JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Articles
25,715 Documents
Pengembangan E-LKPD Berbasis Higher Order Thinking Skills Pada Pembelajaran IPAS Harmoni Dalam Ekosistem untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Kelas V SD N 1 Sumerta Denpasar
Ariyanti, Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28513
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) pada materi pembelajaran IPAS pada materi Harmoni dalam Ekosistem untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa kelas V SD Negeri 1 Sumerta Denpasar. Hal ini didasari oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis siswa dan minimnya pemanfaatan media pembelajaran digital sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), dan menerapkan pendekatan kuantitatif untuk mengukur keefektifan produk melalui analisis statistik data numerik. Kelayakan produk divalidasi oleh empat orang ahli, yaitu ahli materi, ahli desain pembelajaran, ahli media, dan ahli bahasa, dengan hasil kategori “sangat baik”. Data kuantitatif diperoleh dari penilaian pretest dan posttest untuk menilai keterampilan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah menggunakan E-LKPD. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan teknik uji t-sampel berpasangan, yang menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata dari 57,06 menjadi 81,16 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis HOTS efektif secara signifikan dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa. Temuan tersebut menegaskan bahwa E-LKPD berbasis HOTS tidak hanya layak dan praktis tetapi juga efektif sebagai media pembelajaran digital untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa sekolah dasar.
Culture Shock dan Adaptasi Budaya Perantau Batak di Universitas Pendidikan Indonesia
Simarmata, Victoria Clareva;
Aziz, Firman;
Ferdiana, Ryan;
Azizah, Regita Nur;
Khurosani, Bilqhis Isywal;
Zevi, Fidiya Iryana;
Aulia, Khansa;
Meiliana, Annisa
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28514
Suku Batak dikenal sebagai kelompok etnis yang menjunjung tinggi nilai pendidikan dan memiliki semangat merantau sebagai bagian dari upaya mencapai kemajuan hidup. Banyak mahasiswa Batak yang merantau ke kota-kota besar seperti Bandung untuk menempuh pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Namun, proses perantauan ini tidak hanya membawa perubahan geografis, tetapi juga menuntut penyesuaian terhadap perbedaan budaya, salah satunya dalam aspek kuliner. Mahasiswa perantau Batak kerap mengalami culture shock akibat perbedaan cita rasa, kebiasaan makan, dan norma sosial antara kuliner khas Batak dan kuliner Sunda yang mendominasi lingkungan UPI. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan fenomena culture shock, (2) menelisik pengalaman culture shock yang dialami oleh mahasiswa perantau Batak dalam konteks budaya kuliner, serta (3) mengemukakan strategi adaptasi yang dilakukan untuk mengatasi tantangan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap mahasiswa UPI asal Batak yang sebelumnya berdomisili di wilayah Sumatera. Wawancara dilakukan secara terbuka dengan panduan pertanyaan terstruktur dan dianalisis menggunakan pendekatan tematik. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai dinamika adaptasi budaya mahasiswa perantau serta menjadi kontribusi bagi upaya menciptakan lingkungan kampus yang lebih inklusif dan suportif.
Strategi Bertahan Usaha Jus: Peran Lokasi, Waktu Berjualan, dan Kreativitas dalam Meningkatkan Omset
Siregar, Tiur Malasari;
Rumapea, Angel Stepany;
Silitonga, Asni;
Manik, Rohmendena S.P.;
Pardosi, Yesika T.S.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28515
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi bertahan usaha jus mikro dalam meningkatkan omset di tengah persaingan bisnis dan dinamika pasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan subjek seorang wirausahawan mikro bernama Ayu yang telah menjalankan usaha jus buah segar di Jalan William Iskandar, Medan selama lima tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan didukung oleh kajian pustaka dari jurnal-jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan Ayu dalam mempertahankan usahanya dipengaruhi oleh tiga faktor utama, yaitu lokasi strategis yang dekat dengan kampus dan sekolah, pemilihan waktu berjualan yang menyesuaikan dengan pola aktivitas konsumen, serta kreativitas dalam pelayanan dan promosi melalui pendekatan personal. Ketiganya membentuk sinergi strategi bertahan yang efektif bagi UMKM. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan usaha mikro, khususnya di sektor minuman, untuk mempertahankan kelangsungan dan meningkatkan daya saing usaha.
Makna Tradisi Mbesur-Mbesuri (Tujuh Bulanan) Pada Masyarakat Batak Karo
Saragih, Dinda Apriani;
Hutauruk, Febri Ola;
Sitompul, Yulia Saftania;
Sari, Indah;
Purba, Asriaty
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28516
Tradisi mbesur-mbesuri atau dikenal dengan "tujuh bulanan" merupakan ritual kehamilan yang masih dilestarikan dalam budaya Batak Karo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna yang terkandung dalam tradisi mbesur-mbesuri sebagai upacara tujuh bulanan serta memahami nilai budaya yang diturunkan melalui ritual ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data pada sumber data sekunder dari studi pustaka serta dokumen terhadap literatur budaya Batak Karo. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Cingkes Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi ini memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat. Ritual ini mengandung nilai perlindungan spiritual bagi ibu dan bayi dalam kandungan, permohonan keselamatan selama proses persalinan, dan pengharapan kelahiran yang lancar. Secara filosofis, angka tujuh dalam tradisi ini melambangkan kesempurnaan dan keberkahan dalam keyakinan masyarakat Batak Karo. Mbesur-mbesuri berfungsi sebagai media penguatan ikatan kekerabatan, di mana seluruh anggota keluarga besar berkumpul untuk memberikan dukungan moral dan spiritual kepada ibu hamil.
Transforming Human Resource Management to Enhance a Professional Educational Ecosystem
Khofifah, Juliani Musti;
Oktaviana, Kezia;
Asih, Sinta;
Adimiharja, Adimiharja;
Rahyasih, Yayah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28517
Penelitian ini mengkaji strategi pengelolaan dan pengembangan sumber daya manusia yang diterapkan oleh Yayasan Labschool Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dan kontribusinya terhadap peningkatan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa Yayasan menerapkan model pengelolaan sumber daya manusia yang adaptif dan terpusat, yang menggabungkan kebijakan terpusat dengan penyesuaian kontekstual di tingkat sekolah. Inisiatif utama yang dilakukan antara lain standarisasi status kepegawaian melalui penerbitan surat keputusan GTY (Guru Tetap Tetap) dan GTTY (Guru Tetap Tidak Tetap), rekrutmen terbuka berdasarkan penilaian kompetensi, pengawasan berkala, dan program pengembangan profesi berbasis kebutuhan. Upaya-upaya ini berkontribusi signifikan terhadap penguatan profesionalisme guru dan peningkatan kualitas pendidikan. Meskipun ada penolakan terhadap perubahan, perbedaan budaya antar sekolah, dan penyesuaian administratif bagi staf yang sudah lama menjabat, transformasi ini telah berhasil membangun ekosistem pendidikan yang lebih terstruktur, profesional, dan akuntabel.
Petang Megang dalam Perspektif Antropologi Hukum: Kajian atas Nilai, Makna Sosial, dan Regulasi Tradisi
Arianto, Stello Farrel;
Ivanne, Adriana;
Pesturia, Glori;
Rasudin, Nurahim;
Dewi, Tike Murti Sari
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28518
Tradisi Petang Megang merupakan warisan budaya masyarakat Melayu di Pekanbaru, Riau, yang dilaksanakan sebagai bentuk penyucian diri menjelang bulan suci Ramadhan. Prosesi ini mencakup kegiatan mandi balimau,yaitu mandi dengan air yang dicampur jeruk limau dan rempah-rempah,serta diiringi dengan berbagai aktivitas sosial dan budaya seperti ziarah makam, pertunjukan seni, dan makan bersama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipatif, di mana para peneliti terlibat dan melihat langsung dalam kegiatan Petang Megang di Pekanbaru. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ritual keagamaan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan identitas budaya masyarakat Melayu. Meskipun menghadapi tantangan modernisasi, Petang Megang tetap dilestarikan sebagai simbol harmonisasi antara adat dan agama dalam kehidupan masyarakat Riau.
Strategi Inovasi Produk Untuk Meningkatkan Minat Beli Konsumen Pada Produk Samyang Roll di Kota Surabaya
A., Putri, A.;
L., Ruwaydha,;
M, Putri, D. C.;
E., Ardianto, A.;
R., Ardiansyah,;
R, Kusumasari, I.;
S., Andarini,
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28519
Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis strategi inovasi produk dalam meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk Samyang Roll di Kota Surabaya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tren Korean Wave yang mempengaruhi selera dan budaya konsumsi masyarakat Indonesia. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas konsumen Samyang Roll di Surabaya berasal dari generasi muda (usia 18–24 tahun), dengan mengutamakan cita rasa pedas, kemasan praktis, dan pengalaman konsumsi yang unik. Strategi inovasi seperti pengembangan varian rasa lokal (seperti mie Aceh dan Rendang), kemasan ramah lingkungan, serta formulasi yang lebih sehat mendapat respon positif dari konsumen. Faktor-faktor utama yang mempengaruhi minat beli meliputi cita rasa, kemasan, aksesibilitas, dan persepsi terhadap nilai produk. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan inovasi berkelanjutan yang menggabungkan aspek sensori, visual, dan strategi digital marketing untuk memperkuat daya saing produk di pasar lokal.
Membangun Kepemimpinan Etis Melalui Mindfulness
Adyanti, Vita Ayu Retna;
Frans, Jesslyn Dorina;
Nata, Pramudita Mei;
Kabri, Kabri;
Nyanasuryanadi, Partono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28520
Penelitian ini mengkaji peran mindfulness dalam membangun kepemimpinan etis dan pembentukan karakter individu, dengan fokus pada konteks pendidikan, pengabdian masyarakat, dan budaya. Mindfulness, yang mengutamakan kesadaran diri dan kontrol emosional, terbukti meningkatkan kemampuan pemimpin untuk membuat keputusan yang adil dan bijaksana, serta memperkuat hubungan interpersonal. Dalam konteks pendidikan, mindfulness, ketika digabungkan dengan nilai-nilai pedagogi reflektif, memberikan dampak positif dalam pembentukan karakter mahasiswa. Selain itu, praktik suluk dalam budaya Melayu menunjukkan pentingnya spiritualitas sebagai sarana transformasi diri dan pengembangan karakter. Temuan ini menekankan bahwa mindfulness, sebagai alat pengembangan diri, dapat memperkuat identitas budaya dan meningkatkan kualitas kepemimpinan etis yang berlandaskan nilai moral dan spiritual.
Strategi Komunikasi Politik Pimpinan Komisi I DPRD Sumedang dalam Optimalisasi Fungsi Legislatif dan Representasi Aspiratif
Maulansyah, Dzikri Muhamad
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28523
Penelitian ini membahas strategi komunikasi politik yang diterapkan oleh Pimpinan Komisi I DPRD Kabupaten Sumedang yaitu Asep Kurnia, S.H., M.H dalam menjalankan fungsi legislatif, khususnya dalam aspek representasi aspiratif masyarakat dan perumusan kebijakan daerah. Fokus utama terletak pada bagaimana komunikasi politik dimanfaatkan sebagai alat untuk membangun hubungan antara legislatif dengan masyarakat, eksekutif, serta sesama anggota dewan dalam pengambilan keputusan publik. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif dan wawancara mendalam diperoleh data bahwa komunikasi politik menjadi elemen kunci dalam setiap tahapan proses legislasi, mulai dari penyaringan aspirasi hingga negosiasi kebijakan. Strategi yang digunakan mencakup pendekatan berbasis kultural, negosiasi lintas kepentingan, serta penggunaan bahasa politik yang adaptif terhadap audiens. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan legislator dalam menjalankan peran dan tanggung jawabnya sangat dipengaruhi oleh kepiawaian dalam membangun komunikasi yang efektif, responsif, dan partisipatif.
Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah Al-Jama’iyah
Nafis, Ahmad Fauzan;
Fitria, Salsabila;
Hasibuan, Hapni;
Camelia, Camelia;
Nashuha, Nashuha
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jptam.v9i2.28552
Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan moral peserta didik. Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) hadir sebagai lembaga nonformal yang memperkuat pendidikan agama di luar sekolah formal. Pelaksanaan pembelajaran PAI di MDTA perlu dikaji untuk melihat efektivitas metode dan media yang digunakan dalam menyampaikan nilai-nilai keagamaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dan media pembelajaran PAI yang diterapkan di MDTA Al-Jama’iyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ceramah, praktik langsung, hafalan (muroja’ah), dan pendekatan individual digunakan secara efektif. Media yang digunakan masih bersifat konvensional seperti buku dari Departemen Agama. Kendala utama dalam pembelajaran adalah keberagaman kemampuan siswa dan keberadaan siswa berkebutuhan khusus. Guru mengatasi kendala tersebut dengan pendekatan individual dan perhatian khusus. Pembelajaran PAI di MDTA tidak hanya berfokus pada aspek kognitif, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter siswa secara menyeluruh.