Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Determinan Growth Failure (Stunting) pada Anak Usia 0 - 59 Bulan di Puskesmas Panjang Kota Bandar Lampung Yolandha, Vivi; Nuryani, Dina Dwi; Yulyani, Vera
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 6 (2024): Volume 6 Nomor 6 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i6.12331

Abstract

ABSTRACT Stunting in toddlers is a nutrition problem in the world today, especially in developing countries, including Indonesia. Based on the 2022 stunting population in Lampung Province of 15.2%. Puskesmas Panjang is one of the Puskesmas in Bandar Lampung with the highest stunting rate of 566 people (22.9%). The purpose of this study was to determine the determinants of growth failure (stunting) in children aged 0 - 59 months at Puskesmas Panjang, Bandar Lampung. Type of quantitative research with a case control approach. The scope of researchers at Puskesmas Panjang Health Center in Bandar Lampung. The research was conducted in May 2023. The population in the study were all mothers who had children aged 0 - 59 months, with a sample of 162 children. The variables in the study were early breastfeeding initiation, exclusive breastfeeding, complementary feeding, and environmental sanitation with the incidence of stunting. Data collection using questionnaires, data analysis by univariate (frequency distribution), bivariate (chi square) and multivariate (logistic regression). The results showed that there is a significant relationship with the incidence of stunting is Early Breastfeeding Initiation (p-value = 0.008; OR = 2.60), exclusive breastfeeding history (p-value = 0.000; OR = 4.98), history of complementary feeding (p-value = 0.001; OR = 3.20), Environmental Sanitation (p-value = 0.001; OR = 3.31). Exclusive breastfeeding is the dominant variable on the incidence of stunting in children (p-value = 0.001; OR = 4.027).  Research suggestions are expected to educate and understand, counseling or installing posters to the community, especially pregnant women and mothers who have toddlers in the form of the importance of the role of exclusive breastfeeding for toddlers where exclusive breastfeeding affects the incidence of stunting in toddlers. Keywords: Stunting, Malnutrition, Growth and Development  ABSTRAK Stunting pada balita merupakan permasalahan gizi di dunia saat ini terutama di negara-negara berkembang, termasuk indonesia. Berdasarkan populasi stunting tahun 2022 di Provinsi Lampung sebesar 15,2%. Puskesmas Panjang merupakan salah satu Puskesmas di Bandar Lampung dengan angka stunting tertinggi sebanyak 566 orang (22,9%). Tujuan penelitian ini adalah diketahui determinan growth failure (stunting) pada anak usia 0 – 59 bulan di Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan Case Control. Ruang lingkup peneliti di Puskesmas Panjang Bandar Lampung. Penelitian dilakukan bulan Mei 2023. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki anak usia 0 - 59 bulan, dengan sampel 162 anak. Variabel dalam penelitian yaitu Inisiasi menyusui dini, ASI Eksklusif, MP-ASI, dan Sanitasi Lingkungan dengan kejadian stunting. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisis data secara univariat (distribusi frekuensi), bivariat (chi square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil penelitian didapatkan ada hubungan yang signifikan dengan kejadian stunting adalah Inisiasi Menyusui Dini (p–value = 0,008; OR = 2.60), riwayat pemberian ASI eksklusif (p–value = 0,000 ; OR = 4.98), riwayat pemberian MP-ASI (p–value = 0,001 ; OR = 3.20), Sanitasi Lingkungan (p–value = 0,001 ; OR = 3.31). Asi Eksklusif merupakan variabel dominan terhadap Kejadian Stunting pada anak ( p–value = 0,001 ; OR = 4.027).  Saran penelitian diharapkan melakukan edukasi dan pemahaman, penyuluhan atau pemasangan poster kepada masyarakat terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita berupa pentingnya peran ASI Eksklusif untuk balita diaman ASI Eksklusif berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita.                   Kata Kunci: Stunting, Gizi Buruk, Tumbuh Kembang
Hubungan Indeks Risiko Sanitasi dengan Kejadian Stunting di Kelurahan Pesawahan Kota Bandar Lampung Wahyudi, Rega; Amirus, Khoidar; Yulyani, Vera
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12957

