Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Repurchase Intention of Bukalapak Customers Viewed From The Quality of E-Service, E-Word of Mouth and E-Satisfaction Prabowo, Heri; Sutrisno; Gultom, Henry Casandra; Pratiwi, Ratih
Jurnal Aplikasi Bisnis dan Manajemen Vol. 10 No. 1 (2024): JABM, Vol. 10 No. 1, Januari 2024
Publisher : School of Business, Bogor Agricultural University (SB-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17358/jabm.10.1.118

Abstract

This research was conducted to determine the factors that influence repurchase intentions for online purchases at Bukalapak. The factors studied included e-service quality with the intervening variables e-word of mouth and e-satisfaction. The research method was carried out using a quantitative approach, with a population of people who had shopped online at Bukalapak. The number of samples collected was 198 respondents. The collected data were then analyzed using Structural Equation Modeling (SEM). Based on the analysis that has been done, it can be concluded that e-service quality has no effect on repurchase intention, e-service quality has an effect on e-word of mouth, e-satisfaction has an effect on –satisfaction. e-word of mouth has an effect on repurchase intention and e-satisfaction has an effect on repurchase intention. To grow repurchase intention from electronic service quality, it needs to be strengthened through electronic word of mouth and e-satisfaction. Keywords: bukalapak customers, e-service quality, e-word of mouth, e-satisfaction, repurchase intention
Pengaruh Kualitas Produk terhadap Keputusan Pembelian yang Berdampak terhadap Minat Beli Ulang pada Produk Pembersih Wajah Garnier Juwari, Dwi Rike Adi Pitaya; Gultom, Henry Casandra; Nasiti, Prianka Ratri
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4248

Abstract

Kualitas produk merupakan suatu ukuran dalam suatu perusahaan yang bertujuan untuk menjamin bahwa produk yang dihasilkan memenuhi standar yang telah ditetapkan sehingga konsumen tidak kehilangan kepercayaan terhadap produk tersebut setelah membelinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas produk terhadap keputusan pembelian yang berdampak pada minat beli ulang produk pembersih wajah Garnier (Studi Kasus Pada Mahasiswa di Universitas PGRI Semarang Angkatan 2021). Latar belakang penelitian ini semakin ketatnya persaingan industri produk perawatan wajah yang menuntut perusahaan untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan kualitas produknya. Meskipun Garnier merupakan merek yang dikenal luas, masih terdapat perbedaan persepsi konsumen terkait kualitas produk yang memengaruhi keputusan pembelian serta minat beli ulang. Metode penelitian yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa S1 Universitas PGRI Semarang yang menggunakan produk Garnier. Sampel pada penelitian ini sebanyak 96 responden. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner dengan menggunakan skala likert 1-5. Kemudian teknik pengolahan data menggunakan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Berdasarkan dari penelitian ini, hasil penelitian yang diperoleh bahwa kualitas produk, berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Kualitas produk tidak berpengaruh terhadap minat beli ulang. Keputusan pembelian berpengaruh terhadap minat beli ulang. Hasil pengaruh tidak langsung keputusan pembelian mampu memediasi antara kualitas produk terhadap minat beli ulang.
Pengaruh Digital Marketing terhadap Minat Beli Ulang dengan Brand Trust sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang) Saputra, Budi Dian; Gultom, Henry Casandra; Darmaputra, M. Fadjar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing terhadap minat beli ulang dengan brand trust sebagai variabel intervening pada produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang. Fenomena yang melatarbelakangi adalah semakin ketatnya persaingan bisnis minuman siap saji yang menuntut pelaku usaha untuk memanfaatkan digital marketing secara optimal guna mempertahankan konsumen. Kondisi ini menuntut perusahaan agar strategi digital marketing yang dilakukan mampu membangun kepercayaan merek (brand trust) secara konsisten, mengingat brand trust merupakan faktor penting dalam mendorong minat beli ulang konsumen. Metode penelitian yaitu menggunakan jenis penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pembeli produk Teh Kota Cabang Sekaran UNNES Semarang. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling dengan sampel sebanyak 96 responden. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dengan melakukan penyebaran kuesioner. Dalam penelitian ini teknik pengolahan data menggunakan metode Structural Equation-Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Berdasarkan dari penelitian ini, hasil penelitian yang diperoleh bahwa digital marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, brand trust berpengaruh signifikan terhadap minat beli ulang, digital markelting tidak berpengaruh signifikan terhadap brand trust. Hasil penelitian secara tidak langsung brand trust tidak mampu memediasi pengaruh digital markelting berpengaruh terhadap minat beli ulang.
Pengaruh Social Media Marketing dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Awareness sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus pada Brand Kugle Semarang) Nurcahyo, Septian Syah Dwi; Putri, Noventia Karina; Gultom, Henry Casandra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6971

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Social Media Marketing dan Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian melalui Brand Awareness sebagai variabel intervening pada Brand Kugle Semarang. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fluktuasi penjualan serta pentingnya social media marketing dan pengembangan desain produk dalam industri fashion lokal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 96 responden yang pernah membeli produk Kugle atau melihat promosi melalui Instagram. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Square–Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Social Media Marketing dan Desain Produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap Brand Awareness. Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas promosi digital dan tampilan produk yang khas mampu meningkatkan pengenalan dan ingatan konsumen terhadap merek. Namun, Social Media Marketing tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian. Sebaliknya, Desain Produk terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Pembelian, sehingga menjadi faktor dominan dalam mendorong konsumen melakukan pembelian. Selain itu, Brand Awareness tidak berpengaruh signifikan terhadap Keputusan Pembelian serta tidak mampu memediasi pengaruh Social Media Marketing maupun Desain Produk terhadap Keputusan Pembelian. Temuan ini menegaskan bahwa keputusan pembelian konsumen Brand Kugle Semarang lebih dipengaruhi oleh aspek fungsional dan estetika Desain Produk dibandingkan aktivitas Social Media Marketing maupun tingkat Brand Awareness.