Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Seni Hadroh dalam Meningkatkan Ketrampilan dan Karakter Anak di TPA Al-Barokah Nglantung Bangunrejo Muwahidah Nurhasanah; Khusna Zanuba Alfin; Abdul Jabar Idharudin
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): April
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v5i1.1222

Abstract

Seni hadroh merupakan bagian penting dari budaya Islam, terutama di masyarakat desa yang kental dengan nilai-nilai keagamaan. Seni hadroh berperan penting dalam meningkatkan keterampilan dan karakter anak melalui pengembangan nilai-nilai religius, disiplin, dan kerja sama. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan musikal, tetapi juga membentuk karakter positif yang mendukung pertumbuhan moral dan sosial anak. Keterampilan anak dalam seni hadroh berkembang melalui latihan rutin yang melibatkan berbagai aspek musikalitas, seperti ritme, melodi, dan harmoni. Dalam proses belajar, anak-anak diajarkan cara memainkan alat musik tradisional seperti rebana dan marawis, yang tidak hanya meningkatkan kemampuan musikal mereka, tetapi juga melatih konsentrasi dan ketepatan. Selain itu, seni hadroh mendorong anak untuk berkolaborasi dalam kelompok, sehingga mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menghargai pendapat orang lain. Melalui pengalaman ini, anak-anak tidak hanya mengasah keterampilan seni, tetapi juga membangun rasa percaya diri dan disiplin yang akan bermanfaat dalam berbagai aspek kehidupan mereka.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengembangan seni hadroh sebagai media dakwah dan penguatan identitas budaya Islam di masyarakat desa. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan pemain hadroh serta tokoh masyarakat desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni hadroh tidak hanya sebagai hiburan semata, tetapi juga sebagai media dakwah yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai Islam. Selain itu, praktik seni hadroh juga memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat identitas budaya Islam di masyarakat desa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan perhatian lebih lanjut terhadap pengembangan seni hadroh sebagai salah satu upaya pelestarian budaya Islam di tingkat lokal.
The Urgency of Psychology in Islamic Education: Building Cognitive, Affective, and Spiritual Balance in Education Sodikin, Unang; Samsuddin, Samsuddin; Idharudin, Abdul Jabar; Kamus, Kamus; Azizah, Balkis Nur; Maulida, Ali; Masuwd, Mowafg
Eduprof : Islamic Education Journal Vol. 8 No. 1 (2026): Eduprof : Islamic Education Journal
Publisher : Program Pascasarjana, Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/eduprof.v8i1.324

Abstract

This article aims to explore the critical urgency of psychology within the Islamic paradigm and demonstrate how its systematic integration can strengthen the comprehensive and balanced nature of Islamic educational objectives. The study adopts a qualitative research design utilizing a literature review approach, with data analysis guided by the six-phase thematic analysis model to synthesize concepts from classical Islamic scholars and contemporary psychology. The findings confirm that psychology serves as a foundational element across all educational dimensions, including the formulation of goals, curriculum design, and teaching methodologies. Specifically, psychological insights are essential for understanding and nurturing fitrah (natural disposition), aligning educational goals with developmental stages, and promoting the spiritual purification process (tazkiyatun nafs). The discussion demonstrates that this integration results in a holistic development model that effectively balances the cognitive ('aql), affective (nafs), and spiritual (ruh) intelligence of students. Ultimately, the systematic incorporation of educational psychology ensures that Islamic schooling successfully equips learners with intellectual competence, strong moral character, and spiritual devotion, enabling them to contribute positively to society in accordance with Islamic principles.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA KURIKULUM MERDEKA DI SMAN 1 DRAMAGA BOGOR ABDUL JABAR IDHARUDIN; WARTONO WARTONO; AGUS SARIFUDIN
ABDUSSALAM : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam Vol. 1 No. 1 (2025): ABDUSSALAM: JURNAL PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN ISLAM
Publisher : ABDUSSALAM : Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The phenomenon of changing ministers leading to changes in the curriculum, as we are currently witnessing with the transition from the 2013 curriculum to the Merdeka curriculum, highlights the importance of conducting research on curriculum changes in Islamic Education (PAI) learning. This study uses a qualitative method to collect data through observation, interviews, and documentation, and analyzes the data through descriptive interpretive analysis. The research was conducted at SMAN 1 Dramaga Bogor. The results show that the implementation of PAI learning under the Merdeka curriculum at SMAN 1 Dramaga Bogor has been successfully realized, improving the quality of PAI learning in accordance with student needs and the evolving times. This success is driven by the commitment to quality teaching, supported by the school principal and other stakeholders. PAI learning is applied with a focus on innovation in managing lessons, evaluation that measures students' abilities holistically, and optimizing learning time through the integration of Islamic values in daily life, the development of integrated teaching materials, and the efficient use of technology.