Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Implementasi Model Asuhan Keperawatan Profesional (Makp ) Tim dan Kinerja Perawat di RSUD Kota Padangsidimpuan Putri Pameliyah Harahap; Farida Linda Sari Siregar; Siti Saidah Nasution
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.49012

Abstract

Latar Belakang: Model Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) Tim merupakan metode pelayanan keperawatan yang menekankan kerja sama tim secara terstruktur dan terorganisasi. Di RSUD Kota Padangsidimpuan, penerapan MAKP Tim masih menghadapi berbagai tantangan, seperti ketidakseimbangan pembagian tugas, rendahnya koordinasi, serta kurangnya pemahaman tentang peran masing-masing anggota tim. Kondisi ini berpotensi memengaruhi kinerja perawat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 64 perawat ruang rawat inap yang dipilih dengan teknik  sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang terdiri dari tiga bagian: implementasi MAKP Tim, kepuasan kerja, dan kinerja perawat. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil: Hasil analisis menunjukkan sebagian besar perawat memiliki tingkat implementasi MAKP tim dalam kategori tidak baik sebanyak 46 orang (71,9%) dan baik sebanyak 18 orang (28.1%). Kinerja perawat diketahui mayoritas berada pada ketegori cukup baik sebanyak 29 orang (45,3%), tidak baik sebanyak 24 orang (37,5 %). Hasil uji bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara implementasi MAKP Tim dengan kinerja perawat di RSUD Kota Padangsidimpuan 0.001 (p< 0.005)  Kesimpulan: Terdapat hubungan signifikan antara implementasi MAKP Tim dengan kinerja perawat di ruang rawat inap RSUD Kota Padangsidimpuan.
Pengaruh Self-leadership Terhadap Kepuasan Kerja Perawat di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan Rini Apriliani Siregar; Siti Saidah Nasution; Diah Arruum
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50837

Abstract

Abstrak Kepuasan kerja perawat merupakan salah satu capaian mutu dalam pelayanan keperawatan di rumah sakit yang harus ditingkatkan. Namun, masih ditemukan ketidakpuasan kerja perawat yang diakibatkan oleh tuntutan untuk mampu bekerja mandiri, mengambil keputusan cepat, serta menjaga mutu pelayanan. Cara yang dapat membantu dalam meningkatkan kepuasan kerja perawat diantaranya adalah self-leadership perawat yang mencakup behavior focused strategies, natural reward strategies, constructive thougt strategies. Penelitian ini bertujuan untuk mneganalisis pengaruh self-leadership terhadap kepuasan kerja perawat di Rumah Sakit Islam Malahayati Medan. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional yang dilakukan pada seluruh perawat yang bekerja di ruang rawat inap pada bulan Januari-April 2025. Teknik sampel menggunakan total sampling dengan jumlah 80 orang. Data dianalisis menggunakan uji korelasi. Hasil penelitian pada uji korelasi ditemukan ada pengaruh self-leadership terhadap kepuasan kera perawat dengan p-value 0,000. Kata Kunci : Self-leadership, Kepuasan Kerja, Perawat Abstract Nurse job satisfaction is one of the quality achievements in nursing services in hospitals that must be improved. However, nurse job dissatisfaction is still found due to the demands of being able to work independently, make quick decisions, and maintain service quality. Methods that can help in improving nurse job satisfaction include nurse self-leadership which includes behavior-focused strategies, natural reward strategies, constructive thought strategies. This study aims to analyze the effect of self-leadership on nurse job satisfaction at Malahayati Islamic Hospital, Medan. This type of quantitative research with a correlational approach was conducted on all nurses working in the inpatient ward from January to April 2025. The sampling technique used a total sampling with a total of 80 people. Data were analyzed using a correlation test. The results of the correlation test found that self-leadership had an effect on nurse job satisfaction with a p-value of 0.000. Keywords: Self-leadership, Job satisfaction, Nurse
Motivasi dan Self-Efficacy Terhadap Kinerja Perawat dalam Resusitasi Jantung Paru (Rjp) di Instalasi Gawat Erlinda Sari Pasaribu; Diah Arruum; Siti Saidah Nasution; Farida Linda Sari Siregar; Isti Ilmiati Fujiati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.53045

Abstract

Resusitasi Jantung Paru (RJP) merupakan bagian dari kinerja perawat dalam pencegahan kecacatan dan kematian untuk menjaga keselamatan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Kinerja perawat dalam RJP berkaitan dengan motivasi dan Self-Efficacy. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan motivasi dan self-efficacy terhadap kinerja perawat dalam pelaksanaan RJP di IGD Rumah Sakit di Medan. Desain penelitian menggunakan deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel 73 perawat yang diambil dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian yang digunakan berupa kuesioner motivasi, self-efficacy, dan kinerja perawat yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data menggunakan uji pearson dan regresi linier berganda dengan p-value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki motivasi tinggi 93,2%, self-efficacy tinggi 97,3%, dan kinerja perawat seluruhnya baik. Terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi dengan kinerja (p=0,000; r=0,425) serta antara self-efficacy dengan kinerja (p=0,000; r=0,401), yang berarti semakin tinggi motivasi dan self-efficacy maka semakin baik kinerja perawat. Analisis regresi menunjukkan bahwa kedua variabel berpengaruh signifikan dengan motivasi sebagai faktor dominan (β=0,350; p=0,001) . Kesimpulan bahwa terdapat hubungan antara motivasi dan self-efficacy dalam meningkatkan kinerja perawat pada pelaksanaan RJP. Manajer keperawatan perlu mengoptimalkan pelatihan berbasis simulasi klinis dan supervisi guna meningkatkan mutu pelayanan keperawatan gawat darurat.
Effect Of Mental Workload And Moral Sensitivity On Nurse Performance In The Acute Inpatient Room Of The Prof. Dr. M. Ildrem Mental Hospital, Medan Esther Simatupang; Siti Saidah Nasution; Elmeida Effendy; Roy Wilson Sihaloho
International Journal of Medicine and Health Vol. 3 No. 1 (2024): March : International Journal of Medicine and Health (IJMH)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijmh.v3i1.2977

Abstract

Objectives: High mental workload can decrease nurse performance. Nurses with higher moral sensitivity are ethically more practicing professionals and the quality of care is better. This study assesses effect of Mental Workload and Moral Sensitivity on Nurse Performance in the Acute Inpatient Room of the Prof. Dr. M. Idrelm Mental Hospital Medan in Indonesia . Methods: The study used a cross-sectional design, sampel number of 58 nurses in acutel inpatient room through total sampling. NASA-TLX Questionnaires for Mental Workload, Moral Sensitivity Questionnaires for Moral Sensitivity and Individual Work Performance Questionnaires for Nurse Performance. Analyzed data using the Statistical Package for social Science (SPSS) version 26 software. Descriptive statistics, Pearson test and multiple linear regression analysis to measure its effect. A p-vaule of < 0.05 was considered statistically significant at a 95% confidence level. Result: Majority of participant had a high level of mental workload (86.2%), high level of moral sensitivity (58.6%) and had good level of performance (53.4%). Further, there is no correlation mental workload with nurses performance (p = 0.350), but moral sensitivity significantly correlated with nurses performance (p = 0.041). Conclusion: Nurse has level mental workload high indicate prone to fatique and burnout, but they have good performance because they have adapted to the existing work situation. This is supported by high moral sensitivity so that nurses feel very responsible for their profession.
Effect of Creative Educational Videos on Self-Efficacy and Handwashing Knowledge among Schoolchildren A Karina Ariadni; Siti Saidah Nasution; Nur Afi Darti; Muhammad Amru Baihaqi
Caring: Indonesian Journal of Nursing Science Vol. 8 No. 1 (2026): Vol 8 No 1 2026 Caring: Indonesia Journal of Nursing Science
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/ijns.v8i1.23197

Abstract

Handwashing is one of the most effective measures to prevent infectious diseases; however, compliance among school-aged children remains low. Limited knowledge and low self-efficacy in performing proper handwashing techniques often lead to inadequate hygiene practices. This study aimed to evaluate the effectiveness of a creative educational video in improving handwashing self-efficacy and knowledge among elementary school students. A pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design was conducted in February 2024 at SDN 104190 Paluh Kurau. The participants consisted of 50 sixth-grade students selected using total sampling. Data were collected using validated and reliable questionnaires to measure self-efficacy and handwashing knowledge. Statistical analysis was performed using paired sample t-tests and correlation tests with SPSS software to assess differences before and after the intervention.The results demonstrated a significant improvement in both self-efficacy and knowledge following the educational video intervention. The proportion of students with high self-efficacy increased from 62% before the intervention to 98% after the intervention. Similarly, the proportion of students with good handwashing knowledge rose from 32% to 88%. The mean self-efficacy score significantly increased from 25.14 ± 2.43 to 36.16 ± 4.60 (p = 0.000), while the mean knowledge score increased from 7.06 ± 1.66 to 9.16 ± 1.27 (p = 0.000). In conclusion, creative educational videos are an effective and affordable method for improving handwashing self-efficacy and knowledge among elementary school children.These findings suggest that video-based health education can be a valuable tool in school health promotion programs. Keyword: Handwashing, Self-Efficacy, Health Education, Schoolchildren, Creative Video
Efektivitas Edukasi Terhadap Perilaku Ibu Dalam Pemberian MPASI Pada Anak Usia 6-23 Bulan Rissa Restina Utami; Farida Linda Sari Siregar; Siti Zahara Nasution; Zulhaida Lubis; Siti Saidah Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59856

Abstract

Masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di wilayah urban seperti Jakarta Timur. Praktik pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang belum sesuai rekomendasi menunjukkan perlunya edukasi yang memadai, terstruktur, dan efektif untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas intervensi edukasi terhadap perilaku ibu dalam pemberian MPASI pada anak usia 6–23 bulan yang meliputi aspek pengetahuan, sikap, dan tindakan. Penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan pretest-posttest control group design. Penelitian dilakukan Januari–Juni 2026 di Puskesmas Duren Sawit sebagai kelompok intervensi dan Puskesmas Jatinegara sebagai kelompok kontrol. Sampel berjumlah 84 responden yang terdiri dari 42 ibu pada kelompok intervensi dan 42 ibu pada kelompok kontrol, dipilih menggunakan purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi MPASI melalui buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, diskusi interaktif, dan tindak lanjut melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol tidak menerima intervensi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu dalam kelompok intervensi setelah edukasi (p=0,000), sedangkan pada kelompok kontrol tidak ditemukan perubahan yang signifikan. Uji Mann–Whitney menunjukkan perbedaan perilaku yang signifikan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan mean rank 52,65 dan 32,35 (p=0,000). Disimpulkan bahwa edukasi MPASI berbasis buklet, video edukasi, demonstrasi memasak, dan tindak lanjut WhatsApp efektif meningkatkan perilaku ibu dalam pemberian MPASI sehingga mendukung pencegahan masalah gizi pada anak usia 6–23 bulan.
Pengaruh Sosialisasi Penerapan Jenjang Karir Terhadap Turnover Intention Perawat di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan Dina Ayudia Rahma; Rika Endah Nurhidayah; Siti Saidah Nasution
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.60511

Abstract

Turnover intention perawat merupakan isu kritis dalam manajemen sumber daya manusia di rumah sakit. Tingginya angka turnover perawat di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan mendorong perlunya intervensi berupa sosialisasi penerapan jenjang karir. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sosialisasi penerapan jenjang karir terhadap turnover intention perawat di Rumah Sakit Khusus Ginjal Rasyida Medan. Desain penelitian menggunakan mixed methods dengan pendekatan kuantitatif quasi experiment one group pretest-posttest dan pendekatan kualitatif phenomenological research. Populasi penelitian adalah seluruh perawat pelaksana (N=69) dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Turnover Intention Scale yang telah divalidasi (I-CVI 0,962; Cronbach Alpha 0,856). Analisis data kuantitatif menggunakan uji Paired T-Test, sedangkan data kualitatif dianalisis dengan metode Colaizzi melalui wawancara mendalam terhadap 8 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata turnover intention sebelum intervensi sebesar 42,51 (kategori sedang) dan sesudah intervensi sebesar 39,78 (kategori sedang). Uji Paired T-Test menunjukkan nilai p=0,015 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan sosialisasi penerapan jenjang karir terhadap penurunan turnover intention perawat. Secara kualitatif ditemukan lima tema utama: peran manajemen, peningkatan motivasi kerja, retensi dan loyalitas, dukungan tim dan supervisi, serta harapan perbaikan sistem. Disimpulkan bahwa sosialisasi penerapan jenjang karir berpengaruh signifikan dalam menurunkan turnover intention perawat. Kata Kunci: jenjang karir; turnover intention; perawat; rumah sakit
Factor Analysis of Knowledge Attitude and Characteristics of Nurses Towards Pain Management Saodah Hanim; Siti Saidah Nasution; Tasrif Hamdi
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.3911

Abstract

Pain is an experience of subjective and physiological condition. Accurate pain assessment is essential and effective for the successful implementation of pain management. The inability of nurses to assess pain and poor communication between patients and nurses leads to ineffective pain management. In addition, an adequate level of knowledge and a positive attitude in caring for patients is an important component in the delivery of pain management. Objective: The purpose of this study was to analyze the factor of knowledge and attitude of nurses towards pain management at Haji Adam Malik Hospital Medan. Method: The type of research used in this study was quantitative with a survey method research design. Respondents in the study amounted to 84 nurses in the RB6. RA3, RA4 dan RA5. Bivariate Data Analysis with Chi-Square. Results: The result chi-square test analysis obtained a p-value for the variable of age (0,472). Education (0,790). Experience (),376), knowledge (0,099), and attitude&nbsp; (0,000). Conclusions: Attitude is the nurse's readiness or willingness to act in the assessment and reassessment of pain, managing pain, and evaluating it. Good nursing attitudes are needed to improve the implementation of pain management at the H. Adam Malik Central General Hospital, Medan.
Nurses' Role in the Discharge Planning Implementation on Family Readiness Caring for Patients at Home Jesy Natalia Ginting; Siti Saidah Nasution; Evi Karota Bukit
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i6.4048

Abstract

One of the important components in the management of patient care in hospitals is the role of nurses in implementing discharge planning, which is a structured process of preparing patients to return to their environment after they get treatment in the hospital. Nurses have a significant role in helping families prepare to care for patients after discharge from psychiatric hospitals. Through evaluation of the patient's condition, coordination with multidisciplinary care teams, patient and family education, and preparation of a detailed discharge plan, nurses can positively influence Family Readiness. Objective: to evaluate the relationship between the role of nurses in implementing discharge planning and family readiness to care for patients at home. Method: The sample used was a purposive sample of 78 implementing nurses working in the inpatient room and the design of this study was cross-sectional. Data was collected through questionnaires as well as statistical correlation Chi-Square was used to analyze it. The validity test for the nurse role questionnaire was 0.629 to 0.777, while the family readiness questionnaire was 0.456 to 0.765. The Cronbach's alpha value for the nurse's role variable was 0.962 and family readiness was 0.967 so the questionnaire was declared reliable. Results: The results showed a relationship between the role of nurses in implementing discharge planning and family readiness to care for patients at home (0.020 < 0.05). Conclusions: Thus, the role of nurses in the discharge planning process plays an important role in improving family readiness in caring for patients at home.
Cervical Cancer Patient Experiences with Chemotherapy in Conducting Their Role as Wives Jamila Rambe; Siti Saidah Nasution; Muara Panusunan Lubis
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S6 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS6.5093

