Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Integrasi GIS Ke Civil 3D dalam Desain Geometrik Jalan Pada Ruas Jalan Hertasning Menuju Ke Ruas Jalan Malino Malik, Ince Muhammad Mahfud; Kasim, Ahmar; Said, Lambang Basri; Mallombasi, Ali; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/98ce7v60

Abstract

Metode GIS merupakan solusi atau alternatif untuk mengefesienkan waktu dan biaya dalam pembuatan data topografi perencanaan jalan. GIS sebagai alat yang digunakan untuk mengolah data yang bereferensi geografis dan Civil 3D adalah software desain yang membawa proses desain infrastruktur ke level terbaik dan yang lebih mudah dimengerti, dan kompatibilasinya dengan teknologi terkini Building Information Modeling (BIM) telah terbukti meningkatkan efesiensi dalam konstruksi. Dua unsur antara GIS dan Civil 3D diintegrasikan untuk mendapatkan desain geometrik jalan seperti data topografi perencanaan trase jalan dan hasil desain geometrik jalan menggunakan Civil 3D. Data yang digunakan adalah data sekunder dan data primer yang didapatkan dari analisa GIS dan Survey lokasi perencanaan. Metode yang digunakan adalah aplikasi GIS seperti Google Eatrh, Global Mapper dan ArcGIS. Desain geometrik menggunakan Civil 3D dan analisa perhitungan geometrik jalan. Dari hasil analisis didapatkan topografi 4 kecematan Kabupaten Gowa diantaranya Bontomarranu (364Ha), Pallangga (1.372Ha) Pattalassang (315Ha), dan Somba Opu (1.869Ha) ketinggian 40 m sampai 390 m diatas permukaan air laut dan hasil desain geometrik jalan dengan panjang ruas jalan 7,917 km, tikungan sebanyak 10 diantaranya S-C-S sebanyak 6, F-C Sebanyak 4 tikungan dan lengkungan vertikal 54, cekung 24 dan cembung 30, total galian 102.478,64 m3 timbunan 7.292,72 m3.
Studi Pengaruh Bukaan Pintu Sorong Terhadap Aliran Sempurna dan Tidak Sempurna dan Loncatan Air Pada Saluran Terbuka Ibrahim, Fajar Yulian; Fadhil A.H, Achmad; Musa, Ratna; Wellang, Musyafir; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zktr3468

Abstract

Di dalam sistem saluran irigasi, pintu sorong biasanya ditempatkan pada bagian pengambilan dan bangunan bagi sadap baik itu sekunder maupun tersier. Dengan tinggi bukaan pintu tertentu maka akan didapatkan debit yang dimaksud. Variasi bukaan pintu akan mempengaruhi debit aliran dan profit muka air dibagian hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variasi bukaan pintu air terhadap perubahan aliran yang ditimbulkan dan mengamati pengaruh kondisi aliran sebelum dan sesudah terjadinya loncat air pada saat pintu sorong dibuka. Penelitian berbasis eksperimen dilakukan pada saluran terbuka dengan dasar saluran dan dinding terbuat dari (kaca). Tinggi bukaan pintu sorong (Yg) diatur dengan tinggi yang sudah ditentukan yaitu 1 cm, 1,5 cm, dan 2 cm dengan menggunakan tiga kali pengulangan dengan debit yang sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi bukaan pintu tertentu menyebabkan kecepatan aliran berubah dan mempengaruhi perubahan aliran yang terlihat terutama aliran sempurna dan tidak sempurna. Untuk bukaan pintu dengan ukuran 0,015 dan 0,010 aliran yang terjadi adalah sempurna sedangkan bukaan pintu sorong dengan ukuran 0,025 dan 0,020 aliran yang terjadi adalah tidak sempurna. Aliran yang terlihat setelah terjadinya loncatan air mempunyai kondisi yang berbeda, kecepatan aliran pun berbeda antara hilir dan hulu.
Analisa Karakteristik Aliran dengan Menggunakan Alat Ukur Pintu Sorong pada Saluran Terbuka Muh. Ikbar, La Ode.; Sahitua, Aldi; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; Haris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/frxg3a61

