cover
Contact Name
Hamidi
Contact Email
jmpi@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpmpi@unran.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 26555263     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA (JPMPI) |e-ISSN: 2655-5263| merupakan Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat dan penerapan Ipteks yang memuat publikasi hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, model atau konsep dan atau implementasinya dalam rangka peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemberdayaan masyarakat atau pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal Pengabdian Magister Pendidika IPA diterbitkan oleh Program Studi Magister Pendidikan IPA Program Pascasarjana Universitas Mataram, terbit 2 (dua) kali setahun yaitu bulan Juli dan Bulan Desember.
Arjuna Subject : -
Articles 1,811 Documents
Program Magang Mahasiswa Sebagai Model Pengabdian Dalam Mendukung Kinerja Kesekretariatan, Perencanaan, dan Inovasi pada Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat Damar Putra; Ramadhani; Mandala; Widiarsini; Kurnia Wardhani; Hailuddin
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15760

Abstract

Program magang mahasiswa merupakan bentuk pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam lingkungan kerja instansi pemerintah. Artikel ini membahas pelaksanaan program magang mahasiswa di Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam mendukung kegiatan administrasi, pelayanan publik, perencanaan, dan inovasi daerah. Kegiatan magang dilakukan melalui pengelolaan administrasi, surat menyurat, pengelolaan data, pelayanan peserta kunjungan, pendampingan program eduwisata, serta membantu kegiatan operasional pada beberapa unit kerja di BRIDA NTB. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa membantu mendukung efektivitas administrasi dan pelayanan instansi sekaligus memberikan pengalaman kerja, peningkatan kemampuan komunikasi, koordinasi, disiplin, dan profesionalisme mahasiswa dalam lingkungan kerja.
Sosialisasi Peran Mangrove Sebagai Pelindung Pesisir dan Penanaman Mangrove di Pantai Lembar Selatan Lombok Heru Setiawan; Eni Suyantri; Marosa Robi’atul Adawiyah; Wirdullutfi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15808

Abstract

Ekosistem mangrove tumbuh di perbatasan darat dan laut, dengan luasan ekosistem tersebut di Indonesia mencapai 28.614 km2, dan merupakan tutupan terluas kedua di dunia. Ekosistem mangrove memiliki peran ekologis vital diantaranya karena mampu mencegah pemanasan global serta habitat bagi berbagai flora fauna. Salah satu kawasan ekosistem mangrove di Lombok adalah kawasan mangrove Sekotong, termasuk yang berada di kawasan Lembar Selatan. Kerusakan mangrove secara masif terjadi, termasuk mangrove di Lembar Selatan, dengan kondisi sehat hanya bersisa 21%. Kegiatan pengabdian dilakukan dilakukan dalam empat tahapan, yaitu observasi, perencanaan, sosialisasi dan penanaman. Hasil observasi awal diperoleh bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahami manfaat vital mangrove secara ekologi maupun ekonomi. Tahapan sosialisasi dilakukan dengan paparan materi kondisi mangrove di daerah Lembar Selatan, manfaat mangrove secara ekologis dan ekonomis, serta sesi diskusi. Tahapan penanaman diikuti oleh masyarakat dan dosen Universitas Mataram. Antusiasme peserta sangat tinggi, terbukti banyak pertanyaan dalam sesi diskusi serta antusiasme masyarakat dalam penanaman mangrove. Seluruh kegiatan pengabdian berlangsung secara. Kegiatan pengabdian diharapkan mampu memperbaiki Tingkat kerusakan mangrove di kawasan Lembaar Selatan.
Pelatihan Penggunaan KIT Peraga Bandul Matematis Berbasis Sensor Sebagai Sumber Belajar Inovatif Berbasis STEM untuk Guru MGMP Kabupaten Lombok Timur Satutik Rahayu; Sutrio; Kasnawi Al Hadi; Syahrial A; Roviq Wijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan sumber belajar inovatif berbasis teknologi di kalangan guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam pembelajaran materi bandul matematis yang selama ini cenderung menggunakan alat peraga konvensional dengan tingkat akurasi pengukuran yang rendah serta belum terintegrasinya pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara utuh dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor sebagai sumber belajar inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep fisika sekaligus melatih keterampilan saintifik dan rekayasa peserta didik secara terpadu. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan dalam bentuk workshop, serta pendampingan, yang melibatkan para guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap konsep bandul matematis dan pemanfaatan teknologi sensor setelah mengikuti pelatihan, sebagaimana terlihat dari kemampuan guru dalam mengoperasikan KIT peraga, menganalisis data hasil pengukuran, serta merancang ulang kegiatan praktikum berbasis STEM secara lebih mandiri dan kreatif. Respons para peserta terhadap pelatihan juga sangat positif karena mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi sensor ke dalam pembelajaran fisika yang selama ini dianggap abstrak oleh sebagian besar siswa. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru MGMP Fisika Kabupaten Lombok Timur, serta berpotensi menjadi sumber belajar inovatif berorientasi STEM yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di masing-masing sekolah melalui program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.
Pengenalan Metode Budidaya Ikan Di Lahan Sempit Sebagai Program Ketahanan Pangan Bagi Masyarakat Sekitar Institusi Pendidikan Di Lampung Ciptaning Weargo Jati; Huriyatul Fitriyah Noor; Ayu Nur Annisa Kamal
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15955

Abstract

Ketahanan pangan masyarakat menjadi salah satu isu penting dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama poin 2 (Tanpa Kelaparan) dan poin 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkenalkan metode Ketahanan Pangan Mandiri pada budidaya di lahan sempit sebagai upaya meningkatkan kemandirian pangan rumah tangga serta efisiensi pemanfaatan sumber daya. Program dilaksanakan dengan melibatkan 20 peserta yang tinggal di sekitar Universitas Lampung dan Diniyyah Putri Lampung. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pengenalan konsep, dan diskusi interaktif mengenai sistem budidaya berkelanjutan, termasuk sistem budikdamber (budidaya ikan dalam ember). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar rata-rata 60% dan peningkatan pemahaman konseptual sebesar 55%. Peserta mampu memahami pentingnya pengelolaan limbah organik serta peluang penerapan Ketahanan Pangan dalam kegiatan budidaya skala kecil. Program ini efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan praktik pertanian ramah lingkungan berbasis kemandirian di lahan terbatas.
Penguatan Pemahaman Akad dan Produk Perbankan Syariah bagi Mahasiswa Peserta Mata Kuliah Akuntansi Perbankan Susi Retna Cahyaningtyas; Refreandi Haeri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15998

Abstract

Perkembangan industri perbankan syariah di Indonesia menuntut lulusan program studi akuntansi memiliki pemahaman dasar mengenai prinsip, akad, dan produk perbankan syariah. Pada praktiknya, mata kuliah Akuntansi Perbankan sebagian besar membahas perbankan konvensional, sehingga mahasiswa memiliki wawasan terbatas terhadap perbankan syariah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan pengenalan umum mengenai akad dan produk perbankan syariah kepada mahasiswa peserta mata kuliah Akuntansi Perbankan sebagai pengayaan materi perkuliahan, dan dilaksanakan melalui kolaborasi antar perguruan tinggi. Kegiatan dilaksanakan dalam satu sesi tatap muka berdurasi 90 menit menggunakan metode ceramah interaktif yang dilengkapi diskusi tanya jawab. Peserta kegiatan adalah seluruh 12 mahasiswa peserta mata kuliah (total sampling). Materi mencakup prinsip dasar perbankan syariah, perbedaan bank syariah dan bank konvensional, akad-akad utama (mudharabah, musyarakah, murabahah, ijarah, dan wadiah), serta produk penghimpunan dan penyaluran dana. Efektivitas kegiatan diukur melalui pre-test, post-test, dan refleksi peserta. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman peserta dari 65 menjadi 98 setelah kegiatan, dan peserta menyatakan memperoleh wawasan baru yang melengkapi materi mata kuliah. Kegiatan direkomendasikan untuk dilanjutkan secara berkala sebagai pengayaan mata kuliah.
Pembuatan Media Kompos Siap Pakai sebagai Solusi Sampah Organik Rumah Tangga Reni Srimulyaningsih; Sri Wilujeng; Toni Supriyanto; Ishak Tan; Prasetyo Widodo
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.16009

Abstract

Household organic waste is one of the environmental issues that requires sustainable management to reduce the amount of waste disposed of in landfills. This community service activity aimed to improve community knowledge and skills in managing household organic waste through the production of ready-to-use compost media. The activity was conducted on May 11, 2026, at Mushola Cluster D'Venue, RT 02 RW 20, Cileunyi Kulon Village, Cileunyi District, Bandung Regency, involving 20 members of a women's Islamic study group (Majlis Ta'lim). The methods employed included counseling, discussions, demonstrations, hands-on practice, and evaluation through pre-tests and post-tests. The results showed an improvement in participants' knowledge across all measured indicators. The average knowledge score increased from 38.02% in the pre-test to 78.64% in the post-test, representing an increase of 40.62%. The highest improvement was observed in the indicator of ready-to-use compost media knowledge, which increased by 51.56%. In addition to enhancing knowledge, the activity also improved participants' practical skills in producing ready-to-use compost media independently. These findings indicate that the combination of counseling and hands-on practice is effective in strengthening community capacity for household organic waste management and promoting the utilization of compost as a valuable planting medium.
Inovasi Produk Olahan Hasil Laut dan Jaringan Pasar Dalam Meningkatkan Pendapatan Keluarga Pada Kelompok Nelayan di Desa Labuhan Haji Wahyu Agus Prianto; Mukmin Suryatni; Salsabila Rizkia Anju; Ni Putu Eka Satvika Devioni; Jumarep; Aranung Hirabella Badjideh; Qothrun Nada; Tia Hariani; Salsabila; Asni Fayanti; Alsyan Izul Muslim
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14631

Abstract

Seafood production in Labuhan Haji Village has not been balanced with effective processing and marketing strategies. Most fishermen only sell seafood, especially fish, in fresh form, so the fish quickly spoils. This causes fishermen to often experience losses due to limitations in reaching a wider market. To overcome this problem, an empowerment program was carried out through innovations in processed seafood and marketing strategies consisting of several stages, namely (1) focus group discussions, (2) training on Bage' Fish Processing and Packaging to provide education and training in processing and packaging techniques, and (3) introduction to marketing strategies through comparative studies to one of the successful MSMEs. The results of the activity showed that the training participants, consisting of fishermen's wives, had skills in processing and packaging one of the processed fish products, namely Bage' Fish, using a vacuum sealer. In addition, the introduction to marketing strategies through comparative studies provided participants with insight and skills in establishing partnerships and implementing digital marketing. Training in the processing and packaging of Bage' fish products, as well as an introduction to marketing strategies, has the potential to increase the family income of fishing groups in Labuhan Haji Village, with a profit increase of 30%.Keywords: Fishermen, seafood, processed fish, marketing, Labuhan Haji.
Sosialisasi Implementasi Konsep Green Building Pada Rumah Hunian Bagi Siswa SMK di Kota Mataram M Khairul Zahidi; Hariyadi; Hartana; Ida Ayu Oka Suwati Sideman
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14773

Abstract

The knowledge gap in sustainable building design exists in the vocational high school (SMK) education system, where the curriculum still focuses on traditional methods rather than sustainability principles. This initiative addresses the lack of sustainable design knowledge among vocational students in Mataram by teaching the basics of green residential planning, with a focus on passive cooling and the selection of environmentally friendly materials. The program was delivered through face-to-face lectures, followed by evaluation using pre- and post-intervention questionnaires. The activity utilized face-to-face lectures, which were then evaluated using pre- and post-socialization questionnaires. The comparative evaluation results showed a significant increase in understanding; for example, fundamental green building literacy increased from 12.5% ​​to 71.4%, and students' readiness to design energy-efficient residential buildings jumped from 50% to 85.7%.
Pengenalan Irigasi Tetes Pada Masyarakat Di Desa Durian Kabupaten Lombok Tengah I Dewa Gede Jaya Negara; Anid Supriyadi; Hasyim; I Dewa Made Alit Karyawan; Rohani; Suparjo; Muhammad Bagus Budianto; Humairo Saidah; Salehudin; Dewandha Mas Agastya; Miko Eniarti
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.14953

Abstract

Desa Perian merupakan masyarakat tani yang rata-rata memiliki lahan pertanian, sumber air khususnya untuk pertanian padi digunakan air dari saluran irigasi. Dengan adanya musim kemarau yang lebih panjang maka ketersediaan air irigasi sangat menurun, sehingga pertanian tidak dapat dilakukan optimal dengan keterbatasan sumber air pendukungna. Untuk mengatasi hal tersebut maka masyarakat desa dan melalui kepala desa berharap, agar dapat dilakukan penyuluhan tenang irigasi hemat air di desa ini agar masyarakat tani dapat berinovasi dalam meyikapi kegiatan pertanian dilahannya masing-masing. Pengabdian ini bertujuan untuk menyuluh kelompok masyarakat dan petani tentang irigasi hemat air sistem tetes di Desa Perian Kabupaten Lombok Tengah. Kegiatan ini diawali dengan koordinasi dengan mahasiswa KKN Unram , koordinasi dengan desa Perian dan kemudian persiapan materi penyuluhan, pelaksanaan penyuluhan dan evaluasi. Pengabdian ini telah berhasil memberi pengetahuan dan menyuluhkan ebanyak 35 masyarakat tani dan mahasiswa KKN, Tim Unram telah memberi pengetahuan tentang irigasi tetes, peserta telah melihat cara pemberian irigasi tetes yang efisien pada tanaman. Masyarakat tani sangat berharap ada kegiatan lanjutan di masa mendatang denan praktik lapangan sehingga masyarakat mendapatkan keterampilan dalam irigasi ini.
GERAKAN BERSIH PANTAI SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH DI KAWASAN PANTAI BOHAY PAITON PROBOLINGGO Faisal Bahri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2026): Januari - Maret 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i1.15023

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mengatasi permasalahan akumulasi sampah di kawasan wisata Pantai Bohay, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, yang mengancam nilai estetika, ekosistem pesisir, dan potensi ekonomi lokal. Gerakan Bersih Pantai dilaksanakan pada 4 Oktober 2025 dengan melibatkan 10 partisipan dari masyarakat setempat, karang taruna, pengelola wisata, dan relawan. Pendekatan yang digunakan adalah Asset Based Community Development (ABCD) melalui tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Do/Destiny. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran ekologis masyarakat, perubahan perilaku pro-lingkungan, serta penurunan volume sampah di garis pantai dan area mangrove. Sampah yang terkumpul didominasi limbah anorganik seperti plastik sekali pakai. Kegiatan ini juga memperkuat kohesi sosial, solidaritas, dan rasa kepemilikan kolektif terhadap kebersihan lingkungan. Implikasi kegiatan mencakup perbaikan kualitas lingkungan pesisir, penguatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis sumber, serta peningkatan potensi wisata berkelanjutan. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, kondisi cuaca, dan variasi tingkat partisipasi. Rekomendasi untuk kegiatan selanjutnya adalah perlunya program periodik, pengembangan bank sampah, dan perluasan kemitraan lintas sektor. Secara keseluruhan, gerakan ini efektif sebagai strategi partisipatif dalam mengurangi sampah pesisir sekaligus membangun kesadaran lingkungan jangka panjang.