Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MINAT BACA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS V SD NEGERI 2 CURAH iKALAK iKABUPATEN iSITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 mega silvia; Dodik Eko Yulianto; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 1 No 1 (2022): : EDISI AGUSTUS
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (793.706 KB) | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v1i1.2337

Abstract

Minat ibaca imerupakan idorongan iuntuk imemahami ikata idemi ikata idan iisi iyang iterkandung idalam iteks ibacaan itersebut, isehingga imembaca idapat imemahami ihal-halyang idituangkan idalam ibacaan iitu. iDalam ikegiatan ipembelajaran iminat ibaca imenjadi isalah isatu ivariabel iyang imenentukan iprestasi ibelajar isiswa, imengingat idengan imembaca isiswa iakan imendapatkan ibanyak isekali iinformasi, iterutama idari ibuku ipelajaran idi isekolah. iMembaca idan imengarang iadalah isalah isatu istrategi iyang iberhasil idigunakan idalam isistem ipembelajaran. iKajian iini ibertujuan iuntuk: ia) imenentukan ikeunggulan isiswa idalam ibelajar, ib) imenentukan ikemampuan ibercerita isiswa, idan ic) imenyimpulkan ihubungan iantara iminat ibelajar idan ikemampuan imencipta icerita isiswaV iSD iNegeri i2 iKalak iTahun iPelajaran i2020/2021 iTahun iIlmiah. iPenelitian iini iadalah ipenelitian ikoneksi. iPopulasi iini iadalah i70 isiswa. iPemeriksaan iterhadap i15 imahasiswa. iFaktor iyang idipertimbangkan iadalah ipemahaman itentang iminat idan ikemampuan imembuat iakun. iStrategi iberbagai iinformasi imemanfaatkan ijajak ipendapat idan ites. iUji ilegitimasi imenggunakan ipersamaan iitem ikedua, isedangkan iuji iketergantungan imenggunakan iAlpha. iHasil iinvestigasi iterukur idengan imenggunakan imetode ihubungan ikedua iitem idiperoleh irhitung isebesar i0,961123, idengan iN=15 ipada itaraf ikepentingan i5%, ikhususnya irtabel i0,514. iDari ihasil itersebut icenderung iterlihat ibahwa inilai irhitung>rtabel, ihal iini imenunjukkan ibahwa iterdapat ihubungan iyang ipositif idan ibesar iantara iminat ibaca idengan ikemampuan imenulis iakuntansi isiswa ikelas iV iSD iNegeri i2 iCurah iKalak iKabupaten iSitubondo iKabupaten iSitubondo. iuntuk iTahun iPelajaran i2020/2021.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASIC LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH SOAL CERITA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 2 BESUKI KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO Heldie Bramantha; vidya Pratiwi; Siti Rahmania
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 3 (2023): EDISI : AGUSTUS
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i3.3162

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Basic Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah soal cerita pada mata pelajaran matematika siswa kelas V di SD Negeri 2 Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo . Penelitian ini menggunakan jenis penelitian quasi experimental.Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SD Negeri 2 Besuki yaitu kelas V A berjumlah 28 orang sebagai kelas kontrol dan kelas V B berjumlah 28 orang sebagai kelas eksperimen.Instrumen yang digunakan adalah instrumen tes yang berupa tes tulis. Uji validitas instrument menggunakan SPSS for 22 dan reliabilitas instrument dengan SPSS for 22. Uji prasyarat analisis yaitu uji normalitas data dengan SPSS for 22 dan uji homogenitas menggunakan SPSS for 22 dan analisis data menggunakan rumus uji-tseparated varians. Dari hasil analisis data diperoleh hasil thitung>ttabel (dengan tarafsignifikasi 0,05 dan n = 56 dengan db=n-2=56-2=54) yaitu 4,326>2,004, maka dari perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti terdapat pengaruh model Problem Basic Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah soal cerita pada mata pelajaran matematika siswa kelas V di SD Negeri 2 Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo .
KETERAMPILAN GURU DALAM MENERAPKAN STRATEGI DRTA (DIRECTED READING THINKING ACTIVITY) DI KELAS III PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA PADA MASA PANDEMI COVID-19 SDN 1 PANJI LOR KECAMATAN PANJI KABUPATEN SITUBONDO T.H 2020/2021 Sugiarti Sugiarti; heldie Bramantha; Vidya Pratiwi
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 3 (2023): EDISI : AGUSTUS
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i3.3228

Abstract

iPendidikan isangat ierat ihubungannya idengan iminat ibelajar iyang di mana pendidikan itidak iakan iberjalan iapabila tidak terdapat iminat ibelajar idisetiap isiswa. iMinat ibelajar imemegang iperanan ipenting idalam ibelajar.Karena iminat ibelajar iini imerupakan isuatu ikekuatan imotivasi iyang menyebabkan iseseorang imemusatkanperhatian iterhadap iseseorang iatau ikegiatan itertentu.Minat idiartikan isebagaikecenderungan isubjek iyang imenetap iuntuk imerasa itertarik ipada ibidang istudi iatau ipokok ibahasan itertentu idan imerasa isenang imempelajari imateri itersebut.Dalam ipenelitian iini ipeneliti imengambil ijenis ipenelitian ideskriptif idengan ipendekatan ikualitatif.Lokasi iyang imenjadi itempat ipenelitian iyaitu iditempatkan idi iSDN i1 iWringin iAnom iDesa iWringin iAnom iKecamatan iJati iBanteng. iPeneliti imemilih itempat idi iSDN i1 iWringin iAnom i ikarena isesuai iobservasi iyang idilakukan ioleh ipeneliti imasih ibanyak imasalah-masalah ikurangnya iminat ibelajar isiswa ikhususnya ipada imasa ipandemi iCovid-19 iyang imengakibatkan isiswa iuntuk ibelajar idirumah iserta imengakibatkan isiswa iakan ilebih imalas iuntuk ibelajar ikhususnya ipada ipembelajara iMatematika.Berdasarkan ihasil ipenelitian iyang idi ilakukan idi iSD iNegeri i1 iWringin iAnom iKecamatan iJatibanteng itentang iMinat ibelajar iMatematika ipada imateri ikonsep ipecahan idi iera ipandemi iCovid-19 iyang idi ilakukan isecara idaring idan iluring, ipeneliti imelakukan iwawancara iterhadap iguru ikelas iyang isekaligus imenjadi iguru imatematika idi ikelas i4 iSD inegeri iwringin iAnom ikecamatan iJati iBanteng, iwawancara iyang idi iteliti itentang iminat ibelajar idi iantaranya: iIndikator iMinat iBelajar iMenurut iSlameto i(2010:180) ibeberapa iindikator iminat ibelajar iyaitu: i1) iperasaan isenang, i2) iketertarikan, i3) iperhatian, i4) iketerlibatan isiswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH BERBANTUAN MEDIA FLASH CARD PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS IV DI SDN 1 SEMIRING KABUPATEN SITUBONDO TAHUN AJARAN 2020/2021 Fatimatus Holifa; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 1 (2023): BULAN FEBRUARI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i1.3766

Abstract

Model pembelajaran make a match merupakan salah satu pendekatan konseptual yang mengajarkan siswa memahami konsep-konsep secara aktif, kreatif, interaktif, efektif dan menyenangkan bagi siswa sehingga konsep mudah dipahami dan bertahan lama dalam struktur kognitif siswa. Rumusan masalah dalam penelitian adakah bagaimana penggunaan model pembelajaran Make a Match kelas IV Mata pelajaran IPA di SDN 1 Semiring Kabupaten Situbondo Tahun Ajaran 2020/2021. Metode yang penulis gunakan kualitatif, pengumpulan data menggunakan metode interview, observasi dan dokumenter, serta analisis data yang digunakan adalah diskriptif kualitatif. Berdasarkan deskripsi data dan analisis penelitian Pemanfaatan Model Pembelajaran Make a Match Kelas IV pada Mata pelajaran IPA di SDN 1 Semiring Kabupaten Situbondo Tahun Ajaran 2020/2021 maka pada akhir skripsi dapat disimpulkan yaitu dalam menerapkan model pembelajaran Make A Match meliputi Guru menyiapkan beberapa kartu yang berisi beberapa konsep atau topik yang cocok untuk sesi review, sebaliknya satu bagian kartu soal dan bagian lainnya kartu jawaban, Setiap siswa mendapat satu buah kartu, Tiap siswa memikirkan jawaban/soal dari kartu yang dipegang, Setiap siswa mencari pasangan yang mempunyai kartu yang cocok dengan kartunya (soal jawaban), Setiap siswa yang dapat mencocokkan kartunya sebelum batas waktu diberi poin, Setelah satu babak kartu dikocok lagi agar tiap siswa mendapat kartu yang berbeda dari sebelumnya.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN MEDIA KARTU HURUF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA MATERI MENEMUKAN SUKU KATA YANG SERING DIJUMPAI PADA KELAS I DI SD INTEGRAL LUQMAN AL-HAKIM SITUBONDO T.P. 2023/2024 Desy Nurfitasari; Heldie Bramantha; Dodik Eko Yulianto
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i4.3760

Abstract

Penelitian yang berjudul Penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media kartu huruf untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Indonesia materi menemukan suku kata yang sering dijumpai kelas I di SD Integral Luqman Al-Hakim Situbondo tahun pelajaran 2023/2024 dilatar belakangi oleh Hasil pengamatan yang dilakukan peneliti di SD Integral Luman Al-Hakim Situbondo, peserta didik kurang aktif dalam proses pembelajaran dan cenderung tidak begitu tertarik pada pembelajaran, kurangnya kreativitas guru dalam mengemas model pembelajaran untuk diterapkan di pembelajaran tematik, cara mengajar yang membosankan, monoton, kurang menarik, kurang kreatif, yang menyebabkan peserta didik menjadi kurang aktif, dalam proses pembelajaran peserta didik bersifat pasif dan menerima apa saja yang diberikan oleh guru. Karena guru memakai metode Teacher Center dan hanya berfokus pada guru saja, serta kurang menuntut peserta didik untuk mengembangkan kemampuan penalarannya, hal tersebut menyebabkan rendahnya sikap, minat belajar pada peserta didik dan rendahnya hasil belajar peserta didik. Pengumpulan data terdiri dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian yaitu 1) Penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media kartu huruf mata pelajaran bahasa Indonesia materi menemukan suku kata yang sering dijumpai kelas I di SD Integral Luqman Al-Hakim Situbondo tahun pelajaran 2023/2024 sangat efektif karena guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk lebih aktif dalam pembelajaran baik secara kognitif. 2) Ada peningkatan hasil belajar bahasa Indonesia melalui penerapan model pembelajaran discovery learning berbantuan media kartu huruf mencapai 29% dari 64% siklus I menjadi 93% siklus II materi
ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS IV DI SDN 1 TANJUNG GLUGUR TAHUN AJARAN 2022/2023 Sherly Ayuanggita; Aenor Rofek; Heldie Bramantha
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 2 No 4 (2023): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v2i4.3712

Abstract

Pemilihan model pembelajaran yang sangat mempengaruhi terhadap tercapainnya suatu tujuan pembelajaran yang merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan belajar mengajar. Salah satu masalah pokok dalam proses pembelajaran adalah rendahnya daya serap siswa dalam pembelajaran dan siswa tidak aktif pada saat proses pembelajaran, sehingga menghasilkan hasil belajar yang kurang memuaskan. Talking Stick merupakan model tipe kooperatif yang menekankan pada aktifitas dan interaksi siswa serta kerjasama antar peserta didik untuk mencapai hasil yang maksimal. Adapun langkah model pembelajaran Talking Stick yang pertama guru menyampaikan materi terlebih dahulu setelah selesai guru membentuk siswa menjadi beberapa kelompok, setelah itu guru memberikan waktu beberapa menit untuk mempelajari kembali materi yang sebelumnya, setelah itu guru memberikan suatu permasalahan yang harus dipecahkan dengan berdiskusi bersama teman kelompok, setelah selesai permainan Talking Stick dimulai dengan menyanyikan lagu bersama-sama dan pada saat lagu dan tongkat berhenti pada salah satu siswa maka siswa harus menjawab pertanyaan dari guru, oleh karena itu dengan diterapkannya model Talking Stick siswa lebih aktif dan mudah menyerap materi yang disampaikan oleh guru. Metode penelitian ini menggunakan Jenis penelitian pendekatan kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif. Tempat pelaksanaan penelitian ini di lakukan di SDN 1 Tanjung Glugur kelas IV dengan adanya penerapan model pembelajaran talking stick dalam proses pembelajaran pada siswa kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar yang lebih tinggi dengan pengaruh yang lebih besar khusunya pada mata pelajaran keaktifan siswa percaya diri dalam berkomunikasi.
Analisis Butir Soal Berdasarkan Tingkat Kesukaran dan Daya Pembeda pada Buku Siswa Tematik Terpadu Sekolah Dasar Bramantha, Heldie; Rahmania, Siti
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jems.v10i2.15130

Abstract

Selama ini assesmen pembelajaran siswa di SDN 2 Patokan masih didominasi oleh tes yang belum diuji cobakan dan belum diketahui kualitas butir soalnya. Beberapa guru banyak menggunakan soal di buku paket atau LKS siswa untuk melakukan evaluasi. Salah satu buku yang digunakan adalah Buku Tematik Terpadu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) Analisis butir soal pada buku siswa Tematik Terpadu kelas 5 dari segi tingkatan kognitif berdasarkan Taksonomi Bloom di SDN 2 Patokan, (2) Analisis butir soal pada buku siswa Tematik Terpadu berdasarkan tingkat kesukaran dan daya pembeda di SDN 2 Patokan. Penelitian ini bersifat ex post facto. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, Soal Ulangan akhir semester1 di Buku Tematik Terpadu Tema 5 “Bangga Sebagai Bangsa Indonesia” kelas 5 di SDN 2 Patokan dalam soal pilihan ganda memiliki tingkatan kognitif yaitu tingkat mengingat (C1) 42,86 %, tingkat memahami (C2) 28,57 %, tingkat menerapkan (C3) 20,00 %, tingkat menganalisis (C4) 8,57%,  tingkat mengevaluasi (C5) 0%, tingkat mencipta (C6) 0%. Dalam soal isian tingkat kognitifnya yaitu tingkat mengingat (C1) 60 %, tingkat memahami (C2) 13 %, tingkat menerapkan (C3) 27%, tingkat menganalisis (C4) 0%,  tingkat mengevaluasi (C5) 0%, tingkat mencipta (C6) 0%. Soal Uraian ditemukan tingkat mengingat (C1) 10 %, tingkat memahami (C2) 30 %, tingkat menerapkan (C3) 20 %, tingkat menganalisis (C4) 40%, tingkat mengevaluasi (C5) 0%, tingkat mencipta (C6) 0%.  Serta memiliki tingkat kesukaran soal pilihan ganda dapat diketahui 14% sukar, 20% sedang, dan 66% mudah. Serta daya pembeda soal pilihan ganda dapat diketahui 20% sangat baik, 0% baik, 14% sedang, 57% direvisi, 9% dibuang/ diganti.
EDUKASI PEMBERDAYAAN PROGRAM DIET GADGET BAGI SISWA SEKOLAH DASAR UNTUK MENGATASI DAMPAK BURUK KEMAJUAN TEKNOLOGI Bramantha, Heldie; Rahmania, Siti
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 3 No 1 (2024): JANUARI 2024
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v3i1.4011

Abstract

Penggunaan Gadget dikalangan anak-anak semakin memprihatinkan dan tentu memiliki dampak negatif terhadap tumbuh kembang. Terlihat jelas anak-anak lebih cepat beradaptasi dengan teknologi yang ada. Sehingga anak-anak sering terlena dengan kecanggihan Gadget dengan fitur-fitur yang tersedia di dalamnya. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah sebagai salah satu upaya untuk menurunkan dampak negatif Gadget pada siswa sekolah dasar. Sasaran dari pengabdian masyarakat ini adalah siswa sekolah dasar di Kecamatan Mangaran Kota Situbondo. Kegiatan dilaksanakan di SDN 1 Tanjung Glugur Kota Situbondo. Target Luaran yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah siswa memperoleh informasi tentang cara menggunakan Gadget dengan bijak. Kegiatan pengabdian ini menggunakan alat bantu berupa media promosi kesehatan yaitu media permainan ular tangga untuk mempermudah dalam menyampaikan informasi kepada peserta serta media ini juga bisa digunakan untuk belajar sekaligus bermain sehingga para siswa sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Evaluasi dari kegiatan ini yaitu tim melakukan pendampingan kepada siswa SDN 1 Tanjung Glugur. Pendampingan ini di lakukan selama 3 minggu. Setelah dilakukan pendampingan, terlihat siswa yang awalnya ketika jam istirahat selalu bermain Gadget, sudah mulai meninggalkan Gadget-nya ketika di sekolah.
ETIKA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL BAGI SISWA MAN 2 KABUPATEN SITUBONDO Bramantha, Heldie; Dewi, Ratih Kesuma; Rofek, Aenor; Jannah, Fitriyatul
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 2 No 2 (2023): AGUSTUS 2023
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v2i2.3296

Abstract

Penggunaan internet dengan smartphone melalui hasil survei mengungkapkan bahwa rata-rata pengakses internet Indonesia berasal dari smartphone atau sekitar 67,2 juta atau 50,7 persen. Penggunaan internet tidak hanya digunakan oleh kalangan dewasa atau mahasiswa tetapi siswa sekolah (SMP, SMA, MA Sederajat) sudah banyak yang menggunakan internet. Penggunaan akses internet lebih banyak digunakan untuk media sosial ( facebook, tiktok, Instagram, dll), tetapi bagi siswa SMA akses internet belum digunakan secara baik dalam berkomentar atau menulis pada media sosial tidak menunjukkan etika komunikasi yang baik. Tujuan pengabdian masyarakat ini siswa SMA memiliki keterampilan penguasaan penggunakaan bahasa dan perilaku dalam menggunakan media sosial. Pada target pengabdian ini yang dilakukan di sekolah MAN 2 Kabupaten. Situbondo. Dengan tujuan yakni terciptanya lingkungan sekolah yang beretika siswa degan mengetahui etika dari penggunaan media sosial khususnya etika dalam membuat status, komen dan membagikan video. Metode pelaksanaan pengabdian dengan cara mentransfer ilmu tentang etika berkomunikasi di media sosial dengan cara memberikan seminar, sosialisasi etika menggunakan email, etika menggunakan media sosial resmi seperti facebook, instagram, twitter dan lain-lain dan etika bertelepon. Berdasarkan hasil tanya jawab pembicara dengan siswa. Diketaui kemampuan siswa dalam beretika sudah mulai dilakukan, hal ini ditunjukkan dari postingan video siswa melalui instagram dan tanggapan atau komentar siswa ketika diberi kasus yang berkaitan dengan tindak pidana ITE.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning Terhadap High Order Thinking Skill (Hots) Peserta Didik Di Kelas 4 SD Negeri Prajekan Kidul 2 Nur Azizatun Niza; Heldie Bramantha; Aenor Rofek
Jurnal Bina Ilmu Cendekia Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Bina Ilmu Cendekia
Publisher : MAN Insan Cendekia Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46838/jbic.v4i2.470

Abstract

Penelitian ini didasarkan dari berbagai permasalahan diantaranya: model pembelajaran yang kurang bervariasi tentang berfikir siswa yang sederhana dan faktor kelas yaitu dari kelas rendah ke kelas tinggi yang disebut kelas peralihan. Dimana kelas yang dipilih dalam penelitian ini adalah kelas 4, sehingga siswa memerlukan penyesuaian dalam tingkat berfikir. Penelitian ini menggunakan metodelogi kuantitatif dan jenis quasi eksperimental design. Baik pada kelas kontrol maupun kelas eksperimen, Random Sampling digunakan untuk memilih sampel penelitian. Eksplorasi ini bertujuan untuk mendapatkan data mengenai dampak penerapan model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) siswa pada pembelajaran IPA kelas 4 SD Negeri 2 Prajekan Kidul. Dengan rencana penelitian Posttes Only Control Group design penelitian ini diselesaikan. Berdasarkan hasil post test yang dilaksanakan peneliti pada kelas kontrol dengan model pembelajaran konvensional dan kelas eksperimen dengan model pembelajaran Project Based Learning menunjukkan jika pada kelas eksperimen mempunyai hasil yang lebih tinggi dari pada kelas kontrol. Uji hipotesis yang dilakukan dengan data yang homogen menghasilkan T hitung (3.14) > T tabel (2.06), yang dapat dinyatakan jika H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran Project Based Learning terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi siswa kelas 4 pada mata pelajaran IPA.