cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Penerapan Aplikasi E-Duva untuk Deteksi Dini Kanker Serviks pada Wanita Usia Subur di Sempaja Jasmawati, Jasmawati; Raihanah, Siti; Wati, Ratna
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.19699

Abstract

ABSTRAK Program penerapan Aplikasi E-DUVA bertujuan meningkatkan kesadaran dan cakupan pemeriksaan IVA pada Wanita Usia Subur (WUS) di Kelurahan Sempaja Selatan guna menurunkan angka kejadian kanker serviks. Berdasarkan data dari Puskesmas Sempaja, hanya 40% WUS yang telah melakukan pemeriksaan IVA, dengan 10% hasil positif dan satu kasus kanker serviks yang sedang dalam pengobatan. Rendahnya angka pemeriksaan ini menunjukkan perlunya upaya edukasi yang lebih intensif mengenai pentingnya skrining dini. Metode yang digunakan dalam program ini adalah edukasi dan penerapan Aplikasi E-DUVA, yang berisi informasi mengenai kanker serviks dan pentingnya pemeriksaan IVA. Program ini melibatkan tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan tenaga medis dalam penyuluhan dan pendampingan. Selain itu, dilakukan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan WUS setelah intervensi. Hasil program menunjukkan bahwa penggunaan Aplikasi E-DUVA meningkatkan pemahaman dan kesadaran WUS terhadap pentingnya pemeriksaan IVA, dengan peningkatan pengetahuan sebesar 90%. Selain itu, terjadi peningkatan jumlah WUS yang bersedia melakukan pemeriksaan IVA. Keberhasilan program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis teknologi dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan cakupan skrining dini kanker serviks. Kesimpulannya, Aplikasi E-DUVA efektif dalam meningkatkan kesadaran dan partisipasi WUS dalam pemeriksaan IVA. Disarankan agar program ini terus berlanjut dengan dukungan dari tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah setempat agar angka kejadian kanker serviks dapat terus menurun melalui deteksi dini yang optimal. Kata Kunci: Pemeriksaan IVA, Kanker serviks, Edukasi kesehatan, Aplikasi E-DUVA, Deteksi dini  ABSTRACT The implementation of the E-DUVA application aimed to increase awareness and coverage of IVA screening among women of reproductive age (WUS) in Sempaja Selatan to reduce the incidence of cervical cancer. Based on data from Puskesmas Sempaja, only 40% of WUS had undergone IVA screening, with 10% testing positive and one case undergoing cervical cancer treatment. The low screening rate indicated the need for more intensive educational efforts regarding the importance of early detection. The method used in this program involved education and the application of E-DUVA, which provided information about cervical cancer and the significance of IVA screening. This program engaged community leaders, health cadres, and medical personnel in outreach and assistance. Additionally, pre-tests and post-tests were conducted to measure the increase in WUS knowledge after the intervention. The results of the program showed that the use of the E-DUVA application improved WUS understanding and awareness of the importance of IVA screening, with a 90% increase in knowledge. Furthermore, there was a rise in the number of WUS willing to undergo IVA screening. The program's success indicated that technology-based education could be an effective solution in enhancing early cervical cancer screening coverage. In conclusion, the E-DUVA application was effective in raising awareness and participation in IVA screening. It was recommended that this program be sustained with support from healthcare workers, cadres, and local government to further decrease cervical cancer incidence through optimal early detection. Keywords: IVA screening, Cervical cancer, Health education, E-DUVA application, Early detection
Penyuluhan tentang Manfaat ASI Eksklusif untuk Ibu, Bayi dan Keluarga di PMB Bidan W Rahmawati, Naili
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.17989

