i1.7775

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk keefektifan metode pembelajaran tell-show dalam meningkatkan tingkat kemampuan menulis pada siswa kelas VIII di SMPN 2 Ubud tahun ajaran 2022/2023. Untuk mencapai tujuan penelitian ini, digunakan pre-test, post-test, dan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Berdasarkan hasil pre-test pra siklus diketahui bahwa subjek mempunyai kemampuan menulis yang baik, khususnya dalam membuat paragraf deskriptif. Setelah itu, metodetell-show digunakan untuk melaksanakan penelitian tindakan kelas. Hasil post-test 1 sesi kedua menunjukkan bahwa kemajuan subjek kurang dari pre-test sebelumnya. Lebih lanjut, hasil post-test 2 menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan menulis, yaitu dari baik menjadi sangat baik. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa reaksi positif siswa terhadap metode yang digunakan. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa metode tell-show dapat meningkatkan kemampuan menulis siswa kelas VIII di SMPN 2 Ubud pada tahun ajaran 2022/2023. Selain itu, para siswa juga memberikan tanggapan positif terhadap metode ini. Guru Bahasa Inggris di SMPN 2 Ubud disarankan untuk menggunakan tell-show untuk memudahkan siswa dalam menulis. Guru juga dapat memberikan fakta pendukung dalam bentuk gambar yang sesuai dengan topik.
IMPROVING SPEAKING THROUGH INSIDE AND OUTSIDE CIRCLE STRATEGY Ni Putu Yuliastuti; Dewa Gede Agung Gana Kumara; Ni Wayan Krismayani
Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP) Vol. 14 No. 2 (2024): Jurnal Santiaji Pendidikan (JSP)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jsp.v14i2.9572

Abstract

This research used a classroom action research design conducted at SMPN 2 Ubud, Bali. The pre-test results showed that students needed help with fluency, comprehensiveness, and grammar speaking skills. In addition, this research aimed to determine whether seventh-grade students' speaking skills could be improved by implementing the Inside and Outside Circle strategy. The research was carried out in two cycles, with two sessions. Tests and questionnaires served as the research instruments. Fifty-eight were the results of the pre-test, while 69 and 79 were the post-test I and II findings. After that, the data was examined by contrasting the pre-test and post-test results, which led to a notable increase in the individuals' mean scores. Questionnaires were distributed as supplementary data after the previous cycle. The individuals' positive reactions to the strategy's implementation were evident from the questionnaire's results. According to the results of the research instrument, the inside and outside circle strategy can improve students' speaking abilities.
PKM Penerapan Sistem Informasi Kebencanaan Desa Kukuh dalam Mewujudkan Desa Digital Tangguh dan Siaga Bencana Pandawana, I Dewa Gede Agung; I Gede Yudha Partama; Dewa Gede Agung Gana Kumara; I Nyoman Widhi Adnyana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera Vol. 2 No. 2 (2023): Juni: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Sejahtera
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/jpmis.v2i2.306

Abstract

Kukuh Village in Kerambitan District has a hilly topography, large rivers, and high rainfall, which makes the area prone to disasters, especially floods, landslides, and extreme weather. In order to overcome these problems, the Community Service Program (PKM) aims to: 1) create a Disaster Prone Map, Safe Zone Map, Evacuation Route Map, and Temporary Refuge Map; 2) build an informative, interactive, effective, and efficient village disaster information system based on digital technology; 3) organize counseling and training on disaster management to improve community preparedness; 4) provide disaster support tools. The implementation of the community partnership program uses the Knowledge Transfer approach through counseling and training, Technology Transfer through participatory mapping, and Diffusion of Science and Technology through the creation of the SIKADEK application (Kukuh Village Disaster Information System). The PKM results include a Disaster Map that is integrated with the SIKADEK application as a Disaster WebGIS feature, including weather information, distribution of disaster-prone areas, disaster history, and Balinese lunar calendar information (Sasih). Training and counseling increased the capacity of Pokdarwis with knowledge about disaster-prone locations, safe zones, rallying points, evacuation routes, utilization of disaster features in the SIKADEK application, as well as knowledge about disasters, vulnerable areas, management, and disaster mitigation. In addition, disaster support facilities such as signs, water rescue packages, and first aid packages have been fulfilled through this activity.
PKM MEMBANGUN BRANDING DESA WISATA TISTA PADA ERA REVOLUSI 5.0 DALAM PROMOSI DIGITAL Andriyani, Anak Agung Ayu Dian; Pandawana, I Dewa Gede Agung; Puspitawati, Ni Made Dwi; Permana, I Putu Andri; Ardiantari, Ida Ayu Putri Gita; Kumara, Dewa Gede Agung Gana
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2023): Volume 4 Nomor 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i6.23524

