cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENGUATAN RESILIENSI IBU PENDERITA STUNTING, PENGUKURAN STATUS GIZI DAN PEMBUATAN MAKANAN TAMBAHAN BERBASIS PANGAN LOKAL Siburian, Urhuhe Dena; Ritonga, Paruhum Tiruon
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.36077

Abstract

Abstrak: Stunting tidak hanya menyebabkan masalah pada anak, namun juga kepada orang tua berupa dinamika psikologis yang tidak stabil seperti stress, kecemasan terhadap anak dan merasa tidak percaya diri, sehingga jarang membawa anaknya ke posyandu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan resiliensi ibu, meningkatkan pengetahuan tentang stunting, meningkatkan pengetahuan ibu tentang status gizi balita dan meningkatkan pengetahuan ibu tentang cara membuat makanan tambahan berbasis pangan lokal. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan, pengukuran status gizi dan demonstrasi. Peserta adalah ibu balita yang datang ke posyandu di wilayah kerja Puskesmas Sipahutar yang berjumlah 60 orang. Peningkatan pengetahuan diukur dengan hasil pretest dan posttest dari 30 pertanyaan. Berdasarkan hasil evaluasi, terjadi peningkatan pengetahuan ibu, dimana pengetahuan baik meningkat dari 18 menjadi 35 orang, ibu yang berpengetahuan cukup menurun dari 31 orang menjadi 15 orang dan tidak ditemukan ibu dengan pengetahuan kurang. Resiliensi ibu meningkat dan ibu jadi mengetahui cara membuat nugget dari ikan mujahir. Abstract: Stunting not only causes problems for the child but also for parents, causing unstable psychological dynamics such as stress, anxiety, and a lack of self-confidence, leading to fewer children taking their children to the integrated health post. This activity aims to increase maternal resilience, increase knowledge about stunting, improve mothers' knowledge of toddlers' nutritional status, and improve mothers' knowledge of how to prepare supplementary foods based on local foods. The methods used included counseling, nutritional status assessment, and demonstrations. Participants were 60 mothers of toddlers attending the integrated health post within the Sipahutar Community Health Center area. Knowledge gains were measured using pre- and post-test results of 30 questions. Based on the evaluation results, there was an increase in mothers' knowledge, with those with good knowledge increasing from 18 to 35, those with sufficient knowledge decreasing from 31 to 15, and no mothers with less knowledge were found. Mothers' resilience increased, and they learned how to make tilapia nuggets.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN DAN MENILAI KETERAMPILAN PETUGAS PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN MELALUI PENYULUHAN DAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN Simarmata, Yohanes T. R. M. R; Rinca, Korbinianus Feribertus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35773

Abstract

Abstrak: Syarat seekor hewan dijadikan hewan kurban adalah sehat atau bebas penyakit dan memenuhi syariat islam. Meningkatkan pengetahuan dan menilai keterampilan petugas pemeriksaan hewan kurban penting dilakukan dengan tujuan memperoleh hewan yang sehat dan memenuhi syariat islam. Oleh karena itu penting dilaksanaakan kegiatan untuk membekali petugas pemeriksaan hewan kurban dengan pengetahuan dan keterampilan sebelum hewan disembelih (antemortem) dan setelah hewan disembelih (postmortem). Kegiatan ini diawali dengan penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik langsung untuk menilai keterampilan pemeriksaan antemortem dan postmortem. Mitra yang terlibat terdiri dari 27 orang mahasiswa Koas dari Program Profesi Dokter Hewan Universitas Nusa Cendana dan 30 orang dokter hewan dari berbagai Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Timur. Evaluasi dilakukan berupa pretest dan posttest baik kegiatan penyuluhan maupun keterampilan praktik kerja pemeriksaan antemortem dan postmortem. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Koas dari 70,37% menjadi 100%, serta dokter hewan dari 93,33% menjadi 100%. Kesimpulannya bahwa penyuluhan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas dalam melakukan pemeriksaan hewan kurban.Abstract: The requirements for an animal to be designated as a sacrificial animal are that it must be healthy, free from disease, and comply with Islamic law. Improving the knowledge and assessing the skills of sacrificial animal inspection officers is essential to ensure that the animals are healthy and meet Islamic requirements. Therefore, it is important to conduct activities aimed at equipping inspection officers with the necessary knowledge and skills before the animals are slaughtered (antemortem) and after slaughter (postmortem). The activities began with counseling sessions to enhance knowledge, followed by hands-on practice to assess antemortem and postmortem inspection skills. The participants included 27 clinical students (koas) from the Veterinary Professional Program at Universitas Nusa Cendana and 30 veterinarians from various districts/cities in East Nusa Tenggara. Evaluation was conducted through pretests and posttests for both the counseling sessions and practical inspection skills. The results showed an increase in knowledge and skills, with Koas students improving from 70.37% to 100% and veterinarians from 93.33% to 100%. In conclusion, counseling proved effective in enhancing the knowledge and skills of officers in performing sacrificial animal inspections.
PELATIHAN PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BERBASIS LITERASI DIGITAL UNTUK MENYUSUN MATERI AJAR BAGI GURU Oktaviani, Reni; Ansoriyah, Siti; Rizkia, Muhamad Fajar; Oktarini, Selly
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33871

Abstract

Abstrak: Pemanfaatan artificial intelligence berbasis literasi digital diperlukan oleh guru dalam menyusun materi ajar agar tujuan pembelajaran dapat tercapai dan pembelajaran menjadi menarik. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk pelatihan penggunaan artificial intelligence berbasis literasi digital untuk menyusun materi ajar bagi guru di kecamatan Cileungsi. Pelatihan ini menggunakan artificial intelligence pada aplikasi Canva dalam menyusun materi ajar di sekolah. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode demonstrasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini melibatkan guru sebanyak 28 orang di Cileungsi, Bogor. Hasil pengabdian ini dilakukan melalui angket untuk mengukur ketercapaian kompetensi dan pemahaman guru meliputi menyusun materi ajar sebesar 100%, pemahaman penggunaan artificial intelligence dalam menyusun materi ajar sebesar 100%, menyusun materi ajar berbasis literasi digital dengan memanfaatkan artificial intelligence dengan ketercapaian 100%, penyusunan materi ajar melalui penggunaan artificial intelligence berbasis literasi digital secara mandiri dengan presentasi ketercapaian 93%, dan penggunaan artificial intelligence dalam menyusun materi ajar berbasis literasi digital di kelas sebesar 89%. Penyusunan materi ajar dengan menggunakan artificial intelligence berbasis literasi digital yang kreatif dan menarik dapat meningkatkan pengetahuan siswa.Abstract: The use of digital literacy-based artificial intelligence is necessary for teachers in developing teaching materials so that learning objectives can be achieved and learning becomes interesting. This community service program aims to provide training on the use of digital literacy-based artificial intelligence to develop teaching materials for teachers in the Cileungsi sub-district. This training uses artificial intelligence in the Canva application to develop teaching materials in schools. This community service program uses the demonstration method. This community service activity involved 28 teachers in Cileungsi, Bogor. The results of this community service were measured through a questionnaire to assess the teachers' competency and understanding, including developing teaching materials by 100%, understanding of the use of artificial intelligence in developing teaching materials by 100%, developing digital literacy-based teaching materials using artificial intelligence with an achievement rate of 100%, developing teaching materials through the use of digital literacy-based artificial intelligence independently with a presentation achievement rate of 93%, and the use of artificial intelligence in developing digital literacy-based teaching materials in the classroom by 89%. The development of teaching materials using creative and interesting digital literacy-based artificial intelligence can improve students' knowledge.
PENERAPAN SOLAR HOME SYSTEM (SHS) OFF-GRID UNTUK EFISIENSI ENERGI DAN PEMBERDAYAAN INDUSTRI RUMAHAN KATERING Siregar, Muhammad Fadlan; Ramdan, Dadan; Anisa, Yuan; Mungkin, Moranain
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34543

Abstract

Abstrak: Mitra Katering Indah Akbar Hafis mengalami kendala produksi dan manajemen energi akibat tingginya ketergantungan pada listrik PLN untuk mengoperasikan peralatan dapur seperti oven, lemari pendingin, dan pemanas. Pemadaman listrik yang sering terjadi menghambat proses produksi, menurunkan mutu layanan, serta berpotensi menimbulkan kerugian. Selain itu, ketiadaan sistem manajemen energi menyebabkan pemborosan daya dan biaya operasional tinggi. Program pengabdian ini bertujuan menerapkan Solar Home System (SHS) Off-Grid sebagai solusi efisiensi energi sekaligus upaya mendorong pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan, instalasi SHS, serta pendampingan dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 30 peserta dari mitra dengan evaluasi berupa angket post-test yang terdiri dari 10 pertanyaan. Hasil menunjukkan keberhasilan program, ditandai dengan 85% peserta menyatakan setuju dan 15% cukup setuju terhadap manfaat kegiatan. Hal ini membuktikan peningkatan pemahaman peserta mengenai renewable energy sekaligus menunjukkan potensi penghematan energi melalui penerapan SHS Off-Grid untuk mendukung efisiensi dan pemberdayaan industri rumahan.Abstract: The partner, Katering Indah Akbar Hafis, faces production and energy management challenges due to its high dependence on PLN electricity to operate kitchen equipment such as ovens, refrigerators, and heaters. Frequent power outages disrupt the production process, reduce service quality, and potentially cause financial losses. In addition, the absence of an effective energy management system leads to power waste and high operational costs. This community service program aims to implement an Off-Grid Solar Home System (SHS) as an energy efficiency solution while promoting the use of environmentally friendly renewable energy. The implementation stages include preparation, socialization, training, SHS installation, as well as mentoring and evaluation. The activity involved 30 participants from the partner, with evaluation conducted using a post-test questionnaire consisting of 10 questions. The results indicate the program’s success, with 85% of participants strongly agreeing and 15% agreeing with its benefits. This demonstrates an improvement in participants’ understanding of renewable energy and highlights the potential for energy savings through SHS Off-Grid implementation to support efficiency and empower home-based industries.
EDUKASI DIGITAL MARKETING DAN KEWIRAUSAHAAN MELALUI PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI DI KABUPATEN TIMOR TENGAH SELATAN Nafie, Ria Elsani Intanku; Wijayanti, Nadia Sasmita; Aryon, Muhamad Dian; Tefa, Sophian Martin; Mau, Benedicto Rafael Woso; Da Silva, Theresia Melynda M; Kase, Reni Hernilan; Naimnule, Lusiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33467

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kapasitas 55 peserta, terdiri dari petani, pemuda desa, dan anggota kelompok tani mitra, dalam memanfaatkan media digital untuk promosi dan pengembangan usaha berbasis hasil pertanian lokal. Kegiatan dilaksanakan di Desa Fatukoko, Kabupaten Timor Tengah Selatan, melalui tiga tahap: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi edukasi kewirausahaan, pelatihan digital marketing, praktik pembuatan keripik pisang, serta simulasi promosi melalui media sosial. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test berbasis angket untuk mengukur peningkatan pengetahuan, observasi keterampilan praktik, serta formulir umpan balik peserta. Hasil menunjukkan 85% peserta memahami konsep dasar digital marketing, 78% memiliki akun media sosial bisnis, dan 64% telah memproduksi serta mempromosikan produk secara mandiri. Kendala utama meliputi keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur sinyal. Rekomendasi meliputi pelatihan lanjutan, pembentukan kelompok usaha digital desa, dan penguatan kolaborasi lintas sektor.Abstract: This Community Service Program (PkM) aimed to enhance the capacity of 55 participants, comprising farmers, rural youth, and members of partner farmer groups, in utilizing digital media for promoting and developing local agricultural-based businesses. The program was conducted in Fatukoko Village, South Central Timor Regency, through three stages: preparation, implementation, and evaluation. The methods included entrepreneurship education, digital marketing training, banana chip production practice, and social media promotion simulations. Evaluation was accomplished using questionnaire-based pre-tests and post-tests to measure knowledge improvement, observation of participants’ practical skills, and participant feedback forms. The results showed that 85% of participants understood the basic concepts of digital marketing, 78% had created business social media accounts, and 64% had independently produced and promoted their products. The main challenges identified were limited access to digital devices and weak internet infrastructure. Recommendations include advanced training, the formation of village-based digital business groups, and strengthened cross-sector collaboration.
EDUKASI MENTAL HEALTH AND WELL-BEING KEPADA MAHASISWA INDONESIA DI THAILAND Werdani, Kusuma Estu; Dhani, Sheena Ramadhia Asmara; Indriyani, Yeni; Sunarti, Erna; Prastyo, Eko
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.28067

Abstract

Abstrak: Untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik serta meningkatkan status ekonomi dan sosial, banyak mahasiswa Indonesia memilih untuk melanjutkan studi di luar negeri. Selain mendapatkan suasana belajar yang baru di negara lain, tinggal di negara asing dengan budaya yang berbeda dapat menimbulkan ketidakseimbangan pada kesehatan mental mahasiswa karena diwaktu yang bersamaan harus beradaptasi terhadap bahasa baru, budaya baru, dan lingkungan baru. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa internasional terhadap hal-hal yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan bagaimana mengatasi berbagai sumber stress yang dialami selama menjadi menempuh studi di luar negeri. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah 20 mahasiswa internasional yang sedang menempuh Pendidikan di Khon Kaen Unviersity. Kegiatan evaluasi dilakukan dengan metode brainstorming yang telah dilakukan bersama seluruh peserta dan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta telah menyadari tingginya tekanan akademik yang dihadapi. Sesi brainstorming juga menunjukkan bahwa melalui penyuluhan yang diberikan oleh tim pengabdian, peserta mengetahui lebih jauh terkait berbagai metode coping mechanism.Abstract: To pursue better education and improve their economic and social status, many Indonesian students choose to continue their studies abroad. In addition to experiencing a new learning environment in a foreign country, living in a different country with a distinct culture can disrupt students' mental health due to the need to simultaneously adapt to a new language, culture, and environment. This community service activity aims to enhance international students' knowledge of factors affecting mental health and how to address various sources of stress experienced during their studies abroad. The target audience for this activity consists of 20 international students currently studying at Khon Kaen University. The evaluation activities were conducted using a brainstorming method with all participants, revealing that most of them recognized the high academic pressure they face. The brainstorming session also indicated that, through the counseling provided by the service team, participants gained a deeper understanding of various coping mechanisms.
AKSI BERSIH-BERSIH PANTAI DAN SOSIALISASI PENGELOLAAN SAMPAH PLASTIK DI PANTAI MANGROVE Afwina, Rahma; Nasution, Mahliza; Hermansyah, Hermansyah; Nasution, Muhammad Muslim; Frapanti, Sri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35195

Abstract

Abstrak: Permasalahan sampah plastik di kawasan pesisir merupakan isu mendesak yang berdampak pada ekosistem laut, kesehatan masyarakat, dan daya tarik wisata. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Pantai Cemara Kembar, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan tujuan meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam pengelolaan sampah plastik berbasis partisipasi warga. Metode yang digunakan meliputi aksi bersih pantai, sosialisasi, ceramah, diskusi interaktif, dan praktik langsung dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri dari nelayan dan warga sekitar. Evaluasi dilakukan melalui observasi, wawancara, dan angket dua minggu pasca kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan kesadaran masyarakat, di mana 80% warga mulai melakukan pemilahan sampah rumah tangga, 60% memanfaatkan komposter, serta terjadi penurunan volume sampah plastik di pesisir sebesar 20% dari total 85 kg sampah yang terkumpul. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan teknis dan partisipatif mampu membangun kesadaran kolektif dan memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis komunitas.Abstract: Plastic waste in coastal areas is an urgent issue affecting marine ecosystems, public health, and tourism sustainability. This Community Service Program (PKM) was implemented at Cemara Kembar Beach, Serdang Bedagai Regency, aiming to strengthen community capacity in managing plastic waste through participatory approaches. The methods included beach clean-up, socialization, lectures, interactive discussions, and hands-on practice involving 20 participants consisting of fishermen and local residents. Evaluation was carried out through observation, interviews, and questionnaires two weeks after implementation. The results showed a significant improvement in community awareness, with 80% of residents practicing household waste separation, 60% utilizing household composters, and a 20% reduction in plastic waste volume from an initial 85 kg collected. This program demonstrates that technical and participatory approaches are effective in fostering collective awareness and strengthening community-based environmental management.
PEMBERDAYAAN UKM BERSAUDARA: MENINGKATKAN KAPASITAS PRODUKSI DAN PEMASARAN KRIPIK PARE Djata, Baltasar Taruma; Sari, Santy Permata; Leda, Helenerius Ajo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35219

Abstract

Abstrak: Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kapasitas produksi, efisiensi kerja, dan kualitas produk pada UKM Bersaudara di Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan keberdayaan UKM melalui penerapan teknologi tepat guna dan strategi pemasaran digital agar usaha menjadi lebih produktif dan berdaya saing. Kegiatan melibatkan lima (5) anggota UKM Bersaudara yang mengelola usaha keripik pare. Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi langsung dan wawancara terstruktur untuk menilai peningkatan kapasitas, efisiensi, dan konsistensi produksi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek hardskill dan softskill mitra. Kapasitas produksi meningkat ±100% (dari 10 kg menjadi 20 kg/hari), efisiensi waktu meningkat dua kali lipat (dari 1,67 kg/jam menjadi 3,33 kg/jam), dan kualitas produk meningkat 100% (skor dari 2 menjadi 4). Program ini terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas, profesionalitas, serta nilai ekonomis usaha berbasis inovasi teknologi dan pemasaran digital.Abstract: This Community Service Programme (PKM) was motivated by the low production capacity,work efficiency, and product quality of the Bersaudara SME in Paupire Village,Ende Tengah Subdistrict, Ende Regency. The objective of this activity was to increasethe empowerment of SMEs through the application of appropriate technology and digital marketing strategiesso that the business would become more productive and competitive. The activity involved five (5) members of the Bersaudara SME who manage a bitter melon chip business.The implementation method consisted of three stages, namely preparation, training, andevaluation. The evaluation was conducted using direct observation and structured interviewsto assess improvements in capacity, efficiency, and consistency ofproduction. The results showed a significant increase in the partners' hard skills and soft skills. Production capacity increased by ±100% (from 10 kg to 20kg/day), time efficiency doubled (from 1.67 kg/hour to3.33 kg/hour), and product quality increased by 100% (score from 2 to 4). This programme has proven to be effective in increasing productivity, professionalism,and the economic value of businesses based on technological innovation and digital marketing.
EDUKASI KESEHATAN PENCEGAHAN STUNTING PADA BADUTA: EFEKTIFITAS BUKU PANDUAN DALAM MENINGKATKAN PENGETAHUAN IBU Kuswanti, Febti; Sitorus, Sony Bernike Magdalena; Khuzaifah, Khuzaifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34710

Abstract

Abstrak: Berdasarkan hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI), prevalensi balita stunting di Sulawesi Tengah pada tahun 2022 sebesar 28,2%. Secara nasional, angka ini menjadikan provinsi Sulawesi Tengah berada di peringkat ke-7. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu yang memiliki bayi usia dibawah dua tahun tentang pentingnya pencegahan stunting. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah pendekatan edukatif dengan media buku panduan pencegahan stunting. Sasaran dalam pengabdian ini adalah ibu yang memiliki baduta sebanyak 32 orang yang diukur tingkat pengetahuannya dengan menggunakan kuesioner Pre-test dan post-test. Hasil dari pengabdian masyarakat ini berupa peningkatan pengetahuan ibu yang memiliki bayi umur dibawa dua tahun (Baduta) dengan rata-rata skor pengetahuan responden setelah pemberian Buku Edukasi untuk pre-test yaitu 2,50 sedangkan untuk hasil post-test mengalami peningkatan yaitu 2,84. Hasil uji paired simple T-test menunjukkan pre-test dan post-test dengan nilai p<(0,05) yaitu 0.099, artinya terdapat pengaruh yang signifikan Buku Edukasi terhadap peningkatan pengetahuan pada ibu tentang Stunting pada balita.Abstract: Based on the results of the Indonesian Nutrition Status Survey (SSGI), the prevalence of stunting among toddlers in Central Sulawesi in 2022 was 28.2%. Nationally, this figure places Central Sulawesi province in 7th place. The objective of this community service program is to increase the knowledge of mothers with infants under two years of age about the importance of stunting prevention. The method used in this program is an educational approach using a stunting prevention guidebook. The target audience for this program is 32 mothers with infants under two years of age, whose knowledge level was measured using pre-test and post-test questionnaires. The results of this community service program were an increase in the knowledge of mothers with infants under two years of age (Baduta), with an average knowledge score of 2.50 for respondents after receiving the educational book for the pre-test, while the post-test results showed an increase to 2.84. The results of the paired simple T-test showed that the pre-test and post-test had a p-value < (0.05), namely 0.099, meaning that there was a significant effect of the Educational Book on increasing mothers' knowledge about stunting in toddlers.
INOVASI TARI CATUR WANARA SEBAGAI MEDIA REGENERASI PELAKU SENI DAN EDUWISATA KANDRI Paranti, Lesa; Putri, Rimasari Pramesti; Maghfiroh, Anik; Ista, Immanuel Ananda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34299

Abstract

Abstrak: Potensi seni tari di Desa Wisata Kandri terhambat karena minimnya minat remaja dan frekuensi pentas yang hanya setahun sekali. Untuk mengatasi hal ini, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini adalah memberikan inovasi tari yang terinspirasi Legenda Goa Kreo Desa Kandri untuk mewujudkan regenerasi pelaku seni dan eduwisata Kandri. Mitra program ini adalah Karang Taruna Kandri dengan peserta adalah remaja yang mau dan mampu mengikuti program sampai akhir dan berkomitmen untuk menjadi kader pelaku seni Desa Wisata Kandri. Program ini dilaksanakan melalui tahapan pra-pelaksanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap pelaksanaan terdiri atas inovasi tari, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan. Evaluasi hasil pelatihan dilakukan dengan pengamatan di setiap sesi pelatihan dan penilaian ketrampilan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 1) sejumlah 15 peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dilihat dari partisipasi selama mengikuti program dan terdapat peningkatan keterampilan menari, merias, serta berbusana, 2) tersedia kostum dan alat make up yang memadai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, 3) terbentuk kader pelaku seni dan penanggung jawab pemeliharaan kostum. Rencana keberlanjutan program diantaranya Tari Catur Wanara secara rutin akan diajarkan kepada masyarakat Desa Kandri, dipentaskan pada hari besar dan menjadi tari penyambutan tamu bagi wisatawan.Abstract: The potential of dance in Kandri Tourism Village is hampered by the lack of interest from young people and the frequency of performances is only once a year. To overcome this, the purpose of this activity is to provide dance innovations inspired by the Legend of Goa Kreo in Kandri Village to realize the regeneration of artists and Kandri educational tourism. The partner of this program is Karang Taruna Kandri with participants being teenagers who are willing and able to follow the program until the end and are committed to becoming cadres of artists in Kandri Tourism Village. This program is implemented through pre-implementation, implementation, and evaluation stages. The implementation stage consists of dance innovation, socialization, training, and mentoring. Evaluation of training results is carried out by observing each training session and assessing skills. The results of the activity show that 1) a total of 15 participants were able to participate well in the activity as seen from their participation during the program and there was an increase in their dancing, make-up, and clothing skills, 2) adequate costumes and make-up tools are available and can be used by the community, 3) a cadre of artists and a person responsible for costume maintenance was formed. The program's sustainability plan includes the Catur Wanara Dance being taught regularly to the Kandri Village community, performed on major holidays, and being a welcoming dance for tourists.