Gunawan, M. Ricko
Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Malahayati

Published : 50 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KEHIDUPAN EKONOMI KELUARGA DENGAN DI TITIPKAN LANSIA DI UPTD PSLU TRESNA WERDHA NATAR LAMPUNG SELATAN Muhammad Ricko Gunawan
Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia (JIKPI)
Publisher : Universitas Mitra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak berbahasa Indonesia, Menurut Kemensos RI Nomor 4/PRS-3/KPTS/2007 tentang Pelayanan Sosial lanjut usia dalam panti. Pelayanan sosial adalah proses pemberian bantuan yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan lanjut usia sehingga yang bersangkutan mampu memenuhi fungsi sosialnya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian yag digunakan dalam penelitian ini dengan desain analitik dengan pendekatan crosssectional, Populasi dalam penelitian ini adalah lansia yang berada di panti tresna werdha natar lampung selatan. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan anatara kehidupan ekonomi keluarga didapatkan p-value = 0,024 sehingga p-value α (0,024 0,05), dengan di titipkannya lansia ada hubungan antara kehidupan ekonomi keluarga. Perhitungan didapatkan pula nilai Odds Ratio (OR) = 0,240. Artinya lansia yang mengalami kehidupan ekonomi keluarga dengan ekonomi rendah mempunyai resiko di titipkannya sebesar 0.240 kali di banding responden dengan ekonomi tinggi.
Penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tentang mencuci tangan menggunankan sabun pada anak di Kelurahan Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung Muhammad Ricko Gunawan; Triyoso Triyoso; Rudi Winarno; Dewi Kusumaningsih; Nirwanto Nirwanto; Aprilia Ismi; Nurlaini; Taufik Sofa; Veni Andriyani
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.462 KB) | DOI: 10.56922/phc.v2i4.253

Abstract

Introduction: Health is a state of well-being of body, soul and social that allows everyone to live socially and economically productive. Therefore, health is a very important thing to pay attention to because it will underlie the improvement of the quality and quantity of life in the community. This can be done with clean and healthy living behavior, one of which is by washing hands with soap. Without us knowing it, germs and bacteria that stick to the hands are very dangerous to health. Children are one of those who experience a fairly high level of play activity. However, the habit of washing hands with good soap is not realized by some children. Children view soap as only useful for removing dirt and odors. To carry out a hand washing program, wash hands with soap, the availability of water and soap for washing hands is actually not a problem but an obstacle is a factor in children's habits. For this reason, the role of caregivers/early childhood educators is needed to provide useful programs for children, namely getting used to washing hands with soap after completing activities or other activities. Objective: Children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts are able to understand and apply clean and healthy living behaviors about washing hands with soap properly and correctly. Method: The implementation of the method used is based on ibM. Providing information and visual training to children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts. Results: Children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts can receive well about the application of clean and healthy living behavior by washing their hands. Conclusion: There is a significant increase in children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung villages on the awareness of the importance of washing hands.   Pendahuluan: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Oleh karena itu kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena akan mendasari peningkatan kualitas dan kuantitas hidup dalam masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tanpa kita sadari, kuman dan bakteri yang menempel pada tangan sangat membahayakan kesehatan.anak-anak adalah salah satu yang mengalami aktivitas bermain yang cukup tinggi. Namun, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun yang baik itu tidak disadari oleh sebagian anak-anak. Anak-anak memandang sabun hanya bermanfaat untuk menghilangkan kotor dan bau. Untuk melakukan program mencuci tangan cuci tangan dengan sabun, ketersedian air dan sabun untuk mencuci tangan sebenarnya bukan masalah tapi menjadi hambatan adalah faktor kebiasaan anak-anak. Untuk itu diperlukan peran pengasuh/pendidik anak usia dini untuk memberikan program yang bermanfaat kepada anak, yaitu membiasakan mencuci tangan dengan sabun setelah selesai melakukan kegiatan mau pun aktivitas lainnya. Tujuan: Anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung mampu memahami dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat tentang mencuci tangan menggunakan sabun dengan baik dan benar. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan yaitu berbasis ibM. Pemberian informasi dan pelatihan visual pada anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung. Hasil: Anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung bisa menerima dengan baik tentang penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan. Simpulan: Terdapat peningkatan yang signifikan pada anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung atas kesadaran pentingnya mencuci tangan.
Penyuluhan kesehatan tentang cermat memilih jajanan sehat untuk anak Nurul Nepiana; Muhammad Ricko Gunawan; Raihan Saputra; Erna Oktalia
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 3 No. 2 (2023): JOURNAL OF Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v3i2.254