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang sangat berguna dan paling potensial dalam kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya. Pintu sorong merupakan bangunan hidrolik yang sering digunakan untuk mengatur debit intake pada embung atau di saluran irigasi. Bangunan pengatur debit ini sering digunakan oleh karena kemudahan perencanaan dan pengoperasiannya. Pada pintu sorong, penetapan besaran debit aliran dilakukan melalui operasi pintu, dimana tinggi bukaan, a, menentukan debit yang mengalir setelah pintu sorong. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik aliran yang melalui pintu sorong dan menganalisis pengaruh tinggi bukaan pintu terhadap bilangan Froude. Penelitian eksperimen dilaksanakan di laboratorium hidrolika yaitu pada saluran terbuka dengan dasar saluran terbuat dari viber. Pengambilan data berulang dilakukan dengan mengubah bukaan pintu tanpa mengubah debit aliran. Hasil perhitungan secara teoritis diperoleh nilai Cd sebesar 0,6237. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, karakteristik aliran berdasarkan Bilangan Froude (Fr) berubah karena pengaruh debit, tinggi bukaan pintu, kecepatan aliran dan gravitasi bumi. Jika bukaan pintu semakin kecil dengan debit tetap maka kecepatan yang terjadi besar pula sehingga dapat membuat aliran menjadi superkritis.
Studi Kapasitas Drainase Di BTN Hamzy Kota Makassar Senna C., A. M. Ayrton; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/vw2hye08

Abstract

Perubahan fungsi lahan mengakibatkan perubahan besarnya jumlah air yang melimpas akibat hujan yang turun pada suatu daerah. Tertutupnya lahan menyebabkan limpasan bertambah sehingga mempengaruhi kapasitas drainase. Drainase didefinisikan sebagai tindakan teknis untuk menghilangkan kelebihan air yang tidak diinginkan. Studi ini bertujuan untuk mengetahui kapasitas dan kondisi sistem drainase terhadap laju aliran permukaan (debit), dan untuk mengevaluasi kapasitas dan kondisi sistem drainase di BTN. Hamzy Kota Makassar. Metode perhitungan analisis curah hujan rencana menggunakan Metode Log Person Type III dimana curah hujan harian maksimum rata-rata menggunakan data dari stasiun Panakkukang, Bonti-bonti, dan Tanralili dengan aljabar rata-rata. Untuk perhitungan debit banjir rencana menggunakan Metode Rasional dan untuk analisis hidrolika menggunakan rumus Manning. Dari hasil analisis diperoleh bahwa kapasitas saluran sudah tidak mampu menampung debit banjir rencana atau dalam hal ini debit limpasan lebih besar daripada debit pada saluran. Sehingga analisis menunjukkan bahwa ada 50 Loop yang tidak dapat menampung kelebihan air dan diperoleh yang paling besar kelebihan airnya yaitu Loop B titik B2-B3: Q Limpasan 2,4039 m3/det < Q Saluran 0,5314 m3/det = Tidak Dapat Menampung. Dengan kelebihan air yaitu 1,8725 m3/det atau sebesar 187%. Sehingga metode yang digunakan adalah penambahan tinggi saluran yang didapatkan dari selisih debit limpasan dan debit saluran.
Tinjauan Kerusakan Lapis Permukaan Perkerasan Kaku Jalan Poros Maros - Pangkep Hamzah , Muhammad Adam; Beu, Moh Fahrul Kamal; Idrus, Yasnawi; Mallombasi, Ali; Gecong, Alimin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/rkfgxg39