Abstract

ABSTRACT  Stunting is a condition where toddlers have a long body or height that is less when compared to age. The prevalence of stunting in the city of Bandar Lampung is (36.1%), data at UPT Pasar Ambon Health Center, Bandar Lampung city, the prevalence of stunting in the Pesawahan sub-district is 44 (2, 14%). This study aims to determine the relationship between the risk of the sanitation index and the incidence of stunting in the rice fields of Bandar Lampung City in 2022. This type of research uses a quantitative study with a cross-sectional design using a total of 92 respondents. The sampling technique used was purposive sampling technique. univariate and bivariate analysis test with chi square test. The results of the stunting detection analysis detected 28 (30.4%) respondents. Sanitation risk index. Water source risk was 23 (36.5%) respondents. Domestic wastewater sanitation risk index was 5 (71.4%) respondents. The risk sanitation index for clean and healthy behavior is at risk of 3 (75.0%) respondents. The results of the bivariate analysis showed that there were 2 variables related to stunting, namely the domestic waste sanitation risk index (p value 0.014 Odds Ratio 6.739), sanitation risk index clean and healthy living behavior (p value 0.048 Odds Ratio 7.560). The variable that is not related to stunting is the air source sanitation risk index (p value 0.062). Research suggestions based on research results show that there is a relationship between the sanitation index of risk of domestic wastewater and the sanitation index of clean and healthy living behavior with the incidence of stunting, it is necessary to improve awareness of reduced domestic wastewater treatment and the importance of awareness of clean and healthy living behavior. Keywords: Stunting, Sanitation, IRS  ABSTRAK Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan  yang kurang jika dibandingkan dengan umur, Prevalensi kejadian stunting dikota Bandar Lampung sebesar (36,1%), data di UPT Puskesmas Pasar Ambon kota Bandar Lampung prevalensi stunting di kelurahan Pesawahan sebanyak 44 (2,14%).  Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan indeks risiko sanitasi dengan kejadian stunting di kelurahan pesawahan kota bandar lampung tahun 2022. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan rancangan cross sectional menggunaan sebanyak 92 responden. Tenik sampling yang digunakan dengan Teknik purposive sampling. uji analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil analisis menunjukan terdeteksi stunting sebanyak 28 (30,4%) responden, Indeks risiko sanitasi Sumber air berisiko sebanyak 23 (36,5%) responden, Indeks risiko sanitasi air limbah domestik berisiko 5 (71,4 %) responden. Indeks risiko sanitasi perilaku hidup bersih dan sehat berisiko sebanyak 3 (75,0%) responden. Hasil analasis bivariat menunjukan bahwa terdapat 2 variabel yang berhubungan dengan stunting, yaitu indeks risiko sanitasi limbah domestik (p value 0,014 Odds Ratio 6,739), indeks risiko sanitasi prilaku hidup bersih dan sehat (p value 0,048 Odds Ratio sebesar 7,560). Variabel yang tidak berhubungan dengan stunting adalah indeks risiko sanitasi sumber air (p value 0,062). Saran penelitian berdasarkan hasil penelitian didapatkan hubungan indeks risiko sanitasi air limbah domestik dan indeks risiko sanitasi prilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian stunting maka perlunya dilakukan perbaikan kesadaran akan pentingnya pengolahan air limbah domestik dan pentingnya kesadaran  prilaku hidup bersih dan sehat.  Kata Kunci: Stunting, Sanitasi, IRS
Sinergi Bank Sampah dan Peningkatan Akses Sanitasi bagi Masyarakat Pasar Madang Tanggamus Dwi Nuryani, Dina; Yulyani, Vera; Muhani, Nova; Anita; Tetra Dewi, Fatwa Sari; Iswanto; Mawardi, Kholiq; Mahendra, Reza; Tasyarani, Nazla; MasrBABSi; Juwita; MS, Shaharuddin
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9 No 4 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v9i4.27652

Abstract

Permasalahan kesehatan lingkungan terutama terkait pengelolaan sampah dan perilaku Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di wilayah pesisir khususnya di Kabupaten Tanggamus masih tinggi. Hal ini dapat menyebabkan gangguan kesehatan terutama diare pada anak-anak. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan bank sampah sebagai sarana promosi edukasi dan solusi ekonomi, sehingga meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi perilaku BABS di Desa Pasar Madang. Kegiatan ini menggunakan metode Penelitian Aksi Partisipatif (PAR) dengan mendirikan dan meresmikan Bank Sampah. Selain itu, kegiatan ini juga mencakup pemberian informasi tentang sanitasi dan dampak BABS, serta pemanfaatan sarana edukasi seperti botol air minum, celengan, kaos, kartu kebiasaan, dan pemutaran film. Hasil kegiatan, yang diikuti oleh 90% masyarakat undangan, menunjukkan minat yang tinggi untuk menabung sampah sebagai sarana pendanaan pembangunan toilet. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pengelolaan sampah melalui ekonomi sirkular dapat meningkatkan kesadaran dan akses sanitasi bagi masyarakat dalam jangka panjang. Kegiatan ini memerlukan evaluasi jangka panjang untuk melihat dampaknya terhadap pembangunan toilet. Namun, pendekatan bank sampah terpadu memiliki potensi untuk direplikasi di daerah lain untuk mendukung tujuan sanitasi nasional.
Co-Authors Adib Priyogo Afriza, Zelda Nora Agung Aji Perdana Ambar Budi yanto Amelia Valentine Anita Annisa Roezwir Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Atina Atina Aurelya Rizki Ananda Oktavio Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Desna Damayanti Devin Anggraeni Dewi Anggraini, Mega Dewi Lutfianawati, Dewi Dias Dumaika Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Divia Oktari Khairunnisa Dwi Nuryani, Dina Dwi Wulandari Easter Yanti, Dhiny Evie Karmila Fadel Achmad Haikal Fadel Achmad Haikal Farich, Achmad Fatwa Sari Tetra Dewi Fauzurrahman Al Amin Febriani Putri, Devita Festy Ladyani Mustofa Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitrihanny, Leona Ferdha Fitroh Cahyaningtyas Furqoni, Prima Dian Gunawan, Vera Hasbie, Neno Fitriyani Hermawan, Dessy Hidayat, Asep Rahmad Imilia Safitri Indah Ismalia Indah Rinfilia iswanto Iswanto Iswanto Jhonet, Aswan Juwita Kasiyo, Kasiyo Khoidar Amirus Khoirona Khoirona Kurniati, Mala Lolita Sary Mardani Mardani Martiani, Dina MasrBABSi Mawardi, Kholiq Mirza Zainun Nisa MS, Shaharuddin Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Muhammad Yusuf Ramadhan Muhani, Nova Neli, Dewa Ayu Nia Triswanti Nirwanto Nirwanto, Nirwanto Novikasari, Linawati Novita Sari Nurfauzi, M. Rizal Oktari Khairunnisa, Divia Oktaviani, Herlina Putri Orita Sari Paranggai, Elhi Andi Prasetia, Toni Prima Dian Furqoni Priyogo, Adib Purnama, Robby Candra Reza Mahendra Ridwan Ridwan Riska Wandini, Riska Rossy Meliyana Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saradiah Mariana Natapradja Selvianti, Utari Aditia Shaharuddin MS Shaharuddin Shaharuddin Silvia, Andi Bunga Tan'im Tan'im Tasyarani, Nazla Tenry Derma Pratama Tetra Dewi, Fatwa Sari Torry Duet Irianto Triyoso, Triyoso Tusy Triwahyuni Wahyudi, Rega Wulandari, Mardheni Yolandha, Vivi Yudha, Kurnia Rama Zelda Duwieka Restu