cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,400 Documents
Peningkatan Pengetahuan dan Peran Serta Pus dalam Memilih Kontrasepsi Jangka Panjang di Wilayah Kerja Puskesmas Kemiling Bandar Lampung Sanjaya, Riona; Falina, Chrysa; Nurwati, Endang; Kencanawati, Ida; Masnoni, Masnoni; Handayanti, Riyani; Adawiyah, Rosbiatul; Susanti, Yenny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.14266

Abstract

ABSTRAK  Program keluarga berencana membantu pasangan memilih apakah mereka menginginkan anak atau tidak menentukan jumlah anak yang diinginkan. Pilihannya tergantung pada pengaruh sosial, budaya dan psikologi yang rumit. Alternatifnya bisa berupa kontrasepsi untuk pria dan wanita. Pasangan perlu mengetahui cara-cara yang ada agar keputusan diambil dengan hati. Metode kontrasepsi yang disarankan adalah metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP). Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) merupakan metode kontrasepsi yang bertujuan untuk mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu yang lama karena memiliki fungsi yang sangat baik untuk mencegah terjadinya kehamilan. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membuka wawasan dan menumbuhkan minat Pasangan Usia Subur (PUS) dalam mengambil keputusan untuk bergabung dalam pengunaan Metode  Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) khusunya AKDR dan Implan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kepada WUS dan PUS yang berdomisili di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Kemiling Bandar Lampung. Jumlah sasaran PUS pada penyuluhan adalah 20 pasangan, yang selanjutnya dilakukan pemasangan KB bagi peserta penyuluhan yang memutuskan menggunakan alat kontrasepsi AKDR atau implan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah adanya perubahan sikap dalam pemilihan alat kontrasepsi setelah penyuluhan, ditandai dengan ada 6 orang memutuskan mengunakan kontrasepsi jangka panjang AKDR dan 5 orang lainnya memutuskan untuk menggunakan konntasepsi Implan. Penyuluhan kontrasepsi yang melibatkan suami dan keluarga, sehingga tidak ada kendala dalam pengambilan keputusan oleh ibu. Pemasangan alat kontrasepsi yang dipilih dilakukan oleh mahasiswa Profesi Bidan yang telah mempunyai kualifikasi pemsangan AKDR dan Implan di Puskesmas Rawat Inap Kemiling. Kata Kunci: Penyuluhan, Program KB, Manfaat KB, MKJP, AKDR, Implan  ABSTRACT Family planning programs help couples choose whether they want children or not and determine the number of children they want. The choice depends on complex social, cultural and psychological influences. An alternative could be contraception for men and women. Couples need to know the existing methods so that decisions are taken with heart. The recommended contraceptive method is the long-term contraceptive method (MKJP). The Long Term Contraceptive Method (MKJP) is a contraceptive method that aims to prevent pregnancy for a long period of time because it has a very good function in preventing pregnancy. The aim of this community service activity is to open insight and grow the interest of couples of childbearing age (PUS) in making decisions to join in using long-term contraceptive methods (MKJP), especially IUDs and implants. The method used is counseling to WUS and PUS who live in the Kemiling Inpatient Health Center Working Area in Bandar Lampung. The target number of EFA in counseling is 20 couples, who then carry out family planning for counseling participants who decide to use IUD or implant contraception. The result of this community service activity was a change in attitude in choosing contraceptives after the counseling, marked by 6 people deciding to use IUD long-term contraception and 5 other people deciding to use implant contraception. Contraceptive education involving husbands and families, so that there are no obstacles in decision making by mothers. The installation of the selected contraceptive device is carried out by Midwife Professional students who have qualifications for IUD and Implant installation at the Kemiling Inpatient Health Center. Keywords: Extension, Family Planning Program, Benefits of KB, MKJP, AKDR, Implant
Edukasi DM dengan Pemeriksaan Gula Darah dan Kolesterol Pada Ibu-Ibu Aisyiyah di Rappang Kecamatan Panca Rijang Kabupaten Sidenreng Rappang Zainab, Zainab; Sulaeman, Sulaeman; Hasanuddin, Indirwan; Rodin, Ardianto; Purnama, Jumiarsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i1.12441