Abstract

Kerusakan yang terjadi pada perkerasan di jalan poros Maros-Pangkep di akibatkan oleh beberapa faktor, yang ditinjau dari jenis kerusakannya yang cukup bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerusakan yang terjadi pada lapis perkerasan kaku Jalan poros Maros - Pangkep dan mengkategorikan nilai kerusakannya. Metode pengumpulan data dilakukan dengan survei langsung ke ruas Maros-Pangkep tepatnya di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros dengan membagi ruas jalan menjadi beberapa segmen lalu diidentifikasi dan didokumentasikan jenis kerusakan jalan yang ada. Kerusakan jalan kemudian dianalisis dengan menghitung dan mengukur dimensi kerusakan tiap segmen jalan, menentukan jumlah dan mengevaluasi kerusakan jalan yang ada. Hasil survei dan data penelitian kemudian diolah untuk mengetahui apakah permukaan jalan yang ada di maros-pangkep mengalami kerusakan. Setelah diketahui persentase kerusakan jalan, kerusakan jalan kemudian diidentifikasi dengan pengamatan secara langsung dan membuat kategori kerusakan yang ada. Jenis kerusakan yang terjadi yatu retak (30,06 %), gompa (1,371), lubang (0,114 %) ambles (1,971 %), belahan (10,2 %).
Tinjauan Perencanaan Struktur Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia dengan Sistem Struktur Baja Komposit Sarungkit, Ilham Eka; Kinanti, Shindita; Ashad, Hanafi; Mallombasi, Ali; Fadhil, Arsyad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ahv60629

Abstract

Struktur bangunan secara umum terdiri dari bangunan atas (super struktur) dan bangunan bawah (Sub Struktur). Dalam perencanaannya, salah satu struktur penyusun bangunan yang terdiri dari balok, kolom, pelat, dan pondasi harus memiliki dimensi yang kecil namun memiliki kemampuan menahan beban yang besar. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan antara penggunaan sistem struktur beton bertulang biasa dengan sistem struktur baja komposit pada gedung Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia. Aspek yang ditinjau adalah dimensi komponen struktur, besar gaya–gaya dalam yang terjadi, kinerja struktur, dan jumlah kebutuhan tiang pancang. Metode yang digunakan adalah metode perencanaan yang beracu pada SNI. Tahap awal penelitian ini adalah mengamati data perencanaan gedung sebelumnya, lalu memilah dimensi – dimensi bangunan yang baiknya diubah menggunakan beton komposit. Selanjutnya, mulai dihitung dimensi perencanaan baru yang menggunakan baja komposit. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi komponen struktur sistem komposit lebih langsing jika dibandingkan dengan sistem beton bertulang biasa yang berarti penggunaannya lebih baik. Jumlah kebutuhan tiang pancang adalah sebanyak 97 buah berdiameter 60 cm atau sekitar 75% dari jumlah kebutuhan tiang pancang dengan sistem struktur beton bertulang biasa.
Analisa Karakteristik Aliran Melalui Pintu Segiempat dan Segitiga pada Saluran Terbuka (Uji Laboratorium) Latief, Andi Hasnandar Fadli; Hasni; Musa, Ratna; Umar, Muh. Haris; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 2 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/7evwha95

Abstract

Naiknya permukaan air merupakan gejala alam dari aliran dimana untuk memperoleh aliran air yang stabil atau tetap, maka air akan mengalir dengan kondisi aliran subkritis. Aliran subkritis tidak akan menimbulkan gerusan pada permukaan saluran. Tujuan percobaan ini untuk menganalisis karakteristik aliran sebelum dan sesudah melewati pintu segiempat dan segitiga, serta perbedaannya akibat bentuk pintu, untuk mengetahui pengaruh bentuk pintu terhadap energi spesifiknya, dan untuk mengetahui hubungan antara loncatan hidraulik dengan ruang olakan. Pengambilan data dilakukan di laboratorium hidraulika dengan 3 variasi debit yaitu 0,0003 m3/dtk, 0,0002 m3/dtk dan 0,0001 m3/dtk serta 2 variasi pintu yaitu segiempat dan segitiga. Percobaan ini dilakukan sebanyak 6 kali. Berdasarkan hasil penelitian Aliran, air yang terjadi dapat mengalami perubahan ketinggian karena adanya bangunan pintu, debit dan sekat. Dimana aliran sebelum melewati pintu adalah aliran subkritis dengan nilai Fr pada pintu segiempat pada debit 0,0003 m3/dtk yaitu 0,0361. Kemudian aliran setelah melalui pintu adalah superkritis dan kembali subkritis setelah loncatan hidraulik dengan nilai Fr yaitu 0,1964. Pada penelitian ini diperoleh bahwa semakin besar debitnya, maka semakin besar bilangan Froudenya. Hal ini dikarenakan debit berbanding lurus terhadap kecepatan sehingga semakin besar debit maka kecepatannya akan semakin besar.
Analisis Ketersediaan Air pada Daerah Irigasi Tabo-Tabo Kabupaten Pangkep Akasy, Andi Haris Munandar; AM., Nur Fadilah; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/zf221j36

