SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
The Spektra: Jurnal Kajian Pendidikan Sains is dedicated to all science practitioners about studies and research of science. Various topics that can be accepted in this journal are: Physics Education, Chemistry Education, Biology Education, Media Development and Learning, Model Evaluation and Assessment of learning, Applied physics, Applied chemistry, Applied Biology, Science Al Quran
Articles
183 Documents
INTEGRATION OF WONOSOBO LOCAL WISDOM IN THE DEVELOPMENT OF SCIENCE WORKED EXAMPLE TO IMPROVE SCIENCE LITERACY
Nugroho Prasetya Adi
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 1 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i1.392
Globalization and the world's growing free market demand a capability that must be mastered by the younger generation. One of the skills that must be possessed is literacy skills, where this ability will shape the knowledge of Indonesia's younger generation in facing the era of globalization. Various efforts have been made to develop students' scientific literacy abilities, as research has been conducted to develop scientific literacy by giving students training questions. The development of globalization and the world's free market apart from having a positive impact, namely demanding skills that must be mastered, also has a negative impact. The negative impact of the development of globalization is the rapid spread of culture. The rapid spread of culture that occurred in the era of globalization can be seen in the environment around us, where the younger generation of Indonesia prefers foreign culture to native Indonesian culture. This is a loud alarm that requires special attention to be addressed immediately. The results of the research show that a Science Worked Example product has been produced in the context of Wonosobo local wisdom that is appropriate based on expert judgment both in terms of media and material.Â
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF CANVA PADA PEMBELAJARAN IPA BERBASIS STEM UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI SISWA MI/SD
L. Latifah;
Retno Triwoelandari;
Fahmi Irfani
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 1 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i1.317
Penelitian dilatarbelakangi karena permasalahan yang terjadi pada saat ini yaitu masih kurangnya implementasi guru dapat mengembangkan kemampuan kolaborasi pada siswa serta media dan model pembelajaran yang digunakan oleh guru belum bervariasi sehingga membuat siswa menjadi bosan ketika proses pembelajaran, maka peneliti melakukan mengembangan produk berupa media pembelajaran interaktif canva pada pembelajaran IPA berbasis STEM untuk meningkatkan kolaborasi siswa SD/MI. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sebuah media pembelajaran yang dapat menarik minat siswa dalam belajar serta didalamnya terdapat materi kegiatan yang dapat menumbuhkan kemampuan kolaborasi pada siswa. Penelitian ini menggunakan metode Rnd (Research and Development) dengan model ASSURE. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini berupa lembar wawancara, lembar observasi dan lembar angket. Berdasarkan hasil penelitian dan kelayakan validasi, uji coba dan keeafektifan maka dapat simpulkan bahwa media pembelajaran interaktif canva efektif dalam meningkatkan kemampuan kolaborasi pada siswa.
Pengaruh Kecerdasan Emosional dan Disipin Belajar Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Peserta Didik Kelas XI MIPA MAN Pangkep
Mutakbir Takbir
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 1 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i1.300
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis (1) pengaruh langsung kecerdasan emosional terhadap pemahaman konsep fisika; (2) pengaruh langsung disiplin belajar terhadap pemahaman konsep fisika; (3) pengaruh langsung kecerdasan emosional terhadap disiplin belajar; dan (4) pengaruh tidak langsung kecerdasan emosional terhadap pemahaman konsep fisika melalui disiplin belajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey yang bersifat kausalitas. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA MAN Pangkep Tahun Ajaran 2020/2021 dengan jumlah keseluruhan sebanyak 110 peserta didik. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah multiple stage random sampling sehingga terpilih 63 peserta didik sebagai sampel penelitian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa pemahaman konsep fisika pada kategori tinggi, kecerdasan emosional pada kategori sedang dan disiplin belajar berada pada kategori tinggi. Analisis inferensial menunjukkan kecerdasan emosional berpengaruh langsung positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep fisika; disiplin belajar berpengaruh langsung dan signifikan terhadap pemahaman konsep fisika; dan kecerdasan emosional berpengaruh tidak langsung positif dan signifikan terhadap pemahaman konsep fisika melalui disiplin belajar. Oleh karena itu, berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, peneliti menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan disiplin belajar memberikan kontribusi positif terhadap pemahaman konsep fisika
PERSEPSI SISWA TERHADAP PELAKSANAAN PRAKTIKUM DI LABORATORIUM IPA SMP/MTS KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Rahmayumita, Restesa;
Jannah, Miftahul;
Novriandami, Aldila;
Kusumasari, Anggi;
Rahmad, M.;
Linda, Roza
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.337
Pelaksanaan kegiatan praktikum di laboratorium khususnya pada mata pelajaran IPA masih banyak ditemukan berbagai permasalahan, sehingga pelaksanaannya dinilai belum efektif. Diperlukan kajian terkait persepsi siswa yang dapat dijadikan sebagai bahan perbaikan terhadap pelaksanaan praktikum kedepannya agar menjadi lebih baik. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persepsi siswa terhadap pelaksanaan praktikum di laboratorium IPA SMP khususnya SMPN dan MTsN di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif yang melibatkan 96 responden, terdiri dari 48 siswa kelas VIII SMPN 1 Kuantan Hilir dan 48 siswa kelas VIII MTsN 1 Sentosa Jaya. Instrumen yang digunakan berupa angket yang terdiri dari 26 item pernyataan. Setelah data angket dikumpulkan, selanjutnya dilakukan analisis secara deskriptif. Aspek yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi persepsi siswa terhadap persiapan praktikum, pelaksanaan praktikum, dan penutupan praktikum. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa persepsi siswa terhadap pelaksanaan praktikum di laboratorium IPA berada pada kategori baik (72,50%). Dapat disimpulkan bahwa secara umum pelaksanaan praktikum di laboratorium IPA siswa kelas VIII SMPN 1 Kuantan Hilir dan MTsN 1 Sentajo Raya sudah dilaksanakan dengan baik.
