cover
Contact Name
Benny Hidayat, PhD
Contact Email
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bennyhidayat@ft.unand.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Rekayasa Sipil
Published by Universitas Andalas
ISSN : 18582133     EISSN : 24773484     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Jurnal Rekayasa Sipil' translated as Civil Engineering Journal, is a scholarly periodical that published by Civil Engineering Departement, Faculty of Engineering, Andalas University (Unand), Padang, West Sumatra, Indonesia. The journal, abbreviated as JRS-Unand, covers recent topics in civil engineering as stated in its focus and scope. JRS-Unand publishes 6-10 articles in each edition with 8-14 pages long for each article. One volume of JRS-Unand divided into two editions, which published in February and October each year. Articles are written in Bahasa Indonesia (Indonesian language) or can be in English.
Arjuna Subject : -
Articles 342 Documents
Kajian Kondisi Debit Das Benanain Terhadap Banjir Saat Badai Siklon Tropis Seroja Krisnayanti, Denik Sri; Bunganaen, Wilhelmus; Taopan, Angelio A
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.108-119.2024

Abstract

Banjir merupakan peristiwa alam yang sangat sering terjadi. Hal ini terjadi karena intensitas curah hujan yang meningkat dengan durasi yang panjang, adanya perubahan tata guna lahan dan perbuatan manusia yang merusak alam. Banjir bandang yang terjadi di DAS Benanain saat terjadi badai siklon tropis Seroja mengakibatkan banyak korban jiwa serta terputusnya Jembatan Benanain yang menghubungkan Kecamatan Weliman dan Kecamatan Malaka Tengah. Banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Benanain pada Daerah Aliran Sungai (DAS) Benanain yang memiliki luas DAS mencapai 3.182,59 km2. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar nilai debit di DAS Benanain saat terjadi badai siklon tropis Seroja. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hujan dari 10 stasiun hujan dengan panjang data 22 tahun mulai dari tahun 2000-2021. Metode yang digunakan dalam menghitung distribusi curah hujan yaitu metode distribusi Normal, Log Normal, Log Pearson Tipe III dan Gumbel. Untuk menghitung debit banjir menggunakan metode HSS SCS-CN. Nilai debit banjir dikalibrasi menggunakan perbandingan dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt. Aplikasi yang digunakan dalam analisis ini yaitu HEC-HMS. Hasil debit banjir diuji dengan membandingkan grafik hidrograf antara metode HSS SCS-CN dan metode HSS Snyder-Green&Ampt. Nilai debit kala ulang pada DAS Benanain metode HSS SCS-CN untuk kala ulang 100 tahun 3891,2 m3/det, kala ulang 500 tahun 4982,4 m3/det, kala ulang 1000 tahun 6063,5 m3/det. Nilai debit kala ulang dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt untuk kala ulang 100 tahun 4115,3 m3/det, kala ulang 500 tahun 4983,8 m3/det, kala ulang 1000 tahun 5832,9 m3/det. Nilai debit puncak saat Badai Siklon Tropis Seroja dengan metode HSS SCS-CN adalah 4189,7 m3/det dan dengan metode HSS Snyder-Green&Ampt  adalah 4243,1 m3/det. Debit banjir yang terjadi pada saat badai siklon tropis Seroja ini diatas debit kala ulang 100 tahun dan dibawah debit kala ulang 500 tahun. Ini menunjukkan bahwa dampak siklon tropis Seroja pada DAS Benanain memberikan debit banjir yang cukup besar pada outlet Sungai Benanain di Kabupaten Malaka. Kondisi banjir yang cukup besar ini perlu dikaji lanjut terhadap morfometri DAS dan morfologi pada Sungai Benanain
Identifikasi Mitigasi Sengketa Konstruksi: Systematic Literature Review Periode 2013-2023 Ibni, Adam; Jin, Oei Fuk
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.60-74.2024

