cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Edukasi Bencana sebagai Upaya Peningkatan Kapasitas Bencana Penyandang Disabilitas Netra di Kabupaten Banyuwangi Zulfa, Alfiatus; Bachri, Syamsul; Suharto, Yusuf
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21091

Abstract

Background: Disaster awareness is a key factor in improving individual preparedness for disaster threats, especially for people with visual impairments, including vulnerable groups who require an educational approach tailored to the characteristics of visual impairment. Therefore, this study aims to increase inclusive disaster awareness for people with visual impairments in Banyuwangi Regency, which has a high disaster risk index. Method: The method used was Participatory Action and Learning for Sustainability (PALS), which involved 10 active community participation in four stages, namely awareness raising, capacity building, mentoring, and institutionalization.  Results: The study showed that the level of disaster awareness among people with visual impairments was low. The implementation of outreach using accessible media increased participants' understanding of the types of disasters and independent evacuation measures, although obstacles were encountered in the field, such as variations in educational backgrounds, language sensitivity, and limited technological literacy. This was demonstrated by an increase in the average pre-test score, which was initially low (32.5), to 91.5 in the post-test, or an increase of 59 points. The increase in knowledge levels was also evidenced by the Normalized Gain (N-gain) calculation results, with an average in the high category (g>0.7), proving that there was no knowledge gap. Conclusion: Improving inclusive disaster awareness requires continuous education, information media tailored to the characteristics of disabilities, and cross-sectoral support to achieve equitable disaster preparedness.
Sampah jadi Berkah: Pemberdayaan Ibu-Ibu PCA Colomadu dalam Reduksi Sampah Rumah Tangga Hidayati, Yulia Maftuhah; Utami, Ratnasari Diah; Kholid, Muhammad Noor; Desstya, Anatri; Sayekti, Ika Candra; Ramadhan, Aldy Tri; Abdullah, Harits; Huda, Maskur; Augustin, Azzahra Nadia; Arum, Sekar Mustika
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21264

Abstract

Background: Volume sampah rumah tangga di Kecamatan Colomadu terus meningkat dan menjadi masalah serius akibat rendahnya kemampuan warga dalam mengelola sampah. Kegiatan ini bertujuan memberdayakan ibu-ibu PCA Colomadu melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan dalam pengurangan serta pengelolaan sampah secara berkelanjutan. Metode: Metode pelaksanaan meliputi edukasi, demonstrasi, workshop, dan pendampingan langsung, dengan pendekatan community-based empowerment yang menekankan partisipasi aktif peserta. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta dari 76,29% menjadi 97,41%, serta peningkatan perilaku pengelolaan sampah dari 49,43% menjadi 70,1%. Temuan ini membuktikan bahwa model pemberdayaan berbasis komunitas efektif dalam membangun kesadaran lingkungan, menumbuhkan budaya pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, serta berpotensi menjadi model replikasi dalam program pemberdayaan masyarakat menuju pola hidup zero waste.
Pemberian Edukasi Dalam Pemanfaatan Lahan Kritis Bagi Masyarakat Pedesaan Benu, Yakub; Adrin, Adrin; Elim, Ramses V.; Paga, Blasius; Davinsy, Rynaldo; Renoat, Emi; Almulqu, Aah A.; Kusmawardhani, Dina T.; Ranta, Fabianus; Kleruk, Flora I.; Dako, Fransiskus X.; Kristinawanti, Ika; Matatula, Jeriels; Wardhana, Laurentius D. W.; Manek, Luisa M.; Purba, Mahardika P.; Pobas, Melkianus; Pathibang, Meilyn R.; Aryani, Ni K. A. D.; Ora, Yudhistira A. N. R.; So, Kristianto Wibison
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.19087

Abstract

Background: Nusa Tenggara Timur beriklim kering, dengan durasi 4 bulan hujan, dan musim kemarau berlangsung selama 8 bulan. Permasalahan ini berimplikasi pada peningkatan luas lahan kritis yang terjadi pada lahan garapan Kelompok Tani Hutan (KTH) Oelbonak di Desa Sillu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Oleh karena itu, pemberian edukasi dalam meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak perlu dilakukan dalam menanggulagi permasalahan ini. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak melalui pemberian edukasi dalam meningkatkan fungsi lahan kritis. Metode: Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test serta dianalisis menggunakan uji–t berpasangan untuk mengukur tingkat pemahaman anggota KTH sebelum dan sesudah edukasi. Hasil: Nilai rata-rata pada post-test menunjukkan peningkatan pemahaman yaitu edukasi pola agrosilvopastural dan bokashi (79,92), pengairan tanaman (79,49) dan PSB (67,69). Begitu juga nilai Sig. (2-tailed) pada Paired Samples Test menunjukkan nilai sig. 0.000 < 0,05 yang berarti ada pengaruh yang nyata (positif) dari edukasi yang diberikan. Kesimpulan: pemberian edukasi mampu meningkatkan pemahaman anggota KTH Oelbonak dalam pemanfaatan lahan kritis.
Pengenalan Kosakata Bahasa Inggris Melalui Permainan Puzzle Interaktif untuk Anak Usia Sekolah Dasar Yanti, Darmayanti; Jannah, Nur; Muusa, Bayu Agusran; Ramadhani, Ulia
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20072

Abstract

Background: Penguasaan perbendaharaan kata adalah salah satu kunci utama dalam belajar Bahasa Inggris, terutama untuk anak usia sekolah dasar yang sedang berada dalam fase awal perkembangan bahasa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengenalkan kosakata bahasa Inggris kepada anak usia sekolah dasar melalui media pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif, yaitu permainan puzzle. Anak-anak pada usia ini sedang berada dalam fase perkembangan kognitif konkret-operasional sehingga pendekatan yang melibatkan aktivitas bermain sangat efektif untuk meningkatkan pemahaman dan daya ingat mereka terhadap kosakata baru. Metode: Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini adalah pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa secara langsung dalam kegiatan pembelajaran yang berorientasi pada permainan puzzle berupa “Find the Word”, “Match the Picture”, dan “Guess the Word”. Kegiatan ini dilakukan di salah satu sekolah dasar di kota Baubau, tepatnya di SDN Wangkanapi, dengan melibatkan 31 murid dari kelas IV (Empat) B sebagai peserta dalam kegiatan pengabdian ini. Hasil: Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media puzzle interaktif memiliki potensi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran, memperkuat retensi kosakata, serta menciptakan suasana belajar yang lebih aktif dan menyenangkan. Kesimpulan: Aktivitas ini diharapkan dapat menjadi salah satu strategi pembelajaran bahasa Inggris yang inovatif serta menjadi alternatif metode pengajaran yang efektif yang sesuai dengan sifat anak-anak di usia sekolah dasar. Selain itu, kegiatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap kosakata dasar serta menciptakan suasana belajar yang positif dan bermakna. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris di tingkat dasar dapat lebih menarik dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak, sekaligus mendorong inovasi dalam penggunaan media pembelajaran yang kontekstual dan kreatif.
Smart Irrigation Berbasis PLTS dan IoT untuk Meningkatkan Produksi Padi di Desa Haurgeulis Dasmo, Dasmo; Suhendar, Endang; Fitrian, Andry; Yusup, Muhammad; Yudhistira, Arief; Prayitno, Agung; Al Gani, Yasir
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20075

Abstract

Background: Kekeringan menjadi salah satu faktor penyebab kegagalan panen padi di Desa Haurgeulis, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Pemberdayaan berbasis masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi kekeringan pada areal persawahan dengan menerapkan smart irrigation berbasis pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan internet of things (IoT). Metode yang digunakan dalam pelaksanaan program adalah substitusi ipteks dengan mengenalkan teknologi terbaru. Langkah yang digunakan terdiri atas tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, dan keberlanjutan program terhadap 16 anggota Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) Sadewa Desa Haurgeulis. Smart irrigation berbasis PLTS dan IoT berhasil dikembangkan sehingga diperkirakan dapat mengairi 4,8 hektar sawah dengan peningkatan 2 ton padi per hektar jika digunakan secara optimal dengan perbandingan hasil produksi padi yang biasanya hanya mencapai 3-4 ton pada musim tanam kedua. Penggunaan air juga akan lebih efisien karena sistem ini menggunakan IoT yang bisa mengatur air sesuai kebutuhan. Dengan demikian, smart irrigation berbasis PLTS dan IoT untuk irigasi ini dapat menjadi model replikasi bagi desa-desa lain yang menghadapi permasalahan serupa dalam pengelolaan sumber daya air dan energi.
Peningkatan Literasi Digital Siswa Sekolah Dasar melalui Pelatihan Robotika dan Pemrograman Kode Blok di SD Negeri 3 Jatiroto Wonogiri Jiwatami, Agatha Mahardika Anugrayuning; Arianto, Eko; Noviyanto, Antonius Hendro; Siswoyo, Agus
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20112

Abstract

Background: Kemajuan teknologi digital telah mendorong pentingnya penguasaan keterampilan teknologi sejak dini, termasuk dalam bidang robotika dan pemrograman. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui pelatihan dasar robotika dan pemrograman blok di SD Negeri 3 Jatiroto, Wonogiri, yang merupakan sekolah dasar di wilayah pedesaan dengan akses teknologi terbatas. Metode: Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis project-based learning dan kolaboratif, dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan siswa, guru, dan fasilitator. Hasil: Melalui kegiatan pengabdian ini siswa belajar cara memprogram robot dengan kode blok. Adanya peningkatan signifikan dalam keterampilan siswa, khususnya dalam pengoperasian logika program dan gerakan robot dengan nilai rata-rata sebesar 77%. Dampak positif lainnya mencakup peningkatan keterampilan berpikir kritis, kolaboratif, serta motivasi belajar siswa terhadap teknologi. Meskipun terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan sarana dan waktu pelaksanaan, kegiatan ini berhasil menjadi langkah awal dalam membangun pembelajaran teknologi yang kontekstual dan adaptif. Kesimpulan: Melalui kegiatan pengabdian ini, ada peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep pemrograman blok untuk mengendalikan robot sederhana. Kegiatan serupa sangat direkomendasikan untuk pembangunan berkelanjutan dan perluasan ke sekolah dasar lain.
Edukasi Anemia dan Penerapan Aplikasi CeSLA (Cegah Stunting Lewat Anemia) Berbasis AI di SMA Negeri 1 Tegal Ilmadina, Hepatika Zidny; Nisa, Juhrotun; Apriliani, Dyah
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20277

Abstract

Background: Anemia merupakan masalah kesehatan yang banyak dialami remaja putri di Indonesia dan berdampak serius terhadap kualitas hidup serta risiko kesehatan di masa mendatang, termasuk stunting. Akan tetapi deteksi anemia masih bergantung pada metode invasif yang tidak selalu mudah diakses oleh remaja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui edukasi dan implementasi aplikasi CeSLA (Cegah Stunting Lewat Anemia), yakni inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk deteksi anemia secara non-invasif. Metode: Kegiatan dilaksanakan di SMA Negeri 1 Tegal dan diikuti oleh 24 siswi dari kelas XI. Rangkaian kegiatan meliputi edukasi interaktif, simulasi penggunaan aplikasi, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil: Terdapat peningkatan pemahaman peserta terkait anemia dan implementasi AI dalam deteksi dini, yang ditunjukkan melalui kenaikan skor rata-rata dari 7,0 (pre-test) menjadi 9,1 (post-test). Kesimpulan: Implementasi CeSLA terbukti efektif sebagai media edukatif dan praktis untuk mendeteksi anemia secara mandiri. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis teknologi dapat meningkatkan kesadaran dan pemantauan kesehatan di kalangan remaja.
Kekerasan Seksual pada Anak melalui Permainan Tradisional Betawi di Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur Suswandari; Susanti, Eka Nana; M. Alimudin
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20330

Abstract

Background: Kekerasan seksual terhadap anak merupakan ancaman serius yang semakin meningkat di era digital, termasuk di wilayah DKI Jakarta. Perubahan pola hunian vertikal seperti rumah susun turut memengaruhi interaksi sosial dan pola pengasuhan, sehingga diperlukan upaya pencegahan yang mudah dipahami anak dan relevan dengan konteks komunitas. Program pendidikan komunitas ini menggunakan permainan tradisional Betawi sebagai media edukasi karena sifatnya yang partisipatif, menyenangkan, dan mampu mengembangkan kemampuan kognitif, sosial, serta pengendalian diri anak. Kegiatan dilaksanakan di Rusun Griya Tipar Cakung, Jakarta Timur, dengan melibatkan 35 anak berusia 6–17 tahun. Empat permainan tradisional Betawi Dampu Bulan, Wak-wak Gung, Congklak, dan Gobak Sodor diintegrasikan dengan materi mengenai pengenalan anggota tubuh pribadi, tanda bahaya, serta langkah perlindungan diri ketika menghadapi situasi berisiko. Evaluasi pra dan pascaprogram digunakan untuk mengukur efektivitas kegiatan. Hasil menunjukkan bahwa 94% peserta mengalami peningkatan pemahaman dari tidak paham menjadi paham terkait kekerasan seksual dan cara melindungi diri. Selain itu, kegiatan memperkuat interaksi sosial, membangun rasa solidaritas, dan menumbuhkan komitmen komunitas terhadap upaya pencegahan. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional Betawi efektif sebagai media pendidikan komunitas dalam pencegahan kekerasan seksual pada anak dan berpotensi untuk direplikasi di komunitas rumah susun lainnya.
Empowering Elementary School Teachers Based on Digital Literacy To Develop TPACK Skills Fakhriyah, Fina; Masfuah, Siti; Pratiwi, Ika Ari; Rondli, Wawan Shokib
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20342

Abstract

Background: Integrasi teknologi informasi dalam bidang pendidikan memiliki peran penting sebagai pendamping guru dalam melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar. Selain itu perlunya pengetahuan TPACK kepada guru perlu dikembangkan, karena integrasi antar kemampuan pedagogi, konten materi dan teknologi sangat diperlukan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran, meningkatkan kompetensi dan keterampilan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran, dan guru mampu menyusun dan mengembangkan media pembelajaran berbasis literasi digital untuk pengembangan keterampilan TPACK guru di SD 3 Peganjaran. Metode: pelaksasnaan kegiatan menggunakan teknik Service Learning. Teknik ini guru diajak untuk aktif, kreatif dan inovatif dalam merancang dan membuat pendampingan merancang media pembelajaran berbasis literasi digital. Kegiatan dilakukan dengan memberikan pendampingan dan pelatihan interaktif dengan studi kasus, tanya jawab, diskusi, curah pendapat, ide, praktik pembuatan produk dan observasi lapangan dengan mitra. Hasil: Hasil kegiatan PKM ini berupa pengembangan media pembelajaran berbasis literasi digital dan diaktifkan dalam penerapannya untuk mengembangkan keterampilan TPACK guru sehingga memberikan hasil yang optimal pada proses pembelajaran di sekolah, produk media pembelajaran berbasis literasi digital diterapkan secara terprogram dan produktif oleh guru. Kegiatan ini berhasil meningkatkan kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) para guru. Kesimpulan: Guru tidak hanya memperoleh keterampilan teknis (Technological Knowledge) dalam mengoperasikan platform Quizizz, tetapi juga mampu mengintegrasikannya dengan pemahaman pedagogis (Pedagogical Knowledge) dalam merancang evaluasi yang menarik, serta menyesuaikannya dengan materi terbuka (Content Knowledge).
Pemberdayaan Kelompok Tani di Lahan Gambut melalui Inovasi Nanas Berbasis Zero Waste dalam Mendukung Ketahanan Pangan, Meningkatkan Ekonomi dan Kesehatan Masyarakat Alang, Hasria; Syamsuri, Syamsuri; Jiu, Cau Kim; Novita, Ninda; Saparina, Saparina; Azzahra, Fasya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20352

Abstract

Background: Kegiatan PkM ini dilakukan di Desa Sungai Malaya Kabupaten Kubu Raya. Mitra adalah petani nanas dilahan gambut Desa Sungai Malaya. Rendahnya pengetahuan masyarakat menyebabkan nanas hanya dijual ataupun dikonsumsi dalam bentuk buah saja, tanpa adanya diversifikasi menjadi bentuk yang lebih inovatif. Tujuan kegiatan PkM ini yaitu mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dengan cara meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam mengolah nanas berbasis zero waste yang bernilai ekonomi. Metode: Pendidikan masyarakat, difusi IPTEK, pelatihan dan Asset Based Community Development (ABCD). Hasil: Hasil PkM menunjukkan bahwa telah terjadi peningkatan pengetahuan mitra dari 56% menjadi 88%. Selain itu, mitra juga telah mampu membuat produk berbahan nanas yaitu Tepache dan stik nanas. Tepache adalah minuman fermentasi nanas berbahan kulit dan bonggol nanas, sedangkan stik nanas menggunakan daging buah nanas, sehingga nanas tidak menghasilkan sampah atau zero waste. Kesimpulan: Kegiatan ini telah berhasil meningkatkan dan keterampilan mitra. Kegiatan ini berjalan lancar karena adanya dukungan dari mitra dan pemerintah di Desa Sungai Malaya. Diharapkan setelah kegiatan ini, peserta PkM dapat membuka usaha berupa olahan nanas yang bernilai ekonomi sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga.