cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,534 Documents
Optimalisasi Kompetensi dan Peluang Kerja Lulusan SMK Jurusan Perkantoran: dalam Bidang Administrasi Kesehatan Fitrah, Fitrah; Zulfikar, Andi Muh.; Sari, Ratna Indra
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24872

Abstract

ABSTRAK Pendidikan tinggi memegang peranan krusial dalam kehidupan, namun realitas saat ini menunjukkan adanya penurunan minat masyarakat untuk menempuh studi di universitas. Fenomena ini dipicu oleh rendahnya motivasi belajar serta pudarnya keyakinan bahwa pendidikan tinggi dapat menjadi sarana untuk mencapai kemajuan diri. Tujuan: kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan minat siswa dalam prospek kerja dari bidang administrasi kesehatan. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat adalah Penyuluhan  dengan pendekatan Collaborative Service Learning yang mengintegrasikan teori perkantoran dengan praktik spesialisasi administrasi kesehatan. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan siswa prospek kerja dalam bidang administrasi kesehatan pada kategori cukup tentang dan terdapat peningkatan sikap tentang minat siswa dalam melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi pada bidang administrasi kesehatan  . Kesimpulan: Berdasarkan kegiatan pengabdian masyarakat di SMK Ma’arif Jakarta oleh siswa/Siswi Kelas XII pada jurusan Administrasi Perkantoran. Pengetahuan siswa tentang prospek kerja dalam bidang administrasi kesehatan setelah dilakukan penyuluhan yang berkategori cukup meningkat, ini sangat membantu mereka dalam menentukan karir masa depan. Kemudian dari segi sikap siswa tentang minat siswa dalam melanjutkan pendidikan tingkat perguruan tinggi pada bidang administrasi kesehatan juga tejadi peningkatan pada kategori cukup, yang berarti dapat menjadi jawaban atas tingginya kebutuhan tenaga administrator kesehatan. Kata Kunci: Kompetensi, Peluang Kerja, Administrasi Kesehatan.  ABSTRACT Higher education held a crucial role in life, yet the reality at that time showed a decline in public interest in pursuing university studies. This phenomenon was triggered by low learning motivation and the fading belief that higher education could serve as a means to achieve self-improvement. Objective: This community service activity aimed to increase students' knowledge and interest in the job prospects of the health administration field. Method: The implementation method was counseling using a Collaborative Service Learning approach, which integrated office theory with specialized health administration practices. Results: There was an increase in students' knowledge regarding job prospects in health administration, reaching the "fair" category, and there was an improvement in students' attitudes concerning their interest in continuing higher education in the field of health administration. Conclusion: Based on the community service activities at SMK Ma’arif Jakarta conducted with Grade XII students majoring in Office Administration, the students' knowledge of job prospects in health administration increased to the "fair" category after the counseling, which significantly helped them in determining their future careers. Furthermore, in terms of attitude, students' interest in pursuing higher education in health administration also showed an increase in the "fair" category, which meant it could serve as a solution to the high demand for health administration personnel. Keywords: Competence, Job Opportunities, Health Administration.
Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas melalui Workshop Kebijakan Mini dan Penyuluhan Terarah bagi Kader Serta Pengelola Program di Kabupaten Musi Rawas Utara Wahyuningsih, Sri; Yunica, Joyce Angela
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24717

