Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Analisa Angkutan Sedimen di Sungai Tello, Kota Makassar Kadli, Muhammad Ansal; Alam, Muhammad; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; SAR, Mas'ud; Azis, Andi Adillah Firstania
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 1 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/8v1gtm95

Abstract

Proses sedimentasi yang terjadi terus-menerus yang menyebabkan pendangkalan pada badan sungai yang menyebabkan penurunan kapasitas pengaliran sungai. Partikel sedimen yang terbawa oleh arus aliran yang mengakibatkan pendangkalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh debit aliran terhadap angkutan sedimen serta menganalisa besar angkutan sedimen yang terjadi pada aliran sungai Tello.  Metode yang dilakukan pada penelitian ini yakni observasi pengukuran langsung di sungai Tello untuk mendapatkan data-data morfologi sungai dan sampel sedimen pada dasar sungai (bed load). Sampel sedimen selanjutnya diuji pada laboratorium untuk mendapatkan nilai berat jenis butiran sedimen (Gs) serta ukuran diameter sedimen.  Data yang telah diperoleh baik itu dari pengukuran langsung serta data hasil pengujian sampel di laboratorium kemudian di analisis menggunakan rumus empiris Einstein dan Meyer Peter Muller. Berdasarkan hasil perhitungan untuk memperkirakan angkutan sedimen yang terjadi di sungai Tello, Kota Makassar, maka digunakan nilai rata-rata dari dua metode tersebut sebagai dasar untuk memperkirakan angkutan sedimen. Dari hasil analisis diperoleh angkutan sedimen rata-rata untuk metode Einstein sebesar 0,107 kg/det, dan nilai angkutan sedimen rata-rata untuk metode Meyer Peter Muller sebesar kg/det. Semakin besar debit aliran sungai, maka cenderung mengangkut sedimen lebih banyak. Debit aliran yang tinggi mengakibatkan kecepatan aliran meningkat, yang cenderung mengangkut sedimen lebih efisien baik dalam jumlah maupun ukuran sedimennya.
Hubungan Koefisien Rembes dengan Swelling terhadap Variasi Butir Tanah pada Kondisi Padat Ayu, Maryam; Rahman, Ferawati; Karim, M Arifuddin; Mallombasi, Ali; Aminuddin, Muliadi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/rz0am606

Abstract

Air yang mengalir melaului pori pada tanah disebut rembesan terhadap tanah yang ditandai dengan berubahnya volume pori pada tanah, sehingga swelling pun dapat terjadi. Besarnya swelling dipengaruhi oleh ukuran butir dan sifat kohesi pada tanah. Ketika air merembes melalui pori, swelling pun dapat terjadi secara bersamaan meskipun tanah telah dipadatkan dengan pemadatan maksimal. Peristiwa ini menjadi faktor penting pada perencanaan bangunan teknik sipil, terutama pada bangunan air yaitu bendungan, tanggul dan kanal. Ukuran butir pada tanah sangat mempengaruhi besarnya swelling dan rembesan yang terjadi sehingga di buat 4 variasi butiran tanah yaitu 80% halus: 20% kasar, 60% halus : 40% kasar, 40% halus : 60% kasar, dan 20% halus:80% kasar kemudian uji fisis dilakukan sebelum proses pemadatan dengan tekanan maksimum diberikan pada tanah yang akan direndam selama 7 hari untuk melihat swelling yang terjadi. Nilai koefisien rembes dihitung dari beberapa parameter yang diperoleh setelah pengujian swelling. Hasil pengujian dan perhitungan nilai swelling dengan koesisien rembes menunjukkan bahwa semakin banyak butiran kasar pada tanah maka koefisien rembes akan semakin besar dan swelling yang terjadi semakin kecil namun pada tanah dengan variasi 60% halus : 40% kasar, memiliki nilai koefisien rembes lebih kecil dari keempat variasi tanah yang diuji dengan nilai swellingnya lebih rendah sedang tingkat kepadatannya lebih tinggi dari variasi butir tanah 80% halus:20% kasar.
Studi Koefisien Kekasaran Saluran PDAM Antang dengan Menggunakan Persamaan Manning Zulfikar, Ahmad; Suryaman, Maman; Musa, Ratna; Wellang, Musyafir; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/edgave50

Abstract

Saluran PDAM Antang merupakan saluran sekunder dari Daerah Aliran Sungai LekoPancing. Peralihan fungsi tata guna lahan sempadan sungai menjadi kawasan pemukiman disebabkan oleh pesatnya peningkatan jumlah penghuni khususnya di daerah perkotaan. Tranformasi fungsi ini mengurangi kapasitas aliran Sungai yang menjadi pemicu terjadinya banjir. Salah satu formula yang paling populer menjadi acuan dalam mengukur kapasitas aliran untuk saluran terbuka adalah Persamaan Manning. Penelitian ini bertujuan untuk mengkalkulasi nilai koefisien kekasaran saluran pasangan dan saluran tanah PDAM Antang dengan menggunakan persamaan manning. Observasi dilakukan untuk mengukur variable yang berkaitan dengan karakteristik aliran pada saluran meliputi kedalaman air saluran, lebar, kedalaman, dan deskripsi saluran, lebar puncak/ atas sungai, lebar dasar saluran, serta bentuk profil melintang. Dalam penentuan titik observasi digunakan teknik purposive sampling yaitu dengan mempertimbangkan parameter tertentu dalam memilih titik pengamatan. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan persamaan Manning. Nilai koefisien kekasaran saluran PDAM Antang pada bagian penampang saluran pasangan adalah 0,030 dan penampang saluran tanah adalah 0,010. Berdasarkan pengamatan pengukuran menggunakan alat ukur Current Meter dan analisis menggunakan rumus debit aktual diketahui bahwa penampang saluran pasangan mendapatkan nilai debit aktual 1,530 m³/det dan untuk penampang saluran tanah mendapatkan 1,357 m³/det.
Analisis Kelayakan Finansial Angkutan Pariwisata di Kabupaten Gowa Ardianto; Azis, Muhammad Iqram; Badaron, St Fauziah; Mallombasi, Ali; Alkam, Rani Bastari
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/j07zqe05

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor pendapatan yang menjanjikan tiap tahunnya bagi wilayah daerah dengan spot yang menarik terkhusus Gowa yang menjadi daerah penelitian kami. Namun tanpa adanya sarana transportasi, tentunya sektor pariwisata pada suatu wilayah tidak akan menarik bagi kalangan wisatawan.Oleh karenanya untuk mengakomodasi kebutuhan akan transportasi kajian dilakukan dengan menganalisis besar pengeluaran serta pendapatan operasional kendaraan berupa bus pada perusahaan CV. Buttta Karaeng dan CV. Kurnia Travel di daerah Gowa disertai dengan kontribusinya dalam pendapatan asli daerah Gowa serta Kelayakan finansial dari jenis usaha tersebut. Merode yang digunakan berupa analisis kualiatif sebab bacaan data yang begitu variatif, Survey bacaan data dilakukan dengan melakukan wawancara kepada instansi perusahaan terkait terhadap variabel yang diteliti untuk mendapatkan kesimpulan terhadap masalah yang diulas. Hasil yang didapatkan, pada CV Butta Karaeng Biaya operasional pengeluaran Minibus, Bus sedang, dan Bus besar tiap tahunnya berturut- turut sebesar 151.248.250 , 362.244.023 dan 920.448.633. Adapun pada CV. Kurnia Travel Biaya operasional pengeluaran dari Minibus, Bus Sedang dan Bus besar tiap tahunnya berturut- turut sebesar 136.737.904 , 372.970.957 dan 1.047.954.862, pada kedua instansi dapat disimpulkan dari segi investasi layak secara finansial yang di didapatkan dengan menggunakan Net per Value (NPV) dan Benefit Cost Ratio (BCR) secara keseluruhan.
Stabilisasi Tanah Menggunakan Kapur Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR) Budianto, Roman; Furqaan, Abd Qhary Abid; Karim, Arifuddin; Mallombasi, Ali; Maruddin, Mukti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/fptpzt10

Abstract

Tanah merupakan bagian penting dalam suatu pekerjaan konstruksi, dimana tanah merupakan penopang bagi struktur diatasnya. Namun kondisi yang ditemukan dilapangan banyak dijumpai tanah yang kondisi sifat fisisnya tidak memenuhi standar. Sehingga perlu dilakukan perbaikan agar tanah tersebut dapat dipergunakan sebagai bagian dari kontruksi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan kapur terhadap nilai kerapatan dan perubahan nilai California Bearing Ratio (CBR) terhadap pemberian kapur yang memiliki nilai maksimun. Penelitian ini dilakukan dalam dua tahapan yaitu tahapan pertama pengujian fisik dan pengujian secara mekanik dan tahap kedua pengujian dengan menggunakan alat California Bearing Ratio (CBR) dengan metode unsoaked dengan persentase campuran kapur 5%,10%,15% dan 20%. Hasil menunjukkan Nilai kerapatan tanah mengalami peningkatan setelah dilakukan pemberian kapur. Peningkatan nilai kerapatan tertinggi terjadi pada persentase pemberian kapur 10% dengan nilai 1,571 g/cm2 kemudian kembali mengalami penurunan pada persentase 15% dan 20% dengan nilai masing-masing 1,534 g/cm2 dan 1,429 g/cm2. Nilai CBR mengalami peningkatan yang signifikan setelah dilakukan pemberian kapur, yaitu dari tanah natural dengan nilai CBR 3,698% meningkat 5,594% setelah pemberian kapur 10% nilai CBR menjadi 9,292%. Kemudian terjadi penurunan nilai CBR 0,932% pada pemberian kapur 20% nilai CBR menjadi 8,360%.
Pola Operasi Waduk Kalola dalam Pemenuhan Kebutuhan Air Irigadi pada DI Kalola Kabupaten Wajo Alimuddin, Dwisya Alika Nur Ramadhani; Batari, Ummi Humairah; Musa, Ratna; Mallombasi, Ali; Haris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 6 No. 1 (2024): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2024
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/vmqrj473

Abstract

Pola operasi waduk adalah patokan operasional bulanan suatu waduk di mana debit air yang dikeluarkan oleh waduk harus mengikuti ketentuan agar elevasinya terjaga sesuai dengan rancangan. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis besar debit ketersediaan air di Waduk Kalola , menganalisis besar debit kebutuhan air untuk irigasi pada Daerah Irigasi Kalola dan melakukan simulasi menggunakan pola tanam eksisting sehingga didapat pola tanam yang optimal. Dalam pengolahan data dilakukan secara manual dengan bantuan Ms Excel. setelah dilakukan perhitungan dan memasukkan data-data berupa data curah hujan, data klimatologi, dan data debit aliran. Hasil penelitian menjelaskan bahwa, pola operasi waduk kalola dengan simulasi masih banyak kelebihan air sebesar 180,73 juta m3 dibanding dengan kekurangan airnya sebesar 122,59 juta m3. Hasil simulasi berdasarkan pola tanam padi - padi, didapat pola operasi optimal dengan kekurangan air terkecil sebesar 1,30 juta m3.
Penyusunan Database Jalan dan Jembatan Berbasis SIG (Sistem Informasi Geografis) Wilayah Studi Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa Sulaiman, M Arba; Ramadan, Ricky; Mallombasi, Ali; Maricar, Muhammad Husni; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 7 No. 2 (2025): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/m6mct824

Abstract

Pengelolaan infrastruktur jalan dan jembatan yang efektif sangat penting untuk mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun dan menampilkan database jalan dan jembatan berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan meliputi pengumpulan data lapangan menggunakan GPS handheld, handphone, dan roll meter, serta pengolahan data menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8, Global Mapper, dan Google Chrome untuk penyusunan WebGIS. Data yang dikumpulkan mencakup 14 ruas jalan nasional, 79 ruas jalan kabupaten, 13 titik jembatan, dan 134 titik kerusakan yang diklasifikasikan menjadi 29 titik dengan tingkat kerusakan rendah, 58 titik dengan tingkat kerusakan sedang, dan 47 titik dengan tingkat kerusakan tinggi. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan SIG memungkinkan pembuatan database yang informatif dan interaktif, yang berguna untuk manajemen dan pemeliharaan infrastruktur serta dapat memberikan informasi secara aktual. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah database interaktif yang dapat diakses oleh berbagai pihak, khususnya pihak terkait untuk perencanaan dan pengambilan keputusan yang lebih baik terkait infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Studi Alternatif Penanganan Genangan Menggunakan Sistem Drainase Ramah Lingkungan (Ecodrain) dengan Sumur Resapan: Studi Kasus BTN Hamzy Makassar Haris, A. Muh. Fadel; Musa, Ratna; Haris, Muhammad; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 2 No. 1 (2020): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2020
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/v6axpf45

Abstract

Kerugian bagi warga di lingkungan BTN Hamzy Kota Makassar sering terjadi yang disebabkan banyaknya genangan air dari drainase. Maka dari itu dibutuhkan studi yang solutif, efisien, dan berkelanjutan untuk mengevaluasi kapasitas saluran drainase yang tersedia. Salah satu alternatifnya menggunakan sistem drainase ramah lingkungan (Ecodrain) dengan sumur resapan guna mengevaluasi permasalahan kapasitas drainase. Untuk mengetahui kondisi sistem drainase, metode survei lapangan digunakan dan pengumpulan informasi dari institusi terkait dengan menggambarkan kondisi tempat studi di lapangan dituangkan dalam bentuk tabel dan gambaran sketsa. Sebanyak 53 saluran atau 51,45% mampu menampung debit air hujan, sedangkan 50 saluran atau 48,54% sisanya tidak mampu menampung debit air yang masuk menunjukkan beberapa saluran yang sudah tidak layak mengalirkan limpasan permukaan bila terjadi hujan dengan intensitas yang tinggi. Untuk pengananan genangan yang terjadi dapat dilakukan pembuatan sumur resapan yang meresap ke dalam tanah sebesar 18,0802834 m3/s atau 69,75 % sementara debit sumur resapan yang mengalir ke drainase sebesar 7,74621552 m3/s atau 29,89 % sehingga dapat mengurangi genangan yang terjadi di BTN Hamzy Kota Makassar.
Analisa Panjang Loncatan Air Akibat Penggunaan Pintu Sorong Pada Saluran Terbuka Ali, Aisyah Madiana; Ningsih, Sri Widia; Musa, Ratna; Umar, Muhammad Haris; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Januari 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/40wx9728

Abstract

Loncat air merupakan perubahan aliran dari aliran dari aliran superkritis menjadi aliran subkritis hal ini yang menyebabkan terjadinya loncatan air. Dalam saluran terbuka loncatan air dapat diamati pada saat air melewati pintu sorong, loncatan air terjadi akibat pengaruh kecepatan aliran yang mempengaruhi panjang loncatan air. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis karakteristik aliran yang melalui pintu sorong, dan untuk menganalisis pengaruh pintu sorong terhadap panjang loncatan air. Penelitian dilakukan di Laboratorium Hidrolika Universitas Muslim Indonesia, Makassar. Pengukuran kecepatan diukur dengan menggunakan alat current meter dengan satuan m/s. Data yang dikumpulkan meliputi, panjang loncatan air, tinggi loncatan air, tinggi muka air hulu dan hilir, tinggi bukaan pintu, dan besarnya debit air yang masuk. Dari hasil penelitian dipeloreh aliran kritis terjadi di sekitar pintu ke hilir atau sepanjang 0,15 m dari pintu kehilir kemudian berubah menjadi kritis antara 0,15 m – 0,18 m dari pintu kehilir, selanjutnya menjadi sub kritis sampai aliran normal. Hasil analisis menunjukkan bahwa panjang loncatan air dipengaruhi oleh tinggi bukaan pintu, semakin besar bukaan pintu semakin kecil panjang loncatan air yang terjadi, sebaliknya semakin kecil bukaan pintu maka semakin besar panjang loncatan air yang terjadi.
Analisis Parameter Karakteristik Aliran Melalui Pelimpah Segiempat dan Trapesium Pada Saluran Terbuka (Uji Model Laboratorium): Studi Kasus Ruas Jalan A.P Pettarani Makassar Fatmasari, Fifin; Pannai, Arifah Zahiyah; Musa, Ratna; Umar, Muhammad Haris; Mallombasi, Ali
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) April 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/1aqeng35

Abstract

Karakteristik aliran yang melewati pelimpah akan tergantung pada bentuk dan pelimpah itu sendiri. Ketidakjelasan memahami karakteristik aliran dan hubungan antara parameter-parameter karakteristik aliran merupakan permasalahan yang dapat menimbulkan kesalahan dalam perencanaan. Oleh karena itu perlu analisis kembali gambaran karakteristik aliran sebelum, sedang dan sesudah melewati pelimpah. Tujuan penelitian ini yaitu untuk meganalisa karakteristik sebelum dan sesudah melewati pelimpah segiempat dan trapesium, untuk mengetahui pengaruh bentuk pelimpah terhadap energi spesifik, dan untuk mengetahui loncatan hidraulik dengan ruang olakan. Penelitian ini dilakukan pada saluran terbuka menggunakan pelimpah segiempat dan pelimpah trapesium dengan varias debit serta variasi kemiringan. Pada bagian hilir saluran dipasangkan sekat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan antara tinggi muka air dengan debit yang sama untuk pelimpah trapesium lebih tinggi dari pelimpah segi empat. Dilihat dari loncatan air pelimpah trapesium lebih panjang loncatanya dibandingkan pelimpah segiempat. Sedangkan dari segi kedalaman kritisnya pelimpah segiempat lebih rendah dari pada pada pelimpah trapasium. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh perbedaan luas penampang pelimpah. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat diketahui karakteristik aliran dan sebagai referensi dalam perencanaan bangunan-bangunan air pada saluran terbuka.
Co-Authors Abdul Munir Abidin, Muh. Hasbir Ahmad Zulfikar Akasy, Andi Haris Munandar Ali , Aisyah Madiana Ali, Aisyah Madiana Alimuddin, Dwisya Alika Nur Ramadhani AM., Nur Fadilah Aminuddin, Muliadi Annisa, Humairah Anugrah, Muh. Yadi Ardianto Ashar Asmar, Andi Muh. Taufan Ayu, Maryam Azis, Andi Adillah Firstania Azis, Muhammad Iqram Badaron, St Fauziah Badaron, St. Fauziah Batari, Ummi Humairah Beu, Moh Fahrul Kamal Budianto, Roman Epianingsi, Wa Ode Erwin, Robi Fadhil A.H, Achmad Fadhil, Arsyad Fatmasari, Fifin Firdaus, Muh Adhi Rajha Ahmad Furqaan, Abd Qhary Abid Gecong, Alimin Gunawan, Endri Hamzah , Muhammad Adam Hanafi Ashad Haris, A. Muh. Fadel Hasni Ibrahim, Fajar Yulian Idrus, Yasnawi imam maulana, imam Kadli, Muhammad Ansal Karim, Arifuddin Karim, M Arifuddin Karim, M. Arifuddin Kasim, Ahmar Kinanti, Shindita Lambang Basri Said Latief, Andi Hasnandar Fadli Latif, Andi Amin Mahendra, Muhammad Isra Malik, Ince Muhammad Mahfud Maman Suryaman Maricar, Muh. Husni Maricar, Muhammad Husni Maruddin, Mukti Muh. Ikbar, La Ode. Muhammad Alam, Muhammad MUHAMMAD HARIS Musa, Ratna NINGSIH, SRI WIDIA Pannai, Arifah Zahiyah Putri, Amaliyah Rezkiyanti Rahman, Ferawati Ramadan, Ricky Rani Bastari Alkam, Rani Bastari Rasyid, St. Kurnia Utami Rizaldy, Achmad Rizikan, Waode Rezki Ummayah Rusmawati Sahdana, Samsaimun Sahitua, Aldi Salmiah, Endi Haskaer Hafid SAR, Mas'ud SAR, Mas’ ud Sarungkit, Ilham Eka Selfiana Senna C., A. M. Ayrton Sulaiman, M Arba Syamsuddin, Aulya Purwanengsy Umar, Muh. Haris Umar, Muhammad Haris Watono Wellang, Fuad Musafir Wellang, Musyafir Yanto, Arif Yuliana, Anny Zaifuddin Zulmhi, Andi Muh Nizar