Abstract

Background: Availability and food safety are basic human rights. One of the community groups who often experience problems due to food poisoning are school-age children. Elementary school age children (7-13 years) certainly have not been able to determine what is good for their body health, including in terms of choosing healthy snacks. The number of traders who peddle or sell fast food in the school environment is a problem for children’s health. Early efforts that must be done are to provide counseling to parents and children regarding the importance of choosing healthy snacks. Purpose: To determine the level of public understanding about careful behavior in choosing healthy roads. Method: Extension activities were carried out in RT 05 North Panjang. The implementation of this counseling activity was carried out in 2 stages, namely first, Students of The Nursing Science Study Program (PSIK) explained how to choose healthy snacks for children to the community, especially parents and children using sheets, leaflets and the second after the community outreach was given a question and answer session about the importance of choosing healthy snacks for children. Results: The community or respondents can understand and practice in choosing healthy snack menus for children. Conclusion: The community or respondents can understand in choosing healthy snack menus for children. Keywords: Careful Choice; Children; Health Education; Healthy Snacks Pendahuluan: Ketersediaan serta keamanan pangan merupakan hak asasi manusia yang mendasar. Salah satu kelompok masyarakat yang tentunya sering mengalami masalah akibat keracunan makanan adalah anak usia sekolah. Anak usia sekolah dasar (7-13 tahun) tentunya belum mampu dalam menentukan hal yang baik untuk kesehatan tubuhnya termasuk dalam hal memilih jajanan yang sehat. Banyaknya pedagang yang menjajakan atau menjual makanan cepat saji di lingkungan sekolah merupakan masalah bagi kesehatan anak. Upaya dini yang harus dilakukan yaitu memberikan penyuluhan kepada orang tua serta anak terkait pentingnya memilih jajanan ringan yang sehat. Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pemahaman masyarakat tentang perilaku cermat dalam memilih jajanan yang sehat. Metode: Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di RT 05 Panjang Utara. Pelaksanaan kegiatan penyuluhan ini dilakukan dengan 2 tahap yaitu Pertama Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan (PSIK) menjelaskan tentang cara memilih jajanan sehat untuk anak kepada masyarakat terutama orang tua serta anak menggunakan lembar leaflet dan yang kedua setelah dilakukannya penyuluhan, masyarakat diberikan sesi Tanya jawab tentang pentingnya memilih jajanan ringan yang sehat untuk anak. Hasil: Masyarakat atau Responden dapat memahami serta mempraktikan dalam memilih menu jajanan sehat untuk anak. Simpulan: Masyarakat atau Responden dapat memahami dalam memilih menu jajanan sehat untuk anak.
Pengaruh pelvic rocking exercise terhadap nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III (studi kasus) Gustiani, Dwi; Gunawan, Muhammad Ricko; Keswara, Umi Romayati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 3 No 2 (2023): Edisi Desember 2023: Penanggulangan penyakit berpotensi kejadian luar biasa
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v3i2.382