Abstract

ABSTRAK Program ASI eksklusif merupakan program promosi pemberian ASI saja pada bayi tanpa memberikan makanan atau minuman lain. Tahun 1990, pemerintah mencanangkan Gerakan Nasional Peningkatan Pemberian ASI (PPASI) yang salah satu tujuannya adalah untuk membudayakan perilaku menyusui secara eksklusif kepada bayi dari lahir sampai usia 4 bulan 2 Tahun 2004, sesuai dengan anjuran WHO, pemberian ASI eksklusif ditingkatkan menjadi 6 bulan sebagaimana dinyatakan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Hasil wawancara pada studi pendahuluan dari 10 ibu nifas, terdapat 4 ibu nifas yang  tidak mengetahui Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Dalam Pemberian Asi Eksklusif. Diduga hal ini karena kurangnya pengetahuan ibu nifas mengenai Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Ibu Nifas Dalam Pemberian Asi Eksklusif.Diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang manfaat ASI Eksklusif. Dalam memberikan edukasi dengan metode Penyuluhan tentang manfaat ASI Eksklusif untuk ibu, bayi dan keluarga Di PMB Bidan W. Hasil: Ibu nifas sudah memahami semua materi yang disampaikan dan merasa rileks setelah diberikan pemijatan laktasi. Penyuluhan tentang manfaat ASI Eksklusif untuk ibu, bayi dan keluarga Di PMB Bidan W Kata Kunci: Penyuluhan Tentang Manfaat ASI Eksklusif Untuk Ibu, Bayi Dan Keluarga.  ABSTRACT The exclusive breastfeeding program is a program that promotes the provision of breast milk alone to infants without providing other food or drink. In 1990, the government launched the National Movement to Increase Breastfeeding (PPASI), one of the objectives of which was to cultivate the behavior of exclusive breastfeeding to babies from birth to 4 months of age 2 In 2004, in accordance with WHO recommendations, exclusive breastfeeding was increased to 6 months as stated in the Decree of the Minister of Health of the Republic of Indonesia. The results of interviews in the preliminary study of 10 postpartum women, there were 4 postpartum women who did not know the factors that influenced postpartum women in exclusive breastfeeding. It is suspected that this is due to the lack of knowledge of postpartum mothers about the factors that influence postpartum mothers in providing exclusive breastfeeding. It is expected to increase the knowledge of postpartum women about the benefits of exclusive breastfeeding. In providing education with counseling methods about the benefits of exclusive breastfeeding for mothers, babies and families at PMB Midwife W. Postpartum women have understood all the material presented and feel relaxed after being given a lactation massage. Counseling on the benefits of exclusive breastfeeding for mothers, babies and families at PMB Midwife W Keywords: Counseling on the Benefits of Exclusive Breastfeeding for Mothers, Babies and Families.
Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Jantung Koroner (PJK) melalui Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Usman, Reni Devianti; Akhmad, Akhmad; Purnama, Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18430

Abstract

ABSTRAK Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab kesakitan dan kematian di dunia dan di Indonesia. Upaya pencegahan dan pengendalian PJK merupakan upaya prioritas yang salah satunya dapat dilakukan dengan meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui peran serta kader. Tujuan kegiatan pengabmas adalah mengingkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan tentang upaya pencegahan dan pengendalian PJK sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan kader di Desa Mekar, Kec. Soropia. Sasaran kegiatan adalah 15 orang kader kesehatan Desa Mekar, Kecamatan Soropia. Pada kegiatan ini dilakukan metode penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kader. Untuk menilai pengetahuan kader, digunakan kuesioner yang berisi pengertian, penyebab, tanda dan gejala PJK, faktor risiko serta upaya pencegahan dan pengendalian PJK. Penilaian keterampilan tentang faktor risiko PJK seperti pemeriksaan fisik sederhana yang meliputi teknik pengukuran tinggi badan dan berat badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), cara melakukan pengukuran lingkar perut dan teknik memeriksa tekanan darah, glukosa dan lipid darah dengan alat sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan kader tentang tentang upaya pencegahan dan pengendalian PJK yaitu pengetahuan baik dari 20% menjadi 86,7%. Keterampilan kader juga meningkat yaitu kategori baik dari 0% menjadi 73,3%. Meningkatnya pemberdayaan kader kesehatan diharapkan dapat terjadi dan upaya peningkatan pengetahuan serta keterampilan kader tentang PJK terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Kata Kunci: Pencegahan dan Pengendalian PJK, Pengetahuan, Keterampilan, Kader                                                                                            ABSTRACT Coronary heart disease (CHD) is one of the leading cause of morbidity and mortality in the world and in Indonesia. Efforts to prevention and control of CHD is a priority effort, one of which can be done by increasing community knowledge through the participation of cadres. The purpose of community service activities is to improve knowledge and skills of cadres about efforts to prevent and control of CHD so as to increase cadre empowerment in Mekar Village, Soropia sub-district. The targets of the activity were 15 cadres of Mekar Village, Soropia District. In this activity, counseling methods were used to increase knowledge and training to improve cadres' skills. To assess cadre knowledge, a questionnaire containing the definition, causes, signs and symptoms of CHD, risk factors and efforts to prevent and control CHD. Assessment of skills on CHD risk factors such as simple physical examination which including height and weight measurement techniques to determine Body Mass Index (BMI), abdominal circumference measurements and techniques for checking blood pressure, glucose and blood lipids with simple tools. Activity results showed an increase in cadres' knowledge about prevention and control of CHD, namely good knowledge from 20% to 86.7%. The skills of cadres also increased, the good category from 0% to 73.3%. Increased empowerment of cadres is expected to occur and efforts to increase knowledge and skills of cadres about CHD continue to be implemented on an ongoing basis continuously.  Keywords: Prevention and Control of Coronary Heart Disease, Knowledge, Skills, Cadres
Peningkatan Kapasitas Kader pada Pencegahan Kehamilan Tidak Diinginkan dan Stunting Yanti, Linda; Adriyani, Fauziah Hanum Nur; Hikmanti, Arlyana; Wulandari, Nelsa Mei
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.16290

Abstract

ABSTRAK Kehamilan tidak diinginkan menimbulkan berbagai komplikasi salah satunya stunting. Prevalensinya stunting masih yang tinggi dapat dilihat dari data tahun 2021 sebanyak 24,4% dan tahun 2022 21,6%. Permasalahannya adalah tingginya kejadian kehamilan tidak diinginkan dan stunting. Hal tersebut dipicu karena adanya kehamilan tidak diinginka pada diusia dini atau masih kategori remaja yang menyebabkan terjadinya perdarahan dan kematian di masa nifas, karena pihak keluarga merasa malu dan menutupi sehingga remaja yang hamil tidak pernah melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan dan melahirkan dirumahnya. Selain itu tidak pernah mendapatkan sosialisasi kesehatan reproduksi ataupun edukasi tentang kehamilan sehat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kapasitas kader dalam peningkatan pengetahuan, melakukan pendampingan, mendeteksi dini dan pemantauan serta pada akhirnya dapa mencegah kehamilan tidak diinginkan dan stunting. Metode yang digunaka adalah ceramah, tanya jawab dan diskusi, pretest dan posttest. Pesertanya adalah semua kader yang ada di Desa Kalipelus, Kecamatan Purwanegara. Hasil kegiatannya yang diikuti oleh 15 kader dan sebelum edukasipengetahuan kader sebagian besar kuran dan setelah edukasi sebagian besar baik, selain itu hasil monitoring evaluasi menunjukkan ibu hamil yang didampingi kader bersedia melakukan pemeriksaan ke puskesmas, menggunakan kontasepsi, dan merencanakan kehamilan secara sehat. Kesimpulannya terjadi peningkatan pengetahuan kader sebelum dan setelah edukasi. Sarannya Diharapkan semua puskesma dapat memaksimalkan peran kader kesehatan dan berkala mengupdate pengetahuan para kader kesehatan. Kata Kunci: Kader, Kehamilan Tidak Diinginkan, Stunting  ABTRACT Unwanted pregnancy causes various complications, one of which is stunting. The prevalence of stunting is still high, which can be seen from the data for 2021, which is 24.4% and 2022, 21.6%. The problem is the high incidence of unwanted pregnancies and stunting. This was triggered by unwanted pregnancies at an early age or in the teenage category which caused bleeding and death during the postpartum period, because the family felt embarrassed and covered up so that pregnant teenagers never went to a health facility for examination and gave birth at home. Apart from that, they never received reproductive health outreach or education about healthy pregnancy. The aim of this activity is to increase the capacity of cadres in increasing knowledge, providing assistance, early detection and monitoring and ultimately preventing unwanted pregnancies and stunting. The methods used are lecture, question and answer and discussion, pretest and posttest. The participants were all cadres in Kalipelus Village, Purwanegara District. The results of the activities were attended by 15 cadres and before the education the knowledge of the cadres was mostly poor and after the education the majority were good, apart from that the results of the monitoring evaluation showed that pregnant women who were accompanied by the cadres were willing to go to the health center for examinations, use contraception and plan a healthy pregnancy. Conclusion: There was an increase in cadres' knowledge before and after education. Suggestion: It is hoped that all health centers can maximize the role of health cadres and regularly update the knowledge of health cadres. Keywords: Cadre, Unwanted Pregnancy, Stunting
Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) dalam Pemberian Informasi Penanganan Stunting Bagi Kader dan Penggerak PKK di Desa Manusak Kabupaten Kupang Sakinah, Siti; Dee, Theodehild M. Theresia; Lewar, Emanuel Suban Bala; Sormin, Roslin E. M; Riantiarno, Flavianus
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18172

