cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 26,490 Documents
Peran Seorang Pelatih dalam Melatih Renang Anak Usia Dini Sembiring, Alvaro Alexander; Sitorus, Nico Tantowi; Manulang, Ade Surya; Silalahi, Shofia Febriani; Siagian, Rico Marusaha; Akhmad, Imran; Lubis, Amirsyah Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolak Ukur seorang anak usia dini yaitu rasa penasaran terhadap hal-hal baru yang mereka dapat. Renang merupakan salah satu Olahraga permainan yang membuat anak menjadi bugar karena berada didalam air. Mempromosikan olahraga renang kepada masyarakat, termasuk terhadap anak usia dini, memerlukan perhatian yang serius. Sebab olahraga renang tidak hanya berbicara tentang kegiatan pengembangan kebugaran jasmani yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan motorik tetapi juga berkaitan dengan penguatan jati diri bangsa di era globalisasi ini. Seorang pelatih juga sangat diperhatikan dalam hal ini. Pelatih yang professional dan memang sudah berpengalaman dalam mengajari anak-anak merupakan suatu kunci agar dapat melatih renang pada anak usia dini. Tujuan pertama dan utama dalam renang anak usia dini agar anak tersebut bisa bugar dan tidak takut air serta dapat menyesuaikan agar hidungnya tidak kemasukan air.
Urgensi Sosiologi Pendidikan dalam Pembentukan Karakter Siswa di Sekolah Sitorus, Nurul Hafizhah Salsabila; Anwar, Syuhaila; Ray, Predy Adi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan lembaga sosial yang mempunyai kewajiban untuk menyajikan sumber daya manusia yang unggul dan mampu bersaing dengan masyarakat lainnya. Pengajaran sosiologi dapat dijadikan sarana untuk membentuk karakter masa kini. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pentingnya pembelajaran sosiologi dalam membangun nilai-nilai kepribadian pada peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, jenis penelitiannya adalah tinjauan pustaka. Materi yang digunakan dalam penelitian ini meliputi sejumlah sumber dasar yang relevan dengan pengembangan nilai-nilai karakter siswa pada pembelajaran sosiologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya yang dapat digunakan untuk meningkatkan karakteristik siswa dalam menerapkan kedisiplinan, kreativitas dan kemampuan komunikasi di kelas adalah metode role-playing, metode ini merupakan cara penyajian dokumen atau mata pelajaran masing-masing. mempertunjukkan, mendemonstrasikan, atau mendemonstrasikan suatu keadaan atau peristiwa yang dialami orang, cara atau tingkah lakunya dalam hubungan sosial, dan adaptasinya terhadap lingkungannya.
Pendidikan Moral Kebangsaan dalam Tafsir Al-Mishbah Mukti, Suheri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan agar mengetahui bagaimana pendidikan moral kebangsaan dalam Tafsir Al-Misbah. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif , Adapun teknik pengumpulan data penelitian ini diambil dari sumber data, peneliti menggunakan dokumentasi, maka dokumen atau catatanlah yang menjadi sumber data, wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka disimpulkan bahwa Pendidikan moral kebangsaan dalam penelitian ini adalah moral kebangsaan Indonesia yang mengacu kepada nilai-nilai dan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Pancasila. Pendidikan moral  kebangsaan dalam tafsir Al-Mishbah berupaya menanamkan sikap-sikap etik dan moral sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ini terwujud dalam pengamalan sikap religius, toleransi, demokratis, semangat kebangsaan, cinta tanah air, cinta damai, peduli lingkungan, solidaritas sosial, gerakan sosial, loyalitas terhadap agama dan negara. Atas dasar penghayatan nilai-nilai di atas, suatu bangsa menurut Quraish Shihab dapat diukur melalui karakternya. Ini dilakukan sebagai basis awal penguatan nation dan character building. Membangun kembali karakter dan moralitas bangsa, menurutnya dapat memperkuat ingatan akan nilai-nilai luhur yang telah disepakati bersama dan yang menjadi landasan pembentukan bangsa, yang dalam hal ini adalah Pancasila.  Tawaran Quraish Shihab agar pendidikan moral kebangsaan dapat terealisir dengan baik, maka pembentukan karakter itu harus dimulai dari pertama: olah jiwa, olah jiwa ini harus bisa mengantarkannya pada tingkat kesadaran bahwa yang belum atau tidak diketahuinya masih jauh lebih banyak ketimbang apa yang sudah diketahui. Kedua: pembiasaan, pembiasaan dapat dilakukan melalui lembaga pendidikan dalam banyak hal, seperti, disiplin waktu, pakaian dan pergaulan. Ketiga, keteladanan, nilai ini diperlukan karena acapkali nilai moral yang bersifat abstrak itu tidak dipahami manfaat dan keindahannya oleh banyak orang. Dan keempat  lingkungan yang sehat, yang berpengaruh besar bagi pembentukan watak. Pembiasaan yang terjadi dalam masyarakat telah menciptakan dorongan bagi lahirnya karakter yang tidak sejalan dengan jati diri warga bangsa sebagai bangsa yang religius dan dan berfalsafah Pancasila.
Perkembangan Fisik, Intelektuan, Emosi, Sosial dan Moral pada Anak Usia 8 Tahun Ardiansyah, Rendy; Kurniasih, Lili; Maharani, Dhini; Lubis, Nur Sakinah; Pebri, Mitta; Lubis, Ramadhan
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anak merupakan harta yang paling berharga bagi setiap orangtua. Kehadiranya membawa kebahagiaan bagi keluarga. Oleh karena itu setiap orang tua tidak ingin kehilangan momen bersama anaknya walaupun hanya satu detik. Orang tua harus memperhatikan pertumbuh kembangan anak dalam segala aspek, baik itu emosinya, intelektualnya maupun sosialnya.Di zaman sekarang banyak orangtua yang mengabaikan pertumbuh-kembangan anaknya. Sehingga si anak tumbuh tanpa pantauan dar orangtua. Artikel ini dibuat untuk menyadarkan orangtua betapa banyaknya pertumbuhan dan perkembangan si anak di usia delapan tahun. Mulai dari perkembangan intelektualnya, emosinya, fisiknya dan lain-lain. Dalam artikel ini kami mengambil sampel seorang anak perempuan yang berumur delapan tahun. Dan metode yang digunakan yaitu metode wawancara.
Mengubah Generalisasi dalam Pemahaman Anak SD Syafruddin, Syafruddin; Maknun, Nurmiftuhatul; Oktafiani, Dewi; Nisah, Nadiatun
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pendidikan adalah untuk menciptakan lingkungan dan proses belajar baru yang akan membantu siswa mencapai potensi penuh mereka. Pendidikan memerlukan upaya sadar untuk menciptakan lingkungan dan prosedur belajar yang tidak terduga yang akan memungkinkan siswa mencapai potensi penuh mereka. Pendidikan harus tersedia bagi semua individu dan mereka dapat belajar. Perubahan perilaku itulah yang kita sebut pembelajaran. Beberapa artikel penelitian yang diterbitkan menyediakan data sekunder untuk informasi yang digunakan dalam tinjauan literatur ini. Penulis membatasi komponen waktu penerbitan artikelnya dari tahun 2010 hingga 2024 menjadi 14 tahun terakhir untuk mencari hal baru. Data sekunder diperoleh dengan menelaah berbagai artikel baik dari sumber dalam maupun luar negeri. Penggunaan generalisasi empiris merupakan hal yang lumrah dalam situasi sehari-hari. Proses menarik kesimpulan empiris tentang suatu fenomena menghasilkan generalisasi. Dengan memeriksa subjek yang berbeda dan mendapatkan kesamaannya, tugas ini menjadi lebih mudah. Guru dapat menggunakan contoh positif dan negatif untuk membantu siswa memahami konsep dan generalisasi yang diajarkan. Contoh positif dapat membantu siswa memahami karakteristik dari suatu konsep, sedangkan contoh negatif dapat membantu siswa memahami absensinya karakteristik yang membedakannya.generalisasi penting untuk dimiliki siswa karena memungkinkan mereka untuk mengembangkan kemampuan sosial yang sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Guru harus mampu menjelaskan bahwa siswa dalam kelas membawa nilai yang beragam sesuai dengan latar belakang keluarga, agama, atau budaya.
Studi Literatur tentang Kompetensi Profesional Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Nisa, Nurul; Shiddiqy, Ahmad Rifqy Ash; Damayanti, Gina; Apriyanti, Dini; Widiarti, Risqi; SK, Neng Satryani; Zulfa, Sufina Siti; S, Yayang Banita
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan kompetensi profesional guru Bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur. Data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder yang berupa hasil-hasil penelitian seperti buku, jurnal, artikel dan sumber lain yang relevan. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis data analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwasannya kompetensi profesional guru Bahasa Indonesia memiliki peran penting pada pencapaian pengetahuan siswa pada pembelajaran Bahasa Indonesia melalui teknologi informasi dan komunikasi. Peningkatan kompetensi penting menjadi perhatian serius karena dapat memberi sumbangan yang besar terhadap perkembangan siswa baik itu dari penguasaan guru terhadap materi, teknik komunikasi, teknik pembelajaran, serta kepribadiannya. Kompetensi guru perlu dikembangkan dan diperhatikan khususnya dalam bidang sastra Indonesia dengan menanamkan minat baca atau literasi sehingga akan mudah untuk mewujudkan keinginan dalam mencapai kualitas pendidikan yang baik.
Implementasi Manajemen Security dalam Mencegah Terjadinya Konflik Antar Narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Oheiner, Enellis Moretha; Damayanti, Virly; Ahmad, Fadhli; Sitorus, Natasia Dewi; Iskandar, Octo
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan utuk mengetahui empat hal, diantaranya yaitu pertama faktor yang menyebabkan terjadinya konflik antar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, kedua implementasi manajemen security dalam mencegah terjadinya konflik antar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan, ketiga faktor yang menjadi penghambat dalam implementasi manajemen security di Lembaga Pemasyarakatandan keempat upaya dalam mengatasi hambatan implementasi manejemen security di Rutan dan Lapas yang ada di Indonesia. Hasil penelitian ini mengungkapkan implementasi manajemen security dalam mencegah terjadinya konflik antar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Indonesia sudah dilakukan dengan baik .Implementasi Manajemen Security di Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Indonesia dapat dilakukan dengan cara yaitu dengan cara Manajemen Security secara Preventif dan Manajemen Security secara Represif. Manajemen Security secara Preventif dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu antara lain:memberikan program kunjungan (Bezoek), program penempatan narapidan, pemberian Remisi dan program perawatan.Kemudian jika Manajemen Security secara Represif dapat di lakukan dengan cara yaitu antara lain:kualitas SDM para pegawai pemasyarakatan,sarana dan prasarana yang memadai dan dengan Kerjasama dengan aparat penegak hukum lainya.
Iklim Organisasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat Ilhamdi, Ferbi; Ermita, Ermita; Anisah, Anisah; Afriansyah, Hade
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pengamatan penulis selama melaksanakan Praktek Lapangan Manajemen Pendidikan di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat, yang menunjukkan bahwa iklim organisasi di Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat masih kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan  Iklim Organisasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat yang dilihat dari dimensi hubungan, dimensi pertumbuhan/perkembangan pribadi dan dimensi perubahan/perbaikan sistem. Jenis Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif.  Populasi dari penelitian ini adalah seluruh pegawai yang berjumlah 189 orang. Sampel penelitian ditentukam dengan menggunakan teknik stratified proporsional random sampling, sehingga sampel penelitian ini berjumlah 76 orang pegawai. Instrumen yang digunakan adalah angket dalam bentuk skala Likert yang sudah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukan bahwa Iklim Organisasi Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat secara umum sudah terlaksana dengan kondusif yang dilihat dari dimensi hubungan, dimensi pertumbuhan/perkembangan pribadi dan dimensi perubahan /perbaikan sistem.
Manfaat Sumber Belajar IPS pada Siswa SD Syafruddin, Syafruddin; Ramadhan, Muhammad Rohim; Pratiwi, Hatirah Putri; Nurmala, Nurmala; Alwi, Alwi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Belajar dapat menghasilkan perubahan perilaku yang diinginkan melalui proses pendidikan. Teknik untuk meningkatkan pemanfaatan sumber daya dan mencapai keunggulan kelas. Pengalaman pembicara di sekolah terbatas jika kita memandang fase pembelajaran sebagai suatu kemajuan dalam bidang percakapan. Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan salah satu nama mata pelajaran yang diajarkan di sekolah dasar dan menengah. Mata pelajaran yang disebut Ilmu Sosial yang mengintegrasikan ilmu-ilmu sosial seperti sejarah, geografi dan ekonomi disebut sebagai "Ilmu Sosial" Perencanaan yang sistematis diperlukan untuk semua tahapan proses pengajaran. IPS merupakan tujuan khusus karena penekanan pada unsur pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional melalui pembelajaran materi IPS secara sistematis. Metode deskripsi kualitatif digunakan oleh penulis dalam penelitian ini, yang didasarkan pada dokumen-dokumen terkait dari majalah dan buku. Metode, strategi, dan sistem pembelajaran IPS yang sesuai untuk siswa SD menjadi dasar dari hasil yang diperoleh.
Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemahaman Konsep pada Materi Relasi dan Fungsi Siswa Kelas IX di SMP Negeri 2 Siak Hulu Afifah, Mutiara Nur; Ellahi, Nurnasyila Karania; Saharani, Nurlaila; Frianty, Nova; Fadillah, Raisani; Adny, Raudatul; Nadra, Resi; Fitri, Rosari; Yolanda, Fitriana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemahaman konsep pada pelajaran matematika mampu membantu siswa untuk menyelesaikan soal matematika dengan baik dan benar. Akan tetapi, banyak siswa mengalami kesulitan menyelesaikan soal karena tidak paham terhadap konsep yang dipelajari, salah satunya pada materi relasi dan fungsi. Berdasarkan pernyataan yang telah diberikan, peneliti ingin melakukan sebuah penelitian terkait dengan analisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsi berbasis kecakapan komunikasi matematis siswa kelas IX SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa dalam menyelesaikan soal relasi dan fungsi. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan jenis literature review. Kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh siswa dalam penelitian antara lain kesalahan konsep, dimana kesalahan konsep disebabkan karena siswa tidak membaca soal dengan baik. Akibatnya, siswa tidak menyelesaikan masalah sesuai dengan permintaan soal. Hasil penelitian ini adalah siswa paling banyak melakukan kesalahan Konsep, dimana kesalahan pada kesalahan ini, siswa tidak memahami maksud soal dengan baik sehingga menyebabkan kekeliruan dalam pengerjaan soal maupun dalam penulisan jawaban. Pada kesalahan prosedur, siswa masih belum mampu menyusun kalimat- kalimat dalam jawaban dengan tepat dan benar. Sedangkan pada kesalahan teknik atau kesalahan dalam pemahaman teknis soal dan materi berupa simbol, siswa melakukan paling sedikit kesalahan dalam menuliskan kesimpulan jawaban berupa istilah soal dalam matematika.