Abstract

Background: Data obtained from Basic Health Research in 2021 shows that 82.1% of pregnant women underwent K4 in Lampung and the proportion of health facilities where they were first referred when experiencing pregnancy complications was 6.9% in the Community Health Center. Based on the Balai Krakatau Clinic register data for the last 3 months (January-March) 2022, there were 120 pregnant women in the third trimester of 2022, with 60 pregnant women in the first trimester, 30 people in the second trimester, and 30 people in the third trimester. Of the 30 third trimester pregnant women, 20 people (66.7%) complained of back pain both upper and lower, and 10 people (33.3%) complained of pain in the hips, buttocks and spreading to the leg area. Purpose: To determine nursing care for pregnant women in the third trimester with discomfort and lower back pain using the pelvic rocking method at the Balai Krakatau Kemiling Clinic, Bandar Lampung in 2022. Method: This research uses an approach to writing a case study report that focuses on nursing care for pregnant women in the third trimester with low back pain comfort disorders using the pelvic rocking method. The subjects or patients managed in this study were 3 third trimester pregnant women used in this case study, TM III pregnant women who met the criteria. The criteria for the sample as a subject of nursing care were attending pregnancy classes at the Balai Krakatau Clinic, the patient experiencing low back pain in the third trimester, the mother's age in the range of 25-35 years, primiparous and multiparous parity, an ideal weight gain of 9 kg during pregnancy from the first trimester to the third trimester, have complete medical records in the clinical register, the patient is willing to be sampled, and receives nursing care as outlined in an informed consent letter. Results: Assessment of Mrs. D Mrs. A, And Mrs. W found that the patient's main complaint was lower back pain during the third trimester of pregnancy. The nursing diagnosis obtained was discomfort and pain related to changes in body weight and musculoskeletal burden of TM III pregnant women. The intervention was carried out for 3 days by providing pelvic rocking for 3 days with a duration of 30 minutes for 1 treatment. The 3-day implementation study showed that some of the problems had been resolved, which was indicated by a decrease in the scale of lower back pain in pregnant women in the third trimester. The results of the evaluation carried out over three days showed that all problems could be resolved. Conclusion: The nursing diagnosis obtained was discomfort and pain related to changes in body weight and musculoskeletal load of TM III pregnant women. Providing intervention for 3 days with 30 minutes of pelvic rocking for 1 treatment showed a decrease in the scale of lower back pain in pregnant women in the third trimester. Suggestion: The results of this research can be applied as a rational consideration for approaching pregnant women in the third trimester who experience low back pain by providing education on pelvic rocking exercises during pregnancy classes. Next researchers used different variables by comparing other complementary therapies, such as warm compresses and yoga therapy.   Keywords: Lower Back Pain; Pelvic Rocking; TM III Pregnancy.   Pendahuluan: Data yang diperoleh dari Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2021 menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan K4 sebanyak 82.1 % di Lampung dan proporsi fasilitas kesehatan tempat rujukan pertama saat mengalami komplikasi kehamilan 6.9 % di Puskesmas. Berdasarkan data register Klinik Balai Krakatau pada 3 bulan terakhir (Januari-Maret) 2022 pada data ibu hamil trimester III tahun 2022 terdapat 120 orang dengan jumlah ibu hamil trimester I sebanyak 60 orang, trimester II sebanyak 30 orang, dan trimester III sebanyak 30 orang. Dari 30 orang ibu hamil trimester III sebanyak 20 orang (66.7%) yang mengeluh nyeri punggung baik bagian atas ataupun bawah, dan 10 orang (33.3%) mengeluhkan nyeri dibagian pinggul, bokong dan menyebar ke area tungkai kaki. Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan ibu hamil trimester  III dengan gangguan rasa nyaman nyeri punggung bawah melalui metode pelvic rocking di Klinik Balai Krakatau Kemiling Bandar Lampung Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan pada penulisan laporan studi kasus yang berfokus pada asuhan keperawatan ibu hamil trimester III dengan gangguan rasa nyaman nyeri punggung bawah melalui metode pelvic rocking. Subyek atau pasien kelolaan pada penelitian ini sebanyak 3 orang ibu hamil trimester 3 yang digunakan dalam studi kasus ini adalah ibu hamil TM III yang memenuhi kriteria. Kriteria sampel sebagai subyek asuhan keperawatan yakni mengikuti kelas hamil di Klinik Balai Krakatau, pasien mengalami masalah nyeri pinggang trimester III, usia ibu pada rentang 25-35 Tahun, paritas primipara dan multipara, kenaikan BB Ideal 9 Kg selama kehamilan trimester I hingga trimester III, memiliki rekam medik lengkap dalam register klinik, pasien bersedia dijadikan sampel, dan menerima asuhan keperawatan yang dituangkan dalam surat persetujaun (informed consent). Hasil: Pengkajian pada Ny. D Ny. A, Dan Ny. W didapatkan keluhan utama pasien mengatakan nyeri punggung bawah selama kehamilan Trimester III. Diagnosa keperawatan yang didapat adalah gpangguan rasa nayam nyeri bd perubahan berat badan dan beban muskuloskeltas ibu hamil TM III. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan pemberian pelvic rocking selama 3 hari dengan durasi 30 menit selama 1 kali perlakuan. Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian msalah teratasi, yang ditandai dengan menurunnya skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi. Simpulan: Diagnosa keperawatan yang didapat adalah gpangguan rasa nayam nyeri berhubungan dengan perubahan berat badan dan beban muskuloskeltas ibu hamil TM III. Pemberian intervensi selama 3 hari dengan pemberian pelvic rocking berdurasi 30 menit selama 1 kali perlakuan menunjukkan adanya penurunan skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III. Saran: Hasil penelitian ini dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri pinggang dengan memberikan edukasi latihan pelvic rocking saat kelas hamil. Peneliti selanjutnya menggunakan variabel yang berbeda dengan membandingkan terapi komplementer lainnya, seperti kompres hangat dan terapi yoga.   Kata kunci: Kehamilan TM III; Nyeri Punggung Bawah; Pelvic Rocking.
HUBUNGAN PERILAKU MEROKOK DENGAN KEJADIAN ISPA PADA LANSIA DI MASA PANDEMI COVID 19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PANJANG BANDAR LAMPUNG Dewi, Ruspa; Romayati, Umi; Gunawan, Ricko
PSIKOLOGI KONSELING Vol 15, No 2 (2023): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v15i2.56328

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku merokok dengan kejadian ispa pada lansia dimasa pandemi covid di wilayah kerja puskesmas panjang bandar lampung tahun 2022. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif, menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah lansia yang tinggal di wilayah kerja Puskesmas Panjang sejumlah 279 orang. Sampel 164 responden. Dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan jenis sampling insidental. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan  menggunakan quesioner dan data rekam medis puskesmas. Analisa data yang digunakan adalah Uji Chi Square. Berdasarkan data frekuensi dari 164 responden didapatkan 101 responden (61.6%) terkena ISPA dan 63 responden (38.4%) tidak terkena ISPA. 12 responden (7.3%) berperilaku merokok ringan, 103 responden (62.8%) berperilaku merokok sedang, dan 49 responden (29.9%) berperilaku merokok berat. hasil uji Chi Square didapatkan nilai p value .001 (<0.05). Kesimpulannya dalaha ada hubungan antara perilaku merokok dengan kejadian ISPA pada lansia ( p value 0.001) di wilayah kerja Puskesmas Panjang Bandar Lampung.
Pengaruh pelvic rocking exercise terhadap nyeri punggung bawah ibu hamil trimester III (studi kasus) Gustiani, Dwi; Gunawan, Muhammad Ricko; Keswara, Umi Romayati
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 3 No 2 (2023): December Edition 2023: Penanggulangan penyakit berpotensi kejadian luar biasa
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v3i2.382

Abstract

Background: Data obtained from Basic Health Research in 2021 shows that 82.1% of pregnant women underwent K4 in Lampung and the proportion of health facilities where they were first referred when experiencing pregnancy complications was 6.9% in the Community Health Center. Based on the Balai Krakatau Clinic register data for the last 3 months (January-March) 2022, there were 120 pregnant women in the third trimester of 2022, with 60 pregnant women in the first trimester, 30 people in the second trimester, and 30 people in the third trimester. Of the 30 third trimester pregnant women, 20 people (66.7%) complained of back pain both upper and lower, and 10 people (33.3%) complained of pain in the hips, buttocks and spreading to the leg area. Purpose: To determine nursing care for pregnant women in the third trimester with discomfort and lower back pain using the pelvic rocking method at the Balai Krakatau Kemiling Clinic, Bandar Lampung in 2022. Method: This research uses an approach to writing a case study report that focuses on nursing care for pregnant women in the third trimester with low back pain comfort disorders using the pelvic rocking method. The subjects or patients managed in this study were 3 third trimester pregnant women used in this case study, TM III pregnant women who met the criteria. The criteria for the sample as a subject of nursing care were attending pregnancy classes at the Balai Krakatau Clinic, the patient experiencing low back pain in the third trimester, the mother's age in the range of 25-35 years, primiparous and multiparous parity, an ideal weight gain of 9 kg during pregnancy from the first trimester to the third trimester, have complete medical records in the clinical register, the patient is willing to be sampled, and receives nursing care as outlined in an informed consent letter. Results: Assessment of Mrs. D Mrs. A, And Mrs. W found that the patient's main complaint was lower back pain during the third trimester of pregnancy. The nursing diagnosis obtained was discomfort and pain related to changes in body weight and musculoskeletal burden of TM III pregnant women. The intervention was carried out for 3 days by providing pelvic rocking for 3 days with a duration of 30 minutes for 1 treatment. The 3-day implementation study showed that some of the problems had been resolved, which was indicated by a decrease in the scale of lower back pain in pregnant women in the third trimester. The results of the evaluation carried out over three days showed that all problems could be resolved. Conclusion: The nursing diagnosis obtained was discomfort and pain related to changes in body weight and musculoskeletal load of TM III pregnant women. Providing intervention for 3 days with 30 minutes of pelvic rocking for 1 treatment showed a decrease in the scale of lower back pain in pregnant women in the third trimester. Suggestion: The results of this research can be applied as a rational consideration for approaching pregnant women in the third trimester who experience low back pain by providing education on pelvic rocking exercises during pregnancy classes. Next researchers used different variables by comparing other complementary therapies, such as warm compresses and yoga therapy.   Keywords: Lower Back Pain; Pelvic Rocking; TM III Pregnancy.   Pendahuluan: Data yang diperoleh dari Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2021 menunjukkan bahwa ibu hamil yang melakukan K4 sebanyak 82.1 % di Lampung dan proporsi fasilitas kesehatan tempat rujukan pertama saat mengalami komplikasi kehamilan 6.9 % di Puskesmas. Berdasarkan data register Klinik Balai Krakatau pada 3 bulan terakhir (Januari-Maret) 2022 pada data ibu hamil trimester III tahun 2022 terdapat 120 orang dengan jumlah ibu hamil trimester I sebanyak 60 orang, trimester II sebanyak 30 orang, dan trimester III sebanyak 30 orang. Dari 30 orang ibu hamil trimester III sebanyak 20 orang (66.7%) yang mengeluh nyeri punggung baik bagian atas ataupun bawah, dan 10 orang (33.3%) mengeluhkan nyeri dibagian pinggul, bokong dan menyebar ke area tungkai kaki. Tujuan: Untuk mengetahui asuhan keperawatan ibu hamil trimester  III dengan gangguan rasa nyaman nyeri punggung bawah melalui metode pelvic rocking di Klinik Balai Krakatau Kemiling Bandar Lampung Tahun 2022. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan pada penulisan laporan studi kasus yang berfokus pada asuhan keperawatan ibu hamil trimester III dengan gangguan rasa nyaman nyeri punggung bawah melalui metode pelvic rocking. Subyek atau pasien kelolaan pada penelitian ini sebanyak 3 orang ibu hamil trimester 3 yang digunakan dalam studi kasus ini adalah ibu hamil TM III yang memenuhi kriteria. Kriteria sampel sebagai subyek asuhan keperawatan yakni mengikuti kelas hamil di Klinik Balai Krakatau, pasien mengalami masalah nyeri pinggang trimester III, usia ibu pada rentang 25-35 Tahun, paritas primipara dan multipara, kenaikan BB Ideal 9 Kg selama kehamilan trimester I hingga trimester III, memiliki rekam medik lengkap dalam register klinik, pasien bersedia dijadikan sampel, dan menerima asuhan keperawatan yang dituangkan dalam surat persetujaun (informed consent). Hasil: Pengkajian pada Ny. D Ny. A, Dan Ny. W didapatkan keluhan utama pasien mengatakan nyeri punggung bawah selama kehamilan Trimester III. Diagnosa keperawatan yang didapat adalah gpangguan rasa nayam nyeri bd perubahan berat badan dan beban muskuloskeltas ibu hamil TM III. Intervensi dilakukan selama 3 hari dengan pemberian pelvic rocking selama 3 hari dengan durasi 30 menit selama 1 kali perlakuan. Kajian implementasi selama 3 hari didapat hasil sebagian msalah teratasi, yang ditandai dengan menurunnya skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III. Hasil evaluasi yang dilakukan selama tiga hari menunjukkan semua masalah dapat teratasi. Simpulan: Diagnosa keperawatan yang didapat adalah gpangguan rasa nayam nyeri berhubungan dengan perubahan berat badan dan beban muskuloskeltas ibu hamil TM III. Pemberian intervensi selama 3 hari dengan pemberian pelvic rocking berdurasi 30 menit selama 1 kali perlakuan menunjukkan adanya penurunan skala nyeri punggung bawah pada ibu hamil Trimester III. Saran: Hasil penelitian ini dapat diaplikasikan sebagai pertimbangan secara rasional untuk pendekatan pada ibu hamil Trimester III yang mengalami nyeri pinggang dengan memberikan edukasi latihan pelvic rocking saat kelas hamil. Peneliti selanjutnya menggunakan variabel yang berbeda dengan membandingkan terapi komplementer lainnya, seperti kompres hangat dan terapi yoga.   Kata kunci: Kehamilan TM III; Nyeri Punggung Bawah; Pelvic Rocking.
Penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tentang mencuci tangan menggunankan sabun pada anak di Kelurahan Sumber Agung Kemiling Bandar Lampung Gunawan, Muhammad Ricko; Triyoso, Triyoso; Winarno, Rudi; Kusumaningsih, Dewi; Nirwanto, Nirwanto; Ismi, Aprilia; Nurlaini; Sofa, Taufik; Andriyani, Veni
JOURNAL OF Public Health Concerns Vol. 2 No. 4 (2022): Promosi Dan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS)
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v2i4.253

