cover
Contact Name
Mohammad Fauziddin
Contact Email
mfauziddin@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
astutimasnur@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN TAMBUSAI
ISSN : 26146754     EISSN : 26143097     DOI : -
Core Subject : Social,
Jurnal Pendidikan Tambusai is Jurnal Electronic which contains the results of research and literature studies related to the field of education, including; regulation of education, learning activities, learning strategies, teacher professionalism, students, education and education personnel, issues of educational institutions, educational environment and parenting.
Arjuna Subject : -
Articles 24,133 Documents
Penerapan Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Eksponen Kelas X di SMA Negeri 13 Medan Purba, Mika Oktavia; Afriati, Vira; Desniarti, Desniarti; Zahari, Cut Latifah; Nabila, Nurul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas X-7 di SMA Negeri 13 Medan dengan menerapkan pembelajaran Discovery Learning. Penelitian ini penting dilakukan karena pembelajaran abad ke-21 menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi. Model Discovery Learning diterapkan dalam pembelajaran matematika materi Eksponen kelas X-7 di SMA Negeri 13 Medan melalui dua tahap, yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini melibatkan 36 peserta didik. Setelah pembelajaran menggunakan model Discovery Learning dilaksanakan, terdapat peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik, khususnya pada mata pelajaran matematika kelas X-7. Peningkatan ini dapat dilihat dari hasil persentase tes awal hanya terdapat 5 orang yang memiliki ketuntasan 75 (KKM) dan setelah diterapkan nya model Discovery learning kemampuan berpikir kritis peserta didik meningkat sebesar 68% atau sebanyak 26 peserta didik pada siklus 1 dan terdapat peningkatan juga pada siklus 2 sebanyak 33 orang dengan presentase 90%. Persentase ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas X-7 SMA Negeri 13 Medan. Dengan penerapan Discovery Learning, dapat disimpulkan bahwa model ini efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik di kelas tersebut.
Hakekat Epistemologi Kritisisme dan Pragmatisme tentang Ilmu Pengetahuan Yanti, Indres Novri; Mansur, Amril
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama bertahun-tahun, konsep pengetahuan telah menjadi topik yang sangat penting dan menarik untuk dibahas. Sejarah penuh dengan perdebatan penting tentang bagaimana lembaga pendidikan harus menggunakan berbagai strategi untuk membantu peserta didik. Namun, gaya pengajaran perlu ditingkatkan secara mendasar dan bertahap, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga di filsafat. Oleh karena itu, beberapa filsuf terkenal menyampaikan pemikiran mereka yang luar biasa tentang nilai pengetahuan dalam pendidikan yang sebenarnya dan bagaimana pendidikan dapat memberikan metode pengajaran yang tepat untuk menjaga keberadaan setiap siswa. Kant dan Dewey adalah dua yang paling terkenal di antara mereka. Metode komparatif digunakan untuk memahami konsep pendidikan Kant dan Dewey. Penelitian menunjukkan bahwa Kant dan Dewey menyatu pada cara filosofi pengetahuan pada hakekat pengetahuan, Kriteria kebenaran serta metode memperoleh pengetahuan.
Tinta Emas Peradaban Islam: Tonggak Sejarah Dinasti Abbasiyah di Baghdad Muharriyadi, Muharriyadi; Abdullah, Habib; Roza, Ellya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Baghdad merupakan kota pemerintahan dinasti Abbasiyah. Dinasti Abbasiyah adalah merupakan dinasti kedua setelah mereka meruntuhkan dinasti pertama saat itu dalam sebuah peperangan yakni dinasti Bani Umayyah di Damaskus, Syiria. Khalifah Abu Jakfar Al Manshur dinobatkan sebagai pendiri pertama dinasti Abbasiyah. Baghdad pada masa kejayaan pemerintahan Abbasiyah menjadi rujukan ilmu pengetahuan dan menghidupkan kembali seni dan budaya Islam. Islam tidak hanya berkembang secara intelektual, tetapi juga berkembang secara fisik, seperti yang terlihat dari pembangunan sekolah, madrasah, masjid, istana, dan bangunan penting lainnya seperti perpustakaan pemerintah Islam. Khalifah Harun al-Rashid, Namanya Baitul Hikmah. Pada penelitian ini penulis melakukan jenis penelitian pustaka (library research). Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah memakai data sekunder. Dan dari berbagai telaah litaratur yang menggambarkan kejayaan suatu negara, bahwasannya kemajuan yang diraih dalam suatu daerah atau wilayah, tidak pernah terlepas dari campur tangan pemimpinnya.Pun begitu halnya dengan kemajuan peradaban masa dinasti Abbasiyah.
Transformasi Jakarta sebagai Pusat Perekonomian Nasional yang Memperngaruhi Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia Sofyan, S.; Sukma, D.F.; Khofifah, S.; Berliany, W.; Siswajayanti, F.
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jakarta telah berkembang menjadi pusat perekonomian nasional, menyumbang 16,77% terhadap PDB Indonesia pada tahun 2023. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah terkait pembangunan infrastruktur, pertumbuhan sektor industri, dan tantangan urbanisasi yang memengaruhi pertumbuhan ekonomi Jakarta. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis data sekunder dari laporan resmi dan sumber relevan. Hasil menunjukkan bahwa investasi besar pada infrastruktur, seperti MRT dan LRT, meningkatkan konektivitas dan memperkuat sektor jasa sebagai penggerak utama ekonomi. Namun, tantangan seperti ketimpangan sosial, kemacetan, dan tekanan lingkungan masih menjadi isu utama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mendukung pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Peran Filsafat Ilmu dalam Memahami Konsekuensi Etika dan Moral dari Teknologi Kecerdasan Buatan Diana, Nelty; Karneli, Yeni; Solfema, Solfema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, baik dalam dimensi sosial, ekonomi, maupun budaya. Namun, seiring dengan kemajuan tersebut, muncul pertanyaan mendasar yang berkaitan dengan aspek etika dan moral dari penggunaan teknologi ini. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis peran filsafat ilmu dalam membantu manusia memahami konsekuensi etika dan moral yang dihasilkan oleh teknologi AI. Pendekatan filsafat ilmu menyediakan landasan untuk mengkaji nilai-nilai yang terkandung dalam teknologi, mengevaluasi dampak moralnya, serta memberikan panduan etis dalam penggunaannya. Melalui metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur, artikel ini mengkaji dimensi epistemologi, ontologi, dan aksiologi AI, serta implikasinya terhadap pembangunan manusia dan peradaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI merupakan konstruksi multidisiplin yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan kualitas hidup manusia, tetapi sekaligus membawa risiko dehumanisasi dan pelanggaran etika. Oleh sebab itu, diperlukan kerangka filsafat ilmu yang kokoh untuk memastikan teknologi AI digunakan secara bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan
Filsafat dan Ilmu Pengetahuan: Menggali Keterkaitan antara Pemikiran Filosofis dan Penemuan Ilmiah dalam Perkembangan Peradaban Lubis, Ayu Hayati; Karneli, Yeni; Solfema, Solfema
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas keterkaitan antara filsafat dan ilmu pengetahuan dalam perkembangan peradaban manusia. Filsafat, sebagai dasar pemikiran kritis dan reflektif, memiliki peran penting dalam membentuk paradigma ilmiah yang digunakan dalam berbagai disiplin ilmu. Pemikiran filosofis tentang alam semesta, eksistensi, dan pengetahuan telah mendorong perkembangan konsep-konsep dasar dalam ilmu pengetahuan, seperti logika, epistemologi, dan metodologi ilmiah. Di sisi lain, penemuan ilmiah yang didorong oleh eksperimen dan observasi juga memengaruhi perubahan dalam cara pandang filosofis terhadap dunia dan manusia. Dalam artikel ini, dijelaskan bagaimana pemikiran dari tokoh-tokoh besar seperti Aristoteles, Descartes, dan Kant memberikan kontribusi terhadap perkembangan teori-teori ilmiah, serta bagaimana perkembangan ilmu pengetahuan modern, seperti teori relativitas dan mekanika kuantum, memunculkan pertanyaan-pertanyaan filosofis baru tentang realitas, kebenaran, dan pengetahuan. Melalui kajian ini, dapat dipahami bahwa filsafat dan ilmu pengetahuan tidak berdiri terpisah, melainkan saling terkait dan saling mempengaruhi dalam menciptakan peradaban yang lebih maju.
Nilai Nilai Budaya dalam Permainan Tradisional Simalungun Damanik, Ramlan; Mulyani, Rozanna; Fadlin, Fadlin; Sibarani, Tomson
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis nilai-nilai budaya yang terkandung dalam permainan tradisional Simalungun. Melalui studi literatur dan pengamatan langsung terhadap masyarakat Simalungun, penelitian ini berusaha untuk mengungkapkan bagaimana permainan tradisional tersebut berfungsi sebagai media transmisi nilai-nilai budaya dari generasi ke generasi. Data penelitian diperoleh melelui observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Pengolahan data dianalisis dengan menggunakan teori ni Luh Sustiawati. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman yang lebih mendalam tentang kekayaan budaya Simalungun serta memberikan rekomendasi untuk pelestarian permainan tradisional sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya bangsa. Permainan tradisional yang dianalisis sebanyak 5 buah antara lain: marlubuk’ congkak’, marsitengka’engklek’, marjalengkat’ egrang’,margalah’gobak sodor’, dan pattuk lele’ patok lele. Dan setiap permainan dijumpai nilai nilai budaya seperti nilai kebersamaan, nilai sportifitas, nilai estetika dan kreatifitas, nilai disiplin dan nilai hiburan dan olahraga.
Leksikon -Leksikon dalam Permainan Tradisional Simalungun : Kajian Ekolinguistik Purba, Asriaty R; Sinaga, Warisman; Sinulingga, Jekmen; Herlina, Herlina; Tampubolon, Flansius
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan leksikon-leksikon yang terdapat dalam permainan tradisional masyarakat Simalungun. Melalui pendekatan ekolinguistik, penelitian ini menganalisis hubungan antara bahasa dan lingkungan sosial budaya masyarakat Simalungun yang tercermin dalam permainan tradisional. Peneltian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak bebas libat cakap dengan teknik lanjutan adalah teknik catat merujuk pada metode yang dikemukakan oleh Sudaryanto ( 1993). Adapun teori yang digunakan adalah teori Chaer yang mengatakan bahwa dalam leksikon terdapat beberapa kelas kata kerja yaitu kata benda,kata sifat dan kata bilangan. Data penelitian diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leksikon dalam permainan tradisional Simalungun tidak hanya sebatas kata, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya, pengetahuan lokal, dan kearifan lokal masyarakat Simalungun. Hasil penelitian ini ditemukan 29 leksikon dalam 9 permainan tradisional masyarakat Simalungun.
Legenda Hau Sisada-Sada di Desa Tapian Nauli Tolu : Kajian Folklor Silaban, Robin M; Herlina, Herlina; Sinaga, Warisman; Sinulingga, Jekmen; Tampubolon, Flansius
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini berjudul “Legenda Hau Sisada-sada di Desa Tapian Nauli : Kajian Folklor”, tujuan penulisan artikel ini adalah untuk menganalisis unsur-unsur intrinsik dan fungsi dari legenda Hau Sisada-sada. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik penelitian lapangan dengan metode observasi, wawancara, dan kepustakaan. Penelitian ini menggunakan teori struktur yang dikemukakan oleh Nurgiantoro dan Teori fungsi yang di kemukakan oleh W.R Bascom. Tema dalam legenda ini adalah “Cinta terlarang”. Seorang raja yang jatuh cinta kepada seorang perempuan yang masih ada ikatan keluarga. Alur yang digunakan dalam legenda ini adalah Alur maju mundur. Latar/setting yang terdapat pada legenda yaitu: Latar tempat meliputi: Desa Parpatihan Kecamatan Sipahutar, Parembasan Aek Nauli Parpatihan, Harangan (hutan), . Latar waktu yaitu: Pada tahun 1600, pada zama dahulu dan malam hari. Perwatakan dalam legenda Hau Sisada-sada yaitu: Pangumban Bosi Simanjuntak (Patuh terhadap adat istiadat), Sarmina Gokmauli (Keras kepala), Raja Padoha Manalu (Suka memaksakan kehendak), Ompung Parmoncat Babiat (Baik), Marga Sembiring (Mementingkan diri sendiri). Sudut pandang yang digunakan penulis adalah sudut pandang orang ketiga. Gaya bahasa menggunakan gaya bahasa Sarkasme yaitu gaya bahasa yang bersifat menyakiti hati, kasar, dan keras. Amanat dalam legenda Hau Sisada-sada yakni: Jangan terlalu memaksakan kehendak, Pentingnya memastikan sebuah tindakan karena jika ceroboh akan menimbulkan malapetaka. Fungsi folklor dari legenda Hau Sisada-sada yaitu: Sebagai sistem proyeksi, Sebagai alat pendidikan, Alat penekan atau pemaksa perilaku masyarakat dan pengendalian masyarakat
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Ibana Manang Ahu Karya Anak Pakkat: Kajian Pragmatik Simbolon, Marta Enjelina; Tampubolon, Flansius; Sinaga, Warisman; Sinulingga, Jekmen; Purba, Asriaty R
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi yang terdapat pada percakapan dalam film Ibana Manang Ahu karya Anak Pakkat dan Mendeskripsikan fungsi tindak tutur ilokusi dalam film Ibana Manang Ahu karya Anak Pakkat. Metode Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif. Data dalam penelitian ini adalah data tulis yang berupa tuturan-tuturan didalamnya terdapat bentuk dan fungsi tindak tutur ilokusi. Metode simak dalam penelitian ini menggunakan metode lainnya berupa metode atau teknik catat. Berdasarkan hasil penelitian dan hasil analisis dialog maka disimpulkan bahwa penggunaan tindak tutur yang paling dominan adalah tindak tutur direktif dan fungsi paling dominan adalah fungsi meminta dan mengajak. Temuan ini mencerminkan variasi cara karakter berkomunikasi dalam berbagai konteks social dan emosional yang tercermin dalam film, yang memperkaya pemahaman tentang peran tindak tutur dalam kontruksi naratif dan interaksi antartokoh. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa fungsi tindak tutur ilokusi dalam film Ibana Manang Ahu memainkan peran penting dalam menciptakan dinamika percakapan dan pengembangan karakter, serta mengungkap beragam tujuan komunikatif dalam interaksi tokoh-tokoh di dalamnya.