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah kesehatan yang membutuhkan perhatian dan partisipasi dari semua pihak. Kader Posyandu dalam melaksanakan tugasnya membutuhkan keterampilan komunikasi antar pribadi dalam memberikan informasi kepada orang tua terkait penanganan stunting. Pesan yang diberikan diharapkan diterima dengan baik oleh orang tua. Namun belum semua kader memiliki keterampilan komunikasi antar pribadi yang baik. Tujuan dari kegiatan pelatihan komunikasi antar pribadi (KAP) adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader serta penggerak PKK dalam pemberian informasi tentang penanganan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui kegiatan pelatihan dan praktik lapangan bagi 35 orang kader Posyandu dan 5 orang ibu PKK Desa Manusak. Setelah kegiatan pelatihan tingkat pengetahuan dan keterampilan kader dan ibu PKK meningkat. Sebagian besar memiliki tingkat pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam melakukan komunikasi antar pribadi dalam pemberian informasi penanganan stunting. Pelatihan komunikasi antar pribadi (KAP) dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan tentang komunikasi antar pribadi dalam pemberian informasi penanganan stunting pada kader dan penggerak PKK di Desa Manusak, Kabupaten Kupang. Kata Kunci: Komunikasi Antar Pribadi, Stunting  ABSTRACT Stunting is a health problem that requires attention and participation from all parties. Posyandu cadres, in carrying out their duties, require interpersonal communication skills to provide information to parents regarding stunting management. It was hoped that the message given would be well received by parents. However, not all cadres possessed good interpersonal communication skills. The aim of the interpersonal communication training activity was to increase the knowledge and skills of PKK mothers and posyandu cadres in providing information about handling stunting. This community service activity was carried out through training and field practice activities for 35 Posyandu cadres and 5 PKK mothers in Manusak Village. After the training activities, the level of knowledge and skills of PKK mothers and posyandu cadres increased. Most participants achieved a good level of knowledge and skills in interpersonal communication for providing information on handling stunting. Interpersonal communication training successfully increased knowledge and skills in interpersonal communication for providing information on handling stunting to PKK mothers and posyandu cadres in Manusak Village, Kupang Regency. Keywords: Interpesonal Communication, Stunting.
Permainan TAK (Terapi Aktivitas Kelompok) sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Jiwa pada Remaja di SMPN 77 Jakarta Pusat Nuraenah, Nuraenah; Widakdo, Giri; Naryati, Naryati; Turrahmi, Hirfa; Adelia, Annisya; Rahayu, Siti
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.19373

Abstract

ABSTRAK Remaja sering mengalami perubahan  emosi atau emosi yang  labil,  mudah terpengaruh oleh lingkungan. Idealnya remaja mampu mengatasi tekanan kehidupan yang dihadapinya sehari-hari melalui adaptasi dari kemampuan yang baik dan sesuai maka orang tua memiliki peran dalam memerhatikan kondisi anak secara psikis maupun psikososial anak remaja tersebut. Berdasarkan analisa situasi permasalahan sebelumnya, solusi yang ditawarkan yaitu melakukan kegiatan edukasi dengan Permainan TAK (Terapi Aktivitas Kelompok) sebagai upaya Peningkatan Sehat Jiwa  pada Remaja SMPN77 Jakarta. Dengan adanya  Pengmas  dari FIK. Siswa dan siswi SMPN 77 akan mampu menyelesaikan masalah Emosi dan prilaku   dalam kehidupan berinteraksi setelah mendaptkan Edukasi tentang Peningkata sehat jiwa  melalui permaianan TAK (Terapi Aktivitas Kelompok). Kata Kunci: Remaja, Perilaku, Emosi  ABSTRACT Adolescents often experience emotional changes or unstable emotions, easily influenced by the environment. Ideally, adolescents are able to overcome the pressures of life that they face every day through adaptation of good and appropriate abilities, so parents have a role in paying attention to the psychological and psychosocial conditions of these adolescent children. Based on the analysis of the previous problem situation, the solution offered is to conduct educational activities with TAK Games (Group Activity Therapy) as an effort to Increase Mental Health in Adolescents of SMPN77 Jakarta. With the community service from FIK. Students and students of SMPN 77 will be able to solve emotional and behavioral problems in interacting life after getting education about improving mental health through TAK (Group Activity Therapy) games. Keywords: Adolescents, Behavior, Emotions
Pemberdayaan Masyarakat dalam Promosi Snack Bar Kalabu (Kalamansi dan Ubi Ungu) Febryanti, Ade; Ismiati, Ismiati; Patroni, Rini; Sarkawi, Sarkawi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.18978

Abstract

ABSTRAK Snack Bar Kalabu (Kalamansi dan Ubi Ungu) merupakan produk bernilai jual tinggi dengan menggabungkan jeruk kalamansi dengan ubi ungu sebagai alternatif camilan sehat untuk penderita diabetes dan mendukung terciptanya Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS). Produk ini belum pernah dipromosikan di Wilayah Anggut Atas. Pelatihan dan edukasi tentang promosi sangat penting dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga. Kegiatan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab serta dilakukan pretest danpostest. Peserta dalam kegiatan ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Pengujian secara statistik untuk mengetahui pengaruh sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang promosi snack bar kalabu. Hasil statistic menunjukkan bahwa ada peningkatan pengetahuan ibu-ibu rumah tangga setelah dilakukan edukasi. Dan hasil diskusi ditetapkan logo dan kemasan yang menarik untuk produk snack bar kalabu di jual dan menjadi peluang bisnis guna meningkatkan ekonomi masyarakat.  Kata Kunci: Kalamansi, Promosi, Snack Bar, Ubi Ungu  ABSTRACT Kalabu Snack Bar (a combination of Kalamansi and Purple Sweet Potato) is a high-value product that combines kalamansi citrus with purple sweet potato as a healthy snack alternative for individuals with diabetes while supporting the Healthy Living Community Movement (GERMAS). This product has not yet been promoted in the Anggut Atas area. Training and education on promotion are crucial to enhancing the knowledge and skills of housewives. The activities were carried out using lecture, discussion, and Q&A methods, accompanied by pretests and posttests. The participants in this program were housewives. Statistical testing was conducted to determine the impact of education on promoting the Kalabu snack bar before and after the sessions. Statistical results revealed an increase in the housewives' knowledge after the education. Through discussions, an appealing logo and packaging design for the Kalabu snack bar were established, turning the product into a business opportunity to improve the community’s economy. Keywords: Kalamansi, Promotion, Snack Bar, Purple Sweet Potato
Pemberdayaan Keluarga untuk Penderita Diabetes Melitus dengan Gerakan Urus (Gerus) di Wilayah Kerja Puskesmas Woha Kabupaten Bima Aniharyati, Aniharyati; Muhtar, Muhtar
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18697

Abstract

ABSTRAK Penyakit Diabetes Melitus (DM) ini tidak hanya berpengaruh secara individu, tetapi sistem kesehatan suatu negara, jika tidak diintervensi secara serius akan menyebabkan jumlah kasus menjadi lebih banyak, sehingga sulit menanggulanginya. Upaya pencegahan dan penanggulangan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja tetapi harus dibantu semua pihak dan masyarakat. Oleh karena itu, perlu disusun strategi untuk meningkatkan kepatuhan pasien di masyarakat. Secara umum kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan keluarga dalam Gerakan Urus (Gerus) DM. Menggunakan metode pemberdayaan keluarga melalui edukasi dan pelatihan pada keluarga penderita penyakt DM. Berdasarkan hasil pretest diketahui bahwa pengetahuan keluarga tentang DM terdapat 73% masih kurang. Setelah dilakukan pendidikan kesehatan serta pelatihan didapatkan 100% keluarga memiliki pengetahuan baik tentang peyakit DM. Pengetahuan sasaran ( keluarga ) yang memiliki anggota keluarga yang menderita  Diabetes Melittus (DM) menunjukan perubahan penigkatan yang signifikan  sebelum dan sesudah mendapat intervensi berupa penyuluhan kesehatan dengan memakai metode ceramah dan diskusi serta demonstrasi. Kata Kunci: Diabetes Melitus, Pemberdayaan Keluarga, Gerakan Urus ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) disease not only affects individuals, but also the health system of a country, if not seriously intervened will cause the number of cases to increase, making it difficult to overcome. Prevention and control efforts cannot be carried out by the government alone but must be assisted by all parties and the community. Therefore, a strategy is needed to improve patient compliance in the community. In general, this activity aims to improve family knowledge and skills in the DM Urus (Gerus) Movement. Research Method: using the family empowerment method through education and training for families with DM. Based on the pretest results, it is known that 73% of family knowledge about DM is still lacking. After health education and training, 100% of families have good knowledge about DM. Knowledge of targets (families) who have family members suffering from Diabetes Mellittus (DM) shows significant changes in improvement before and after receiving intervention in the form of health education using lecture, discussion and demonstration methods. Keywords: Diabetes Mellitus, Family Empowerment, Caring Movement
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Lansia dalam Pencegahan dan Penanganan Osteoarthritis di Desa Cisayong Rahayuningsih, Nur; Nofianti, Tita; Sarah, Myra; Ngguwa Ari, Stephania Caecar; Pratidina, Reza; Talistra, Muhammad Royhan; Maharani, Teti; Prisnawati, Epi; Putri, Sherly Gautama
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i5.17990

Abstract

ABSTRAK Osteoarthritis atau radang pada sendi merupakan suatu penyakit degeneratif atau penyakit yang timbul dengan seiring bertambahnya usia terutama pada lansia. Dengan bertambahnya usia, risiko terjadinya osteoarthritis semakin meningkat yang dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. Osteoarthritis terjadi karena rusaknya jaringan tulang rawan sendi yang dapat menyerang sendi lutut, jari-jari kaki dan tangan, tulang punggung serta panggu. Oleh karena itu, edukasi terkait pencegahan dan penanganan terhadap kejadian osteoarthritis sangat penting untuk meningkatkan pemahaman mengenai osteoarthritis agar memperlambat progresivitasnya. Tujuan dari promosi Kesehatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman terhadap penanganan dan pencegahan osteoarthritis. Metode yang dilakukan pada promosi Kesehatan ini adalah dengan penjelasan atau ceramah dengan bantuan media leaflet yang dilakukan oleh pemateri kepada peserta secara langsung dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Berdasarkan hasil dari analisis terhadap pre-test dan post-test terdapat peningkatan pemahaman peserta terkait pencegahan dan penanganan osteoarthritis dengan perolehan pre-test sebesar 43,33% meningkat menjadi 50%. Dari hasil kegiatan promosi Kesehatan ini metode ceramah dengan bantuan media leaflet dan tanya jawab secara langsung dapat meningkatkan pemahaman peserta terkait pecegahan dan penanganan osteoarthritis yang dibuktikan dengan peningkatan pada nilai post-test. Kata Kunci: Osteoarthritis, Promosi Kesehatan, Lansia  ABSTRACT Osteoarthritis or joint inflammation is a degenerative disease or a disease that arises with aging, especially in the elderly. As people age, the risk of developing osteoarthritis increases, which can affect a person's quality of life. Osteoarthritis occurs due to the damage of joint cartilage tissue that can affect the knee joints, toes and fingers, spine, and pelvis. Therefore, education related to the prevention and management of osteoarthritis incidents is very important to enhance understanding of osteoarthritis in order to slow its progression. The goal of this health promotion is to enhance understanding of the management and prevention of osteoarthritis. The method used in this health promotion was an explanation or lecture with the aid of leaflets, conducted by the speaker to the participants directly, followed by a question-and-answer session. Based on the analysis results of the pre-test and post-test, there was an increase in participants' understanding of the prevention and management of osteoarthritis, with the pre-test score of 43.33% increasing to 50%. From the results of this health promotion activity, the lecture method with the aid of leaflets and direct question-and-answer sessions can enhance participants' understanding of the prevention and management of osteoarthritis, as evidenced by the increase in post-test scores. Keywords: Osteoarthritis, Health Promotion, Elderly
Inovasi Potensi Kerang melalui Diversifikasi Produk dan Pengolahan Limbah Kerang di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang Julianto, Julianto; Noor, Sapwan; Muhammad, Hendri; Kusumadewi, Dian; Miniarti, Dira
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i4.18543

Abstract

ABSTRAK Membeludaknya limbah kerang yang tidak tertangani dengan baik dapat memicu dampak negatif terutama pada lingkungan dan kesehatan sehingga perlu sekali dalam melakukan pengolahan limbah kerang yang sesuai dan tepat sasaran. Adapun tujuan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Sungai Awan Kiri Ketapang adalah untuk melakukan penyuluhan kepada pegiat usaha dan warga mengenai dampak negatif yang ditimbulkan oleh limbah kerang dan pelatihan cara mengolah limbah kerang dengan menciptakan produk melalui diversifikasi produk sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar dan dapat mengurangi limbah kerang yang ada. Adapun metode pengabdian yang digunakan yakni Metode Asset Base Community Development (ABCD). Hasil yang didapat dari pelaksanaan kegiatan ini yakni memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada pegiat usaha dan warga mengenai dampak limbah kerang yang ditimbulkan jika tidak diatasi dengan baik seperti polusi udara, permasalahan kulit, pencemaran tanah dan air, pencemaran lingkungan, berpotensi melukai fisik warga karna kerang yang rusak sangatlah tajam, sarang hidupnya bakteri coli yang mengakibatkan wabah muntaber dan diare, dan sarang nyamuk penyebab demam berdarah. Limbah kerang dapat diolah menjadi Pupuk Organik yang murni dari tepung kerang karena tepung kerang kaya akan kasium dan pakan Ternak Unggas, Sapi dan kambing yang merupakan campuran antara tepung kerang dan dedak/bahan lainnya melalui beberapa proses seperti pengumpulan cangkang kerang, pembersihan cangkang kerang, penjemuran cangkang kerang, pembakaran cangkang kerang, penggilingan cangkang kerang dengan mesin penggiling, pengayakan, hingga proses packaging produk. Sedangkan mesin penggiling kerang yang menjadi inventaris desa dapat digunakan oleh warga sekitar untuk pengolahan limbah kerang dalam menghasilkan produk berupa pupuk organik dan pakan ternak sehingga dapat menjadikan desa bersih dan bebas dari limbah kerang.  Kata Kunci: Inovasi Potensi Kerang, Diversifikasi Produk, Limbah Kerang, Pupuk Organik, Pakan Ternak, Tepung Kerang  ABSTRACT The proliferation of shellfish waste that is not handled properly can trigger negative impacts, especially on the environment and health, so it is very important to carry out appropriate and targeted processing of shellfish waste. The aim of Community Service (PKM) in Sungai Awan Kiri Village, Ketapang, is to provide education to business activists and residents regarding the negative impacts caused by shellfish waste and training on how to process shellfish waste by creating products through product diversification so that it can improve the economy of the surrounding community and can reduce existing shellfish waste. The service method used is the Asset Base Community Development (ABCD) Method. The results obtained from the implementation of this activity are providing understanding and knowledge to business activists and residents regarding the impacts of shellfish waste that arise if not handled properly, such as air pollution, skin problems, soil and water pollution, environmental pollution, the potential for physical harm to residents because of shellfish. very sharp damage, a nest for coli bacteria that causes outbreaks of vomiting and diarrhea, and a nest for mosquitoes that cause dengue fever. Shellfish waste can be processed into pure organic fertilizer from shellfish flour because shellfish flour is rich in calcium and feed for poultry, cattle and goats which is a mixture of shellfish flour and bran/other ingredients through several processes such as collecting shellfish, cleaning shellfish, drying. clam shells, burning clam shells, grinding clam shells with a grinding machine, sieving, and product packaging processes. The shellfish grinding machine which is part of the village inventory can be used by local residents to process shellfish waste to produce products in the form of organic fertilizer and animal feed so that it can make the village clean and free from shellfish waste. Keywords : Innovation Potential of Shellfish, Product Diversification, Shellfish Waste, Organic Fertilizer, Animal Feed, Shellfish Meal

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue