Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Stabilitas Emosi Siswa SMK Negeri 3 Kota Blitar Jurusan Tata Busana dalam Menentukan Karier Khairunisa Nur Haslinda; Nabila El Shafira Aghnia Kusumaningrum; Nadia Ayu Pramudita; Surayanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i3.6851

Abstract

Stabilitas emosi merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam menentukan pilihan karier setelah lulus sekolah. Siswa SMK tidak hanya dituntut menguasai keterampilan praktik, tetapi juga perlu memiliki kesiapan emosional dan rasa percaya diri dalam menghadapi dunia kerja maupun pendidikan lanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas emosi siswa jurusan Tata Busana di SMK Negeri 3 Kota Blitar dalam menentukan karier setelah lulus sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket menggunakan skala Likert kepada siswa jurusan Tata Busana serta didukung observasi dan wawancara dengan guru, lalu ata dianalisis menggunakan teknik deskriptif persentase untuk menggambarkan tingkat stabilitas emosi siswa dalam menentukan karier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah memiliki gambaran mengenai rencana masa depan, baik bekerja maupun melanjutkan pendidikan. Sebanyak 70% siswa merasa yakin terhadap pilihan kariernya dan 54% siswa menyatakan siap memasuki dunia kerja. Namun, masih terdapat siswa yang mengalami kecemasan, kebingungan, dan kurang percaya diri dalam menentukan pilihan karier akibat kondisi emosional yang belum stabil, faktor ekonomi, serta keraguan terhadap kemampuan diri. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa dukungan orang tua, guru, sekolah, dan teman sebaya memiliki peran penting dalam meningkatkan kesiapan emosional dan keyakinan siswa terhadap masa depan mereka. Oleh karena itu, stabilitas emosi dan bimbingan karier sangat diperlukan untuk membantu siswa SMK mempersiapkan masa depan secara lebih matang.
Analisis Minat dan Bakat Siswa Kelas XI SMKN 2 Kota Blitar Menggunakan Metode Angket dan Wawancara Guru BK Merista Ayu Az-zahra; Nada Aulia Nur'aini; Najwa Salsabila Putri Purwagita; Surayanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat dan bakat siswa kelas XI SMKN 2 Kota Blitar melalui metode angket dan wawancara guru BK. Masa remaja merupakan fase penting dalam mengenali potensi diri, khususnya pada pendidikan kejuruan yang berkaitan erat dengan perencanaan karier dan kesiapan masa depan. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan memadukan data kuantitatif dari angket dan data kualitatif dari wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 99 siswa kelas XI dan seorang guru Bimbingan Konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat dan bakat siswa sangat beragam dengan bidang seni menjadi kategori yang paling dominan. Proses pengenalan minat dan bakat berlangsung berbeda pada setiap siswa, mulai sejak masa kecil hingga jenjang SMK. Dukungan keluarga menjadi faktor paling besar dalam perkembangan potensi siswa, sedangkan sekolah juga berperan melalui kegiatan ekstrakurikuler dan layanan bimbingan konseling. Namun demikian, masih terdapat siswa yang merasa ragu terhadap jurusan yang dipilih serta belum mampu menghubungkan minat dan bakat dengan perencanaan karier masa depan secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara sekolah, guru BK, dan keluarga untuk mendukung pengembangan potensi siswa secara lebih maksimal.
Analisis Strategi Pembelajaran PKn untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas 3 SDN 1 Karangtengah Qoulan Tsaqila Azhar; Nada Aulia Nur’aini; Martha Eka Ayu Pratiwi; Muhammad Ardiansyah; Nabilah Khoirrun Nisak; Surayanah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 4 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i4.6873

