cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Pelatihan Pembuatan “Smart Clean” sebagai Upaya Peninggatan Produktivitas Ibu PKK Desa Karangbenda Kabupaten Pangandaran Nurdianti, Lusi; Indra, Indra; Wulandari, Winda Trisna; Idacahyati, Keni; Setiawan, Fajar; Wardani, Gatut Ari; Aprillia, Ade Yeni; Gustaman, Firman
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.12397

Abstract

ABSTRAK Pada saat ini, kesadaran tentang pentingnya penggunaan deterjen cair pakaian semakin meningkat. Kandungan surfaktan yang terkandung dalam detergen dapat menimbulkan dampak negatif bagi makhluk hidup dan lingkungan karena limbah yang tidak terurai dengan baik oleh mikroorganisme akan menjadi suatu permasalahan bagi lingkungan. Workshop ini bertujuan memberikan edukasi dan keterampilan kepada warga dalam memproduksi deterjen cair yang ramah lingkungan dan hemat biaya. Materi penyuluhan disampaikan dalam bentuk ceramah dan tanya jawab, dengan diharapkan peserta dapat memahami manfaat deterjen untuk kebersihan pakaian keluarga, mengenai deterjen pakaian yang ramah lingkungan, dan mampu melakukan sosialisasi serta mempraktekkan pembuatan deterjen pakaian sendiri. Berdasarkan hasil pengolahan statistik, terdapat peningkatan rata-rata nilai skor kuesioner peserta setelah mengikuti pelatihan dalam pembuatan deterjen cair pakaian. Hasil uji statistik menggunakan uji T berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata yang signifikan antara nilai rata-rata skor kuesioner peserta sebelum dan sesudah pelatihan. kegiatan workshop ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar desa, seperti mengurangi biaya pengeluaran keluarga dan memberikan peluang berwirausaha penjualan deterjen cair pakaian. Kata Kunci: Deterjen, Ekonomis, Workshop, Ramah Lingkungan, Parigi  ABSTRACT At this time, awareness about the importance of using liquid laundry detergent is increasing. Because waste that does not properly decompose by microorganisms will become a problem for the environment, the surfactant content in detergents may have a negative effect on living things and the environment. This workshop aims to provide education and skills to residents in producing environmentally friendly and cost-effective liquid detergent. The education material is delivered in the form of lectures and questions and answers, with the hope that participants will be able to understand the benefits of detergent for cleaning family clothes, learn about environmentally friendly laundry detergent, and be able to socialize and practice making their own laundry detergent. Based on the results of statistical processing, there was an increase in the average score of participants' questionnaires after taking part in training in making liquid laundry detergent. The results of statistical tests using the paired T test showed that there was a significant average difference between the average scores of participant questionnaires before and after training. This workshop activity can provide good benefits for the community and environment around the village, such as reducing family expenses and providing entrepreneurial opportunities for selling liquid laundry detergent. Keywords: Detergent, Economical, Workshop, Environmentally Friendly, Parigi
Self Management Ibu Hamil dengan Anemia Risyati, Linda; Al-Tadom, Nurlaelah; Kiah, Firda Kalzum
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12522

