cover
Contact Name
Lira Mufti Azzahri Isnaeni
Contact Email
liramuftiazzahri.isnaeni@gmail.com
Phone
+6285271651482
Journal Mail Official
prepotifjurnalkesmas.up@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
PREPOTIF : Jurnal Kesehatan Masyarakat
ISSN : 26231573     EISSN : 26231581     DOI : https://doi.org/10.31004/prepotif
Core Subject : Health,
PREPOTIF Jurnal Kesehatan Masyarakat adalah bidang kesehatan yang luas seperti kesehatan masyarakat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Epidemiologi, keperawatan, kebidanan, kedokteran, farmasi, psikologi kesehatan, nutrisi, teknologi kesehatan, analisis kesehatan, sistem informasi kesehatan, hukum kesehatan, rumah sakit manajemen, Ekonomi Kesehatan, Kebijakan Kesehatan, kesehatan lingkungan dan sebagainya.
Articles 2,155 Documents
HUBUNGAN KADAR KREATININ DENGAN KALIUM PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK (GGK) DENGAN DIABETES MELLITUS DI RSUD MOHAMMAD NOER PAMEKASAN Kamariyah, ST.; Angggraini, Rahayu; Andini, Ary
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.35504

Abstract

Salah satu indikasi yang ditunjukkan pada penyakit gagal ginjal adalah penurunan GFR. Responden yang saya teliti yang memiliki GFR < 30ml. GFR merupakan parameter dalam menilai fungsi ginjal. Diagnosis gagal ginjal dapat ditegakkan ketika nilai serum kreatinin melebihi batas normal. Salah satu indikasi lainnya pada penyakit gagal ginjal adalah kadar kalium (K+) serum meningkat (hiperkalium) dikarenakan ginjal tidak mampu mensekresi kalium melalui tubulus ginjal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kadar kreatinin dengan kalium pada pasien gagal ginjal kronik. Penelitian ini menggunakan desain observasional cross-sectional analitik dengan jumlah responden sebanyak 30 pasien. Pemeriksaan kadar kreatinin dan kalium dideteksi menggunakan alat auto matic analyzer. Data dilakukan uji statistik menggunakan uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test sign. 0,520 lebih besar dari 0,05 maka data berdistribusi normal. Dilanjutkan uji homogenitas one way ANOVA diperoleh nilai 0,122 lebih besar dari 0,05 maka data homogen. Hasil uji Korelasi Perason didapatkan nilai (r) 0,564 dengan nilai p (sig)= 0,001, berargti nilai p<0,05. Hal ini menunjukan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima yaitu ada hubungan yang signifikan antara kadar kreatinin dengan kadar kalium pada pasien gagal ginjal kronik.
DAMPAK GADGET PADA INTERAKSI SOSIAL-EMOSIONAL ANAK KELAS 5 SEKOLAH DASAR : SEBUAH STUDI KUALITATIF Andini, Syabila; Herlina, Lenny; Arigi, Lalu Ahmad Gamal; Syamsun, Arfi
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36091

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial-emosional siswa kelas lima di SD Negeri 16 Mataram. Penggunaan gadget yang berlebihan dapat memengaruhi pola perilaku sehari-hari anak, mengurangi interaksi sosial, serta menyebabkan ketergantungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis, melibatkan guru wali kelas dan orang tua sebagai informan yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan orang tua, serta dokumentasi aktivitas belajar. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh dari 10 siswa kelas lima, serta wawancara dengan tujuh orang tua dan kepala sekolah. Saturasi data tercapai ketika tidak ada tema baru yang muncul. Hasil analisis tematik mengidentifikasi tiga tema utama: dampak positif penggunaan gadget, dampak negatif penggunaan gadget, dan solusi untuk anak yang sudah tergantung gadget.
TANTANGAN PENGENDALIAN OBAT DI RUMAH SAKIT : STUDI KUALITATIF Syahidah, Putri Nadya; Sriatmi, Ayun; Arso, Septo Pawelas
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36425

Abstract

Manajemen obat yang efisien merupakan komponen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit. Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan menjadi salah satu tantangan utama rumah sakit, terutama dalam pengelolaan anggaran dan sumber daya yang terbatas. Pengelolaan logistik farmasi yang efisien menjadi elemen kunci untuk memastikan ketersediaan obat sesuai kebutuhan, sambil mengoptimalkan penggunaan anggaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan dan solusi dalam pengelolaan logistik obat di Instalasi Farmasi RS Mitra Siaga, Tegal, Jawa Tengah. Pendekatan kualitatif digunakan melalui wawancara mendalam dengan informan utama yang terdiri dari kepala instalasi farmasi, penanggung jawab gudang logistik, staff logistik, serta informan triangulasi seperti manajer keuangan dan pasien. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta diverifikasi menggunakan teknik triangulasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengelolaan logistik obat mencakup ketidaksesuaian antara kebutuhan dan persediaan, kendala keterbatasan stok di Pedagang Besar Farmasi (PBF), serta pencatatan manual yang menghambat akurasi data. Strategi mitigasi yang dilakukan mencakup diversifikasi pemasok, penggunaan metode perencanaan berbasis konsumsi dan epidemiologi, serta stok opname berkala untuk memantau obat yang mendekati kadaluarsa. Selain itu, kerjasama dengan pihak ketiga untuk penghancuran limbah farmasi menjadi langkah penting dalam pengelolaan obat kadaluarsa. Evaluasi pengendalian stok yang rutin dan integrasi sistem informasi manajemen berbasis data direkomendasikan untuk meningkatkan akurasi perencanaan dan pengelolaan logistik obat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen logistik farmasi yang berbasis data, diversifikasi pemasok, dan evaluasi stok yang rutin dapat meningkatkan efisiensi operasional, mendukung keberlanjutan pelayanan farmasi, serta memberikan kontribusi signifikan pada kualitas pelayanan rumah sakit secara keseluruhan.
ANALISIS KEPUASAN PASIEN TBC RO TERHADAP PELAYANAN DI RSUD PASAMAN BARAT KABUPATEN PASAMAN BARAT 2024 Hayu, Rani Marta; Setiaji, Bambang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36545

Abstract

Sebagai salah satu fasilitas kesehatan rujukan di Provinsi Sumatera Barat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasaman Barat memainkan peran penting dalam diagnosis, pengobatan dan pemantauan pasien dengan berbagai penyakit, salah satunya penyakit Tuberkulosis Resisten Obat (TBC RO). TBC RO merupakan salah satu tantangan besar dalam dunia kesehatan karena sifatnya yang lebih sulit diobati dibandingkan penyakit yang lain. Oleh karena itu rumah sakit ini berkomitmen untuk memberikan layanan kesehatan terbaik kepada pasien, termasuk mereka yang menderita TBC RO, dan memastikan bahwa pasien puas dengan layanan mereka. Kepuasan pasien tidak hanya menggambarkan pengalaman mereka selama perawatan, tetapi juga mempengaruhi kepatuhan pasien terhadap perawatan dan hasil kesehatan jangka panjang mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Kepuasan Pasien TBC RO Terhadap Pelayanan di RSUD Pasaman Barat  Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, pertanyaan yang digunakan dalam wawancara (indeph interview) termasuk catatan, rekaman audio atau video, dan foto dari perangkat Android. Semua ini digunakan untuk mengumpulkan informasi dan menilai metode pengumpulan data. Panduan wawancara ini mencakup semua pertanyaan yang ditanyai kepada informan. Berdasarkan hasil penelitian semua menunjukkan bahwa pasien TBC RO mengalami kepuasan pada pelayanan di RSUD Pasaman Barat, meskipun masih ada yang perlu ditingkatkan seperti waktu pelayanan pada laboratorium yang perlu dievaluasi agar pelayanan diberikan semakin optimal.
HUBUNGAN TINGKAT KEPATUHAN MENJALANI TERAPI HEMODIALISA DENGAN NILAI UREA REDUCTION RATE PASIEN CHRONIC KIDNEY DISEASE DI RUMAH SAKIT DAERAH GUNUNG JATI CIREBON TAHUN 2024 Pandjaitan, Putri Diviacita; Ulfah, Siti Maria; Ruhyana, Nanang
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36808

Abstract

Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan penyakit progresif dan ireversibel yang menyebabkan penurunan fungsi ginjal, sehingga tubuh mengalami gangguan dalam mempertahankan metabolisme serta keseimbangan cairan dan elektrolit. Salah satu terapi utama bagi pasien CKD adalah hemodialisa, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Efektivitas terapi ini dapat diukur melalui berbagai indikator, salah satunya adalah Urea Reduction Rate (URR). Tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan terapi dan kadar URR yang optimal. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepatuhan terapi hemodialisa dengan nilai Urea Reduction Rate pada pasien CKD di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Kota Cirebon tahun 2024. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain cross-sectional, yang melibatkan 94 pasien CKD yang menjalani hemodialisa. Sampel dipilih menggunakan metode simple random sampling, sementara analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon untuk mengetahui hubungan antara kedua variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan menjalani terapi hemodialisa dengan nilai Urea Reduction Rate, dengan nilai p-value < 0,001. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi tingkat kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa, maka semakin optimal nilai Urea Reduction Rate yang diperoleh. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kepatuhan pasien dalam menjalani terapi hemodialisa guna meningkatkan efektivitas terapi dan kualitas hidup pasien CKD di Rumah Sakit Daerah Gunung Jati Cirebon.
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAUN KOPI LIBERIKA (COFFEA LIBERICA W. BULL EX HIERN) Linda, Rosa; Rahayu, Yayuk Putri; Dalimunthe, Gabena Indrayani; Nasution, Haris Munandar
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.36810

Abstract

Daun kopi liberika (Coffea liberica W. Bull ex Hiern) mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, polifenol dan lainya yang memiliki bioaktivitas sebagai antioksidan, antibiotik, dan antiinflamasi. Senyawa fenolik (flavonoid) berkorelasi dengan aktivitas antioksidan. Antioksidan dapat menstabilkan kekurangan elektron dari radikal bebas sehingga sel-sel terlindungi dari senyawa reaktif. Banyaknya radikal bebas didalam tubuh dapat mengakibatkan berbagai penyakit seperti kanker. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kadar total fenolik, flavonoid, aktivitas antioksidan dan toksisitas daun kopi liberika. Penelitian dilakukan secara eksperimental. Data yang dikumpulkan merupakan data kuantitatif dan kualitatif yang mana diambil dari hasil pengumpulan sampel, karakteristik simplisia, skrining fitokimia, penetapan kadar fenolik dan flavonoid, uji aktivitas antioksidan menggunakan metode 1,1-Diphenyl-2-Picrylhidrazyl (DPPH), uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) pada larva udang Artemia salina Leach. Metode BSLT merupakan metode uji pendahuluan toksisitas senyawa antikanker. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak dan simplisia daun kopi liberika mengandung senyawa kimia yaitu alkaloid, fenolik, flavonoid, saponin, tanin, glikosida dan steroid. Simplisia daun kopi liberika memiliki karakteristik sesuai persyaratan mutu MMI Edisi 5. Hasil penetapan kadar total fenolik yaitu 227,21 mgGAE/g ekstrak dan flavonoid 85,66 mgQE/g ekstrak. Hasil uji aktivitas antioksidan diperoleh nilai IC50 = 48,56 µg/mL dengan kategori sangat kuat, dan hasil uji toksisitas diperoleh nilai LC50 = 143,208 µg/mL dengan kategori sangat toksik. Hal ini menunjukkan bahwa daun kopi liberika memiliki potensi sebagai antikanker karena memiliki antioksidan yang sangat kuat dan toksisitas yang sangat tosik.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW : DETERMINAN KEJADIAN STUNTING DI PEMUKIMAN LAHAN BASAH Fitria, Fitria; Sitorus, Rico Januar; Flora, Rostika
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.37944