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan. Tingginya prevalensi stunting di wilayah ini menunjukkan perlunya penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga terintegrasi hingga tingkat komunitas. Pemerintah telah menetapkan kebijakan percepatan penurunan stunting melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021, namun efektivitas implementasinya di tingkat lokal masih memerlukan penguatan dan evaluasi berkelanjutan. Penyuluhan di berikan  di Kabupaten Mura Tara dengan Penguatan Implementasi Kebijakan Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Melalui Workshop Kebijakan Mini Dan Penyuluhan Terarah Bagi Kader Serta Pengelola Program, bertujuan untuk Meningkatkan efektivitas pencegahan stunting di Kabupaten Musi Rawas Utara melalui sinkronisasi kebijakan daerah dengan implementasi di tingkat komunitas guna mempercepat pencapaian target penurunan prevalensi stunting nasional melalui workshop kebijakan mini dan penyuluhan.  Kegiatan ini dilakukan pada 30 April 2025. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis evaluasi kebijakan dengan sasaran ibu balita, kader kesehatan, dan pengelola program. Kegiatan dilaksanakan melalui diseminasi hasil penelitian evaluasi kebijakan pencegahan stunting, diskusi kelompok terarah, simulasi perencanaan program, serta evaluasi kegiatan menggunakan pre-test dan post-test yang didukung oleh observasi partisipatif selama proses pengabdian berlangsung. Evaluasi Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respon positif dari peserta, menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan implementasi kebijakan pencegahan stunting yang lebih kontekstual, efektif, dan berkelanjutan melalui pendekatan berbasis komunitas dalam meningkatkan kapasitas evaluatif dan rekomendatif terhadap kebijakan stunting. Kata Kunci: Stunting, Kebijakan Kesehatan, Berbasis Komunitas, Workshop Kebijakan Mini.  ABSTRACT Stunting is a public health problem that remains a serious challenge in Indonesia, including in North Musi Rawas Regency, South Sumatra Province. The high prevalence of stunting in this region demonstrates the need to strengthen the implementation of stunting prevention policies that are not only top-down, but also integrated down to the community level. The government has established a policy to accelerate stunting reduction through Presidential Regulation Number 72 of 2021, but the effectiveness of its implementation at the local level still requires continuous strengthening and evaluation. Counseling was provided in Mura Tara Regency with Strengthening the Implementation of Community-Based Stunting Prevention Policies Through Mini-Policy Workshops and Targeted Counseling for Cadres and Program Managers, aiming to increase the effectiveness of stunting prevention in North Musi Rawas Regency by synchronizing regional policies with implementation at the community level to accelerate the achievement of the national stunting prevalence reduction target through mini-policy workshops and counseling. This activity was carried out on April 30, 2025. The implementation method used a participatory approach based on policy evaluation, targeting mothers of toddlers, health cadres, and program managers. The activity was carried out through dissemination of the results of the evaluation research on stunting prevention policies, focus group discussions, program planning simulations, and activity evaluation using pre-tests and post-tests supported by participatory observation during the community service process. The evaluation of this activity went smoothly and received a positive response from the participants, indicating that the extension method applied was effective. This community service activity is expected to contribute to strengthening the implementation of more contextual, effective, and sustainable stunting prevention policies through a community-based approach in increasing evaluative and recommendatory capacity for stunting policies. Keywords: Stunting, Health Policy, Community-Based, Mini Policy Workshop
Literasi Edukasi Risiko Seks Bebas melalui Pemanfaatan Buku Saku Digital Bagi Siswa SMK Muhammadiyah Cilegon Bersama PIK-R Poltekkes 'Aisyiyah Banten Tahun 2025 Adista, Nuria Fitri; Muhida, Vega; Pika, Cut
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23531

