Claim Missing Document
Check
Articles

Interactive Worksheet to Improve Children's Literacy Ability : Worksheet Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak Ryan Humardani Syam Pratomo; Sri Mukminati Nur; Alin Liana; Sulfaidah Sulfaidah; Khadijah Khadijah; Maisya Zahra Al-Banna
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (842.542 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1094

Abstract

The holiday in the month of Ramadan makes some parents confused about how to keep their children studying even though they are fasting. Where children sometimes only play gadgets which ultimately have no benefit for them. So, we held an activity with the theme “Interactive Worksheet to Improve Children's Literacy Ability. The purpose of this activity is for children to be able to improve children's literacy skills regarding the meaning of the holy month of Ramadan by using worksheets and increase children's activity in knowing the meaning of the month of Ramadan. One type of learning media or learning aids is student worksheets or also called worksheets. The formulation of the problem from this activity is; (1) How to improve children's literacy skills in knowing the meaning of the month of Ramadan? (2) How to increase children's activity in knowing the meaning of the month of Ramadan in using worksheets? This activity is carried out during the month of Ramadan 1443H, which is April 3 – May 2, 2022. The participants of the activity are all Indonesian children aged 5-10 years, who are committed to learning Ramadan knowledge with parental assistance. The results of this activity are from 19 participants, there are 14 participants who get the Excellent category with a score of 97% and 100%. The percentage of participants who were able to achieve the Excellent category was 74%, or most of the participants were able to follow well the entire series of Ramadan literacy activities. Students get the Deficient category are from 19 participants, there were 5 participants who got the Deficient category. The percentage of participants who get the Deficient category is 26% or a small percentage of participants are less able to take part in Ramadan literacy activities. Abstrak Libur pada bulan Ramadan membuat beberapa orang tua bingung bagaimana cara agar anak-anak mereka tetap belajar meskipun sedang berpuasa. Dimana anak-anak terkadang hanya bermain gadget yang akhirnya tidak memiliki manfaat bagi mereka. Sehingga kami mengadakan kegiatan yang bertema “Worksheet Interaktif untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Anak. Tujuan dari kegiatan ini yaitu agar anak-anak mampu meningkatkan kemampuan literasi anak mengenai makna dari bulan suci Ramadan dengan menggunakan worksheet dan meningkatan keaktifan anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan. Salah satu jenis media pembelajaran atau alat bantu pembelajaran adalah lembar kerja siswa atau disebut juga worksheet. Adapun rumusan masalah dari kegiatan ini adalah: (1) Bagaimana meningkatkan kemampuan literasi anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan? (2) Bagaimana meningkatkan keaktifan anak dalam mengetahui makna bulan Ramadan dalam menggunakan worksheet? Kegiatan ini dilaksanakan selama bulan Ramadan 1443H, yaitu 3 April – 2 Mei 2022. Peserta kegiatan adalah seluruh anak Indonesia berusia 5-10 tahun, yang berkomintmen untuk belajar ilmu Ramadan dengan pendampingan orang tua. Hasil kegiatan ini yaitu adalah dari 19 peserta, terdapat 14 peserta yang mendapatkan kategori Excellent dengan nilai 97% dan 100%. Persentase peserta yang mampu meraih kategori Excellent yaitu 74%, atau sebagian besar peserta mampu mengikuti dengan baik seluruh rangkaian kegiatan Literasi Ramadan. Siswa yang mendapatkan kategori Deficient yaitu dari 19 peserta, terdapat 5 orang peserta yang mendapatkan kategori Deficient. Persentase peserta yang mendapatkan kategori Deficient yaitu 26% atau sebagian kecil peserta kurang mampu mengikuti kegiatan Literasi Ramadan
Optimization of Digital-Based Library Services in MAN 1 Bulukumba: Optimalisasi Layanan Perpustakaan Berbasis Digital di MAN 1 Bulukumba Sutamrin Sutamrin; Abdul Rahman; Rusli Rusli; Ansari Saleh Ahmar; Khadijah Khadijah
Mattawang: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2022)
Publisher : Yayasan Ahmar Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (898.589 KB) | DOI: 10.35877/454RI.mattawang1336

Abstract

This Community Service is carried out by looking at the condition of the library's main books which are in disarray, the entry of books is not clear, lots of books are lost, whether they are borrowed, damaged, or for other reasons that are not clear, and many books are also destroyed without minutes so that an application is needed that can help the library to become more organized and monitored. The aim of PkM is to help optimize Digital-Based MAN 1 Bulukumba Library Services. PkM participants are librarians, teachers, and students of MAN 1 Bulukumba. The training implementation method consists of two stages, namely direct material presentation and mentoring, where material presentation is carried out in plenary and hands-on practice on how to install, introduce features and use them, and prospective library members also immediately try to open the application on their smartphone device. An analysis of the success of this PkM activity was carried out by observing the participants' ability to understand the material, the ability to use the application and the satisfaction of using the application, as well as the appearance of the application's features. The results of the activity were that this PkM succeeded in helping to optimize digital-based MAN 1 Bulukumba Library services. Participants are very able to understand the material and apply it in developing their library services such as being able to organize library books and Sistem Dewey Decimal Classification (DDC) are successfully implemented by classifying books according to their type and arranging the positions of these books so that they are easily found by library members. The ability to use applications by librarians is 100% because all library staff consisting of 4 librarians are able to provide library services through applications. Students and teachers who are prospective members of the library also managed to log in 100% to the MAN 1 Bulukumba Library application during the training. The satisfaction of the application users can be seen from the enthusiasm of the application users, and they have started to come and try to borrow books from the library. The development of display features and feature development is also very extraordinary. Librarians are able to adjust the appearance of features according to the identity of the school. There is a development of the barcode scan feature with a barcode that is made in each book and a notification feature via WhatsApp so that they can receive the latest information about borrowing their books. They can also transact using WhatsApp to extend the borrowing of books. Abstrak Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan melihat kondisi buku induk perpustakaan yang amburadul, pencatatan buku masuk tidak jelas, banyak sekali buku-buku yang hilang, entah itu dipinjam, rusak, atau alasan lain yang tidak jelas, dan banyak juga buku dimusnahkan tanpa berita acara sehingga dibutuhkan suatu aplikasi yang dapat membantu perputakaan agar menjadi lebih terorganisir dan terpantau. Tujuan PkM yaitu untuk membantu Optimalisasi Layanan Perpustakaan MAN 1 Bulukumba Berbasis Digital. Peserta PkM yaitu pustakawan, guru, dan siswa-siswa MAN 1 Bulukumba. Metode pelaksanaan pelatihan terdiri atas dua tahapan yaitu pemaparan materi langsung dan pendampingan, dimana pemaparan materi dilakukan secara pleno dan paktek langsung bagaimana instalasi, pengenalan fitur-fitur dan penggunaannya, serta para calon anggota perpustakaan juga langsung mencoba membuka aplikasi di perangkat smartphone mereka. Analisis keberhasilan kegiatan PkM ini dilakukan dengan observasi kemampuan peserta memahami materi, kemampuan penggunaan aplikasi dan kepuasan penggunaan aplikasi, serta tampilan fitur aplikasi. Hasil kegiatan yaitu PkM ini berhasil membantu optimalisasi layanan Perpustakaan MAN 1 Bulukumba berbasis digital. Peserta sangat mampu memahami materi dan menerapkannya dalam mengembangkan pelayanan perpustakaannya seperti mampu mengorganisir buku-buku perpustakaan dan materi Sistem Dewey Decimal Classification (DDC) berhasil diterapkan dengan mengklasifikasikan buku sesuai dengan jenisnya dan mengatur posisi buku-buku tersebut agar mudah ditemukan oleh anggota perpustakaan. Kemampuan penggunaan aplikasi oleh pustakawan sudah 100% karena seluruh staf perpustakaan yang terdiri atas 4 orang pustakawan mampu memberikan pelayanan perpustakaan melalui aplikasi. Siswa dan guru yang menjadi calon anggota perpustakaan juga berhasil 100% login ke aplikasi Perpustakaan MAN 1 Bulukumba pada saat pelatihan. Untuk kepuasan pengguna aplikasi sendiri terlihat dari antusiasme pengguna aplikasi, dan sudah mulai berdatangan mencoba meminjam buku di perpustakaan. Perkembangan tampilan fitur dan pengembangan fitur juga sangat luar biasa. Pustakawan mampu menyesuaikan tampilan fitur sesuai dengan identitas sekolah. Ada pengembangan fitur scan barcode dengan barcode yang dibuat di setiap buku dan fitur notifikasi via whatsapp sehingga informasi terkini mengenai peminjaman buku mereka dapat mereka terima. Mereka juga dapat bertransaksi menggunakan whatsapp untuk perpanjangan peminjamam buku.
Etnomatematika: Arah Mata Angin dalam Bahasa Bugis-Makassar sebagai Pendekatan Materi Denah Khadijah; Sutamrin
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 2 No. 2 (2022): Juli - Desember 2022
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v2i2.616

Abstract

Konsep budaya yang terkait dengan matematika merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran, misalkan terkait dengan arah mata angin dengan materi denah.. Tujuan dalam penelitian ini adalah menelusuri etnomatematika ditinjau dari arah mata angin dalam bahasa Bugis-Makassar sehingga dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnografi. Subjek penelitian terdiri atas 4 orang informan yang menguasai Bahasa Bugis-Makassar dan berasal dari suku Bugis-Makassar. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan narasumber, dengan triangulasi data yang diperoleh dari studi literatur, observasi lapangan, dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk mengungkap unsur-unsur etnomatematika penunjukan arah mata angin dalam Bahasa Daerah Bugis-Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan istilah pada Bahasa Bugis dan Bahasa Makassar untuk penyebutan arah mata angin, yang juga berbeda dengan Bahasa Indonesia. Masing-masing memiliki istilahnya tersendiri. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai pendekatan untuk mengkontekstualisasikan matematika pada materi denah dan arah mata angin.
PELATIHAN PETERNAKAN TERINTEGRASI BAGI WARGA DESA PACCELLEKANG KECAMATAN PATTALASSANG KABUPATEN GOWA Rusdianto Rusdianto; Nurdin Nurdin; Muh. Anas; Khadijah Khadijah
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.203 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2574

Abstract

Wilayah di Kabupaten Gowa yang memiliki potensi pengembangan peternakan ayam raspetelur yaitu Desa Paccellekang. Daerah Desa Paccellekang merupakan daerah yang subur, luas,memiliki banyak hewan ternak, dan kaya akan aneka ragam tumbuhan. Adanya kegiatanpeternakan di daerah desa Paccellekang dapat menjadi solusi bagi peningkatan perekonomianmasyarakat. Untuk mengembangkan potensi warga Desa Paccellekang Kecamatan PattalassangKabupaten Gowa dalam mengembangkan peternakan ayam petelur serta hasil integrasinya yangberupa sayuran dan ikan maka diadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) PelatihanPeternakan Terintegrasi bagi Warga Desa Paccellekang Kecamatan Pattalassang Kabupaten Gowa.Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode sosialisasi, pelatihan danpendampingan pembuatan peternakan terintegrasi. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon,antusiasme dan partisipasi peserta selama pelatihan yang diikuti dengan pendampingan. Hasil PkMmenunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaanpeternakan terintegrasi. Seluruh peserta berpartisipasi aktif dan antusias dalam pelatihan danpembuatan peternakan terintegrasi. Dari segi produksi dan ekonomi, hasil peternakan terintegrasiini dapat mengurangi 40%-50% biaya pakan.
Efikasi Diri Dalam Pembelajaran Jarak Jauh Mata Kuliah Metode Numerik Sutamrin Sutamrin; Khadijah Khadijah
EQUALS: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2023): Equals: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/equals.v6i1.1777

Abstract

Efek dari pembelajaran online dan atau pembelajaran jarak jauh setelah kondisi dunia yang membaik setelah Covid-19 yaitu masih dilanjutkannya metode pembelajaran jarak jauh (PJJ). Untuk mengoptimalkan pembelajaran, perlu adanya analisis hal yang mempengaruhi PJJ khususnya dalam mata kuliah Metode Numerik, salah satunya yaitu efikasi diri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh efikasi diri dalam Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mata kuliah Metode Numerik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian korelasional yang mengkaji pengaruh efikasi diri mahasiswa (X) terhadap hasil pembelajaran jarak jauh (Y) dalam mata kuliah Metode Numerik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Jurusan Matematika Fakultas MIPA UNM Makassar yang memprogramkan mata kuliah Metode Numerik. Sampel penelitian ini adalah 28 mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Metode Numerik pada semester genap dengan pembelajaran online atau pembelajaran jarak jauh. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan Purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan angket dan tes hasil belajar. Teknik analisis data analisis deskriptif, dan analisis statistik inferensial. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki keyakinan atau efikasi diri sebesar rata-rata 77% yakin akan kompetensinya dalam mempelajari Metode Numerik walaupun kondisi pembelajaran jarak jauh dan rata-rata nilai hasil belajar sebesar 83,7857. Berdasarkan hasil uji hipotesis, menunjukkan bahwa ada pengaruh signifikan antara efikasi diri terhadap hasil Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dalam mata kuliah Metode Numerik. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa nilai R sebesar 0,463. Efikasi diri berkontribusi sebesar R2= 21,4% terhadap hasil pembelajaran jarak jauh dalam mata kuliah Metode Numerik. Karena itu, perlu adanya strategi untuk meningkatkan efikasi diri mahasiswa sehingga pembelajaran dapat berlangsung lebih optimal walaupun dalam kondisi pembelajaran jarak jauh.
Eksplorasi Etnomatematika pada Konsep Segitiga dalam Rumah Adat Bugis-Makassar Melania Laukum; Rosmiati Rosmiati; Maria Erfiani Sedia; Khadijah Khadijah; Alfiah Nurfadhilah AM Hindi
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1194

Abstract

Tuntutan kurikulum dan unsur budaya dalam kurikulum Merdeka Belajar menjadi suatu hal penting yang dapat menyadarkan siswa akan jati dirinya dan kaitannya dengan hal yang sedang mereka pelajari.. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi etnomatematika konsep segitiga dalam rumat adat Bugis-Makassar. Teknik pengumpulan data dengan triangulasi metode yaitu dengan observasi, studi literatur, dan wawancara ahli budaya. Wawancara yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara dengan indikator aspek budaya dan konsep segitiga dan etnomatematika. Data dianalisis berdasarkan hasil observasi, penelusuran studi literatur dan hasil wawancara, dengan mengaitkan keseluruhan data dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan rumah adat Bugis-Makassar mengandung unsur matematika (segitiga) dengan tipenya mencakup: (1) Saoraja (bugis) Ballak Lompoa (Makassar), yaitu sebuah bangunan istana bangsawan, yang memiliki tangga dengan alas bertingkat di bagian bawah dengan atap di atas sapana.; (2) Sao pitik (Bugis) Teratak (Makassar), bentuknya agak kecil dan berletak dua serta tidak menggunakan sapana; (3) Bola (bugis), Ballak (Makassar), rumah masyarakat pada umumnya bagi orang Bugis Makassar. Implikasi dari etnomatematika nampak pada konsep ruas garis dalam bangun datar segitiga, digunakan masyarakat adat sebagai bagian dari desain atap rumah adat dan menjadi simbol tingkatan strata sosial dalam masyarakat.
Keefektifan Pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan Pendekatan Problem Solving terhadap Kemandirian Belajar Baharuddin Baharuddin; Khadijah Khadijah; Masni Masni
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i1.1196

Abstract

Penyelidikan tentang pembelajaran Missouri Mathematics Project yang diintegrasikan dengan pendekatan Problem Solving belum menjadi fokus perhatian dari penelitian sebelumnya dalam mengembangkan kemandirian belajar siswa. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan menggunakan pendekatan Problem Solving pada kemandirian belajar siswa sehingga dapat diketahui tingkat keefektifan model tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dengan melibatkan seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Marioriawa sebagai populasi. Kami memilih dua kelas dengan teknik cluster random sampling dan didasarkan pada pertimbangan kemampuan siswa diasumsikan homogen. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan pendekatan Problem Solving efektif terhadap kemandirian belajar. Akan tetapi, untuk kemandirian, pembelajaran Missouri Mathematics Project kurang memberikan dampak tanpa menggunakan pendekatan Problem Solving.
Meningkatkan Kompetensi Guru dalam Mengembangkan Media Pembelajaran Inovatif melalui Kegiatan PKM Ahmad Zaki; Usman Mulbar; Nasrullah Nasrullah; Khadijah Khadijah; Sutamrin
Jurnal Hasil-Hasil Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Volume 03 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jhp2m.v3i1.2296

Abstract

Program PKM dilakukan dengan metode memberikan pelatihan, bimbingan, dan pendampingan kepada peserta mengenai pelatihan pengembangan media pembelajaran terintegrasi teknologi informasi yang dilakukan secara luring. Tujuan pelaksanaan PKM yaitu (1) untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan peserta mengenai pengembangan media pembelajaran, (2) untuk meningkatkan pengetahuan mengenai media pembelajaran inovatif, (3) untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan peserta mengintergrasikan media pembelajaran inovatif terintegrasi teknologi informasi, dan (4) peserta dapat mengimplementasikan pelaksanaan media pembelajaran terintegrasi teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Kegiatan PKM dilaksanakan pada SD Negeri 2 Malino Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan kemudian dilanjutkan dengan pembimbingan dan pendampingan kepada peserta secara daring. Peserta kegiatan PKM adalah guru-guru Sekolah Dasar di Malino Kecamatan Tinggi Moncong. Materi yang disajikan dalam kegiatan PKM yaitu (1) teori & konsep: media pembelajaran, (2) pengembangan media pembelajaran inovatif terintegrasi teknologi informasi, dan (3) implementasi media pembelajaran inovatif terintegrasi teknologi informasi dalam pembelajaran di sekolah. Hasil yang diperoleh dalam kegiatan program PKM yaitu (1) meningkatnya kompetensi dan pengetahuan peserta mengenai pengembangan media pembelajaran, (2) meningkatnya pengetahuan mengenai media pembelajaran inovatif, (3) meningkatnya kemampuan dan keterampilan peserta mengintergrasikan media pembelajaran inovatif terintegrasi teknologi informasi, dan (4) peserta dapat mengimplementasikan pelaksanaan media pembelajaran terintegrasi teknologi informasi dalam proses pembelajaran. Luaran kegiatan PKM yaitu (1) laporan hasil pelaksanaan PKM, (2) artikel ilmiah yang dipublikasikan dalam prosiding ber-ISBN dari seminar nasional, (3) artikel pada media massa cetak/elektronik, (4) video yang kegiatan yang dipublikasikan secara luas pada media online youtube, dan (5) adanya peningkatan keberdayaan mitra sesuai permasalahan yang dihadapi.
Tata Kelola Administrasi Sekolah Berbasis Internet Alfiah Nurfadhilah AM Hindi; Iwan Setiawan HR; Khadijah Khadijah; Husain As; Suci Wulandhani; Hasisa Haruna; Sutamrin Sutamrin
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): April
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v2i1.33450

Abstract

Tata kelola administrasi sekolah telah mengalami kemajuan dan mengikuti perkembangan zaman. Namun masih terdapat beberapa sekolah yang masih menggunakan sistem manual atau konvensional. Permasalahan yang dialami mitra SMPN 10 Bantimurung yaitu belum adanya tata kelola administrasi sekolah yang berbasis internet. Padahal mereka membutuhkan tata kelola administrasi digital dan memiliki potensi dengan adanya akses internet yang cukup baik, ketersedian computer dan laptop. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah metode sosialisasi, pelatihan dan pendampingan. Keberhasilan kegiatan ini dilihat dari respon peserta selama pelatihan yang diikuti dengan pendampingan, apakah respon mereka positif atau mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan berpartisipasi dalam tiap tahapan kegiatan serta antusias dalam praktek tata kelola dan diskusi. Hasil PKM menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam tata Kelola administrasi sekolah berbasis internet. Peserta lebih banyak memberikan komentar tentang manfaat aplikasi google drive yang baru mereka ketahui. Ini menunjukkan keefektifan pelatihan dan antusias peserta pelatihan.
KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MISSOURI MATHEMATICS PROJECT DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING TERHADAP KEMANDIRIAN BELAJAR DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Baharuddin; Khadijah
Jurnal Tunas Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2024): JURNAL TUNAS PENDIDIKAN
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/pgsd.v7i1.2364

Abstract

The aim of this study is to describe (1) the effectiveness of Missouri Mathematics Project learning with problem solving approach on independent learning and mathematical communication skills of students, (2) the effectiveness of Missouri Mathematics Project learning on independent learning and mathematical communication skills of students, and (3) the differences of effectiveness of MMP-PS learning with MMP on independent learning and mathematical communication skills of students. This research approach is quantitative with a quasi-experimental type of research. The effectiveness of MMP-PS and MMP learning on independent learning and mathematical communication skills used one sample t test. The differences of effectiveness of MMP-PS learning with MMP on independent learning and mathematical communication skills of students were analyzed using MANOVA. The results of the study indicate that MMP-PS learning is effective in independent learning and mathematical communication skills of students. MMP learning is ineffective on independent learning, but it is effective for mathematical communication skills. In addition, there are differences of effectiveness between MMP-PS and MMP learning on independent learning and students' mathematical communication skills. The results of further tests indicate that Missouri Mathematics Project learning with a problem solving approach is more effective than Missouri Mathematics Project learning on independent learning and mathematical communication skills of students.