Abstract

Wives who suffer from cervical cancers and receive chemotherapy treatment potentially have the potential to experience a decrease in the reproductive function of the organs so that the role as a wife experiences changes such as impaired gynecological functions which result in nonfulfillment of sexual desires, pain during intercourse, bleeding, emotional disturbances, and fatigue so that the daily activities of cervical cancer sufferers experience a significant decrease. Objective to understand cervical cancer patients' experiences with chemotherapy in conducting their role as wives. the study was a qualitative design with a phenomenological approach. Data were collected using an interview with 8 participants and analyzed using colaizzi. Then, it is transcribed and analyzed repeatedly. The second step, analyzing, is conducted by extracting significant statements, categorizing, and understanding the essential meaning. In the third step, describing, the researcher communicates, concludes, and defines the phenomenon. 6 Themes are found in this research: 1) conducting the role as a wife part, 2) sexual relationship disorders, 3) self –concept disorder 4) anxiety of cancer 5) medication side effects, 6) getting the family support. The study result indicates that despite the side effects of chemotherapy experienced by wives who suffer from cervical cancer, they still can conduct their role as wives supported by the family.
Co-Authors A Karina Ariadni Aprilila Idela Br Sebayang Ardianto Ariadni, Dwi Karina Arlina Nurbaity Lubis Bima Suryantara Candra Meriani Damanik Darti, Nur Afi Daulay, Wardiyah Destanul Aulia Dewi Elizadiani Suza Dina Ayudia Rahma Dora Hastura Dudut Tanjung Eliza Hafni Elmeida Effendy Erlinda Sari Pasaribu Erniyati, Erniyati Esra Devi Tarida Lubis Esther Simatupang Etti Sudaryati Evalina Perangin Angin Evi Karota Bukit Fara Kanaya Aqila Damanik Febrina Oktavinola Fujiati, Isti Ilmiati Gadis Halizasia Girsang, Bina Mellvia Harahap, Putri Pameliyah Harahap, Rizki Noviyanti Harianja, Susi Junita Hariati Hariati Hariati Herlina, Desi Hernawati Hernawati Hezlin Ivana Miryam Marbun Hutasuhut, Yosi Alawiyah Ilma khairani Ita Pinem Jamila Rambe Jesy Natalia Ginting Juanita Juanita Kiking Ritarwan Lenni Afriani Batubara Lovita Diba Br Sinaga Mahnum Lailan Nasution Marbun, Betty Nurita Muara Lubis Muhammad Amru Baihaqi Mula Tarigan Nasution, Khafifah Ramadhani Nataria Yanti Silaban Nela Rosa Nikmal Hasanah Nasution Nur Afi Darti Nurbaiti Nurhafizah Nurhafizah Purba, Jenny Marlindawani Putra, Imam Budi Ramadhani, Cut Rizqa Reni Asmara Ariga Ria Apriliani Waruwu Rianti Pramita Rika Endah Nurhidayah Rini Apriliani Siregar Rissa Restina Utami Riswani Tanjung Roy Wilson Sihaloho Sahala Bungaran Silaen Saodah Hanim Sari, Farida Linda Sembiring, Atikah Marhamah Sembiring, Friska Septiani Arista Wahyuni Shabri Ma’arif Lubis Sidabutar, Novryanti Siti Anggina Khalilah Lubis Siti Khadijah Nasution Siti Mariani Damanik Siti Zahara Nasution, Siti Zahara Sitio, Roma Sri Adriana A Siahaan Sutan Anshor Lubis Tasrif Hamdi Wahyu Bima Saputra Wulantari, Masrina Naomi Yesi Ariani Yohana Beatry Sitanggang Yulisnawati Zulfendri Zulfendri - Zulfendri Zulfendri Zulfendri Zulfendri Zulfendri Zulhaida Lubis