Abstract

ABSTRAK Anemia selama kehamilan berhubungan dengan pertumbuhan janin terhambat, IUFD, kelahiran preterm, gangguan pertumbuhan dan perkembangan otak janin, dan BBLR. Anak-anak yang lahir dengan cadangan besi yang rendah, akan memiliki cadangan besi yang rendah pada usia 6–9 bulan dan berisiko tinggi mengalami defisiensi besi. Anak yang lahir dengan defisiensi besi berisiko mengalami kesulitan perkembangan kognitif, social-emosional, fungsi adaptif, dan motoric. Ibu hamil dengan anemia memerlukan penanganan dan perawatan selama kehamilan, dimana penanganannya membutuhkan managemen diri atau self management. Mewujudkan self management yang baik melalui pendampingan dan penyuluhan pada ibu hamil dengan anemia. Metode Penelitian: Pengabdian masyarakat dilakukan dalam kegiatan bertahap yaitu tahapan yaitu identifikasi pengetahuan melalui pretest, edukasi dan penyuluhan tentang anemia ibu hamil, nutrisi, dan pengelolaan anemia, dilanjutkan postest. Tahapan terakhir dilakukan evaluasi pengelolaan anemia khususnya perilaku minum tablet besi. Hasil pre-test dan post-test ditampilkan dalam bentuk tabel deskripsi. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa terdapat peningkatan pengetahuan. Terdapat perubahan presentase pengetahuan responden dengan peningkatan pengetahuan baik sebesar 51,5% serta penurunan persentase pengetahuan kurang sebesar 15,1%. Sebagian besar ibu hamil patuh dalam meminum tablet Fe yaitu sebesar 81,8%. Self management ibu hamil yang dilaksanakan dalam pengabdian masyarakat ini berhasil dilaksanakan dengan peningkatan pengetahuan tentang anemia dan kepatuhan meminum tablet Fe pada ibu hamil dengan anemia. Kata Kunci: Self Management, Ibu Hamil, Anemia  ABSTRACT Anemia during pregnancy is associated with stunted fetal growth, IUFD, preterm birth, impaired fetal brain growth and development, and LBW. Children born with low iron reserves will have low iron reserves at the age of 6–9 months and are at high risk of experiencing iron deficiency. Children born with iron deficiency are at risk of experiencing difficulties in cognitive, social-emotional, adaptive function and motor development. Pregnant women with anemia require treatment and care during pregnancy, where treatment requires self-management. To realize good self-management through assistance and counseling for pregnant women with anemia. Method: Community service is carried out in gradual activities, namely the stages, namely identification of knowledge through pretest, education and counseling about anemia in pregnant women, nutrition and management of anemia, followed by posttest. The final stage was to evaluate the management of anemia, especially the behavior of taking iron tablets. The results of the pre-test and post-test are displayed in the form of a description table. Based on the results of the analysis, it is known that there is an increase in knowledge. There was a change in the percentage of respondents' knowledge with an increase in good knowledge of 51.5% and a decrease in the percentage of poor knowledge of 15.1%. Most pregnant women adhere to taking Fe tablets, namely 81.8%. The self-management of pregnant women carried out in this community service was successfully implemented by increasing knowledge about anemia and compliance with taking Fe tablets in pregnant women with anemia. Keywords: Self Management, Pregnant Women, Anemia
Analisis Asuhan Keperawatan melalui Intervensi Edukasi Kepatuhan Diet DM dan Kadar Glukosa Darah Pada Pasien Ny. I dan Tn. U dengan Diagnosa Medis Diabetes Mellitus Tipe 2 di Rumah Sehat Wilayah Jakarta Timur Putri, Ni Made Santi Hartiya; Hisni, Dayan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13699

