Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pembinaan Etika Berpakaian di Era Tabarruj: Strategi Pedagogis Guru PAI di SMPN 4 Lambu Uswatun Hasanah; Ahmad Yani; Muslimin Muslimin; Nurlaila Nurlaila
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 1 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i1.675

Abstract

Fenomena tabarruj, yakni kecenderungan siswa menampilkan diri secara berlebihan, menjadi tantangan nyata bagi pembentukan etika berpenampilan di lingkungan SMPN 4 Lambu. Penelitian ini bertujuan menelisik peran guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membina kesadaran etis dan religius siswa terkait penampilan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan informan utama yang terdiri dari 3 guru PAI, 15 siswa, dan 2 pengelola sekolah. Data primer dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder bersumber dari literatur, kebijakan sekolah, dan kurikulum PAI. Analisis dilakukan secara deskriptif-kualitatif melalui tahap reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa guru PAI memegang peran strategis dalam membangun etika berpakaian siswa melalui bimbingan moral, sosialisasi norma, dan refleksi diri. Efektivitasnya dipengaruhi oleh interaksi sosial dan pengaruh media. Kesimpulannya, pembinaan guru PAI mampu menumbuhkan kesadaran religius dan etis terhadap tabarruj, dengan rekomendasi penguatan sinergi antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial untuk hasil yang lebih berkelanjutan. Kontribusi utama penelitian ini adalah penekanan pada pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi dalam membentuk etika berpakaian di sekolah menengah, serta memberikan wawasan baru dalam kajian pendidikan Islam di tingkat SMP.
Filsafat Pendidikan Islam berbasis Nilai-nilai Pesantren: (Studi tentang Pengembangan Karakter Religius) Suratman; Muhammad Andi; Iyayu Amalia; Ruslan; Muslimin
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.5707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi filosofis nilai-nilai pesantren dalam perspektif filsafat pendidikan Islam, mengidentifikasi relevansi nilai-nilai inti pesantren dalam penguatan karakter religius, serta merumuskan model konseptual integrasinya dalam konteks pendidikan kontemporer. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka melalui analisis konseptual terhadap berbagai literatur yang berkaitan dengan filsafat pendidikan Islam dan tradisi pesantren. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren memiliki landasan filosofis yang kokoh, baik secara ontologis, epistemologis, maupun aksiologis, sehingga mampu menjadi fondasi dalam pembentukan karakter religius peserta didik. Nilai-nilai utama seperti keikhlasan, kemandirian, kedisiplinan, ta’dzim, dan kesederhanaan memiliki relevansi yang tinggi serta adaptif terhadap dinamika dan tantangan pendidikan modern. Integrasi nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui model konseptual yang sistematis dan aplikatif, meliputi penguatan kurikulum berbasis nilai, pembiasaan budaya sekolah, serta keteladanan pendidik sebagai figur sentral dalam proses internalisasi nilai. Dengan demikian, nilai-nilai pesantren memiliki potensi strategis sebagai basis pengembangan karakter religius dalam sistem pendidikan kontemporer
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA WORDWALL TERHADAP PENGUASAAN KOSAKATA BAHASA ARAB SISWA KELAS V DI SD AMALIAH CIAWI Aeni Mauliawati Nurisman; Agung Muttaqien; Didin Syamsudin; Muslimin Muslimin
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2024): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v8i2.3399

Abstract

Keterampilan berbahasa seseorang dipengaruhi oleh jumlah dan mutu kosakata yang dikuasai. Kesulitan siswa dalam mengingat kosakata bahasa Arab dan kurangnya motivasi disebabkan oleh kurangnya media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, peneliti tertarik untuk menguji efektivitas penggunaan media Wordwall dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa kelas V di SD Amaliah Ciawi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai apakah penggunaan media Wordwall efektif atau tidak dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab pada siswa kelas V di SD Amaliah Ciawi. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan quasi eksperimen dengan desain Non-Equivalent Pretest-Posttest Control Group Design, yang melibatkan kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Hasil uji t-test menunjukkan hasil signifikan sebesar 0,000, lebih kecil dari 0,05, menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran Wordwall efektif dalam meningkatkan penguasaan kosakata bahasa Arab siswa kelas V di SD Amaliah Ciawi.
PEMBELAJARAN BAHASA ARAB BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL BIMA PADA MAHASISWA PBA UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH BIMA Sri Wahyuningsih; Muslimin Muslimin
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 9 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-afidah.v9i1.4135

