Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PEMANFAATAN VIDEOSCRIBE OLEH GURU PAI: PERSPEKTIF DAN TANTANGAN DALAM PENGAJARAN DI SMK NEGERI 1 EMPAT LAWANG Abdiyantoro, Restu; Diana Sari, Novita; Kristina, Epa; Rahmi Nasution, Aida
Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol 10 No 01 (2025): Al-Hasanah : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : STAI Pelabuhan Ratu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to find out the utilisation of Sparkol VideoScribe by Islamic Education (PAI) teachers at SMK Negeri 1 Empat Lawang in improving student engagement in learning. The background of this research focuses on technological advances that can support the teaching and learning process, where VideoScribe as an innovative tool allows the creation of interactive and visually appealing content. The method used is a qualitative descriptive approach, with data collection through interviews with PAI teachers and analysis of related literature. The results showed that VideoScribe successfully captured students' attention, especially for those with visual learning preferences, despite challenges such as limited projector availability and unstable internet connectivity. The conclusion of this study confirms that while VideoScribe offers great potential to enhance religious education, it is important to address infrastructure and engagement issues for all students to utilise this technological advancement in their learning experience. The implications of this study indicate the need for further support for the integration of technology in education.
The Role of Fiqh Teachers in Implementing Project-Based Learning Within the Merdeka Curriculum at Madrasah Tsanawiyah Tiara, Meza; Marinda, Aflia Bela; Wanto, Deri; Idris, Muhammad; Kristina, Epa
INCARE, International Journal of Educational Resources Vol. 6 No. 1 (2025): June 2025
Publisher : FKDP (Forum Komunikasi Dosen Peneliti)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59689/incare.v6i1.1187

Abstract

This study examines the role of Fiqh teachers in the implementation of Project-Based Learning (PjBL) within the context of the Merdeka Curriculum at MTs N 1 Lebong. This curriculum aims to improve the quality of education by integrating character education and the development of student competencies. The objective of this study is to analyze the teacher's role in designing, implementing, and evaluating PjBL, as well as the challenges encountered during the process. The methods used include in-depth interviews with teachers, classroom observations, and analysis of students' project documentation. The findings indicate that the teacher's role is crucial in guiding students to understand Fiqh material through contextual projects, although they face challenges such as limited facilities and the readiness of both students and teachers. In addition, this study highlights the importance of teacher training to enhance the effective implementation of PjBL in Fiqh subjects.
Konsep Dasar Kurikulum Pai Aulia, Fairus; Wanto, Deri; Idris, Muhammad; Kristina, Epa
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 7 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i7.2732

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) has a strategic position in the national education system because it plays a role in shaping the character and spirituality of students. The curriculum as an important tool in education must be designed systematically and sustainably in order to be able to answer the challenges of the times. This study aims to examine the basic concepts of the PAI curriculum, including the definition, roles and functions, components, and position of the curriculum in education. The method used is a literature study of relevant references. The results of the study show that the PAI curriculum not only functions as a tool for transmitting Islamic values, but also as an instrument for developing students' potential in the spiritual, intellectual, and social dimensions. The PAI curriculum not only functions as a tool for transmitting Islamic values, but also as an instrument for developing students' potential in spiritual, intellectual, and social dimensions. This curriculum has a structure consisting of interrelated objectives, materials, strategies, and evaluation components and forms a complete education system. The PAI curriculum also acts as a bridge between the noble values of Islam and the context of students' lives that continue to develop, so innovation and adaptation are needed in its design so that it remains relevant and applicable in the modern era.
Hambatan dan Solusi Guru PAI dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif di Sekolah Menengah Atas : Studi Kasus SMAN 2 RL Wiranata, Erik; Setiawan, Jamil; Aulia, Fairus; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1059

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan-hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran inovatif, serta mengidentifikasi solusi dan peran sekolah dalam mendukung proses tersebut di Sekolah Menengah Atas. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI, kepala sekolah, dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama dalam pengembangan media pembelajaran inovatif, yaitu keterbatasan kemampuan teknologi, kurangnya kreativitas, minimnya fasilitas pendukung, serta beban administrasi yang tinggi. Meskipun demikian, guru berupaya mengatasinya dengan memanfaatkan media sederhana berbasis digital seperti Canva dan PowerPoint, mengikuti pelatihan daring, serta berkolaborasi melalui kelompok kerja guru (MGMP). Peran sekolah sangat berpengaruh dalam menciptakan lingkungan yang mendukung inovasi, melalui penyediaan fasilitas, pelatihan, serta apresiasi terhadap guru yang berinovasi.
Hambatan Pengembangan Media Pembelajaran PAI Berbasis Buku Teks (Studi Kasus di MIN 4 Rejang Lebong) Irama, Debi Irama; Dewanti, Asri Hajar; Marinda, Aflia Bela; Kristina, Epa; Nasution, Aida Rahmi
Jurnal Literasiologi Vol 14 No 3 (2025): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v14i3.1063

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hambatan yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis buku teks di MIN 4 Rejang Lebong, serta menganalisis faktor penyebab hambatan, upaya guru dalam mengatasinya, dan bentuk dukungan madrasah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menghadapi beberapa hambatan utama, antara lain keterbatasan waktu, minimnya kemampuan teknis dalam memodifikasi buku teks menjadi media yang menarik, serta rendahnya ketersediaan media pembelajaran di madrasah. Faktor penyebab hambatan meliputi kurangnya pelatihan, tingginya beban administrasi, keterbatasan fasilitas, dan dukungan sarana yang belum optimal. Meskipun demikian, guru melakukan sejumlah upaya seperti memanfaatkan media sederhana, menggunakan sumber belajar digital, serta berkolaborasi melalui MGMP. Dukungan madrasah berupa penyediaan fasilitas dasar dan akses pelatihan turut membantu, meskipun masih perlu ditingkatkan agar pengembangan media pembelajaran dapat berjalan secara lebih efektif. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas madrasah untuk memperkuat pengembangan media pembelajaran PAI berbasis buku teks.
Pengaruh Transformasi Kurikulum Terhadap Kompetensi Mahasiswa Melalui Keterlibatan Belajar: Analisis Sem-PLS Pada Program Studi PAI Ceshelya Astra; Aniska Septi Sabena; Deri Wanto; Muhammad Idris; Epa Kristina
Al-Mau'izhoh: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 8 No. 1 (2026): Edisi Juni 2026 in Press
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/am.v8i1.18087

Abstract

The study aims to analyze the impact of curriculum transformation on student competence thru learning engagement as a mediating variable in the Islamic Religious Education Study Program (PAI). The approach used is quantitative with an explanatory design. Data were collected thru a Likert scale-based questionnaire distributed to students who had participated in learning with the transformed curriculum. Data analysis was conducted using Partial Least Squares-based Structural Equation Modeling (SEM-PLS) to test the relationships between variables and mediation effects. The research results show that curriculum transformation has a positive effect on student learning engagement and competence. Learning engagement has also been proven to have a positive impact on student competence. Additionally, learning engagement acts as a mediating variable that strengthens the influence of curriculum transformation on student competence. These findings indicate that the effectiveness of curriculum transformation is not only determined by changes in the curriculum structure but also by the level of student engagement in the learning process. Thus, the improvement of student competencies can be optimally achieved thru an adaptive curriculum and learning that encourages active student engagement.
Strategi Guru PAI Dalam Mengintegrasikan Nilai Abstrak Pada Kurikulum Merdeka Di MTS Ittihaadul Ulum Lubuk Linggau Johan Effendi; Salsabila; Sefrida; Deri Wanto; Muhammad Idris; Epa Kristina
Edification Journal : Pendidikan Agama Islam Vol. 9 No. 1 (2026): Article In Press
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37092/ej.v9i1.1563

Abstract

This study aims to analyze the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in integrating abstract values within the Merdeka Curriculum at MTs Ittihaadul Ulum Lubuklinggau. Abstract values such as sincerity, patience, trust in God, responsibility, and gratitude are essential in shaping students’ character but are often difficult to understand when delivered only theoretically. This research employs a qualitative approach with a case study design. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using qualitative data analysis techniques. The findings reveal that teachers implement several strategies, including project-based learning, differentiated instruction, interdisciplinary integration, digital technology utilization, and student reflection. Project-based activities such as social service and environmental projects effectively help students internalize abstract values through real-life experiences. However, challenges remain, particularly students’ difficulty in understanding abstract concepts and limited digital facilities. These challenges are addressed through contextual teaching approaches and creative use of simple learning media. The study implies that integrating abstract values into PAI learning strengthens students’ Islamic character and enhances the relevance of education in the modern era. These strategies can be adopted and further developed in other Islamic educational institutions.
Implementasi Kurikulum Humanistik dan Rekonstruksi Sosial dalam Membangun Kompetensi Abad 21 Peserta Didik di SMAN 3 rejang Lebong Sasi Hanila; M. Azimmullah Ilyas; Epa Kristina; Muhammad Idris; Deri Wanto
Jurnal Literasiologi Vol 15 No 1 (2026): Jurnal Literasiologi
Publisher : Yayasan Literasi Kita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47783/literasiologi.v15i1.1132

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kurikulum humanistik dan rekonstruksi sosial dalam membangun kompetensi abad 21 peserta didik di SMAN 3 Rejang Lebong. Penelitian dilatarbelakangi oleh tuntutan pendidikan abad 21 yang menekankan pengembangan keterampilan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas peserta didik, sementara proses pembelajaran di sekolah masih cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum humanistik dilakukan melalui pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, sedangkan pendekatan rekonstruksi sosial diterapkan melalui diskusi, kerja kelompok, dan pembelajaran kontekstual berbasis masalah sosial. Implementasi kedua pendekatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pengembangan kompetensi abad 21 peserta didik, terutama dalam kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan fasilitas, kesiapan guru, dan rendahnya kemandirian belajar sebagian peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kurikulum humanistik dan rekonstruksi sosial dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam mendukung pengembangan kompetensi abad 21 di sekolah menengah.
Implementasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Dalam Pembelajaran di SMP IT Al-Husna Lebong Epa Kristina; Rana Meiyanda; Mutiara Mahardika; Muhammad Idris; Deri Wanto
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1673

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMP IT AL-Husna Lebong. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Kurikulum Merdeka dalam menciptakan pembelajaran yang fleksibel, berpusat pada peserta didik, serta mampu memperkuat karakter religius siswa di tengah tantangan pendidikan abad ke-21. Urgensi penelitian ini terletak pada masih terbatasnya kajian mengenai implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran PAI di sekolah Islam terpadu, khususnya yang mengkaji aspek perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran secara komprehensif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap guru PAI dan peserta didik, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi, perangkat pembelajaran, dan arsip sekolah. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran yang kontekstual dan interaktif. Penerapan kurikulum ini mampu meningkatkan partisipasi belajar dan penguatan karakter religius siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan pemahaman guru dan kurangnya pelatihan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kompetensi guru dan dukungan sekolah agar implementasi Kurikulum Merdeka dapat berjalan optimal.
The Development of Multicultural-Based Islamic Religious Education Materials in Al-Qur’an and Hadith Learning to Enhance Religious Moderation Yeti Herliza; Asmara Yumarni; Khairul Anwar; Epa Kristina; Teti Marlina
Journal of Social Work and Science Education Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Social Work and Science Education
Publisher : Yayasan Sembilan Pemuda Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52690/jswse.v7i1.1307

Abstract

This study aims to produce multicultural-based teaching materials for the Qur’an and Hadith subject in Grade XII Madrasah Aliyah (MA) that are both feasible and effective in enhancing religious moderation. The research employed the Research and Development (R&D) method based on the Borg and Gall model. The study was conducted in five public and private Madrasah Aliyah in Bengkulu City, namely MAN 1, MAN 2, MAS Darussalam, MAS Pancasila, and MAS Ja-Alhaq. The product was systematically designed to include ten core chapters that integrate the teachings of the Qur’an and Hadith with multicultural values, the principles of Islamic moderation, and noble character as the essence of Islamic education. The findings revealed that the student book achieved a very high level of validity based on expert evaluations in content, language, and design, with an average score of 88.72% (categorized as very valid). Furthermore, student responses in both limited and large-scale trials indicated a practicality level of 90.08% (categorized as very practical), confirming that this book is feasible for use as a primary resource in Qur’an and Hadith learning. The presence of this product is expected not only to enrich teaching materials in madrasahs but also to contribute significantly to strengthening religious moderation and fostering a Muslim generation that is characterized, tolerant, and broad-minded.