cover
Contact Name
Agus Herianto
Contact Email
agusherianto.ummat@gmail.com
Phone
+6287864593560
Journal Mail Official
geography.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH Ahmad Dahlan No 1 Pagesangan, Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan
ISSN : 23392835     EISSN : 26145529     DOI : https://doi.org/10.31764/geography
Core Subject : Science, Education,
Geography : Jurnal Kajian Penelitian & Pengembangan Pendidikan was founded upon the conviction that the development of learning and teaching was vitally important to higher education. It is committed to promote, enhance and share geography learning and teaching in all institutions of higher education throughout the world, and provides a forum for geographers and others, regardless of their specialisms, to discuss common educational interests, to present the results of educational research, and to advocate new ideas.
Articles 202 Documents
PEMETAAN PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN AREA WISATA PADUSAN MENGGUNAKAN METODE OBIA TAHUN 2013-2023 Ananda, Muhammad Bimasena; Wirahayu, Yuswanti Ariani; Silviariza, Waode Yunia
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 1 (2025): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i1.28556

Abstract

Abstrak: Pengembangan pariwisata merupakan hal yang positif karena dapat meningkatkan banyak hal seperti daya tarik, fasilitas, dan sebagainya. Pengembangan wisata juga memiliki dampak lain seperti mempengaruhi tutupan lahan sekitar dan juga berkemungkinan akan mempengaruhi ekosistem di dalamnya, oleh karena itu pengembangan wisata harus dibarengi dengan strategi pengembangan yang tepat. Salah satu wisata yang ada di daerah Pacet, Kabupaten Mojokerto, yaitu area wisata Padusan merupakan wisata yang pembangunan dan perkembangannya juga mempengaruhi tutupan lahan sekitarnya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis seberapa pengaruh pengembangan area wisata Padusan bagi lahan sekitarnya. Data yang dipakai adalah peta 2013, 2018 dan 2023 yang di dapat dari Google Earth Pro, dan di analisis di software Arcgis menggunakan metode OBIA. Setelah melakukan analisis maka didapatkan hasil jika dalam 10 tahun, luas pembangunan dan pengembangan area wisata Padusan bertambah 1 hektar, dan mempengaruhi perubahan lahan disekitarnya, terkhususnya lahan vegetasi pohon yang luasnya mengalami penurunan. Untuk mencegah pengurangan lahan vegetasi pohon ini diperlukan upaya pencegahan dan strategi pengembangan yang tepat seperti meningkatkan sisi wisata ramah lingkungan, membuat rencana tata ruang yang tepat serta melakukan program penanaman kembali. Abstract:  Tourism development is a positive effort as it can enhance various aspects such as attractions, facilities, and more. However, tourism development also has other impacts, such as influencing surrounding land cover and potentially affecting the ecosystems within it. Therefore, tourism development must be accompanied by appropriate development strategies. One of the tourist attractions in Pacet, Mojokerto Regency, namely the Padusan tourism area, is an example where construction and development also affect the surrounding land cover. This article seeks to analyze the extent to which the development of the Padusan tourism area affects the surrounding land. The data used are maps from 2013, 2018, and 2023 obtained from Google Earth Pro, analyzed using ArcGIS software with the OBIA method. After conducting the analysis, it was found that over 10 years, the area of construction and development of the Padusan tourism area increased by 1 hectare, affecting changes in the surrounding land, particularly tree vegetation areas, which experienced a decrease in size. To prevent the reduction of tree vegetation areas, preventive measures and proper development strategies are needed, such as promoting eco-friendly tourism, creating accurate spatial planning, and implementing reforestation programs.
PENGENTASAN KEMISKINAN: PERAN BADAN USAHA MILIK DESA DI INDONESIA Ibrahim, Ibrahim
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 10, No 1 (2022): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v10i1.32394

Abstract

Abstrak: Pengentasan kemiskinan perdesaan di Indonesia menjadi tantangan, terutama disparitas kemiskinan desa dan kota. Keterbatasan akses terhadap infrastruktur, layanan dasar, dan peluang ekonomi. Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) hadir sebagai solusi strategis mendorong pembangunan desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran strategis BUMDes dalam pengentasan kemiskinan di perdesaan Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data semua BUMDes dan Desa di Indonesia. Pengumpulan data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS), laporan tahunan BUMDes, dan literatur akademik. Analisis data menggunakan deskriptif dan analisis tren. Analisis deskriptif dan analisis tren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes memberikan kontribusi tertinggi pada pendapatan rumah tangga mencapai 40 persen dan penciptaan lapangan kerja mencapai 25 persen. Berbagai tantangan dihadapi BUMDes dilapangan terutama pada aspek kelembagaan, manajerial, dan keterbatasan akses pasar. Pentingnya penguatan kapasitas kelembagaan, peningkatan kompetensi manajerial dan optimalisasi teknologi digital mendukung akses pasar. Abstract: Alleviating rural poverty in Indonesia is a challenge, especially the disparity in rural and urban poverty. Limited access to infrastructure, basic services and economic opportunities. Village-Owned Enterprises (VOE) exist as a strategic solution to encourage village development. This research aims to analyze the role of VOE strategies in alleviating poverty in rural Indonesia. This research uses quantitative and qualitative approaches. Data collection for all VOE and Villages in Indonesia. Secondary data collection from the Central Statistics Agency (BPS), VOE annual reports, and academic literature. Data analysis uses descriptive and trend analysis. Descriptive analysis and trend analysis. The research results show that VOE provide the highest contribution to household income, reaching 40 percent and job creation reaching 25 percent. There are various challenges faced by VOE in the field, especially in institutional, managerial aspects and limited market access. The importance of strengthening institutional capacity, increasing managerial competence and optimizing digital technology to support market access.
HUBUNGAN PENGALAMAN BENCANA DENGAN SELF EFFICACY SISWA SMP N 3 GANTIWARNO DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Gisa Zahrani, Anisa Tabriz; Wardhani, Puspita Indra
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.21967

Abstract

Abstrak: Klaten merupakan kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang paling rawan banjir untuk kategori non pesisir. Berdasarkan Peraturan Daerah Klaten Nomor 11 Tahun 2011 mengenai Tata Ruang Wilayah Kabupaten Klaten Tahun 2011-2031 dijelaskan bahwa kawasan rawan bencana banjir di Kabupaten Klaten salah satuanya adalah Kecamatan Gantiwarno. Pengalaman bencana yang pernah dialami peserta didik sebelumnya akan menjadi pembelajaran supaya siswa lebih siap untuk menghadapi bencana di kemudian hari, sedangkan self efficacy pada diri siswa dapat menentukan keyakinan siswa untuk mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi bencana banjir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengalaman bencana dan self efficacy serta hubungan antara keduanya bagi siswa SMP N 3 Gantiwarno.  Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 203 responden dengan teknik simple random sampling. Analisis yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis tingkat pengalaman bencana siswa SMP N 3 Gantiwarno sebesar 78,98% dan termasuk dalam kategori Sedang. Selanjutnya, tingkat self efficacy siswa SMP N 3 Gantiwarno yaitu 75,7% yang termasuk dalam kategori Cukup Tinggi. Berdasarkan uji korelasi pearson product moment, diperoleh nilai sig. 0.00<0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel pengalaman becana dan self efficacy.Abstract:  In the non-coastal category, Klaten is the district most vulnerable to flood disasters. Based on Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Klaten Number 11 of 2011, which determines the spatial layout of Klaten Regency in 2011-2031, one place that is vulnerable to flooding catastrophes is the Gantiwarno District. Students' past disaster experiences will serve as lessons to make them more resilient to disasters in the future, and how confident they are to react effectively in the case of a flood disaster would depend on their degree of self efficacy.The purpose of this study is to ascertain the degree of self-efficacy and disaster experience among students at SMP N 3 Gantiwarno, as well as the correlation between the two.The type of research used is quantitative using univariate and bivariate methods. The data analysis technique used in the research is the Pearson product moment. Utilizing a simple random sampling methodology, 203 respondents were gathered for the sample. The results of the analysis of the disaster experience level of students at SMP N 3 Gantiwarno were 78.98% which was included in the medium category. Furthermore, the level of self-efficiency of students at SMP N 3 Gantiwarno is 75.7% which is included in the Quite High category. Based on the Pearson product moment correlation test, self efficacy and the catastrophe experience variable are positively correlated with the resulting Sig value. 0.00<0.05.
INOVASI PAKET WISATA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (Studi Kasus: CV Holiday Indonesia, Kabupaten Balukumba) Thesa, Suma; Sarira, Matius Tinna; Ridwan, Masri; Madjid, Rahmawati; Sugiarto, Agus; Sianipar, Christina Indriani; Takasi, La Ode Muhammad Ruspan; Sejati, Andri Estining
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 12, No 1 (2024): APRIL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v12i1.20836

Abstract

Abstrak: Turunnya pandemi Covid-19 memberikan tantangan dalam inovasi paket wisata yang aman dan berkualitas. Tujuan penelitian ini untuk mengusulkan  inovasi dalam pembuatan paket wisata di CV. Holiday Indonesia. Penelitian berjenis kualitatif dengan deskriptif. Pengumpulan data dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dan langkah kualitatif reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Pariwisata Kabupaten Bulukumba bermanfaat untuk mengetahui letak lokasi atraksi wisata, akomodasi dan aksesibilitas. Sistem Informasi Geografis Pariwisata CV. Holiday Indonesia. bermanfaat untuk memasarkan produk wisata yang dikelolah oleh perusahaan, Produk Paket Wisata yang dapat di pasarkan melalui website berbasis sistem infomasi geografi menggunakan model stopover yang terdiri dari Pantai Apparalang, Pantai Tanjung Bira, Pulau Liukang dan Pusat Pembuatan Kapal Phinisi di Tana Beru’dengan rute selama 2 Hari 1 Malam.  Penelitian ini merekomendasikan kepada CV. Holiday Indonesia untuk menyusun model website pemasaran pariwisata berbasis sistem informasi geografi. Serta diperlukan uji coba produk sebelum dikembangkan.Abstract:  The decline of the Covid-19 pandemic presents a challenge in innovating safe and quality tour packages. The purpose of this study is to advocate innovation in making tour packages at CV. Indonesian Holidays. This type of research is qualitative with descriptive. Collecting data with interview and documentation techniques. Data analysis used descriptive analysis techniques and qualitative data reduction steps, data presentation, and conclusions. The research results show that the use of the Bulukumba Regency Tourism Geographic Information System is useful for finding out the location of tourist attractions, accommodation and accessibility, CV Tourism Geographic Information System. Indonesian Holidays. useful for marketing tourism products managed by the company, Tour Package Products which can be marketed through websites based on geographic information systems using a stopover model consisting of Apparalang Beach, Tanjung Bira Beach, Liukang Island and the Phinisi Shipbuilding Center in Tana Beru' with a route of 2 Day 1 Evening. This research recommends to CV. Holiday Indonesia to develop a tourism marketing website model based on geographic information systems. As well as required product trials before being developed.
ANALISIS MINAT BELAJAR SISWA KELAS X PADA MATERI DINAMIKA LITOSFER BERBANTUAN MEDIA INSTAGRAM : STUDI KASUS SMAN 1 TUMPANG Febriani, Farika Dwi; Soelistijo, Djoko; Suharto, Yusuf; Nikmatussolihah, Nikmatussolihah
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32980

Abstract

Abstrak: Materi dinamika litosfer merupakan salah satu topik utama dalam kurikulum geografi di tingkat sekolah menengah atas, karena membahas proses-proses geologi yang membentuk dan mempengaruhi struktur bumi. Berdasarkan observasi serta wawancara bersama guru mata pelajaran geografi di SMAN 1 Tumpang, siswa kurang pemahaman dalam materi dinamika litosfer. Hal ini dikarenakan tidak mempunyai bahan ajar seperti buku atau sumber referensi yang disarankan. Tujuan dari penelitian ini yakni guna mengkaji pengaruh penggunaan media instagram pada siswa terhadap minat belajar siswa kelas X di SMAN 1 Tumpang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei dan di analisis hubungan dari pengguna instagram dengan minat belajar siswa. Hasil uji spearman adalah 0.704 dan signifikansinya kurang dari 0.05, hasil ini menunjukkan hubungan kuat. Hasil penelitian ini menunjukkan, bahwa penggunaan platform instagram dalam pembelajaran terbukti meningkat partisipasi dan ketertarikan siswa pada materi. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan media pembelajaran berbasis digital, khususnya dalam meningkatkan minat belajar geografi di era teknologi saat ini.  Abstract: The topic of lithosphere dynamics is one of the main topics in the high school geography curriculum, as it discusses the geological processes that form and influence the structure of the earth. Based on observations and interviews with geography teachers at SMAN 1 Tumpang, students lack understanding of lithosphere dynamics. This is because they do not have teaching materials such as books or recommended reference sources. The purpose of this study is to examine the effect of using Instagram on students' interest in learning among 10th-grade students at SMAN 1 Tumpang. The study uses a quantitative approach with a survey design and analyzes the relationship between Instagram use and students' interest in learning. The Spearman's correlation coefficient is 0.704, and the significance level is less than 0.05, indicating a strong relationship. The results of this study indicate that the use of the Instagram platform in learning has been proven to increase student participation and interest in the material. These findings have important implications for the development of digital-based learning media, particularly in increasing interest in learning geography in the current technological era.
PEMANFAATAN NETWORK ANALYSIS DAN INVERSE DISTANCE WEIGHTING (IDW) UNTUK PEMODELAN SPASIAL PROTEKSI KEBAKARAN KAWASAN PERMUKIMAN DI KOTA MATARAM Kurniawan, Agus; Ridha, Rasyid; Yuniarman, Ardi; Ningtyas, Dara Cipta
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.30883