Abstract

ABSTRAK Diabetes Mellitus merupakan penyakit metabolic, ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Kepatuhan diet penderita DM dapat meningkatkan kualitas hidup penderita Diabetes dan mencegah terjadi  komplikasi tersebut secara dini. Penanganan yang difokuskan untuk meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan diet salah satunya dengan pemberian edukasi kesehatan dan edukasi diet DM. Mengalisis asuhan keperawatan melalui intervensi edukasi kepatuhan diet dan kadar glukosa darah pada pasien Ny. I dan Tn. U dengan diagnosa medis Diabetes Mellitus tipe 2 Di Rumah Sehat Wilayah Jakarta Timur. Pemberian edukasi kesehatan dan edukasi diet DM pada pasien dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan diagnosa defisit pengetahuan sangat efektif untuk menangani ketidakpatuhan diet DM dibuktikan dengan hasil skor pengetahuan didapatkan pasien Ny. I dapat menjawab semua pertanyaan dengan jawaban yang sesuai 2 dari 10 pertanyaan yang diberikan pada tanggal 03 April 2023 meningkat menjadi  9  dari 10 pertanyaan yang sesuai pada tanggal 06 April 2023. Hal ini didukung dengan penurunan kadar glukosa darah pasien Ny. I: 243 mg/dl  pada tanggal 03 April 2023 menurun menjadi 180 mg/dl pada tanggal 06 April 2023. Pada pasien Tn. U dapat menjawab 3 dari 10 pertanyaan dengan benar pada tanggal 19 Desember 2023 meningkat menjadi  10  dari 10 pertanyaan dengan benar pada tanggal 22 Desember 2023. Hal ini didukung dengan penurunan kadar glukosa darah pasien Tn. U: 343 mg/dl  pada tanggal 19 April 2023 menurun menjadi 275 mg/dl pada tanggal 22 April 2023. Edukasi kesehatan dan edukasi diet pada pasien Diabetes Mellitus sangat efektif dalam menangani ketidakpatuhan diet DM dan kadar glukosa darah secara signifikan. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Edukasi Diet DM, Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah   ABSTRACT Diabetes Mellitus is a metabolic disease, characterized by increased blood glucose levels. Dietary compliance with diabetes sufferers can improve the quality of life of diabetes sufferers and prevent these complications from occurring early. One of the treatments focused on increasing knowledge and dietary compliance is providing health education and DM diet education. To analyze nursing care through educational interventions on diet compliance and blood glucose levels in patients Mrs. I and Mr. U with a medical diagnosis of Type 2 Diabetes Mellitus at the Healthy Home in the East Jakarta Region. Providing health education and DM diet education to patients with Type 2 Diabetes Mellitus with a diagnosis of knowledge deficit is very effective in dealing with DM diet non-compliance as evidenced by the knowledge score results obtained by Mrs. I can answer all questions with appropriate answers 2 out of 10 questions given on 03 April 2023 increased to 9 out of 10 questions are appropriate on April 6, 2023. This is supported by a decrease in the patient's blood glucose level, Mrs. I: 243 mg/dl on 03 April 2023 decreased to 180 mg/dl on 06 April 2023. Inpatient Mr. U can answer 3 out of 10 questions correctly by December 19, 2023, increasing to 10 out of 10 questions correctly on December 22, 2023. This is supported by a decrease in the patient's blood glucose level, Mr. U: 343 mg/dl on April 19 2023 decreasing to 275 mg/dl on April 22, 2023. Health education and diet education for Diabetes Mellitus patients is very effective in dealing with DM diet non-compliance and blood glucose levels significantly. Keywords: Diabetes Mellitus, DM Diet Education, Unstable Blood
Edukasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pada Rumah Batik Nurhikmah Entianopa Entianopa; Ahmad Husaini; Lisa Anita Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12512