Abstract

Sengketa konstruksi merupakan kasus terbanyak yang masuk ke ranah arbitrase atau pengadilan. Banyak penelitian yang mengungkapkan langkah mitigasi yang dapat diambil untuk mengurangi potensi terjadinya perselisihan namun masih dibatasi dengan lingkup penelitian yang berfokus pada satu aspek saja. Studi ini bertujuan untuk melakukan review literatur secara mendalam untuk mendapatkan langkah-langkah mitigasi sengketa konstruksi yang komprehensif. Metode yang digunakan adalah systematic literature review pada jurnal terindeks Scopus dengan tingkat kuartil 1 dan 2 dalam rentang 2013 sampai dengan 2023 serta dilanjutkan dengan analisis secara visual menggunakan program VOSviewer untuk mendapatkan mitigasi sengketa yang paling banyak direkomendasikan. Mitigasi sengketa konstruksi yang dihasilkan dapat dikelompokan berdasarkan kategori sengketa yang terdiri dari “administrasi kontrak”, “desain”, “dokumen kontrak”, “eksternal”, “kompetensi”, “kontraktor”, “pemilik proyek”, “perilaku”, “perubahan pekerjaan”, “tender”, dan “proyek”. Mitigasi sengketa yang paling banyak direkomendasikan adalah kategori dokumen kontrak yang meliputi penggunaan standar dokumen kontrak, dokumen kontrak yang lengkap serta dokumen kontrak yang jelas. Penelitian ini dapat menjadi acuan referensi ilmu pengetahuan bagi akademisi maupun pelaku konstruksi terkait faktor-faktor penyebab sengketa konstruksi serta langkah-langkah mitigasi yang dapat diterapkan.
Efektivitas Kolam Retensi Untuk Pengendalian Banjir di Ruas Jalan Dr. Moh. Hatta Sukamanah Kota Tasikmalaya Irawan, Pengki; Handiman, Iman; Sari, Novia Komala; Nurrahma, Fardha Awalia; Herianto, Herianto; Setiawan, Junaedi; Hidayat, Asep Kurnia
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.120-135.2024

Abstract

Banjir menjadi permasalahan yang sering terjadi ketika musim hujan. Banjir juga terjadi di Kota Tasikmalaya yaitu di Jalan Dr. Moh Hatta Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya. Banjir tersebut disebabkan oleh overflow dari saluran sekunder Daerah Irigasi (DI) Citanduy, yaitu saluran Cisalim. Saluran yang harusnya berfungsi sebagai saluran irigasi juga harus menampung limpasan air hujan serta buangan limbah rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi overflow saluran Cisalim dengan membuat 2 (dua) kolam retensi dan diuji efektivitasnya dalam menurunkan banjir.  Data curah hujan didapatkan dari Pos Curah Hujan (PCH) di sekita lokasi, hujan wilayah menggunakan metode Poligon Thiessen, kemudian dilakukan analisis frekuensi hingga dihasilkan intensitas hujan rencana, yaitu Periode Ulang Hujan (PUH) 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun. Daerah Tangkapan Air (DTA) dimodelkan dengan membuat streamflow pada software Geographic Information System (GIS). Parameter DTA seperti nilai luas, kemiringan lahan, koefisien limpasan, kekasaran permukaan lahan, panjang lintasan air disesuaikan dengan kondisi lahan. Data saluran didapatkan dari pengukuran langsung ke lapangan menggunakan alat ukur Theodolit. Data parameter DTA dan saluran kemudian diinputkan ke software Environment Protection Agency Storm Water Management Model (EPA SWMM) untuk disimulasikan. Simulasi menggunakan 2 (dua) skenario, yaitu kondisi saluran eksisting dan membuatkan kolam retensi di hulu saluran yang overflow. Hasil analisis terdapat 50 DTA dalam sistem saluran Cisalim. Intensitas hujan selama 24 jam dengan PUH 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun, dan 25 tahun secara berturut-turut adalah 152 mm, 193 mm, 216 mm, dan 242 mm, kemudian intensitas hujan tsb disimulasikan dengan durasi 6 jam. Hasil simulasi menunjukkan saluran cukup aman pada PUH 2 tahun, sementara pada PUH 5 sampai 25 tahun menunjukkan overflow pada saluran Con 9 dan Con 10. Kapasitas saluran tersebut sebesar 8.7 m3/det, sedangkan debit pada PUH 5, 10, dan 25 tahun sebesar 9.7 m3/det (111% dari kapasitas), 10.9 m3/det (124% dari kapasitas), dan 12.2 m3/det (139% dari kapasitas). Simulasi dengan penambahan kolam retensi ukuran 9255 m2 dan 6422 m2 dengan kedalaman kolam 2 m, mampu mereduksi debit puncak banjir. Hasil simulasi pada saluran Con. 10 kolam retensi mampu mereduksi banjir dari 139 % menjadi 56%, sedangkan pada saluran Cisalim sebesar 59% menggunakan PUH 25 tahun. Sebagai upaya kemanan agar tidak terjadi overtopping, masing – masing kolam retensi lengkapi dengan pompa.
Evaluasi Kinerja Bus Trans Jateng Pada Rute Purworejo – Magelang Muflikhah, Ika Annisa'ul; Puspitasari, Evi; Firmansyah, Dedy
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 2 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.2.75-82.2024

