Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Penerapan Pembelajaran Contextual Teaching And Learning (CTL) Pada Mata Pelajaran Matematika Di SDN 3 Tambak Ukir Aprilia Nurma Aziza; Mory Victor Febrianto; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.6343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning (CTL) pada mata pelajaran matematika di SDN 3 Tambak Ukir, khususnya di kelas 3, 4, dan 5. Sebelum pelaksanaan penelitian, dilakukan pra-penelitian untuk mengetahui kondisi awal di sekolah, yang menunjukkan bahwa beberapa guru telah menerapkan pendekatan CTL dengan hasil yang cukup positif. Model CTL terbukti efektif dalam meningkatkan keaktifan siswa selama proses pembelajaran matematika. Pendekatan ini melibatkan siswa secara aktif melalui kegiatan seperti diskusi, observasi, pemecahan masalah, dan kerja kelompok, yang terkait langsung dengan kehidupan sehari-hari, seperti menghitung luas dan keliling halaman sekolah atau mengaitkan operasi hitung dengan kegiatan jual beli di pasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa, rasa percaya diri dalam menyampaikan pendapat, serta kemampuan untuk bekerja sama dalam diskusi kelompok. Guru juga menunjukkan peningkatan kreativitas dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya fokus pada materi, tetapi juga mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan kerjasama antar siswa. Keberhasilan penerapan pendekatan CTL di SDN 3 Tambak Ukir ini memberikan dampak positif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan bermakna. Penelitian ini menyarankan agar pendekatan CTL dapat dikembangkan lebih lanjut dan diterapkan di sekolah-sekolah lain sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran matematika.
PEMBENTUKAN DUTA ANTI BULLYING SEBAGAI PEER GROUB EDUCATOR UNTUK PENGEMBANGAN PERILAKU SALING MENGHARGAI Heldie Bramantha; Debby Maulidiansyah Rosanda
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 4 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v4i1.5728

Abstract

Perilaku bullying punya kecenderungan untuk meningkat secara nasional di sekolah-sekolah. Data yang diperoleh dari KPAI, saat ini perilaku bullying menempati peringkat teratas pengaduan masyarakat atau sekitar 25% dari total pengaduan dalam bidang pendidikan sebanyak 1.480 kasus (www.kpai.go.id). Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, secara nasional kasus kekerasan dan bullying di sekolah, terutama anak menjadi pelaku justru meningkat. Secara umum, tindak kekerasan terhadap anak 2015 menurun sebesar 25 persen (3.820 kasus) dibanding 2021 (5.066 kasus). Tetapi kasus pelanggaran anak di bidang pendidikan justru naik 4 persen dari 461 kasus di 2014 menjadi 478 di 2021. Bahkan, anak yang jadi pelaku bullying di sekolah meningkat drastis menjadi 39 persen di 2022. Solusi yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini yaitu Melakukan sosialisasi tentang perilaku bullying tingkat Sekolah Dasar meliputi: bentuk dan jenis bullying, faktor, dampak, dan arti dari bullying itu sendiri, faktor penyebab dan upaya mengatasi tindakan bullying. Dalam pembentukan karakter untuk siswa, diperkenalkan program. Memilih dan melatih duta anti bullying yang telah ditunjuk sekolah, Memonitor dan mengevaluasi kontribusi duta anti bullying dalam pergaulan di sekolah. Melibatkan siswa berprestasi untuk menjadi duta anti bullying agar menjadi role model bagi teman-teman di sekolahnya. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya duta anti bullying yang dipilih langsung oleh masing-masing sekolah mitra. Melalui sosialisasi tentang bullying, para duta yang telah dipilih diberi pemahaman tentang bentuk perilaku bullying, dampaknya bagi korban, dan bagaimana pencegahannya. Duta anti bullying berperan dalam membantu teman-temannya untuk memahami perilaku bullying dan dampaknya. Hal ini ditunjukkan dengan laporan guru pendamping kepada pelaksana kegiatan tentang peran duta anti bullying.
EDUKASI PEMBERDAYAAN PROGRAM DIET GADGET BAGI SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK MENGATASI DAMPAK BURUK KEMAJUAN TEKNOLOGI Heldie Bramantha; Siti Rahmania
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i1.4011

Abstract

Penggunaan Gadget dikalangan anak-anak semakin memprihatinkan dan tentu memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang. Terlihat jelas anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan teknologi yang ada. Sehingga anak-anak sering terlena dengan kecanggihan Gadget dengan fitur-fitur yang tersedia di dalamnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah sebagai salah satu upaya untuk menurunkan dampak negatif Gadget pada siswa sekolah dasar. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa sekolah dasar di Kecamatan Mangaran Kota Situbondo. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Tanjung Glugur Kota Situbondo. Target Luaran yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah siswa memperoleh informasi tentang cara menggunakan Gadget dengan bijak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan alat bantu berupa media promosi kesehatan yaitu media permainan ular tangga untuk mempermudah dalam menyampaikan informasi kepada peserta serta media ini juga bisa digunakan untuk belajar sekaligus bermain sehingga para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dari kegiatan ini yaitu tim melakukan pendampingan kepada siswa SDN 1 Tanjung Glugur. Pendampingan ini di lakukan selama 3 minggu. Setelah dilakukan pendampingan, terlihat siswa yang awalnya ketika jam istirahat selalu bermain Gadget, sudah mulai meninggalkan Gadget-nya ketika di sekolah.
ANALISIS STRATEGI PEMBELAJARAN GURU DALAM PENGELOLAAN KELAS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Heldie Bramantha; Reky Lidyawati; Nova Amelia Sari; Afira Afira
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 9 No 2 (2025): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v9i2.7781

Abstract

Penelitian ini berjudul Analisis Strategi Pembelajaran Guru Dalam Pengelolaan Kelas IV SD Islam Terpadu Nurul Anshar dilatarbelakangi oleh kegiatan pembelajaran yang guru terapkan cukup membangun antusiasme siswa dalam mengikuti setiap kegiatan pembelajaran seperti yang dilakukan guru, salah satunya pada pembelajaran IPAS yang kegiatannya cukup beragam seperti mengamati lingkungan sekitar secara langsung dan mengamati video menggunakan layar proyektor, kegiatan literasi membaca dengan lembar bacaan yang guru buat sendiri dari rangkuman materi yang ada dibuku guru maupun buku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis strategi pembelajaran yang digunakan guru dalam kegiatan pengelolaan kelas IV SD Islam Terpadu Nurul Anshar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang mana untuk menganalisis dan mendeskripsikan fokus penelitian mengenai strategi pembelajaran guru dalam pengelolaan kelas IV. Karena pada dasarnya metode penelitian kulitatif merupakan penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena-fenomena yang terjadi yang kemudian di diskripsikan secara verbal dan linguistik. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa dalam pengelolaan kelas ini guru akan melewati beberapa tahapan yaitu merencanakan pembelajaran, merumuskan tujuan pembelajaran, memilih materi pokok pembelajaran, menentukan startegi pembelajaran, membuat evaluasi penilaian dan terakhir adalah melaksanakan pembelajaran.