Abstract

 ABSTRAK Permasalahan perilaku seks bebas pada remaja di Provinsi Banten khususnya Kota Cilegon semakin mengkhawatirkan, termasuk di lingkungan siswa SMK Muhammadiyah Cilegon. Rendahnya pemahaman mengenai risiko seks bebas, kurang tersedianya media edukasi menarik, serta minimnya integrasi nilai keislaman menjadi faktor yang melatarbelakangi dilaksanakannya program pengabdian masyarakat ini. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi risiko seks bebas melalui pemanfaatan buku saku digital berbasis nilai keislaman yang diberikan kepada 52 siswa kelas X dan XI. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi interaktif, pembagian buku saku digital, serta evaluasi pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan siswa meningkat dari 55,6 pada pretest menjadi 72,6 pada posttest. Analisis uji Wilcoxon menunjukkan nilai Z = -3.524 dengan  p-value 0.000 (p 0.05), yang menandakan terdapat perbedaan signifikan dan seluruh peserta mengalami peningkatan pengetahuan (positive ranks = 52). Temuan ini membuktikan bahwa media buku saku digital efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai risiko perilaku seks bebas. Selain aspek kognitif, media ini juga menanamkan nilai religius berdasarkan QS. Al-Isra ayat 32 sebagai upaya penguatan moral dan karakter remaja sesuai prinsip pendidikan Muhammadiyah. Dengan demikian, pemanfaatan buku saku digital layak dikembangkan sebagai media edukasi kesehatan reproduksi remaja berbasis nilai keislaman, serta direkomendasikan untuk diterapkan dalam program PIK-R di sekolah-sekolah lainnya. Luaran dari hasil pengabdian ini akan diterbitkan pada Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), video dokumentasi kegiatan pada media social dan  buku saku. Berdasarkan hasil tersebut, disarankan agar sekolah dan PIK-R menjadikan buku saku digital sebagai media edukasi berkelanjutan, mengintegrasikannya dalam kegiatan konseling remaja, serta mengembangkan konten lanjutan berbasis isu kesehatan reproduksi lainnya untuk memperluas dampak program. Kata Kunci: Seks Bebas, Literasi Digital, Buku Saku  ABSTRACT The issue of free-sex behavior among adolescents in Banten Province, particularly in Cilegon City, has become increasingly alarming, including among students of SMK Muhammadiyah Cilegon. The low level of understanding regarding the risks of free sex, the lack of attractive educational media, and the minimal integration of Islamic values are factors underlying the implementation of this community service program. This activity aims to improve literacy on the risks of free sex through the use of an Islamic value–based digital pocketbook provided to 52 students in grades X and XI. The implementation methods included interactive socialization sessions, distribution of the digital pocketbook, and pretest–posttest evaluations. The results showed that the students’ average knowledge score increased from 55.6 on the pretest to 72.6 on the posttest. The Wilcoxon test analysis indicated a Z-value of -3.524 with a p-value of 0.000 (p 0.05), demonstrating a significant difference and confirming that all participants experienced an improvement in knowledge (positive ranks = 52). These findings prove that the digital pocketbook is effective in enhancing students’ understanding of the risks associated with free-sex behavior. Beyond cognitive improvement, this media also integrates religious values based on QS. Al-Isra verse 32 as a form of moral and character reinforcement in adolescents, in line with Muhammadiyah educational principles. Therefore, the digital pocketbook is recommended as a viable Islamic value–based reproductive health education tool for adolescents and is suggested for adoption within PIK-R programs in other schools. The outputs of this community service activity will include publication in the Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), a documentation video on social media, and the digital pocketbook itself. Based on these results, it is recommended that schools and PIK-R utilize the digital pocketbook as a sustainable educational medium, integrate it into adolescent counseling activities, and develop further content addressing other reproductive health issues to expand the impact of the program. Keywords: Free Sex, Digital Literacy, Pocketbook
Program Psikoedukasi untuk Pengelolaan Kecemasan Siswa dengan Teknik Breathing, Affirmation, and Move (BAM) di SMKN 1 Pangandaran Maziyya, Nur; Nurhamsyah, Donny; Aliymandar, Hilman; Safitri, N. Novi Delia; Madani, Fajriyah Fathiatul; Nuraisah, Ima; Agiliansyah, Ilham Fauzi; Nulhakim, Lukman; Putri Carolin, Monica Lilin
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24402

Abstract

ABSTRAK Kecemasan pada remaja merupakan masalah psikologis yang umum terjadi dan dapat memengaruhi kesejahteraan emosional serta proses pembelajaran di sekolah, terutama pada lingkungan pendidikan dengan tuntutan akademik dan vokasional yang tinggi. Diperlukan intervensi yang sederhana, aplikatif, dan berbasis sekolah untuk mendukung kesehatan mental siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa tentang pengelolaan kecemasan serta kemampuan mereka dalam menerapkan teknik Breathing, Affirmation, and Move (BAM) sebagai strategi regulasi diri. Kegiatan dilaksanakan di SMKN 1 Pangandaran dengan menggunakan pendekatan edukasi dan pelatihan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan tentang kecemasan, demonstrasi teknik BAM, praktik terbimbing, serta sesi refleksi singkat bersama siswa. Pelaksanaan program BAM memungkinkan siswa memahami konsep pengelolaan kecemasan dan mengembangkan kemampuan untuk menerapkan teknik BAM secara mandiri dalam menghadapi situasi yang memicu kecemasan di lingkungan sekolah. Teknik BAM merupakan pendekatan yang layak, holistik, dan sesuai dengan konteks sekolah untuk mendukung pengelolaan kecemasan pada remaja. Sebagai intervensi promotif dan preventif, BAM berpotensi diintegrasikan ke dalam program kesehatan mental berbasis sekolah dan praktik keperawatan komunitas. Kata Kunci: Kecemasan, Pengabdian Kepada Masyarakat, Remaja, Teknik Breathing, Affirmation, And Move (BAM)  ABSTRACT Anxiety among adolescents is a common psychological issue that can affect emotional well-being and learning performance, particularly in school settings with high academic and vocational demands. Simple, practical, and school-based interventions are needed to support students’ mental health and coping abilities. This community service activity aimed to enhance students’ knowledge of anxiety management and their ability to apply the Breathing, Affirmation, and Move (BAM) technique as a self-regulation strategy. The program was conducted at SMKN 1 Pangandaran using an educational and training-based approach. Activities included health education on anxiety, demonstration of the BAM technique, guided practice, and brief reflection sessions involving participating students. The implementation of the BAM program enabled students to understand the concept of anxiety management and develop the ability to apply the BAM technique independently as a coping strategy in daily school-related situations. The BAM technique represents a feasible, holistic, and school-appropriate approach to support anxiety management among adolescents. As a promotive and preventive intervention, BAM has the potential to be integrated into school-based mental health programs and nursing community services. Keywords: Adolescents, Anxiety Management, Breathing, Affirmation, And Move (BAM), Community Service.
Penyuluhan tentang Pengenalan ASI, Anatomi Payudara dan Proses Laktasi di BPM HJ.Zuniawati Palembang Septia, Elvira Dwi; Oktari, Vivi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24354

Abstract

ABSTRAK Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu-ibu tentang anatomi payudara dan proses laktasi sebagai dasar keberhasilan pemberian ASI. Kegiatan ini dilaksanakanpada tanggal 05 April 2025 di BPM Hj. Zuniawati Palembang oleh tim dosen dan mahasiswa STIKES Pembina Palembang. Metode yang digunakan dalam penyuluhan adalah ceramah, diskusi interaktif, dan tanya jawab, dengan dukungan media edukasi seperti leaflet, video, dan alat peraga. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 80% peserta memahami pengertian ASI, Anatomi payudara, peran hormon dalam produksi ASI, dan Proses Laktasi. Kegiatan ini berlangsung lancar dan mendapatkan respon positif dari peserta, menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat khususnya para ibu untuk mengenal ASI dan anatomi payudara sehingga dapat merencanakan pemberian ASI secara ekslusif. Kata Kunci: ASI, Penyuluhan, Anatomi Payudara, Proses Laktasi.  ABSTRACT The purpose of this community service activity is to increase mothers' knowledge and awareness of breast anatomy and the lactation process as the basis for successful breastfeeding. This activity was carried out on April 5, 2025 at BPM Hj. Zuniawati Palembang by a team of lecturers and students from STIKES Pembina Palembang. The methods used in the counseling were lectures, interactive discussions, and questions and answers, supported by educational media such as leaflets, videos, and teaching aids. The evaluation results showed that 80% of participants understood the meaning of breast milk, breast anatomy, the role of hormones in breast milk production, and the lactation process. This activity went smoothly and received a positive response from the participants, indicating that the counseling method applied was effective in increasing public understanding, especially mothers, to recognize breast milk and breast anatomy so they could plan exclusive breastfeeding. Keywords: Breast milk, Counseling, Breast Anatomy, Lactation Process.
Pemberdayaan Kader Posyandu Berbasis Media Sosial Tiktok dalam Upaya Eliminasi Tuberkulosis di Desa Kramat Bangkalan Daniyanti, Eka Suci; Januarti, Luluk Fauziyah; Haris, M. Shofwan; Rafsanjani, Alifyan Akbar; Nitalia, Elsya
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.23380

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dalam masalah nasional. Indonesia menempati peringkat kedua di dunia untuk kasus TB, sebagai respon terhadap epidemi TB, pemerintah mengeluarkan kebijakan strategi penanggulangan TB yang komprehensif salah satunya adalah penguatan komitmen di pemerintahan pada semua tingkatan. Mengoptimalkan peran masyarakat merupakan salah satu upaya pendukung dalam eliminasi TB. Kader merupakan barisan pertama yang bisa menjangkau masyarakat ketika masyarakat sakit dan akan mengakses layanan kesehatan sehingga peningkatan pengetahuan dan ketrampilan sangat diperlukan untuk menunjang peran kader dalam implementasi program TB. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan kader kasehatan tentang TB dan penatalaksanaannya dan edukasi pemanfaatan media sosial TikTok bagi kader untuk penyebaran informasi kesehatan di Desa Kramat Bangkalan. Metode yang digunakan adalah memberikan edukasi tentang TB dan penatalaksanaanya selain itu kader juga diberikan edukasi terkait pemanfaatan media sosial bagi penyebaran informasi kesehatan dan bagaimana membuat video promosi kesehatan yang kreatif dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan kader posyandu tentang TB sebesar 21,8% dan kemampuan kader dalam membuat video promosi kesehatan tentang TB yang diunggah di akun media sosial TikTok kader desa Kramat yang sudah banyak pengikut atau follower dan banyaknya kesukaan (like) dari postingan tersebut. Kegiatan pengabdian ini adalah bentuk nyata jika dengan peningkatan pengetahuan dan skill dapat diupayakan dengan pemberian edukasi dan pelatihan sesuai dengan tujuan yang akan dicapai.  Kata Kunci: Tuberkulosis, Media, Sosial, TikTok.  ABSTRACT Tuberculosis remains a serious public health problem in the national context. Indonesia ranks second in the world for TB cases. In response to the TB epidemic, the government has issued a comprehensive TB control strategy policy, one of which is strengthening commitment across all levels of government. Optimizing the role of the community is one of the supporting efforts in TB elimination. Cadres are the first line of defense who can reach the community when they are sick and will access health services, so increasing knowledge and skills is essential to support the role of cadres in implementing TB programs. The purpose of this activity is to increase the knowledge of health cadres about TB and its management, and educate cadres on the use of TikTok social media to disseminate health information in Kramat Bangkalan Village. The method used is to provide education about TB and its management. In addition, cadres are also given education regarding the use of social media for disseminating health information and how to create creative and engaging health promotion videos. The results of the activity showed a 21.8% increase in Posyandu cadres' knowledge about TB and their ability to create health promotion videos about TB, which were uploaded to the Kramat village cadre's TikTok social media account, which already has a large following and many likes. This community service activity is a concrete example of how increasing knowledge and skills can be achieved through education and training in accordance with the objectives to be achieved. Keywords: Tuberculosis, Media, Social, TikTok.
Pendampingan KWT Sri Rejeki dalam Pengembangan Eduwisata Herbal LAURA Rakhmatullah, Aditya Noviadi; Muthia, Rahmi; Vebruati, Vebruati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24002

Abstract

ABSTRAK Pengembangan eduwisata berbasis tanaman herbal memiliki potensi strategis dalam meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus melestarikan kearifan lokal. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Landasan Ulin Utara (LAURA), Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan mitra Kelompok Wanita Tani (KWT) Sri Rejeki yang berfokus pada budidaya sayur mayur dan tanaman herbal. Tujuan kegiatan adalah memperkuat tata kelola eduwisata melalui pendampingan manajemen, pengelolaan keuangan digital, peningkatan fasilitas berbasis teknologi, serta penambahan koleksi tanaman khas Kalimantan. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta    evaluasi. Hasil menunjukkan terbentuknya struktur organisasi pengelola, sistem pembukuan berbasis digital, inovasi produk herbal melalui teknologi (slow juicer, mesin cup sealer, portable booth), serta penyusunan katalog wisata. Program ini juga menghasilkan peningkatan kapasitas manajerial anggota KWT dan memperkuat keberlanjutan usaha eduwisata Laura. Kesimpulannya, penguatan aspek manajemen dan fasilitas pendukung mampu meningkatkan daya saing eduwisata berbasis herbal sehingga berpotensi berkembang dari skala lokal menuju nasional. Kata Kunci: Eduwisata, Herbal, Tanaman, KWT Sri Rejeki.  ABSTRACT The development of herbal-based educational tourism holds strategic potential in enhancing community welfare while preserving local wisdom. This program was carried out in Landasan Ulin Utara (LAURA) Subdistrict, Banjarbaru, South Kalimantan, in collaboration with the Sri Rejeki Women Farmers’ Group (KWT), which focuses on horticulture and herbal cultivation. The main objective was to strengthen the management of educational tourism through managerial assistance, the implementation of digital financial systems, the improvement of technology-based facilities, and the enrichment of herbal plant collections native to Kalimantan. The methods applied included socialization, training, technology implementation, mentoring, and evaluation. The results showed the establishment of an organizational structure for tourism management, the adoption of a digital bookkeeping system, the introduction of herbal product innovations supported by technology (slow juicer, cup sealer machine, portable booth), and the preparation of a tourism catalog. The program also enhanced the managerial capacity of KWT members and reinforced the sustainability of Eduwisata Laura. In conclusion, strengthening management aspects and supporting facilities has proven to increase the competitiveness of herbal-based educational tourism, with the potential to expand from the local to the national level. Keywords: Educational Tourism, Herbs, Plants, KWT Sri Rejeki.
Upaya Peningkatan Gizi Balita di Pekon Pagar Dewa Lampung Barat Wijayanti, Hendry; Nareswari, Tantri Liri; Hensaputri, Masayu Indri; Badruzaman, Muhammad Firzatullah; Satria, Arysca Wisnu; Purnama, Rizky Candra; Sattia, Ana; Prastio, Eko; Lestari, Rika Febri; Ariwinaldo, Fhajer; Saragih, Rafael Genaro Oktavian; Ginting, Ekel Doanta
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i2.24113

Abstract

ABSTRAK Asupan nutrisi yang tidak adekuat pada masa balita merupakan faktor utama yang berkontribusi terhadap gangguan pertumbuhan, yang bermanifestasi sebagai kondisi underweight dan stunting (tumbuh kerdil), sehingga terjadi deviasi signifikan dari standar pertumbuhan ideal sesuai usia. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat (PkM) bertujuan untuk intervensi pencegahan difokuskan pada upaya ganda: pertama, peningkatan literasi gizi melalui diseminasi informasi mengenai pentingnya kecukupan gizi yang optimal selama periode tumbuh kembang balita; dan kedua, peningkatan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pangan lokal, ikan nila, melalui pelatihan pembuatan produk Fishbar sebagai alternatif kudapan bernutrisi tinggi bagi balita. Efektivitas kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pengolahan pangan lokal (ikan nila menjadi fishbar) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai gizi dan pencegahan gizi buruk dan stunting. Metode evaluasi PkM menggunakan desain pretest-posttest pada N=13 responden. Hasil pengukuran menunjukkan peningkatan signifikan secara statistik (p 0.001) pada tingkat pengetahuan responden setelah intervensi dengan rata-rata skor meningkat sebesar 28.84%, dari 67.31% pada pretest menjadi 96.15% pada posttest yang didasarkan pada Uji Wilcoxon Signed-Rank Test pada data agregat (termasuk kategori ciri gizi buruk, dampak stunting, kondisi stunting, dan periode kritis stunting). Secara spesifik, kategori dampak stunting menjadi pendorong utama keberhasilan dengan peningkatan tertinggi dan signifikan (p=0.0015). Kesimpulan pada kegiatan penyuluhan dan demonstrasi pengolahan ikan nila menjadi fishbar efektif secara signifikan dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat. Kata Kunci: Fishbar, Ikan Nila, Pengabdian Masyarakat, Stunting, Gizi Balita.  ABSTRACT Inadequate nutritional intake during early childhood is a primary factor contributing to growth impairment manifesting as underweight and stunting from ideal age-appropriate growth standards. Therefore, our community service program was implemented as a preventive intervention, utilizing two complementary approaches to strengthen stunting prevention efforts: 1) enhancing nutritional literacy by disseminating information regarding the critical importance of adequate nutrient sufficiency throughout a child’s developmental period; and 2) promotinglocal food diversification through the utilization of Nile tilapia (Oreochromis niloticus) in the development of fishbar products as a nutrient-dense alternative snack for toddlers. The effectiveness of program was evaluated using a pretest-posttest design on N=13 respondents. The results demonstrated a statistically significant increase in respondents' knowledge levels (p 0.001). The overall average knowledge score increased by 28.84%, rising from 67.31% in the pretest to 96.15% in the posttest, based on the Wilcoxon Signed-Rank Test of aggregated data (encompassing the categories of characteristics of malnutrition, impact of stunting, stunting condition, and critical period of stunting). The impact at stunting category was exhibiting the highest and most significant improvement (p=0.0015). Overall, the program was significantly effective in increasing community knowledge. Keywords: Fish Bar, Local Food, Community Engagement, Stunting Prevention, Child Nutrition.
Edukasi Phbs sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Kulit Pada Anak di RT 7 Kuin Selatan Zahratunnida, Zahratunnida; Shafira, Yulia; Salam, Abdus; Putra, Zahra Ramadhan Ananda; Vania, Vania; Maulidya, Rena; Millati, Rida
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.24946