Abstract

Pembelajaran bahasa Arab berbasis budaya lokal, merupakan pengalaman belajar yang mengintegrasikan budaya lokal bagian dari proses pembelajaran. Judul penelitian ini yaitu pembelajaran bahasa Arab berbasis budaya lokal Bima pada mahasiswa PBA di universitas Muhammadiyah Bima. Metode penelitian jenis kualitatif, dengan teknik pengumpulan data secara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu; 1) Metode Gramatika-Terjemah digunakan pada materi tema Rimpu, Uma Lengge dan Ngaha aina ngoho. 2) Metode Langsung digunakan pada materi Muhadatsah, yang mana materi ini diajarkan secara langsung dengan pembahasan tema Istana Kerajaan Bima atau ASI Bima dan Makam Kerajaan Bima atau Rade Raja Dana Traha. 3) Metode Audiolingual yaitu digunakan pada Matakuliah Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Arab yaitu mendengarkan rekaman tentang Doro Tambora. 4) Kemudian metode Eklektik digunakan ketika menyelesaikan tugas akhir semester dalam kegiatan yang bertemakan budaya Bima, dengan menggunakan beberapa metode yaitu Sam’iyah Syasawiyah dan Mubasyarah.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN NAHWU SISWA KELAS X IPA di MA MUHAMMADIYAH KOTA BIMA Muslimin Muslimin; Soleman Yusuf
Al-Af'idah: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya Vol. 9 No. 2 (2025): September
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/al-af’idah.v9i2.5390

Abstract

Keberagaman peserta didik sangat mempengaruhi hasil belajar di kelas. Salah satu strategi yang dapat digunakan guru untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik adalah dengan menerapkan Model Pembelajaran Berdiferensiasi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan maharoh qiro’ah siswa pada mata pelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus dan dimulai dengan kegiatan prasiklus. Pada setiap siklus dilakukan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilakukan pada 11 peserta didik kelas X IPA di MA Muhammadiyah Kota Bima. Pada siklus I, terdapat sebanyak 2 orang yang tuntas dan 9 orang belum tuntas dengan nilai rata-rata 60,2 %  dan secara klaksikal hanya 18,1%. Pada siklus II terjadi peningkatan dengan pencapaian hasil belajar yang lebih baik, terdapat 9 orang yang tuntas dan 2 orang yang belum tuntas dengan nilai rata-rata 81,1 %, dan nilai ketuntasan klasikal siswa sebesar 81,8 %. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi dapat meningkatkan Kemampuan nahwu siswa pada mata pelajaran bahasa Arab  di kelas X IPA di MA Muhammadiyah Kota Bima.
Pembelajaran Terjemah Bahasa Arab Untuk Santri Boarding School MAN 2 Kota Bima Muslimin Muslimin; Nurul Zuhriyah
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.11793

Abstract

Arabic plays an important role in Islamic education as it is the primary language of major religious sources such as the Qur’an, hadith, and classical Islamic literature. Therefore, the ability to translate Arabic texts is an essential competence for students in Islamic boarding schools to understand Islamic knowledge independently. This study aims to analyze the implementation of Arabic translation learning and examine students’ competencies in the Boarding School of MAN 2 Kota Bima. This research employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. Data validity was ensured through triangulation techniques, while data analysis followed the model of Miles, Huberman, and Saldaña, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The results show that Arabic translation learning in the boarding school is implemented through several complementary methods, namely the grammar–translation method, the direct method, the Tamyiz method, and the integration of digital learning media through the Quizizz platform. These approaches help students understand Arabic sentence structures, identify grammatical functions, and produce more accurate and contextual translations. In addition, the learning process contributes to the development of students’ character, learning creativity, and mastery of translation skills. Therefore, the combination of varied learning methods and the use of digital technology can effectively improve students’ Arabic translation competence.
Penerapan Strategi Permainan Bisik Kalimat Berantai dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa pada Pembelajaran Bahasa Arab di MA Darul Hikmah Kota Bima Muhammad Fadiel Rohmani; Muslimin Muslimin; Muh. Zulkarnain
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.12170

Abstract

This study aimed to determine the effectiveness of the whisper chain sentence game strategy in improving students’ learning interest in Arabic language learning at MA Darul Hikmah Kota Bima. This research employed the Classroom Action Research (CAR) method based on the Hopkins model, which was conducted in one cycle, namely Cycle I. The participants of this study consisted of 12 students of class X-B. Data were collected through observation, questionnaires, and documentation. Furthermore, the data were analyzed using quantitative and qualitative descriptive techniques by calculating the class percentage scores and the level of improvement in students’ learning interest at each stage of the research. The findings revealed that the implementation of the whisper chain sentence game strategy successfully improved students’ learning interest in Arabic language learning. In the pre-cycle stage, the total score obtained by the students was 377 with a learning interest percentage of 65.45%, which was categorized as sufficient. After the implementation of the strategy in Cycle I, the total score increased to 505 with a percentage of 87.67%, which was categorized as very good. The improvement was reflected in students’ increased attention, enthusiasm, participation, and active involvement during the learning process. Therefore, the whisper chain sentence game strategy can be used as an effective, interactive, and enjoyable alternative learning strategy to improve students’ learning interest in Arabic language learning.
Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis Budaya Lokal Bima untuk Meningkatkan Penguasaan Mufradat Siswa Kelas X MA Al-Husaini Kota Bima Aldin Aldin; Muslimin Muslimin; Sri Wahyuningsih
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 8 No. 6 (2026): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v8i6.12224

