cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Educatio
Published by Universitas Hamzanwadi
ISSN : 19083224     EISSN : 25279998     DOI : -
Core Subject : Education,
Educatio, ISSN: 1908-3224 (printed) and 2527-9998 (online), is an open access peer reviewed research journal that is published by the Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Hamzanwadi. Educatio is providing a platform for the researchers, academicians, professionals, practitioners and students to impart and share knowledge in the form of high quality empirical and theoretical research papers, case studies, and literature reviews on education science. Educatio welcomes and acknowledges high quality theoretical and empirical original research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual framework, analytical and simulation models, technical notes about education science from researchers, academicians, professionals, practitioners, and students from all over the world.
Arjuna Subject : -
Articles 536 Documents
DAMPAK PENGGUNAAN QUIZIZZ SEBAGAI MEDIA PEMAHAMAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SISWA Rahayu, Bening Mujianti; Pahamzah, Jhon; Muhyidin, Asep
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24539

Abstract

The purpose of this study was to determine the impact of using Quizizz in the teaching and learning system at Teknologi Informatika YPML Vocational School. The research method used in this study is quantitative research with a quasi-experimental research design. The research sample consisted of 20 students from Teknologi Informatika YPML Vocational School. Data were collected through pretest and posttest. The research instruments were analyzed using validity and reliability tests. Normality test, homogeneity test and Wilcoxon signed rank test were used for data analysis. The hypothesis test results showed that Ha was accepted and Ho was rejected. The results showed that the use of Quizizz platform significantly affected the reading performance of grade 11 students at Teknologi Informatika YPML Vocational School.
Analisis Penggunaan Typing.com untuk Meningkatkan Kemampuan Mengetik Siswa Kelas 4 SD di Sekolah Tunas Bangsa Simaremare, Togihon Josia Paber; S, Haratua Tiur Maria; Karolina, Venny
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24586

Abstract

Dalam konteks pendidikan, kemampuan mengetik menjadi esensial untuk generasi muda yang harus bersaing di era digital saat ini. Oleh karena itu penting untuk mengasah kemampuan mengetik siswa ketika menggunakan komputer. Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan dalam kemampuan mengetik siswa sekolah dasar sebelum dan sesudah menggunakan aplikasi typing.com ini. Penelitian dilakukan di Sekolah Tunas Bangsa kepada siswa kelas 4 SD dengan total sampel 32 siswa. Analisis data dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS dan karena data berdistribusi normal, maka akan dilakukan uji paired-sample t-test. Hasilnya, dengan menerapkan aplikasi typing.com kemampuan mengetik siswa meningkat sekitar 20%.
Pengaruh Field Trip Terhadapt Pengetahuan Siswa Sekolah Dasar Tentang Budaya di Kalimantan Barat Simaremare, Togihon Josia Paber; Supriantini, Supriantini; Aunurrahman, Aunurrahman; Halida, Halida
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24638

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada perbedaan pada pengetahuan siswa sekolah dasar tentang budaya di Kalimantan Barat sebelum dan sesudah penerapan metode field trip. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test kepada siswa. Hasil pengolahan data menyebutkan bahwa data tidak berdistribusi secara normal sehingga dilakukan uji Wilcoxon. Hasil dari penelitian ini adalah adanya perbedaan pengetahuan siswa tentang budaya di Kalimantan Barat sebelum dan sesudah field trip.
HUBUNGAN GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DAN DISIPLIN GURU DENGAN KINERJA MENGAJAR GURU SMP NEGERI 2 SAKRA BARAT Sahnaniah, Endang Asmawati; Padlurahman, Padlurahman; Wazni, Khairul
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24695

Abstract

Kepala sekolah belum menerapkan fungsi kepemimpinan secara optimal untuk memimpin bawahannya. kepala sekolah juga masih memperlakukan bawahannya secara sama tanpa memperhatikan perbedaan individual antara guru satu dengan guru yang lainnya. Karena banyak dari tugas yang diberikan kepala sekolah kepada guru tidak dipertimbangkan berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh guru tersebut. Sehingga kepala sekolah menganggap bahwa tugas yang diberikan dapat dilaksanakan oleh semua guru selaku bawahannya. guru yang mengajar di kelas masih berdasarkan pengalaman masa lalunya dari waktu kewaktu sehingga merasa menguasai materi di luar kepala dan tidak mau mengubah kepada hal-hal yang baru termasuk metode pembelajaran, penggunaan media, sistem penilaian yang kurang dipahami dan mengajar secara hafalan atau tanpa persiapan mengajar sebelumnya. Fokus penelitian ini: (1) mengetahui: Apakah terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dengan kinerja mengajar guru SMPN 2 Kecamatan Sakra Barat. (2) Apakah terdapat hubungan antara disiplin guru dengan kinerja mengajar guru SMPN 2 Kecamatan Sakra Barat. (3) Apakah terdapat hubungan antara gaya kepemimpinan kepala sekolah dan disiplin guru dengan kinerja mengajar guru SMPN 2 Kecamatan Sakra Barat.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan yang positif antara gaya kepemimpinan dengan kinerja karena berdasarkan uji hipotesis korelasi product moment menunjukkan r hitung > r tabel yaitu 0,502 > 0,404. (2) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara disiplin guru dengan kinerja guru. Karena, berdasarkan uji hipotesis korelasi product moment menunjukkan r hitung > r tabel yaitu: 0,706 > 0,404. (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara gaya kepemimpinan dan disiplin guru dengan kinerja guru. Berdasarkan uji hipotesis korelasi product moment menunjukkan F hitung > F tabel yaitu 10,499 > 3,493. Jadi, gaya kepemimpinan dan disiplin guru terdapat hubungan dengan kinerja mengajar guru. Kata kunci: Hubungan, gaya kepemimpinan, disiplin, kinerja.
PENERAPAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE DALAM PENDIDIKAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Maola, Putri Sofiatul; Karai Handak, Indira Syifa; Herlambang, Yusuf Tri
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24772

Abstract

AbstractArtificial Intelligence (AI) is a contemporary term stemming from the Fourth Industrial Revolution, representing human-created intelligence. Its implementation spans various sectors, including education, as the evolving digital era necessitates such technology to enhance the educational process. The aim is to explore the application of AI in relation to education. The research methodology employed is a literature review. The integration of AI in the realm of education significantly influences learning, particularly in terms of instructional methods. This greatly facilitates both teachers and students in adapting to the teaching and learning activities. Teachers find ease in administrative tasks and student assessments. In the era of the Fourth Industrial Revolution, students are expected to be technologically literate. AI employs systems that assist and enable activities to align with individual abilities and learning styles. However, it's important to note that AI's usage sometimes comes with negative impacts. As a generation in the Fourth Industrial Revolution, it is crucial for us to utilize AI wisely and positively, considering its potential drawbacks.Keywords: Artificial Intelligence, Industrial Revolution 4.0, Education AbstrakArtificial Intelligence (AI) merupakan istilah baru dari Revolusi Industri 4.0 sebagai kecerdasan buatan manusia. Penerapan AI tentunya banyak digunakan di beberapa sektor, termasuk di bidang pendidikan. Pendidikan yang berkembang ke era digital memerlukan teknologi semacam ini untuk membantu meningkatkan pendidikan. Tujuannya untuk mengetahui penerapan AI dalam kaitannya dengan pendidikan. Sedangkan metode penelitian yang digunakan menggunakan metode studi kepustakaan. Penerapan AI dalam dunia pendidikan sangat berpengaruh khususnya dalam hal pembelajaran. Hal ini tentunya sangat memudahkan guru dan siswa dalam menyesuaikan diri dengan kegiatan belajar mengajar. Manfaat yang diperoleh guru adalah mempermudah dalam hal administrasi dan penilaian siswa. Dengan adanya revolusi industri 4.0, pelajar dituntut untuk mampu melek teknologi. AI tersebut menggunakan sistem yang membantu dan memungkinkan dilakukannya kegiatan sesuai dengan kemampuan dan gaya belajarnya. Namun terkadang AI juga mempunyai tantangan dalam penggunaannya, sehingga kita sebagai generasi revolusi industri 4.0 perlu memanfaatkannya secara bijak dan positif dengan memaksimalkan kekuatan yang kita miliki.Kata kunci: Kecerdasan Buatan, Revolusi Industri 4.0, Pendidikan
Survey Tingkat Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI di SMA N 11 Semarang Srumangestu, Novita dwi; Fitriani, Siti
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepercayaan diri siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Penelitian survei dilakukan dengan tujuan untuk memberikan suatu gambaran tentang sesuatu Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian yang disebar secara online melalui Google Form di grup WhatsApss kelas. Intrumen ini yang terdiri dari 20 pernyataan yang memiliki 4 alternatif jawaban yang harus diisi oleh siswa - siswi. Kemudian dihitung dengan rumus presentase jawaban dan dideskripsikan menggunakan kriteria penafsiran presentase jawaban Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan siswa kelas XI peminatan kesehatan di SMA N 11 Semarang dengan jumlah sebanyak 67 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampling jenuh. Berdasarkan hasil penelitian ini tingkat kepercayaan  siswa terdapat 7 siswa dengan kategori rendah yang memiliki presentase 10%, 46 siswa pada kategori tinggi dengan presentase 69% dan 14 siswa pada kategori sangat tinggi yang memiliki presentase 21%. Maka dlihat dari hasil penelitian siswa – siswi mayoritas memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.
Optimalisasi Investasi Pendidikan: Menggali Konsep Dan Standar Fundamental Dalam Pembiayaan Effendy, Evita Nor; Rizkia Putri, Refika Pricila; Sania, Nia; Prihantini, Prihantini
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.24861

Abstract

Education is something that must be taken by all people in Indonesia regardless of their background. Education makes a person have insight and knowledge that can be used as a guide to be applied in everyday life. In this case, facilities and infrastructure in supporting education are important for the continuity of the teaching and learning process carried out by an educational institution, such as a school. This study aims to analyze more deeply the concepts and fundamental standards in financing with the optimization of investment in education. Through qualitative research methods with an analytical descriptive approach, it can further explore the financing that can be obtained by schools to support the success of student learning. Due to the facts that occur in the field, it is often found that schools have inadequate facilities or teaching materials that support other than teacher books, are still lacking or even non-existent. Therefore, it is important to know the management of financing by optimizing education investment, so that it is hoped that in the future the services provided by schools related to something that supports the learning process will be evenly distributed and can be felt by all schools, so that it can also have an impact on student learning outcomes.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS POWER POINT INTERAKTIF SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Asy'ari, M. Hasan; Waluyo, Edy; Badarudin, Badarudin
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25449

Abstract

              Pendidikan dipandang sebagai upaya dan perencanaan yang disengaja untuk menciptakan situasi belajar dan lingkungan pembelajaran yang menggalakkan peserta didik untuk aktif mengasah dan menemukan bakat mereka, termasuk kecerdasan, keterampilan, dan kepribadian yang diperlukan saat mereka berinteraksi dalam lingkungan sekitar. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan media pembelajaran “Tematik Berbasis Power point Interaktif” siswa kelas V sekolah dasar. Jenis penelitian yang digunakan yaitu jenis penelitian research and development (R&D) dengan desain penelitian ADDIE yang terdiri dari lima langkah yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi), (5) evaluasi. Penellitian ini dilakukan pada peserta didik kelas V sekolah dasar. Intrumen penelitian pengembangan ini menggunakan lembar validasi . Validasi dilakukan oleh ahli bahasa, ahli tampilan, dan ahli materi, dengan kriteria yang mencapai tingkat kebaikan yang sangat baik. Tes hasil belajar peserta didik pada tes skala makro menunjukkan tingkat pencapaian sebesar 95%, sementara tes skala mikro memperoleh tingkat kesuksesan 100%. Respon peserta didik dari angket secara total menunjukkan tingkat setuju terhadap penggunaan media pembelajaran ini. Sehingga dapat disimpulkan pengembangan media pembelajaran ini efektif digunakan untuk siswa sekolah dasar terutama kelas V.
IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN PJOK DITINJAUH DARI TAHAP PERENCANAAN DIKECAMATAN LOKSADO Rijaldi, Rijaldi; Rakhman, Arie; Mulhim, Muhammad
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25590

Abstract

Abstract The independent curriculum provides freedom to export the abilities and interests of students. The quality of education is impacted by changes in government policy regarding the educational system in both positive and bad ways. The purpose of this study is to determine how the autonomous curriculum is implemented by examining the teachers' comprehension of creating instructional materials for various module types. This research method uses quantitative descriptiveness. The research instrument uses questionnaires that are in accordance with the indicators of the teaching module. With the research subject of PJOK teachers in Loksado sub-district with purposive sampling techniques with the first keriteria, schools that implement an independent curriculum. Quantitative research data is analyzed in percentage form. The average result of all indicators in the implementation of the independent curriculum on suitability in making teaching equipment has a result of 63.6% and it can be concluded that educators in Loksado sub-district have a fairly high understanding based on percentage results. There are 3 components of the teaching module, namely, General information gets a percentage of 66.5% at the indicator stage of determining the learning model is at a fairly high number, namely 71% of teachers can be said to be familiar with determining a learning model while for the lowest indicator, namely in facilities and infrastructure 50%, in the Core Component it gets a percentage of 63.15% and the highest indicator, which is at the stage of determining learning objectives based on CP analysis, has The high percentage is 71%, while the lowest indicator is the reflection indicator 54% and then in the Appendix the results of the questionnaire are at 60.3%, the highest indicator is found in making Student Worksheets showing a percentage of 62.5%. Keywords: Implementation, Independent Curriculum, Corner Learning, Planning
Desain Pesan Dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta didik melalui model pembelajaran Discovery Learning: Desain Pesan Dalam Meningkatkan Keaktifan dan Hasil Belajar Peserta didik melalui model pembelajaran Discovery Learning MERI, MERI; Evi Tri Prihatini; Trisya Sumiati; Warneri; Aunurrahman
Educatio Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v19i1.25639

Abstract

The classroom action research was conducted due to the low level of activity and low learning outcomes, as teachers still applied conventional methods, namely lectures. The aim of this research is to increase student activity and learning outcomes. This research uses a discovery learning model with classroom action research methods carried out in 3 cycles. Stages of planning, implementation, observation and reflection. There were 38 people in Class XII MIPA SMA Negeri 4 Pontianak as research subjects. Data collection techniques using observation, testing, and documentation. The results of the first cycle showed activity in the low category, namely 43.60% with complete learning outcomes of only 47.36%. In the second cycle, 63.15% were in the medium category with 60.52% completeness and increased significantly in the third cycle, namely 80.07%, including the high category and learning outcomes with 81.57% completeness. It can be concluded that the discovery learning model was successful in increasing student activity and learning outcomes.

Filter by Year

2009 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 20 No 2 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 2 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 19 No 1 (2024): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 2 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 18 No 1 (2023): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17 No 2 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 17, No 1 (2022): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 2 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 16, No 1 (2021): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 2 (2020) Vol 15, No 2 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 15, No 1 (2020) Vol 15, No 1 (2020): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan Vol 14, No 2 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 14, No 1 (2019) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 2 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 13, No 1 (2018) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 2 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 12, No 1 (2017) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 2 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 11, No 1 (2016) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 2 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 10, No 1 (2015) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 2 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 9, No 1 (2014) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 2 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 8, No 1 (2013) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 2 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 7, No 1 (2012) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 2 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 6, No 1 (2011) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 2 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 5, No 1 (2010) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 2 (2009) Vol 4, No 1 (2009) Vol 4, No 1 (2009) More Issue