cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. indramayu,
Jawa barat
INDONESIA
Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam
Published by Universitas Wiralodra
ISSN : 20852487     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is published by the Faculty of Islamic Studies Wiralodra University Indonesia. Focus of Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam is on publishing original empirical research articles and theoretical reviews of Islamic education and Islamic Studies. The empirical research includes studies on the implementation of Islamic education in educational Islamic institution while theoretical study covers historical studies, expert finding and Islamic education content analysis from al-qur’an and hadist.
Arjuna Subject : -
Articles 878 Documents
Analisis Materi Ajar Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti SMA Kelas 10 Perspektif HOTS: Membangun Pemikiran Kritis Umi Sarah Nafi’ah Darojat; Rini Saputri; Lilik Huriyah; Hanun Asrohah
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1465

Abstract

Keterampilan HOTS membantu mengembangkan kapasitas berpikir, membangun pengetahuan, memecahkan masalah, dan menemukan konsep baru yang relevan dengan kehidupan sehari-hari. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis beberapa lembar kerja peserta didik dalam buku tersebut agar diketahui tingkatan instruksi atau soal yang diberikan pada tingkatan LOTS, MOTS, atau HOTS. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu studi pustaka atau library research dengan teknik mengumpulkan data berbagai literatur seperti buku, artikel, dan dokumen tertulis yang relevan. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis isi yang membantu menemukan konsep yang sesuai dengan tema. Hasil penelitian ini menjelaskan materi ajar PAI kelas 10 mengandung berbagai aktivitas yang berorientasi pada pengembangan keterampilan berpikir tingkat tinggi (HOTS). Bab pertama, beberapa lembar kerja peserta didik yang disediakan terdiri dari instruksi yang didominasi pada tingkatan HOTS dan LOTS. Bab kedua, terdiri dari beberapa lembar kerja yang diteliti lebih banyak mengandung instruksi tingkatan HOTS dan MOTS. Bab ketiga, instruksi pada beberapa lembar kerja mengandung instruksi pada tingkatan HOTS. Secara umum, aktivitas yang dirancang dalam materi ajar ini mendorong siswa untuk mengembangkan keterampilan berpikir analitis, evaluatif, dan kreatif sehingga mencapai pada tingkatan HOTS.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Profil Pelajar Pancasila: Studi Komparatif Antara Sekolah Penggerak dan Non-Sekolah Penggerak Intan Indriawati; Septi Gumiandari; Akhmad Affandi
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1466

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan peran guru PAI, dampak status sekolah penggerak dan non-sekolah penggerak, dan tantangan dan peluang yang dihadapi guru Pendidikan Agama Islam dalam membentuk profil pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak dan non-sekolah Penggerak. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan komparatif. Teknik pengumpulan data wawancara, observasi dan kuesioner. Dengan menggunakan analisis dokumen, komparatif dan deskriptif. Berdasarkan temuan penelitian, Peran guru PAI dalam pembentukan Profil pelajar Pancasila di sekolah adalah memberikan ilmu pengetahuan, menjadi teladan, memadukan materi pembelajaran PAI dengan Profil Pelajar Pancasila. Status sekolah penggerak dan sekolah non- penggerak berdampak pada peran guru PAI dalam pembentukan Profil pelajar Pancasila. Guru Pendidikan Agama Islam menghadapi tantangan dalam membentuk profil peserta didik Pancasila di Sekolah penggerak dan Non sekolah penggerak, antara lain konteks multikultural, perbedaan penafsiran, keterbatasan sumber daya, dan keterbatasan waktu. Namun, mereka juga memiliki peluang, termasuk integrasi kurikulum, pembentukan karakter, dan kolaborasi antar mata pelajaran.
Mencuri Potong Tangan Dalam Al-Qur’an Surah Al-Maidah Ayat 38 (Studi Komperatif Tafsir An-Nuur Dan Tafsir Al-Azhar) Muhamad Nasrullah; Rsi'an Rusli; Abdul Kher
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1468