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus atau yang biasa masyarakat umum menyebutnya dengan penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup (Lestari,dkk 2021). Diabetes melitus atau penyakit kencing manis merupakan penyakit menahun yang dapat diderita seumur hidup (Sihotang, 2017). Diabetes melitus (DM) disebabkan oleh gangguan metabolisme yang terjadi pada organ pankreas yang ditandai dengan peningkatan gula darah atau sering disebut dengan kondisi hiperglikemia yang disebabkan karena menurunnya jumlah insulin dari pankreas. Penyakit DM dapat menimbulkan berbagai komplikasi baik makrovaskuler maupun mikrovaskuler. Penyakit DM dapat mengakibatkan gangguan kardiovaskular yang dimana merupakan penyakit yang terbilang cukup serius jika tidak diberikan penanganan cepat sehingga mampu meningkatkan penyakit hipertensi dan infark jantung (Saputri, 2016). Data dari International Diabetes Federation (IDF) menunjukkan bahwa 1 dari 12 orang di dunia menderita penyakit DM, dan rata-rata penderita DM tidak mengetahui bahwa dirinya menderita DM, penderita baru mengetahui kondisinya ketika penyakit sudah berjalan lama dengan komplikasi yang sangat jelas terlihat (Sartika, 2019). Dalam menjalankan kegiatan edukasi dm dengan pemeriksaan gula darah dan kolesterol pada ibu-ibu aisyiyah di rappang kecamatan panca rijang kabupaten sidenreng rappang yaitu pengukuran tekanan darah, gula darah sewaktu dan kolesterol serta penyuluhan diperlukan konsep, persiapan, dan tahap - tahap lainnya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan terstruktur. Pada kegiatan edukasi dm dengan pemeriksaan gula darah dan kolesterol, kelompok kami dan dari pihak peserta sepakat untuk menjalankan 2 program yaitu pengukuran tekanan darah, gula darah sewaktu, kolesterol dan penyuluuhan tentang penyakit dm dan kolesterol pada ibu – ibu aisyiyah di Rappang Kecamatan Pancarijang, Kabupaten Sidenreng Rappang. Kata Kunci: DM, Gula Darah Kolesterol, Penyuluhan  ABSTRACT  Diabetes mellitus or what the general public usually calls diabetes is a chronic disease that can last a lifetime (Lestari, et al. 2021). Diabetes mellitus or diabetes is a chronic disease that can last a lifetime (Sihotang, 2017). Diabetes mellitus (DM) is caused by metabolic disorders that occur in the pancreas organ which is characterized by increased blood sugar or often referred to as hyperglycemia which is caused by a decrease in the amount of insulin from the pancreas. DM disease can cause various complications, both macrovascular and microvascular. DM disease can cause cardiovascular disorders which are quite serious diseases if not given quick treatment so that they can increase hypertension and heart infarction (Saputri, 2016). Data from the International Diabetes Federation (IDF) shows that 1 in 12 people in the world suffer from DM, and on average DM sufferers do not know that they suffer from DM, sufferers only find out about their condition when the disease has been going on for a long time with very obvious complications (Sartika , 2019). In carrying out DM educational activities by checking blood sugar and cholesterol on Aisyiyah mothers in Rappang, Panca Rijang sub-district, Sidenreng Rappang district, namely measuring blood pressure, instant blood sugar and cholesterol as well as counseling, concepts, preparation and other stages are needed so that this activity can be carried out. runs well and is structured. In the DM education activity with blood sugar and cholesterol checks, our group and the participants agreed to carry out 2 programs, namely measuring blood pressure, instant blood sugar, cholesterol and counseling about DM and cholesterol for Aisyiyah mothers in Rappang, Pancarijang District, Regency. Sidenreng Rappang. Keywords: DM, Blood Sugar Cholesterol, Counseling
Pemberdayaan Remaja dalam Pemberian Makanan Tambahan dan Edukasi Mencegah Stunting di Kota Kupang Tat, Florentianus; Aben, Romana B. Y. H; Betan, Mariana Oni
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i4.13398

Abstract

ABSTRAK Indonesia termasuk dalam urutan  tertinggi  kasus  stunting  dengan  prevalensi  37,2  %  dibandingkan  negara-negara  tetangga lain. Satu dari 4 anak Indonesia mengalami stunting, kurang lebih ada 5 juta anak Indonesia mengalami stunting (Studi Status Gizi Indonesia, 2021). Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24%. Dampak  dari  kejadian  stunting  adalah  adanya  peningkatan  angka  kesakitan  dan  kematian pada  anak,  pertumbuhan  postur  tubuh  atau  tinggi  badan  yang  tidak  optimal  dibandingkan  umur anak,  terganggunya perkembangan  motorik,  meningkatnya  angka  kejadian  penyakit  degeneratif, performa belajar yang kurang optimal sehingga kognitif dan produktivitas anak pun terpengaruh dan yang  lebih  jauh  lagi  adalah  peningkatan  biaya  kesehatan. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan remaja dan orangtua tentang stunting serta mengetahui perubahan berat badan anak setelah diberikan pemberian makanan tambahan. kegiatan PKM ini adalah penyuluhan dan pemberian makanan tambahan. Kegiatan PKM antara lain terjadi peningkatan pengetahuan orangtua dan remaja tentang stunting serta peningkatan berat badan 2 orang anak setelah diberi makanan tambahan. Pengetahuan orangtua dan remaja tentang pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting meningkat dan berat badan anak bertambah selama 3 bulan pemberian makanan tambahan. Kata Kunci: Stunting, Penyuluhan, Makanan Tambahan  ABSTRACT Indonesia is included in the highest order of stunting cases with a prevalence of 37.2% compared to other neighboring countries. One in 4 Indonesian children is stunted, approximately 5 million Indonesian children are stunted (Indonesian Nutritional Status Study, 2021). Indonesia targets the stunting rate to decrease to 14% by 2024, while the stunting rate in 2021 will reach 24%. The impact of stunting is an increase in morbidity and mortality rates in children, growth in body posture or height that is not optimal compared to the child's age, impaired motor development, increased incidence of degenerative diseases, suboptimal learning performance so that children's cognitive and productivity are affected and further is an increase in health costs. This PKM activity aims to find out the picture of knowledge of adolescents and parents about stunting and find out changes in body weight. The method of PKM activities is counseling and supplementary feeding. The results of PKM activities include an increase in parental and adolescent knowledge about stunting and an increase in body weight of 2 children after being given additional food. Parents' and adolescents' knowledge about child nutrition and stunting prevention increased and children gained weight during 3 months of supplementary feeding. Keywords: Stunting, Counseling, Food Supplement
Pemberdayaan Keluarga dalam Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Melalui Pendekatan Continuity of Care (COC) di Desa Penfui Timur Firda Kalzum Kiah; Ummi Kaltsum S Saleh; Barbara S. Bere Mau; Linda Risyati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12461