Abstract

Lingkungan lahan basah erat kaitanya dengan sanitasi lingkungan. Lingkungan lahan basah dapat mengalami berbagai penyakit seperti diare, kurangnya asupan nutrisi yang baik bagi anak, dan kurangnya energi kronik bagi remaja putri dan ibu hamil, serta terhambatnya pertumbuhan pada balita merupakan akibat dari sanitasi yang tidak layak. Penyakit tersebut akan berpengaruh di kemudian hari pada anak yang akan dilahirkan seperti anak mengalami stunting. Indonesia menempati urutan ke-108 dari 132 negara untuk kejadian stunting pada tahun 2018. Hasil SSGI tahun 2022, prevalensi kejadian stunting di Indonesia sebesar 21,6%. Sarana air minum dan sanitasi layak berpengaruh dalam peningkatan stunting di Indonesia. Stunting merupakan kendala utama dalam bidang kesehatan yang dialami oleh negara berkembang termasuk Indonesia. Stunting menggambarkan suatu keadaan ketidakmampuan dalam berkembang pada anak-anak di bawah umur lima tahun karena gangguan kesehatan yang berkelanjutan, yaitu kurangnya gizi kritis khususnya pada 1000 hari pertama. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis Determinan kejadian Stunting di Lahan Basah. Penulisan artikel ini menggunakan systematic literature review. Artikel yang disertakan terbatas pada artikel yang diterbitkan pada tahun 2017-2023. Penelitian didapatkan 6 artikel untuk dianalisis. Faktor risiko stunting dapat dipengaruhi oleh ketersediaan air bersih, pembuangan tinja dan pengelolaan sampah. Diharapkan pemerintah dapat menyediakan sarana prasarana seperti tempat penampungan sampah, pembuatan jamban umum, serta pembuatan sumur sebagai sumber air bersih yang dapat digunakan oleh masyarakat di pemukiman lahan basah. Masyarakat diharapkan untuk memperhatikan pola asuh dan higine personal terutama yang memiliki bayi dan atau balita.
PENERAPAN FOOT MASSAGE TERHADAP STATUS HEMODINAMIK PADA PASIEN YANG TERPASANG VENTILATOR Yunus, Pipin; Mohamad, Indriani
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.37970

Abstract

Pasien yang terpasang ventilator membutuhkan pemantauan hemodinamik karena dapat menyebabkan ketidakstabilan hemodinamik sehingga membutuhkan tindakan untuk mencegah ketidakstabilan hemodinamik, salah satunya dengan Foot Massage. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh Foot Massage terhadap status hemodinamik pasien terpasang ventilator di Ruangan ICU ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Desain penelitian pra eskperimen dengan one group pre-post test, populasi jumlah pasien ICU sebanyak 60 orang, sampel sebanyak 17 orang, teknik pengambilan sampel purposive sampling, variabel penelitian Foot Massage dan status hemodinamik, pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan data dianalisis dengan uji paired t-test dan wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan status hemodinamik pasien sebelum dan sesudah tindakan Foot Massage untuk MAP memiliki mean sebelum yaitu 98.65 mmHg dan sesudah 94.71 mmHg, heart rate memiliki mean sebelum 105.71x/menit dan sesudah 96.35x/menit, respiratory rate memiliki mean sebelum 22.76x/menit dan sesudah 20.76x/menit dan SpO2 memiliki mean sebelum 94.65% dan sesudah 96.41%. Berdasarkan hasil statistik parametrik dan non parametrik didapatkan yaitu MAP dengan p-value 0.041, heart rate dengan p-value 0.044, respiratory rate dengan p-value 0.028 dan SpO2 dengan p-value 0.000, dimana keseluruhan nilai p-value < α 0.05. Kesimpulannya yaitu ada pengaruh penerapan Foot Massage terhadap status hemodinamik pada pasien yang terpasang ventilator di ICU RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe.
HUBUNGAN POSISI PERGELANGAN TANGAN DAN DURASI KERJA SAAT MENGETIK TERHADAP RISIKO TERJADINYA CARPAL TUNNEL SYNDROME Yunita, Alfitri Yana; Marliana, Marliana; Annisa, Aulia
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.38091

