cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,534 Documents
Penerapan Aplikasi LARASKIA (Layanan Rekam Stunting dan Informasi Kesehatan Ibu dan Anak) Pada Kader Posyandu di Desa Bogangin, Kacamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas Qomar, Umi Laelatul; Rahmatullah, Wahyu; Pratama, Wilson Candra Teguh; Sujono, Tanti Azizah; Muhtadi, Muhtadi; Putro, Sartono; Rahmadhani, Wulan; Dewi, Adinda Putri Sari
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24053

Abstract

ABSTRACT Stunting is a chronic nutritional problem that has serious implications for health outcomes and human resource quality. One of the main challenges in stunting prevention at the village level is the limited system for recording, monitoring, and disseminating maternal and child health information, which is still predominantly conducted manually. This Community Service Program (Pengabdian kepada Masyarakat/PKM) aimed to enhance the capacity of Posyandu cadres in stunting monitoring through the implementation of the LARASKIA application (Stunting Recording and Maternal and Child Health Information Service) in Bogangin Village, Banyumas Regency. The program employed socialization, application usage training, mentoring, and evaluation as its implementation methods. The results demonstrated that the application of LARASKIA significantly improved the knowledge and skills of Posyandu cadres in recording toddlers’ nutritional status, monitoring maternal and child health, and delivering health information in a more effective and systematic manner. This program contributes to strengthening digital-based stunting prevention efforts at the village level. Keywords: Stunting, LARASKIA, Posyandu Cadres, Maternal and Child Health, Digital Health.  ABSTRAK Stunting merupakan permasalahan gizi kronis yang berdampak serius terhadap kualitas kesehatan dan sumber daya manusia. Salah satu kendala utama dalam upaya pencegahan stunting di tingkat desa adalah keterbatasan sistem pencatatan, pemantauan, dan penyampaian informasi kesehatan ibu dan anak yang masih dilakukan secara manual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pemantauan stunting melalui penerapan aplikasi LARASKIA (Layanan Rekam Stunting dan Informasi Kesehatan Ibu dan Anak) di Desa Bogangin, Kabupaten Banyumas. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan penggunaan aplikasi, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan aplikasi LARASKIA mampu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pencatatan status gizi balita, pemantauan kesehatan ibu dan anak, serta penyampaian informasi kesehatan secara lebih efektif dan sistematis. Program ini berkontribusi dalam mendukung upaya pencegahan stunting berbasis digital di tingkat des Kata Kunci: Stunting, LARASKIA, Kader Posyandu, Kesehatan Ibu Dan Anak, Digital Health.
Revitalisasi Desa Wisata Jatiarjo melalui Pemberdayaan Masyarakat, Peran Bumdes dan Teknologi Panel Surya dalam Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan Mendukung SDGs. 8 Mulyadi, Akhmad; Syahrorini, Syamsudduha; Rini, Dina Oktavia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.22076

