cover
Contact Name
Susilo
Contact Email
neo.meld@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalsolma@uhamka.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal SOLMA
ISSN : 2252584x     EISSN : 26141531     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal SOLMA merupakan jurnal di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (LPPM) dan dipublikasikan oleh Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA. Jurnal terdaftar dengan E-ISSN: 2614-1531 & P-ISSN: 2252-584x. Jurnal SOLMA mempublikasikan naskah-naskah artikel ilmiah dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dari berbagai disiplin ilmu. Jurnal SOLMA dikelola dan diterbitkan oleh LPPM UHAMKA.
Arjuna Subject : -
Articles 1,627 Documents
Pemberdayaan Petani Kopi Desa Ngrayun Kabupaten Ponorogo melalui Pelatihan Budidaya, Pascapanen, dan Pemasaran dalam Upaya Penguatan Sentra Kopi Unggulan Yuli Astuti, Arin; Kurniawan, Edy; Winangun, Kuntang; Winardi, Yoyok; Sugianti, Sugianti; Ardika, Rizki Dwi; Litanianda, Yovi
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20999

Abstract

Background: Desa Ngrayun, yang terletak di Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, memiliki banyak potensi dalam pengembangan komoditas kopi. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan pengetahuan teknis budidaya, rendahnya efisiensi pengolahan pascapanen, lemahnya strategi pemasaran, serta keterbatasan bibit unggul. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kemampuan para petani kopi melalui kegiatan pelatihan budidaya berkelanjutan serta penerapan teknologi yang sesuai dan efisien dan penguatan strategi pemasaran digital. Metode: Metode yang digunakan meliputi pendidikan masyarakat, pendekatan fungsional, dan pendampingan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan teknis, demonstrasi pengolahan kopi dengan metode full washed, honey, dan natural process, serta pengenalan mesin pengupas dan penggiling kopi sebagai inovasi teknologi efisiensi produksi. Hasil: Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pengetahuan dan keterampilan petani. Sekitar 80% peserta berhasil menerapkan teknik budidaya yang baik, sementara 70% lainnya telah memahami metode pengolahan kopi modern, 60% mulai menerapkan strategi pemasaran digital melalui marketplace, dan 100% bibit unggul telah ditanam di lahan percontohan. Rata-rata capaian keberhasilan program mencapai 78%, dengan dampak nyata berupa peningkatan kualitas produk kopi dan kesadaran terhadap keberlanjutan usaha tani. Implikasi program ini mencakup perlunya pembentukan koperasi petani kopi, pelatihan lanjutan cupping test, serta pengembangan jejaring pemasaran kopi spesialti. Kesimpulan: Dengan kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan kelompok tani, Desa Ngrayun memiliki potensi untuk berkembang menjadi salah satu sentra kopi unggulan di Kabupaten Ponorogo sekaligus menjadi contoh pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada potensi lokal secara berkelanjutan.
Penguatan Learning agility melalui Keterampilan Komunikasi bagi Remaja Binaan Yayasan Al Kahfi, Johar Baru Mony, Husen
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21000

Abstract

Background: Remaja yang berada dalam pembinaan Yayasan Al Kahfi Cabang Johar Baru memiliki beragam problem, seperti dari keluarga kurang mampu, hidup dalam lingkungan yang penuh dengan kekerasan, bahkan sebagian dari mereka ikut dalam aksi tawuran, sehingga berdampak pada hilangnya keinginan untuk mengikuti pendidikan formal. Riset ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang learning agility dan motivasi melalui penguatan keterampilan komunikasi kepada remaja yang berada dalam binaan Yayasan Al Kahfi, Johar Baru. Metode: Metode yang dipilih adalah berupa kegiatan penyuluhan dengan pendekatan partisipasi aktif, antara penyuluh dengan para remaja tersebut. Hasil: Peserta mengalami peningkatan keterampilan berkomunikasi seperti keaktifan bertanya, menyampaikan pendapat, serta berinteraksi dengan sesama peserta maupun penyuluh. Selain itu peserta kembali termotivasi untuk menyelesaikan pendidikan formalnya. Kesimpulan: Kegiatan PKM berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja tentang learning agility.
Penguatan Literasi Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Bagi Anak Imigran Indonesia di Community Learning Center Sarawak Rahmaniah, Syarifah Ema; Fathmawati; Budiastutik, Indah; Fitriani, Nurul Amira; Astira
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21005

Abstract

Background: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini ditujukan untuk meningkatkan literasi kesehatan anak-anak migran yang beraktivitas di Community Learning Center (CLC) Ladong Kuching Sarawak, Malaysia. Program ini berangkat dari masih terbatasnya pemahaman anak mengenai kesehatan dasar serta minimnya akses informasi keluarga migran. Metode: Kegiatan dilakukan dengan pendekatan edukasi yang sederhana, melibatkan interaksi langsung antara pemateri, guru, dan peserta didik. Hasil: kegiatan memperlihatkan partisipasi aktif dan antusiasme tinggi dari anak-anak maupun guru, serta dukungan penuh dari pengurus ALPPIND Kalbar. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, organisasi masyarakat, dan CLC mampu memberikan dampak positif dalam memperkuat literasi kesehatan. Namun, demikian, tantangan masih dijumpai, seperti keterbatasan sarana pembelajaran dan rendahnya literasi kesehatan di lingkungan keluarga migran. Oleh karena itu, kegiatan sejenis perlu dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan berbagai mitra, termasuk pemerintah, LSM, dan sektor swasta. PKM ini diharapkan dapat menjadi pijakan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup, memperkuat ketahanan keluarga, serta membentuk karakter generasi muda.
Pembuatan Modul Dampak Opini Publik Yang Dihasilkan Media Massa Terkait Pemilu 2024 Pada Anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara Yuliandri, Putrawan; Indrawan, Jerry; Hartano; Suprayitno, Dede; Hirzia, Atrasina; Salsabila, Anindya Rasya; Rosalia Rumfabe, Berlian
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21006

Abstract

Background: Opini publik berperan penting dalam demokrasi karena membentuk persepsi masyarakat terhadap isu politik dan kebijakan. Media massa memengaruhi opini publik melalui framing dan agenda setting, sehingga masyarakat sering kesulitan membedakan fakta dan opini. Kegiatan ini bertujuan menyusun serta mensosialisasikan modul literasi media-politik bagi anggota Koperasi Bingkai Perubahan Nusantara pada Pemilu 2024. Metode: Program dilakukan melalui tiga tahap yakni, penyuluhan konsep dasar opini publik, pelatihan analisis berita untuk memisahkan fakta dan opini, serta diskusi reflektif guna menumbuhkan sikap kritis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, pre-test, dan ­dengan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil: Pemahaman peserta meningkat signifikan; jawaban benar tentang opini publik naik dari 33,3% menjadi 86,7%, sedangkan kesadaran bahaya hoaks meningkat dari 46,7% menjadi 90%. Kesimpulan: Modul terbukti efektif memperkuat literasi politik komunitas secara berkelanjutan.
Inovasi Pengolahan Limbah Sabut Kelapa Menggunakan Lateks sebagai Produk Kerajinan Ramah Lingkungan di Pesisir Riau Ernidawati; Irianti, Mitri; Ma’aruf, Zuhdi; Zulhelmi; Zulkarnain, Zulkarnain; Susanti, Hevi; Hayati, Isnaria Rizki; Andrina, Hanifaturrahmi; Idris; Ulfa, Zulia; Jannah, Miftahul; Sinaga, Ego Srivajawaty
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21010

Abstract

Limbah sabut kelapa merupakan salah satu permasalahan lingkungan di daerah pesisir, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, yang dikenal sebagai sentra perkebunan kelapa terbesar. Pemanfaatan kelapa lebih terfokus pada buah, sementara sabut sering terbuang dan menumpuk sehingga berpotensi mencemari lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat khususny Ibu-ibu PKK ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dalam pengolahan limbah sabut kelapa melalui  pemanfaatan  lateks sebagai bahan perekat ramah lingkungan untuk menghasilkan produk kerajinan yang bernilai guna. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi masalah, perencanaan program, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam mengolah sabut kelapa menjadi berbagai produk kerajinan, seperti pot bunga yang memiliki kekuatan dan nilai estetika lebih baik berkat penggunaan lateks. Selain itu, masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi serta minat untuk mengembangkan keterampilan ini sebagai peluang usaha kreatif. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mengurangi limbah sabut kelapa, dan mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan potensi lokal secara berkelanjutan.
Pelatihan Media Pembelajaran Aplikasi Feliz Terintegrasi Framework MAS Darul Falah Saragih, Sri Rahmah Dewi; Mapilindo, Mapilindo; Sirait, Azrai; Purba, Oktaviana Nirmala
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21059

Abstract

Background: The transformation of education in the digital era requires educators to master innovative, practical, and integrated learning media, in line with global standards such as the UNESCO ICT Competency Framework for Teachers (2018). In reality, 35 teachers at MAS Darul Falah still face limitations in utilizing digital applications. To address this need, the community service team implemented a training program on the use of the Feliz application, integrated with a learning framework. Method: The activity was carried out using the Experiential Learning method, emphasizing hands-on practice. Although the intensive training session was conducted in one full day, the overall mentoring program ran for seven months to ensure sustainability. Evaluation indicators used quantitative instruments through pre-test and post-test on three competence aspects and structured observations. Results: The results showed a significant improvement in teachers’ skills in designing interactive learning media, with capability increasing from 15% to 70% (a 55% improvement). This concrete contribution was measured and demonstrated through the measurable increase in competence. The improvement in teachers’ self-confidence (from 25% to 80%) was analyzed using the concept of Self-Efficacy (Bandura). Conclusion: This program not only enhanced teachers’ competencies but also provided measurable contributions to the quality of the teaching and learning process at MAS Darul Falah.
Pelatihan Pencegahan Prokastinasi Akademik dengan Layanan Bimbingan Kelompok Teknik Self Manajemen Distira, Riski Putra Ayu; Novitasari, Zeni; Munir, Ah. Fahri
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21060

Abstract

Background: Prokrastinasi akademik bermakna perilaku menunda-nunda dalam penyelesaian tugas belajar yang dapat menghambat perkembangan dan prestasi akademik siswa. Kondisi ini banyak ditemukan pada siswa sekolah menengah pertama, yang umumnya belum memiliki keterampilan manajemen diri yang baik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam mengelola waktu, tanggung jawab, dan tugas akademik melalui layanan bimbingan kelompok dengan pendekatan teknik self-management. Pelatihan dilaksanakan di SMP Plus Al Amanah Bojonegoro dengan melibatkan siswa sebagai peserta utama. Metode yang digunakan meliputi identifikasi tingkat prokrastinasi awal, pelatihan teknik self-management secara kelompok, dan evaluasi hasil pelatihan melalui instrumen pretest dan posttest. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi perilaku akademiknya secara mandiri. Selain itu, siswa juga mengalami peningkatan motivasi belajar, disiplin, dan sikap positif terhadap tugas sekolah. Rata-rata nilai pretes sebesar 39,85 pada klasifikasi tinggi menjadi rata-rata setelah diberikan pelatihan (Posttest) sebesar 25,3 pada klasifikasi rendah, dengan nilai penurunan 14,55 poin. Kesimpulan Pelatihan ini terbukti efektif sebagai strategi preventif untuk menurunkan perilaku prokrastinasi akademik dan dapat direplikasi oleh guru BK sebagai bagian dari layanan pengembangan diri siswa di sekolah.
Workshop Peningkatan Kemampuan Praktik Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bagi Guru Sekolah Dasar di Kota Pekanbaru Marhadi, Hendri; Erlisnawati, Erlisnawati; Risma, Devi; Donal, Donal; Mardes, Siska; Mastuinda, Mastuinda; Nur, Raudha; Cindy, Vista; Samsinar, Samsinar; Syahfrika, Elvina; Khumaira, Raissa; Anjani, Sasta; Adila, Islahul
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21081

Abstract

Background: Classroom Action Research is a research conducted in the classroom by teachers to determine the effect of the actions applied to a research subject in the classroom. CAR allows teachers to actively involve themselves in the development of learning, broadcast the teaching methods used, and find appropriate solutions to improve the effectiveness of student learning. However, in its implementation, many teachers still have low abilities in conducting classroom action research. Method: The research method used in several stages, namely FGD, training and mentoring and evaluation of training carried out at SD Negeri 147 Pekanbaru. Results: The results of the implementation of community service showed a significant increase in the ability of CARK teachers, with an N-gain of 0.71 in the high category. With this community service, it can be concluded that there was an increase in the skills carried out by Elementary School CARK teachers in Pekanbaru City. Conclusion: This activity successfully improved the PTK practical skills of elementary school teachers in Pekanbaru City, which ultimately had an impact on improving the quality of classroom learning and teacher professionalism.
Studi Pengabdian Masyarakat Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Mengenai Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal Rahmanindar, Nora; Zukrufiana, Ilma Ratih; Umriaty, Umriaty; Mayasari Rizqi, Intan Cristy; Zulfiana, Evi; Hidayah, Seventina Nurul; Ulhaq, Syafiqoh Dhiya; Zhyakiyah, Dheffi Nanta
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21086

Abstract

Background: Peningkatan derajat kesehatan Ibu dan anak menjadi prioritas program pembangunan kesehatan di Indonesia.  Terutama pada kelompok yang paling rentan kesehatan yaitu ibu hamil, bersalin dan bayi pada masa perinatal. Angka Kematian Ibu an Angka Kematian Bayi merupakan salah satu indikator derajat Kesehatan suatu negara.  Penyebab kematian ibu dan bayi adalah tiga terlambat. Tiga terlambat adalah terlabat mengambil keputusan, terlambat mendapatkan pelayanan kesehatan dan terlambat dalam merujuk.  Ketiga terlambat tersebut disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah kurangnya pengetahuan tentang kegawatdaruratan maternal dan neonatal.  Kelas Ibu Hamil adalah sala satu cara untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang kegawatdaruratan maternal neonatal. Metode: Pengabdian masayarakat dilaksanakan di Wilayah Puskesmas Sumur Panggang Kota Tegal. Hasil: Melalui program kegiatan Kelas Ibu Hamil,bidan dapat memberikan  banyak pembelajaran yang lebih terarah dan mendukung upaya kemandirian ibu dalam kegawatdaruratan maternal neonatal sehingga ibu  mampu menentukan sikap berkenaan dengan hak reproduksinya secara mandiri. Kesimpulan: Kegiatan ini berupa pemberian materi tentang pengetahuan ibu hamil tentang kegawatdaruratan maternal neonatal. Respon peserta dalam kegiatan ini menunjukkan umpan balik yang positif, menandakan bahwa informasi yang diberikan mudah dipahami dan relevan dengan kebutuhan mereka.
Optimalisasi Peningkatan Kemampuan Remaja dalam Penatalaksanaan Henti Jantung di Komunitas melalui Metode Flipped Learning Jadmiko, Arief Wahyudi; Wahyudi, Chandra Tri; Buntara, Arga; Oematan, Grouse; Marni
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.21090

Abstract

Latar Belakang: Henti jantung merupakan salah satu penyebab utama mortalitas dengan angka kejadian yang relatif tinggi baik secara global maupun nasional. Intervensi cepat dan tepat melalui tindakan Resusitasi Jantung Paru (RJP) telah terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan peluang kelangsungan hidup pasien. Namun demikian, tingkat pengetahuan dan keterampilan kelompok remaja, dalam melakukan pertolongan awal masih rendah.. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode flipped classroom dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan remaja terkait resusitasi jantung paru (RJP). Metode: Peningkatan pengetahuan dan ketrampilan dilakukan dengan menggunakan metode pembelajaran flipped classroom (edukasi berbasis video yang dikirimkan sebelum pembelajaran tatap muka, pelatihan tatap muka yang mencakup diskusi dan praktik RJP). Untuk mengetahui efektifitas dari kegiatan dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test, post-test, dan observasi keterampilan dalam melakukan RJP. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Sebanyak 57 siswa SMA di Kupang Barat berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 4,84 menjadi 6,67 (p < 0,001) serta peningkatan keterampilan praktik RJP. Kesimpulan: Metode flipped classroom  terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas remaja sebagai kader kesehatan sekolah yang mampu berperan sebagai penolong awal dalam situasi gawat darurat khususnya henti jantung.