Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pengaruh Strategi Flow Proof pada Perkuliahan Struktur Aljabar terhadap Kemampuan Mahasiswa dalam Menganalisis Pembuktian Scristia Scristia; M Yusup; Cecil Hiltrimartin
Jurnal Gantang Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Gantang Maret Tahun 2021
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (654.545 KB) | DOI: 10.31629/jg.v6i1.2782

Abstract

Struktur Aljabar mempelajari gabungan satu atau lebih himpunan dengan satu atau lebih operasi biner yang memenuhi kumpulan aksioma. Calon guru semester lima yang menjadi subjek dalam penelitian ini harus memiliki definisi dan aksioma untuk melakukan proses analisis pendahuluan terhadap teorema-teorema untuk dibuktikan. Kesulitan mahasiswa dalam menyusun bukti pada materi Struktur Aljabar adalah menelaah pembuktian, dan melihat hubungan antara definisi dan teorema yang ada. Solusi yang diberikan berdasarkan karakteristik masalah dalam struktur aljabar adalah dengan menggunakan strategi flow proof dalam penyusunan analisis pendahuluan. Dengan menggunakan desain Quasy Experiment type One group pretest-postest design, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi flow proof terhadap kemampuan analisis pendahuluan mahasiswa calon guru.
The Eighth Graders' Higher Order Thinking Skills in Solving Numeracy Problems-Based Minimum Competency Assessment Meryansumayeka Meryansumayeka; Muhammad Yusuf; Scristia Scristia; Kamaliyah Kamaliyah
Jurnal Gantang Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (761.676 KB) | DOI: 10.31629/jg.v7i1.4470

Abstract

The Indonesian government makes efforts to improve students' higher-order thinking skills by implementing a Minimum Competency Assessment or Assessment Kompetensi Minimum (AKM) as a substitute for the National Examination. With the implementation of the AKM, it is necessary to find out how students can solve these questions. This research analyzed students' higher-order thinking skills in solving AKM-type math problems. The research method used is descriptive qualitative research consisting of 3 stages: the preparation stage, the implementation stage, and the data analysis stage. The research was conducted in the odd semester of the 2020/2021 academic year with the research subjects of eleven 8th grade students of SMP IT Raudhatul Ulum Sakatiga, South Sumatra, and SMPN 11 Banjarbaru, South Kalimantan. Data collection techniques used are tests, documentation, observation, and interviews. The data were analyzed qualitatively. The results showed that students with high abilities could solve several questions that required analytical power but were still weak in solving questions that required evaluation. Other students still need to improve their analytical and evaluation skills.
Pendampingan Penulisan Artikel pada Jurnal Nasional bagi Guru Matematika: dari Laporan PTK menuju Manuskrip Ely Susanti; Nyimas Aisyah; Cecil Hiltrimartin; Yusuf Hartono; Somakim Somakim; Meryansumayeka Meryansumayeka; Scristia Scristia; Jeri Araiku; Weni Dwi Pratiwi; Elika Kurniadi; Nety Wahyu Saputri
Jurnal Anugerah Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (818.313 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v2i2.2714

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendapingi guru dalam menulis artikel ilmiah berdasarkan penelitian tindakan kelas (PTK) yang mereka lakukan. Peserta yang mendaftar dalam kegiatan ini adalah sebanyak 68 guru matematika SMP dan SMA dari target 40 orang yang tersebar di seluruh Indonesia. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring melalui tiga sesi synchronous dan dua kegiatan asynchronous. Pada sesi synchronous dilakukan pelatihan mengenai PTK, tata cara penulisan artikel ilmiah hasil PTK, dan demonstrasi dalam mengunggah artikel ilmiah pada jurnal nasional. Sesi asynchronous dilakukan sebagai wadah pendampingan peserta selama mereka mengerjakan tugas berupa penelitian dan menuliskan artikel ilmiah. Dari hasil pendampingan, diperoleh 7 artikel ilmiah yang dibuat oleh guru dan diuanggah ke salah satu jurnal nasional. Tanggapan peserta masuk ke dalam kategori sangat baik. Hasil refleksi menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap PTK mereka masih perlu ditingkatkan terutama dalam hal menganalisis hasil PTK dan inisiatif dalam melaksanakan PTK. Guru harus memakanai bahwa PTK harus dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam hal kepengurusan kenaikan pangkat.
Pelatihan Pengoperasian Canvas Instructure sebagai Learning Management System beserta Potensinya Ely Susanti; Weni Dwi Pratiwi; Scristia Scristia; Jeri Araiku
Jurnal Anugerah Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.313 KB) | DOI: 10.31629/anugerah.v4i1.3918

Abstract

Tujuan dari kegiatan Pengabdian pada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk melatih guru matematika dalam pengoperasian Canvas Instructure sebagai alternatif Learning Management System (LMS) dalam pembelajaran di kelas, mengetahui respon guru peserta terhadap pelatihan, dan menjelaskan potensi yang dimiliki oleh Canvas Instructure selain dalam pengelolaan kelas. Model pelaksanaan kegiatan PPM ini adalah model pendampingan untuk meningkatkan profesionalisme guru dalam mempersiapkan kegiatan belajar mengajar melalui pendekatan hybrid (synchronous dan asynchronous) yang dibagi dalam 4 tahap, yaitu sesi pelatihan, tahap pendampingan pembuatan LMS, review hasil kerja peserta dan tahap evaluasi hasil kegiatan. Dari 72 peserta pelatihan, diperoleh 23 produk berupa LMS berbasis Canvas Instructure. Berdasarkan respon peserta, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini sangat baik. Canvas Instructure juga dinilai memiliki potensi untuk menjadi platform kegiatan lomba daring dan alat bantu analisis hasil penelitian melalui fitur Quizzes. Kendala sinyal dan ketidakbiasaan guru dalam memanfaatkan LMS ini dapat menjadi perhatian untuk dilakukan pendampingan secara berkelanjutan, terutama dalam mengeksplorasi fitur lain.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN TRIGONOMETRI BERBASIS HIGHER ORDER THINKING SKILLS Hani Kurniati Permata; Meryansumayeka Meryansumayeka; Scristia Scristia; M. Yusuf
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (595.578 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i3.5379

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis merupakan suatu nilai orisinalitas dan keunikan cara penyampaian siswa atau penyelesaian dalam memecahkan suatu permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa SMK pada materi trigonometri dalam pembelajaran berbasis HOTS dengan indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), dan kebaruan (originality). Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas XI TKJ 4 di SMKN 2 Palembang tahun ajaran 2021-2022. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, tes berupa 3 butir soal HOTS uraian materi trigonometri untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis siswa, dan wawancara. Berdasarkan hasil dari observasi, kemampuan berpikir kreatif matematis dapat terlihat pada sebagian besar siswa dan pada LKPD di pelaksanaan pembelajaran tampak siswa cukup tertarik pada materi trigonometri dengan pembelajaran berbasis HOTS. Berdasarkan hasil tes, kelas XI TKJ 4 pada indikator kelancaran yaitu rata-rata skor 2,74 atau 68,52% termasuk dalam kategori tinggi. Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada indikator keluwesan (flexibility) dengan rata-rata skor 2,33 atau 58,33% termasuk dalam kategori sedang. Lalu kemampuan berpikir kreatif matematis siswa pada indikator berpikir kebaruan (originality) dengan rata-rata skor 1,59 atau 39,81% termasuk dalam kategori rendah.Mathematical creative thinking ability is a value of originality and uniqueness in the way students deliver or solve a mathematical problem. This study aims to describe the mathematical creative thinking skills of SMK students on trigonometry in HOTS-based learning with indicators of creative thinking abilities, namely fluency, flexibility, and originality. The subjects in this study were students of class XI TKJ 4 at SMKN 2 Palembang in the academic year 2021-2022. The data collection technique in this study used observation, a test in the form of 2 HOTS questions, a description of trigonometry material to measure students' mathematical creative thinking skills, and interviews. Based on the results of observations, the ability to think creatively mathematically can be seen in most students and in the LKPD in the implementation of learning, it appears that students are quite interested in trigonometry material with HOTS-based learning. Based on the test results, class XI TKJ 4 on the indicator of fluency, which is an average score of 2.74 or 68.52%, is included in the high category. Then the flexibility indicator with an average score of 2.33 or 58.33% is in the medium category. Meanwhile, the novelty indicator with an average score of 1.59 or 39,81% is in the low category.
STUDENTS’ ERRORS IN SOLVING REASONING-BASED CONGRUENCE PROOF PROBLEMS Scristia Scristia; Siti Aisyah; Meryansumayeka Meryansumayeka; Erna Retna Safitri; Haris Kurniawan
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 11, No 4 (2022)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1061.413 KB) | DOI: 10.24127/ajpm.v11i4.5825

Abstract

This study aims to describe the difficulties faced by students in solving reasoning problems in the form of proving the triangle congruence. This type of research is descriptive qualitative. The research subjects were 25 students of grades IX in one of the junior high schools in Palembang in the odd semester of the 2021/2022 academic year. Data were obtained from tests conducted in November 2021. The results showed that the errors encountered by students when solving the question of proof of cooperation are: not knowing the symbols in mathematics, failing to grasp the meaning of the problem, weak knowledge of mathematical concepts and principles, being careless, and not being meticulous.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan yang dihadapi siswa dalam menyelesaikan masalah penalaran berupa pembuktian kesebangunan segitiga. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 25 siswa kelas IX di salah satu SMP di Palembang pada semester gasal tahun pelajaran 2021/2022. Data diperoleh dari tes tertulis yang dilakukan pada bulan November 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa  kesalahan yang dilakukan siswa pada saat menyelesaikan soal pembuktian disebabkan antara lain; kesalahan menulis simbol-simbol matematika, kesalahan konsep berupa kesalahan menangkap makna soal, kesalahan prinsip matematika, dan tidak teliti.
Pengembangan Keterampilan Guru Matematika Kota Pagaralam dalam Mendesain Bahan Ajar Menggunakan Geogebra Berbasis Android untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Hapizah Hapizah; Indaryanti Indaryanti; Ely Susanti; Jeri Araiku; Scristia Scristia; Novita Sari; Zuli Nuraeni
Jurnal Anugerah Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v4i2.5158

Abstract

Pemanfaatan android dalam pembelajaran matematika sudah selayaknya dilakukan karena siswa telah terbiasa menggunakan smartphone namun pemanfaatannya untuk belajar masih kurang. Berdasarkan permintaan kelompok guru Matematika Kota Pagaralam untuk dilakukan pendampingan dalam membuat bahan ajar berbasis android, serta keunggulan dari aplikasi Geogebra, maka tujuan dari kegiatan Pendampingan Pada Masyarakat (PPM) ini adalah untuk mendampingi guru mengembangkan bahan ajar berbasis android menggunakan Geogebra, melihat respon guru peserta terhadap pendampingan, serta melihat peningkatan hasil belajar siswa dari salah satu guru peserta setelah belajar menggunakan Geogebra android. Metode yang digunakan dalam PPM ini adalah ceramah, pembagian bahan, dan demonstrasi. Analisis keberhasilan kegiatan dilakukan dengan melihat ketercapaian seluruh rencana kegiatan, nilai rerata respon peserta minimal baik, dan peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan uji bertanda Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh rencana kegiatan terlaksana dengan baik, di mana Tim PPM berhasil mendapatkan 12 bahan ajar berbasis android dari guru peserta. Respon peserta terhadap kegiatan pelatihan tergolong baik dan sangat baik pada semua indikator. Hasil uji Wilcoxon , yang berarti hasil belajar siswa tidak berbeda secara signifikan pada taraf 5% setelah pemanfaatan android dalam pembelajaran. Namun, berdasarkan analisis deskriptif berupa ukuran pemusatan, hasil belajar siswa meningkat dari sebelumnya. Oleh sebab itu, disarankan agar guru secara konsisten menggunakan memanfaatkan teknologi berupa android dalam pembelajaran matematika, dan terus memperbaiki cara penerapan pembelajaran berbantuan teknologi di kelas.
Kemampuan Pembuktian Matematika Siswa Sma Pada Materi Trigonometri Menggunakan Pembelajaran Berbasis Bukti Berbantuan Software Geogebra Aprilianty, Dhea Riski; Meryansumayeka, Meryansumayeka; Scristia, Scristia; Yusuf, Muhammad
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 8 No 2 (2024): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v8i2.11095

Abstract

NCTM revealed that one of the five process standards that learners must have is reasoning and evidence. One of the mathematical topics that is loaded with mathematical proof is trigonometry. Given the enormous contribution of computers to mathematics lessons, one of the media that can be used in this material is the geogebra media system. The purpose of the study was to describe the ability of high school students to prove mathematics of trigonometric material using evidence-based learning assisted by geogebra software. The subject of his research was a grade XI student of SMA Srijaya Negara Palembang. This type of research is descriptive with qualitative methods using research instruments including written tests and interviews. The results of research that have been conducted show that students' mathematical proof ability is classified as medium category. Students have raised indicators of mathematical proof ability including identifying data with a percentage of 77.5%, stating the relationship between data with conclusions with a percentage of 87.5%, using premises, definitions, or theorems with a percentage of 56.67%, and constructing proofs using geogebra software with a percentage of 30%.
Kemampuan Komunikasi Peserta Didik Kelas VIII dalam Pembelajaran Berbasis Masalah Materi Persamaan Garis Lurus Menggunakan Soal AKM Numerasi Vijjani, Chindy Octa; Meryansumayeka; Yusuf, Muhammad; Scristia, Scristia
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 8 No 2 (2024): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v8i2.11253

Abstract

This research aims to analyze the communication skills of class VIII students in problem-based learning on even number equations using AKM Counting questions at SMPN 53 Palembang. The subjects of this research were class VIII students with high, medium and low levels of mathematics learning ability. This research uses a qualitative descriptive research type. Data was collected through written tests and deepened further through interviews. In general, the findings of this research indicate that the communication skills of Class VIII students at SMPN 53 Palembang are still relatively low. This is based on the results of tests carried out on 62 students who were research subjects, of which 21 students were in the good category, 6 students were in the medium category, and 35 students were in the good category, people in the lower category. Students in the good category have shown indicators of communication skills, students in the medium category have not shown indicators of communication skills, while students in the low category have not shown indicators of communication skills
Pendampingan Musyarawah Guru Mata Pelajaran (MGMP) matematika dalam merancang LKPD berbasis pemecahan masalah Hartono, Yusuf; Pratiwi, Weni Dwi; Scristia, Scristia; Yukans, Septy Sari; Utari, Rahma Siska; Azka, Dea Alvionita
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6422

Abstract

Pemecahan masalah matematika merupakan satu kemampuan yang harus dimiliki peserta didik untuk menyelesaikan soal-soal level Higher Order Thinking Skill (HOTS). Rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika peserta didik di Indonesia disebabkan salah satunya karena peserta didik belum terbiasa menyelesaikan soal-soal pemecahan masalah. Selain itu, dalam buku cetak, referensi, atau LKPD yang digunakan peserta didik belum berbasis pemecahan masalah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pendampingan yang bertujuan untuk mendukung Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Matematika dalam merancang LKPD berbasis pemecahan masalah yang dapat digunakan peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan di SMKN 1 Kayuagung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatra Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 23 Sekolah Menengah Atas dan sederajat dari Kabupaten Ogan Komering Ilir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Kegiatan pendampingan ini dilakukan dengan tiga tahapan yakni, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil kegiatan pendampingan MGMP Matematika dalam merancang LKPD berbasis pemecahan masalah menunjukkan ketercapaian kegiatan sebesar 86,67%. Di mana indikator ketercapaian pelatihan tertinggi terletak pada materi PkM yang diberikan dalam bentuk kegiatan pendampingan MGMP Matematika dalam merancang LKPD berbasis pemecahan masalah telah sesuai dengan kebutuhan peserta. Kegiatan PkM ini menghasilkan LKPD berbasis pemecahan masalah yang dapat digunakan untuk pembelajaran bagi peserta didik.