Abstract

Pengoperasian bus Trans Jateng rute Purworejo – Magelang merupakan upaya pemerintah dalam mendukung pariwisata pada Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Candi Borobudur serta proses mobilitas masyarakatnya. Namun, dalam pelaksanaan operasional dan fasilitasnya bus Trans Jateng rute Purworejo - Magelang masih dalam kondisi yang kurang memadai serta headway setiap bus cukup lama sehingga mengakibatkan lamanya waktu tunggu bagi penumpang bus Trans Jateng. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja serta menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap kinerja bus Trans Jateng rute Purworejo – Magelang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis kuantitatif. Analisis dilakukan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor SK.687/AJ.206/DRJD/2002, dan metode Customer Satisfaction Index (CSI) untuk menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa. Berdasarkan hasil analisis, terdapat beberapa indikator yang belum memenuhi standar, seperti faktor muat, waktu antara, waktu tunggu, dan jarak antar halte. Berdasarkan hasil perhitungan metode CSI adalah sebesar 82,293% dengan kriteria sangat puas. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, perlu dilakukan peningkatan pembangunan sarana dan prasarana yang berkelanjutan guna meningkatkan branding bus Trans Jateng kepada masyarakat.
Pemilihan Bangunan Pelindung terhadap Bencana Hidrometri Basah dalam Rekayasa Sumberdaya Air Mera, Mas; Yuhendra, Rahmad; Wahyudi, Reski; Wilman, Wilman; Putra, Rifky
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.%p.2024

Abstract

Inaccuracy in selecting the type of water resources structures as protection structures against wet hydrometric disasters means that the effects of the disaster are not reduced significantly. This situation gets worse if the placement of the protection structures is not correct. This research focuses on selecting the type and location of protection structures against wet hydrometric disasters in water resources engineering so that they work optimally. This optimization is carried out by maximizing the function of the structures as protector against hydrometric disasters, and minimizing new disasters that may arise due to the presence of these protection structures. The first stage is to identify the behavior and to predict the characteristics of water at location of the wet hydrometric disaster and its surroundings. This is done by analyzing video and aerial photos in several circumstances. The next stage is to select the appropriate type of protection structures. The final stage is to determine the location and dimensions of the protection structures with the consideration that new disasters that may arise due to the presence of the protection structures must be relatively small. Another consideration for determining the dimensions of a structure is the characteristics of the water. Determination of the location and dimensions of the protection structures are carried out using theoretical simulations. The results of research in the field show that protection structures work optimally and with relatively small dimensions and numbers, and is in accordance with theoretical estimates.
PENGARUH PEMASANGAN PEMBATAS JALAN TERHADAP LALU LINTAS (Studi kasus: Simpang Anduring Kota Padang) Gunawan, Hendra; Kurniati, Titi; Adilla, Mutiara
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.199-208.2024

Abstract

Simpang Anduring merupakansimpang tiga lengan yang menghubungkan jalan Dr. Moh. Hatta-Jalan Andalas-Jalan M. Yunus. Pengaturan Simpang Anduring tanpa Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL), sehingga kendaraan yang bertukar arah akan menyebabkan terjadinya konflik. Walaupun konflik yang terjadi tergolong tidak serius tetapi kemacetan yang sering terjadi perlu mendapatkan penanganan Rekayasa Lalu Lintas. Tindakan yang dilakukan adalah memasang pembatas jalan. Tujuan penelitian ini untuk menentukan pengaruh pemasangan pembatas jalan ditinjau dari volume dan kecepatan kendaraan di persimpangan, serta mengetahui persentase penggunaan putaran balik sebagai dampak dipasangnya pembatas jalan. Data lalu lintas berupa volume dan kecepatan kendaraan dikumpulkan melalui video udara (drone). Uji hipotesis rata-rata dua populasi dilakukan untuk menentukan pengaruh pemasangan pembatas jalan. Pemasangan pembatas jalan berpengaruh pada volume lalu lintas secara signifikan pada α=0,05 untuk pergerakan lalu lintas jalan Andalas menuju jalan M. Yunus dan jalan Andalas menuju jalan Moh. Hatta.Pemasangan pembatas jalan berpengaruh secara signifikan pada α=0,05 untuk kecepatan rerata arah dari jalan Moh. Hatta ke jalan Andalas dan dari jalan M. Yunus ke jalan Moh. Hatta pada pagi hari, sedangkan pada waktu sore hari, tidak berpengaruh secara signifikan. Hal ini disebabkan tingginya hambatan samping pada waktu tersebut.
Analisis Numerik Pengaruh Efek Rangkak terhadap Respon Penurunan Fondasi Tiang Helikal HR, Bella Aprilia; Satibi, Syawal; Fatnanta, Ferry
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.157-166.2024

Abstract

Tanah gambut merupakan tanah dengan kadar air serta kadar organik yang tinggi. Hal ini menyebabkan tanah gambut memiliki tingkat kompresibilitas dan penurunan yang tinggi serta daya dukung yang rendah. Atas dasar permasalahan itulah, timbul alternatif untuk menggunakan tiang helikal yang dapat meningkatkan nilai daya dukung tanah gambut. ini. Selain itu, tanah akan selalu mengalami tahapan rangkak yang jika berlangsung dalam waktu lama akan memiliki nilai penurunan yang signifikan dan menjadi berbahaya jika tidak diperhitungkan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh parameter rangkak (creep) terhadap penurunan tanah dan pola keruntuhannya. Penelitian dilakukan dengan memodelkan tiang helikal dan tanah gambut menggunakan aplikasi PLAXIS 2D dengan menggunakan model material Soft Soil Creep dan Soft Soil. Pemodelan tersebuat dimodifikasi dengan pemberian variasi parameter indeks rangkak/creep index (Cα) yang berbeda, mulai dari Cc/30 hingga Cc/10. Hasil pemodelan dengan menggunakan parameter indeks rangkak yang berbeda menunjukkan nilai penurunan yang semakin besar seiring dengan nilai indeks rangkak yang meningkat. Efek rangkak sendiri akan terlihat jelas mulai dari simulasi konsolidasi 1 tahun hingga 10 tahun. Hal ini disimpulkan setelah membandingkan pemodelan dengan model menggunakan material Soft Soil Creep dengan Soft Soil, dimana terlihat penurunan akan terus berlangsung setelah konsolidasi 1 tahun pada material tanah Soft Soil Creep yang menggunakan parameter Cα, sementara pada material tanah Soft Soil penurunan sudah tidak berlangsung lagi setelah 1 tahun konsolidasi.
STUDI PENYEBAB KERUSAKAN JALAN DITINJAU DARI PERFORMA SUBGRADE, STUDI KASUS: JALAN TERUSAN RYACUDU, LAMPUNG SELATAN Syuhada, Syahidus; Yulianto, Andry; Prayogi, Galih Rio; Yuliet, Rina
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.209-216.2024

Abstract

Ruas Jalan Terusan Ryacudu merupakan jalur akses tol dari kota Bandar Lampung. Banyak kendaraan yang melintas pada jalan tersebut. Kendaraan yang melintas mulai dari kendaraan kecil hingga kendaraan bermuatan berat. Jalan akses tol ini sering kali mengalami kerusakan, sehingga mengganggu kenyamanan dan menimbulkan kecelakaan. Kondisi topografi, kondisi tanah, kondisi material, kelas jalan, material perkerasan, mutu konstruksi, beban kendaraan dan masalah drainase merupakan faktor penyebab kerusakan jalan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan jalan yang dapat ditinjau dari nilai kuat geser tanah California Bearing Ratio (CBR), topografi serta data pendukung lainnya. Uji CBR dilakukan dengan menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) dengan konus 60o. Dari hasil pengujian DCP didapatkan nilai CBR yang rendah pada lapisan tanah yang relatif tebal sehingga menyebabkan tanah dasar turun saat dikenakan beban. Pada posisi melintang jalan, badan jalan berada sedikit di bawah elevasi bahu jalan, menyebabkan aliran air terhalang sehingga tanah dasar (subgrade) menjadi jenuh air (saturasi). Dari hasil uji Flat Base Electrical Resistivity (FBER) didapatkan litologi di bawah permukaan jalan yang rusak memiliki nilai resistivitas yang cukup rendah. Nilai resistivitas yang rendah menandai adanya saturasi yang cukup besar pada daerah itu. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan penanganan elevasi pada badan jalan sehingga penjenuhan akibat pengaruh topografi dapat dihindari dan mencegah penurunan nilai CBR subgrade jalan.
MIX DESIGN DAN KARAKTERISTIK TEKNIS SCC MENGGUNAKAN HIGH VOLUME FLY ASH SEBAGAI PENGGANTI SEMEN Morib, Margeritha Agustina; Ariyani, Ninik; Telaumbanua, Anugrah Jaya; Zebua, Yosua Emmanuel
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.%p.2024

Abstract

Self Compacted Concrete (SCC) mudah mengalir, mengisi ruang cetakan dan melewati tulangan tanpa pemadatan tanpa segregasi. Untuk mengalirkan agregat kasar diperlukan campuran mortar yang sangat homogen dan mudah mengalir. Penggunaan fly ash dipilih karena butirannya lebih halus dari semen untuk meningkatkan rentang gradasi butiran sehingga beton semakin padat.  Mix design SCC pada penelitian ini dilakukan secara bertahap yaitu merancang campuran pasta, merancang mortar dan merancang SCC. Water powder ratio (w/p=0,35), menggunakan pasir Kali Kuning Yogyakarta bergradasi agak kasar. Mix design dihitung untuk 1 m3 SCC.. Komposisi fly ash adalah 0%, 30%, 35%, 40%, 45%, 50%. Komposisi SP direncanakan menggunakan PC-FA40 sebagai rata-rata substitusi partial semen dengan fly ash dengan variasi 1,2%, 1,4%, 1.6%, 1,8%, 2%. Pengujian flow mortar menggunakan electric flow table dan kuat tekan umur 3 dan 28 hari diperoleh dari uji kubus mortar berukuran 5cm x 5 cm x 5cm. Karakteristik reologi SCC diukur menggunakan slump flow, V-funnel, L-box dan segregation resistance set sesuai EFNARC 2005. Karakteristik beton keras meliputi kuat tekan, kuat tarik belah dan modulus elastisitas diperoleh berdasarkan hasil uji tekan benda uji silinder pada umur 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar optimum superplasticizer pada mortar adalah 1,8%, menghasilkan flow mortar sebesar 252,73 mm dan kuat tekan umur 28 hari sebesar 47,09 MPa. Kadar optimum fly ash pada mortar adalah 50% dari semen, menghasilkan flow mortar sebesar 300,35 mm dan kuat tekan umur 28 hari sebesar 49,77 MPa. Pada mortar umur 3 hari pengaruh semen terhadap kuat tekan mortar lebih dominan sedangkan pada umur 28 hari pengaruh fly ash yang lebih dominan. Reaksi fly ash lebih lambat dari pada semen. Tidak semua mix design yang dirancang memenuhi kriteria SCC terutama kemampuan beton melewati tulangan. Mix design PC-FA30 menghasilkan kuat tekan tertinggi sebesar 34,88 Mpa. Kuat tarik belah tertinggi sebesar 8,69 Mpa pada PC-FA50. Modulus elastisitas tertinggi pada PC-FA0 sebesar 17893,94 Mpa. Penambahan fly ash sebagai pengganti sebagian semen meningkatkan kuat tekan, tetapi modulus elastis terus mengalami penurunan.
PENGARUH PENGGUNAAN SERBUK BATA MERAH RECYCLING SEBAGAI FILLER SUBSTITUSI TERHADAP KINERJA CAMPURAN AC-WC Archenita, Dwina; Satwarnirat, Satwarnirat; Maliar, Saryeni; Trifani, Sonia; Fahmi, Muhamad
Jurnal Rekayasa Sipil Vol 20, No 3 (2024)
Publisher : Civil Engineering Departement, Andalas University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jrs.20.3.182-189.2024

Abstract

Filler merupakan salah satu material penyusun campuran beraspal, yang biasanya diperoleh dari abu batu yang ketersediaannya semakin sulit dirasakan dalam pelaksanaan di lapangan. Oleh karena itu dalam menjamin kelancaran pelaksanaan di lapangan diteliti berbagai material alternatif yang memiliki sifat dan ukuran yang memenuhi spesifikasi sebagai filler. Salah satu material yang memungkinkan adalah serbuk bata merah recycling (SBR). SBR merupakan material limbah bongkaran konstruksi yang belum termanfaatkan secara optimal.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja campuran AC-WC menggunakan SBR sebagai material substitusi filler dengan Metoda Percentage Refusal Density (PRD). Dengan melakukan pengujian Metoda PRD ini dimaksudkan untuk mengatasi keterbatasan metoda Marshall yang belum cukup untuk menjamin kinerja campuran beraspal yang digunakan untuk lalu lintas berat dan padat dengan suhu tinggi. Aspal yang digunakan adalah aspal pen 60/70, dengan variasi SBR adalah SBR-0%, SBR-5%, SBR-10%, dan SBR-15%. Pengujian PRD dilakukan dengan penumbukan sebanyak 2 x 400 tumbukan dengan acuan kadar aspal pada kondisi rongga dalam campuran (VIM) sebesar 6%.Penelitian ini menunjukkan bahwa kinerja PRD dari campuran memberikan nilai VIM refusal yang meningkat dengan substitusi SBR 5% yaitu sebesar 3,11%. Penambahan substitusi selanjutnya yaitu 10% dan 15% menunjukkan penurunan nilai VIM refusal berturut-turut 2,47% dan 2,78%.