Abstract

ABSTRAK Penyebab kematian langsung maternal adalah gangguan hipertensi dalam kehamilan, pendarahan obstetrik, komplikasi non-obstetrik, komplikasi obstetrik lainnya, infeksi yang berkaitan dengan kehamilan, dan penyebab lain. Kematian maternal dapat dicegah apabila cakupan pelayanan diimbangi dengan mutu pelayanan secara berkelanjutan yang baik. Desa Penfui Timur memiliki cakupan pemeriksaan kehamilan K4 yang masih dibawah target sebesar 73,9% dan masih ada ibu hamil yang melahirkan dirumah. Tujuan yaitu melakukan penyuluhan dan mengevaluasi pelayanan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang pelayanan kehamilan, persalinan, nifas, bayi dan KB, serta evaluasi pelayanan kebidanan berkelanjutan pada ibu hamil. Hasil evaluasi menunjukkan peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan ibu-ibu telah memanfaatkan pelayanan kebidanan secara berkelanjutan.    Kata Kunci: Pemberdayaan, Kesehatan Ibu dan Anak, COC  ABSTRACT Direct maternal causes of death are hypertensive disorders in pregnancy, obstetric bleeding, non-obstetric complications, other obstetric complications, pregnancy-related infections, and other causes. Maternal deaths can be prevented if the coverage of services is balanced with good quality of sustainable care. East Penfui Village has K4 pregnancy check coverage which is still below the target of 73.9% and there are still pregnant women who give birth at home. The purpose is to conduct counseling and evaluate sustainable midwifery services for pregnant women. The activities carried out were counseling on pregnancy, childbirth, postpartum, infant and family planning services, as well as evaluation of continuous midwifery services for pregnant women. The evaluation results showed that participants had increased knowledge and mothers had used midwifery continuity of cares.  Keywords: Empowerment, Maternal and Child Health, COC
Providing Education about HIV/AIDS in Smks. Santo Yosef Nazaret Jayapura District Hasnia, Hasnia; Lestari, Susi; Pratimi, Yustika Rahmawati; Lestari, Tiyan Febriani; Narianti, Narianti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13210

Abstract

ABSTRACT The lack of appropriate and relevant information about HIV/AIDS and supported by the curious attitude of teenagers causes teenagers to be one of the populations with high risk behavior. Apart from that, the problem of HIV/AIDS in adolescents does not only have a negative physical impact, but can also affect mental health, emotions, economic conditions and social welfare in the long term. This not only affects teenagers themselves, but also families, society and the nation so that knowledge and attitudes have an important role in shaping behavior in preventing HIV/AIDS. However, in this case it is necessary to provide information in the form of education to increase knowledge and improve their own attitudes. The method used in this service so that students can be interested and absorb the education provided more quickly is providing education through audio-visual media (video) and print media (leaflets). Health education using videos and leaflets has a more significant impact on increasing knowledge because teenagers will be more interested in videos and leaflets, making teenagers less bored of watching and reading. Keywords: Education about HIV/AIDS, Knowledge and attitudes of female students, HIV/AIDS Videos and Leaflets, SMKS. Santo Yosef Nazareth, Jayapura Regency.
Implementasi Senam Asma Pada Lansia di UPT Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Saragih, Ice Septriani; Gaol, Hotmarina Lumban; Ginting, Amnita Anda Yanti; Sembiring, Friska; Saragih, Helinida; Simbolon, Maria Puji Astuti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i2.13083

Abstract

ABSTRAK Asma termasuk kedalam penyakit kronis yang memiliki ciri khas serangan berulang sesak nafas dan mengi. Peningkatan   prevelensi   penyakit   asma   sering bertambahnya  usia. senam asma untuk membantu mengurangi gejala yang dialami oleh lansia. Senam asma dapat meningkatkan kemampuan penderita asma dalam melakukan kegiatan sehari-hari, yaitu meningkatkan kemampuan bernapas, meningkatkan efisiensi kerja otot-otot pernapasan, menambah aliran darah keparu sehingga aliran udara yang teroksigenasi lebih banyak.   Kegiatan  Pengabdian  Kepada  Masyarakat  (PKM)  dilaksanakan  pada  hari Jumat, 21 Januari 2022 yang mulai pukul 08.00-selesai bertempat  Lapangan  UPT pelayanan lanjut usia binjai.  Kegiatan ini di ikuti oleh 42 orang lansia. Hasil pelaksanaan senam asma pada lansia adalah adanya peningkatan pengetahuan dan kebugaran tubuh pada lansia, lansia mengikuti senama dengan antusias dan proaktif. Pelaksanaan senam asma pada lansia di Unit Pelayanan Sosial berjalan dengan lancar dan baik dan diharapkan pelaksanaan senam asma ini terus dilakukan secara kontinu supaya dapat meningkatkan kebugaran dan kualitas hidup lansia. Kata Kunci: Senam Asma, Lansia ABSTRACT Asthma is a chronic disease characterized by repeated attacks of shortness of breath and wheezing. The increasing prevalence of asthma often increases with age. Asthma exercises to help reduce the symptoms experienced by the elderly. Asthma exercises can improve the ability of asthma sufferers to carry out daily activities, namely improving the ability to breathe, increasing the efficiency of the respiratory muscles, increasing blood flow to the lungs so that more oxygenated air flows. Community Service Activities (PKM) will be held on Friday, January 21 2022, starting at 08.00-finish at the UPT field for elderly services in Binjai. This activity was attended by 42 elderly people. The result of implementing asthma exercises for the elderly is an increase in knowledge and body fitness in the elderly, the elderly follow the exercise enthusiastically and proactively. The implementation of asthma exercises for the elderly in the Social Services Unit runs smoothly and well and it is hoped that the implementation of asthma exercises will continue to be carried out continuously so that it can improve the fitness and quality of life of the elderly  Keywords: Asthma Exercise, Elderly
Aksi Cegah Stunting: Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat melalui Edukasi 1000 HPK Nurul Jannatul Wahidah; Riswi Alinda Fatmawati; Tsabita Hanan Mufidah; Anjani Nur Azizah; Arina Dinal Haque; Nurul Ismatun Khasanah; Sari Oktantri Setiani; Zahra Azizah Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12806

Abstract

ABSTRAK Kondisi gagal tumbuh selama masa golden period akibat kekurangan gizi kronis yang dialami anak usia di bawah lima tahun disebut dengan stunting. Permasalahan ini akan sulit diperbaiki dan dapat berlanjut hingga anak dewasa apabila tidak segera dicegah sebelum anak menginjak usia 5 tahun. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan wanita usia subur mengenai 1000 HPK. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan Service Learning (SL). Instrumen yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini yaitu booklet “Buku Saku Cegah Stunting, Generasi Bangsa Hebat dengan Optimalisasi Golden Period Sehat” dan media PowerPoint Presentation. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa intervensi pendidikan kesehatan mengenai 1000 HPK melalui sosialisasi dan pemberian media booklet secara langsung memberikan pengaruh terhadap peningkatan hasil pengetahuan wanita usia subur. Booklet 1000 HPK penting untuk diberikan dalam upaya penignkatan pengetahuan Wanita usia Subur sebagi aksi nyata cegah stunting. dengan Kata Kunci: Stunting, Wanita Usia Subur, 1000 HPK Buku Saku  ABSTRACT The condition of failure to grow during the golden period due to chronic malnutrition experienced by children under five years of age is called stunting. This problem will be difficult to fix and can continue into adulthood if it is not prevented before the child turns 5 years old. This community service aims to increase knowledge of women of childbearing age regarding 1000 HPK. The service method used is the Service Learning (SL) approach. The instruments used in this community service are the booklet " Buku Saku Cegah Stunting, Generasi Bangsa Hebat dengan Optimalisasi Golden Period Sehat " and PowerPoint Presentation media. The results of this service show that health education interventions regarding 1000 HPK through socialization and provision of media booklets directly influence the increase in knowledge outcomes of women of childbearing age. 1000 HPK Booklet can be used as media to Woman in childbearing Age to increase their knowledge as a real action to decrease stunting. Keywords: Stunting, Woman in Childbearing Age, 1000 HPK, Booklet
Pendidikan Kesehatan tentang Rhematoid Arthritis dan Senam Rematik Pada Lansia di Posyandu Lansia Mugi Sehat Septiani, Febi; Susanti, Indri Heri; Yuanita, Silvi; Nabila, Nurun; Thurfah, Putri Aziizah; Adelia, Putri Sella; Gumanti, Riang; Pratami, Rifmawati Widya; Saputri, Salsabila; Yuda, Satria Tegar Baratha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.14032

Abstract

ABSTRAK Prevalensi rheumatoid arthritis berdasarkan diagnosis tenaga kesehatan di Indonesia adalah 11,9% berdasarkan diagnosis atau gejala adalah 24,7%. Prevalensi berdasarkan usia penderita rheumatoid arthritis 45-54 tahun mencapai 37,2%, usia 55-64 tahun sebanyak 45,0%, usia 65-74 tahun sebanyak 51,9% dan usia lebih dari 75 tahun mencapai 54,8%. Rheumatoid arthritis penyakit yang menyerang pada bagian sendi sehingga mengakibatkan struktur ataupun jaringan terganggu sehingga mengganggu aktifitas sehari-hari. Untuk mengurangi nyeri sendi yang dialami penderita dapat dilakukan dengan non farmakologi yaitu dengan senam rematik. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pencegahan penyakit Rheumatoid arthritis pada lansia di Posyandu Mugi Sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah, diskusi, tanya jawab, dan praktik senam rematik. Pasca pengabdian masyarakat diketahui bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan terkait dengan Rheumatoid arthritis. Kegiatan pengabdian masyarakat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terkait berbagai penyakit dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit rheumatoid arthritis sehingga dapat mengurangi tingkat kesakitan dan menurunkan prevalensi rheumatoid arthritis di Indonesia sendiri. Kata Kunci: Pencegahan, Rheumatoid Arthritis, Senam Rematik  ABSTRACT The prevalence of rheumatoid arthritis based on diagnosis by health workers in Indonesia is 11.9% based on diagnosis or symptoms is 24.7%. The prevalence based on rheumatoid arthritis sufferers aged 45-54 years reached 37.2%, aged 55-64 years was 45.0%, aged 65-74 years was 51.9% and aged over 75 years reached 54.8%. Rheumatoid arthritis, also known as rheumatic disease, is inflammation of the joints which causes the structure or tissue around it to become disturbed, which causes daily activities to be disrupted. To reduce joint pain experienced by sufferers, it can be done non-pharmacological, namely rheumatic exercises. Community service activities aim to provide an understanding and prevention of rheumatoid arthritis in the elderly at Posyandu Mugi Sehat.The method used in this activity is health education using lecture, discussion, question and answer methods, and rheumatic exercise practice. After community service, it was discovered that participants experienced increased knowledge related to Rheumatoid arthritis. It is important to carry out community service activities to increase public knowledge regarding various diseases and increase public awareness of the importance of preventing rheumatoid arthritis so that it can reduce the level of morbidity and reduce the prevalence of rheumatoid arthritis in Indonesia itself. Keywords: Prevention, Rheumatoid Arthritis, Rheumatic Exercise
Pemberian Terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu Hamil pada Masa Pandemi Covid-19 Ummi Kaltsum S Saleh; Firda Kalzum Kiah; Mareta Bakale Bakoil
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i12.12297

Abstract

ABSTRAK Luas wilayah desa Penfui Timur 9,59 km2, dengan jumlah penduduk sebanyak 57.394 jiwa, terdiri dari laki – laki: 29.582 jiwa dan perempuan: 27.812 jiwa. Jumlah ibu hamil di Desa Penfui Timur pada Bulan Januari – Desember tahun 2021 sebanyak 249 orang. Jumlah posyandu yang aktif sebanyak 8 posyandu dan menjalankan sistem lima meja. Pelayanan kesehatan yang dilakukan bidan di meja ke-lima belum maksimal. Pelayanan ANC 10 T belum berjalan baik dan pelayanan difokuskan pada keluhan fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan ibu hamil secara fisik dan psikologis melalui pemberian terapi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT). Capaian keberhasilan kegiatan ini terlihat dengan adanya kemampuan ibu hamil untuk melakukan terapi SEFT dengan baik. Keluhan fisik yang ibu hamil rasakan berkurang. Harapannya dengan terapi SEFT dapat membantu ibu hamil dalam mengurangi rasa tidak nyaman selama kehamilan baik keluhan fisik maupun keluhan psikologis. Kata Kunci : Kesehatan, Ibu Hamil, Terapi, SEFT  ABSTRACT The East Penfui village has a population of 57,394 people, with 29,582 mans and 27,812 womens.  The number of pregnant women in East Penfui Village from January to December 2021 were 249 people. The East Penfui village has eight active posyandu and fasilitated a five-desk system. The health services provided by the midwife at the fifth table has not been maximized. Antenatal care has not been running well and the service is focused on physical complaints. Community service activities carried out to improve the health of pregnant women physically and psychologically through the provision of Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) therapy. The success of this activity can be seen from the ability of pregnant women to carry out SEFT therapy well. Physical complaints that pregnant women feel are reduced. Hopefully SEFT therapy can help pregnant women reduce discomfort during pregnancy, both physical complaints and psychological complaints. Keywords: Health, Pregnant Women, Therapy, SEFT
Pengenalan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pada Petugas Clening Service di Lingkungan Kampus Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammdiyah Banjarmasin Mariani, Mariani; Suwandewi, Alit; Mathuridy, Roly Marwan
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i3.13004

Abstract

ABSTRAK Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal penting yang harus diterapkan di semua tempat kerja, baik pada sektor formal maupun sektor informal. Salah satu yang dapat dilakukan untuk meningkatkan K3 adalah dengan menggunakan Alat Pelindung Diri. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) merupakan hal penting yang harus diterapkan di semua tempat kerja, baik pada sektor formal maupun sektor informal. Terlebih bagi tempat kerja yang memiliki risiko atau bahaya yang tinggi, serta dapat menimbulkan Kecelakaan Akibat Kerja (KAK) dan Penyakit Akibat Kerja (PAK). Adapun KAK adalah kecelakaan yang berhubungan dengan hubungan kerja sedangkan Penyakit Akibat Kerja (PAK) yaitu penyakit yang didapat atau ditimbulkan pada waktu melaksanakan pekerjaan (Hedaputri et al, 2021). Petugas cleaning service di Kampus Fakultas Kesehatan dan Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin merupakan pekerja yang dikontrak langsung oleh pihak manajemen Kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin yang berjumlah 15 orang. Secara umum mereka memiliki tugas membersihkan setiap ruangan di area Kampus, membersihkan halaman di area ruangan serta membersihkan kamar kecil. Untuk menilai program kerja ini berhasil atau tidaknya yaitu dengan hasil dari jawaban ketika pre test dan post test dilakukan, kami menggunakan suatu parameter yang akan kami berikan kepada pihak sekolah yaitu dari hasil tersebut berupa rekapan dimana hasil dari pre test dan post test yang dijawab oleh peserta penyuluhan. Kata Kunci: K3, Cleaning Service  ABSTRACT Occupational Health and Safety is an important thing that must be implemented in all workplaces, both in the formal and informal sectors. One thing that can be done to improve K3 is to use Personal Protective Equipment. Occupational Health and Safety is an important thing that must be implemented in all workplaces, both in the formal and informal sectors. Especially for workplaces that have high risks or dangers, and can cause work-related accidents and work-related diseases. Meanwhile, CAC is an accident related to work relations, while occupational disease is a disease that is acquired or caused while carrying out work (Hedaputri et al, 2021). The cleaning service officers at the Muhammadiyah Banjarmasin University Faculty of Health and Sciences Campus are workers contracted directly by the management of the Muhammadiyah Banjarmasin University Campus, totaling 15 people. In general, they have the task of cleaning every room in the campus area, cleaning the yard in the room area and cleaning the restrooms. To assess whether this work program is successful or not, namely by the results of the answers when the pre-test and post-test were carried out, we use a parameter that we will give to the school, namely the results in the form of a recap where the results of the pre-test and post-test were answered by the participants. counseling. Keywords: K3, Cleaning Service

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue