p-Index From 2021 - 2026
5.831
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Jurnal Pengabdian UntukMu NegeRI Majalah Kesehatan FKUB INVOTEK: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Jurnal Kesehatan Komunitas International Journal of Research in Counseling and Education Ensiklopedia of Journal Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) JURNAL KEBIDANAN KESTRA (JKK) Menara Ilmu Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan Hidup AVICENNA PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Science Midwifery Edunesia : jurnal Ilmiah Pendidikan JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan Jurnal Abdidas Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Jurnal Pengabdian Kesehatan Komunitas (Journal Of Community Health Service) Jurnal Multidisiplin Madani (MUDIMA) Jurnal Media Kesmas (Public Health Media) Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwivery Science) Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Jurnal Salingka Abdimas Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Journal of Innovative and Creativity Jurnal Medika: Medika Journal of Public Health Science (JoPHS) Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal)
Claim Missing Document
Check
Articles

Development of work based learning models in education of vocational midwifery: part of need analysis Marlina, Hastuti; Jalinus, Nizwardi; Rizal, Fahmi
Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan Vol 3 No 2 (2020): Regular Issue
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jptk.v3i2.9523

Abstract

Skills in the world of work become demands that must be fulfilled by every education practitioner. Vocational education graduates produced by tertiary institutions do not have maximum competencies that are ready to be used for work, so there is often a gap between the competencies desired by graduates and the competencies produced by the education world. Educational literacy is needed to overcome this gap, one of them is by developing work-based learning models in midwifery vocational education. This study aims to analyze the needs of midwifery graduates, midwifery graduates 'recognition and midwifery lecturers' views on the general competency aspects of midwife graduates and work skills. This study involved five obstetricians from various institutions, five graduates working in various health institutions and five lecturers from various midwifery institutions. The results of the needs analysis showed that the low evaluation of midwifery users regarding the aspects of general competence and work skills of midwives in one year of work, so that the development of work-based learning models in midwifery education is very necessary to equate the desires of graduate users with the graduates produced. Furthermore, the resulting model will be tested effectively, valid and practical so that graduates can compete in the world of work.
EFEKTIVITAS PENERAPAN SENAM NIFAS DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP INVOLUSI UTERUS PADA IBU NIFAS DI PMB ROSITA KOTA PEKANBARU Yuliana, Fitri; Febrianti, Riza; Israyati, Nur; Ristica, Octa Dwienda; Marlina, Hastuti
Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan Vol. 13 No. 2A (2025): Maternity and Neonatal : Jurnal Kebidanan (Special Issue)
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa nifas menjadi fase kritis bagi ibu pascamelahirkan, dengan data nasional menunjukkan sekitar 60% kematian ibu terjadi pada periode ini. Di Provinsi Riau, tercatat 42% kematian ibu terjadi pada masa nifas. Salah satu faktor risiko utama adalah kegagalan involusi uterus yang dapat memicu perdarahan. Senam nifas menjadi salah satu intervensi nonfarmakologis yang direkomendasikan untuk mempercepat proses involusi uterus, khususnya bila disertai media edukatif seperti video. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas senam nifas berbasis video terhadap involusi uterus pada ibu nifas di PMB Rosita Kota Pekanbaru tahun 2025. Penelitian menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan pre-test control group. Sebanyak 24 responden dibagi secara merata menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi melakukan senam nifas dengan panduan video selama tujuh hari, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Pengukuran tinggi fundus uteri (TFU) dilakukan setiap hari sejak hari pertama hingga ketujuh. Hasil menunjukkan rata-rata TFU akhir pada kelompok intervensi sebesar 4,42 cm, sedangkan pada kelompok kontrol sebesar 6,17 cm, dengan rata-rata penurunan TFU sebesar 1,75 cm dan nilai p = 0,000. Terdapat perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Kesimpulannya, senam nifas menggunakan media video terbukti lebih efektif dalam mempercepat penurunan tinggi fundus uteri. Media video dapat menjadi sarana edukasi yang potensial dalam perawatan ibu pada masa nifas.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Remaja Terhadap Penyakit Menular Seksual (PMS) di SMPN 21 Pekanbaru Tahun 2025 Chaira Maharani; Ika Putri Damayanti; Hastuti Marlina; Rina Yulviana; Liva Maita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2350

Abstract

Penyakit Menular Seksual (PMS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan reproduksi yang berdampak luas, terutama pada kelompok remaja yang masih dalam tahap pencarian jati diri dan sangat rentan terhadap pengaruh lingkungan. Pengetahuan dan sikap remaja terhadap PMS sangat penting untuk mencegah penyebaran dan dampak negatif dari penyakit ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap remaja terhadap Penyakit Menular Seksual di SMPN 21 Pekanbaru tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 222 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 151 responden (56,8%) memiliki pengetahuan yang kurang, dan dari jumlah tersebut, 113 orang (74,5%) mengalami gejala PMS. Sedangkan dari 71 responden (43,2%) yang memiliki pengetahuan baik, hanya 27 orang (38,0%) yang mengalami gejala PMS. Pada variabel sikap, 60,4% responden memiliki sikap yang kurang, dan 39,6% memiliki sikap baik. Hasil analisis bivariat menggunakan uji chi-square menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pengetahuan (p = 0,000; OR = 4,8) dan sikap (p = 0,001; OR = 2,8) terhadap kejadian PMS. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap remaja berpengaruh terhadap kejadian PMS. Oleh karena itu, pendidikan kesehatan reproduksi yang komprehensif sangat diperlukan di lingkungan sekolah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran remaja, guna menurunkan risiko PMS dan menciptakan generasi muda yang sehat secara fisik dan mental.
Edukasi Kesehatan: Hygiene Sanitasi Makanan Dan Minuman Pada Mahasiswa UIR Di Masa Pandemi Covid -19 Di Kelurahan Air Dingin, Pekanbaru Hayana, Hayana; Marlina, Hastuti; Subagio, Fajar Hari
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i3.873

Abstract

Covid 19 (Corona Virus Disease) yang berasal dari virus. Yang menginfeksi saluran pernapasan melalui organ mulut, hidung dan mata. Inilah menjadi salah satu faktor penyebab tingginya penularan Covid-19. Berdasarkanpermasalahan tersebut, maka diperlukan adanya upaya penyuluhan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 dengan menjelaskan kepada mahasiswa yang mana mahasiswa sebagaian besar anak kost yang aktivitas dan makanannya lebih banyak dari luar rumah sehingga untuk menjaga hygiene sanitasi makanan di masa pandemi sangat di perlukan agar tidak terjadinya penularan atau kontak dari makanan yang di makan dan dari penjamah makanannya. Dengan adanya penyuluhan ini akan memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang bagaimana pemilihan makanan yang bersih dan sehat serta terhindar dari kontaminasi virus Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah. Kegiatan di lakukan selama 2 bulan dengan melakukan penyuluhan secara langsung tatap muka menyesuaikan dengan Kegiatan Pengabdian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 Hasil pengetahuan responden mengalami peningkatan dimana pengetahuan sebelum dilakukan health education hygiene sanitasi makanan dan minuman di masa pandemi covid -19 Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan health education sebanyak 30 orang peserta. dengan kategori rendah yaitu 25 orang (83%) dan setelah dilakukan penyuluhan health education hygiene sanitasi makanan dan minuman di masa pandemi covid -19, peningkatan pengetahuan dengan kategori tinggi yaitu 28 orang (82%)  Hal Tujuan kegiatan di pengabdian ini diharapkan mahasiswa dapat memilih makanan yang memenuhi syarat kesehatan dan makanan yang di beli serta penjamahnya harus mematuhi protokol kesehatan.
Evaluasi Mutu Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien BPJS di Poli Saraf RS Bhayangkara Pekanbaru Nadia Miftahul Jannah; Oktavia Dewi; Novita Rany; Herniwanti Herniwanti; Hastuti Marlina
Jurnal Medika: Medika in progres
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/zeaqs751

Abstract

Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator penting dalam menilai mutu pelayanan kesehatan, yang menggambarkan tingkat kesesuaian antara pelayanan yang diterima dengan harapan pasien. Tingkat kepuasan pasien yang baik dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit serta mendukung keberlangsungan mutu pelayanan kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis evaluasi mutu pelayanan dengan kepuasan pasien BPJS di Poli Saraf RS Bhayangkara Pekanbaru. Kegiatan ini menggunakan metode kuantitatif responden dipilih sesuai dengan kriteria kegiatan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan, dan bukti fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien, sedangkan dimensi empati tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Variabel yang paling dominan memengaruhi kepuasan pasien adalah jaminan, Selain itu, hasil gap analysis menunjukkan bahwa tingkat kesesuaian antara pelayanan yang diberikan dengan harapan pasien berada dalam kategori baik. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa peningkatan mutu pelayanan kesehatan, terutama pada aspek jaminan pelayanan dan kondisi fisik rumah sakit, sangat penting untuk meningkatkan kepuasan pasien BPJS pada pelayanan rawat jalan. Rumah sakit diharapkan terus meningkatkan kualitas fasilitas, kenyamanan lingkungan, kebersihan, serta profesionalisme tenaga kesehatan guna menciptakan pelayanan yang optimal dan berorientasi pada kebutuhan pasien.
WORK-BASED LEARNING IN MIDWIFERY COMMUNITY PRACTICE AND ITS IMPACT ON STUDENT COMPETENCE Hastuti Marlina; Sherly Vermita Warlenda
Journal of Public Health Science Vol. 3 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Nuraini Ibrahim Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70248/jophs.v3i2.4234

Abstract

Midwifery education requires curriculum transformation, as approximately 35% to 42% of new graduates face adaptation challenges in primary care. Community practice often faces barriers to achieving initial competency targets, amounting to 20% to 30%. This study aims to analyze the effect of implementing Work-Based Learning (WBL) in midwifery community practice on improving student competency, encompassing knowledge, attitudes, and skills. The study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest design. The study population was all 43 students of the Undergraduate Midwifery Study Program at Hang Tuah University, Pekanbaru, in the regular academic year of 2025/2026. The sampling technique used was total sampling. Bivariate data analysis used a Paired Sample T-Test. The results showed a significance value of p = 0.000 (p < 0.05) for all aspects, confirming a significant effect of WBL implementation on improving student competency. The average score for knowledge increased from 68.42 to 86.75 with mean difference is 18.33, for attitudes from 71.15 to 89.20 with mean difference is 18.05, and for skills from 64.80 to 85.10 with mean difference is 20.30. It can be concluded that the WBL model has proven effective in bridging theory and field practice and enhancing students' clinical independence and cultural sensitivity. Recommendations for future research include using a control group and measuring the long-term retention of graduate competencies in the workplace.
Edukasi Kesehatan: Hygiene Sanitasi Makanan Dan Minuman Pada Mahasiswa UIR Di Masa Pandemi Covid -19 Di Kelurahan Air Dingin, Pekanbaru Hayana Hayana; Hastuti Marlina; Fajar Hari Subagio
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 3 No. 3 (2022): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v3i3.873

Abstract

Covid 19 (Corona Virus Disease) yang berasal dari virus. Yang menginfeksi saluran pernapasan melalui organ mulut, hidung dan mata. Inilah menjadi salah satu faktor penyebab tingginya penularan Covid-19. Berdasarkanpermasalahan tersebut, maka diperlukan adanya upaya penyuluhan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19 dengan menjelaskan kepada mahasiswa yang mana mahasiswa sebagaian besar anak kost yang aktivitas dan makanannya lebih banyak dari luar rumah sehingga untuk menjaga hygiene sanitasi makanan di masa pandemi sangat di perlukan agar tidak terjadinya penularan atau kontak dari makanan yang di makan dan dari penjamah makanannya. Dengan adanya penyuluhan ini akan memberikan edukasi kepada mahasiswa tentang bagaimana pemilihan makanan yang bersih dan sehat serta terhindar dari kontaminasi virus Covid-19 serta menerapkan protokol kesehatan saat keluar rumah. Kegiatan di lakukan selama 2 bulan dengan melakukan penyuluhan secara langsung tatap muka menyesuaikan dengan Kegiatan Pengabdian ini dilakukan pada bulan Juni 2022 Hasil pengetahuan responden mengalami peningkatan dimana pengetahuan sebelum dilakukan health education hygiene sanitasi makanan dan minuman di masa pandemi covid -19 Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan health education sebanyak 30 orang peserta. dengan kategori rendah yaitu 25 orang (83%) dan setelah dilakukan penyuluhan health education hygiene sanitasi makanan dan minuman di masa pandemi covid -19, peningkatan pengetahuan dengan kategori tinggi yaitu 28 orang (82%)  Hal Tujuan kegiatan di pengabdian ini diharapkan mahasiswa dapat memilih makanan yang memenuhi syarat kesehatan dan makanan yang di beli serta penjamahnya harus mematuhi protokol kesehatan.
HEALTH EDUCATION ABOUT STUNTING AT THE AMANAH MEKAR SERUMPUN COMMUNITY HEALTH CENTER Hastuti Marlina; Sherly Vermita Warlenda
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 3 (2026): Juni
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59407/jpki2.v4i3.4245

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that significantly impacts human capital, necessitating integrated interventions at the grassroots level, such as in the Amanah Mekar Serumpun Community Health Center (Puskesmas). This topic was chosen based on the urgency of improving public health literacy and strengthening the role of cadres and health workers in early detection of toddler growth to reduce regional stunting prevalence. This community service activity employed a pre-experimental design with a One-Group Pretest-Posttest Design, combined with interactive health education, processing of local foods rich in animal protein, and quantitative evaluation using structured questionnaires and gain score analysis with 30 participants. The implementation evaluation demonstrated that this discovery-based educational intervention significantly improved mothers' cognitive capacity and cadres' psychomotor skills in independently conducting anthropometric measurements according to standard operating procedures. Overall, this program proved effective in increasing family nutrition awareness and addressing barriers to nutritional adaptation at the household level. However, the limited duration of the intervention underscores the need for follow-up development programs, including digital-based village nutrition clinic models, to ensure continuous and real-time monitoring of toddler growth.
Co-Authors Afni Handayani Amalia Dwi Oktami Anggun Kurnia Ani Triana Ani Triana Anna, Deddy Asmala Sari Aznar, Aznar Beni Afriza Beny Yulianto Bubung Bunyamin, Bubung Buchari Lapau Budi Hartono Chaira Maharani Christine Vita Gloria Purba Dedi Afandi Desty Andria Lista andrialista Devis, Yesica Devis, Yessica Elmia Kursani Ennimay, Ennimay Ezalina . Fahmi Rizal Fajar Hari Subagio Febrianti, Riza Fitri Yuliana, Fitri Gumayesty, Yeyen Hayana Hayana Hayana Hayana Hayana, Hayana Herman M. Purwonegoro Herniwanti Herniwanti Heryudarini Harahap Hetty Ismainar Ika Putri Damayanti, Ika Putri Imam Slamet Prasetio Imelda Rosita Israyati, Nur Jepisah, Doni Kamali Zaman Leonita, Emy Liva Maita, Liva Mas Ulan Melnia Anisya Mentari, Tyas Asih Mishbahuddin Mishbahuddin Mitra Mitra Mitra Mitra Muhammad Aldiansyah Mulkiya, Annisa Usraina Nadia Miftahul Jannah Nanda Tri Cahtiya Nelly Tawarma* Nila Puspita Sari NILA PUSPITA SARI Nizwardi Jalinus Nopriadi Nurhapipa, Nurhapipa Nurul Puji Astina Nurvi Susanti Octaviani, Dita Oktavia Dewi Oktavia Dewi, Oktavia Rahmalisa, Uci Rany, Novita Raviola Renaldi, Reno renaldi, reno Reno Renaldi Rina Yulviana Ristica, Octa Dwienda Rosalina, Linda Rusnadi Rahmat Saputri, Endah Dwi Sherly Vermita Warlenda Sherly Vermita Warlenda Sherly Vermita Warlenda Sherly Vermita Warlenda Silaban, Helen Ernawati Sri Rubiyanti Subagio, Fajar Hari Sucy Nurkadrina Hamzah Tia Harjianti Ummi Khomarisah warlenda, sherly vermita Winda Putriyana Windi Atika Yessi Harnani Yessi Harnani Yeyen Gumayesty Yuliana Yuliana Yunita, Jasrida Yusneli, Yusneli