Abstract

Kabupaten Pangkep merupakan daerah penghasil tanaman padi di Sulawesi Selatan serta lumbung padi nasional. Pada saat ini mengalami kekurangan air terutama saat musim kemarau. Di lain sisi, kebutuhan air cenderung membludak yang merupakan turunan dari bertambahnya jumlah penduduk, pembangunan yang semakin pesat, aktivitas penggunaan air yang semakin meluas, serta pencemaran air yang semakin mengkhawatirkan. Untuk menyiasati ketidakseimbangan permintaan dan ketersediaan air, dibutuhkan suatu strategi terukur dalam pengaturan suplai air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan kuantitas kebutuhan air serta intensitas pola tanam satu tahun pada Daerah Irigasi Tabo – Tabo Kabupaten Pangkep. Data yang digunakan yaitu perbandingan debit dan curah hujan. Hal ini diperlukan agar dapat dipetakan rasio kebutuhan ketersediaan air baik saat surplus maupun defisit demi pendayagunaan air seoptimal mungkin dan antisipasi bencana. Pola tanam yang tepat menjadi objek dalam penelitian ini yaitu padi-padi palawija dengan kebutuhan air maksimum 2,4 liter/detik/ha. Potensi debit air sungai Pangkep menunjukkan siklus setahun debit yang tertinggi pada bulan Januari I sebesar 26,59 m3/detik dan debit terendah pada bulan September I sebesar 0,39 m3/detik. Dari hasil penelitian, penanaman palawija disarankan untuk dilakukan pada bulan dengan debit air yang kurang sedangkan untuk bulan yang mengalami defisit air, perlu adanya skema penyaluran air secara bergiliran.
Pengaruh Variasi Debit Terhadap Type Kolam Olak Akibat Bentuk Pelimpah Ogee Pada Saluran Terbuka (Uji Laboratorium) Putri, Amaliyah Rezkiyanti; Syamsuddin, Aulya Purwanengsy; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 4 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/64zvhw11

Abstract

Terdapat beberapaa penyebab aliran mengalami loncataan hidrolik salah satunya adalah melakukan pembendungan aliran yang mengakibatkan terjadinya perubahan elevasi bendung. Sehingga dapat mengakibatkan terjadinya terjunan dan perubahan aliran super kritis menjadi sub kritis. Untuk itu, dalam perencanaan bendung terdapat peredam energi berupa kolam olak. Tujuan percobaan ini untuk mengetahui jenis aliran yang terjadi pada bangunan pelimpah ogee 3:2 dan dapat diketahui tipe kolam olak berdasarkan nilai Fr dengan variasi debit dan sekat. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tiga debit yang bervariasi yaitu 0,0020 m3/dtk, 0,0025 m3/dtk dan 0,0030 m3/dtk serta tiga sekat yang bervariasi yaitu 0,05 m, 0,05 m dan 0,075 m. Adapun percobaan yang dilakukan sebanyak 9 kali. Berdasarkan hasil perubahn ketinggian terjadi karena menggunakan bangunan pelimpah, debit dan sekat. Dimana pada debit 0,0030 m3/det dengan sekat 0,050 m terjadi pola aliran subkritis pada daerah hulu kemudian menjadi kritis pada bagian atas pelimpah, setelah itu didaerah transisi mengalami perubahan menjadi aliran superkritis kemudian setelah melewati daerah transisi aliran berangsur-angsur berubah menjadi normal kembali pada bagian hilir. Pada penelitian ini angka Froude tertinggi yaitu 1,2517 dimana pada kondisi ini model ogee 3:2 tidak diperlukan kolam olak.
Studi Operasi Jaringan pada Daerah Irigasi Kabupaten Gowa Asmar, Andi Muh. Taufan; Musa, Ratna; Aminuddin, Muliadi; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 3 No. 1 (2021): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/afrc3y26

