Claim Missing Document
Check
Articles

Edukasi Pemberian Makan Bayi dan Anak Berdasarkan Prinsip Gizi Seimbang Serta Aman dan Berkualitas pada Ibu Balita Ronitawati, Putri; Asmarani, Intan Dwi; Nuzrina, Rachmanida; Dewanti, Lintang Purwara
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): September
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v3i03.201

Abstract

PMBA apabila tidak sesuai bisa menjadi masalah penyebab gizi, untuk itu perbaikan status gizi bayi/anak.Dalam hal ini ibu merupakan sosok penting pada pemenuhan gizi bagi anaknya terutama pendidikan ibu mengenaipedoman gizi seimbang dalam menyediakan makanan. Oleh karena itu kegiatan edukasi mengenai manajemenpemberian makan bayi dan anak yang aman, bergizi serta berkualitas pada ibu balita ini dilakukan. Kegiatan pegabdiandilakukan dalam tiga tahap, yaitu tahap persiapan, penyuluhan terkait PMBA berdasarkan prinsip gizi seimbang, danevaluasi melalui kuesioner post-test dan wawancara mendalam. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Kebayoran Lamadiikuti oleh 36 ibu balita. Evaluasi dilakukan melalui pemberian pre dan post-test yang dilakukan sebelum dan sesudahpenyuluhan. Terjadi peningkatan pengetahuan peserta sebesar 12,5%. Hal ini sesuai dengan tujuan kegiatan inidilakukan untuk meningkatkan pengetahuan pada ibu balita. Kegiatan edukasi ini perlu terus dilakukan dan lebihditingkatkan oleh kader posyandu dan tenaga kesehatan setempat.
Prevalensi dan Determinan Kejadian Anemia Ibu Hamil Harna Harna; Erry Yudhya Muliani; Mertien Sa’pang; Lintang Purwara Dewanti; Andi Muh Asrul Irawan
JIK-JURNAL ILMU KESEHATAN Vol 4, No 2 (2020): JIK-Oktober Volume 4 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : STIKes ALIFAH PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33757/jik.v4i2.289

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat karena berkaitan dengan meningkatnya risiko morbiditas dan mortalitas pada saat ibu melahirkan. Anemia pada kehamilan akan menyebabkan ibu hamil mengalami perdarahan pada proses kelahiran bayi yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis faktor-faktor risiko penyebab anemia ibu hamil. Metode Penelitian ini menggunakan desain cross sectional yang dilakukan pada Juli 2019 sampai dengan Oktober 2019. Sampel penelitian ini yaitu ibu hamil yang ditentukan dengan metode accidental samplin sebanyak 94 ibu hamil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa tidak terdapat hubungan signifikan antara status gizi sebelum hamil, usia ibu hamil, gravida dan tingkat pendidikan dengan kejadian anemia (p>0.05). Terdapat hubungan signfikan antara usia kehamilan, status KEK, paritas dengan kejadian anemia ibu hamil (<0.005). Kesimpulan penelitian bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian anemia ibu hamil di Puskesmas Kebon Jeruk yaitu usia kehamilan, status KEK dan paritas.
PENGEMBANGAN LITERASI KESEHATAN REMAJA MELALUI REFLEKSI KESEHATAN DI E-RAPOR SEHATKU Mutiara, Rika; Sitoayu, Laras; Dewanti, Lintang Purwara; Fanani, Lutfi
Jurnal Abdimas Ilmiah Citra Bakti Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jailcb.v5i4.4523