Abstract

Abstrak: Kota Mataram menghadapi tantangan serius akibat pertumbuhan penduduk dan perkembangan permukiman padat yang meningkatkan risiko kebakaran. Pada tahun 2023, tercatat 38 kasus kebakaran, dengan 67% disebabkan oleh korsleting listrik. Permasalahan diperparah oleh akses jalan sempit dan minimnya fasilitas hidran, menyebabkan waktu respons pemadam kebakaran rata-rata mencapai 12 menit, melebihi standar ideal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemodelan spasial proteksi kebakaran kawasan permukiman di kota mataram dengan memanfaatkan metode Network Analysis dan Inverse Distance Weighting (IDW). Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar pusat kota, seperti Kecamatan Mataram, Cakranegara, dan Selaparang, telah tercakup layanan dalam radius 1500–3000 meter, sedangkan Ampenan, Sekarbela, dan Sandubaya masih memerlukan perhatian lebih karena cakupan di atas 6000 meter. Lokasi strategis seperti Location 1, 4, dan 3 memiliki cakupan layanan luas dan harus menjadi prioritas dalam alokasi sumber daya. Sementara Location 7 dan 5 menunjukkan kebutuhan layanan lebih rendah. Temuan ini memberikan rekomendasi penting untuk perencanaan distribusi pos dan penguatan kapasitas proteksi kebakaran di Kota Mataram, guna meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan darurat. Abstract:   Mataram City faces serious challenges due to population growth and dense residential developments that increase the risk of fire. In 2023, 38 fires were recorded, with 67% being caused by electrical short circuits. The problem is exacerbated by narrow road access and a lack of fire hydrant facilities, resulting in an average fire department response time of 12 minutes, exceeding the ideal standard. This study aims to determine the spatial modeling of fire protection in residential areas in Mataram City using Network Analysis and Inverse Distance Weighting (IDW) methods. The analysis results show that most of the city center, such as Mataram, Cakranegara, and Selaparang Districts, have service coverage within a radius of 1500–3000 meters, while Ampenan, Sekarbela, and Sandubaya still require more attention because the coverage is above 6000 meters. Strategic locations such as Locations 1, 4, and 3 have extensive service coverage and should be prioritized in resource allocation. Meanwhile, Locations 7 and 5 show lower service needs. These findings provide important recommendations for post distribution planning and strengthening fire protection capacity in Mataram City, in order to improve the efficiency and speed of emergency services.
ANALISIS MULTIKRITERIA FAKTOR PENYEBAB INTRUSI AIR LAUT DI KOTA TERNATE Pasongli, Hernita; Sugandi, Dede; Maryani, Enok
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32347

Abstract

Abstrak: Intrusi air laut sebagai permasalah lingkungan yang mengancam keberlanjutan sumber daya air tanah di wilayah pesisir. Air laut menyusup ke dalam lapisan air tanah, mengakibatkan peningkatan salinitas dan penurunan kualitas air tanah. Fenomen instrusi air laut terjadi di kota Ternate. Kota Ternate yang berada di gugusan kepulaun Maluku dengan luas 111,4 km² pada akhirnya bergantung pada air tanah untuk kebutuhan sehari-hari mengingat belum semua kawasan terjangkau oleh jaringan distribusi air bersih dari perusahaan daerah (PDAM) di Ternate. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab intrusi air laut secara Multikriteria meliputi faktor iklim, geologi, serta antropogenik. Metode yang digunakan adalah studi Pustaka dengan pendekatan deskriptif analitis berbasis data sekunder. Hasil kajian menunjukan bahwa peningkatan muka air laut akibat perubahan iklim dan struktur geolologi vulkanik yang permaibel, penurunan muka air tanah dan eksploitasi air tanah secara berlebihan menyadi penyebab instrusi air laut di Kota Termate. Diperlukan pengelolaan terpadu sumber daya air tanah serta mitigasi berbasisi komunitas untuk mencegah dampak lebih lanjut   Abstract:  Seawater intrusion is an environmental issue that threatens the sustainability of groundwater resources in coastal areas. Seawater infiltrates groundwater layers, leading to increased salinity and declining groundwater quality. This phenomenon occurs in Ternate City. Located within the Maluku archipelago and covering an area of 111.4 km², Ternate relies heavily on groundwater for daily needs, as many areas are still not served by the municipal water distribution network (PDAM). Therefore, this study aims to identify the multiple contributing factors to seawater intrusion, including climatic, geological, and anthropogenic factors. The method employed is a literature review using a descriptive-analytical approach based on secondary data. The findings indicate that rising sea levels due to climate change, permeable volcanic geological structures, declining groundwater levels, and excessive groundwater extraction are key drivers of seawater intrusion in Ternate. Integrated groundwater resource management and community-based mitigation efforts are urgently needed to prevent further impacts.
EVALUASI SEBARAN SPASIAL SABUK HIJAU SEBAGAI MITIGASI STRUKTURAL BENCANA TSUNAMI DI KAWASAN PESISIR KABUPATEN CILACAP DENGAN MENGGUNAKAN CITRA SENTINEL 2A Kirani, Nabila Salsa; Juhadi, Juhadi; Suharini, Erni; Husna, Vina Nurul
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.30979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran spasial sabuk hijau serta mengevaluasi sebaran spasial sabuk hijau eksisting untuk mitigasi struktural tsunami di kawasan pesisir Kabupaten Cilacap. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif meliputi metode NDVI dan Weighted Overlay Analysis. Penelitian ini menghasilkan temuan kelas risiko tsunami berdasarkan parameter penggunaan lahan, kelerengan, elevasi, jarak dari sungai dan jarak dari pantai. Wilayah dengan kelas risiko sangat tinggi seluas 604,6 Ha direkomendasikan sebagai sabuk hijau dengan berbagai tanaman pesisir seperti mangrove dan native plant yang sesuai dengan karkteristik wilayahnya. Di Segara Anakan ditemukan kelas efektivitas hutan pesisir sebagai wilayah penyangga tsunami yang dapat mereduksi tsunami tergolong lebih efektif dengan nilai 78%.
MENINGKATKAN PENGETAHUAN LINGKUNGAN DALAM IMPLEMENTASI PENDIDIKAN LINGKUNGAN HIDUP DI KELAS Xl SMAN 6 PALU Allobunga, Agustina; Hasan, Haslita Rahmawati; Khairurraziq, Khairurraziq; Arsy, Risma Fadhilla
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.33047

