Claim Missing Document
Check
Articles

MUTU FISIK DAN KIMIA GABAH DAN BERAS GALUR – GALUR DIHAPLOID PADI HITAM Danu Kuncoro; Iswari Saraswati Dewi; Willy Bayuardi Suwarno; Awang Maharijaya; Purwoko, Bambang Sapta
Jurnal Agrotek Tropika Vol. 13 No. 4 (2025): JURNAL AGROTEK TROPIKA VOL 13, NOVEMBER 2025
Publisher : Departement of Agrotechnology, Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jat.v13i4.9713

Abstract

Beras berwarna, khususnya beras hitam, merupakan jenis beras fungsional yang kaya akan antosianin dan memiliki nilai gizi tinggi. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, permintaan terhadap beras hitam pun meningkat. Namun, Indonesia saat ini baru memiliki satu varietas unggul padi hitam, yaitu Jeliteng, sehingga diperlukan alternatif varietas baru yang memiliki mutu fisik dan kimia gabah serta beras yang baik. Salah satu sumber potensial adalah galur-galur dihaploid hasil persilangan melalui kultur antera, tetapi informasi mengenai mutu fisik dan kimia gabah serta berasnya masih terbatas, padahal data tersebut penting untuk mendukung seleksi calon varietas unggul yang adaptif dan disukai konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi mutu fisik dan kimia gabah serta beras dari galur-galur dihaploid padi hitam hasil kultur antera. Materi genetik terdiri atas 14 galur dihaploid dan dua varietas pembanding, yaitu Jeliteng (beras hitam) dan Aek Sibundong (beras merah). Pengujian meliputi karakter fisik (rendemen beras kepala, rendemen beras pecah kulit, panjang dan bentuk beras, persentase butir kapur, dan warna aleuron), kimia (kadar amilosa dan suhu gelatinisasi), serta uji organoleptik nasi (tekstur, rasa, aroma, dan penampilan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa enam galur (DK-2, DK-8, DK-9, DK-11, DK-12, dan DK-14) memiliki kadar amilosa lebih rendah dan rendemen beras lebih baik dibanding Jeliteng. Dua galur, DK-6 dan DK-7, menghasilkan nasi lebih pulen dengan kadar amilosa 18,41% dan 19,11%, serta rendemen beras pecah kulit masing-masing sebesar 68% dan 66%. Temuan ini menunjukkan potensi beberapa galur dihaploid sebagai calon varietas unggul padi hitam yang adaptif dan disukai konsumen.
Co-Authors ,, Rosminah Abdul Hakim Ady Daryanto Afaf, Sausanil Agus Purwito Ahmad Fauzi Ridwan Alveno, Vitho Amalia Nurul Huda Amarilis, Shandra Amrullah, Rizki Abi Anas Dinurrohman Susila Arum Sholikhah Azhari, Andi Bagas Akmala Putra Bambang Sapta Purwoko Bonjok Istiaji Danu Kuncoro Dhiya Nabilla Ardhani Diny Dinarti Diyah Martanti, Diyah Dwinita Wikan Utami Eka Fatmawati Tihurua Endang Gunawan Eny Widajati Erna Siaga, Erna Erna Sinaga Erviana Eka Pratiwi Fazat Fairuzia Hariyadi Harti, Heri Hidayat, dan Purnama Ika Roostika Inayah Yasmin Kamila Iswari Saraswati Dewi Iswari Saraswati Dewi Ita Aprilia J. K. J. Laisina Juharni Kalsum Yulifar, Andi Sri Ummi Ketty Suketi Kristianto Nugroho Kunio Yamada Kusmana Kusuma Darma Kusuma Darma Lina Herlina Lina Herlina M A Chozin Marlin Masaki Ochiai Megayani Sri Rahayu Muhamad Syukur Muhammad Mahmud Muhammad Ridha Alfarabi Istiqlal Neng Neni Neni, Neng Ni Made Armini Wiendi Ni Made Armini Wiendi, Ni Made Niken Kendarini Nina Agusti Widaningsih Nursalma, Linda Prawestri, Apriliana Dyah Prima Muklisa PURNAMA HIDAYAT Purwoko, Bambang Sapta Purwoko Qadir, Abdul Rahmawati, Rika Sri Ramdhani, Cahyati Reflinur Reflinur Reflinur Reflinur Rerenstradika T. Terryana Ria Rif’atunidaudina Riti, Estriana Ritonga , Arya Widura Ritonga, Arya W Ritonga, Arya Widura Rizki Abi Amrullah Romdoni, Arif Rosminah, Rosminah Salma, Linda Nur Sani, Mutiyara Sari Mahyendra Sayekti, Tri Wahono Dyah Ayu Siti Yuliani, Titiek Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir Sobir SRI HENDRASTUTI HIDAYAT Suhartanto , M. Rahmad Sukma, Dewi Sulassih, . Suryo Wiyono Suwarto Suwarto Syarifah Iis Aisyah Tamrin Khamidi Tamrin Khamidi Tengku Laila Kamaliah Tri Handayani Ulil Azmi Nurlaili Afifah Usep Jenudin Willy Bayuardi Suwarno Witjaksono Yudiwanti Wahyu E. Kusumo Yuliani, Titiek