Abstract

ABSTRAK Permasalahan yang dialami di rumah batik Nurhikmah, selain itu juga terdapat permasalahan pada pekerja, dari segi ergonomi,personal hygiene. Penggunaan peralatan kerja yang tidak sesuai standar, lingkungan kerja yang seadanya, serta kondisi kesehatan yang kurang terpantau oleh layanan kesehatan merupakan persoalan yang dialami oleh para pekerja. Risiko ergonomi yang muncul dikarenakan posisi kerja yang salah, tempat kerja yang tidak aman serta rendahnya pengetahuan tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan Pengrajin atau pekerja dan pemilik industri tentang keselamatan dan kesehatan kerja (K3) , jenis penyakit Akibat kerja, Metode yang digunakan adalah penyuluhan keselamatan dan kesehatan kerja melalui ceramah, sesi tanya jawab, dan diskusi interaktif. 30 pekerja di rumah batik Nurhikmah, terlibat dalam kegiatan ini. Sebelum penyuluhan dimulai, dilakukan pre-test untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman pekerja tentang keselamatan dan kesehatan kerja. Setelah itu, materi disampaikan dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, serta diakhiri dengan post-test untuk menilai efektivitas penyuluhan ini. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman pekerja terkait Keselamatan dan kesehatan kerja, yang terbukti melalui perbandingan hasil pre-test dan post-test. Untuk dapat ditingkatkan kesadaran pekerja dalam menggunakan APD dan juga memotivasi pemilik usaha untuk mempersiapkan peralatan keselamatan dan kesehatan kerja dengan lebih baik. Kata Kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Pengetahuan, Rumah Batik  ABSTRACT The issues faced at Nurhikmah Batik House include problems related to ergonomic issues and personal hygiene among the workers. The use of non-standard work equipment, substandard working conditions, and inadequate healthcare monitoring contribute to the challenges faced by the workers. Ergonomic risks arise due to incorrect work positions, unsafe working environments, and limited knowledge regarding occupational health and safety (OHS).. Purpose: The objective is to enhance the knowledge of artisans or workers and industry owners regarding occupational health and safety (OHS) and types of Occupational Diseases. The method employed is OHS education through lectures, question-and-answer sessions, and interactive discussions. Thirty workers at Nurhikmah Batik House are engaged in this initiative. Before commencing the education program, a pre-test is administered to assess the workers' knowledge and understanding of occupational health and safety. Subsequently, the material is presented, followed by a question-and-answer session, concluding with a post-test to evaluate the effectiveness of this educational intervention. The findings of this outreach demonstrate an improvement in the knowledge and understanding of workers regarding Occupational Health and Safety (OHS), as evidenced by a comparison of the pre-test and post-test results. To increase worker awareness in using PPE and also motivate business owners to prepare better occupational safety and health equipment Keywords: Occupational Health and Safety (OHS), Knowledge, Batik House.
Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Kemampuan Masyarakat Melakukan Pertolongan Pertama Pendarahan Pada Korban Kecelakaan di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Rosiska, Mimi; Yati, Sarni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13313

Abstract

ABSTRACT First Aid in Accidents (P3K) is a temporary aid effort for accident victims before victims get medical help. Based on WHO (World Health Organization) data, victims of accidents in 2018 more than 1.25 million victims died due to traffic accidents and 50 million people were seriously injured.In this situation, treatment to stop bleeding must be done properly and correctly, it is very important to avoid severity, the community plays an important role in having skills for proper treatment.The purpose in this study is to know. The effect of First Aid Training on Accidents (P3K) on the community's ability to perform bleeding first aid on accident victims in the Kumun Health Center work area in 2023. This study used a pre-experimental design with a one group pretest-posttest approach.The sample in the study was 16 respondents.Data collection was carried out by measuring the ability of respondents to perform bleeding first aid. The results showed that before the bleeding first aid training intervention, respondents had insufficient abilities. After being given a bleeding first aid training intervention, most of the respondents' abilities were good. From the statistical test , p Value of 0.001 was obtained, so there is an effect of First Aid Training in Accidents (P3K) on the community's ability to perform bleeding first aid on accident victims in the Kumun Health Center work area in 2023. The results of this activity can increase people's skills and awareness about the importance of first aid to help care for the social environment and can help the safety of victims. Keywords: P3K, Bleeding, Training and Abilities  ABSTRAK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) adalah upaya pertolongan sementara terhadap korban kecelakaan sebelum korban mendapatkan pertolongan medis.Berdasarkan data WHO (World Health Organization)  korban kecelakaan 2018 lebih dari 1,25 juta korban meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dan 50 juta orang luka berat.Kegawatdaruratan pada kasus kecelakaan adalah seperti pendarahan. Pada keadaan ini penanganan untuk menghentikan pendarahan harus dilakukan baik dan benar sangat penting. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui. Pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Kemampuan Masyarakat Melakukan Pertolongan Pertama Pendarahan Pada Korban Kecelakaan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one grup pretest-post test.Sampel dalam penelitian sebanyak 16 Responden.Pengumpulan data dilakukan dengan mengukur kemampuan responden melakukan pertolongan pertama pendarahan. Hasil penelitian menunjukan sebelum diberikan intervensi pelatihan pertolongan pertama pendarahan responden memiliki kemampuan yang kurang.Setelah diberikan intervensi pelatihan pertolongan pertama pendarahan sebagian besar kemampuan responden baik.Dari uji statistik diperoleh nilai p Value 0,001 maka ada pengaruh Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) Terhadap Kemampuan Masyarakat Melakukan Pertolongan Pertama Pendarahan Pada Korban Kecelakaan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kumun Tahun 2023. Hasil dari kegiatan ini dapat meningkatkan ketrampilan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya P3K untuk membantu seksama lingkungan sosial dan dapat menolong keselamatan korban. Kata Kunci: P3K, Pendarahan, Pelatihan & Kemampuan 
Sosialisasi Pengendalian Sampah melalui Gerakan Kangpisman di RW 02 Kelurahan Kotawetan Garut Kota Rosidin, Udin; Sumarni, Nina; Witdiawati, Witdiawati; Amira, Iceu; Hendrawati, Hendrawati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12928

