Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Dampak Lalu Lintas Pasca Beroperasinya Suzuya Mall Bireuen Terhadap Kinerja Jalan Heru Pramanda; Riskia Nanda; Febrina Dian Kurniasari
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembangunan Suzuya Mall berpengaruh terhadap kinerja lalu lintas oleh ruas jalan Banda Aceh Medan dan ruas jalan Sultan Malikussaleh akibat kendaraan yang masuk dan keluar Suzuya Mall. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak pergerakan kendaraan menuju Suzuya Mall terhadap kinerja jalan. Tinjauan ini dilakukan dengan menggunakan metode PKJI 2014. Pengamatan survei dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Senin 14 Agustus 2023, Kamis 17 Agustus 2023 dan Minggu 20 Agustus 2023. Berdasarkan hasil perhitungan analisis data, volume lalu lintas yang terbesar terjadi pada ruas jalan Banda Aceh Medan sebesar 1708 skr/jam pada hari Minggu jam (17.00-18.00), kapasitas 2595,78 skr/jam, maka nilai derajat kejenuhan 0,64 < 0,75 (Syarat PKJI 2014) yang berada di kategori C. Kemudian dibandingkan dengan volume lalu lintas kendaraan terbesar terjadi hari minggu pada jam (15.00-16.00) di ruas jalan Banda Aceh Medan sebesar 880 skr/jam, volume kendaraan masuk 109 skr/jam maka terjadi tarikan kendaraan sebesar 12% dengan nilai derajat kejenuhan 0,34 < 0,75 (Syarat PKJI 2014) yang berada di kategori B, maka tingkat pelayanan arus lalu lintas masih di kategorikan stabil.
Evaluasi Kinerja Persimpangan Akibat Adanya Fly Over Simpang Surabaya Terhadap Arus Lalu Lintas Mahendra, Akhiar; Heru Pramanda; Munirul Hady
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i1.718

Abstract

Salah satu titik kemacetan persimpangan kota Banda Aceh terletak pada ruas Jalan Tgk. Chik Ditiro sebelah Barat Menuju Masjid Raya Baiturrahman, Jalan Tgk. Imuem Luengbata sebelah Timur Menuju Luengbata, jalan T. Hasan Dek sebelah Utara Menuju Jambo tape dan jalan Dr.Mr. Mohd Hasan sebelah Selatan menuju Batoh yang di kenal dengan Simpang Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk dapat mengetahuiperanan dari fly over Simpang Surabaya serta dampak adanya fly over terhadap kinerja persimpangan pada saat ini. Dalam hal ini ruang lingkup permasalahan dibatasi pada Volume Lalu Lintas, Kapasitas Simpang dan Tundaan/Delay. Penelitian yang dilakukan adalah dengan melakukan survei di lapangan untuk mendapat data primer dan data sekunder. Kinerja Simpang Bersinyal diolah dengan menggukan acuan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997, Menghitung nilai parameter kinerja simpang Surabaya berdasarkan jam sibuk selama 3 Hari yaitu Senin, Kamis dan Sabtu, dengan periode waktu 2 jam saat pagi, siang dan sore hari, sehingga menjadi bahan pertimbangan untuk penelitian– penelitian selanjutnya yang berhubungan dengan kinerja persimpangan akibat adanya Fly Over. setelah dilakukan survey maka simpang surabaya banda aceh di peroleh hasil volume tertinggi hari senin yaitu 2.472,6 kend/jam dengan rincian Volume lalulintas yang sudah di Ekivalensikan pada lengan Utara 1.180,1,Selatan 754,4, Barat 289,4, Timur 248,7. Kapasitas pada lengan Utara 1.929,52, Selatan 1.555,26, Barat 958,08, Timur 555,3. Lalu Derajat Kejenuhan (DS) Utara 0,61, Selatan 0,48, Barat 0,30, Timur 0,44. Dan Tundaan Utara 5,01, Selatan 5,01, Barat 5,01, Timur 5,01. Dengan mengkalikan total Volume lalu lintas dengan Tundaan maka di peroleh hasil tingkat kinerja Simpang atau Level Of Service (LOS)dengan nilai 20,04 dan termasuk dalam katagori (C) yang berarti Pergerakan yang kurang baik atau waktu siklus yang lebih Panjang.
Analisis Penambahan Tenaga Kerja Menggunakan Metode Duration Cost Trade Off Pada Proyek Pembangunan Gedung Kantor Badan Kepegawaian Aceh endis liani, tika; Bunyamin, Bunyamin; Pramanda, Heru; Jefriza, Jefriza; Idroes, Imransyah
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 2 (2024): Juli
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i2.823

Abstract

Proyek konstruksi merupakan rangkaian mekanisme pekerjaan yang sensitif karena setiap aspek saling mempengaruhi antara satu dengan yang lainnya. Proyek pembangunan gedung kantor BKA (Badan Kepegawaian Aceh) merupakan salah satu proyek konstruksi yang memiliki peran penting dalam pengembangan infrastruktur di Aceh, oleh karena itu, penambahan tenaga kerja menjadi salah satu alternatif untuk mempercepat proyek ini. Tujuan penelitian ini memberikan landasan yang kuat bagi manajer proyek dalam mengambil keputusan strategis terkait penambahan atau pengurangan tenaga kerja. Manfaat dari penelitian ini ialah dapat menjadi dasar bagi pengembangan praktik-praktik terbaik dalam manajemen proyek konstruksi yang melibatkan analisi penambahan tenaga kerja. Pada penelitian ini menggunakan perbandingan 2 jam lembur dan 4 jam lembur beserta 2 dan 4 orang penambahan tenaga kerja manakah yang lebih efisien menurut biaya dan waktu. Setelah data didapatkan, kemudian diolah dengan Software Microsoft Project untuk mendapatkan lintasan kritis pekerjaan. Lintasan kritis yang didapatkan akan menjadi fokus analisa dan diolah menggunakan Software Microsoft Excel. Berdasarkan hitungan dari setiap pekerjaan pada lintasan kritis maka didapatkan hasil bahwa setelah penambahan 2 jam durasi crashing 291,96 hari dengan biaya Rp 16.805.938.810, untuk penambahan 4 jam kerja didapatkan durasi crashing. 257,45 hari dengan biaya Rp 14.819.782.405. Penambahan 2 tenaga kerja didapatkan biaya Rp 8.579.874.024 dan untuk penambahan 4 tenaga kerja didapatkan biaya Rp 8.579.874.024. Berdasarkan penambahan jam lembur 2 dan 4 jam  dengan  penambahan  2  sampai  4  tenaga  kerja  yang paling efektif  adalah penambahan 4 tenaga kerja dari waktu lembur 4 jam, karena menghasilkan biaya termurah sebesar Rp 8.579.874.024 dengan durasi sebesar 257,45 hari.
Analisa Penambahan Waktu Kerja (Jam Lembur) Terhadap Biaya Pelaksanaan Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off (Study Kasus Gedung Badan Kepegawaian Aceh) Dayunita, Wilda; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Bunyamin, Bunyamin
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.841

Abstract

Waktu dan biaya adalah kunci keberhasilan proyek, ditunjukkan oleh penyelesaian cepat, biaya rendah, dan mutu terjaga. Sering terjadi ketidaksesuaian antara jadwal dan realisasi, yang menyebabkan keterlambatan. Keterlambatan proyek pembangunan gedung BKA Aceh perlu diantisipasi dengan percepatan dan mempertimbangkan biaya. Penelitian ini menganalisis dampak penambahan jam lembur terhadap biaya proyek. Fokusnya adalah mengoptimalkan waktu dan biaya konstruksi melalui metode time cost trade off. Analisa dimulai dengan menyusun jaringan kerja di Microsoft Office Project untuk mengidentifikasi lintasan kritis, lalu setiap kegiatan dianalisis menggunakan metode time cost trade off di Microsoft Excel. Penelitian ini memberikan panduan bagi pengelola proyek tentang penambahan waktu kerja dan hubungan waktu serta biaya dalam konstruksi. Hasilnya menunjukkan bahwa penambahan 2 jam lembur meningkatkan total biaya proyek menjadi Rp 15. Teks hanya berisi angka: "434.577". Biaya proyek menjadi Rp 883,32 dengan durasi 118 hari dan tambahan 4 jam lembur total biaya Rp 15. Teks tidak lengkap, hanya angka. Mohon berikan teks yang lebih jelas untuk saya bantu mempersingkat. Durasi proyek dipersingkat menjadi 83 hari. Percepatan dengan 4 jam lembur lebih efisien daripada 2 jam, meningkatkan efisiensi waktu 30,1% dengan biaya naik 2,86%. Rasio ini menunjukkan lembur 4 jam lebih efisien per unit biaya.
Study Analisis Faktor Transformasi Hunian Pada Perumahan Gani Residence Kab.Aceh Besar Dan Jeulingke Residence Tahap II Kota Banda Aceh Dewi, Erista; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Muhajjir, Muhajjir
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 3 No 3 (2024): November
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v3i3.843

Abstract

Transformasi perumahan di Indonesia sering kali illegal serta melibatkan modifikasi dan perluasan pada bagian luar maupun dalam unit huniannya. Pada dasarnya perumahan terencana sudah dibangun dengan bentuk yang sesuai dan teratur, namun pada perumahan Gani Residence dan Jeulingke Residence Sebagian besar penghuni telah melakukan perubahan pada rumahnya saat ditepati. Penelitian ini berfokus pada faktor-faktor yang memengaruhi keputusan desain rumah di Gani Residence dan Jeulingke Residence, dengan penekanan pada pergeseran tipe standar 36 dan 45. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya transformasi rumah bervariasi; Gani Residence mencapai Rp 823.000.000, sedangkan di Jeulingke Residence mencapai Rp 833.000.000. Faktor-faktor seperti harga tanah, jenis bahan bangunan, dan preferensi pemilik rumah memengaruhi perbedaan biaya ini. Meskipun biaya di Jeulingke lebih tinggi, responden merasa bahwa manfaat yang diperoleh sebanding dengan biaya tersebut. Penelitian ini menekankan pentingnya perencanaan yang matang untuk memastikan bahwa perubahan desain sesuai dengan kebutuhan dan luas tanah yang tersedia.
Tinjauan U-Turn Terhadap Kinerja Arus Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Tentara Pelajar, Merduati, Kota Banda Aceh Bunyamin, Bunyamin; Putri Zahara Phonna; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Jefriza, Jefriza
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.935

Abstract

Pertumbuhan penduduk dan ekonomi di Kota Banda Aceh mengakibatkan perpindahan besar-besaran dari desa ke kota. Kondisi ini menuntut penyediaan infrastruktur jalan yang memadai untuk memastikan kelancaran pergerakan. Namun, tingginya volume lalu lintas sering kali menimbulkan konflik di persimpangan dan U- Turn. Salah satunya adalah di ruas Jalan Tentara Pelajar, Merduati, Kota Banda Aceh, di mana beberapa kendaraan mengalami kesulitan dalam melakukan manuver U-Turn secara lancar. Penelitian ini bertujuan untuk memahami karakteristik arus lalu lintas dan pengaruh fasilitas U-Turn terhadap arus lalu lintas di bukaan median jalan. Penelitian ini dilaksanakan dengan berpedoman kepada MKJI 1997. Data dari penelitian ini diolah dan dianalisis untuk mengevaluasi pengaruh U-Turn terhadap kecepatan, kepadatan dan volume lalu lintas. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pukul 17.00-18.00 WIB di berbagai hari pengamatan. Pada hari senin, volume tertinggi mencapai 1269,10 smp/jam serta pada hari kamis dan minggu, volume tertinggi masing-masing adalah 1207,70 smp/jam dan 1251,75 smp/jam. Kecepatan terendah pada arus terganggu tercatat pada hari kamis, sebesar 13,14 km/jam. Kemudian Kepadatan tertinggi terjadi pada hari kamis, untuk arus terganggu adalah 164,78 kend/km. Nilai derajat kejenuhan yaitu pada hari senin mewakili volume kendaraan tertinggi didapatkan DS < 0,75 yaitu sebesar 0,45, sehingga Tingkat Pelayanannya (LOS) dikategorikan C: 0,45 - 0,74 Arus stabil, kecepatan. Hal ini menunjukkan bahwa U- Turn mempengaruhi distribusi lalu lintas secara signifikan, terutama pada jam-jam puncak.
Perbandingan Biaya Kontrak dan Mutual Check Awal Pada Pekerjaan Pelat Lantai Bunyamin, Bunyamin; Sabri, Rafizal; Pramanda, Heru; Ariansyah, Dedek; Kamalia, Kamalia
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.936

Abstract

Pembangunan Gedung Badan Pengelolaan Keuangan Aceh Tahap II dilakukan beberapa tahun anggaran, di mana pada tahun 2023 ialah pekerjaan lanjutan dengan nilai kontrak sebesar Rp. 14.700.000.000, diperuntukkan untuk melanjutkan pekerjaan struktur beton bertulang dari lantai 1 sampai dengan lantai 7, yang dikerjakan oleh PT. Pitra Sari Rahayu dengan masa kontrak 111 hari kalender. Lokasi proyek berada di Desa Kuta Baru, Kota Banda Aceh. Permasalahan penelitian ini adalah pada saat pengukuran kondisi eksisting lapangan terdapat perbedaan dimensi antara dimensi gambar rencana dengan dimensi lapangan, sehingga perbedaan tersebut sangat berpengaruh terhadap kuantitas, biaya, waktu pelaksanaan dan tenaga kerja. Adapun tujuan penelitian adalah untuk memastikan biaya aktual sesuai anggaran yang direncanakan dan mengidentifikasi perbedaan antara estimasi awal dan biaya sebenarnya. Penelitian ini menggunakan dua metode yaitu studi perbandingan dan survey lapangan, metode studi perbandingan diambil dari data field engineering dari kontraktor pelaksana dan konsultan manajemen konstruksi. Sedangkan untuk estimasi perhitungan, kuantitas pekerjaan menggunakan metode konvensional dengan mengambil gambar kerja shop drawing, Bill Of Quantity, dan dimasukkan ke dalam program Microsoft Excel 365 untuk memperoleh data yang diperlukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah biaya kontrak sebesar Rp. 484.991.082 dan biaya mutual check awal sebesar Rp. 889.791.678, dengan persentase perbandingan biaya bertambah sebesar 45,49 %.
Optimalisasi Bukaan Median dan Dampaknya terhadap Arus Lalu Lintas di Jalan Teuku Umar - Banda Aceh Pramanda, Heru; Maulana, Rendy; Muhajjir, Muhajjir; Hani, M Reza; Mubarak, Azzaki
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.937

Abstract

Untuk mengakomodir pergerakan lalu lintas, pada ruas jalan dimungkinkan memiliki beberapa titik bukaan median yang memungkinkan kendaraan merubah arah perjalanan berupa gerakan putar balik arah atau diistilahkan sebagai gerakan U-Turn. Kendaraan saat melakukan gerak U-Turn pada bukaan median membutuhkan lebih banyak waktu, sehingga berakibat tertundanya pengguna jalan baik yang searah maupun berlawanan arah. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana pengaruh Gerak U-Turn pada bukaan median terhadap karakteristik arus lalu lintas Di Ruang Jalan Teuku Umar Banda Aceh (Studi Kasus Depan Pasar Seutui). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa waktu tempuh rata-rata kendaraan yang akan melakukan U-Turn, panjang antrian saat melakukan U-Turn, serta waktu tempuh rata-rata kendaraan yang terganggu dan tidak terganggu akibat U-Turn dan untuk mengetahui tingkat pelayanan pada jalan Teuku Umar. Manfaat dari penelitian ini adalah dapat memperkaya pengalaman dan dapat dijadikan tambahan referensi untuk melakukan studi mengenai kemacetan lalu lintas, khususnya pada area bukaan median jalan Di Ruang Jalan Teuku Umar Banda Aceh. Metode yang digunakan pada peneleitian ini adalah Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Hasil yang diperoleh dari penelitian ini jumlah volume arus lalu lintas kendaraan (Qtotal) dari arah Sp. Tiga menuju Sp. Jam 1546 smp/jam sedangkan arah Sp. jam menuju Sp. Tiga 1685 smp/jam. Dengan nilai derajat kejenuhan (DS) Sp. Tiga – Sp. Jam 0,43 dan arah Sp. Jam – Sp. Tiga 0,47 sehingga dikategorikan tingkat pelayanan level of service (LOS) C maka kondisi jalan tersebut memiliki arus yang stabil, kecepatan dipengaruhi oleh lalu lintas dan volume pelayanan jalan sesuai untuk perencanaan jalan kota. Nilai Kapasitas jalan di dalam kondisi aman serta sanggup menampung arus pada jalan tersebut dikarenakan nilai kapasitas perhitungan diperoleh sebesar 3607 smp/jam belum melebihi dari nilai kapasitas dasar yaitu sebesar 4950 smp/jam.
Dampak U-Turn terhadap Kelancaran Pengguna Flyover di Simpang Surabaya Pramanda, Heru; Deza, Muhammad; Ariansyah, Dedek; Idroes, Imransyah; Bunyamin, Bunyamin
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 4 No 1 (2025): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v4i1.938

Abstract

Peningkatan prasarana transportasi dilakukan dalam beberapa bentuk misalnya penataan system transportasi secara terpadu, termasuk pada ruas jalan dapat dilakukan pemasangan median yang juga diikuti dengan pembukaan jalan berupa U-Turn. Fasilitas U-Turn tidak secara keseluruhan mengatasi masalah konflik, sebab U-Turn itu sendiri akan menimbulkan permasalahan konflik tersendiri. Kota Banda Aceh sebagai kota dengan tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, memiliki masalah kemacetan di berbagai titik. Salah satunya di Simpang Surabaya. Walaupun pemerintah telah mengupayakan masalah penataan tarnsportasi di daerah tersebut dengan pembangunan flyover, namun, perlu dipelajari dampak dari pembangunan flyover, terutama terkait dengan penggunaan jalan pada persimpangan tanjakan dan turunan flyover. Tidak dapat dipungkiri adanya U-Turn di area flyover memberi dampak bagi pola pergerakan kendaraan. Penelitian difokuskan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh U-Turn bagi pergerakan kendaraan di area flyover Simpang Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, yang digunakan untuk meneliti dengan menggunakan angka dan statistik dalam pengumpulan serta analisis data yang dapat diukur. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling. Pengolahan data dilakukan dengan Statistical Product and Service Solution (SPSS), berupa metode analisis linear berganda, koefisien determinasi, uji F, uji t, dan menentukan uji korelasi. Dari hasil penelitian pengaruh u-turn terhadap pengguna flyover pada Simpang Surabaya sangat berpengaruh, didapatkan model yang terbaik yaitu Y = 0,724 X8 + 0,795 X10 + 0,896 X11, merupakan model regresi yang sesuai menggambarkan pengaruh 3 (tiga) variabel bebas, Cuaca (X8), Pengaruh Waktu Perjalanan (X10) dan Opsi Alternatif Rekayasa (X11) yang secara bersamaan mempengaruhi pengguna kendaraan (Y).
Kajian Manajemen Risiko pada Proyek Pembangunan di Kabupaten Aceh Jaya Dedek Ariansyah; samin, muhammad; Heru Pramanda; Bunyamin Bunyamin; Muhajjir Muhajjir
Jurnal Perencanaan dan Penelitian Teknik Sipil Vol 5 No 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/prince.v5i1.1155

Abstract

Aceh Jaya Regency is one of the developing regions in Aceh, where infrastructure development is being intensified, particularly the construction of the Paya Baro - Teupin Ara road aimed at improving community accessibility due to previously damaged and inadequate road conditions. This study aims to identify and analyze the risks affecting project implementation and to formulate appropriate mitigation strategies. A quantitative approach was employed through the distribution of questionnaires to 35 respondents, consisting of the owner, consultants, contractors, workers, and local community, with data processed using Microsoft Excel and supported by validity and reliability testing of the research instruments. The results indicate that construction work factors are the dominant contributors to project risk, with the overall risk level predominantly classified as moderate (98), followed by low risk (31) and high risk (11), while no extreme risk was identified. These findings suggest that the project implementation is relatively under control; however, improvements in risk management are still required, particularly in planning, execution control, occupational safety, and environmental management. Therefore, this study provides valuable insights as a basis for decision-making to enhance the effectiveness of risk management in sustainable road construction projects.