Abstract

Desa Tista Merupakan Salah Satu Desa yang Memiliki Potensi Alam. Melalui semboyan “The Secret Beauty Of Tista”, membawa Desa Tista menjadi Desa Wisata. Kelompok sadar wisata menyusun berbagai program wisata untuk mendatangkan wisatawan lokal maupun mancanegara. Salah satu program andalan mereka adalah Tour Cycling dan jasa sewa tempat bernama ‘Mandala’ sebagai lokasi strategis, asri serta nyaman untuk membuat event dengan view persawahan. Namun sayangnya, belum banyak pengunjung yang mengetahui keberadaan Desa Tista karena sistem promosi yang mereka miliki masih sangat sederhana. Terlebih lagi dengan adanya pandemi, sistem promosi Desa Tista semakin tidak terarah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membantu Desa Wisata Tista dalam meningkatkan pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi desa yang lebih optimal, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris pokdarwis desa Tista, serta meningkatkan kemampuan pembuatan konten media sosial yang lebih baik. Diharapkan melalui kegiatan ini, Desa Wisata Tista dapat memaksimalkan potensi dari media sosial sebagai sarana promosi desa yang lebih efektif, serta meningkatkan kemampuan bahasa Inggris dan pembuatan konten media sosial sehingga dapat lebih mudah berkomunikasi dengan wisatawan lokal maupun mancanegara, serta dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Desa Tista serta membantu meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Tista secara keseluruhan.
PENGAJARAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI KEPADA ANAK-ANAK DI YAYASAN TAT TWAM ASI Krismayani, Ni Wayan; Widhiasih, Luh Kt Sri; Pramerta, I Gde Putu Agus; Kumara, Dewa Gede Agung Gana; Sawitri, Ni Luh Putu Dian; Handayani, Nengah Dwi
Jurnal Abdi Dharma Masyarakat (JADMA) Vol. 5 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/jadma.v5i1.8659

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat yang bertempat di Yayasan Tat Twam Asi Denpasar melibatkan dosen dan mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Inggris. Kegiatan ini mengambil tema pengajaran Bahasa Inggris sehari-hari. Teknik Role Play di implementasikan dalam pembelajaran Speaking dengan tujuan anak-anak didik di Yayasan Tat Twam Asi bisa meningkatkan kemampuan Speaking. Berdasarkan hasil kuesioner yang telah disebarkan, anak-anak didik di Yayasan Tat Twam Asi memberikan respon yang positif terhadap kegiatan pembelajaran Bahasa Inggris. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan rasa peduli mahasiswa dengan masyarakat sekitar dengan cara berbagi ilmu yang mereka miliki.
Pelatihan Pengelolaan Sampah Pura Pada Kelompok Pemuda Dalam Membangun Desa Sirkular di Desa Biaung, Kabupaten Tabanan - Bali Wiratama, I Gusti Ngurah Made; Wijaya, I Made Wahyu; Kumara, I Dewa Gede Agung Gana; Manek, Daniel; Sumantra, I Ketut
Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Aplikasi dan Inovasi Iptek No. 5 Vol. 1 Oktober, 2023
Publisher : Denpasar Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52232/jasintek.v5i1.117

Abstract

Desa Biaung adalah desa di Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata. Pengelolaan sampah di Desa Biaung masih terbatas pada pengumpulan tanpa adanya kegiatan daur ulang atau pengelolaan oleh kelompok pemuda. Tujuan dari pengabdian ini adalah melakukan peningkatan peran pemuda dalam kegiatan akselerasi pengelolaan sampah, yaitu dengan mengolah sampah menjadi produk bernilai jual dan bermanfaat. Komponen kegiatan pengabdian meliputi 1) sosialisasi pengelolaan sampah pura berbasis ekonomi sirkular, 2) pelatihan daur ulang sampah pura, dan 3) monitoring dan evaluasi kegiatan. Berdasarkan hasil monitoring diketahui kemampuan kelompok pemuda (74 orang) dalam mengolah sampah pura mengalami peningkatan pada pemahaman sampah organik dan non organik dari 75% menjadi 85%, pemahaman pengolahan sampah pura dari 60% menjadi 85%, pemahaman desa sirkular dari 60% menjadi 75%, pemahaman promosi produk daur ulang dari 55% menjadi 75%, dan keterampilan pengolahan sampah pura dari 20% menjadi 85%. Tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk Desa Biaung adalah melatih pengolahan sampah dengan jenis produk lain yang memiliki manfaat lebih baik seperti bahan bakar alternatif
Prototype of water quality monitoring mobile application as early warning system based on internet of things Pandawana, I Dewa Gede Agung; Partama, I GD Yudha; Dwipa, I Made Suryana; Sari, Putri Agung Permata; Kumara, Dewa Gede Agung Gana
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 14 No. 01 (2024): Informatika dan Sains , Edition March 2024
Publisher : SEAN Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementing IoT technology in intelligent aquaculture, including water quality surveillance based on IoT data, represents a viable strategy for enhancing the calibre and output of aquaculture. Farmers are able to autonomously gather water quality data and relay it to the control system in a timely manner so that appropriate measures can be taken. This practice not only contributes to the enhancement of aquaculture quality but also mitigates production expenses and ecological footprint. Using the prototyping method, an IoT-based water quality monitoring application prototype was developed for this study. This procedure is ideally suited for satisfying user requirements and developing effective applications. The findings of the study indicate that the primary purpose of this application is to precisely monitor and report water quality conditions (temperature, pH, turbidity, and oxygen levels) in real time, without the need to physically visit the fish farming site. Additionally, the application incorporates an Early Warning System (EWS) that notifies users via Telegram Group and Android phone alarms when water quality deteriorates. Furthermore, the application integrates the most recent weather data at the fish aquaculture site with the Balinese lunar calendar (Sasih), providing supplementary insights into the present state of the surrounding environment and the impact of Sasih. Furthermore, this application incorporates a notification alarm message functionality that, when the water quality of the fish aquaculture location falls below a specified threshold, enables multiple members of the Telegram Group to receive alert messages. With the integration of these functionalities, the water quality monitoring application is anticipated to significantly contribute to the real-time management, surveillance, alleviation, and regulation of water quality.