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Namun, siswa kelas III sekolah dasar masih mengalami kesulitan dalam memahami materi PKn yang bersifat abstrak, seperti demokrasi, musyawarah, dan pembagian wilayah administratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran PKn yang digunakan guru dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas III SDN 1 Karangtengah, mengidentifikasi kendala pembelajaran, serta mendeskripsikan solusi yang diterapkan guru dalam mengatasi kendala tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian guru kelas III SDN 1 Karangtengah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menggunakan berbagai strategi pembelajaran seperti ceramah, diskusi, tanya jawab, bermain peran, serta media digital dan permainan edukatif. Strategi tersebut mampu meningkatkan minat belajar, keaktifan, dan pemahaman siswa terhadap materi PKn. Penggunaan media visual, permainan, dan contoh kontekstual membantu siswa memahami konsep abstrak yang sebelumnya sulit dipahami. Kendala yang ditemukan meliputi rendahnya kemampuan memahami bacaan, perbedaan kemampuan belajar siswa, dan pengelolaan kelas. Untuk mengatasi kendala tersebut, guru menerapkan pendekatan individual, variasi metode pembelajaran, penggunaan media menarik, dan pengaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, strategi pembelajaran yang variatif dan kontekstual terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa pada pembelajaran PKn.
INTERAKSI PERKEMBANGAN PSIKOLOGIS DAN LINGKUNGAN PEMBELAJARAN DALAM PEMBENTUKAN RASA PERCAYA DIRI PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Riska Cahya Arum Sari; Nadine Qothrunnada Dwihanti; Putri Ramadhani; Nadia Ayu Pramudita; Sulthan Ali Hakim; Surayanah
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i3.11078

Abstract

This study aims to analyze the interaction between psychological development and the learning environment in shaping the self-confidence of elementary school students. The study employs a qualitative approach with a descriptive design through a literature review. Research data were obtained from scientific literature sources consisting of national journals, scientific articles, and educational references relevant to psychological development, the learning environment, and the self-confidence of elementary school students. Data collection techniques were conducted through documentation and literature review based on criteria of topic relevance, year of publication, and source credibility. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that students’ psychological development, such as self-concept, motivation, emotional regulation, and social interaction skills, is closely related to the formation of self-confidence. Additionally, a positive learning environment plays a role in increasing students’ courage to participate in learning. The role of teachers, peer support, and the use of active and contextual learning strategies also contribute to building students’ self-confidence. Thus, the development of self-confidence in elementary school students is influenced by the interaction between internal and external factors that mutually support one another in the learning process. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis interaksi perkembangan psikologis dan lingkungan pembelajaran dalam pembentukan rasa percaya diri peserta didik sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif melalui studi literatur. Data penelitian diperoleh sumber literatur ilmiah yang terdiri atas jurnal nasional, artikel ilmiah, dan referensi pendidikan yang relevan dengan perkembangan psikologis, lingkungan pembelajaran, dan kepercayaan diri siswa sekolah dasar. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan penelusuran literatur berdasarkan kriteria relevansi topik, tahun publikasi, serta kredibilitas sumber. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan psikologis siswa, seperti konsep diri, motivasi, regulasi emosi, dan kemampuan interaksi sosial, memiliki hubungan erat dengan pembentukan rasa percaya diri. Selain itu, lingkungan pembelajaran yang positif turut berperan dalam meningkatkan keberanian siswa untuk berpartisipasi dalam pembelajaran. Peran guru, dukungan teman sebaya, serta penggunaan strategi pembelajaran aktif dan kontekstual juga berkontribusi dalam membangun rasa percaya diri peserta didik. Dengan demikian, pembentukan rasa percaya diri siswa sekolah dasar dipengaruhi oleh interaksi antara faktor internal dan faktor eksternal yang saling mendukung dalam proses pembelajaran.
ANALISIS PEMBELAJARAN BERBASIS PENDEKATAN CRT DI SDN PANDANWANGI 03 Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Surayanah; Lailatul Fitriah; Maytha Esterya Lumban Gaol; Nadilla Resti Cahyanti; Nursila Yamalia; Nisa Maharani; Irma Tri Iriani
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 7 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i7.2024.19

Abstract

Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) telah menjadi fokus utama dalam literatur pendidikan untuk meningkatkan kualitas pengajaran yang menghargai keanekaragaman budaya peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan CRT dalam pembelajaran di kelas 2 SDN Pandanwangi 3 Malang. Penelitian ini berupa kualitatif deskriptif, menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil wawancara dengan guru di kelas 2B menunjukkan bahwa peserta didik tertarik dengan tarian tradisional Bantengan, yang berasal dari daerah asal Malang. Selain itu, hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik lebih terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang menggunakan pendekatan budaya responsif (CRT). Pelajar aktif bertanya dan menjawab pertanyaan guru. Selain itu, pendekatan pembelajaran Culturally Responsive (CRT) dianggap berhasil apabila peserta didik dapat membangun rasa saling menghormati terhadap keragaman budaya, baik yang dimiliki oleh orang lain maupun diri mereka sendiri. Adapun hasil wawancara dengan guru kelas 2C menunjukkan bahwa guru masih belum memiliki pemahaman yang mendalam tentang pendekatan pembelajaran budaya responsif. Guru juga menjelaskan bahwa belum memberikan perhatian yang cukup pada penerapan pendekatan ini. Menurut data yang dikumpulkan dari observasi yang dilakukan di kelas 2C selama kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan pendekatan CRT, peserta didik menunjukkan minat dan antusiasme untuk belajar. Ini terjadi ketika peserta didik belajar tentang keberagaman di sekolah.
Upaya Menumbuhkan Kepedulian Lingkungan Siswa Di SDN 2 Bendogerit Melalui Pendampingan Guru Memanfaatkan Majalah Sains Digital Berbasis Kearifan Lokal Blitar Surayanah; M. Anas Thohir; Ananda Zahra; Dhiya Nasywa; Dina Nur Abidah; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3942

Abstract

This community service activity aimed to foster environmental awareness among students at SDN 2 Bendogerit by providing guidance to teachers on how to utilize a digital science magazine based on Blitar’s local wisdom. The method used was a quantitative descriptive approach with a pre-test and post-test design. The subjects of the activity consisted of teachers involved in guiding the use of digital learning media. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed descriptively in the form of percentages. The results of the activity showed an improvement across all measured indicators. Students’ environmental awareness increased from 90% to 95%, the quality of teacher guidance improved from 82% to 94%, and teachers’ ability to utilize digital media increased from 77% to 92%. These findings indicate that teacher guidance in the use of digital science magazines based on Blitar’s local wisdom is effective in supporting contextual learning, enhancing teacher competencies, and strengthening environmentally conscious character among elementary school students.
Transformasi Kesadaran Lingkungan Melalui Pendampingan Media Digital Berbasis Kearifan Lokal Bagi Guru SD Ngadipuro 03 Surayanah; Esti Untari; Dhiya Nasywa; Febri Dwi Asmawan; Dina Nur Abidah
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3943

Abstract

Teachers’ limited understanding of how to utilize digital media based on local wisdom results in learning that is not sufficiently contextual and is not yet optimal in fostering environmental awareness among students. This community service activity aims to improve the understanding of teachers at SDN Ngadipuro 03 in utilizing the “Sahabat Lingkungan” digital media—based on the local wisdom of Wonotirto Subdistrict—as a learning resource. The methods used included technical guidance, media usage training, practical exercises, and implementation support in the classroom. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests to measure improvements in teachers’ understanding. The results showed an increase in the average pre-test score from 85,63% to 93,34% on the post-test. In addition to enhancing teachers’ understanding, the “Sahabat Lingkungan” digital media provides a more interactive and contextual learning alternative that is easily integrated with local resources, thereby supporting the strengthening of environmental awareness in elementary schools. Thus, guidance on the use of digital media based on local wisdom has proven effective in improving teachers’ competencies while supporting more meaningful learning experiences.
Pemberdayaan Pengrajin Tas Rajutan Berbasis Kearifan Lokal Melalui Edukasi Berkelanjutan Dan Digital Marketing Surayanah; Yuniawatika; Khusnul Khotimah; Dhiya Nasywa; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3945

Abstract

Advances in digital technology are encouraging UMKM operators to adopt more effective marketing strategies, but artisans who create hand-knitted bags based on local traditions still face limitations in utilizing digital marketing. This study aims to enhance artisans’ ability to develop their businesses through continuous education and digital marketing guidance without compromising their local cultural identity. The method used is a descriptive quantitative approach with a pre-test and post-test design targeting hand-knitted bag artisans in Senggreng Village, Malang Regency. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that measured four indicators: the ability to identify target markets, understand customer needs, implement integrated digital marketing, and improve profitability. The results showed improvements across all indicators: target market by 12.36%, customer needs by 3.19%, integrated marketing by 12.36%, and profitability by 5.26%. These findings indicate that continuous education combined with digital marketing based on local wisdom can strengthen marketing capacity, enhance business competitiveness, and support the sustainability of UMKM in the era of digital transformation.
Penguatan Perilaku Ekologis Berbasis Komunitas melalui Edukasi Digital pada Kawasan Taman UMKM Desa Ngadirejo Surayanah; Lilik Bintartik; M. Anas Thohir; Dina Nur Abidah; Dhiya Nasywa; Najin Fadila Foresta
Kreasi: Jurnal Inovasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : BALE LITERASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kreasi.v6i2.3948

Abstract

High levels of economic activity in the Kedhung Town Square MSME Park area (Ngadirejo Village, Trenggalek Regency) have led to environmental issues, including increased single-use plastic consumption, poor waste sorting practices, and suboptimal eco-friendly behavior among the community. This Community Service (PKM) initiative aims to strengthen community-based eco-friendly behavior by leveraging digital education for MSME operators, area managers, and the general public. The methods employed included outreach sessions, lectures, discussions, hands-on practice, and mentoring on the creation of social media-based environmental educational content. Program effectiveness was evaluated using pre-tests, post-tests, and participant response questionnaires. Results showed an improvement in participant understanding, evidenced by the rise in average scores from 84.77 in the pre-test to 91.69 in the post-test. Furthermore, participants successfully produced digital posters, short videos, and visual content for environmental campaigns and demonstrated active participation in eco-friendly practices—such as reducing single-use plastics, sorting waste, and using social media for environmental education. This program has positively impacted community awareness and participation in community-based environmental management and holds potential as a model for community empowerment through digital education. Thus, digital education has proven to be an effective approach in fostering collective eco-friendly behavior, paving the way for a clean, healthy, and sustainable MSME area.
ANALISIS HAMBATAN DAN TANTANGAN GURU DALAM IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PPKN DI SD NEGERI GAPRANG 01 Elen Kustiawardani; Chelindra Qoiatul Mafaza; Surayanah
NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol. 5 No. 1 (2026): April, NALAR: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/nalar.v5i1.3566

Abstract

PPKn di sekolah dasar berperan penting dalam membentuk karakter dan kesadaran kewarganegaraan peserta didik sejak dini. Namun, dalam praktiknya guru menghadapi berbagai hambatan yang memengaruhi optimalisasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan dan tantangan implementasi pembelajaran PPKn di kelas IV SD Negeri Gaprang 01. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan angket. Data kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas IV dan 18 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berjalan cukup baik dan memperoleh respons positif siswa, khususnya pada aspek sikap dan pemahaman nilai kewarganegaraan. Tantangan utama meliputi penyampaian materi abstrak, perbedaan kemampuan akademik, serta keberagaman latar belakang sosial-ekonomi. Oleh karena itu, diperlukan penggunaan media konkret, strategi diferensiasi, serta pendekatan pembelajaran yang adaptif dan inklusif.