Abstract

ABSTRAK Masalah kesehatan yang sering terjadi di masyarakat salah satunya adalah pengelolaan sampah. Trend modern pengelolaan sampah saat ini memfokuskan bagaimana sampai dari setiap sumber awalnya bisa dikelola dengan baik, sehingga sampah yang dibawa ke tempat pembuangan akhir volumenya menjadi berkurang. Trend tersebut berupa gerakan, kolaborasi antara pemerintah, warga, swasta dan lainnya dalam pengelolaan sampah melalui kegiatan mengurangi (kang), memisahkan (pis) dan memanfatkan (man) sampah. Kelurahan Kotawetan, khususnya RW 02 merupakan sebagai RW binaan mahasiswa yang terletak di wilayah Kecamatan Garut Kota. Berdasarkan hasil survey yang dilaksanakan mahasiswa mendapatkan data kondisi lingkungan kurang baik, banyak sampah berserakan dan kurangnya tempat penampungan sampah serta pembuangan sampah yang masih belum terpilah, Hal tersebut dimungkinkan karena masih banyak masyarakat yang belum sadar akan kebersihan.  Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah melalui gerakan kangpisman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan sampah sebesar 28 poin. Kegiatan yang sudah dilaksanakan diharapkan dapat berkelanjutan secara mandiri oleh masyarakat sesuai pengetahuan yang telah dimilikinya sehingga masyarakat bisa menerapkan gerakan kangpisman dari rumah tangganya. Kepala kelurahan dan kepala puskesmas dapat memfasilitasi masyarakat dalam pelaksanaan pengelolaan sampah melalui gerakan kangpisman. Kata Kunci: Pengetahuan, Pengelolaan Sampah, Kangpisman  ABSTRACT One of the health problems that often occurs in society is waste management. The modern trend in waste management is currently focusing on how it can be managed properly from each source, so that the volume of waste taken to final disposal sites is reduced. This trend takes the form of a movement, collaboration between the government, citizens, the private sector and others in waste management through activities to reduce (kang), separate (pis) and utilize (man) waste. Kotawetan Village, especially RW 02, is a student-assisted RW located in the Garut Kota District area. Based on the results of a survey carried out by students, they found that the environmental conditions were not good, there was a lot of rubbish strewn about and there was a lack of rubbish storage areas and waste disposal that was still not sorted. This is possible because there are still many people who are not aware of cleanliness. The aim of this activity is to increase public knowledge about waste management through the kangpisman movement. The results of the activity showed an increase in public knowledge about waste management by 28 points. It is hoped that the activities that have been carried out can be continued independently by the community according to the knowledge they already have so that the community can implement the kangpisman movement from their household. Sub-district heads and heads of community health centers can facilitate the community in implementing waste management through the kangpisman movement. Keywords: Knowledge, Waste Management, Kangpisman
Manajemen Pemberian Air Susu Ibu Eksklusif di Posyandu Melati, Sawangan, Depok Samaria, Dora
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.14047

Abstract

ABSTRAK Kurangnya pengetahuan ibu terkait dengan praktik menyusui menjadi salah satu etiologi signifikan dari rendahnya cakupan ASI eksklusif. Hal ini dapat mendorong ibu untuk memberikan makanan tambahan kepada bayi sebelum mencapai usia 6 bulan, mengakibatkan kegagalan dalam menjaga pemberian ASI secara eksklusif. Diperlukan edukasi manajemen pemberian ASI eksklusif guna mengatasi hal tersebut. Kegiatan edukasi dilakukan agar peserta memahami manajemen pemberian asi eksklusif dan dapat mempraktikkan posisi menyusui yang tepat untuk mendukung terapainya ASI eksklusif hingga 6 bulan. Implementasi penyuluhan dan praktik manajemen ASI eksklusif ini diselenggarakan di Posyandu Melati, Sawangan, Depok, terhadap 22 ibu hamil dan menyusui. Para peserta diukur pengetahuan mereka pada waktu sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Dari 22 peserta, hasil pengkajian awal didapatkan 12 orang memiliki pengetahuan tinggi, sedangkan 10 orang lainnnya memiliki pengetahuan rendah. Pada tahap evaluasi akhir, seluruh peserta telah memiliki skor sempurna (pengetahuan tinggi). Hasil Uji Wilcoxon mengindikasikan perbedaan yang bermakna antara mean skor pretest dengan posttest (p value 0,001, CI 95%:1,275-3,271). Kegiatan promosi kesehatan dengan tema manajemen pemberian ASI eksklusif ini telah terselenggara dengan baik dibuktikan dengan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan antara sebelum dengan sesudah diberikan edukasi. Direkomendasikan pemberian edukasi manajemen ASI eksklusif kepada populasi serupa agar pengetahuan masyarakat dapat meningkat sehingga secara tidak langsung dapat berdampak pada peningkatan cakupan ASI esklusif di wilayah tersebut. Kata Kunci: Air Susu Ibu Eksklusif, Edukasi Kesehatan, Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Pengetahuan.  ABSTRACT Lack of maternal knowledge regarding breastfeeding practices is one of the significant etiologies of low coverage of exclusive breastfeeding. This can encourage mothers to provide additional food to babies before they reach 6 months of age, resulting in failure to maintain exclusive breastfeeding. Education on the management of exclusive breastfeeding is needed to overcome this issue. Educational activities were carried out so that participants understand the management of exclusive breastfeeding and can practice appropriate breastfeeding positions to support the achievement of exclusive breastfeeding for up to 6 months. Implementation of counseling and exclusive breastfeeding management practices was held at Posyandu Melati, Sawangan, Depok, for 22 pregnant women and breastfeeding. The participants had their knowledge measured before and after providing education. Results Of the 22 participants, the results of the initial assessment showed that 12 people had high knowledge, while the other 10 people had low knowledge. At the final evaluation stage, all participants had a perfect score (high knowledge). The Wilcoxon Test results indicated a significant difference between the mean pretest and posttest scores (p value 0.001, 95% CI: 1.275-3.271). Health promotion activities with the theme of management of exclusive breastfeeding have been well implemented as evidenced by a significant increase in participants' knowledge between before and after the education was provided. It is recommended to provide exclusive breastfeeding management education to similar populations so that public knowledge can increase so that it can indirectly have an impact on increasing exclusive breastfeeding coverage in the area. Keywords: Exclusive Breastfeeding, Health Education, Pregnant Women, Breastfeeding Mothers, Knowledge.
Skrining Bank Darah untuk Pemeriksaan Hemoglobin di Kelurahan Pasalakan Kecamatan Sumber Supriyatin, Supriyatin; Solikhah, Solikhah; Prambudi, Hery
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12185

Abstract

ABSTRAK Skrining bank darah dan pengabdian kesehatan masyarakat melalui tes hemoglobin di kelurahan Pasalakan, Sumber, oleh mahasiswa AAK An Nasher Cirebon. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk menganalisis efektivitas skrining bank darah dalam mendeteksi tingkat hemoglobin rendah serta dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Metode yang digunakann melibatkan penyuluhan kepada masyarakat, penyebaran angket, pengambilan sampel darah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil skrining bank darah didapatkan rata-rata kadar hemoglobin 13.21 g/dL. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah untuk mendapatkan hasil pemeriksaan hemoglobin dari skrining bank darah. Kata Kunci: Skrining Bank Darah, Hemoglobin, Kadar Hemoglobin.  ABSTRACT Blood bank screening and community health service through a hemoglobin test in the Pasalakan sub-district, Sumber, by AAK student An Nasher Cirebon. The main objective of this activity is to analyze the effectiveness of blood bank screening in detecting low hemoglobin levels and its impact on public health. The method involves outreach to the community, distributing questionnaires, and taking blood samples for further examination. Blood bank screening results showed an average hemoglobin level of 13.21 gr/dL. The conclusion of this community service activity is to get the results of a hemoglobin examination from a blood bank screening. Keywords: Blood Bank Screening, Hemoglobin, Hemoglobin Levels.
Revitalisasi TPA Al-Muhajirin: Membangkitkan Semangat Belajar dan Partisipasi Komunitas dalam Pendidikan Agama di Takaras Kota Widyastuti, Hesty; Arisma, Arisma; Lestari, Ayu; Nurvadila, Feny; Maharani, Hilma; Yanti, Melda Yuli; Aditiya, Muhammad; Alfianur, Muhammad; Sari, Nopita; Anwar, Wahyudi; Puspita, Widya Husna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.12903

Abstract

ABSTRAK Moralitas, etika, dan pemahaman agama generasi muda dalam suatu komunitas sangat dipengaruhi oleh pendidikan agama. Namun, TPA Al-Muhajirin di Desa Takaras Kota menghadapi kendala yang signifikan seperti berkurangnya keterlibatan dan pasrtisipasi masyarakat, kurangnya ambisi atau motivasi, dan sumber daya yang minim. Penulis menggunakan strategi Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan kerja sama yang erat antara komunitas, masyarakat, dan pengurus TPA untuk mengatasi masalah-masalah tersebut. Dorongan untuk meningkatkan keterlibatan orang tua, pendanaan dari masyarakat, penerapan metode pembelajaran baru, dan renovasi fasilitas TPA adalah beberapa upaya revitalisasi. Untuk menjamin keberlanjutan dan efektivitas revitalisasi, fase pemantauan dan penilaian kolaboratif sangat penting. Hasil yang diperoleh dari program ini adalah meningkatnya semangat belajar anak-anak, keterlibatan orang tua yang lebih tinggi, dan pendidikan agama yang lebih baik, sehingga TPA menjadi terassa lebih hidup daripada yang sebelumnya. Keberhasilan revitalisasi ini berkat kerja sama yang baik antara semua pemangku kepentingan. Tujuan utama dari revitalisasi TPA Al-Muhajirin adalah untuk menumbuhkan kembali kecintaan anak-anak dalam belajar dan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pendidikan agama, dengan potensi untuk menghasilkan perubahan yang bermanfaat dalam jangka panjang di lingkungan sekitar.Kata Kunci: Revitalisasi, Partisiasi, Komunitas  ABSTRACT The morality, ethics and religious understanding of the younger generation in a community are greatly influenced by religious education. However, Al-Muhajirin TPA in Takaras Kota Village faces significant obstacles such as reduced community involvement and participation, lack of ambition or motivation, and minimal resources. The authors used a Participatory Action Research (PAR) strategy that involved close collaboration between the community, the community, and the TPA board to address these issues. Encouragement to increase parental involvement, funding from the community, implementation of new learning methods, and renovation of TPA facilities are some of the revitalization efforts. To ensure the sustainability and effectiveness of revitalization, a collaborative monitoring and assessment phase is essential. The results obtained from this program are increased children's enthusiasm for learning, higher parental involvement, and better religious education, so that the TPA feels more alive than before. The success of this revitalization is due to good cooperation between all stakeholders. The main objective of revitalizing Al-Muhajirin TPA is to reawaken children's love of learning and increase community involvement in religious education, with the potential to generate long-term beneficial changes in the surrounding environment. Keywords: Revitalization, Participation, Comunity
Pendidikan Kesehatan Bencana (Disaster Health Education) dan Pemetaan Wilayah Risiko Bencana dengan Metode Town Watching bagi Kader Kesehatan Siaga Bencana dan Masyarakat di Wilayah Kerja Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Yeni Rimadeni; Rizki Wan Oktabina; Afdhal Afdhal; Berwi Fazri Pamudi; Erlangga Galih Zulva Nugroho; Eka Oktarina Riani; Muhammad Ikhwan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12356

Abstract

ABSTRAK Kondisi indonesia rentan terhadap gempa bumi, tsunami letusan gunung api dan jenis- jenis bencana geologi lain. Kecamatan Meuraxa merupakan salah satu kecamatan di Kota Banda Aceh yang berada di ujung pulau sumatera. Wilayah ini telah terdampak langsung kejadian gempa dan tsunami tahun 2004 silam. Kecamatan tersebut sering mengalami kejadian  angin puting beliung, badai dan abrasi yang merusak beberapa bangunan infrastruktur dan mengancam jiwa masyarakat setempat dan juga kejadian wabah penyakit seperti Covid 19, demam berdarah dan beberapa penyakit lainnya. Tujuan kegiatan meningkatkan kesadaran masyarakat yaitu kader kesehatan siaga bencana terhadap penanggulangan bencana, Mengidentifikasi kerentanan lingkungan dan sekitarnya, mengidentifikasi kapasitas/sumberdaya yang dimiliki masyarakat yang dapat digunakan ketika terjadi bencana, Mengidentifikasi permasalahan utama di lingkungan masyarakat serta menemukan solusi dari permasalahan tersebut dan adanya peta risiko bencana kecamatan meuraxa. Metode pengabdian ini menggunakan metode town watching dan juga dilakukan pengukuran pengetahuan terhadap pelatihan yang di berikan melalui pre dan post test. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian ini adalah kader kesehatan siaga bencana berjumlah 34 orang. Hasil pengabdian masyarakat di Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh di peroleh hasil pengetahuan sebelum dan sesudah pelatihan kepada kader kesehatan siaga bencana. Sebelumnya memiliki nilai rata-rata 5,7  menjadi 9.8. Perbedaan nilai rata-rata saat pre dan post test bermakna secara statistik, dimana nilai p value < α (0,000<0.05). Selain itu juga kegiatan pengabdian masyarakat ini juga menghasilkan sebuah peta sarana pendukung penanggulangan bencana. Masukan dan saran kepada pihak mitra agar kegiatan ini tetap berkelanjutan minimal adanya pelatihan berkala dengan berkoordinasi dengan mitra kesehatan dan penangulangan bencana. Kata Kunci: Kesiapsiagaan, Disaster Education, Town Watcing  ABSTRACT Indonesia is vulnerable to earthquakes, volcanic eruptions, tsunamis and other types of geological disasters. Meuraxa District is one of the sub-districts in Banda Aceh City which is at the tip of the island of Sumatra. This area was directly affected by the 2004 earthquake and tsunami. This sub-district often experiences tornadoes, storms and abrasion which damage several building infrastructure and threaten the lives of local people as well as disease outbreaks such as Covid 19, dengue fever and several other diseases. The aim of the activity is to increase public awareness, namely disaster preparedness health cadres regarding disaster management, Identifying the vulnerability of the environment and its surroundings, identifying the capacity/resources of the community that can be used when a disaster occurs, Identifying the main problems in the environment and the community finding solutions to these problems and the existence of a map Meuraxa sub-district disaster risk. This service method uses the Town Watching method and also measures knowledge of the training provided through pre and post tests. The target audience for this service activity is 34 disaster preparedness health cadres. The results of community service in Meuraxa District, Banda Aceh City, obtained knowledge results before and after training for disaster preparedness health cadres. Previously it had an average value of 5.7 to 9.8. The difference in the average value during the pre and post test is statistically significant, where the p value < α (0.000 <0.05). Apart from that, this community service activity also produced a map of supporting facilities for disaster management. Input and suggestions to partners so that this activity remains sustainable at least with periodic training in coordination with health and disaster management partners. Keywords: Preparedness, Disaster Education, Town Watcing

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue