cover
Contact Name
Mufarizuddin
Contact Email
jurnalpgsd.up@gmail.com
Phone
+6282165028412
Journal Mail Official
jurnalpgsd.up@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai No 23 Kabupaten Kampar Provinsi Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP)
ISSN : 2655710X     EISSN : 26556022     DOI : https://doi.org/10.31004/jrpp.v5i1.4136
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) is a National peer-reviewes journal dedicated to the exchange of research and thinking in all aspects of education, especially basic education. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) publishes research results relating to the theory and practice of teaching and learning, curriculum development, learning materials, learning models, learning methods and learning media in education.Journal of Review of Education and Teaching (JRPP) is published four times a year in March June September and December. As our commitment to the advancement of science and technology, Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) follows an open access policy that allows published articles to be available for free online without any subscription.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 4,688 Documents
STANDARISASI PARAMETER NON SPESIFIK DAN SPESIFIK NON SPESIFIK DARI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU JAMAIKA (SYZYGIUM MALACCENSE L.) ASAL BENGKULU Alfitroh , Ijazati; Mulyani, Elly; Permata, Marsha Ayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42108

Abstract

Daun Jambu Jamaika (Syzygium malaccense L.) memiliki senyawa fitokimia utama meliputi Flavonoid, Saponin, Tanin, Steroid, yang berfungsi antioksidan, antiinflamasi, antidiabetes, dan antibakteri. Tujuan dari penelitian berikut adalah untuk melakukan standarisasi parameter non-spesifik dan spesifik dari ekstrak daun jambu jamaika (Syzygium malaccense L).Ekstrak Daun Jambu Jamaika (Syzygium malaccense L.) dengan pelarut etanol, metode yang digunakan adalah maserasi menggunakan pelarutnya yaitu etanol 96%, ekstrak yang didapatkan kemudian dilakukan pengujian standarisasi parameter spesifik yaitu diantaranya adalah uji organoleptis, uji kadar sari larut air, uji kadar sari larut etanol, skrining fitokimia dengan uji warna dan uji lanjut penegasan mengggunakan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT), untuk pengujian parameter standarisasi yaitu non spesifik uji susut pengeringan.Hasil penelitian dari ekstrak daun jambu jamaika (Syzygium malaccense L.) parameter spesifik memenuhi yaitu kadar senyawa larut dalam etanol (26,10%), dan sedangkan parameter spesifik kadar senyawa larut dalam air yaitu (11,2%) dan parameter non spesifik susut pengeringan yaitu (10%). Hasil identifikasi skrining fitokimia dari ekstrak daun jambu jamaika yang positif adalah flavonoid, tanin, saponin, steroid. Hasil penegasan KLT ekstrak daun jambu jamaika adalah flavonoid, tanin, saponin, terpenoid dan alkaloid dinyatkan positif.
KEMANDIRIAN BELAJAR DAN BERPIKIR KRITIS PADA PRESTASI BAHASA INDONESIA DENGAN PEMBELAJARAN FLIPPED CLASSROOM Budiastuti, Wahyuni; Hernawati, Lucia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42144

Abstract

Prestasi belajar merupakan salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran. Dalam konteks pembelajaran Bahasa Indonesia, prestasi belajar siswa menjadi penting karena Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi utama, serta dasar untuk memahami mata pelajaran lainnya. Penelitian menunjukkan kemandirian belajar dan berpikir kritis berkontribusi terhadap prestasi belajar. Siswa yang memiliki kemandirian belajar dan kemampuan berpikir kritis lebih tinggi cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih baik karena lebih siap menghadapi tugas-tugas yang diberikan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah 44 siswa kelas 5 SD yang menerapkan pembelajaran Flipped Classroom. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket/kuesioner yang terdiri dari dua bagian utama, yaitu kemandirian belajar dan berpikir kritis menggunakan kuesioner. Untuk prestasi belajar datanya didapatkan dari nilai rapor. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan dibandingkan dengan pendapat para ahli ada beberapa hal yang tidak sesuai. Flipped classroom adalah proses siswa mempelajari materi di rumah sebelum kelas dimulai dan kegiatan belajar di kelas berupa mengerjakan tugas, berdiskusi tentang materi yang belum dipahami siswa. Guru memberikan materi ke siswa melalui LMS kemudian siswa mengerjakannya dirumah jika selesai upload tugas tersebut di LMS. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, hasil belajar dengan menggunakan pembelajaran model flipped classroom kurang efektif. Karena tidak maksimalnya proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tidak tercapai. Mulai dari fungsi guru yang tidak maksimal, orang tua yang tidak bisa memberikan pemahaman dengan baik serta siswa yang masih membutuhkan pengawasan dalam menggunakan teknologi. Model Flipped Classroom perlu adanya perbaikan dan peningkatan baik dari sisi pengajar maupun sistemnya.
THE DIFFICULTIES OF USING GRAMMATICAL STRUCTURE BY HIGH SCHOOL STUDENTS Swantika , Ika; Harissandi, Harissandi; Anwar, Rossya Diva
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42145

Abstract

Studi ini menyoroti permasalahan dalam pengajaran tata bahasa Inggris di sekolah menengah. Pembelajar bahasa Inggris harus mempraktikkan komunikasi yang efektif dalam bahasa tersebut dan memperoleh aturan tata bahasa yang mendasar dari bahasa tersebut. Desain deskriptif kualitatif dilakukan dalam penelitian ini. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Teknologi Informatika STMIK Pelita Nusantara Medan. Data dikumpulkan dengan melakukan observasi dan mencatat ucapan siswa di kelas. Dari penelitian, ditemukan bahwa siswa mempunyai beberapa masalah dalam menggunakan tata bahasa ketika mereka melakukan diskusi kelas. Dari penelitian, ditemukan bahwa siswa kesulitan dalam memahami penggunaan tata bahasa ketika mereka berada di kelas. Ada beberapa faktor yang menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam menggunakan struktur tata bahasa ketika mereka berada di kelas. Faktornya adalah banyaknya pengecualian terhadap peraturan, dan penutur asli bahasa Inggris, cenderung sedikit malas untuk mengikutinya dengan benar. Penelitian ini juga menemukan strategi apa yang dapat ditingkatkan ke gaya mengajar lama ketika siswa mempelajari struktur tata bahasa, dan kemudian membuat pembelajaran tata bahasa menjadi menyenangkan. Solusi efektif selama siswa belajar untuk meningkatkan tata bahasa adalah dengan berlatih secara teratur.
PENGAPLIKASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN MUTU PROSES BELAJAR MENGAJAR (STUDI SDN 010053 SEI KAMAH II) Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Zulia, Cik; Gustianty, Lanna Reni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam mengenai bagaimana pengaplikasian sistem informasi manajemen  terutama dalam proses belajar mengajar dengan siswa/siswi di SDN 010053 Sei Kamah II. Sehingga dapat memeberikan manfaat berupa memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai peran dan manfaat SIM di sekolah, dan bermanfaat  dalam memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan sistem manajemen yang lebih baik. Banyak guru senior di sekolah SDN 010053 yang tidak memilii kemampuan bahkan tidak memahami tentang SIM sehingga menyebabkan para guru masih menggunakan cara yang lama dalam belajar di kelas dan membuat siswa menjadi cepat bosan atau jenuh. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap Kepala Sekolah di sekolah tersebut, juga dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 1 orang, yaitu Kepala Sekolah SDN 010053 Sei Kamah II. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SDN 010053 Sei kamah II yang berjumlah 8 orang dan 3 tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam meningkatkan mutu proses belajar mengajar dinilai lemah, karena sebagian besar guru yang mengajar di sekolah SDN 010053 Sei Kamah II kurang ahli bahkan tidak bisa dalam menggunakan teknologi komputer atau laptop. 2) Dalam peningkatan mutu proses belajar mengajar di SDN 010053 Sei Kamah II dengan mengaplikasikan SIM masih belum optimal dilakukan sesuai dengan tahapan manajemen pendidikan. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran guru akan pentingnya penggunaan SIM di sekolah. 3)  Pernah menerapkan SIM dengan adanya suatu website yang berhubungan tentang sekolah, tetapi sekarang ini tidak digunakan lagi dikarenakan tidak adanya kemampuan dan pengetahuan para sebagian guru tentang SIM
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN MERDEKA BELAJAR PADA SEKOLAH PENGGERAK DI KELOMPOK KERJA KEPALA SEKOLAH KECAMATAN NISAM KABUPATEN ACEH UTARA Zaimahdi, Zaimahdi; Siraj, Siraj; Dewi, Silvi Listia
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42147