Abstract

ABSTRAK Gangguan kulit merupakan masalah kesehatan yang sering dialami oleh anak usia Sekolah Dasar akibat paparan debu, kotoran, keringat, dan mikroorganisme setelah bermain di luar rumah. Risiko gangguan kulit meningkat seiring dengan rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti kebiasaan tidak mencuci tangan pakai sabun, tidak segera mandi setelah bermain, serta kurang menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dirancang sebagai upaya promotif dan preventif melalui edukasi kesehatan berbasis penyuluhan dan demonstrasi langsung penerapan PHBS. Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anak usia Sekolah Dasar mengenai PHBS sebagai upaya pencegahan gangguan kulit di lingkungan RT 7 Kuin Selatan.Metode yang digunakan berupa edukasi kesehatan dengan pendekatan partisipatif melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan praktik PHBS. Evaluasi dilakukan menggunakan desain pre-test dan post-test untuk menilai peningkatan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan dilaksanakan di Musholla Nurul Jannah RT 7 Kuin Selatan dengan melibatkan 25 anak usia Sekolah Dasar sebagai peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi PHBS. Edukasi melalui penyuluhan dan demonstrasi langsung terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai upaya pencegahan gangguan kulit. Kegiatan ini berpotensi memberikan dampak positif jangka panjang. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat, PHBS, Gangguan Kulit, Anak Sekolah Dasar.  ABSTRACT Skin disorders are common health problems experienced by elementary school–aged children due to exposure to dust, dirt, sweat, and environmental microorganisms after outdoor activities. The risk of skin disorders increases with the low implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), such as not washing hands with soap, not bathing immediately after playing, and poor personal and environmental hygiene. This community service activity was designed as a promotive and preventive effort through health education based on counseling and direct demonstrations of PHBS practices. Purpose: This activity aimed to improve the knowledge and understanding of elementary school–aged children regarding PHBS as an effort to prevent skin disorders in the RT 7 Kuin Selatan area.The method used was health education with a participatory approach through counseling, demonstrations, and guided practice of PHBS. Evaluation was conducted using a pre-test and post-test design to assess the increase in participants’ knowledge before and after the intervention. The activity was carried out at Musholla Nurul Jannah, RT 7 Kuin Selatan, involving 25 elementary school–aged children as participants. The evaluation results showed a significant improvement in participants’ knowledge after receiving PHBS education. Health education through counseling and direct demonstration was proven to be effective in improving children’s understanding of the importance of maintaining personal and environmental hygiene as an effort to prevent skin disorders. This activity has the potential to provide long-term positive impacts. Keywords : Clean and Healthy Living Behavior, PHBS, Skin Disorders, Elementary School Children.
Aksi “Gulali”(Gerakan Pengendalian Diabetes Melitus) dengan Peer Health Coaching Program : Menuju Desa Siaga Dm Rosaline, Mareta Dea; anggraeni, Diah Tika; Tobing, Duma Lumban; Herlina, Santi; Jadmiko, Arief Wahyudi; Adyani, Sang Ayu Made; Gamal, Lalu Ahmad; Dilaga, Marisa Syavitri; Togatorop, Lina Berliana; Cahyani, Clara Oktalia; Putri, Syakia Retno Aditya Dwi
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.25239

Abstract

ABSTRAK Diabetes Melitus (DM) merupakan ancaman kesehatan global dengan prevalensi yang meningkat signifikan, termasuk di Desa Kuta, Lombok Tengah. Literasi kesehatan dan efikasi diri menjadi hambatan utama dalam manajemen penyakit dan pencegahan komplikasi DM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat melalui Aksi GULALI (Gerakan Pengendalian Diabetes Melitus) dengan pendekatan Peer Health Coaching. Peserta berjumlah 55 orang dari Desa Kuta. Intervensi meliputi pelatihan Peer Health Coaching bagi kader dan keluarga yang mencakup tanda gejala DM, komplikasi, aktivitas fisik, pemantauan glukosa darah, kepatuhan terapi farmakologis, serta deteksi dini kaki diabetik menggunakan monofilament test. Selain itu, dilakukan skrining kadar gula darah yang berkolaborasi dengan Puskesmas Kuta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test yang dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed-Rank. Mayoritas responden adalah perempuan (72,7%) dengan rata-rata usia 45,2 tahun. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata skor pengetahuan dari 2,89 (48,15%) menjadi 4,32 (72%) dengan nilai p = 0,001. Proporsi peserta berpengetahuan tinggi meningkat dari 28,3% menjadi 68,3%. Program GULALI efektif meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengendalian DM dan perawatan kaki diabetik. Sinergi antara kader, keluarga, dan tenaga kesehatan setempat menjadi kunci keberhasilan program menuju Desa Siaga DM. Kata Kunci: Diabetes Melitus,GULALI, Gerakan Pengendalian Diabetes Melitus,Peer Health Coaching Program.  ABSTRACT Diabetes Mellitus (DM) is a global health threat with significantly increasing prevalence, including in Kuta Village, Central Lombok. Low health literacy and self-efficacy are major barriers to disease management and complication prevention. This community service activity aims to increase public knowledge through the GULALI Program (Diabetes Mellitus Control Movement) using a Peer Health Coaching approach. The participants consisted of 55 individuals from Kuta Village. The intervention included Peer Health Coaching training for cadres and families covering DM symptoms, complications, physical activity, blood glucose monitoring, pharmacological therapy adherence, and early detection of diabetic foot using the monofilament test. Additionally, capillary blood glucose screening was conducted in collaboration with the Kuta Health Center. Evaluation was performed using pre-test and post-test, analyzed with the Wilcoxon Signed-Rank test.The majority of respondents were female (72.7%) with an average age of 45.2 years. The analysis results showed a significant increase in the average knowledge score from 2.89 (48.15%) to 4.32 (72%) with a p-value = 0.001. The proportion of participants with high knowledge increased from 28.3% to 68.3%. The GULALI Program is effective in increasing community knowledge regarding DM control and diabetic foot care. Synergy between cadres, families, and local health workers is the key to the success of the program towards a DM Alert Village. Keywords: Diabetes Mellitus, Family, GULALI (Diabetes Mellitus Control Movement), Health Cadres, Family, Peer Health Coaching.

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 4 (2026): Volume 9 Nomor 4 (2026) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026) Vol 9, No 2 (2026): Volume 9 Nomor 2 (2026) Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue