Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Pengaruh Edukasi dan Pemberian Teh Bunga Telang Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia Dengan Hipertensi di Posyandu Cening Kelas Lansia Kampung Warga Indah Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024 Karani, Wayan Noti; Kustiani, Ai; Jayadi, Ajib
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.3942

Abstract

Background: Hyperrternsiron irs a common heralth irssuer among ther erlderrly and can lerad to varirous complircatirons. Accordirng to ther SKIr (Irndonersiran Heralth Survery) data, ther prervalerncer of hyperrternsiron irn Irndonersira among thoser agerd ≥18 yerars baserd on doctor diragnosirs irs 8.6%, and hyperrternsiron baserd on merasurermernt rersults irs 30.8% across all provirncers irn Irndonersira. Objective: Thirs study airms to analyzer ther erfferct of erducatiron and ther admirnirstratiron of butterrfly pera tera on rerducirng blood prerssurer irn ther erlderrly at Posyandu Cernirng, Warga Irndah Jaya. Methods: Thirs study userd a quantirtatirver approach wirth a quasir-erxperrirmerntal dersirgn and a oner-group prer-terst and post-terst merthod. Ther erlderrly populatiron at Posyandu Cernirng numberrerd 70, from whirch a sampler of 35 was serlercterd for knowlerdger erducatiron and 33 for ther admirnirstratiron of butterrfly pera tera. Ther erducatironal irnterrverntiron lasterd oner day, and butterrfly pera tera was admirnirsterrerd overr 7 days. Statirstircal analysirs was conducterd usirng ther T-terst, and ther data showerd an irncreraser irn knowlerdger post-irnterrverntiron, wirth a p-valuer 0.05. Systolirc blood prerssurer dercreraserd from an averrager of 152.42 mmHg to 130.61 mmHg (p 0.05), and dirastolirc blood prerssurer dercreraserd from 96.06 mmHg to 85.45 mmHg (p 0.05) post-irnterrverntiron. Ther sirgnirfircant rerductiron irn blood prerssurer irndircaters that nutrirtiron erducatiron and ther admirnirstratiron of butterrfly pera tera arer erfferctirver irn managirng hyperrternsiron irn ther erlderrly. Thirs study rercommernds an erducatironal approach to irmprover knowlerdger and heralthy berhaviror among ther erlderrly, and suggersts ther poterntiral of butterrfly pera tera as an alterrnatirver irn managirng hyperrternsiron.
Hubungan Antara Aktifitas Fisik dan Frekuensi Makan Dengan Status Gizi (Obesitas) (Studi Kasus di SMAS Tri Sukses Natar Lampung Selatan) Kholima, Afifa; Astuti, Dewi Woro; Kustiani, Ai
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol 4, No 1 (2025): March 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i1.4003

Abstract

Obesitas adalah kondisi medis dengan kelebihan lemak tubuh, sering dikaitkan dengan pola makan tidak seimbang dan kurangnya aktivitas fisik pada remaja. Penelitian ini bertujuan mengkaji hubungan antara aktivitas fisik dan frekuensi makan dengan status gizi (obesitas) di SMA Tri Sukses Natar. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain survei analitik dan pendekatan cross-sectional, data dikumpulkan dari 115 siswa pada Mei-Juni 2024. Sampel 89 siswa dipilih acak dengan rumus Slovin pada tingkat kesalahan 5%, dan dianalisis dengan uji korelasi Pearson, uji chi-square, serta validasi instrumen. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas siswa berusia 16 tahun, dengan 27% mengalami obesitas. Aktivitas fisik terbagi antara ringan (55,1%) dan berat (44,9%), dan frekuensi makan menunjukkan 50,6% siswa memiliki pola makan buruk. Analisis menunjukkan hubungan signifikan antara aktivitas fisik dan status gizi obesitas (p-value 0,005), serta antara frekuensi makan dan status gizi obesitas (p-value 0,000).
Formulasi, Uji Hedonik dan Nilai Gizi Makro Cookies Ubi Ungu Subtitusi Tepung Ikan Lele Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Untuk Mencegah Stunting Aisah, Nur; Hervidea, Radella; Kustiani, Ai
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4090

Abstract

Seorang anak yang mengalami  gagal tumbuh karena masalah pola makan yang terus berlanjut, kondisi ini ditandai dengan tinggi atau panjang badan yang berada di bawah atau sama dengan usia anak dalam dua standar deviasi. Salah satu cara untuk menghentikan  adalah dengan menawarkan kue ubi ungu sebagai alternatif makan malam ikan lele yang sehat. Selain itu. Sebanyak 15 responden dari Universitas Mitra Indonesia berperan sebagai panelis semi terlatih untuk penelitian ini, yang menggunakan laboratorium Politeknik Negeri Lampung (POLINELA) untuk melakukan pengujian kandungan nutrisi. yang apabila hasil uji normalitasnya normal, diperiksa dengan menggunakan uji ANOVA (analisis varians); jika tidak, digunakan metode lain, yaitu uji Friedman. Temuan penelitian ini menunjukkan hedonis.
Pengaruh Edukasi Dengan Media Leaflet pada Ibu Terhadap Pengetahuan, Sikap dan Konsumsi Sayur dan Buah pada Balita Usia 3-5 Tahun di Desa Talang Tembesu Kecamatan Menggala Kabupaten Tulang Bawang Tahun 2024 Anisa R, Novi Arabia; Kustiani, Ai; Saleh, Asep Jalaludin
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4058

Abstract

Arnark usiar prarsekolarh dimulari darri usiar 3 sarmpari 5 tarhun, disebut sebargari marsar keemarsarn karrenar terjardi beberarpar perubarharn barik fisik marupun psikologis darri arnark tersebut. Berbarnding terbarlik dengarn pertumbuharn tubuh, perkembarngarn psikologis arnark berkembarng secarrar pesart. Harl ini darpart dilihart darri ardarnyar perubarharn sikarp darn perilarku arnark darlarm pemiliharn markarnarn termarsuk konsumsi saryur darn buarh. Penelitiarn ini bertujuarn untuk mengetarhui pengarruh edukarsi dengarn mediar learflet pardar ibu  terhardarp pengetarhuarn, sikarp darn konsumsi saryur darn buarh pardar barlitar usiar 3-5 tarhun di Desar Tarlarng Tembesu Kecarmartarn Menggarlar Karbuparten Tularng Barwarng  tarhun 2024. Metode yarng digunarkarn darlarm penelitiarn ini ardarlarh Pre Eksperimentarl design dengarn One Group Pretest-Postest Design darn Teknik pengarmbilarn sarmpel dengarn popularsi 110 yaritu rarndom sarmpling dengarn rumus slovin didarpart harsil 53 sarmpel. Pengumpularn dartar pardar penilariarn sikarp menggunarkarn kuesioner skarlar likert ,pengetarhuarn menggunarkarn kuesioner dengarn skarlar guttmarn darn kuesioner konsumsi saryur darn  buarh menggunarkarn metode warwarncarrar. Arnarlisis dartar menggunarkarn uji Wilcoxon dengarn spss windows 25. Harsil darri penelitiarn ini menunjukkarn Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet tentarng saryur darn buarh terhardarp pengetarhuarn ibu dengarn nilari p volue 0,001. Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet tentarng saryur darn buarh terhardarp sikarp ibu dengarn nilari p volue 0,001. Ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet terhardarp konsumsi saryur pardar ibu dengarn nilari p volue 0,002. Darn ardar pengarruh pemberiarn edukarsi gizi melarlui mediar learflet terhardarp konsumsi buarh pardar ibu dengarn nilari p volue 0,003.
Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Asupan Makan dan Sisa Makan Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus di RS DKT TK IV 02.07.04 Bandar Lampung Anjani, Kartika Eka Putri; Kustiani, Ai
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4097

Abstract

Diabetes Mellitus is a chronic disease that requires proper diet management to prevent complications. Nutrition education is an important intervention in helping patients manage their diet according to nutritional needs. This study aims to analyze the effect of nutritional education on food intake and food waste in inpatients with Diabetes Mellitus at DKT TK IV Hospital 02.07.04 Bandar Lampung. This research uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest approach. The research subjects were Diabetes Mellitus inpatients involving 35 respondents with an age range of 29-61 and were given nutrition education. The Kolmogorov-Smirnov normality test was used to ensure data distribution, and parametric statistical analysis t test was used to test the effect of nutrition education. The results showed that the data was normally distributed, and there was a significant increase in food intake and a significant decrease in patient food waste after being given nutrition education. This shows that nutritional education effectively increases patient awareness and compliance with the recommended diet.
Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Masyarakat Tentang Cegah Stunting Sejak Dini Di Dusun Way Dadi Kustiani, Ai; Jalaludin Saleh, Asep; Jayadi, Ajib; Sagita, Nadia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sultan Indonesia Vol. 2 No. 1 (2025): Abdisultan
Publisher : Sultan Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58291/abdisultan.v2i1.355

Abstract

Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama. Kondisi ini mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yaitu tinggi badan anak lebih rendah atau pendek (kerdil) dari standar usianya. Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2022 yang mengalami stunting di Provinsi Lampung sebanyak 15,2%. Adapun prevalensi tertinggi terdapat di Kabupaten Pesawaran sebanyak 25,1%. Berdasarkan hasil survey langsung didapatkan bahwa di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo terdapat 7 dari 19 balita mengalami stunting. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilakukan dengan mengadakan penyuluhan. Kegiatan ini diikuti oleh semua ibu hamil dan ibu yang memiliki balita di Dusun Waydadi Desa Tanjung Rejo. Kegiatan berjalan dengan lancar dan para peserta antusias serta berpartisipasi aktif dalam kegiatan penyuluhan ini. Berdasarkan hasil pretest dan hasil post test dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai stunting yang ditunjukkan dengan hasil post test lebih tinggi dari pretest.
Hubungan kebiasaan sarapan dengan prestasi siswa kelas IV dan V SD Marlina, Yuliana Eni; Kustiani, Ai; Astuti, Dewi Woro
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 5 No 1 (2025): March Edition 2025
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v5i1.751

Abstract

Background: Breakfast has a positive relationship with academic achievement, because breakfast activities can directly affect student academic achievement. Skipping breakfast has a bad impact, namely lack of concentration, so that concentration in class is usually lost because the body does not get enough nutrition. Purpose: To determine the relationship between breakfast habits and academic achievement of students in grades IV and V. Method: This study uses an analytical method with a cross-sectional approach. The population in this study were all students in grades IV and V at SDN 01 Astomulyo, Punggur District, Central Lampung Regency with a sample size of 48 people. Data collection tools used observation sheets and questionnaires and were analyzed using chi square. Results: Univariate analysis showed that the majority of respondents were not used to having breakfast as many as 25 (52.1%), 29 respondents (60.4%) had academic achievement in the fairly good category. The results of the bivariate analysis showed that there was a relationship between breakfast habits and academic achievement of students in grades IV and V with a p value = 0.017. Conclusion: There is a relationship between breakfast habits and the academic achievement of students in grades IV and V with a p value = 0.017. Suggestion: Students should maintain good breakfast habits and continue to try to improve them so that their current academic achievement improves.   Keywords: Breakfast; Learning Achievement   Pendahuluan: Sarapan pagi dengan prestasi belajar mempunyai hubungan yang positif, karena kegiatan sarapan pagi dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa secara langsung. Meninggalkan sarapan pagi mempunyai dampak yang buruk yaitu kurangnya konsentrasi, sehingga konsentrasi di kelas biasanya terbeli karena tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa Kelas IV dan V . Metode: Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dan V di SDN 01 Astomulyo Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah dengan jumlah sampel sebanyak 48 orang. Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan lembar angket serta dianalisis menggunakan chi square. Hasil: Analisis univariat diketahui mayoritas responden tidak terbiasa sarapan pagi sebanyak 25 (52.1%), 29 responden (60.4%) prestasi belajarnya berada pada kategori cukup baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kebiasaan sarapan dengan prestasi belajar siswa Kelas IV dan V  dengan nilai p = 0.017. Simpulan: Ada hubungan kebiasaan sarapan pagi dengan prestasi belajar siswa kelas IV dan V dengan nilai p-value = 0.017.. Saran: Sebaiknya siswa mempertahankan kebiasaan sarapan yang baik dan terus berusaha meningkatkannya agar prestasi belajarnya saat ini semakin baik.   Kata Kunci: Prestasi Belajar; Sarapan  
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Tentang 1000 Hari Pertama Kehidupan Dengan Asupan Makan Baduta Dan Status Gizi Baduta Di Wilayah Puskesmas Maja Adelia, Adelia; Kustiani, Ai; Hervidea, Radella
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 5.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di antara 1.150 bayi yang dirawat di Puskesmas Maja, 73,9% sudah mendapat ASI dan ditimbang, menunjukkan bahwa gizi masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki bagaimana pengetahuan ibu dan persepsi mereka tentang 1000 hari pertama kehidupan, konsumsi susu formula, dan status gizi bayi di wilayah Puskesmas Maja. Studi kuantitatif yang menggunakan desain cross-sectional Metode proporsional stratified random sampling digunakan untuk memilih 85 bayi dari total 559 bayi di wilayah Puskesmas Maja. Data dikumpulkan dengan angket dan lembar observasi asupan makanan. Data diuji secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan Nutrisurvey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang 1000 HPK dengan asupan makanan baduta dengan p-value = 0,004 (p < 0,05). Dan terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap 1000 HPK dengan asupan makanan baduta dengan p-value = 0,032 (p < 0,05). Dan terdapat hubungan antara pengetahuan ibu tentang 1000 HPK dengan status gizi baduta dengan p-value = 0,001 (p < 0,05). Dan terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap 1000 HPK dengan status gizi baduta dengan p-value = 0,010 (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap ibu terhadap 1000 HPK berpengaruh signifikan terhadap asupan makanan dan status gizi baduta. Pengetahuan dan sikap yang baik berhubungan positif dengan asupan makanan yang cukup dan status gizi yang lebih baik pada anak baduta.
Factors Associated With Leftover Food For Inpatients at a General Hospital: A Cross-sectional Study Misini, Misini; Kustiani, Ai; Astuti, Dwi Woro
Lentera Perawat Vol. 6 No. 2 (2025): April - June
Publisher : STIKes Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/lp.v6i2.456

Abstract

Leftover food among inpatients is an important indicator of hospital nutrition service quality, directly impacting nutritional intake and therapeutic effectiveness. High rates of leftover food, particularly in class III patients, highlight the need for an evaluation of factors influencing food consumption. This study aimed to analyze the factors associated with leftover regular meals among class III inpatients at Dr. Hi. Abdul Moeloek General Hospital, Lampung Province. An analytical cross-sectional study was conducted involving 74 class III inpatients. Data were collected through structured interviews and direct observation, and analyzed using bivariate analysis with the Chi-square test. The findings revealed significant associations between food taste (p = 0.000), food appearance (p = 0.047), and outside food consumption (p = 0.011) with patient food leftovers. These three factors were shown to influence the amount of food waste. Good taste and appealing food appearance reduced leftovers, whereas consuming food from outside increased them. Hospitals should improve the sensory quality and presentation of meals and enhance nutrition education for patients and their families to minimize outside food consumption and improve the effectiveness of clinical nutrition services.
Formulasi, Uji Hedonik dan Nilai Gizi Makro Cookies Ubi Ungu Subtitusi Tepung Ikan Lele Sebagai Alternatif Makanan Tambahan Untuk Mencegah Stunting Aisah, Nur; Hervidea, Radella; Kustiani, Ai
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4090

Abstract

Seorang anak yang mengalami  gagal tumbuh karena masalah pola makan yang terus berlanjut, kondisi ini ditandai dengan tinggi atau panjang badan yang berada di bawah atau sama dengan usia anak dalam dua standar deviasi. Salah satu cara untuk menghentikan  adalah dengan menawarkan kue ubi ungu sebagai alternatif makan malam ikan lele yang sehat. Selain itu. Sebanyak 15 responden dari Universitas Mitra Indonesia berperan sebagai panelis semi terlatih untuk penelitian ini, yang menggunakan laboratorium Politeknik Negeri Lampung (POLINELA) untuk melakukan pengujian kandungan nutrisi. yang apabila hasil uji normalitasnya normal, diperiksa dengan menggunakan uji ANOVA (analisis varians); jika tidak, digunakan metode lain, yaitu uji Friedman. Temuan penelitian ini menunjukkan hedonis.