Abstract

Abstrak: Isu lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia seperti pencemaran, kerusakan habitat, dan perubahan iklim, yang menunjukkan bahwa generasi muda perlu memiliki kesadaran dan pengetahuan yang tinggi terhadap lingkungan. Observasi awal di SMA Negeri 6 Palu menunjukkan rendahnya pengetahuan siswa mengenai pengelolaan lingkungan dapat dilihat dari perilaku siswa yang membuang sampah sembarangan dan siswa sering membeli makanan dan minuman di kantin sekolah yang menggunakan wadah sekali pakai, seperti sampah plastik, styrofoam, dan botol plastik. Permasalahan ini mendorong perlunya peningkatan pengetahuan lingkungan di kalangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan lingkungan siswa melalui implementasi pendidikan lingkungan hidup di kelas XI SMA Negeri 6 Palu. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 62 siswa yang terbagi menjasi dua kelompok ySaitu kelas eksperimen yang menerapkan pembelajaran outdoor study dan kelas kontrol yang menggunakan metode classroom learning. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan lingkungan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai post-test kelas eksperimen meningkat signifikan dari 46 menjadi 87, sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 52 menjadi 74. Uji t menunjukkan nilai signifikasi (p-value) 0,000 yang berarti terdapat peningkatan pengetahuan lingkungan yang signifikan pada kelas eksperimen. Sehingga penelitian ini disimpulkan bahwa metode pembelajaran berbasis outdoor study atau pengalaman di luar ruangan lebih efektif dalam meningkatkan pengetahuan lingkungan siswa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat mendorong sekolah lain untuk menerapkan metode outdoor study dalam implementasi pendidikan lingkungan hidup sehingga dapat menciptakan generasi yang lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan lingkungan.  Abstract:  Environmental issues that are increasingly pressing in Indonesia such as pollution, habitat destruction, and climate change, which indicate that the younger generation needs to have high awareness and knowledge of the environment. Initial observations at SMA Negeri 6 Palu showed that students' low knowledge of environmental management can be seen from the behavior of students who litter and students often buy food and drinks in the school canteen that use disposable containers, such as plastic waste, styrofoam, and plastic bottles. These problems encourage the need to increase environmental knowledge among students. This study aims to improve students' environmental knowledge through the implementation of environmental education in class XI of SMA Negeri 6 Palu. The research method used was quasi-experiment with nonequivalent control group design. The sample in this study consisted of 62 students who were divided into two groups, namely the experimental class that applied outdoor study learning and the control class that used classroom learning method. Data was collected through pre-test and post-test to measure the increase in students' environmental knowledge. The results showed that the average post-test score of the experimental class increased significantly from 46 to 87, while the control class only increased from 52 to 74. The t-test showed a significance value (p-value) of 0.000 which means there was a significant increase in environmental knowledge in the experimental class. So this study concluded that the outdoor study-based learning method is more effective in increasing students' environmental knowledge. It is hoped that the results of this study can encourage other schools to apply the outdoor study method in the implementation of environmental education so as to create a generation that is more caring and responsible for environmental sustainability.
APPLICATION OF INSTAGRAM AS A GLOBAL WARMING LEARNING MEDIA TO STUDENTS (STUDY CASE SMAN 2 KLATEN REGENCY, INDONESIA) Khoirunisa, Nanda; Susilawati, Siti Azizah; Fatta, Firda Nur; Noviani, Rita
GEOGRAPHY : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol 13, No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/geography.v13i2.32474

Abstract

Abstrak: Pemanasan global merupakan fenomena yang mempengaruhi kehidupan manusia dalam berbagai aspek, termasuk kehidupan sehari-hari siswa. Oleh karena itu, media pembelajaran mengenai pemanasan global menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran yang inovatif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi pemanasan global, serta menganalisis persepsi siswa terhadap media tersebut. Penelitian dilakukan di SMAN 2 Klaten kelas XI IPS 2 dengan sampel 35 siswa menggunakan desain pre-eksperimental (pra-tes dan pasca-tes). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 86% siswa memiliki persepsi positif terhadap akun Instagram @fakta_globalwarming. Selain itu, terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah menggunakan Instagram sebagai media belajar dengan peningkatan rata-rata sebesar 27%. Hasil ini menunjukkan bahwa Instagram efektif digunakan sebagai media pembelajaran. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar dalam mengembangkan strategi pembelajaran berbasis digital yang lebih menarik dan relevan di era industri 4.0. Abstract:  Global warming is a phenomenon that affects various aspects of human life, including students’ daily activities. Therefore, learning media that address global warming are critically important. This study aims to examine the effectiveness of using Instagram as an innovative learning medium to enhance students’ understanding of global warming and to analyze students’ perceptions of the platform. The research was conducted at SMAN 2 Klaten, class XI IPS 2, with a sample of 35 students using a pre-experimental design (pre-test and post-test). The results show that 86% of students had a positive perception of the Instagram account @fakta_globalwarming. In addition, there was a significant improvement in students’ learning outcomes after using Instagram as a learning tool, with an average increase of 27%. These findings indicate that Instagram is an effective learning medium. It is hoped that the results of this study can serve as a foundation for developing more engaging and relevant digital learning strategies in the era of Industry 4.0.