Abstract

ABSTRAK Desa Jatiarjo terletak di kecamatan Prigen Kabupaten Pasuruan merupakan desa dengan kontur perbukitan yang berada di lereng gunung Arjuna dan Welirang, karena posisi itulah di kawasan ini banyak menyimpan pesona wisata ekosotis dan sudah terkenal seperti Taman Safari Indonesia dan wisata alam Jendela Langit, dengan adanya 2 objek wisata terkenal ini menjadikan desa ini berada pada posisi yang strategis untuk bisa menggali dan mengembangkan potensi-potensi alam lainnya menjadi kawasan wisata desa yang terpadu, disamping itu desa ini banyak menghasilkan aneka ragam hasil pertanian dan perkebunan melimpah khususnya hasil tanaman kopi. Produk kopi di daerah ini menjadi pertimbangan tersendiri bagi industri kopi di Jawa Timur karena kwalitas yang tinggi, menjadikan hasil kopi daerah Jatiarjo menjadi rujukan industry kopi di Jawa Timur. Tujuan dari pengabdian ini memberikan pelatihan Bumdes dalam tatakelola usaha wisata, pendampingan tatakelola keuangan, pemasaran melalui paket wisata, dan rekondisi tempat wisata dengan pemasangan panel surya. Metode yang digunakan adalah melalui pelatihan dan pendampingan tatakelola keuangan BUMDesa, pembuatan paket wisata dan pemasangan panel surya. Hasil dari pendampingan dan pelatihan pengurus BUMDesa Arjuna Lestari Desa Jatiarjo memahami tatakelolah keuangan, ada paket wisata melalui poster dan video, pemasangan panel surya di Kampung Kopi. Kata Kunci: Bumdesa, Kampung, Wisata, Pelatihan.  ABSTRACT Jatiarjo Village is located in Prigen District, Pasuruan Regency, a village with a hilly contour located on the slopes of Mount Arjuna and Welirang, because of that position in this area there are many famous and exotic tourist attractions such as Taman Safari Indonesia and Jendela Langit nature tourism, with the presence of these 2 famous tourist attractions makes this village in a strategic position to be able to explore and develop other natural potentials into an integrated village tourism area, in addition, this village produces a variety of abundant agricultural and plantation products, especially coffee plants. Coffee products in this area are a separate consideration for the coffee industry in East Java because of their high quality, making Jatiarjo area coffee products a reference for the coffee industry in East Java. The purpose of this community service is to provide Bumdes training in tourism business management, financial management assistance, marketing through tour packages, and reconditioning tourist attractions with the installation of solar panels. The method used is through training and assistance in BUMDesa financial management, making tour packages and installing solar panels. The results of the mentoring and training of the BUMDesa Arjuna Lestari Jatiarjo Village management in understanding financial management, there are tourism packages through posters and videos, installation of solar panels in Kampung Kopi. Keywords: BUMDesa, Village, Tourism, Training.
Art Therapy dan Terapi Aktifitas Kelompok dalam Mengurangi Tingkat Depresi pada Lansia di Panti Wredha Garut Sumarni, Nina; Rosidin, Udin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23719

Abstract

ABSTRAK Depresi pada lansia, khususnya yang tinggal di panti, sering dipicu oleh kesepian, keterbatasan fisik, dan rendahnya dukungan sosial. Intervensi berbasis seni, seperti Art Therapy dan Terapi Aktivitas Kelompok (TAK), berpotensi menurunkan gejala depresi. Skrining menggunakan Geriatric Depression Scale (GDS) pada 63 lansia di Griya Lansia Garut menunjukkan 61,9% tidak depresi, 28,6% depresi ringan, 7,9% sedang, dan 1,6% berat, yang mengindikasikan perlunya intervensi psikososial. Program manajemen kesehatan dilaksanakan secara partisipatif melalui TAK melukis dengan musik, terapi musik, edukasi bagi 16 pegawai panti, serta rujukan lansia dengan depresi sedang–berat ke layanan kejiwaan. Hasil pretest–posttest GDS menunjukkan perbaikan kondisi mental, ditandai dengan meningkatnya jumlah lansia tanpa depresi (23 menjadi 34 orang) dan menurunnya depresi ringan (14 menjadi 8 orang), serta peningkatan skor pengetahuan pegawai (90 menjadi 98). Lansia menunjukkan respons emosional positif, peningkatan interaksi sosial, dan relaksasi. Intervensi ini efektif menurunkan gejala depresi dan meningkatkan kesejahteraan emosional lansia, serta berpotensi menjadi program berkelanjutan. Panti disarankan meningkatkan frekuensi dan variasi terapi, menyediakan fasilitas seni–musik, serta melatih pegawai dalam intervensi psikososial. Dukungan lintas sektor diperlukan melalui kebijakan, pendanaan, skrining depresi rutin, dan pelatihan tenaga kesehatan, dengan keterlibatan keluarga dan masyarakat. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain longitudinal dan uji acak terkontrol berbasis komunitas untuk memperkuat generalisasi temuan.  Kata Kunci: Depresi Lansia, Terapi Aktivitas Kelompok, Art Therapy, Terapi Musik, Griya Lansia Garut.  ABSTRACT Depression among older adults, particularly those residing in nursing homes, is often triggered by loneliness, physical limitations, and low levels of social support. Art-based interventions, such as Art Therapy and Group Activity Therapy (Terapi Aktivitas Kelompok/TAK), have the potential to reduce depressive symptoms. Screening using the Geriatric Depression Scale (GDS) among 63 older adults at Griya Lansia Garut showed that 61.9% were not depressed, 28.6% had mild depression, 7.9% moderate depression, and 1.6% severe depression, indicating a need for psychosocial interventions.A participatory health management program was implemented through group painting with music, music therapy, education for 16 nursing home staff members, and referrals of older adults with moderate to severe depression to mental health services. Pretest–posttest GDS results demonstrated improvements in mental health, reflected by an increase in the number of non-depressed participants (from 23 to 34) and a decrease in mild depression (from 14 to 8), along with improved staff knowledge scores (from 90 to 98). Older adults showed positive emotional responses, enhanced social interaction, and relaxation. This intervention was effective in reducing depressive symptoms and improving emotional well-being among older adults, with potential for development as a sustainable program. Nursing homes are encouraged to increase the frequency and variety of therapeutic activities, provide art and music facilities, and train staff in psychosocial interventions. Cross-sectoral support is needed through policies, funding, routine depression screening, and health worker training, with the involvement of families and communities. Future research is recommended to employ longitudinal designs and community-based randomized controlled trials to strengthen the generalizability of the findings. Keywords: Depression in Older Adults, Group Activity Therapy, Art Therapy, Music Therapy, Griya Lansia Garut.
Program Pemberdayaan Guru dalam Pencegahan Bullying dengan “Penting” (Puzzle Anti Bullying) di SD Negeri 38 dan SD Negeri 19 Kota Bengkulu Heriyanto, Hendri; Nugroho, Nehru; S.Pardosi, S.Pardosi; Patroni, Rini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23693

Abstract

ABSTRAK Bullying di sekolah dasar masih menjadi permasalahan yang berdampak pada kondisi psikologis, perkembangan sosial, dan prestasi belajar siswa. Keterbatasan media pembelajaran yang menarik menyebabkan pemahaman siswa terhadap konsep anti-bullying belum optimal, sehingga diperlukan pendekatan edukatif yang lebih interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media “PENTING” Puzzle Anti-Bullying dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa terhadap jenis, dampak, serta pencegahan bullying. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu sosialisasi dan edukasi kepada guru dan siswa, pelatihan penggunaan media puzzle kepada guru dan perwakilan siswa, serta penerapan media di kelas dengan pendampingan tim pelaksana. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, dokumentasi, serta pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying (verbal, fisik, sosial, dan daring), serta cara pencegahannya. Guru mampu menerapkan media pembelajaran secara mandiri setelah pelatihan, dan siswa menunjukkan antusiasme tinggi serta kemampuan yang lebih baik dalam mengidentifikasi perilaku bullying. Dengan demikian, media “PENTING” Puzzle Anti-Bullying efektif sebagai alat edukasi interaktif yang dapat digunakan secara berkelanjutan dalam pembelajaran karakter dan upaya perlindungan anak di sekolah dasar. Kata Kunci: Bullying, Edukasi Anti-Bullying, Puzzle Edukatif, Sekolah Dasar, Pembelajaran Karakter.  ABSTRACT Bullying in elementary schools remains a serious issue that affects students’ psychological well-being, social development, and academic achievement. The lack of interactive learning media has contributed to students’ limited understanding of anti-bullying concepts, highlighting the need for more engaging educational approaches. This study aimed to determine the effectiveness of the “PENTING” Anti-Bullying Puzzle as an educational tool to improve students’ understanding and awareness of the types, impacts, and prevention of bullying. The program was implemented in three stages: (1) anti-bullying socialization and education for teachers and students, (2) training on the use of the educational puzzle for teachers and selected students, and (3) classroom implementation under the supervision of the implementation team. Evaluation was conducted through observation, documentation, and pre-test and post-test to assess changes in students’ knowledge levels. The results showed an improvement in students’ understanding of bullying definitions, forms of bullying (verbal, physical, social, and cyber), and preventive measures. Teachers were able to apply the learning media independently after training, and students demonstrated high enthusiasm and an increased ability to identify bullying behaviors. Therefore, the “PENTING” Anti-Bullying Puzzle is effective as an interactive educational medium that can be used sustainably in character education and child protection efforts in elementary schools. Keywords: Bullying, Anti-Bullying Education, Educational Puzzle, Elementary School, Character Education.
Pelatihan dan Edukasi tentang Relaksasi Progresif dengan Terapi Jacuzzi dalam Pencegahan Obstructive Sleep Apnea (Osa) pada Lansia Syafik, Shobihatus; Yuniati, Dyah; Aulia, Nurlisa Naila; Noventi, Iis
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24840

Abstract

ABSTRAK Melalui progam pelatihan dan pendidikan mengenai relaksasi progresif yang dikombinasikan dengan terapi Jacuzzi, dampak positif dari peningkatan pengetahuan melalui pelatihan akan semakin bermanfaat bagi para lansia yang mengalami gangguan tidur (OSA). Oleh karena itu, program pelatihan dan pendidikan mengenai mengenai Relaksasi Progresif yang dikombinasikan dengan Terapi Jacuzzi dibuat agar para lansia juga dapat meningkatkan kualitas tidurnya tanpa ada gangguan. Pendekatan yang dilakukan adalah melalui kegiatan pelatihan kepada lansia dan kader tentang gangguan tidur, penerapan relaksasi progresif yang dikombinasikan dengan terapi Jacuzzi. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kelompok lansia dalam mencegah apnea tidur, Kegiatan ini dilaksanakan di Karangrejo Wonokromo, Surabaya dengan melibatkan 50 anggota lansia serta 10 kader dari komunitas JNS yang berperan sebagai pendamping. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan Upaya kelompok lansia yang tegabung dalam komunitas JNS untuk pencegahan gangguan tidur (OSA) melalui Pelatihan relaksasi progresif yang dikombinasi dengan terapi Jacuzzi.  Program ini berpotensi menjadi alternaitf intervensi berbasis komunitas yang sederhana serta aman untuk mendukung kualitas tidur pada lansia. Kata Kunci: Kesehatan Lansia, Layanan Masyarakat, Obstructive Sleep Apnea, Relaksasi Progresif, Terapi Jacuzzi.  ABSTRACT Through a training and education program on progressive relaxation combined with Jacuzzi therapy, the positive impact of increased knowledge through training will be even more beneficial for seniors experiencing sleep apnea (OSA). Therefore, a training and education program on Pprogressive Relaxation combined with Jacuzzi Therapy was created to help seniors improve their sleep quality without disruption. The approach used was to provide training for seniors and community health workers on sleep disorders, including the application of progressive relaxation combined with Jacuzzi therapy. The purpose of this community service program was to improve the knowledge and skills of seniors in preventing sleep apnea. This activity was conducted in Karangrejo Wonokromo, Surabaya, involving 50 seniors and 10 community health workers from the JNS community who acted as companions. The results of the community service program demonstrated an increase in the efforts of seniors within the JNS community to prevent sleep apnea through progressive relaxation training combined with Jacuzzi therapy. This program has the potential to be a simple and safe community-based intervention to support sleep quality in seniors. Keywords: Community Service, Elderly Health, Jacuzzi Therapy, Progressive Relaxation, Obstructive Sleep Apnea. 
Pelatihan Pemanfaatan LMS dan Aplikasi Digital Pendukung untuk Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di SMAN 1 Setu Akbar, Yunata Kandhias; Sobri, Muhamad; Santosa, Imam
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24629

Abstract

ABSTRAK Learning Management System (LMS) adalah salah satu teknologi yang semakin populer, memungkinkan pengelolaan pembelajaran secara online, termasuk pembuatan materi, pelaksanaan tugas, dan penilaian hasil belajar siswa. Di SMAN 1 Setu, penggunaan LMS belum optimal akibat keterbatasan pelatihan dan akses teknologi. Pelatihan ini bertujuan untuk merancang program pelatihan LMS bagi guru di SMAN 1 Setu, guna meningkatkan keterampilan mereka dalam mengelola kelas secara digital serta memperkaya pengalaman belajar siswa. Pelatihan yang dirancang dengan pendekatan hands-on training ini diharapkan dapat meningkatkan keterlibatan siswa, memperbaiki kualitas pembelajaran, dan membangun komunitas belajar yang lebih kolaboratif antara guru dan siswa. Program pelatihan juga bertujuan untuk mengubah mindset guru mengenai pemanfaatan teknologi dalam pendidikan, serta meningkatkan literasi digital mereka. Dengan implementasi LMS yang efektif, kualitas pendidikan di SMAN 1 Setu diharapkan dapat meningkat, mempersiapkan siswa dan guru dalam menghadapi tantangan pendidikan abad ke-21. Pelatihan ini juga berkontribusi pada pengembangan kebijakan pendidikan yang berbasis teknologi dan menjadi model bagi institusi pendidikan lain dalam meningkatkan kualitas pembelajaran melalui penggunaan LMS. Kata Kunci: Learning Management System (LMS), Pelatihan Guru, Pembelajaran Online.  ABSTRACT Learning Management Systems (LMS) are an increasingly popular technology that enables the management of online learning, including content creation, assignment administration, and the assessment of student learning outcomes. At SMAN 1 Setu, the utilization of LMS has not been optimal due to limited training and access to technology. This initiative aims to design an LMS training program for teachers at SMAN 1 Setu to enhance their skills in digital classroom management and enrich the student learning experience. Designed with a hands-on training approach, this program is expected to increase student engagement, improve the quality of learning, and build a more collaborative learning community between teachers and students. Furthermore, the program aims to shift teachers' mindsets regarding the use of technology in education and improve their digital literacy. With the effective implementation of LMS, the quality of education at SMAN 1 Setu is expected to improve, preparing students and teachers to face the challenges of 21st-century education. Finally, this training contributes to the development of technology-based educational policies and serves as a model for other educational institutions in enhancing learning quality through the use of LMS. Keywords: Learning Management System (LMS), Teacher Professional Development, Online Learning.
Peningkatan Pengetahuan Lansia tentang Pengelolaan Kecemasan Melalui Dzikir Sayyidul Istighfar dengan Dukungan Teman Sebaya di PPRSLU Budi Sejahtera Banjarbaru Shafira, Yulia; Zahratunnida, Zahratunnida; Salam, Abdus; Putra, Zahra Ramadhan Ananda; Ramadhan, Muhammad Nizar; Lisnawati, Lica
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24311

Abstract

ABSTRAK Lanjut usia merupakan fase kehidupan yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial yang berpotensi menimbulkan kecemasan. Kondisi ini sering diperberat oleh keterbatasan dukungan spiritual dan interaksi sosial, terutama pada lansia yang tinggal di panti rehabilitasi sosial. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengelola kecemasan adalah terapi dzikir yang dipadukan dengan dukungan teman sebaya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia dalam pengelolaan kecemasan melalui terapi dzikir Sayyidul Istighfar dengan dukungan teman sebaya di Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru. Metode yang digunakan adalah edukasi partisipatif melalui penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan tanda vanda-vital, pengkajian HARS, serta praktik dzikir bersama dengan pendampingan. Evaluasi dilakukan menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) dengan desain pre-testdan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 30 lansia penghuni PPRSLU. Terjadi peningkatan pengetahuan lansia mengenai pengelolaan kecemasan serta penurunan tingkat kecemasan setelah intervensi. Terapi dzikir Sayyidul Istighfar yang dikombinasikan dengan dukungan teman sebaya efektif membantu menurunkan kecemasan lansia dan layak direkomendasikan sebagai intervensi spiritual-sosial berkelanjutan di panti rehabilitasi sosial. Kata Kunci: Dzikir Sayyidul Istighfar, Kecemasan, Teman Sebaya, Keperawatan Gerontik.  ABSTRACT Old age is a phase of life marked by physical, psychological, and social changes that may increase anxiety among elderly individuals. This condition is often worsened by limited spiritual support and reduced social interaction, particularly for elderly people living in social rehabilitation centers. One non-pharmacological approach that may help manage anxiety is dzikir therapy combined with peer support. This community service activity aimed to improve elderly individuals’ knowledge of anxiety management through Sayyidul Istighfar dzikir therapy supported by peer interaction at the Budi Sejahtera Banjarbaru Elderly Social Protection and Rehabilitation Center (PPRSLU). The method used was participatory education through health counseling and assessment of vital signs, HARS assessment, as well as guided group dhikr practice with accompaniment. Evaluation was conducted using the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) with a pre-test and post-test design. This activity involved 30 elderly residents of PPRSLU. The intervention showed an increase in participants’ knowledge regarding anxiety management and a reduction in anxiety levels after the implementation of dzikir therapy with peer support. Sayyidul Istighfar dzikir therapy combined with peer support is effective in enhancing knowledge and reducing anxiety among elderly individuals. This approach is recommended as a sustainable spiritual and social intervention to support mental health in elderly social rehabilitation centers. Keywords: Sayyidul Istighfar Dzikir, Anxiety, Peers, Geriatric Nursing.
Peningkatan Literasi Obat melalui Program Dagusibu di Desa Menjing Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali Khusna, Khotimatul; Pambudi, Risma Sakti; Laili, Siti Annisa Alfia; Yuliana, Sindi Wahyu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24270

Abstract

ABSTRAK Terapi obat yang diperoleh baik dari fasilitas pelayanan kesehatan maupun melalui praktik swamedikasi memerlukan pemahaman yang memadai terkait tata cara penggunaan obat agar tujuan terapi dapat dicapai secara aman dan efektif. Tingkat pemahaman masyarakat terhadap prinsip DAGUSIBU berperan penting dalam mendukung ketepatan penggunaan obat. Oleh karena itu, pengetahuan yang cukup mengenai obat sangat diperlukan agar manfaat terapi dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Untuk mengetahui peningkatan pengetahuan ibu PKK Desa Menjing RT 03 RW 02 Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali setelah mendapat edukasi tentang DAGUSIBU. Kegiatan ini menggunakan metode pendekatan berupa ceramah atau pemberian informasi langsung. Materi penyuluhan menggunakan materi dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam Gerakan Keluarga Sadar Obat. Tingkat pengetahuan peserta sebelum mendapat edukasi termasuk kategori Baik sebesar 73%, dan terdapat peserta dengan pengetahuan kategori kurang sebesar 3%. Sedangkan Tingkat pengetahuan peserta setelah mendapat edukasi menunjukkan terdapat peningkatan yaitu kategori Baik sebesar 83,33% dan tidak terdapat peserta dengan kategori pengetahuan kurang. Pelaksanaan kegiatan edukasi ini telah dapat meningkatkan pengetahuan ibu PKK Desa Menjing RT 03 RW 02 Kelurahan Pandeyan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Boyolali. Jumlah peserta dengan tingkat pengetahuan Baik menjadi 83,33%. Kata Kunci: DAGUSIBU, Edukasi, Obat, Boyolali.  ABSTRACT Drug therapy, whether obtained from healthcare facilities or through self-medication, requires a thorough understanding of medication use procedures to safely and effectively achieve therapeutic goals. The public's understanding of the DAGUSIBU principle plays a crucial role in supporting appropriate medication use. Therefore, adequate knowledge of medications is essential to ensure optimal therapeutic benefits. to find out the increase in knowledge of PKK mothers in Menjing Village RT 03 RW 02 Pandeyan Subdistrict, Ngemplak District, Boyolali Regency after receiving education about DAGUSIBU. This activity uses a lecture or direct information delivery approach. The outreach materials are from the Indonesian Pharmacists Association (IAI)'s Drug Awareness Family Movement. The level of knowledge of participants before receiving education was categorized as Good at 73%, and there were participants with knowledge in the poor category at 3%. Meanwhile, the level of knowledge of participants after receiving education showed an increase, namely the Good category at 83.33% and there were no participants with knowledge in the poor category. This educational activity has improved the knowledge of PKK mothers in Menjing Village, RT 03 RW 02, Pandeyan Village, Ngemplak District, Boyolali Regency. The number of participants with a Good knowledge level reached 83.33%. Keywords: DAGUSIBU, Education, Medicine, Boyolali.
Medsos Sehat: Edukasi Literasi Digital bagi Komunitas Karang Taruna Gampong Blang Pulo Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe Subhani, Subhani; Yunanda, Rizki; Nazaruddin, M.; Zulkarnaen, Teuku; Anismar, Anismar; Arifin, Awaluddin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.22685

Abstract

ABSTRAK Media sosial telah menjadi ruang utama generasi muda dalam berinteraksi, memperoleh informasi, dan mengekspresikan diri. Namun, penetrasi teknologi ini sering tidak diiringi literasi digital yang memadai. Hoaks, ujaran kebencian, pelanggaran etika, serta rendahnya kesadaran privasi masih menjadi masalah serius di tingkat komunitas. Artikel ini memaparkan hasil program pengabdian masyarakat berupa edukasi literasi digital bertajuk “Medsos Sehat” bagi pemuda Karang Taruna di Gampong Blang Pulo, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe. Metode yang digunakan mencakup ceramah interaktif, diskusi kelompok, simulasi cek fakta, workshop pembuatan konten digital, serta evaluasi pre–post test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta memilah informasi benar dan palsu, peningkatan kepercayaan diri dalam memproduksi konten positif, serta kesadaran etika digital yang lebih baik. Dampak jangka panjang terlihat dari terbentuknya komunitas Medsos Sehat yang secara aktif mengelola akun media sosial Karang Taruna sebagai sarana edukasi publik. Program ini menghasilkan modul literasi digital, konten kampanye anti-hoaks, publikasi di media, serta MoU dengan gampong untuk keberlanjutan kegiatan. Artikel ini menyimpulkan bahwa literasi digital berbasis komunitas merupakan strategi efektif untuk membangun ekosistem digital sehat di tingkat lokal, dan merekomendasikan replikasi model ini ke gampong pesisir lainnya di Aceh. Kata Kunci: Literasi Digital, Karang Taruna, Media Sosial, Edukasi, Pengabdian.  ABSTRACT Social media has become the main space for the younger generation to interact, obtain information, and express themselves. However, the penetration of this technology is often not accompanied by adequate digital literacy. Hoaxes, hate speech, ethical violations, and low privacy awareness are still serious problems at the community level. This article describes the results of a community service program in the form of digital literacy education entitled "Healthy Social Media" for youth of Karang Taruna in Gampong Blang Pulo, Muara Satu District, Lhokseumawe City. The methods used include interactive lectures, group discussions, fact-checking simulations, digital content creation workshops, and pre-post test evaluations. The results showed a significant increase in participants' ability to sort out true and false information, increased confidence in producing positive content, and better awareness of digital ethics. The long-term impact can be seen from the formation of the Healthy Social Media community which actively manages Karang Taruna's social media accounts as a means of public education. This program produces digital literacy modules, anti-hoax campaign content, publications in the media, and MoU with gampong for the sustainability of activities. This article concludes that community-based digital literacy is an effective strategy for building a healthy digital ecosystem at the local level, and recommends replicating this model to other coastal gampongs in Aceh. Keywords: Digital Literacy, Youth Organization, Social Media, Education, Service.
Penyuluhan melalui Metode Emo-Demo untuk Meningkatkan Pengetahuan Wanita tentang Vaginal Douching sebagai Faktor Risiko Kanker Serviks di Puskesmas Kenjeran Juwita, Linda; Prabasari, Ninda Ayu
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.23942

Abstract

ABSTRAK Vaginal douching merupakan perilaku wanita memasukan air atau bahan tertentu kedalam vagina. Tindakan ini merupakan perilaku yang salah karena dapat merubah PH normal sehingga memudahkan HPV menginfeksi dan dapat berkembang menjadi penyakit kanker serviks. Faktor keliru terkait vaginal douching adalah adanya persepsi yang salah tentang vaginal douching dan rendahnya pengetahuan tentang personal hygine genital yang benar. Target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu peningkatan pengetahuan vaginal douching sebagai faktor resiko kanker serviks dan personal hygiene genital yang benar pada wanita di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran. Sebelum kegiatan pemberian materi, seluruh peserta diberi kuesioner pretest. Setelah pretest dilakukan dilanjutkan pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, kemudian memberikan e-booklet selanjutnya pelaksanaan emo demo personal hygiene genitalmelalui demontrasi. Diakhir kegiatan dilakukan evaluasi dengan memberikan kuesioner postest. Media penyampaian materi yang digunakan berupa materi penyuluhan, materi e-booklet dan demonstrasi (emo-demo) menggunakan alat serta panthoom. Peserta yaitu 53 orang wanita di wilayah kerja Puskesmas Kenjeran. Dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, dilakukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini, dilakukan evaluasi untuk mengukur tingkat keberhasilan kegiatan. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretestsebelum pemberian materi pendidikan kesehatan dan posttest setelah pemberian materi pendidikan kesehatan. Pretest dan posttest diberikan secara tertulis berupa kuesioner terkait materi akan disampaikan dalam proses. Hasil evaluasi menunjukan adanya penurunan persentase jumlah pengetahuan kurang dan sedang dan adanya peningkatan pengetahuan baik para peserta.  Kata Kunci: Emo-Demo, Kanker Serviks, Personal Hygiene Genital, Vaginal Douching.  ABSTARCT Vaginal douching is the practice of inserting water or certain substances into the vagina. This practice is considered inappropriate because it can alter the normal pH, making it easier for HPV to infect and develop into cervical cancer. Misconceptions about vaginal douching include misperceptions about it and a lack of knowledge about proper genital personal hygiene. The target outcome of this community service activity is to increase knowledge about vaginal douching as a risk factor for cervical cancer and proper genital personal hygiene among women in the Kenjeran Community Health Center area. Prior to the presentation, all participants were given a pretest questionnaire. After the pretest, the material was presented, followed by a discussion, a question and answer session, an e-booklet, and an e-demonstration of personal genital hygiene. At the end of the activity, an evaluation was conducted using a posttest questionnaire. The delivery media used included counseling materials, e-booklets, and demonstrations (e-demos) using tools and pantomimes. Participants were 53 women in the Kenjeran Community Health Center area. In this community service activity, an evaluation was conducted to measure the success of the activity. The evaluation was conducted by administering a pretest before the health education material was presented and a posttest after. The pretest and posttest were administered in written questionnaires related to the material to be presented later in the process. The evaluation results showed a decrease in the percentage of participants with poor and moderate knowledge and an increase in good knowledge. Keywords: Emo-Demo, Cervical Cancer, Personal Genital Hygiene, Vaginal Douching.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue