cover
Contact Name
muhammad ikhsan
Contact Email
ichsan@uwgm.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jmm.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jalan KH. Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram - NTB
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri)
ISSN : 25988158     EISSN : 26145758     DOI : 10.31764/jmm.v4i2.1962
Core Subject : Education,
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) is a journal published by the Mathematics Education Departement of Education Faculty of Muhammadiyah University of Mataram. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) aims to disseminate the results of conceptual thinking and ideas, especially the results of educational research and technology to be realized in the community, including (1) Fields of science, applied, social, economic, cultural, health, ICT development, and administrative services, (2) Training and improvement in the results of educational, agricultural, information and communication, and religious technology (3) Teaching and empowering communities and communities of students, youth, youth and community organizations on an ongoing basis
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,084 Documents
PENGUATAN KAPASITAS PENGRAJIN BESI MELALUI EDUKASI K3 UNTUK MENGURANGI RISIKO PENYAKIT AKIBAT KERJA Sani, Andi; Padhil, Ahmad; Suwardi, Wisda Zulaeha; Sartika, Sartika; Zubair, Muh. Zul Padly; Suherdi, Suherdi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35727

Abstract

Abstrak: Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang merupakan sentra kerajinan logam tradisional yang dikenal dengan sebutan "Panre' Bessi". Dengan melibatkan 772 tenaga kerja aktif dan produksi mencapai 289.950unit alat pertanian per bulan, industri ini menghadapi permasalahan serius terkait kesehatan kerja, khususnya penyakit infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap dan debu dari proses pembakaran tradisional. Tujuan dari edukasi ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pengrajin besi tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta mengurangi angka penyakit infeksi saluran pernapasan akibat kerja.Program pengabdian masyarakat dilaksanakan melalui empat tahapan dimulai sosialisasi dengan mitra serta pemerintah setempat dilanjutkan dengan pelatihan edukasi K3 dan penggunaan APD, penerapan teknologi tungku ramah lingkungan, serta pendampingan simulasi penggunaan APD yang dihadiri 20 mitra pengrajin dan evaluasi dengan pre-posttest sebelum dan sesudah edukasi dilakukan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa program berhasil meningkatkan pengetahuan pengrajin tentang penyakit-penyakit akibat kerja dan factor risiko penyakit tersebut untuk kesehatan kerja. Adapun besar peningkatannya sebesar 28%. Edukasi K3 yang komprehensif dan penerapan teknologi tepat guna dapat mengurangi risiko penyakit infeksi saluran pernapasan pada pengrajin besi tradisional.Abstract: Massepe Village, Tellu Limpoe District, Sidenreng Rappang Regency is a center for traditional metal crafts known as "Panre' Bessi". With the involvement of 772 active workers and production reaching 289,950 units of agricultural equipment per month, this industry faces serious problems related to occupational health, especially respiratory infections due to exposure to smoke and dust from the traditional burning process. The purpose of this education is to increase the knowledge and awareness of iron craftsmen about occupational safety and health (K3) and reduce the number of respiratory infections due to work. The community service program is implemented through four stages starting from socialization with partners and the local government, followed by K3 education training and the use of PPE, the application of environmentally friendly furnace technology, and assistance with PPE use simulations attended by 20 craftsmen partners and evaluation with pre-posttests before and after the education is carried out. The results of this activity indicate that the program has succeeded in increasing the knowledge of craftsmen about occupational diseases and risk factors for these diseases for occupational health. The increase is 28%. Comprehensive K3 education and the application of appropriate technology can reduce the risk of respiratory infections in traditional iron craftsmen.
PENGGUNAAN AKUPRESURE DAN AROMATERAPI LEMON SEBAGAI TERAPI BAGI IBU HAMIL DENGAN HIPERTENSI Asrawaty, Asrawaty; Maineny, Arie; Kuswanti, Febty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34776

Abstract

Abstrak: Hipertensi dalam kehamilan merupakan kondisi serius yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin. Puskesmas Marawola di Kabupaten Sigi merupakan salah satu daerah dengan masalah hipertensi pada ibu hamil. Hipertensi dalam kehamilan dapat meningkatkan risiko komplikasi seperti preeklamsia, eklamsia, dan retardasi pertumbuhan janin yang dapat mengakibatkan cacat lahir atau kematian, serta stroke dan kerusakan organ. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam penggunaan akupresure dan aromaterapi lemon. Pengabdian masyarakat dilaksanakan di Kabupaten Sigi dengan peserta sebanyak 25 orang terdiri dari kader dan ibu hamil. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan tentang terapi akupresur dan aromaterapi lemon, serta pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan. Terdapat peningkatan pengetahuan peserta 100% setelah edukasi, keterampilan praktik akupresur dan aromaterapi lemon yang benar, serta adanya penurunan tekanan darah rata-rata pada ibu hamil dengan hipertensi ringan.Abstract: Hypertension in pregnancy is a serious condition that can endanger the health of the mother and fetus. Marawola Community Health Center in Sigi Regency is one of the areas with hypertension problems in pregnant women. Hypertension in pregnancy can increase the risk of complications such as preeclampsia, eclampsia, and fetal growth retardation which can lead to birth defects or death, as well as stroke and organ damage. Purpose of this community service to increase the knowledge and skills in the use of acupressure and lemon aromatherapy. The community service was carried out in Beka Village, Sigi Regency with 25 participants consisting of cadres and pregnant women. Evaluation was conducted through pre- and post-tests to measure increased knowledge about acupressure and lemon aromatherapy, as well as blood pressure measurements before and after the activity. There was a 100% increase in participants' knowledge after the education, and increase in the correct practice skills for acupressure and lemon aromatherapy, as well as a decrease in average blood pressure in pregnant women with mild hypertension.
MENUJU IBU HAMIL SEHAT: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN BERBASIS PANGAN LOKAL UNTUK PENCEGAHAN ANEMIA Panggabean, Hetty Wirawanti; Simbolon, Juana Linda
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34449

Abstract

Abstrak: Secara global, prevalensi anemia pada kehamilan meningkat 29,9%. Diperkirakan di dunia 41,8% ibu hamil dan 30,2% tidak hamil menderita anemia. WHO memperkirakan anemia ibu hamil 14% di negara maju dan 51% di negara berkembang. Indonesia 84,6% anemia ibu hamil umur 15-24 tahun. Desa Jamburnauli 30 ibu hamil 2 anemia. Pengabdian ini meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil tentang pangan lokal, cara memilih, mengolah pangan lokal. Metodo kegiatan Pra Kegiatan, Persiapan, Pelaksanaan tahap pertama pretest, pemeriksaan HB, penyuluhan tentang anemia dan pangan lokal, demonstrasi cara memilih, menyajikan dan mengolah. Tahap kedua pendampingan cara memilih, menyajikan dan mengolah, Evaluasi mengisi posttest. Mitra kegiatan Desa Jamburnauli Kecamatan Tarutung, responden 30 orang, evaluasi pre dan posttest. Hasil posttest peningkatan pengetahuan mayoritas berpengetahuan baik 27 orang (90%), peningkatan HB ibu hamil HB 9,8gr% menjadi 11,2gr% dan HB 10,4gr% menjadi 12,7gr%.Abstract: Globally, prevalence of anaemia in pregnancy increased by 29.9%. It is estimated that in the world 41.8% of pregnant women and 30.2% of non-pregnant women suffer from anaemia. WHO estimates that anaemia of pregnant women is 14% in developed countries and 51% in developing countries. Indonesia 84.6% of pregnant women aged 15-24 years are anaemic. Jamburnauli village 30 pregnant women 2 are anaemic. This service increases the knowledge and skills of pregnant women about local food, how to choose, process local food. Metodo activities Pre-activity, Preparation, Implementation of the first stage pretest, HB examination, counselling on anaemia and local food, demonstration of how to choose, serve and process. Second stage of assistance on how to choose, serve and process, Evaluation of filling posttest. Activity partners Jamburnauli Village Tarutung District, 30 respondents, pre and posttest evaluation. Posttest results increased knowledge of the majority of 27 people (90%), increased HB pregnant women HB 9.8gr% to 11.2gr% and HB 10.4gr% to 12.7gr%.
HABITUASI GERAKAN LITERASI-NUMERASI MELALUI PROGRAM KAMPUS MENGAJAR DI SEKOLAH DASAR Hambali, Hambali; Hariyanti, Hariyanti; Radini, Radini; Hasibuan, Hamdi Abdullah; Sari, Filma Alia; Istianah, Anif
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.33251

Abstract

Abstrak: Tim pengabdian terdiri dari peserta kampus mengajar sebanyak 5 orang mahasiswa yang berasal dari universitas Riau, universitas islam riau, dan STMIK AMIK Riau dan seorang dosen pembimbing lapangan (DPL). Adapun yang menjadi sekolah mitra dalam pengabdian ini adalah sebuah sekolah dasar di kabupaten Kampar, Riau. Pengabdian dilakukan kurang lebih selama 5 bulan. Selama masa pengabdian, habituasi gerakan literasi-numerasi dilakukan dengan berbagai kegiatan diantaranya private membaca, mading, pembuatan poster, membaca nyaring, festival literasi, kunjungan rutin antar kelas ke perpustakaan, pohon numerasi, dan media pembelajaran numerasi. Metode yang dilakukan meliputi sosialisasi dan habituasi melalui pendekatan partisipatif. Kegiatan dilakukan setiap hari dan di akhir kegiatan dilakukan evaluasi melalui pre test dan post test AKM. Hasil pretest menunjukkan presentase nilai literasi sebesar 80% dan numerasi sebesar 72%. sedangkan hasil posttest menunjukkan peningkatan pada literasi dengan presentase 85%, namun presentase numerasi mengalami penurunan menjadi 65%. Direkomendasikan agar kegiatan habituasi literasi-numerasi ini dapat terus dilanjutkan oleh pihak sekolah guna meningkatkan kecerdasan literasi numerasi peserta didik.Abstract: The community service team consisted of five campus teaching participants from the University of Riau, the Islamic University of Riau, and STMIK AMIK Riau, and a field supervisor (DPL). The partner schools in this community service were two elementary schools in Kampar Regency, Riau. The community service was carried out for approximately five months. During the community service period, habituation of the literacy-numeracy movement was carried out through various activities including private reading, wall magazines, poster making, reading aloud, literacy festivals, regular visits between classes to the library, numeracy trees, and numeracy learning media. The methods used included socialization and habituation through a participatory approach. Activities were carried out every day and at the end of the activity, an evaluation was carried out through a pre-test and post-test AKM. The pre-test results showed a literacy score of 80% and a numeracy score of 72%. While the post-test results showed an increase in literacy with a percentage of 85%, but the numeracy percentage decreased to 65%. It is recommended that this literacy-numeracy habituation activity can be continued by the school to improve the numeracy literacy intelligence of students.
PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL BERBASIS STRATEGI 7P UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING PRODUK UMKM DI KELURAHAN PEBATUAN Aisyah, Aisyah; Asmara, Diva Gusti Wira; Harahap, Fazur Rahman; Ningsih, Fitria; Powatu, Gabriella Tiurma; Salman, Khairiyansyah; Fitriani, Nur Wulan; Antika, Puan Maharani; Shaira, Raihanny Fayyaza; Putri, Sofita Maierlin; Herlon, Meki; Ridho, Zulhamid; Mustaqim, Mustaqim
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan utama kegiatan ini adalah membekali pelaku UMKM dengan keterampilan digital, khususnya dalam penggunaan platform media sosial untuk memperluas jangkauan pemasaran produk mereka. Berdasarkan hasil observasi, sebagian besar pelaku UMKM belum memahami strategi pemasaran berbasis teknologi informasi dan belum mengoptimalkan platform digital. Kegiatan ini bekerja sama dengan UPT Sentra IKM Pangan (Rumah Kemasan) dan dilaksanakan di Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim. Program ini dilaksanakan melalui pendekatan ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test, yang masing-masing terdiri atas tiga pertanyaan. Materi pelatihan mencakup pembuatan akun bisnis digital, penyusunan konten promosi, pengenalan konsep bauran pemasaran 7P, serta pemanfaatan layanan Rumah Kemasan. Temuan kegiatan ini mengindikasikan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai pengelolaan media sosial dan strategi pemasaran digital, dengan rata-rata hasil meningkat dari 25% (pre-test) menjadi 45% (post-test). Program ini tidak hanya mendukung transformasi digital UMKM lokal, tetapi juga dapat dijadikan model pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis literasi digital.Abstract: The main objective of this activity is to equip MSME actors with digital skills, particularly in the use of social media platforms to expand the reach of their product marketing. Based on observations, most MSME actors have not yet understood information technology-based marketing strategies and have not optimized digital platforms. This activity was carried out in collaboration with the UPT Sentra IKM Pangan (Rumah Kemasan) and took place at the Pebatuan Village Office, Kulim District. The program was implemented through interactive lectures, direct demonstrations, and evaluations using pre-test and post-test instruments, each consisting of three questions. The training materials covered the creation of digital business accounts, development of promotional content, introduction to the 7P marketing mix concept, and the utilization of Rumah Kemasan services. The findings indicated a significant improvement in participants’ understanding of social media management and digital marketing strategies, with the average score increasing from 25% (pre-test) to 45% (post-test). This program not only supports the digital transformation of local MSMEs but also serves as a model for community economic empowerment based on digital literacy.
PENDAMPINGAN DAN PENGEMBANGAN SISTEM FILTRASI AIR BERTINGKAT BERBASIS IOT UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN PADA KELOMPOK TANI Anggarini, Ufafa; Sukmana, Ndaru C.; Dharmawan, Yogantara S.; Rafa’il, Rafa’il; Mahendra, Achmad Raafi Ihza; Nafisah, Salwa; Sholikha, Mawadda Auliyani; Ramadhani, Amiiroh Tsaabitah; Musyarrofah, Hosniatul; Brillian, Aleigra Fathan
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35852

Abstract

Abstrak: Pencemaran air irigasi akibat limbah organik industri roti di Dusun Sanggrahan, Desa Jugo, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar, menimbulkan krisis lingkungan dan sosial-ekonomi bagi kelompok tani Bagindo Kilir. Kualitas air menurun ditandai dengan tingginya kadar Biochemical Oxygen Demand (BOD) dan Total Suspended Solid (TSS) sehingga merusak kesuburan tanah dan menyebabkan pembusukan akar padi. Untuk mengatasi hal tersebut, Program Kemitraan Masyarakat ini mengembangkan teknologi penjernih air berbasis tiga tahap utama: filtrasi, fitoremediasi, dan adsorpsi yang dilengkapi sistem kontrol dan pemantauan Internet of Things (IoT) melalui aplikasi Filterku.com. Program bertujuan meningkatkan keterampilan pengoperasian alat dan pemahaman kualitas lingkungan bagi 25 anggota Gapoktan Bagindo Kilir melalui ceramah, pelatihan partisipatif, praktik langsung, FGD, serta pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui angket, observasi, wawancara, dan analisis data sensor IoT. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan lingkungan sebesar 80%, keterampilan literasi digital dan pengoperasian alat sebesar 75%, serta peningkatan kualitas air melalui penurunan kekeruhan dan normalisasi pH secara real-time.Abstract: Water pollution in irrigation systems caused by organic waste from the bread industry in Sanggrahan Hamlet, Jugo Village, Kesamben Subdistrict, Blitar Regency, has caused an environmental and socio-economic crisis for the Bagindo Kilir farmer group. Water quality has deteriorated, as indicated by high levels of Biochemical Oxygen Demand (BOD) and Total Suspended Solids (TSS), which have damaged soil fertility and caused rice root rot. To address this issue, the Community Partnership Program has developed a three-stage water purification technology: filtration, phytoremediation, and adsorption, equipped with an Internet of Things (IoT) control and monitoring system through the Filterku.com application. The program aims to improve the operational skills and environmental awareness of 25 members of the Bagindo Kilir Farmers Group through lectures, participatory training, hands-on practice, focus group discussions, and mentoring. Evaluation is conducted through questionnaires, observations, interviews, and analysis of IoT sensor data. The results of the activities show an 80% increase in environmental knowledge, a 75% increase in digital literacy and equipment operation skills, and an improvement in water quality through a reduction in turbidity and real-time pH normalization.
PENGUATAN KAPASITAS MELALUI EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA DAN OBESITAS PADA DUTA DAN KADER PENDAMPING KAMPUNG SEHAT BEBAS ANEMIA (SAE) Apriningsih, Apriningsih; Syarifah, Ismi Farah; Anggiruling, Dwikani Oklita; Angraeni, Fitri; Sholihah, Nur; Wasir, Riswandy; Ismail, Rita; Fikri, Al Mukhlas
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35173

Abstract

Abstrak: Remaja putri rentan mengalami double malnutrition, yakni obesitas dan anemia, yang berdampak pada kesehatan reproduksi dan kualitas hidup; Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Duta SAE dan kader pendukung Kampung SAE dalam pencegahan obesitas, anemia, serta promosi kesehatan reproduksi; Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan tentang obesitas, anemia, dan kesehatan reproduksi kepada 18 peserta, dilanjutkan dengan demo dan simulasi pengolahan pangan lokal. Evaluasi efektivitas dilakukan dengan pre-test dan post-test; Terdapat peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 83,3% (15 orang) meraih nilai 100, 11,1% (2 orang) nilai 90, dan 5,6% (1 orang) nilai 80. Tidak ada nilai di bawah 80 pada post-test. Rata-rata skor meningkat dari 92,22 menjadi 97,78; nilai minimum naik dari 70 ke 80, sementara maksimum tetap 100. Hasil ini menunjukkan peningkatan hardskill peserta dalam memahami pencegahan anemia dan obesitas.Abstract: Adolescent girls are vulnerable to double malnutrition, namely obesity and anemia, which affect reproductive health and quality of life. This service aims to improve the capacity of SAE Ambassadors and SAE Village supporters in preventing obesity and anemia, as well as promoting reproductive health. The activity was carried out through counseling on obesity, anemia, and reproductive health to 18 participants, followed by demonstrations and simulations of local food processing. The effectiveness was evaluated through pre-tests and post-tests. There was an increase in the participants' knowledge. A total of 83.3% (15 people) scored 100, 11.1% (2 people) scored 90, and 5.6% (1 person) scored 80. No one scored below 80 on the post-test. The average score increased from 92.22 to 97.78; the minimum score rose from 70 to 80, while the maximum remained at 100. These results indicate an improvement in participants' hard skills in understanding the prevention of anemia and obesity.
INOVASI LONG BEAN CHOCO DARI KACANG PANJANG SEBAGAI STRATEGI PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN EKONOMI LOKAL Inayah, Astrina Nur; Muhpidah, Muhpidah; Padapi, Astrini; Mursalat, Aksal; Thamrin, Nining Triani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34636

Abstract

Abstrak: Masyarakat Desa Damai memiliki potensi pertanian melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penjualan hasil panen segar dengan nilai ekonomis rendah. Kondisi ini menuntut peningkatan kapasitas petani dalam pengolahan hasil, manajemen pascapanen, dan strategi pemasaran. Program pengabdian ini bertujuan mengembangkan inovasi pengolahan kacang panjang menjadi produk Long Bean Choco sebagai media pembelajaran kewirausahaan. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan kepada kelompok tani mitra yang beranggotakan 37 orang di Desa Damai, dengan melibatkan mahasiswa sebagai sarana pembelajaran berbasis praktik. Evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test pada aspek pengetahuan, keterampilan, sikap, dan motivasi. Hasil menunjukkan peningkatan keterampilan (43,2%), motivasi (41,8%), pengetahuan (37,3%), dan sikap (33,9%), yang membuktikan efektivitas kegiatan dalam memperkuat pemahaman sekaligus membentuk sikap positif terhadap inovasi dan pemasaran digital. Temuan ini menegaskan bahwa pendekatan integratif efektif dalam meningkatkan soft skills dan hard skills, sekaligus membuka peluang keberlanjutan melalui penguatan branding, sertifikasi produk, dan literasi digital sebagai strategi pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ekonomi lokal.Abstract: The community of Damai Village possesses abundant agricultural potential; however, its utilization remains limited to the sale of fresh produce with low economic value. This condition necessitates enhancing farmers’ capacity in product processing, post-harvest management, and marketing strategies. This community service program aimed to develop innovation by processing long beans into a product called Long Bean Choco, serving as an entrepreneurial learning medium. The implementation methods included socialization, training, and mentoring for a partner farmer group consisting of 37 members in Damai Village, with the involvement of university students as a means of practice-based learning. Evaluation employed pre-test and post-test instruments covering knowledge, skills, attitudes, and motivation. The results indicated improvements in skills (43.2%), motivation (41.8%), knowledge (37.3%), and attitudes (33.9%), demonstrating the program’s effectiveness in strengthening understanding while fostering positive attitudes toward innovation and digital marketing. These findings confirm that an integrative approach is effective in enhancing both soft skills and hard skills, while simultaneously opening opportunities for sustainability through the reinforcement of branding, product certification, and digital literacy as strategies for community empowerment and local economic development.
UPAYA EDUKASI SEBAGAI OPTIMALISASI PERAN CAREGIVER DALAM PENCEGAHAN DISABILITAS PENYINTAS STROKE Sadin, Salsabila Saufia Aura; Pristianto, Arif; Rahman, Farid
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.33683

Abstract

Abstrak: Penyakit tidak menular seperti stroke menjadi penyebab utama kecacatan dan kematian di dunia, termasuk di Indonesia. Penyintas stroke memerlukan rehabilitasi jangka panjang yang melibatkan caregiver informal, namun banyak caregiver belum memiliki pengetahuan dan keterampilan memadai. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Desa Kwaren pada 20 caregiver untuk meningkatkan kapasitas caregiver dalam merawat penyintas stroke guna mencegah disabilitas. Metode penyuluhan edukasi menggunakan modul, PPT, dan aplikasi “Distrophis” disertai pelatihan teknik rehabilitasi. Evaluasi dilakukan menggunakan sistem pre-test dan post-test untuk mengukur pengetahuan caregiver sebelum dan sesudah diberikan edukasi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan caregiver sebelum edukasi, sebanyak 65% caregiver memiliki pengetahuan kurang, sementara setelah diberi edukasi, 80% caregiver memiliki pengetahuan baik. Kesimpulannya, edukasi dan pelatihan yang sistematis mampu meningkatkan peran caregiver dalam pencegahan disabilitas pada penyintas stroke, sehingga kualitas hidup penyintas dan caregiver dapat meningkat serta pendampingan berkelanjutan dengan kader posyandu juga mendukung keberhasilan program. Program ini diharapkan menjadi model yang berkelanjutan dalam mendukung rehabilitasi stroke di komunitas.Abstract: Non-communicable diseases such as stroke are a leading cause of disability and death worldwide, including in Indonesia. Stroke survivors require long-term rehabilitation involving informal caregivers, but many caregivers lack adequate knowledge and skills. This community service activity was conducted in Kwaren Village with 20 caregivers to improve their capacity to care for stroke survivors and prevent disability. The counseling method used modules, PPT, and the "Distrophis" application, as well as training in rehabilitation techniques. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test system to measure caregivers knowledge before and after the counseling. The results showed a significant increase in caregivers' knowledge before the counseling, with 65% of caregivers having poor knowledge, while after the counseling, 80% of caregivers had good knowledge. In conclusion, systematic counseling and training can enhance the role of caregivers in preventing disability in stroke survivors, thereby improving the quality of life of both survivors and caregivers. Continuous mentoring with Posyandu cadres also supports the program's success. This program is expected to become a sustainable model for supporting stroke rehabilitation in the community.
PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LAHAN SEMPIT DAN PENANGANAN LIMBAH ORGANIK MELALUI SISTEM PERTANIAN TERPADU Ali, Dego Yusa; Rayesa, Neza Fadia; Nurtyastuti, Fenty; Istianah, Nur; Al Subhi, Alif Javier; Faiza, Naila
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i1.37053

Abstract

Abstrak: Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) di Kecamatan Lawang dilaksanakan untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pendekatan pertanian terpadu dan inovasi produk berbasis sumber daya lokal. Program ini bertujuan meningkatkan kemandirian pangan rumah tangga serta mengoptimalkan pemanfaatan limbah organik menjadi sumber daya produktif bernilai ekonomi. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan teknis dan pendampingan langsung kepada masyarakat di dua desa mitra, yaitu Desa Turirejo dan Desa Mulyoarjo, dengan total peserta sekitar 55 orang yang terdiri atas kelompok tani, perangkat desa, dan anggota PKK. Di Desa Turirejo, kegiatan difokuskan pada revitalisasi greenhouse sebagai pusat pembibitan sayuran pekarangan serta penerapan lubang biopori untuk pengolahan sampah organik menjadi kompos. Sementara itu, di Desa Mulyoarjo, kegiatan diarahkan pada produksi eco enzyme dari limbah organik rumah tangga sebagai pupuk cair alami. Hasil program menunjukkan peningkatan pemanfaatan lahan pekarangan dari 30% menjadi 55% serta peningkatan kemampuan pengolahan limbah organik hingga 70%. Program ini terbukti efektif dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan direkomendasikan untuk dikembangkan secara berkelanjutan melalui dukungan pemerintah desa.Abstract: The Mahasiswa Membangun Desa (MMD) program in Lawang District was implemented to strengthen community food security through an integrated agriculture approach and local product innovation. The program aimed to enhance household food self-sufficiency and optimize the utilization of organic waste as a productive and economically valuable resource. Activities were conducted through technical training and direct community assistance in two partner villages, Turirejo and Mulyoarjo, involving approximately 55 participants consisting of farmer groups, village officials, and PKK members. In Turirejo Village, the program focused on revitalizing a greenhouse as a center for backyard vegetable seedling production and implementing biopore holes to process organic waste into compost. Meanwhile, in Mulyoarjo Village, activities emphasized the production of eco-enzyme from household organic waste as a natural liquid fertilizer for backyard farming. The results showed an increase in backyard land utilization from 30% to 55% and an improvement in organic waste processing skills by up to 70%. These findings indicate that integrating appropriate technologies such as biopores and eco-enzyme with local food diversification effectively supports sustainable agriculture and community food security.