JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,715 Documents
Problematika Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di SDN Jatisari Kota Semarang
Alfazuri, Nafisa;
Maharani, Sintia;
Erlita, Sabrina;
Pratiwi, Indivara;
Amalia, Ashrifa Nur;
Setiawan, Deni
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28553
Pendidikan inklusi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam penerapannya di sekolah dasar. Salah satunya adalah permasalahan yang terjadi di SDN Jatisari Kota Semarang, di mana implementasi pendidikan inklusi belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan siswa berkebutuhan khusus. Latar belakang penelitian ini berfokus pada masalah yang muncul akibat kurikulum yang diterapkan tidak dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan siswa inklusi di SDN Jatisari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kondisi pelaksanaan pendidikan inklusi di SDN Jatisari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan guru, kepala sekolah, dan observasi langsung di kelas. Pada penelitian ini populasi yang diambil adalah siswa kelas 1 dan kelas 4 SDN Jatisari yang berjumlah 170 siswa dan sampel yang peneliti ambil adalah 3 siswa dari kelas 1C, 4A, dan 4C. Uji keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber yaitu dengan membandingkan data hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum yang diterapkan di SDN Jatisari tidak berbeda dengan kurikulum yang digunakan untuk siswa reguler. Tidak ada penyesuaian atau modifikasi dalam silabus atau metode pembelajaran yang dapat mengakomodasi kebutuhan khusus siswa inklusi. Pendekatan pembelajaran yang digunakan lebih bersifat individual namun tidak cukup untuk memenuhi hak belajar siswa berkebutuhan khusus. Siswa tersebut sering mengalami kesulitan dalam mengikuti pelajaran secara optimal karena kurangnya fleksibilitas dalam kurikulum dan metode yang digunakan. Kesimpulannya, SDN Jatisari perlu melakukan modifikasi kurikulum dan pendekatan pembelajaran yang lebih fleksibel untuk memastikan bahwa hak belajar siswa berkebutuhan khusus dapat terpenuhi secara optimal. Selain itu, pelatihan bagi guru dalam menghadapi tantangan pendidikan inklusi juga sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Pentingnya Visi dan Misi Sekolah dalam Pengelolaan Mutu Pendidikan
Rahayu, Siti;
Syahuri, Saiyidin;
Oktavia, Anggi;
Adania, Roviatul;
Huda, Fathul;
Saefudin, Dea Merliyani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28554
Visi dan misi sekolah sangat penting dalam meningkatkan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran visi dan misi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pendekatan kualitatif deskriptif berbasis kajian literatur dengan data dan informasi diperoleh dari berbagai sumber tertulis seperti jurnal ilmiah, buku, serta dokumen kebijakan pendidikan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa bahwa visi dan misi sekolah memiliki peran sentral dalam pengelolaan mutu pendidikan yang efektif dan berkelanjutan. Visi dan misi bukan sekadar formal yang dipajang di dinding sekolah, melainkan menjadi landasan strategis yang mengarahkan seluruh aspek pengelolaan dan aktivitas pendidikan dalam rangka mencapai mutu yang diinginkan.
Kepemimpinan Adaptif dalam Penerapan Strategi Manajemen Mutu Pendidikan Islam di Era Disruptif
Muharriadi, Muharriadi;
Rohaini, Yespi;
Hasri, Salfen;
Sohiron, Sohiron
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28555
Era disruptif, yang ditandai dengan kemajuan teknologi yang pesat dan perubahan sosio-ekonomi yang tidak terduga, menuntut kepemimpinan adaptif di lembaga pendidikan untuk mempertahankan dan meningkatkan manajemen mutu. Kaitannya dengan pentingnya manajemen mutu dalam pendidikan Islam, Ini menunjukkan bahwa metode tradisional mungkin tidak lagi cukup dalam memenuhi kebutuhan siswa dan masyarakat dalam lingkungan yang berubah dengan cepat. Mengoptimalkan strategi manajemen kualitas pendidikan melalui kepemimpinan adaptif di era yang mengganggu melibatkan merangkul praktik inovatif dan pendekatan kolaboratif. Kepemimpinan adaptif sangat penting untuk menavigasi kompleksitas pendidikan modern, terutama dalam menanggapi kemajuan teknologi yang cepat dan kebutuhan siswa yang berkembang. Bagian berikut menguraikan strategi kunci untuk meningkatkan manajemen kualitas pendidikan. Artikel ini mengeksplorasi peran kepemimpinan adaptif dalam menerapkan strategi manajemen mutu pendidikan, dengan fokus pada respons terhadap perubahan, inovasi, dan keterlibatan pemangku kepentingan. Menggunakan pendekatan tinjauan literatur kualitatif, studi ini mengidentifikasi kompetensi utama kepemimpinan adaptif, termasuk kecerdasan emosional, fleksibilitas strategis, dan pengambilan keputusan kolaboratif, yang krusial untuk menghadapi disrupsi dalam pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan adaptif memperkuat ketahanan, perbaikan berkelanjutan, dan manajemen mutu yang berkelanjutan di lembaga pendidikan yang menghadapi tantangan dinamis. Maka melalui tulisan ini, kita akan berfokus pada pentingnya karakteristik kepemimpinan dalam konteks gangguan di sektor pendidikan. Ini menekankan perlunya kepemimpinan strategis adaptif untuk membangun modal intelektual terutama di lembaga pendidikan islam.
Literatur Review: Project Based Learning (PjBL) dalam Meningkatkan Kreativitas Siswa SD dalam Pembelajaran IPAS
Putri, Windy Hesti;
Haerani, Rosita Putri Rahmi;
Romadhoni, Khoirul Laila;
Sayekti, Yasinta Sapta;
Amelia, Rizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28556
Penelitian ini bermaksud guna mengkaji bagaimana model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat menambah kreativitas siswa SD di mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Dengan memakai pendekatan Systematic Literature Review (SLR), sebanyak 29 artikel ilmiah di mana dikeluarkan dari tahun 2020 hingga 2025 dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian memperlihatkan jika PjBL memberikan 3pengalaman belajar yang aktif dan bermakna lewat keterlibatan langsung siswa dalam proyek kontekstual yang membutuhkan pemecahan masalah yang kreatif. Model ini juga memfasilitasi pengembangan keterampilan berpikir kritis, kerja tim, dan penciptaan karya inovatif. Selain itu, implementasi PjBL secara sistematis mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, sampai evaluasi telah terbukti meningkatkan aktivitas belajar dan capaian pembelajaran siswa dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah strategi implementasi yang efektif serta tantangan yang perlu diperhatikan, seperti kesiapan guru, dukungan fasilitas, dan manajemen kelas. Secara komprehensif, temuan ini mendukung jika PjBL ialah pendekatan yang tepat untuk diterapkan dalam konteks Kurikulum Merdeka.
Peningkatan Kemampuan Membedakan Fakta, Opini, dan Asumsi dalam Teks Rekon melalui Model Role Playing
Pranandsa, Hendra;
Istiqomah, Chalimatul;
Sarastri, Farida Almeijani;
Utami, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28557
Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam membedakan fakta, opini, dan asumsi dalam teks rekon melalui penerapan model pembelajaran Role Playing. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari praktik PPL PPG Prajabatan di SMP Negeri 21 Malang. Permasalahan yang diangkat berangkat dari kesulitan siswa dalam mengidentifikasi ketiga unsur tersebut dalam teks, yang berpengaruh pada kemampuan interpretasi informasi secara tepat. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Pada siklus kedua, siswa melakukan debat simulatif dengan topik "Pro dan Kontra Media Sosial untuk Remaja". Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model Role Playing secara signifikan meningkatkan pemahaman siswa. Kegiatan debat membuat siswa terlibat aktif dalam proses argumentasi dan analisis informasi, sehingga mereka lebih mampu mengelaborasi serta membedakan fakta, opini, dan asumsi secara tepat.
Analisis Miskonsepsi Siswa SMP Pada Materi Gaya Gravitasi
Ningrum, Evi Wahyuni Kusuma;
Bella, Shinta;
Saputra, Andriawan;
Zuama, Laksa Al;
Prasetyo, Doddy Rahayu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28558
Pemahaman yang keliru terhadap konsep gaya gravitasi masih sering ditemukan dalam pembelajaran IPA di tingkat SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk miskonsepsi yang dialami peserta didik pada materi gaya gravitasi. Miskonsepsi yang paling umum meliputi kesalahan dalam memahami arah gaya gravitasi, cara kerja orbit satelit, serta hubungan antara massa dan jarak terhadap gaya tarik. Penelitian dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif menggunakan tes diagnostik two-tier kepada 30 peserta didik. Hasil analisis menunjukkan bahwa 70,7% peserta didik mengalami miskonsepsi, dengan tingkat tertinggi pada konsep orbit satelit. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang interaktif dan menggunakan visualisasi untuk membantu siswa membangun pemahaman ilmiah yang lebih tepat.
Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas V dalam Pembelajaran Matematika Menggunakan Alat Peraga Bangun Ruang Kubus dan Balok di SD Negeri 14 Pelangai Kecil
Rismaini, Lili;
Devita, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28559
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dengan penggunaan alat peraga pada siswa kelas V SD Negeri 14 pelangai kecil pada materi bangun ruang kubus dan balok. Hal ini dilatar belakangi ada masalah motivasi seperti siswa tidak berani menjawab pertanyaan guru, tidak adanya dorongan semangat belajar siswa, tidak mampu memecahkan secara baik dan benar, mudah menyerah dan tidak tekun dalam belajar serta hasil belajar siswa yang rendah. Penelitian ini dilakukan dengan metode penelitian tindakan kelas yang dilakukan di kelas V SD Negeri 14 pelangai kecil dengan jumlah siswa sebanyak 25 orang. Tindakan yang dilakukan dengan menerapkan alat peraga dalam pembelajaran bangun ruang kubus dan balok mata pelajaran Matematika. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Berdasarkan hasil yang diperoleh selama pelaksanaan penelitian tindakan kelas, dapat di jelaskan bahwa hasil peningkatan motivasi dan hasil belajar siswa dari prasiklus masih rendah atau belum mencapai KKM. Siswa yang mencapai KKM hanya sebanyak 14 orang. Pada siklus I setelah diterapkan penggunaan alat peraga pada proses pembelajaran rata-rata kelas mengalami peningkatan menjadi 70 sudah mencapai KKM namun masih pada kriteria sedang dan ketuntasan belajar siswa mencapai 65% namun belum mencapai 75% maka dilanjutkan ke siklus II. Pada siklus II rata-rata kelas mencapai nilai 90 sudah mencapai kriteria yang baik dan ketuntasan belajar siswa sudah tuntas mencapai 89% melebihi kriteria ketuntasan minimum yaitu 75%. Sedangkan dalam peningkatan motivasi belajar siswa pada siklus pertama mencapai nilai rata-rata 70% dan pada siklus kedua mencapai 91%. Pada siklus kedua ini sudah mencapai ketuntasan dengan ketuntasan mencapai ≥ 75%. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan alat peraga dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa matematika kelas IV SD Negeri 14 pelangai kecil.
Pendapatan Nasional dan Pendekatan Produksi dalam Konteks Pertanian Organik di Desa Penglipuran, Bali
Rizan, Nor;
Riofita, Hendra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28560
Pendapatan nasional merupakan indikator penting dalam mengukur kinerja perekonomian suatu negara. Salah satu pendekatan dalam menghitung pendapatan nasional adalah pendekatan produksi, yang berfokus pada nilai tambah yang dihasilkan oleh berbagai sektor ekonomi. Makalah ini membahas studi kasus pertanian organik di Desa Penglipuran, Bali, sebagai contoh penerapan pendekatan produksi dalam konteks pertanian. Pertanian organik di Desa Penglipuran tidak hanya meningkatkan nilai tambah ekonomi tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Studi ini menunjukkan bahwa pertanian organik memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan nasional melalui peningkatan harga jual produk, pengurangan dampak lingkungan, dan peluang ekspor ke pasar internasional. Namun, tantangan seperti biaya sertifikasi dan pemasaran masih perlu diatasi untuk memaksimalkan potensi ini.
Hubungan Kepemilikan Handphone Pribadi dengan Hasil Belajar Siswa Kelas V SD Negeri Ngaliyan 2
M, Nadhifa Ginayu H.;
Imeldania, Pranisma Salsa;
Nutria, Diah Ayu;
Sofia, Virda Andhara;
Setyasto, Novi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28561
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kepemilikan handphone pribadi dengan hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 02 Ngaliyan, Kota Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif korelasional melalui teknik survei, observasi, wawancara, dan penyebaran angket kepada 28 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa yang memiliki handphone pribadi cenderung menggunakannya secara berlebihan untuk keperluan non-akademik seperti bermain game dan mengakses media sosial, terutama tanpa pengawasan orang tua. Penggunaan yang tidak terkontrol ini berdampak negatif terhadap hasil belajar siswa, ditandai dengan rendahnya motivasi, menurunnya konsentrasi belajar, dan pencapaian akademik yang lebih rendah. Sebaliknya, sebagian kecil siswa yang memanfaatkan handphone secara positif untuk keperluan belajar menunjukkan hasil belajar yang lebih baik. Dengan demikian, diperlukan peran aktif orang tua dan guru dalam membimbing serta mengawasi penggunaan handphone agar dapat memberikan dampak positif terhadap proses dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Vidio Pendek terhadap Cyberloafing Pada Mahasiswa
Oktafia, Anggi;
Ikhrom, Ikhrom;
Zikrinawati, Khairani
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28562
Penelitian ini mengkaji dampak video pendek media sosial terhadap perilaku cyberloafing di kalangan mahasiswa, ini menjadi isu krusial mengingat meningkatnya konsumsi konten singkat berpotensi mengganggu produktivitas akademik. Fenomena ini dapat dijelaskan melalui Teori Perilaku Terencana yang memprediksi cyberloafing melalui niat dan kebiasaan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan antara konsumsi video pendek dengan cyberloafing untuk mengembangkan strategi pencegahan. Dengan pendekatan kuantitatif melibatkan 105 mahasiswa, hasil analisis menunjukkan pengaruh positif signifikan dari durasi menonton (5,41%) dan kecanduan video pendek (6,12%) terhadap perilaku cyberloafing. Aktivitas mengecek notifikasi dan memberikan komentar pada postingan menjadi bentuk cyberloafing yang paling dominan. Meskipun kontribusi video pendek terhadap cyberloafing relatif kecil, hubungan ini memberikan wawasan berharga untuk pengembangan strategi pencegahan dan modifikasi fitur notifikasi guna mengurangi gangguan dalam pembelajaran. Temuan ini menyoroti kompleksitas hubungan antara konsumsi media digital dan distraksi perhatian dalam konteks akademik.