Abstract

Introduction: Health is a state of well-being of body, soul and social that allows everyone to live socially and economically productive. Therefore, health is a very important thing to pay attention to because it will underlie the improvement of the quality and quantity of life in the community. This can be done with clean and healthy living behavior, one of which is by washing hands with soap. Without us knowing it, germs and bacteria that stick to the hands are very dangerous to health. Children are one of those who experience a fairly high level of play activity. However, the habit of washing hands with good soap is not realized by some children. Children view soap as only useful for removing dirt and odors. To carry out a hand washing program, wash hands with soap, the availability of water and soap for washing hands is actually not a problem but an obstacle is a factor in children's habits. For this reason, the role of caregivers/early childhood educators is needed to provide useful programs for children, namely getting used to washing hands with soap after completing activities or other activities. Objective: Children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts are able to understand and apply clean and healthy living behaviors about washing hands with soap properly and correctly. Method: The implementation of the method used is based on ibM. Providing information and visual training to children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts. Results: Children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung sub-districts can receive well about the application of clean and healthy living behavior by washing their hands. Conclusion: There is a significant increase in children in the Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung villages on the awareness of the importance of washing hands.   Pendahuluan: Kesehatan adalah keadaan sejahtera dari badan, jiwa dan sosial yang memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomi. Oleh karena itu kesehatan merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena akan mendasari peningkatan kualitas dan kuantitas hidup dalam masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya yaitu dengan mencuci tangan menggunakan sabun. Tanpa kita sadari, kuman dan bakteri yang menempel pada tangan sangat membahayakan kesehatan.anak-anak adalah salah satu yang mengalami aktivitas bermain yang cukup tinggi. Namun, kebiasaan mencuci tangan dengan sabun yang baik itu tidak disadari oleh sebagian anak-anak. Anak-anak memandang sabun hanya bermanfaat untuk menghilangkan kotor dan bau. Untuk melakukan program mencuci tangan cuci tangan dengan sabun, ketersedian air dan sabun untuk mencuci tangan sebenarnya bukan masalah tapi menjadi hambatan adalah faktor kebiasaan anak-anak. Untuk itu diperlukan peran pengasuh/pendidik anak usia dini untuk memberikan program yang bermanfaat kepada anak, yaitu membiasakan mencuci tangan dengan sabun setelah selesai melakukan kegiatan mau pun aktivitas lainnya. Tujuan: Anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung mampu memahami dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat tentang mencuci tangan menggunakan sabun dengan baik dan benar. Metode: Pelaksanaan metode yang digunakan yaitu berbasis ibM. Pemberian informasi dan pelatihan visual pada anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung. Hasil: Anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung bisa menerima dengan baik tentang penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan. Simpulan: Terdapat peningkatan yang signifikan pada anak-anak dikelurahan sumber agung, kemiling, bandar lampung atas kesadaran pentingnya mencuci tangan.
SOSIALISASI MANFAAT TERAPI AIR SERAI HANGAT UNTUK MENGURANGI NYERI RHEMATOID ATRITIS DI DESA SUKAJAYA LEMPASING PESAWARAN Marlena, Marlena; Rilyani, Rilyani; Gunawan, Ricko; Wandini, Riska
Jurnal Perak Malahayati: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2024): Vol 6 No 2 November 2024
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jpm.v6i2.18520

Abstract

Artritis Reumatoid (AR) merupakan penyakit reumatik autoimun yang paling sering dijumpai dan merupakan penyakit dengan inflamasi kronik yang progresif dan menimbulkan kerusakan sendi yang permanen. Berdasarkan data prevalensi artritis di Indonesia pada kelompk usia 55-64 tahun sebanyak 45%, meningkat pada usia 65-74 tahun sebanyak 51,9 dan pada usia lebih dari 75 tahun sebanyak 54,8% (Kemenkes RI, 2021). Penyakit rheumatoid arthritis baiknya tidak dibiarkan, karena akan merusak sendi yang menimbulkan nyeri hebat. Salah satu tindakan yang terbukti efektif untuk mengurangi nyeri secara non-farmakologi adalah dengan menghangatkan persendian yang sakit. Tanaman yang memiliki zat sebagai penghangat, anti radang dan dapat memperlancarkan aliran darah seperti serai. Tujuan telah dilakukan asuhan keperawatan pada pasien lansia dengan gangguan rhematoid atritis menggunakan terapi air serai hangat. Pengabdian ini dilakukan pada bulan Juni 2024. Kepada lansia sebanyak 10 orang,metode penyuluhan menggunakan metode ceramah dan demonstrasi selama 50 menit ,hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan sebanyak 40 % . 
The Dominant Factor Affecting Quality Of Life In High-Risk Postpartum Mothers Andriyani, Veni; Wardiyah, Aryanti; Gunawan, Muhammad Ricko
JKM (Jurnal Kebidanan Malahayati) Vol 9, No 4 (2023): Volume 9 No. 4 Oktober 2023
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkm.v9i4.12109

Abstract

Pendahuluan: Angka kematian ibu mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yaitu dari 115 kasus menjadi 187 kasus. Angka kematian bayi di Provinsi Lampung tahun 2019 sebesar 10,25%/1.000 kelahiran hidup, angka kematian ini meningkat bila dibandingkan dengan tahun 2017 sebesar 9,17%/1.000 kelahiran hidup.Tujuan: Diketahui faktor dominan yang mempengaruhi kualitas hidup ibu postpartum berisiko tinggi di rumah sakit pertamina bintang amin tahun 2023.Metode: Jenis penelitian yang diguakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 48 responden.Hasil: Hasil penelitian dengan hasil uji statistik Chi-Square dan uji korelasi kendall’s tau membuktikan bahwa ada hubungan antara variabel usia, pendidikan, penghasilan, paritas dan riwayat abortus terhadap kualitas hidup postpartum berisiko tinggi dengan p-value (0,010), (0,003), (0,040), (0,001)dan (0,005). Faktor  yang paling dominan yang mempengaruhi kualitas hidup postpartum beisiko tinggi adalah Pendidikan dengan  p-value 0,011 dan dengan nilai OR 7.512.Simpulan: Berdasarkan hasil anaisis multivariat dapat diambil simpulan bahwa faktor yang paling dominan atau berpengaruh terhadap kualitas hidup ibu postpartum di RS Pertamina Bintang Amin Bandar Lampung adalah Pendidikan dengan nilai OR 7.512. Kata Kunci: Kualitas Hidup,Ibu Postpartum Berisiko Tinggi ABSTRACT Introduction: The maternal mortality rate has increased compared to 2020, namely from 115 cases to 187 cases.  The infant mortality rate in Lampung Province in 2019 was 10.25%/1,000 live births, this mortality rate increased when compared to 2017 of 9.17%/1,000 live births.Purpose: It is known that the dominant factors affecting the quality of life of high-risk postpartum mothers at the Pertamina Bintang Amin Hospital in 2023.Methods: The type of research used in this research is quantitative with an analytic survey design using a cross sectional approach.  In this study the sampling technique used was total sampling with a total sample of 48 respondents.Results: The results of the study using the results of the Chi-Square statistical test and the Kendall's tau correlation test prove that there is a relationship between the variables age, education, income, parity and history of abortion on the quality of life for high-risk postpartum with a p-value of (0.010), (0.003), (0.040), (0.001) and (0.005). Dominant factor affecting the quality of life at high risk postpartum is Education with a p-value of 0.011 and an OR of 7.512.Conclusions: Based on the results of multivariate analysis with multivariable logistic regression, it can be concluded that the most dominant factor or influence on the quality of life of postpartum mothers at Pertamina Bintang Amin Hospital Bandar Lampung is Education with an OR value of 7.512. Keywords: Quality Of Life, Postpartum Mothers are at High Risk 
Pendidikan promosi kesehatan tentang kejadian diare di Puskesmas Kecamatan Tanjung Karang Pusat Bandar Lampung Rifaie, Mahda Rizka Faer; Zainaro, M. Arifki; Gunawan, M. Ricko
JOURNAL of Public Health Concerns Vol. 5 No. 6 (2025): JOURNAL of Public Health Concerns
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerja sama dengan: Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/phc.v5i6.1392

Abstract

Background: Diarrhea in children is a leading cause of death, mostly due to infection. A child is categorized as having diarrhea if the volume of stool exceeds 10 ml/kg/day. The prevalence of diarrhea in children reaches 7.4%. In Bandar Lampung City, 5.754 cases of diarrhea in children were recorded. Of the three sub-districts in Tanjung Karang, Tanjung Karang Pusat District ranked first with 261 cases of diarrhea in children in 2024. This situation indicates the need for effective health promotion efforts to increase public knowledge regarding diarrhea prevention and treatment. Purpose: To increase knowledge about diarrhea incidence through health promotion media using leaflets and community health education programs (CHEP). Method: This study employed a quantitative design with a Paired Sample T-Test approach. The study population consisted of respondents in Tanjung Karang Pusat District. Most respondents were aged 31–40 years and had a senior high school education level. Knowledge levels were measured before and after the health promotion intervention using leaflets and community health education programs (CHEP).. Results: This activity was conducted on June 20, 2025, in the Tanjung Karang Pusat District Health Center, Bandar Lampung City. Participants were 30 parents with toddlers in the Tanjung Karang Pusat District Health Center's work area. Inclusion criteria were those who were willing to participate, had toddler-aged children, and were able to read. The instruments used were a questionnaire to measure respondents' knowledge and leaflets as reading materials during the presentation. The activity was conducted using a lecture method and provided instructions using leaflets. Measurement of the effectiveness of health education through health promotion media on parents' knowledge about diarrhea in children was conducted before and after the outreach activity. Results: The respondents' pre-test score averaged 64.30 with a standard deviation of 9.9 within a range of 50-80, with a 95% CI for Mean of 60.58-68.02. The post-test score averaged 83.67 with a standard deviation of 9.6 within a range of 70-100, with a 95% CI for Mean of 80.07-68.02. Conclusion: Health education through health promotion media in the form of leaflets and outreach programs (OPU) significantly improved parents' knowledge about diarrhea, prevention, and post-diarrheal care in children. Suggestion: It is hoped that health workers at community health centers (Puskesmas) will adopt media-based health education methods such as leaflets, community health education programs (CHEP), and interactive digital promotional methods on a regular basis to reach a wider audience. Keywords: Community health center; Diarrhea; Health education promotion; Leaflets Pendahuluan: Diare pada anak merupakan salah satu penyebab utama kematian yang sebagian besar disebabkan oleh infeksi. Seorang anak dikategorikan mengalami diare apabila volume buang air besar lebih dari 10 ml/kg/hari. Prevalensi diare pada anak mencapai 7.4%. Di Kota Bandar Lampung, tercatat 5.754 kasus diare pada anak. Dari tiga kecamatan di Tanjung Karang, Kecamatan Tanjung Karang Pusat menduduki peringkat pertama dengan jumlah 261 kasus diare pada anak pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan perlunya upaya promosi kesehatan yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait pencegahan dan penanganan diare. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan tentang kejadian diare dengan media promosi kesehatan menggunakan leaflet dan satuan acara penyuluhan (SAP). Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Juni 2025 di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung. Pesertanya adalah 30 orang tua yang memiliki balita di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Tanjung Karang Pusat, Kota Bandar Lampung. Kriteria inklusi adalah mereka yang bersedia menjadi responden, memiliki anak usia balita, dan mampu membaca. Instrumen yang digunakan adalah berupa lembar kuesioner sebagai alat ukur pengetahuan responden dan media leaflet sebagai media baca pada waktu penyampaian materi. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah dan memberikan petunjuk dengan media leaflet. Pengukuran efektivitas pendidikan kesehatan melalui media promosi kesehatan terhadap pengetahuan orang tua tentang diare pada anak dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan penyuluhan. Hasil: Menunjukkan bahwa skor pre-test responden mendapatkan mean 64.30 dengan standar deviasi 9.9 dalam rentang 50-80 pada nilai CI for Mean(95%)=60.58-68.02, sedangkan skor post-test responden mendapatkan mean 83.67 dengan standar deviasi 9.6 dalam rentang 70-100 pada nilai CI for Mean(95%)=80.07-68.02. Simpulan: Pendidikan kesehatan melalui media promosi kesehatan berupa leaflet dan satuan acara penyuluhan (SAP) secara signifikan mampu meningkatkan pengetahuan orang tua tentang kejadian diare, pencegahan dan penangan pasca kejadian diare pada anak. Saran: Diharapkan tenaga kesehatan di puskesmas dapat mengadopsi metode pendidikan kesehatan berbasis media promosi seperti leaflet, satuan acara penyuluhan (SAP) dan metode promosi digital yang interaktif secara rutin agar dapat menjangkau kelompok yang lebih luas.
Co-Authors A.N. Afandi Ach. Syahrudin Fakhri Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andriansyah, Muhammad Rizal Andriyani, Veni Annisa Ramadhanti Aprilia Ismi Aprilia Putri, Hanisa Aripriharta - Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Dahlia Aprillia Dayu Jaysendira Dewi Kusuma Ningsih Dewi Kusumaningsih Dewi Kusumaningsih Dewi, Ruspa Dika Amelia Putri Dita Resi Andrianti Djamaludin, Djunizar Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Djunizar Djamaludin Dwi Urip Puji Rahayu Dwiwahyono, Irawan Eka Mistakim Eka Novita Sari Elliya, Rahma Erna Oktalia Evi Marta Fakhri, Ach. Syahrudin Fakhri, Achmad Syahrudin Farich, Achmad Feri Febri Saputra Ferisca, Fidela Furqoni, Prima Dian Gustiani, Dwi Ibnu Hasyim Ibrahim, Idris Iit Imas Masitoh Irham Fadlika Ismi, Aprilia Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Iwal Iwal Keswara, Umi Rohmayati Keswara, Umi Romayati King, King Kornelius Kamargo/Irawan Dwi Wahyono Kornelius Kamargo Langlang Gumilar M. Arifki Zainaro Mardani Mardani Marlena Marlena Mistakim, Eka Mualifah, Ria Muhammad Agustianda Muhammad Rizal Andriansyah Nirwanto Nirwanto Nirwanto Nirwanto, Nirwanto nopriani, nopriani Nugroho Cahyo Kusumantoro Nurlaini Nurlaini Nurliyani Nurliyani Nurul Nepiana Prima Dian Furqoni Rachmi Fitria Sari Rafika Anjarsari Rahma Eliya Rahmatika, Ida Raihan Saputra Rifaie, Mahda Rizka Faer Rike Saputra Rilyani Rilyani Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Riska Wandini, Riska Rohani Rohani Romayati, Umi Rudi Winarno Setiawati Setiawati Sofa, Taufik Sosya Mona Seprianti Suhartini Suhartini Susmarini, Neta Taufik Sofa Teguh Pribadi Teguh Pribadi Teguh Pribadi Triyono Triyono Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Umi Rohmawati Keswara Veni Andriyani Wahid Tri Wahyudi Winarno, Rudi Yulendasari, Rika Yulina Yulina