Abstract

Penggunaan komputer berisiko tinggi menyebabkan gangguan pada pergelangan tangan, seperti Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS adalah kondisi yang terjadi akibat tekanan pada nervus medianus di pergelangan tangan, yang memicu rasa nyeri pada sendi. Gangguan ini sering kali disebabkan oleh penggunaan keyboard dan mouse dalam jangka waktu panjang selama bertahun-tahun. Menjaga posisi pergelangan tangan tetap ergonomis saat mengetik dan menggunakan mouse sangat penting untuk mencegah CTS. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi pergelangan tangan dan durasi kerja saat mengetik terhadap risiko terjadinya Carpal Tunnel Syndrome. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil menggunakan metode total sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 35 karyawan, dan data dianalisis menggunakan uji chi square.   Analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat 10 karyawan (28,6%) dengan postur kerja yang baik, sedangkan  25 karyawan (71,4%) memiliki postur kerja yang buruk. Selain itu, sebanyak 22 karyawan dengan durasi kerja berisiko, kemudian 25 karyawan (71,4%) memiliki risiko CTS, sementara 10  karyawan (28,6%) tidak berisiko CTS. Berdasarkan uji chi-square, diperoleh nilai p sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga secara statistik disimpulkan adanya hubungan signifikan antara posisi pergelangan tangan  dan durasi kerja saat mengetik dengan risiko terjadinya Carpal Tunnel Syndrome (CTS).
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN ENERGI, PROTEIN DAN LEMAK DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA PUTRI DI KOTA SURAKARTA Kusumaatmaja, Donny Kurniawan; Hidayati, Listyani; Zulaekah, Siti
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.38103

Abstract

Remaja rentan mengalami masalah gizi seperti  kekurangan berat badan dan kelebihan berat badan. Kekurangan asupan energi dalam waktu lama akan menurunnya berat badan dan kekurangan zat gizi lainnya seperti protein dan lemak. Hal ini dapat menyebabkan pengurangan laju pertumbuhan dan penurunan massa otot tubuh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara asupan  energi, protein dan lemak dengan status gizi pada remaja putri di Kota Surakarta. Metode penelitian ini menggunakan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode observasional analitik dan desain Cross Sectional yang berlangsung selama tujuh bulan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Lokasi penelitian mencakup empat SMP Negeri yang dipilih secara simple random sampling, yaitu SMP Negeri 3, SMP Negeri 9, SMP Negeri 12, dan SMP Negeri 15 Surakarta, dengan tujuan menciptakan populasi yang lebih homogen. Populasi penelitian terdiri dari remaja putri berusia 13–15 tahun yang memenuhi kriteria tertentu, dan total sampel sebanyak 204 orang dipilih melalui metode multistage sampling di tahap awal dan diikuti oleh simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan metode Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) untuk memperoleh informasi terkait identitas responden serta asupan gizi mereka. Data yang diperoleh diuji normalitasnya menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov. Jika data berdistribusi normal (p > 0,05), digunakan uji korelasi Pearson Product Moment, sedangkan untuk data yang tidak berdistribusi normal (p < 0,05), digunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian berdasarkan uji dengan Rank Spearman diketahui tidak ada hubungan asupan energi dengan status gizi (p=0,493), tidak ada hubungan asupan protein dengan status gizi (p=0,145), dan tidak ada hubungan lemak dengan status gizi (p=0,230).