Abstract

Jaringan irigasi Daerah Irigasi Kampili Kabupaten Gowa pada saat ini baik tetapi sudah memprihatinkan dan medesak untuk direhabilitasi dikarenakan kondisi bangunan yang sudah sangat rapuh. Petunjuk dan tata cara serta kerangka manual memiliki peran penting dalam terselenggaranya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan serta keberlanjutan sistem irigasi pada kegiatan operasi dan pemeliharaan Daerah Irigasi Kampili Kabupaten Gowa. Pengumpulan data meliputi data dimensi saluran dan bangunan. Pekerjaan penelusuran jaringan irigasi dilakukan untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi kondisi jaringan irigasi, penyusunan rencana operasi dan pemeliharaan. Berdasarkan dari data operasinal alokasi air tahunan sungai Jeneberang diatas diketahui jumlah rata- rata ketersediaan air: 17.591 (m3/dtk) dan kebutuhan air irigasi Kampili: 11.743 (m3/dtk). Dapat disimpulkan bahwa kebutuhan air irigasi Kampili mencukupi di tahun 2020. Pengelolaan sistem irigasi pada objek penelitian telah berjalan dengan efektif dan efisein dimana setiap tahun dilakukan pendataan komponen aset irigasi baik dimensi, kondisi, dan kelancaran fungsi dan juga dilakukan pendataan ketersediaan air dan tingkat keterlayanan setiap wilayah irigasi yang nantinya hasil inventarisasi ini menjadi data dasar untuk menentukan program pemeliharaan aset irigasi D.I. Kampili untuk rentang waktu berikutnya.
Co-Authors Abdul Munir Abidin, Muh. Hasbir Ahmad Zulfikar Akasy, Andi Haris Munandar Ali , Aisyah Madiana Ali, Aisyah Madiana Alimuddin, Dwisya Alika Nur Ramadhani AM., Nur Fadilah Aminuddin, Muliadi Annisa, Humairah Anugrah, Muh. Yadi Ardianto Ashar Asmar, Andi Muh. Taufan Ayu, Maryam Azis, Andi Adillah Firstania Azis, Muhammad Iqram Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Batari, Ummi Humairah Beu, Moh Fahrul Kamal Budianto, Roman Epianingsi, Wa Ode Erwin, Robi Fadhil A.H, Achmad Fadhil, Arsyad Fatmasari, Fifin Firdaus, Muh Adhi Rajha Ahmad Furqaan, Abd Qhary Abid Gecong, Alimin Gunawan, Endri Hamzah , Muhammad Adam Hanafi Ashad Haris, A. Muh. Fadel Hasni Ibrahim, Fajar Yulian Idrus, Yasnawi imam maulana, imam Kadli, Muhammad Ansal Karim, Arifuddin Karim, M Arifuddin Karim, M. Arifuddin Kasim, Ahmar Kinanti, Shindita Lambang Basri Said Latief, Andi Hasnandar Fadli Latif, Andi Amin Mahendra, Muhammad Isra Malik, Ince Muhammad Mahfud Maman Suryaman Maricar, Muh. Husni Maricar, Muhammad Husni Maruddin, Mukti Muh. Ikbar, La Ode. Muhammad Alam, Muhammad MUHAMMAD HARIS Musa, Ratna NINGSIH, SRI WIDIA Pannai, Arifah Zahiyah Putri, Amaliyah Rezkiyanti Rahman, Ferawati Ramadan, Ricky Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Rasyid, St. Kurnia Utami Rizaldy, Achmad Rizikan, Waode Rezki Ummayah Rusmawati Sahdana, Samsaimun Sahitua, Aldi Salmiah, Endi Haskaer Hafid SAR, Mas'ud SAR, Mas’ ud Sarungkit, Ilham Eka Selfiana Senna C., A. M. Ayrton Sulaiman, M Arba Syamsuddin, Aulya Purwanengsy Umar, Muh. Haris Umar, Muhammad Haris Watono Wellang, Fuad Musafir Wellang, Musyafir Yanto, Arif Yuliana, Anny Zaifuddin Zulmhi, Andi Muh Nizar