Abstract

This research was motivated by the low mastery of Arabic vocabulary among tenth-grade students at MA Al-Husaini, Bima City, due to the learning process being conventional, textual, and lacking relevance to the students' socio-cultural environment. The purpose of this study was to improve vocabulary mastery through the implementation of learning strategies based on Bima local culture. The method used was Classroom Action Research (CAR), implemented in two cycles. The study subjects consisted of 27 tenth-grade students. Data collection techniques included tests (pre-test and post-test), observation, and documentation. The results showed a significant increase in students' vocabulary mastery. In Cycle I, the average class score reached 74.6, with a completion rate of 70.4%. After improvements in Cycle II, which included strengthening the use of Arabic-Bima loan terms and using more varied visual media, the average class score jumped to 80.0, with a completion rate of 100%. Qualitatively, the integration of local culture can increase students' enthusiasm and confidence in pronouncing vocabulary due to an emotional connection to the material being taught. This study concludes that local wisdom-based learning is effective in bridging students' understanding and facilitating the natural internalization of Arabic vocabulary.
Structured Discussion Strategy in Islamic Religious Education: Enhancing Students’ Learning Motivation and Conceptual Understanding in Vocational Schools Kusmiati Kusmiati; Masita Masita; Muslimin Muslimin
Journal of Islamic Education Students (JIES) Vol. 6 No. 1: May 2026
Publisher : Universitas Islam negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/jies.v6i1.16712

Abstract

Islamic Religious Education (PAI) is often perceived by students as a theoretical subject that emphasizes memorization rather than meaningful understanding, which may reduce students’ learning motivation. Therefore, innovative learning strategies are required to create a more engaging and participatory classroom environment. This study aims to analyze the influence of structured discussion strategies on students’ learning motivation, perceptions toward PAI, and conceptual understanding in Islamic Religious Education classes at State Vocational High School 1 Kota Bima. This research employed a qualitative approach using observation, interviews, and documentation to obtain comprehensive data regarding classroom dynamics and learning processes. The findings indicate that the implementation of structured discussion strategies significantly increased students’ participation, confidence, and engagement during the learning process. Students’ perceptions of PAI shifted from viewing it as a purely theoretical subject to recognizing it as a relevant moral and ethical framework applicable to everyday life and future professional contexts. In addition, students demonstrated deeper conceptual understanding by moving from memorization-based learning toward more analytical and contextual comprehension. These findings suggest that structured discussion strategies can foster a more dialogical, participatory, and meaningful learning environment in vocational secondary schools. However, this study was limited to a single school context and a relatively small number of participants. Future research is recommended to involve broader samples and employ mixed-method approaches to further examine the effectiveness of structured discussion strategies in different educational settings.
Konsep Pendidikan Profetik dalam Perspektif Kunto Wijoyo Saifuddin; Muhammad Safii; Rahmat Munawir; Muslimin; Ruslan
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.7566

Abstract

Pendidikan modern yang instrumental dan tekstualistik telah mengalami dehumanisasi melalui hilangnya dimensi etis dan spiritual, sehingga melahirkan peserta didik yang kompeten akademik namun lemah moral dan empati. Penelitian ini bertujuan menguraikan konstruksi konseptual pendidikan profetik Kuntowijoyo, menganalisis nilai-nilai utamanya, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap pengembangan karakter dan praktik pembelajaran di lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan analisis konseptual filosofis terhadap karya-karya utama Kuntowijoyo serta literatur ilmiah terkini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan profetik Kuntowijoyo berlandaskan pada tiga pilar ontologis yang terintegrasi: humanisasi sebagai praksis empati sosial, liberasi sebagai pembebasan dari belenggu epistemik dan struktural, serta transendensi sebagai horizon spiritual yang memberi arah. Ketiga pilar tersebut membentuk matriks dialektis yang mengantarkan transformasi peserta didik dari homo sapiens menjadi homo religiosus. Implementasinya menuntut perubahan paradigmatik: kurikulum terintegrasi dalam paradigma tauhid, metode dialogis kritis reflektif, relasi guru-peserta didik yang egaliter, serta evaluasi holistik. Pendidikan profetik menawarkan alternatif revitalisasi pendidikan Islam yang mampu menjawab krisis.