Abstract

Sekolah dapat berperan aktif melalui gerakan literasi kesehatan yang diintegrasikan dengan Penjaringan Kesehatan Remaja (PKR) untuk menciptakan masyarakat yang sehat. Sayangnya, kegiatan PKR belum berjalan secara optimal karena pencatatan masih menggunakan buku cetak, sehingga sulit untuk mengolah data yang ada. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan literasi kesehatan digital di SMA Sejahtera 1 Depok melalui pelatihan menulis refleksi di e-Rapor Sehatku. Peserta mengevaluasi kondisi kesehatan mereka dan menuliskan tindak lanjut berupa perbaikan pola hidup dan pola makan. Kegiatan ini meningkatkan pengetahuan dan kesadaran peserta terhadap literasi kesehatan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test, terjadi peningkatan sebesar 26,88%. Dengan menulis refleksi, komunitas sekolah menjadi lebih aktif dalam mengambil langkah nyata untuk menjaga dan memantau kesehatan mereka. Menulis refleksi juga mempersiapkan komunitas sekolah untuk menerapkan ilmu kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.
Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Terkait Penjaringan Kesehatan Remaja Melalui Pemberdayaan Sekolah Sitoayu, Laras; Dewanti, Lintang Purwara; Mutiara, Rika; Fanani, Lutfi; Sumitra, Putri Azahra; Sari, Dian Puspita; Meiliana, Yutta Lilin Sabad; Ramadhan, Muhammad Rizzqi; Jayakusuma, Muhamad Zaidan
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 3 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i3.563

Abstract

Masalah kesehatan remaja di Indonesia menunjukkan adanya tren yang meningkat dan perlu menjadi pusat perhatian. Salah satu upaya mengurangi masalah kesehatan pada remaja adalah dengan adanya penjaringan kesehatan di sekolah, tetapi sayangnya kegiatan itu belum banyak berhasil dilakukan secara efektif dan berkala. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan pengetahuan dan sikap terkait penjaringan kesehatan remaja di SMA Sejahtera 1 Depok, dengan sasaran Tim Penjaringan Kesehatan Remaja (PKR). Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah Community Development. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan sebanyak 12 poin dan sikap sebanyak 8 poin terkait penjaringan kesehatan beserta pentingnya program kesehatan di sekolah. Diharapkan dengan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap, Tim PKR mampu menjadi penggerak dalam mengimplementasikan penjaringan kesehatan di sekolah secara aktif dan berkala.
Digital Tele-Counseling for Sustainable Maternal Health Services in Indonesia Focus on Telelactation Dewanti, Lintang Purwara; Sitoayu, Laras; Idarto, Areta
IAIC Transactions on Sustainable Digital Innovation (ITSDI) Vol 6 No 1 (2024): October
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34306/itsdi.v6i1.673

Abstract

Breastfeeding is essential for infant health and development, yet Indonesia faces challenges in meeting global breastfeeding targets. This review examines the potential of tele-counseling (telelactation) as a solution to improve breastfeeding support in the digital era, focusing on overcoming geographical and service delivery barriers. A systematic literature search covering PubMed, Scopus, Google Scholar, and local Indonesian journals identified 25 articles from 2019 to 2023, with 14 unique studies meeting inclusion criteria. Findings indicate that telelactation primarily utilizes WhatsApp groups, Androidbased apps, and online counseling sessions, resulting in improved breastfeeding techniques, increased exclusive breastfeeding rates, and enhanced maternal knowledge. However, privacy concerns and technological barriers persist, though these are addressed through specialized training and ongoing support for healthcare providers. Telecounseling demonstrates promise in supporting breastfeeding in Indonesia, though further research is needed to address geographical limitations and assess longterm impacts. Integrating telecounseling into national breastfeeding policies could significantly advance maternal and child health outcomes in Indonesia.
Impact of the Covid-19 Pandemic on Changes in Weight, Consumption and Lifestyle in Indonesian Students Sitoayu, Laras; Mardiyah, Sarah; Melani, Vitria; Dewanti, Lintang Purwara; Ronitawati, Putri; Amelia, Sry Rizki; Risda, Rahmatia
International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Research Vol. 2 No. 12 (2021): International Journal of Multidisciplinary: Applied Business and Education Res
Publisher : Future Science / FSH-PH Publications

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/10.11594/ijmaber.02.12.10

Abstract

The Covid-19 pandemic that has hit various parts of the world, including Indonesia, has had an impact on society. One of the layers of society that has experienced this impact is students. With the large-scale social restrictions, Indonesian students do a lot of activities at home. Many students become concerned with themselves, but there are also students who feel bored because of low social interaction which in turn causes high food consumption and sedentary behaviour at home. The objective of this study to determine changes in body weight, food consumption and lifestyle in Indonesian students. The design of this study was cross sectional, with descriptive analysis conducted on 1185 students in Indonesia. The results of the study stated that the pandemic had an impact on Indonesian students. During the pandemic as many as 67.1% of students experienced changes in the size of their BB. Most of the students experienced moderate stress (77.1%), and bad sedentary behaviour by 63.4%. However, diet and exercise habits have changed for the better as much as 52.6% and 63.7%, respectively. Indonesian students need to pay more attention to changes in body weight and lifestyle during the pandemic so as not to have a negative impact on health and nutritional status.
Weight Behavioral Changed among College Student In Indonesia as Impact of Covid-19 Pandemic: A Structural Equation Model Dewanti, Lintang Purwara; Sitoayu, Laras; Melani, Vitria; Khairani, Nurul
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 6 No. 1 (2023): International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35654/ijnhs.v6i1.673

Abstract

Background: One of the community groups affected by the Covid-19 pandemic is college students. The pandemic has changed the learning system that requires college students to study from home. In addition, it changes college student life habits, including physical activity, diet, body composition, stress, changes in body weight, and others. Objective: Aim to model the impact of the pandemic on weight changes in college students in Indonesia. Method: this study was conducted on 1185 college students for 35 days with a cross-sectional design. The research design used a cross-sectional study design. Analysis of the data used is SEM with LISREL. Result: The results showed a causal relationship between the latent variables of significant lifestyle factors on consumption factors and important consumption factors on changes in body weight in a positive direction. Structural model of the determinants of weight change = 0.05 consumption + 1.03 lifestyle. Conclusion: Lifestyle and consumption factors affect changes in body weight during the Covid 19 Pandemic in college students. Recommendation: There needs to be more attention to public health after the Covid-19 Pandemic hit, especially regarding consumption patterns and stress. People must be able to adjust to new normal conditions so as not to vent their stress by consuming lots of snacks or foods high in fat and sugar
HUBUNGAN PERILAKU PEMBERIAN MP-ASI DAN KEJADIAN DIARE DENGAN STATUS GIZI ANAK USIA 6-24 BULAN DI RSIA PKU MUHAMMADIYAH CIPONDOH Susanti, Tazkiyyah Khanifah; Dewanti, Lintang Purwara; Sitoayu, Laras; Nuzrina, Rachmanida
Jurnal Gizi dan Pangan Soedirman Vol 7 No 1 (2023): JURNAL GIZI DAN PANGAN SOEDIRMAN
Publisher : Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesmas Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.425 KB) | DOI: 10.20884/1.jgipas.2023.7.1.7800

Abstract

Based on RISKESDAS 2018, diarrhea prevalence in Banten was 7.5%. While national prevalence was 6.8%. Diarrhea is the number one causal of inpatients at Indonesian hospitals. Incorrect breastfeeding and complementary feeding practices were some causal of nutritional problems. Complementary feeding practices need a proper delivery time, frequency, type, foods amount, and how to made. This was due to mothers’ ignorance of benefits and the correct way of giving complementary feeding so that it affects the mother's attitude. This study aimed to know the correlation of complementary feeding practices and diarrhea incidence toward nutrition status for infants at 6-24 months of age at RSIA PKU Muhammadiyah Cipondoh. This is a descriptive quantitative study with cross-sectional approach using primary data through interview with questionnaire and Recall 24-Hours. Total sample of infants (6-24 months of age) were 80. Statistical data processed using chi-square test. Data statistically showed that the age of complementary feeding had pValue=0.589, frequency with pValue=0.193, total energy intake pValue=0.22, OR=0.754, total protein intake p=0.016, OR=4.952, texture pValue=0.341, portion pValue=0.009, and the incidence of diarrhea had pValue=0.079. There was a correlation between total energy intake, protein intake, and portion of complementary foods toward nutrition status at RSIA PKU Muhammadiyah Cipondoh. Keywords: complementary feeding practices, diarrhea, nutrition status
Psychosocial stress, food preferences, and screen time with nutritional status of women of reproductive age in Sukamulya Village, Tangerang Regency Badriyah, Siti; Melani, Vitria; Sitoayu, Laras; Dewanti, Lintang Purwara; Ronitawati, Putri
Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition) Vol 12, No 1 (2023): December
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jgi.12.1.36-43

Abstract

Background: The increase in age and the pandemic conditions experienced cause Women of Reproductive Age (WRA) to encounter many environmental issues that disturb their psyche, resulting in psychosocial stress. A strategy for dealing with stress is called coping with stress. A higher screen time and high sugar, salt, or fat to deal with stress might change nutritional status.Objective: This study aims to determine the relationship between psychosocial stress, food preferences, and screen time with the nutritional status of WRA in Sukamulya Village, Tangerang Regency.Materials and Methods: This research design is cross-sectional and was conducted in March 2022 in Sukamulya Village, Tangerang Regency. The research sample amounted to 55 participants with a purposive sampling technique. The questionnaires used were Psychosocial Stress Assessment Instrument, Food Frequency Questionnaires, and recall screen time. Data analysis using the Chi-Square test.Results: The majority of participants experienced psychosocial stress (61.8%), food preferences low in sugar, salt, and fat (63.6%), and most of them were in the high screen time category (52.7%). The results showed that there was no relationship between psychosocial stress and food preferences with nutritional status (p > 0.05), but there was a relationship between screen time and nutritional status (p = 0.011).Conclusion: In this study, food preferences and psychosocial stress were not factors that affected the nutritional status.
Consumption frequency of junk food, simple carbohydrate intake, and total cholesterol levels in Esa Unggul University employees: Frekuensi konsumsi junk food, asupan karbohidrat sederhana dan kadar kolesterol total pada karyawan Universitas Esa Unggul Lestari, Nurindah; Sitoayu, Laras; Nadiyah, Nadiyah; Dewanti, Lintang Purwara; Wahyuni, Yulia; Sumitra, Putri Azahra
Journal of Current Health Sciences Vol. 3 No. 1: May 2023
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jchs.202341

Abstract

This study aims to determine the relationship of the frequency of consuming junk food, intake of simple carbohydrates, physical activity and total cholesterol levels in Esa Unggul University employees. This type of research is observational with cross sectional research design. The total population of 400 respondents obtained the number of samples using stratified random sampling is as many as 60 respondents selected with respondents ranging from age 27-61 years. Data collected are frequency of consuming junk food using food frequency (FFQ) instruments for the past 1 month, physical activity using 2x24 hour Physical Activity Level (PAL) instrument form, simple carbohydrate intake using 2x24 hour food recall instrument and total cholesterol level using instrument check instrument digital cholesterol. Data analysis in this study used the Pearson correlation test. Average junk food consumption with a score (95.7 ± 64.96), physical activity (1.67 ± 0.21), intake of simple carbohydrates (77.64 ± 32.91) grams and total cholesterol levels (184, 7 ± 36.25) ml / dl. There was a relationship between consuming junk food (P = 0.0001; r = 0.454), intake of simple carbohydrates (P = 0.006; r = 0.349) and total cholesterol levels. However, there was no relationship between physical activity and total cholesterol levels (P = 0.167; r = -0.181). Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan frekuensi mengonsumsi junk food, asupan karbohidrat sederhana, aktivitas fisik dan kadar kolesterol total pada karyawan Universitas Esa Unggul. Jenis penelitian ini bersifat observasional dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi 400 responden didapatkan jumlah sampel dengan menggunakan cara stratified random sampling adalah sebanyak 60 responden yang terpilih dengan responden mulai dari usia 27–61 tahun. Data yang dikumpulkan yaitu frekuensi mengonsumsi junk food menggunakan instrumen food frequency (FFQ) 1 bulan terakhir, aktivitas fisik menggunakan instrumen form Physical Activity Level (PAL) 2x24 jam, asupan karbohidrat sederhana menggunakan instrumen food recall 2x24 jam dan kadar kolesterol total menggunakan intrumen alat cek kolesterol digital. Analisis data pada penelitian ini menggunakan uji korelasi pearson. Rata-rata mengonsumsi junk food dengan skor (95,7 ± 64,96), aktivitas fisik (1,67 ± 0,21), asupan karbohidrat sederhana (77,64 ± 32,91) gram dan kadar kolesterol total (184,7 ± 36,25) ml/dl. Terdapat hubungan antara mengonsumsi junk  food (P=0,0001; r=0,454), asupan karbohidrat sederhana (P=0,006; r=0,349) dan kadar kolesterol total. Namun, tidak ada hubungan antara aktivitas fisik dan kadar kolesterol total (P=0,167; r=-0,181).
Co-Authors Abna, Inherni Marti Abu Sopian Afrita Harlianty, Rully Agustina, Noni Airin Roshita Amelia, Sry Rizki Anna Yuliana Annisa Millenda Sari Areta Idarto Aris Widodo Asmarani, Intan Dwi Ayu Puspitalena Daniel Hartanto Dewi, Sita Pramesti Dhea Mardani Nur Mardani Dhita Noverina Dian Puspita Sari Dian Puspita Sari Dudung Angkasa Edi Hamdi Elsye Meilinda Br Sembiring Meliala Eriza Fadhilah Erry Yudhya Muliani Fathurrohmah Isnadia Siwi Febriyani Febriyani Gifari, Nazhif Hanifah, Luthfi Nur Harna Harna, Harna Helmi Imelda Hurit, Hermanus Ehe intan permata sari Intan Permatasari Jayakusuma, Muhamad Zaidan Jeallyza Muthia Azra Judhiastuty Februhartanty Juliana Jusat, Idrus Laras Sitoayu Lestari, Nurindah Leyrina Rizky Utami Lutfi Fanani Lutfi Fanani Mardiyah, Sarah Marsidi, Sitti Rahmah Mashuri Yusuf Meiliana, Yutta Lilin Sabad Melani, Vitira Mellova Amir Michael Fujima Muh Asrul Irawan, Andi Mury Kuswari Nabila Nabila Nabila Permatasari Nadiyah Nadiyah Nadiyah Nadya Fauziyah Efendi Nisrinah Nisrinah Nisrinah Nisrinah Noni Agustina Novia Indri Saputri Novianti, Anugrah Nuraldimas, Asri Nurul Khairani Nurul Shiva Fauziah Palupi, Khairizka Citra Pelita Juliana Gultom Pradini, Indira Prita Dhyani Swamilaksita Priyasna, Irpan Putri Azahra Sumitra Putri Ronitawati Putri, Vira Herliana Rachmadini, Poetry Asri Rachmanida Nuzrina Rahmi Kartini Pertiwi Ramadhan, Muhammad Rizzqi Renita Febriana Reza Fadhilla Rhanum Darmayanti Rika Mutiara, Rika Risda, Rahmatia Rizkita Windhiyaningrum Sa'pang, Mertien Sarah Mardiyah Sita Pramesti Dewi Siti Badriyah Sri Teguh Rahayu, Sri Teguh Sukma Wati Sumitra, Putri Azahra Susanti, Tazkiyyah Khanifah Tommy G Tommy G Utami, Dessy Aryanti Vira Herliana Putri Vitria Melani, Vitria Wahyuni, Yulia Wido Gamani Yolanda Krisna Dewi Yulia Wahyuni Yunata Kandias Akbar