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memperoleh informasi tentang implementasi kebijakan Merdeka Belajar pada sekolah penggerak di Kelompok Kerja Kepala Sekolah di Kecamatan Nisam Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan Merdeka Belajar di sekolah penggerak, yaitu SDN 6 Nisam dan SDN 2 Banda Baro, telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan pemerintah. Meskipun masih terdapat beberapa kekurangan dan kendala dalam pelaksanaannya, implementasi kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak telah berjalan secara optimal. Kunci keberhasilan penerapan kurikulum Merdeka Belajar di sekolah penggerak adalah adanya kemauan dari kepala sekolah dan guru untuk melakukan perubahan. Kepala sekolah harus mampu mengubah mindset sumber daya manusia di sekolah agar siap melaksanakan perubahan. Salah satu kendala yang dihadapi guru adalah harus menyiapkan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menantang setiap hari. Keterlibatan guru dalam pengembangan kurikulum juga penting dilakukan untuk menyesuaikan isi kurikulum dengan kebutuhan siswa.
EFISIENSI DAN EFEKTIFITAS PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN TATA GUNA AIR IRIGASI (P3-TGAI) PADA DAERAH IRIGASI BAUMATA, KABUPATEN KUPANG Fernandez, Reyneldis Laurensia; Theodorus, Alfonsus; Lamdu, Anita Kurniati A A
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42167

Abstract

Irigasi merupakan komponen infrastruktur  penting bagi kegiatan pertanian di Indonesia yang sebagian besar berada di wilayah perdesaan. Indonesia adalah Negara yang sebagian besar penduduknya hidup dari pertanian dengan makanan pokoknya beras, sagu, dan ubi hasil produksi pertanian. Perkuatan infrastruktur ditujukan untuk mendukung aktivitas perekonomian dan mendorong pemerataan pembangunan nasional. Kegiatan P3-TGAI dilaksanakan secara padat karya melalui pemberdayaan masyarakat petani dalam rehabilitasi jaringan irigasi, peningkatan jaringan irigasi, dan/atau pembangunan jaringan irigasi secara partisipatif, terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi. Proses pemberdayaan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan, dan pengelolaan jaringan irigasi dengan melibatkan peran serta masyarakat sebagai pelaksana kegiatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Tujuan dari penelitian adalah untuk membuat suatu deskripsi atau gambaran, yang sistematis tentang efisiensi dan efektifitas program percepatan yang dikerjakan oleh masyarakat. Penelitian dilakukan di daerah irigasi Baumata, yang terletak di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari kajian dapat disimpulkan bahwa Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) yang dilaksanakan di Daerah irigasi Baumata ini telah terlaksana secara efektif dan efisien.
KONFLIK DALAM KOMUNIKASI INTERPERSONAL Sibarani, Wardah Sahrani; Hasibuan, Elsa Elitia; Harahap, Suhada Aulia Fahra; Ahmad, Yusuf Ali; Aswaruddin, Aswaruddin
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42180

Abstract

Artikel ini membahas Konflik dalam Komunikasi Interpersonal, serta peran pentingnya dalam kehidupan sehari-hari. Konflik dalam komunikasi interpersonal merupakan fenomena yang sering terjadi ketika individu-individu berinteraksi dan memiliki tujuan atau nilai yang bertentangan. Konflik ini dapat muncul dari berbagai sumber, termasuk kesalahpahaman, perbedaan persepsi, dan tujuan yang dianggap tidak sepadan. Perbedaan latar belakang, tujuan yang tidak sejalan, dan ego individu juga berkontribusi terhadap munculnya konflik. Untuk menyelesaikan konflik interpersonal, beberapa strategi dapat diterapkan. Teknik negosiasi menjadi salah satu metode yang efektif, di mana pihak-pihak yang berkonflik berusaha mencapai kesepakatan melalui dialog terbuka dan saling mendengarkan. Negosiasi ini dapat mencakup identifikasi kebutuhan masing-masing pihak dan mencari solusi yang saling menguntungkan. Selain itu, mediasi juga merupakan pendekatan yang berguna, di mana seorang mediator netral membantu kedua belah pihak untuk menemukan titik temu dan menyelesaikan perselisihan tanpa memperburuk hubungan interpersonal. Pentingnya keterampilan komunikasi dalam proses penyelesaian konflik tidak dapat diabaikan. Keterampilan ini mencakup kemampuan untuk mendengarkan secara aktif, mengekspresikan perasaan dengan jelas tanpa menyalahkan pihak lain, dan mengelola emosi selama interaksi. Dengan menerapkan strategi penyelesaian konflik yang tepat dan teknik negosiasi serta mediasi yang efektif, individu dapat mengurangi ketegangan dan membangun kembali hubungan yang positif dalam konteks komunikasi interpersonal.
PENERAPAN KAHOOT SEBAGAI MEDIA EVALUASI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS V MI NURUL JADID Safitri, Della Yunita Indah; Fadilah, Yulina; Faliyandra, Faisal
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42197

Abstract

Kemajuan teknologi dan informasi dalam dunia pendidikan telah membawa dampak yang besar pada proses belajar dan pembelajaran di sekolah. Maka dari itu tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi penerapan aplikasi Kahoot sebagai media evaluasi dalam pembelajaran di sekolah. Pendekatan penelitian kualitatif dengan rancangan deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan hasil pada penerapan Kahoot sebagai media evaluasi. Penelitian dilakukan di MI Nurul Jadid dengan melakukan wawancara dan observasi pada informan seperti guru, kepala sekolah, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kahoot sebagai media evaluasi dapat digunakan sebagai perbaikan keaktifan siswa dan mempermudah guru melaksanakan proses evaluasi dalam pembelajaran matematika di kelas V MI Nurul Jadid. Keaktifan siswa dapat dilihat ketika pembelajaran matematika yang dilaksankan menjadi menyenangkan serta dapat melibatkan siswa secara aktif dengan menggunakan unsur gamifikasi. Penggunaan Kahoot sebagai media evaluasi juga memberikan opsi yang otomatisasi dalam melihat hasil belajar siswa, dibandingkan dengan metode evaluasi konvensional seperti tes tertulis, penilaian tugas harian, dan lembar kerja siswa.
PENGARUH KOMPENSASI, LINGKUNGAN KERJA, MOTIVASI TERHADAP KEPUASAN KERJA GURU PADA SD NEGERI DI KECAMATAN COT GIREK KABUPATEN ACEH UTARA Purnomo, Hendro Susilo; Marisa, Riandi; Bahri, Saiful
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  kompensasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  motivasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh  kompensasi, lingkungan kerja, motivasi terhadap kepuasan kerja guru pada SD Negeri di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode penelitian korelasi atau korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah Guru SD  di Kecamatan Cot Girek yang berjumlah 244 orang guru. Berdasarkan populasi kajian sebanyak 244 Guru SD di Kecamatan Cot Girek, setelah di analisis dengan menggunakan rumus slovin adalah 70,93 guru yang dibulatkan menjadi 71 Orang Guru. Teknik pengumpulan data dengan teknik dokumentasi, observasi dan angket. Teknik analisis data dengan analisis uji regresilinear berganda, uji-t, dan uji-F. Hasil penelitiannya adalah berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja secara parsial berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa motivasi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada seluruh SD di Kecamatan Cot Girek Kabupaten Aceh Utara, maka dapat disimpulkan bahwa kompensasi, lingkungan kerja dan motivasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, BUDAYA ORGANISASI, DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP KINERJA GURU SEKOLAH DASAR DI KECAMATAN BAKTIYA KABUPATEN ACEH UTARA Usman, Usman; Marisa, Riandi; Bahri, Saiful
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi terhadap kinerja guru di Sekolah Dasar Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara. Kepemimpinan kepala sekolah yang efektif, budaya organisasi yang kuat, dan motivasi berprestasi yang tinggi diharapkan dapat meningkatkan kinerja guru, yang pada akhirnya akan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 167 guru, yang dipilih sebagai sampel dengan menggunakan rumus Slovin dari populasi sebanyak 288 guru. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik regresi linear berganda untuk mengetahui sejauh mana variabel kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi secara simultan maupun parsial mempengaruhi kinerja guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen kepemimpinan kepala sekolah, budaya organisasi, dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan kepala sekolah yang kuat dan budaya organisasi yang kondusif serta perlunya mendorong motivasi berprestasi guru untuk meningkatkan kinerja di lingkungan sekolah