Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SISWA KELAS IV DI SDN 2 PATOKAN TAHUN AJARAN 2023/2024 Susanti, Sindi Tri; Lidyawati, Reky; Bramantha, Heldie
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5473

Abstract

Hasil belajar memiliki makna pencapaian taraf keberhasilan yang telah di dapatkan setelah mengikuti proses belajar yang telah dilalui oleh seseorang, tidak berhenti sampai di angka akhir yang telah dicapai namun hasil belajar juga dapat dilihat dari perubahan pola tingkah laku atau perilaku yang ditunjukkan oleh seseorang. Pembelajaran di sekolah yang masih menggunakan model konvensional berupa penugasan dan metode ceramah kurang memberikan hasil belajar yang baik dan efektif, hal ini berdasarkan pada kegiatan observasi yang dilakukan oleh peneliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Examples Non Examples Berbantuan Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Pancasila. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh penerapan model examples non examples dibanding dengan model konvensional Nilai rata-rata kelas kontrol 63,82 sedangkan kelas eksperimen 77,41. Hal ini dapat dilihat juga pada hasil penghitungan uji-t nilai pos-tes kedua kelas dengan menunjukkan thitung = 3.500 dan ttabel = 2.032 maka thitung > ttabel sehingga Ho ditolak dan H1 diterima.
KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS IV DI SD NEGERI 1 TALKANDANG Bramantha, Heldie; Susilowati, Gisca Dewi
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 8 No 2 (2024): AGUSTUS - DESEMBER
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v8i2.5729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran IPA kelas IV SD Negeri 1 Talkandang dapat ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL). Prosedur penyelidikan informasi yang digunakan adalah informasi subjektif yang tidak salah lagi dan informasi penjelasan kuantitatif. Untuk informasi subjektif memanfaatkan lembar persepsi terhadap pelaksanaan model PBL, wawancara, dokumentasi. Sementara itu, informasi kuantitatif berasal dari konsekuensi menghilangkan pertanyaan-pertanyaan penalaran yang menentukan dengan titik puncak individu dan pemenuhan kelompok. Ketuntasan individu lebih tinggi dari rata-rata KTP dengan nilai 80,8 hal ini terlihat dari hasil ketuntasan klasikal yang menunjukkan lebih tinggi dari kriteria minimal klasikal. Kesimpulannya, kemampuan berpikir kritis siswa mengalami peningkatan akibat penerapan model problem based learning (PBL) pada kelas IV IPA SD Negeri 1 Talkandang.
PENANAMAN PENDIDIKAN KARAKTER PADA NILAI DISIPLIN TERHADAP SISWA KELAS IV DI SDN KALITAPEN 2 DALAM PEMBELAJARAN PANCASILA Bramantha, Heldie; Febrianto, Mory Victor; Aura Melati, Nanda
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 4 No 4 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v4i4.6921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penanaman pendidikan karakter nilai disiplin kepada siswa kelas IV di SDN Kalitapen 2 melalui pembelajaran Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan lokasi penelitian di SDN Kalitapen 2. Informan dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wali kelas IV, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru wali kelas IV (Renita Istifadah S.M), kepala sekolah (Nonik Evasusanti S.Pd ), guru (Erik Fajari S.Pd), serta siswa bernama fajra nada nadhifa dan yoga alwira rifki dan dokumentasi kegiatan selama 15 pertemuan. Untuk menguji keabsahan data digunakan teknik triangulasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan utama sebagai berikut: (1) Penerapan kedisiplinan dalam penyelesaian tugas, khususnya pada mata pelajaran Pancasila, sudah berlangsung cukup baik, meskipun masih ditemukan siswa yang kurang disiplin seperti menunda tugas atau menyalin pekerjaan teman. (2) Disiplin waktu tergolong baik; mayoritas siswa hadir tepat waktu, guru datang lebih awal, dan pembelajaran dimulai sesuai jadwal yang telah ditentukan. (3) Dalam kegiatan kerja kelompok, siswa menunjukkan sikap disiplin melalui pembentukan kelompok yang tertib, pembagian tugas yang adil, serta pelaksanaan kerja sama yang serius. (4) Kedisiplinan saat kepulangan sekolah telah berjalan dengan tertib, di mana siswa hanya diizinkan pulang setelah bel resmi berbunyi. (5) Pembelajaran Pancasila dilaksanakan secara rutin sesuai jadwal, yakni dua kali setiap minggu. (6) Siswa kelas IV sudah cukup baik dalam menjaga kebersihan kelas, terlihat dari kebiasaan rutin seperti piket harian, membuang sampah pada tempatnya, Jumat Bersih, merawat tanaman, dan ikut lomba kebersihan antar kelas. Kata kunci: Pendidikan Karakter, Disiplin, Pelajaran Pancasila, Siswa sekolah dasar
ANALISIS IMPLEMENTASI PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) DALAM KURIKULUM MERDEKA PADA KELAS IV AROFAH DI SD ISLAM MUHAMMADIYAH 1 PANJI SITUBONDO TAHUN PELAJARAN 2024/2025 Rosanda, Debby Maulidiansyah; Yulianto, Dodik Eko; Bramantha, Heldie
CENDEKIA PENDIDIKAN Vol 5 No 2 (2026): Edisi Mei
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cendekiapendidikan.v5i2.8080

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mene menganalisis secara mendalam implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka dengan tema "Gaya Hidup Berkelanjutan" dan topik "Ecobrick, Solusi Cerdas Selamatkan Lingkungan" pada kelas IV Arofah di SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Situbondo Tahun Pelajaran 2024/2025. Dalam konteks pendidikan nasional yang tengah mengalami transformasi melalui Kurikulum Merdeka, Projek P5 menjadi instrumen penting dalam penguatan karakter siswa dengan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru wali kelas (Bu Fitri Rahayu, S.Pd), kepala sekolah (Rahmatul Irfan Fanany), serta lima siswa perwakilan, dan dokumentasi kegiatan selama lima kali pertemuan. Proyek dilaksanakan melalui lima tahap utama: pengenalan, kontekstualisasi, pengantar aksi, aksi, dan refleksi serta tindak lanjut. Pada tahap pengenalan dan kontekstualisasi, siswa dikenalkan pada isu lingkungan dan memahami dampak kerusakan alam melalui diskusi dan eksplorasi visual. Pada tahap pengantar aksi dan aksi, siswa berlatih kerja kelompok, mengumpulkan sampah plastik, dan membuat ecobrick sebagai bentuk nyata kepedulian lingkungan. Dalam tahap refleksi, siswa menyampaikan pengalaman serta menumbuhkan motivasi untuk berperilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi proyek ini mampu meningkatkan kesadaran ekologis siswa, memperkuat nilai-nilai gotong royong dan akhlak terhadap alam, serta menumbuhkan inisiatif kolaboratif di dalam dan luar sekolah. Terlihat pula antusiasme tinggi dari siswa dan keterlibatan aktif keluarga serta komunitas sekitar dalam mendukung keberlanjutan proyek. Nilai-nilai utama dari Profil Pelajar Pancasila yaitu dimensi “Beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia” serta “Gotong Royong” telah terinternalisasi secara signifikan. Hasil karya berupa ecobrick digunakan sebagai alat edukatif yang berdampak pada perubahan perilaku peserta didik dalam pengelolaan sampah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi P5 dalam bentuk proyek ecobrick tidak hanya relevan secara kurikuler tetapi juga efektif dalam menumbuhkan karakter peduli lingkungan secara konkret dan berkelanjutan. Rekomendasi yang diajukan adalah perlunya replikasi model proyek serupa di sekolah lain, pelatihan intensif guru untuk penyusunan dan pelaksanaan proyek kontekstual, serta integrasi hasil proyek dengan kegiatan sekolah berbasis komunitas untuk memperluas dampaknya. Abstrak ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik dan praktis dalam pengembangan kebijakan pendidikan karakter dan lingkungan di satuan pendidikan dasar.
Analisis Keterampilan Mengajar Guru dalam Memanfaatkan Teknologi pada Pembelajaran IPAS Kelas IV SD Islam Muhammadiyah 1 Panji Tahun Ajaran 2024-2025 Siti Aisyah; Heldie Bramantha; Afif Amroellah
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8424

Abstract

Penelitian ini dilatar, belakangi oleh pesatnya perkembangan, teknologi menyebabkan perubahan, besar dalam dunia pendidikan, kunci kemajuan pendidikan adalah kemampuan, guru untuk mengembangkan dan menyempurnakan proses pembelajaran mereka melalui inovasi, terutama kemampuan guru dalam meningkatan keterampilan mereka pada konteks perkembangan teknologi, dalam kompetensi profesional, dinyatakan bahwa seorang guru harus memiliki. kemampuan serta keterampilan dalam menggunakan teknologi untuk ,mendukung proses pembelajaran. Pembelajaran IPAS memiliki banyak peluang untuk mengintegrasikan teknologi, seperti menggunakan perangkat lunak video pembelajaran, atau aplikasi ,interaktif untuk mempelajari fenomena alam. Hal ini membuat IPAS menjadi subjek yang relevan untuk mengetahui bagaimana teknologi dapat diintegrasikan secara, efektif dalam pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis keterampilan mengajar guru dalam memanfaatkan teknologi pada pembelajaran IPAS kelas IV di SD Islam Muhammadiyah 1 Panji . Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang mana untuk menganalisis ,dan mendeskripsikan fokus, penelitian mengenai Keterampilan Mengajar Guru Dalam Memanfaatkan Teknologi Pada Pembelajaran IPAS. Berdasarkan penelitian ini dapat di simpulkan bahwa dari keterampilan mengajar guru yaitu keterampilan: bertanya, memberi penguatan, mengadakan variasi, menjelaskan, membuka dan menutup pelajaran, .membimbing diskusi kelompok kecil, mengelola kelas, serta mengajar kelompok kecil dan individual. akan ada beberapa teknologi yang dapat dimanfaatkan guru pada kegiatan mengajar pembelajaran IPAS.
Penguatan Pendidikan Karakter Sebagai Solusi Terhadap Perilaku Bullying di Sekolah Dasar: Kajian Literatur Sahira Eka; Heldie Bramantha; Bunga Adelia Pratidina
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 17 No 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v17i1.8182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan karakter dalam mengatasi perilaku bullying di sekolah dasar melalui pendekatan studi literatur. Fenomena bullying yang masih tinggi di lingkungan sekolah menunjukkan perlunya strategi preventif yang tidak hanya bersifat represif, tetapi juga menyentuh aspek pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis systematic literature review (SLR). Data dikumpulkan melalui penelusuran dokumen ilmiah dari database Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Garuda dengan rentang tahun publikasi 2020–2025. Sampel penelitian berupa artikel jurnal yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria relevansi topik, kredibilitas sumber, dan ketersediaan teks lengkap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat tema utama, yaitu nilai inti pendidikan karakter (empati, tanggung jawab, toleransi), faktor penyebab bullying (rendahnya empati dan pengaruh lingkungan), strategi implementasi (integrasi kurikulum dan budaya sekolah), serta efektivitas pendidikan karakter dalam menurunkan perilaku bullying. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan karakter memiliki peran signifikan dalam membentuk perilaku prososial siswa dan menciptakan lingkungan sekolah yang aman. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan strategi preventif yang efektif dalam mengatasi bullying jika diimplementasikan secara konsisten dan terintegrasi dalam budaya sekolah. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan karakter dan praktik pendidikan dasar, serta menjadi dasar bagi kebijakan sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengkaji implementasi pendidikan karakter secara kontekstual dan longitudinal.
EDUKASI ANTI-BULLYING PADA SISWA SEKOLAH DASAR: STRATEGI PREVENTIF DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR KONDUSIF Heldie Bramantha; Sahira Eka Desima
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 3 No 1 (2026): Edisi Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v3i1.8149

Abstract

Perilaku bullying merupakan salah satu permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapat memberikan dampak negatif terhadap perkembangan psikologis, sosial, serta akademik siswa. Kurangnya pemahaman siswa mengenai bentuk, dampak, dan cara pencegahan bullying menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perilaku ini masih terjadi. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukatif melalui kegiatan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran siswa terhadap perilaku bullying sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai perilaku bullying serta mendorong terbentuknya sikap anti-bullying. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui sosialisasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Materi yang disampaikan meliputi pengertian bullying, jenis-jenis bullying, dampak bullying, serta cara pencegahannya. Penyampaian materi dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, simulasi, dan permainan edukatif untuk meningkatkan keterlibatan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap perilaku bullying. Sebagian besar siswa mampu mengidentifikasi bentuk-bentuk bullying, memahami dampaknya, serta menunjukkan sikap yang lebih positif dalam menyikapi perilaku tersebut. Data evaluasi menunjukkan sebagian besar siswa berada pada kategori pemahaman tinggi, terutama pada aspek dampak bullying. Selain itu, siswa juga menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama kegiatan berlangsung. Kesimpulannya, kegiatan sosialisasi anti-bullying efektif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap perilaku bullying. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah preventif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan kekerasan. Oleh karena itu, kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak untuk memperoleh hasil yang lebih optimal.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TEAMS GAMES TURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA QUESTION CARD TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS PADA SISWA KELAS V GUGUS II SITUBONDO Heldie Bramantha; Alfi Riskiya Tuljannah; Afira Afira
Jurnal IKA PGSD (Ikatan Alumni PGSD) UNARS Vol 16 No 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/pgsdunars.v16i2.7541

Abstract

Penelitian ini diadakan dengan merujuk kepada berbagai permasalahan yaitu rendahnya cara berfikir kritis siswa, pembelajaran yang kurang menarik, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan penerapan menggunakan Model Pembelajaran Teams Games Turnament (TGT) yang berbantuan media question card terhadap kemampuan berfikir kritis siswa Pada Pelajaran Matematika Siswa Kelas V Gugus II Situbondo. Metode penelitian yang digunakan pada peneltiian ini Quasi Experimental Design yang berjenis posttest- only control desaign yang digunakan pada dua kelas kontrol dan eksperimen. Dari hasil penelitian uji-t yang dilakukan dengan memperoleh nilai T hitung sebesar 6,064 dan nilai T tabel 2,024 pada taraf signifikansi 0,05 artinya T hitung > T tabel yang dapat dinyatakan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Jadi, hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat t pengaruh yang signifikan pada kemampuan tingkat berfikir kritis siswa dengan menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament yang berbantuan media Question Card pada pelajaran Matematika siswa kelas V.
MEMADAMKAN API PERUNDUNGAN DENGAN CAHAYA ADAB DAN KETELADANAN NABI MUHAMMAD SAW Reky Lidyawati; Heldie Bramantha; Nadia Zharoil Mulandani; Afira Afira; Nurul Arifa
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 3 (2025): Edisi: November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i3.7790

Abstract

Fenomena perundungan (bullying) di Indonesia menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan, dengan data KPAI mencatat lonjakan dari 53 kasus pada tahun 2021 menjadi 226 kasus pada tahun 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pendekatan preventif berbasis nilai-nilai adab dan keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam mengatasi perundungan di kalangan remaja. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di UPT Pusat Pelayanan Sosial Asuhan Anak (PPSAA) Situbondo pada tanggal 9 November 2025, melibatkan 19 siswa tingkat SMP. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman peserta. Materi sosialisasi mencakup definisi bullying, bentuk-bentuk perundungan, penyebab dari perspektif korban dan pelaku, dampak psikologis, cara pencegahan, hingga sanksi hukum. Pendekatan spiritual Islam diintegrasikan melalui kajian Al-Qur'an Surah Al-Hujurat ayat 11 dan hadis Nabi yang melarang penghinaan terhadap sesama Muslim, serta penekanan pada konsep tazkiyah (penyucian jiwa) sebagai fondasi pembentukan karakter. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa: definisi dan jenis bullying meningkat 40 poin, pemahaman bentuk-bentuk bullying meningkat 30 poin, dan kesiapan sebagai saksi meningkat 17 poin hingga mencapai skor 92. Kegiatan diperkuat dengan pengisian Pohon Harapan sebagai komitmen kolektif dan permainan edukatif untuk internalisasi nilai. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis adab Islami efektif dalam meningkatkan kesadaran dan komitmen siswa untuk mencegah perundungan, sekaligus membangun lingkungan pendidikan yang aman, empatik, dan berakhlakul karimah.
BERTEMAN TANPA MENYAKITI MEMBANGUN EMPATI DALAM DIRI Heldie Bramantha; Afira Afira; Nadia Zharoil Mulandani; Nurul Arifa; Mohammad Farhan Abdullah; Alfien Hidayat
PARADIGMA PENGABDIAN Vol 2 No 2 (2025): Edisi: Juli
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/paradigma.v2i2.7672

Abstract

Pengabdian ini dilatar belakangi oleh peningkatan angka bullying/perundungan yang terjadi di Indonesia, selain itu juga dilatar belalkangi oleh penugasan mata kuliah CPL sekaligus bentuk pelaksanaan tri dharma Pendidikan tinggi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui bentuk-bentuk dan faktor-faktor dominan penyebab perundungan pada remaja baik dari sisi korban maupun pelaku. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah metode wawancara. Yaitu, data diperoleh dengan teknis menganalisis data secara subjektif dengan menggunakan metode ceramah, melakukan pre-test dan post-test serta adanya sesi tanya jawab. Diskusi dilakukan melalui sosialisasi bersama siswa SMP di lingkungan PPSAA Kab. Situbondo dengan mengulas tuntas tindakan bullying yang pernah dialami oleh mereka. Sosialisasi dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka terhadap aksi bullying/perundungan dikalangan remaja.