Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Penerapan Model Quantum Teaching dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 33 Bandar Lampung Afifah, Jihan Nur; Susilawati, Beti; Fatoni, H.A.
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.352

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan model Quantum Teaching dalam pengubahan belajar yang meriah dan menyenangkan dengan segala nuansanya. Penerapan model Quantum Teaching dapat membuat siswa lebih aktif karena guru dapat menumbuhkan minat belajar siswa dengan memberikan suatu masalah dan mengaitkan dengan kehidupan sehari-hari. Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan Keterampilan Berpikir Kritis siswa dalam pembelajaran PAI melalui penerapan pendekatan Model Quantum Teaching pada siswa kelas IX F SMP Negeri 33 Bandar Lampung. Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 33 Bandar Lampung. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX F dengan jumlah siswa sebanyak 32 orang siswa. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober 2024-Januari 2025 semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan dengan menggunakan model siklus penelitian dari Kemmis dan Mc. Taggart. Penelitian ini dilakukan dengan melalui empat tahap yaitu perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi sebagai dasar perencanaan ulang untuk penelitian selanjutnya. Pada siklus I, keterampilan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran PAI yang mendapat nilai ≥70 sebanyak 15 orang siswa atau dengan presentase sebesar 46.87%. Pada siklus II ini telah mengalami peningkatan dengan memperoleh hasil kemampuan Keterampilan berpikir kritis dalam pembelajaran PAI yang mendapat nilai ≥70 sebanyak 25 orang siswa atau dengan presentase sebesar 78.12%. Adapun presentase instrumen pemantau tindakan guru pada siklus I pertemuan 1 sebesar 67,5%, pertemuan 2 sebesar 80% dan instrumen pemantau tindakan siswa pada siklus I pertemuan 1 sebesar 47.5%, pertemuan 2 sebesar 62.5%. Adapun presentase instrumen pemantau tindakan guru pada siklus II pertemuan 1 sebesar 82.5%, pertemuan 2 sebesar 90% dan instrumen pemantau tindakan siswa pada siklus II pertemuan 1 sebesar 77.5%, pertemuan 2 sebesar 87.5%. Implikasi dari penelitian tindakan kelas ini adalah bahwa kemampuan Keterampilan berpikir kritis siswa kelas IX F SMP Negeri 33 Bandar Lampung dalam pembelajaran PAI dapat meningkat dengan menerapkan pendekatan Model Quantum Teaching di dalam proses pembelajarannya.
Learning Cycle 9E Learning Model: How Does it Affect Students' Problem Solving Skills? Sintia, Anna; Nursilawati, Nursilawati; Deani, Pina Rama; Warastri, Niken Diah; Apita, Desma Hemaliyah; Azizah, Nurul; Susilawati, Beti
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 3 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i3.418

Abstract

Problem-solving skills are essential for achieving optimal learning outcomes. However, student participation in activities that develop these skills remains low, with only about 9% of students actively involved. This indicates a lack of self-confidence and a reluctance to express opinions or participate in discussions, which hinders the development of their problem-solving abilities. The Learning Cycle 9E instructional model is considered effective in enhancing these skills due to its clearly structured learning stages. This study aims to examine the effectiveness of the model in increasing student learning engagement at SMA Negeri 15 Bandar Lampung. The study employed a quantitative approach with a quasi-experimental design, involving class XII F1 as the experimental group and class XII F2 as the control group, both of which were randomly selected using the simple random sampling technique. The results of the normality test showed that the data in both groups were normally distributed (significance values of 0.077 for the experimental group and 0.647 for the control group). The t-test revealed a significance value of 0.590, indicating no significant difference between the two groups. However, students who were taught using the Learning Cycle model demonstrated better problem-solving abilities, were more engaged, and were more capable of applying their knowledge in real-life situations compared to those taught using direct instruction
Think Talk Write Model Improves Student Learning Outcomes in Islamic Education Nurfuad, Muhamad; Bahri, Saiful; Azizah, Nurul; Rahmatika, Zahra; Susilawati, Beti
Indonesian Journal of Innovation Studies Vol. 26 No. 3 (2025): July
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/ijins.v26i3.1443

Abstract

General Background: Effective learning strategies are critical in enhancing student engagement and academic outcomes, particularly in Islamic Religious Education (PAI), which requires both cognitive and affective comprehension. Specific Background: The Think, Talk, Write (TTW) model fosters active learning through sequential stages—critical reflection, collaborative discussion, and synthesis in writing. Knowledge Gap: Despite its theoretical potential, empirical studies evaluating the TTW model's effectiveness in the context of Islamic education, especially at the junior high school level, remain scarce. Aim: This study investigates the impact of the TTW model on students' learning outcomes in PAI at SMP Negeri 16 Bandar Lampung. Results: Using a quasi-experimental design with simple random sampling, students in the experimental group (Class A) showed significantly higher achievement compared to the control group (Class C), with an independent t-test significance of 0.006 (<0.05). Novelty: This study contributes novel insights by applying the TTW model to Islamic education and assessing its cognitive impact based on Bloom’s taxonomy. Implications: The findings suggest that TTW enhances critical thinking, communication, and comprehension in PAI, supporting its adoption as an effective pedagogical strategy in similar educational contexts. Highlights: Enhances students' critical thinking and engagement. TTW outperforms conventional teaching methods. Fills research gap in Islamic Education strategies. Keywords: Think Talk Write, Learning Outcomes, Islamic Education, Critical Thinking, Junior High School
Membangun Media Interaktif Belajar Anak Usia Dini Dalam Mengenal Huruf dan Angka Susilawati, Beti; Satriawan, Dedi
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 1 No. 1 (2018): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v1i1.3059

Abstract

Metode pembelajaran mengalami perkembangan seiring dengang perkembangan teknologi yang semakin maju. Salah satu media yang mulai banyak digunakansaat ini yaitu penggunaan aplikasi visual seperti media pembelajaran berbasis dua dimensi. Media pembelajaran berbasis dua dimensi ini di bangun sebagaipelengkap dan pendukung metode belajar, diskusi informasi dan Tanya jawab. Pengumpulan data dilakukan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkandalam rangka mencapai tujuan. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik studi pustaka yaitu metode pengumpulan data yang diarahkan kepada pencarian data dan informasi melalui dokumen-dokumen, baik dokumen tertulis, foto-foto, gambar, maupun dokumen elektronik yang dapat mendukung dalam proses penulisan. Perangkat lunak yang digunakan dalam membangun media interaktif belajar ini adalah Sitem Operasi : Microsoft Windows Seven (7) Ulitimate dan  SoftwareAdobe Flash CS3 Professional. Hasil yang akan dicapai dari pembuatan media pembelajaran ini adalah bahwaanak-anak balita yang memainkan aplikasi ini dapat memahami tujuan suatumedia interaktif karena disajikan secara visual dengan gambar dan animasi sehingga proses dalam penyajian tidak membosankan dan lebih menyenangkan. Diharapkan dengan adanya desain media interaktif ini dapat memudahkan para orang tua agar sang buah hati belajar dengan senang hati tanpa paksaan tanpa dimintaKata kunci : Media Interaktif, Anak Balita, Huruf, Angka
Penggunaan Media Kolase Dalam Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Oktarina, Ani; Sa'idy, Sa'idy; Anggraini, Wardah; Susilawati, Beti
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 2 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i2.7408

Abstract

Rendahnya kemampuan motorik anak menjadi salah satu alasan penelitian ini dilakukan, serta ingin mengetahui bagaimana upaya guru dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak umur 5- 6 tahun dengan mengenakan media kolase. Tata cara riset ini memakai analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang mengaitkan satu orang guru kelas anak umur 5- 6 tahun. Informasi yang dikumpulkan lewat wawancara, observasi serta dokumentasi. Informasi dianalisis secara kualitatif memakai metode reduksi informasi, penyajian informasi serta penarikan kesimpulan. Hasil riset ini menampilkan kalau, cara- cara yang dicoba dalam aktivitas kolase tersebut sudah terlaksana dengan baik serta bisa meningkatkan keahlian motorik halus anak umur 5- 6 tahun, hendak namun masih terdapat yang belum tumbuh. Ini merupakan bagian yang jadi tolak ukur perbandingan dari penelitian- penelitian terdahulu yang lain, dimana hasil riset yang kerap terjalin ialah dengan terdapatnya pemakaian media kolase ini, motorik halus anak umur 5-6 tahun telah bisa tumbuh dengan maksimal. Setelah penelitian ini dilakukan, perlu adanya intensitas pengajaran yang mendalam untuk perkembangan motorik anak di sekolah tersebut.
Peran Pendidikan Islam Dalam Membina Keluarga Muslim di Era 5.0 Tamim, Rouf; Isti’ana, Ais; Susilawati, Beti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 1 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i1.447

Abstract

Dalam era 5.0 yang ditandai dengan kemajuan teknologi dan perubahan sosial yang cepat, peran pendidikan Islam dalam membina keluarga Muslim menjadi semakin penting. Pendidikan Islam tidak hanya memberikan pemahaman yang kokoh tentang ajaran agama, tetapi juga membentuk karakter, nilai-nilai moral, dan kemampuan mengelola teknologi secara bijaksana. Tujuan tulisan ini mengkaji tentang bagaimana pendidikan Islam dapat membantu membina keluarga Muslim di era 5.0 sehingga peranan keluarga dalam mendidik anak serta menjaga keluarga dari pengaruh negatif kemajuan teknologi bisa di tangani dengan baik dan benar sesuai agama Islam. metode penelitian yang digunakan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Library Research atau penelitian kepustakaan. Pendidikan Islam adalah upaya membimbing, mengarahkan, dan membina peserta didik yang dilaksanakan secara sadar dan terencana agar terbina sutu kepribadian yang utama sesuai dengan nilai-nilai ajaran Islam dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat nantinya. Pendidikan Islam membantu menanamkan nilai-nilai moral dan etika yang kuat dalam keluarga, yang diperlukan untuk membangun hubungan yang sehat dan harmonis antar anggota keluarga dan masyarakat secara luas. Pendidikan Islam dapat membantu anggota keluarga untuk menggunakan teknologi dengan bijaksana dan bertanggung jawab sesuai dengan prinsip-prinsip Islam. Di dalam ruang lingkup keluarga pendidikan karakter pun harus ditransfromasi dengan sejumlah nilai. Keluarga merupakan batu bata dalam bangunan suatu bangsa. Suatu bangsa terdiri dari kumpulan keluarga, jika rumah tangga rapuh dan lemah, maka bangsa itu akan lemah. Oleh karena itu, setiap komponen dalam keluarga memiliki peranan penting.
Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Tradisi Seni Tari Hadra di Kabupaten Pesisir Barat Elvina, Elvina; Sada, Heru Juabdin; Sunarto, Sunarto; Baharudin, Baharudin; Susilawati, Beti
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2360

Abstract

Penelitiani ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang terdapat dalam tradisi seni tari hadra di Kabupaten Pesisir Barat. Dilihat dari karakteristik seni tari hadra ini, seni ini merupakan suatu seni yang tidak hanya berfungsi sebagai hiburan tetapi juga mengandung nilai-nilai pendidikan Islam. Penelitian ini penting untuk dilakukan, sebagai bentuk upaya untuk mempertahankan tradisi seni tari hadra ini dan mengkaji serta menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi seni tari hadra ini. Agar dalam pelestarian tradisi ini, seni tari hadra dapat digunakan sebagai salah satu media yang efektif untuk menyampaikan nilai-nilai pendidikan Islam. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan. Lokasi penelitian dilakukan di Kecamatan Pesisir Utara dan Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Pengumpulan data menggunakan teknik yang beragam (multi teknik) dilakukan antara lain melalui observasi, wawancara serta dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian mengenai nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi seni tari hadra di Kabupaten Pesisir Barat, terkandung nilai-nilai Pendidikan Islam di dalamnya. Nilai-nilai tersebut mencakup nilai akidah, nilai ibadah, dan nilai akhlak. Nilai akidah yang tercermin dari syair-syair yang berisi pujian kepada Allah dan Rasulullah. Melalui dzikir dan pujian akan mendorong keimanan baik bagi anggota grup hadra maupun pada masyarakat. Selanjutnya nilai ibadah juga tercermin dari pujian kepada Allah dan Rasulullah. Ini menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah. Lalu nilai akhlak yang diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi pada pelaksanaan seni tari hadra, sifat saling pengertian dan akhlak memuliakan tamu.
PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT  MENGGUNAKAN TEKNIK POUNDING UNTUK MENINGKATKAN SOFTSKILL ANAK DI DESA REJOMULYO KECAMATAN TANJUNG BINTANG KABUPATEN LAMPUNG  SELATAN Rahmatika, Zahra; Susanti, Agus; Hijriyah, Umi; Isti’ana, Ais; Susilawati, Beti
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 5 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Mei 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/hj282q76

Abstract

Ecoprint  merupakan teknik membuat motif berbahan dasar tumbuhan dari alam yang ramah lingkungan. Ecoprint  sudah dikenal sejak dahulu, namun teknik dalam pembuatan ecoprint  selalu mengalami perkembangan hingga saat ini motif yang dapat dihasilkan sangat menarik bahkan bernilai ekonomis. Bahan dasar ecoprint  merupakan tumbuh-tumbuhan di alam, hal ini yang menjadikan alasan tim  melakukan pelatihan pembuatan ecoprint  dengan teknik pounding terhadap anak-anak di Desa Rejomulyo yang berkisaran umur 9-10 tahun sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan alam yang ada di Desa Rejomulyo serta untuk menambah soft skill anak-anak di Desa Rejomulyo. Metode penelitian yang gunakan adalah deskriptif kualitatif. Objek dalam penelitian ini adalah penerapan ecoprint  menggunakan teknik pounding. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak di Desa Rejomulyo.Pada tahap persiapaan, tim pelatihan melakukan pengumpulan bahan baku yang akan digunakan untuk membuat ecoprint  dengan teknik pounding. Pelaksanaan pelatihan dilakukan pada hari jumat tanggal 01 maret  2024, 16.00 WIB.Hasil pelatihan ecoprint  dengan teknik pounding terhadap anak-anak di Desa Rejomulyo masih memerlukan pendalaman lebih lanjut, namun sudah cukup baik untuk pengalaman pertama mereka.Jadi rekam jejak kegiatan yang telah dilakukan terlihat bakat dan kreatifitas yang tinggi sebagai bentuk perwujudan dari soft skill anak di Desa Rejomulyo yang sudah cukup baik namun masih memerlukan mimbingan yang lebih lanjut.
TANTANGAN DAN STRATEGI PENANGGULANGAN STUNTING DI DESA PAGUYUBAN Susilawati, Beti; Abdiyah, Kamilatun; Rosnaida, Amelia; Hasanah, Juwita Nikmatul; Aulia, Desi
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2024): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2024
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/bnwb3295

Abstract

Stunting masih menjadi tantangan serius dalam hal kesehatan masyarakat di daerah pedesaan, termasuk Desa Paguyuban. Layanan masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi stunting dengan mendistribusikan susu kedelai dan brosur informatif tentang gizi yang tepat dan perawatan anak. Metodologi yang digunakan adalah dengan melibatkan langsung masyarakat melalui kunjungan dari rumah ke rumah dan sesi kelompok untuk memastikan jangkauan yang luas. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran di antara para ibu tentang pentingnya gizi seimbang untuk anak-anak mereka. Distribusi susu kedelai, yang kaya akan protein dan nutrisi penting, melengkapi kebutuhan makanan anak-anak yang berisiko mengalami stunting. Masyarakat menunjukkan penerimaan yang positif terhadap program ini, dengan banyak peserta menyatakan komitmen untuk meningkatkan pola makan anak-anak mereka. Keberhasilan intervensi ini menyoroti efektivitas menggabungkan dukungan gizi dengan inisiatif pendidikan dalam upaya pencegahan stunting.
Digital Literacy Trends in Islamic Perspective in Higher Education: A Bibliometric Review Adima, Mohamad Fauzan; Baharudin; Syafe'i, Imam; Zulaikha, Siti; Susilawati, Beti; Shabira, Qonita
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 10 No 12 (2024): December
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v10i12.9847

Abstract

This study examines trends in digital literacy research within higher education from an Islamic perspective while identifying opportunities for its development. Employing a Systematic Literature Review (SLR) method, 188 articles were sourced from Scopus, Sinta 1, and Sinta 2 databases, with 37 articles published between 2019 and 2024 meeting the inclusion criteria for analysis. Guided by the PRISMA framework, the review ensured the validity and reliability of findings, while bibliometric analysis was conducted using VOSviewer 1.6.20. The analysis revealed a sharp increase in publications during 2021, attributed to the rapid digital transformation of higher education amid the COVID-19 pandemic. However, it also highlighted a significant gap in integrating Islamic education with digital technology, despite its potential to improve learning outcomes and quality. The majority of publications originated from Indonesia, China, and Russia, with both quantitative and qualitative approaches dominating the methodologies. These findings offer valuable insights into the evolving landscape of digital literacy in higher education and emphasize the critical need for further research to advance its holistic development.