EKSPLORASI ETNOMATSAINS PADA UPACARA SAPARAN BEKAKAK AMBARKETAWANG GAMPING SLEMAN
Anjarwati, Subekti;
Aryani, Anggi Erna;
Azizah, Fika Fa’aliyatul;
abdullah, ahmad anis;
Mubarrok, Muhammad Najib;
Sholihah, Dyahsih Alin;
Adawiya, Robiatul;
Richardo, Rino
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.320
Pembelajaran Matematika dan Sains hingga saat ini masih dianggap monoton dan masih mengacu pada buku. Ditambah lagi adanya pandemi Covid-19 yang sangat berdampak pada segi pembelajaran, sehingga mereka lebih fokus pada materi yang dikirim oleh guru melalui media sosial. Hal ini akan membuat siswa cenderung bosan dan malas selama proses pembelajaran berlangsung. Berdasarkan permasalahan tersebut maka diperlukan suatu pendekatan pembelajaran. Salah satu pendekatan pembelajaran yang dianggap kontekstual, yaitu pendekatan pembelajaran yang mampu menciptakan suasana pembelajaran matematika dan sains dalam kehidupan sehari-hari yang penuh makna. Sehingga dalam mewujudkan pembelajaran yang kontekstual maka diperlukan adanya keseimbangan pembelajaran antara konsep sekolah dengan budaya tradisional. Budaya tradisional merupakan wujud nyata yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dan dapat digunakan untuk konsep pembelajaran kontekstual. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengeksplorasi konsep etnomatsains yang terkandung pada kegiatan Upacara Saparan Bekakak yang dapat dijadikan sebagai media pembelajaran matematika maupun sains. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan etnografi yaitu mendeskripsikan dan menganalisis tentang peninggalan kebudayaan. Berdasarkan hasil observasi dan studi pustaka diperoleh beberapa konsep matematika dan sanis yang terdapat pada bagian- bagian dari tradisi Upacara Saparan Bekakak yang ditampilkan dalam bentuk matriks. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bagian-bagian pada tradisi Upacara Saparan Bekakak yang berkaitan dengan konsep matematika dan sains antara lain menghitung, mengukur, dan bentuk gunungan yaitu seperti kerucut, serta bentuk makanan-makanan dalam pembuatan bekakak, jenis-jenis tumbuhan penyusun bekakak yang memiliki berbagai unsur sains.
PENINGKATAN KEMAMPUAN HIGHER ORDER THINKING SKILL PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI GERAK MELINGKAR DI KELAS X SMA NEGERI 12 PEKANBARU
pratiwi, juli;
Zulhelmi, Zulhelmi;
Fauza, Naila
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.350
Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan higher order thinking skill peserta didik kelas X melalui penerapan model problem based learning. Desain yang digunakan yaitu quasi eksperimen: Posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 12 Pekanbaru tahun ajaran 2022/2023 dengan sampel berjumlah 72 orang yang terdiri dari kelas X MIPA-1 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 36 orang dan kelas X MIPA-4 sebagai kelas eksperimen yang berjumlah 36 orang. Instrumen pengumpulan data berupa tes HOTS materi gerak melingkar yang terdiri dari 13 soal pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif melalui nilai rata-rata kemampuan higher order thinking skill siswa dan analisis inferensial melalui uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan higher order thinking skill peserta didik pada kelas eksperimen (model problem based learning) lebih baik daripada kelas kontrol dan terdapat perbedaan signifikan kemampuan higher order thinking skill peserta didik antara kelas eksperimen yang menerapkan model problem based learning dengan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional.
PENGARUH DIAMETER BOLA RESIN TERHADAP KOEFISIEN RESTITUSI LANTAI KERAMIK BERBANTUAN APLIKASI PHYPOX PADA SMARTPHONE
Fitria, Trisonia;
Suparno, Suparno;
Putri, Dian Puspita Eka;
Warsono, Warsono
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.360
Penelitian ini bertujuan menentukan pengaruh diameter bola resin terhadap koefisien restitusi lantai keramik dengan bantuan aplikasi phypox pada smartphone. Variasi diameter bola yang digunakan adalah 2 cm, 4 cm, 6 cm, 8 cm dan 10 cm. Bola dijatuhkan dari ketinggian 75 cm. Ketinggian pantulan diamati dengan menggunakan aplikasi phypox dari smartphone untuk pantulan pertama sampai dengan kelima. Nilai koefisein restitusi yang diperoleh adalah e1 = 0.11 ± 0.011, e2 = 0.21 ± 0.013, e3 = 0.41 ± 0.014, e4 = 0.71 ± 0.018 dan e5 = 1.04 ± 0.021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin besar diameter bola, maka nilai koefisien restitusinya akan semakin besar.
PENGEMBANGAN BUKU AJAR KIMIA UNSUR-UNSUR GOLONGAN UTAMA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING
L., Muhammad Hadeli;
Sanjaya, Sanjaya;
Ibrahim, A. Rachman;
Suharman, Andi;
Ad'hiya, Eka;
Sari, Diah Kartika
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.324
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar mata kuliah kimia unsur golongan utama berbasis problem based learning. Penelitian ini menggunakan model 4D, yaitu terdiri dari 1) Define, 2) Design, 3) Development, dan 4) Disseminate. Objek dalam penelitian ini yaitu Buku Ajar Kimia Unsur Golongan Utama Berbasis Problem Based Learning (PBL). Sedangkan subjek pada penelitian ini yaitu mahasiswa program studi pendidikan kimia FKIP Universitas Sriwijaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahwa mahasiswa memerlukan pengembangan buku ajar mata kuliah kimia unsur golongan utama berbasis problem based learning. Pada buku ajar kimia unsur golongan utama terdiri dari 7 bagian dan 10 topik. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa buku ajar kimia unsur golongan utama valid pada aspek materi, desain dan pedagogik, serta uji kepraktisan menunjukkan bahwa buku ajar yang dikembangkan praktis untuk digunakan.
THE EFFECT OF THE PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) LEARNING MODEL ON FACE-TO-FACE LEARNING (F2F) ON THE UNDERSTANDING OF SCIENCE CONCEPTS IN THE FOURTH GRADE OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS
Sampurno, Efrillita;
Wulandari, Fitria
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.312
The purpose of this study was to determine the effect and how much influence the learning model had on predicting learning explaining face-to-face learning on understanding science concepts. This research method uses quantitative experiments with the type of research Quasi Experimental Design and the form design used is nonequivalent control group design. The results showed that to test the hypothesis and answer the problem formulation, the data analysis techniques used were the Independent Sample T Test and the N-Gain test. This can be seen from the average value when given treatment using the POE learning model in the Post-test to get an average value of 76.49 for the experimental class and 61.36 for the control class. From the results of the Independent Samples T Test post-test scores for the experimental class and the control class, namely 2.721 > 1.67 then H0 is rejected and H1 is accepted indicating that there is an influence and the results of N-Gain experimental class given the POE model there is a big influence so that it can be used as a learning model during the learning. The conclusion in this study is that the POE learning model in face-to-face learning has a positive and significant influence on the understanding of science concepts for fourth grade elementary school students so that it can be used as a solution in science learning in elementary schools.
EFFECTIVENESS OF ANDROID APPLICATION IN MEASURING MAGNETIC FIELD AS PHYSICS LEARNING MEDIA
Aryati, Deni -;
Tabrani, Rizqi A’mal Hibatullah;
Aryani, Refi Meilia;
Fitriani, Nur Shabrina;
Prayoga, Galih Aji;
Guntara, Yudi
JURNAL SPEKTRA Vol 9, No 2 (2023): SPEKTRA: Jurnal Kajian Pendidikan Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika, FITK, UNSIQ
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/spektra.v9i2.443
In the digital era, the utilization of technology in the field of education has provided new opportunities to develop more interactive and exciting learning methods. This research aims to show the effectiveness of using android applications in measuring magnetic fields as physics learning media. This research was conducted using a quantitative approach and pure experimental method carried out at the Physics Science Laboratory of FKIP Untirta by comparing the results of direct magnetic field measurements and magnetic field measurements using android applications (Gauss Meter Keuwlsoft, Magnetometer, and Physics Toolbox Magnetometer). The results showed that there is effectiveness in using android applications as learning media in measuring magnetic fields in physics learning. This is evidenced in the results of data processing that are close to the results of direct measurement, where the farther the compass distance, the smaller the angle of deviation of the compass needle, indicating the more minor the magnetic field in that position. Android applications can be an effective learning environment for learning physics, one of which is about magnetic fields. This research has important implications for the integration of technology in education.