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan Tafsir An-Nuur dan Tafsir Al-Azhar, terhadap Surah Al-Maidah ayat 38. Ayat ini membahas tentang hukuman potong tangan bagi pencuri sebagai bentuk sanksi yang ditetapkan oleh Allah. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah bagaimana Tafsir An-Nuur dan Tafsir Al-Azhar menafsirkan Surah Al-Maidah ayat 38, serta bagaimana perbedaan dan persamaan penafsiran tersebut mempengaruhi penerapan hukum potong tangan bagi pencuri. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data primer diperoleh dari kitab tafsir An-Nuur dan Tafsir Al-Azhar, sementara data sekunder diperoleh dari berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir sepakat bahwa hukuman potong tangan adalah sanksi yang ditetapkan oleh Allah untuk memberikan efek jera dan mencegah tindak pencurian. Namun, terdapat perbedaan, Tafsir An-Nuur menekankan hukuman potong tangan hanya diberlakukan bagi pencuri yang sudah melakukan pencurian berkali-kali. Sebaliknya, Tafsir Al-Azhar lebih cenderung pada penafsiran tekstual yang ketat. Implikasi hukum dari penafsiran Tafsir An-Nuur cenderung lebih fleksibel dan mempertimbangkan aspek kemanusiaan, sementara Tafsir Al-Azhar menekankan pada penerapan hukum yang tegas dan konsisten.
Tafsir Komparatif Ayat Kepemimpinan Kesetaraan Gender (Analisis Pemikiran Mufassir Nusantara dan Mufassir Melayu) M Irham Jaelani; Halimatussa’diyah; Pathur Rahman
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1471

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan pemikiran mengenai ayat kepemimpinan dalam konteks kesetaraan gender antara mufassir Nusantara dan mufassir Melayu. Melalui pendekatan tafsir komparatif, penelitian ini mengkaji bagaimana kedua kelompok mufassir ini menafsirkan ayat-ayat Al-Qur'an yang berkaitan dengan isu gender. Dalam hal ini mufassir Nusantara yang dimaksud dalam penelitian ini adalah KH. Bisri Musthofa dan Buya Hamka dari sisi mufassir Melayu. Fokus utama penelitian adalah untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan dalam interpretasi serta memahami faktor-faktor historis, budaya, dan sosial yang mempengaruhi pemikiran mereka. Data diperoleh melalui analisis teks tafsir dari berbagai sumber utama yang dihasilkan oleh mufassir dari kedua wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat perbedaan dalam konteks budaya dan latar belakang sosial, ada beberapa kesamaan dalam pendekatan mereka terhadap isu kesetaraan gender. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan studi tafsir gender dan menyediakan wawasan baru bagi upaya-upaya dalam mempromosikan kesetaraan gender dalam masyarakat Muslim di kawasan Nusantara dan Melayu.
Pengembangan Budaya Religius untuk Menanamkan Nilai-Nilai Karakter Pada Peserta Didik di MA Darut Taqwa Putri Luthfiyyah Sari; M. Jamhuri; Achmad Yusuf
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1472

Abstract

Pendidikan memegang peranan penting dalam membentuk karakter dan budaya agama dalam masyarakat. Pendidikan tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia secara akademis, tetapi juga membentuk individu dengan karakter kuat dan nilai-nilai luhur. Diperlukan pendekatan holistik dalam mengembangkan budaya keagamaan di sekolah, yang melibatkan peran aktif dari semua pemangku kepentingan, mulai dari pimpinan madrasah, guru, staf, hingga orang tua siswa. Berbagai inisiatif seperti Ahlan Wa Sahlan, pembacaan istighosah, shalat Dhuhur, dan program Al-Banjari merupakan contoh konkret dari upaya menanamkan nilai-nilai agama dan karakter di lingkungan pendidikan. Dengan demikian, pendidikan karakter dan pembentukan budaya keagamaan tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pendidikan, tetapi juga bagian integral dari membangun fondasi moral dan spiritual yang kokoh bagi generasi mendatang.
Inovasi Pembelajaran PAI melalui Metode Teams Games Tournament (TGT) Sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Siswa di MI Darut Taqwa Sengonagung Purwosari Maghfirotul Fitriyah; Muhammad Nur Hadi; M. Anang Sholikhudin; Achmad Yusuf
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memaparkan hasil dari inovasi pembelajaran melalui metode Teams Games Tournament (TGT) sebagai upaya peningkatan kompetensi siswa, yang meliputi beberapa hal dalam temuan penelitian yakni kegunaan metode Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan kompetensi siswa yang mencakup tiga ranah yaitu ranah kognitif, afektif dan psikomotorik. Dengan peristiwa yang seringkali terjadi pada kompetensi siswa dalam pembelajaran PAI sehingga hal tersebut berdampak pada hasil belajar siswa, selain itu siswa membutuhkan sesuatu yang baru, dengan suasana kelas yang baru. Metode teams games tournament ini juga memiliki 2 faktor yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung ialah ketepatan guru dalam menggunakan metode dan penyesuaian metode dengan karakter siswa. Faktor penghambatnya ialah sarana prasarana yang kurang lengkap dan membutuhkan waktu yang cukup lama, karena jika guru tidak bisa mengondisikan siswa maka waktu yang digunakan akan kurang. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, memerlukan analisis yang mendalam terhadap fakta peristiwa yang terjadi, dan memanfaatkan observasi, wawancara dan dokumentasi untuk memperkuat data dalam hasil temuan. Peneliti menggunakan sampel pada kelas V dengan 30 jumlah siswa.
Peran dan Kontribusi Majelis Ulama Indonesia dalam Penguatan Pendidikan Selviana, Lista; Sirozi, Muhammad
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1475

Abstract

Kontribusi Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam politik pendidikan diyakini sangat penting dalam menjaga moralitas dan keberagaman nilai di tengah pesatnya perkembangan globalisasi dan arus informasi. Mereka berargumen bahwa peran MUI memperkuat identitas keagamaan dan moral bangsa Indonesia, yang merupakan bagian integral dari pembentukan karakter siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research), yaitu metode yang dilaksanakan dengan mengumpulkan data dengan cara memahami dan mempelajari teori-teori dari berbagai literatur yang terkait dengan tema pembahasan.Dalam konteks pendidikan, MUI telah memberikan andil yang cukup besar dalam mentransformasi berbagai perkembangan zaman untuk dikontribusikan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Misalnya MUI memberikan dukungan penuh untuk kesetaraan pendidikan keagamaan dan pesantren dengan lembaga pendidikan umum, memberikan dukungan penuh untuk eksistensi lembaga pendidikan keagamaan melalui payung undang-undang, mendorong sepenuhnya penguatan dan pengembangan pendidikan karakter dasar lembaga pendidikan.Dari berbagai peran MUI dalam pembangunan pendidikan, dapat disimpulkan bahwa semakin besar peran MUI dalam bidang pendidikan maka semakin berkualitas sumber daya manusia Indonesia.
Aspek Politik Penetapan Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2021 Tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren Arib, M. Farhan; Sirozi, Muhammad
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1476

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui aspek politik dalam penetapan Peraturan Presiden (Perpres) No. 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode studi pustaka (library research). Disahkannya Perpres No. 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren akan melahirkan implikasi yang sangat kuat akibat dari adanya dukungan dana abadi dari pemerintah kepada lembaga pesantren. Terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2021 yang mengatur tentang dana abadi pesantren sebagai kelanjutan dari disahkannya UU pesantren pada 2019. Aspek politik dalam penetapan Perpres No. 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren mencakup berbagai faktor mulai dari kepentingan politik pemerintah, tekanan dan aspirasi kelompok agama, dinamika politik di parlemen, hingga strategi elektoral dan tantangan dalam implementasi.
Politisasi Kebijakan Perubahan Kurikulum Pendidikan Dian Septaria; Sirozi, Muhammad
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1477

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengetahu bagaiman aspek-aspek politik berpengaruh pada kebijakan perubahan kurikulum dalam sistem pendidikan nasional Indonesia.Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis riset kepustakaan karena sumber data utama dalam penelitian ini yaitu dengan menelusuri jurnal, berita, buku dan literatur lain yang relevanPolitisasi kebijakan perubahan kurikulum mengungkapkan bagaimana keputusan pendidikan sering kali dipengaruhi oleh kepentingan politik daripada kebutuhan akademis atau pendidikan yang sebenarnya. Politisasi ini sering menimbulkan resistensi dan kontroversi di masyarakat serta menyebabkan perubahan kurikulum yang tidak konsisten, mengganggu stabilitas dan kontinuitas pembelajaran. Untuk mencapai pendidikan yang berkualitas, perubahan kurikulum harus didasarkan pada bukti empiris dan kebutuhan pendidikan yang nyata, bukan semata-mata pada pertimbangan politik. Dengan demikian, pendidikan yang diberikan dapat lebih relevan dan bermanfaat bagi masa depan siswa.
Pengelolaan Program Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Sanggar Juang Kabupaten Karawang Nova Dwi Agustina; Hinggil Permana; Ceceng Syarif Husein
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v11i3.1478

Abstract

Abstrak: Program paket C merupakan salah satu program yang sampai saat ini masih dibutuhkan oleh masyarakat yang tidak dapat melanjutkan pendidikan setara SMA/MA sederajat, warga belajar lulusan SMP/MTs, lulusan mengejar paket B, dan putus sekolah SMA/MA dapat mengikuti program paket C pada satuan pendidikan nonformal yang diselenggarakan oleh pemerintah dan masyarakat. Tujuan khususnya adalah (a) meningkatkan pengetahuan warga belajar untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan dunia kerja, (b) meningkatkan kemampuan sikap dan perilaku warga belajar sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. masyarakat dalam menjalin hubungan timbal balik dengan lingkungan sosial, ekonomi, dan alam sekitar, (c) meningkatkan pengetahuan keterampilan dan kemampuan warga negara untuk belajar bekerja, berusaha mandiri, serta memberikan kesempatan bagi mereka yang memenuhi syarat dan ketentuan untuk bekerja. melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Temuan yang peneliti temukan adalah pengelolaan Program Paket C di Sanggar PKBM Juang Kabupaten Karawang sudah relatif baik, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang sudah terstruktur yang dilakukan oleh pengurus PKBM.

Filter by Year

2014 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 3 No 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 3 No. 1 (2106): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 11 No. 4 (2025) Vol. 11 No. 3 (2025) Vol. 11 No. 2 (2025) Vol. 11 No. 1 (2025) Vol. 10 No. 4 (2024) Vol. 10 No. 3 (2024) Vol. 10 No. 2 (2024) Vol. 10 No. 1 (2024) Vol. 9 No. 4 (2023) Vol. 9 No. 3 (2023) Vol. 9 No. 2 (2023) Vol. 9 No. 1 (2023) Vol. 8 No. 4 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 3 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 2 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 8 No. 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol 8 No 1 (2022): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 2 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol 7 No 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 7 No. 1 (2021): Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 6 No. 1, March (2020): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 2, Sept (2019): Risâlah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 5 No. 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 1, March (2019): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 2, Sept (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 4 No. 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 4 No 1, March (2018): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 2 No. 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 2 No 1 (2015): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 1 No. 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 1 No 1 (2014): Risalah, Jurnal Pendidikan dan Studi Islam More Issue